Petrokimia Gresik Borong Tiga Penghargaan Diajang IHCA untuk Program Inovatif Pengembangan SDM


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik memborong tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Award (IHCA) VII Tahun 2021. Penghargaan itu diraih karena perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terbukti mendukung pemerintah mencetak SDM unggul. 

Tiga penghargaan adalah “Best of Five Company in HR Contribution to Community”, “4th Best of The Year 2021 PLATINUM AWARD-A-Excellent” dan “The Best Indonesia-HC Director 2021 untuk Direktur Keuangan & Umum, Budi Wahju Soesilo” dalam kategori Subsidiary of SOE’s Company-Non Finance Company.

Budi Wahju Soesilo mengatakan, program pengembangan talenta yang dihadirkan Petrokimia Gresik tidak hanya untuk peningkatan SDM karyawan, tapi juga menjadi upaya perusahaan dalam mendukung pemerintah mencetak tenaga kerja atau SDM unggul guna menghadapi persaingan global. “Berbagai program pengembangan talenta yang dijalankan atau diciptakan Petrokimia Gresik memiliki semangat untuk membangun SDM Indonesia,”tandas Soesilo dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 4 Oktober 2021.

Ada program peningkatan SDM yang luncurkan oleh Petrokimia Gresik.  Lima program itu adalah Digital Learning Center (DLC) yang baru saja diluncurkan oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk (Asdep IPP) Kementerian BUMN RI, Zuryati Simbolon, beberapa waktu lalu.

Soesilo menjelaskan bahwa DLC Petrokimia Gresik merupakan inovasi digital yang telah dicanangkan sejak 2020, dan merupakan hasil sinergitas Kementerian BUMN, melalui Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik, serta Kementerian Perindustrian sebagai upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja di Indonesia.

DLC dibangun untuk mempercepat penguasaan kompetensi karyawan, serta menjadi sarana bagi mahasiswa dan siswa magang dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah Menengah Kejuruan atau sederajat. Dimana, mahasiswa dan siswa tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui platform DLC, diantaranya Virtual Reality dan 360 Plant Facility Learning.

“Fasilitas ini juga menjadi solusi bagi mahasiswa magang di masa pandemi Covid-19, karena banyak mahasiswa kesulitan mencari tempat praktik lantaran banyak perusahaan menutup program magang guna mencegah penyebaran Covid-19,”terang Soesilo.

Kedua, Jambore Petani Muda (JPM) yang telah diselenggarakan sebanyak empat kali oleh perusahaan sejak 2017. Dengan total alumni mencapai 190 orang, program ini merupakan upaya perusahaan menumbuhkan minat generasi milenial terhadap dunia pertanian. Sebab peran generasi muda pada sektor ini masih terbilang rendah, padahal sektor pertanian, tak kalah prospektif dengan sektor lainnya.

“Jambore Petani Muda merupakan salah satu bentuk komitmen Petrokimia Gresik dalam membangun pertanian di Indonesia sekaligus menegaskan arah kebijakan perusahaan yang berorientasi kepada petani dan pertanian masa depan,” ujar Soesilo.

Ketiga, Program Magang Mahasiswa kerja sama dengan 6 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) yang tersebar di seluruh Indonesia sejak 2019. Keempat, Program Magang Mahasiswa Besertifikat (PMMB) yang sudah berjalan sejak 2019, kerjasama dengan Kementerian BUMN dan didukung oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dalam upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja di Indonesia. 

Kelima, Program Vokasi Industri setara Diploma 1 bekerjasama dengan Politeknik APP Jakarta dan Politeknik ATI Makassar. Program ini merupakan wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam mengimplementasikan instruksi Presiden RI tentang revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna meningkatkan kualitas SDM.

Dalam hal ini, Petrokimia Gresik memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK untuk mengikuti program pengembangan pendidikan vokasi industri yang berbasis kompetensi dan link and match,”imbuh Soesilo.
Terakhir, Soesilo memastikan bahwa Petrokimia Gresik akan terus menjalankan program pengembangan talenta unggul untuk Indonesia secara kontinyu guna menghasilkan SDM yang berkompeten.

“Kami akan terus menciptakan program inovatif agar pengembangan talenta berjalan lebih masif, sehingga ke depan tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di pasar global,”tutupnya. (yad)

Petrokimia Gresik Borong Tiga Penghargaan Diajang IHCA untuk Program Inovatif Pengembangan SDM Selengkapnya

Festival Layang-layang, Kearifan Lokal jadi Daya Tarik Wisatawan

GRESIK, 1minute.id  –  Ratusan pasang mata seakan enggan bersedia melihat keelokan layang-layang diatas langit di Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang pada Minggu, 3 Oktober 2021. Ada ratusan layangan beraneka bentuk. Layang-layang itu meliuk itu. Layang-layang Naga, misalnya.  Panjangnya antara 75 meter sampai 100 meter. Ketika berada diatas langit kepala hingga ekor seperti melambai-lambai. Penonton tepuk sorak. Bahagia. Terhibur dengan gelaran itu mesti pandemi belum berujung. 

Festival Layang-layang Dohoagung seri V ini menjadi event ditunggu masyarakat. Tidak hanya warga desa setempat. Tapi, pengemar layang-layang di Nusantara. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka festival layang-layang tingkat nasional itu. Ada 300 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tahunan itu. Kegiatan pascapanen pada musim kemarau. 

Menurut festival layangan merupakan kearifan lokal yang patut harus dijaga. Festival Layang-layang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Festival luar biasa menjadi hiburan tidak hanya di desa atau kecamatan jadi hiburan nasional karena peserta banyak dari luar Gresik dan luar provinsi. “Ini semangat kita keluar pandemi Covid-19 karena festival layang-layang menjadi kearifan lokal benar benar kita jaga. Target kita ekonomi kerakyatan bangkit dari pandemi covid-19,”kata GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Tidak menutup kemungkinan, lanjutnya, festival layang-layang akan dibuat lebih meriah pada tahun depan. Karena perputaran ekonomi desa dan produk UMKM terbantu. Apalagi paskapanen lahan pertanian masih banyak, bahkan telah panen buah melon dan garbis.  “Kedepan hasil panen bisa dihadirkan di festival ini. Karena kita punya target ekonomi kerakyatan,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Aneka bentuk layangan yang terbang ke angkasa. Menghiasi langit Dohoagung. Namun, layang-layang berbentuk Naga paling menyita perhatian masyarakat dan peserta lainnya. Bentuknya megah. Untuk membuat layangan Naga yang panjangnya sekitar 75 meter itu butuh waktu 4 bulan. Untuk menerbangkan layangan Naga yang pembuatan menelan biaya Rp 4 juta melibatkan empat orang. Bupati Fandi Akhmad Yani ikut membantu menerbangkan layangan naga itu.

Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori menambahkan adanya festival  layang-layang ini dapat menjadikan destinasi wisata Desa Dohoagung, dan meningkatkan hasil produk unggulan buah semangka, melon, garbis atau blewah serta meningkatkan UMKM produk unggulan Desa Dohoagung. “Berharap dengan even tahunan ini, yang berskala nasional dapat mengangkat dan meningkatkan perekonomian warga masyarakat Desa Dohoagung serta kesejahteraan warganya,”harap Ansyori.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Adieb Hazmy mengatakan, ada sekitar 300 peserta yang mengikuti gelaran layang-layang. Pihaknya sendiri membagi festival ini dengan tiga kategori lomba. Yakni layang-layang biasa hingga termegah seperti naga. “Penilaian bawah 40 persen meliputi desain dan keindahan model layangan, sedangan penilaian 60 persen meliputi kestabilan saat mengudara kekompakan tim saat menerbangkan layang-layang,”ujar Adieb. (yad)

Festival Layang-layang, Kearifan Lokal jadi Daya Tarik Wisatawan Selengkapnya

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi, herd immunity terhadap 70 persen jumlah penduduk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik teralisasi. Sejumlah Kecamatan memulai pendataan masyarakat yang belum menerima vaksinasi. Vaksinasi akan dilakukan dari rumah ke rumah. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan,  saat ini Kabupaten Gresik sudah mencapai angka vaksinasi Covid-19 sebesar 64 persen untuk dosis pertama, “Kurang 6 persen lagi untuk mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan begitu, harapannya masyarakat Gresik mempunyai kekebalan yang lebih terhadap virus Covid-19,”kata Wabup Aminatun Habibah saat meninjau gelaran vaksinasi di Kantor Majelis Wakil Cabang Nadhlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wringinanom pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Sebanyak 500 dosis jenis Sinovac dialokasikan untuk masyarakat. Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah mendorong masyarakat yang sudah vaksinasi untuk menjadi “duta”vaksin dengan mengajak dan membantu meyakinkan tetangganya untuk mengikuti vaksinasi. 

“Kami berterima kasih kepada teman-teman MWC NU Wringinanom, atas usahanya dalam membantu Pemerintah dalam kegiatan melawan wabah Covid-19 . Kami berharap, NU terus menjadi pelopor dalam mensosialisasikan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat ,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Camat Wringinanom Sayib menyatakan, sisa target vaksinasi tersebut, tim dari Puskesmas dan Satgas Kecamatan akan turun untuk melakukan pendataan masyarakat yang belum menerima vaksin. “Setelah ini nanti, kita akan jemput bola ke rumah atau desa – desa, sehingga nanti pelaksanaan vaksinasi bukan lagi di Balai Desa, melainkan rumah – rumah atau di Posyandu,” katanya. (yad) 

Wabup Ajak Masyarakat jadi Duta Vaksin Selengkapnya

Satlantas dan Samapta Polres Gresik Gerebek Balapan Liar, 31 Motor Diamankan


GRESIK,1minute.id – Arena balapan liar di Jalan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme – Jalan Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik digerebek polisi pada Sabtu, 2 Oktober 2021 pukul 16.00. Aparat gabungan dari Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dan Samapta Polres Gresik mengamankan 31 sepeda motor, 5 motor, diantaranya protolan yang akan digunakan para joki balapan liar.

Informasi yang dihimpun penggerebekan disusun sangat rapi. Aparat gabungan Satlantas dan Samapta melakukan pemblokade dua sisi ruas jalan tersebut.  Sekitar pukul 16.00 para joki balapan liar mulai memanasi mesin motor. Suara knalpot mulai meraung-raung. Puluhan aparat dari Satlantas dan Sabhara Polres Gresik merangsek dalam arena balapan liar. 

Penggerebekan yang dipimpin oleh Kasatlantas AKP Engkos Sarkosi ; Kasat Samapta AKP Hery Moeriyanto Tampake ;  Kanit Turjawali Satlantas Iptu Darwoyo dan Danru I Dalmas Samapta Aiptu Didik Suswanto mengamankan puluhan anak muda.

Mereka berupaya melarikan diri. Namun, sia-sia karena akses jalan dua arah sudah di blokade oleh aparat. Puluhan orang dengan sepeda motornya diangkut ke Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Puluhan pemuda dan barang bukti  diangkut ke Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk menjalani identifikasi.

PEMBINAAN: Puluhan pemuda yang terjaring dalam penggerebekan balapan liar menjalani pembinaan dj Mapolres Gresik pada Sabtu, 2 Oktober 2021 ( Foto : ist)

“Penggerebekan balapan liar berawal dari informasi masyarakat,”kata Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Satlantas melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi masyarakat itu. Selanjutnya, disusun strategi penggerebekan.

“Pengendara kami tilang,”ujar Engkos. Bagaimana dengan 31 unit sepeda motor,  5 motor diantaranya protolan? Kasat Lantas AKP Engkos mengatakan, puluhan barang bukti bisa diambil setelah 15 hari.  “Orang tua membuat surat pernyataan dan kendaraan  harus lengkap sesuai persyaratan teknis dan laik jalan,”imbuh Engkos. (yad)

Satlantas dan Samapta Polres Gresik Gerebek Balapan Liar, 31 Motor Diamankan Selengkapnya

Pasekgres Ngowes Pakai Batik Tetap Fashionable

GRESIK, 1minute.id – Ada nuansa beda ngowes bareng bersama Paguyuban Sepeda Kebo Gresik pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Biasanya, puluhan anggota paguyuban yang berdiri sejak 2004 atawa 17 tahun lalu, itu memakai kostum ala pejuang atau baju ala Jawa. 

Tapi, pagi tadi gowes bareng dengan start dan finish di Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu memakai kostum batik. Baju batik dikombinasikan blangkon, atau kopiah dengan bawahan celana atau sarung. Sehingga, ngowes anggota perkumpulan sepeda kuno binaan Komando Distrik Militer (Kodim) 0817 Gresik ini terasa lebih ciamik. 

Mereka keliling jalan protokol, mulai Jalan Pahlawan, Panglima Sudirman, R.A.Kartini , DR Soetomo, Jaksa Agung Suprapto lalu Pahlawan dan finish Alun-alun Gresik.  “Kami mampir ke Makodim karena organisasi ini binaan pak Dandim (Letkol Inf Taufik Ismail, Red),”kata Penasehat Pasekgres Sumadi didampingi Ketua Pasekgres Zainal Arifin usai ngowes pada Sabtu, 2 Oktober 2021. 

FASHIONABLE: Anggota Pasekgres Ngowes memakai batik menjadi daya tarik bagi masyarakat pada Sabtu, 2 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sumadi mengatakan, ngowes kali berbeda karena memperingati Hari Batik Nasional. “Baju batik, celana dan aksesoris lainnya bebas,”katanya. Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober. Kain Indonesia dengan gambar dan pembuatan dibutuhkan keahlian khusus ini oleh Unesco telah ditetapkan sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Batik semakin fashionable. (yad)

Pasekgres Ngowes Pakai Batik Tetap Fashionable Selengkapnya

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Ada suasana beda di Kantor Dinas Perikanan Gresik pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah komando Choirul Anam itu terasa lebih religius dengan kegiatan pembinaan spiritual. 

Kegiatan rohani bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Aminatun Habibah saat itu mengingatkan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN)  melayani dan memberikan kemudahan masyarakat. “Panjenengan semua jangan lupa, bahwa bekerja dengan tulus juga adalah bentuk ibadah,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, kehadiran birokrat adalah untuk mempermudah urusan masyarakat. “Kita disini bukan untuk mempersulit, melainkan justru untuk mempermudah segala sesuatu,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan, kegiatan pembinaan spiritual suatu upaya untuk mendukung program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yaitu Gresik Barokah. “Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Indonesia melayani, salah satu dari program gerakan nasional revolusi mental,”kata Choirul Anam. (yad)

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan Selengkapnya

Pabrik Tuban Terapkan Teknik Pertambangan, SIG Sabet Tiga Penghargaan dari Kementerian ESDM

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih tiga Penghargaan dalam Penerapan Teknik Pertambangan yang dilakukan di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Tiga penghargaan itu dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Penghargaan diserahkan oleh Plh Sekretaris Ditjen Minerba, Sujatmiko kepada Direktur Produksi PT Semen Gresik, Soni Asrul Sani di Hotel Bidakara di Jakarta pada Rabu, 29 September 2021. Tiga penghargaan yang diterima SIG yaitu Predikat Terbaik pada kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pertambangan Komoditas Mineral dan Batubara.

Penghargaan Aditama kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pertambangan Komoditas Mineral dan Batubara. Serta penghargaan Utama kategori Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara dan Izin Usaha Pertambangan Khusus Komoditas Batubara.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, SIG meraih penghargaan atas upaya yang dilakukan dalam pengelolaan lingkungan pertambangan dengan melakukan reklamasi dan revegetasi yang berkelanjutan.
Untuk reklamasi lahan pascatambang Pabrik Tuban, imbuh Hendi Prio Santoso, SIG menerapkan inovasi teknik reklamasi sistem alur.

Teknik reklamasi ini dilakukan dengan membuat lubang berbentuk alur memanjang seperti parit dengan dimensi tertentu sebagai media tanam sehingga lebih efektif dan efisien serta ramah lingkungan.

“Selain itu, SIG terus  berupaya meningkatkan efektifitas keamanan pertambangan secara terencana, turukur, terstruktur  serta terintegrasi untuk mencegah kecelakaan kerja serta kejadian berbahaya di lingkungan pertambangan,”kata Hendi Prio Santoso dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Jumat, 1 Oktober 2021. (yad)

Pabrik Tuban Terapkan Teknik Pertambangan, SIG Sabet Tiga Penghargaan dari Kementerian ESDM Selengkapnya

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI

GRESIK,1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pria yang mengawali karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1998 itu sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk melakukan akselerasi kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuju Gresik Baru.

Washil-panggilan akrab-Achmad Washil Miftachul Rachman menamakan program AKSI (Akselerasi, Kolaborasi, Sinergi dan inovasi). Pertama, Akselerasi, kata Washil, program internal tentang sumberdaya manusia. Kepegawaian di lingkungan Pemkab.

“Profesionalitas dan pelayanan,”terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati pada Kamis, 30 September 2021.  Sedangkan, kolaborasi akan membentuk teamwork antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Washil berharap antarOPD bisa sinergi dan berinteraksi dengan baik.

Berikutnya, Sinergi sebuah konsep tentang penganggaran.  Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik ini, akan menyinergikan anggaran pusat, daerah maupun CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung penanganan Covid-19 Gresik. 

Terakhir, Inovasi. Washil akan mendorong kepala OPD untuk membuat program yang inovatif. “Diharapkan bisa maju satu langkah dari OPD,”ujarnya. Program inovasi ini kerap digaungkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mendorong kepala OPD melakukan terobosan baru. Tidak melakukan copy paste (copas). (yad)

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI Selengkapnya

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksinasi untuk masyarakat terus digenjot Pemkab Gresik. Sebanyak 30 ribu digelontorkan kepada masyarakat di Wisma A Yani Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 30 September 2021.

Serbuan vaksin berkolaborasi dengan Komando Armada (Koarmada) II diperuntukkan masyarakat di Aglomerasi Surabaya Raya yakni Gresik, Surabaya dan Sidoarjo plus Bangkalan. Jenis vaksin yang disuntikkan merek Sinovac dosis 1 dan 2. Serbuan vaksinasi dilakukan selama dua hari.  Untuk wilayah Kabupaten Gresik disebar di tujuh kecamatan yakni Gresik ; Kebomas ; Manyar ; Cerme ; Bungah ; Dukun ; Menganti dan Wringinanom. 

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi kolaborasi antara Koarmada II bersama jajaran Pemkab Gresik dalam pelaksnaan vaksinasi kali ini. Menurutnya, kolaborasi yang baik tersebut diwujudkan dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. 

“Kami menerima laporan dari Dansatgas vaksinasi hari ini sudah 11.500 masyarakat Gresik yang sudah tervaksin. Itu artinya antusias masyarakat cukup tinggi. Menurut kami merupakan perwujudan kolaborasi yang baik antara Koarmada II dan Pemkab Gresik,”kata Laksda TNI Iwan Isnurwanto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 30 September 2021.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan ucapan terima kasih atas pelaksnaan vaksinasi di Kabupaten Gresik. Sebab menurutnya, dengan ketersediaan 30 ribu dosis vaksin dari Koarmada II, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, optimis bahwa laju percepatan vaksinasi di Kabupaten Gresik semakin meningkat dan terlaksana secara maksimal.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik tentu sangat berterima kasih atas terjalinnya kolaborasi dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini. Kami meyakini bahwa vaksinasi kali ini merupakan suatu bentuk ikhtiar bersama dalam memutus mata rantai Covid-19 dan mencapai Herd Immunity  di wilayah Aglomerasi Surabaya Raya (Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Bangkalan),”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani menyebutkan, tingkat risiko sebaran di Kabupaten Gresik saat ini semakin menurun. Kendati demikian, Gus Yani menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19. “Kuncinya adalah dengan disiplin menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai lengah dan terlena dengan kondisi saat ini. Seiring dengan ikhtiar berupa vaksinasi, kita juga harus tetap waspada,” imbau Gus Yani.

Gus Yani menyebutkan, hingga hari ini maysarakat Gresik yang telah tervaksin sudah memasuki angka 900 ribu penduduk. “Semaksimal mungkin akan kita gencarkan terus serbuan vaksinasi,” pungkas Gus Yani. (yad) 

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang

GRESIK,1minute.id – Nurhayati semringah. Pedagang kaki lima penjual gorengan itu gembira karena mendapatkan bantuan tunai Rp 1,2 juta. Perempuan 69 tahun tinggal di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik itu tidak sendirian. Ada 190 pedagang lain mendapatkan uang tunai dari program bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) terdampak pandemi Covid-19 dari pemerintah melalui Mabes Polri itu.

Bantuan itu diserahkan di Pendapa Kecamatan Manyar pada Kamis, 30 September 2021. Bantuan diserahkan oleh Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno. 
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno di lokasi BTPKLW mengatakan, ini merupakan program dari pemerintah melalui Polri. Sebanyak 191 masyarakat di Kecamatan Manyar hari ini kita tuntaskan penyaluran bantuan tunai BTPKLW. 

“Pedagang kaki lima dan warung yang belum tersentuh bantuan tunai dari pemerintah,”terang mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu. Windu menyebut, Polri berupaya melalui Bhabinkamtibmas melakukan survei. Sehingga mereka yang belum mendapatkan bantuan dapat menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung.

“Tiap-tiap PKL menerima Rp 1,2 juta dari pemerintah,”imbuh Windu. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manyar mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. “Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan secara ketat.” pungkasnya. (yad)

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang Selengkapnya