Polsek Bungah Gagalkan Transaksi SS, Amankan Janda Kelahiran Malaysia

GRESIK, 1minute.id – Dewi Kartika Sari hanya tertunduk. Janda kelahiran negeri Jiran, Malaysia berusia 28 tahun itu digiring ke Mapolsek Bungah. Perempuan berambut sepunggung itu berurusan dengan polisi karena diduga sebagai pengedar sabu-sabu.

Dari tangan perempuan tinggal di Desa Paloh, Lamongan itu diamankan sabu-sabu dengan berat kotor 0,30 gram. 
Kristal bening dalam bungkus plastik itu disembunyikan ke dalam tisu dan dimasukkan dalam tas jinjing warna pink. Untuk menangkap Dewi Kartika ini, polisi butuh waktu hampir sepekan. 

Menurut Kapolsek Bungah AKP Sujiran, penyergapan tersangka Dewi Kartika bermula dari informasi masyarakat ketika anggota melakukan patroli pada 30 Agustus 2021. Malam itu, anggota reserse kriminal (Reskrim) mendapatkan informasi dari masyarakat di sepanjang Raya Bungah- Sidayu kerap ada transaksi diduga narkoba.

“Biasanya transaksi dilakukan malam hari,”kata Sujiran pada Kamis, 9 September 2021. Berdasarkan informasi itu, anggota Reskrim melakukan penyelidikan. Mulai badal Isya hingga tengah malam. Pada Sabtu, 4 September 2021 sekitar pukul 22.45, anggota mendapatkan informasi dari masyarakat ada gelagat mencurigakan disebuah gubuk di area tambak di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. 

Seorang perempuan diduga sedang menunggu sesorang. Perempuan itu terlihat celingukan. Anggota reskrim Polsek Bungah lalu menyergapnya. Perempuan yang mengaku bernama Dewi Kartika Sari itu membuang barang dari dalam jinjing warna pink. Barang dibungkus tisu itu lalu dijepit kaki kirinya. Belakangan diketahui adalah alat hisap.

Dua barang bukti itu, membuat Dewi Kartika tidak bisa mengelak lagi. “Dalam pemeriksaan tersangka mengakui malam itu berencana mengedarkan sabu,”kata mantan Kapolsek Ujungpangkah itu.Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat UU RI No. 35 Th 2009 tentang Narkotika.”Tersangka kami tahan,”tegas Sujiran. (yad)

Polsek Bungah Gagalkan Transaksi SS, Amankan Janda Kelahiran Malaysia Selengkapnya

Karutan Apresiasi Respon Cepat Bupati Memberikan Hadiah Mobil Ambulans

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan untuk anak binaan di rumah tahanan (Rutan) Gresik menjadi perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Diantaranya, pemkab menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada rutan Gresik pada Kamis, 9 September 2021.

Mobil ambulans yang akan digunakan untuk mempermudah petugas rutan berlokasi di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik merujuk warga binaan yang sakit ke rumah sakit itu diserahkan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr. Rini Sulistiyoasih. 

Mobil ambulan berwarna putih itu masih kinyis-kinyis. Baru. Interiornya juga rapi. Mobil berjenis Suzuki APV itu dilengkapi tandu, kotak P3K, wastafel dan tabung oksigen. “Alhamdulillah, sudah dari kemarin sore,”ujar Karutan Gresik Aris Sakuriyadi pada wartawan pada Kamis, 9 September 2021.

Aris bercerita bahwa ambulan tersebut diambil pihaknya dari Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Gresik. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, dr. Rini Sulistiyoasih memberikan kunci dan berita acara serah terima secara simbolis. Aris pun mengapresiasi respon cepat yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Respon bapak bupati sangat luar biasa, kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami,”tutur Aris.

Aris menegaskan bahwa pihaknya akan memanfaatkan ambulan ini dengan sebaik-baiknya. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat pun bisa semakin optimal. Sebelumnya, pihak rutan terpaksa mengantar tahanan yang sakit parah ke rumah sakit menggunakan mobil tahanan. “Poliklinik kami terbatas, sehingga ketika perlu penanganan lebih lanjut, kami harus merujuk warga binaan ke rumah sakit yang alatnya lebih lengkap,” imbuh Aris.

Hal senada diungkapkan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono. Dia mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab Gresik. Menurutnya, kolaborasi kinerja ini harus terjalin secara berkelanjutan. Mengingat, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi Rutan Gresik. Diantaranya kebutuhan air bersih yang selama ini masih harus membeli dari agen air sumber. “Selama ini Rutan Gresik harus mendatangkan 3-5 tanki air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga binaannya,”tutur Krismono. (yad)

Karutan Apresiasi Respon Cepat Bupati Memberikan Hadiah Mobil Ambulans Selengkapnya

Gresik Masuk Zona Kuning, Tetap Manut Protokol Kesehatan


GRESIK,1minute.id – Kerja keras Satgas Covid-19 dibarengi sikap patuhmasyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) berbuah manis. Berdasarkan asesmen dari Kemeterian Kesehatan, Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik turun level 2 atau zona kuning. 

Selangkah lagi, syaratnya hanya satu yakni manut aturan pemerintah antara lain,  tetap menjaga prokes tidak mustahil Gresik bisa masuk level 1 atau zona hijau. Sebab, pemerintah melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat. 

Berdasarkan data Asesmen Kementerian Kesehatan kondisi Gresik turun level 2 karena ada beberapa indikator. Yakni, bed occupancy rate (BOR/tingkat keterisian tempat tidur) rumah sakit dengan kapasitas 352 bed sebesar 6,43 persen. Positivity rate-nya 3,41 persen dibawah standar WHO 5 persen. Percepatan vaksinasi 37,90 persen atau 383.375 penduduk telah mendapatkan vaksin dosis pertama per 7 September 2021. Pengetesan 3,72 melebihi target WHO 2 ,77 per 6 September 2021. 

Selain, Pemkab Gresik dibawah komando Satgas Covid-19 yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat isolasi terpusat di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para mahasiswa untuk ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengikuti serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Gresik. “Vaksinasi aman dan halal. Tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika meninjau vaksinasi masal di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 8 September 2021. (yad)

Gresik Masuk Zona Kuning, Tetap Manut Protokol Kesehatan Selengkapnya

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menggelar tanam perdana komoditas tebu Program Makmur di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 8 September 2021.

Penanaman perdana ini dihadiri oleh Komisaris Petrokimia Gresik Indira Chunda Thita. Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kerja sama Program Makmur antara Petrokimia Gresik dengan PTPN X, dimana potensi luasan lahan tebu yang akan dikawal mencapai 31.000 hektar (Ha).

“Ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur, mengingat saat ini Jawa Timur menjadi penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula,”ujar Dwi Satriyo. Namun di satu sisi, produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena belum optimalnya pemanfaatan saprodi dan kawalan teknologi oleh petani tebu. Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PTPN X Tuhu Bangun, yang menyatakan bahwa PTPN Grup mengemban tugas untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi pada 2024 mencapai 2,4 juta ton. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan produktivitas, sehingga kehadiran Program Makmur ini sangat dibutuhkan .“Semoga program ini bisa menjadi role model dan dapat dikembangkan di PTPN yang lain,”harap Tuhu.

Melalui kerja sama ini, Petrokimia Gresik akan menjamin penyediaan pupuk non-subsidi kepada petani binaan. Untuk musim tanam tebu kali ini, pupuk yang diharapkan petani tebu antara lain NPK Phonska Plus dan ZA non-subsidi. Selain itu, Petrokimia Gresik juga akan memberikan kawalan dan analisa uji tanah melalui layanan gratis Mobil Uji Tanah, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Program Makmur sendiri merupakan transformasi dari Program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia sejak 2020 dan dirilis kembali oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Program ini mencakup berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian. Selain itu juga akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian, serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani. 

Melalui program ini, Petrokimia Gresik menciptakan suatu ekosistem yang dapat membantu petani dari hulu hingga hilir, sehingga proses budidaya maupun pemasaran hasil pertanian tidak terhambat. Selain itu juga menggandeng pihak asuransi untuk memberikan jaminan serta perbankan, dalam hal ini BNI, untuk memberikan pendanaan kepada petani atas usaha tani yang dilakukan.

Kepala Kantor Wilayah BNI Jawa Timur Gunawan Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung program ini dari sisi penyediaan pendanaan petani. Menurutnya Program Makmur ini adalah wujud sinergi BUMN dan satu kunci sukses untuk bisa bersama-sama meningkatkan taraf hidup petani, meningkatkan produktivitas dan mewujudkan tugas ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Mubin, salah satu petani mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program Makmur petani bisa mendapatkan jaminan sarana dan prasarana budidaya tebu tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan proses budidaya. “Terima kasih atas bantuannya untuk Petrokimia Gresik dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam Program Makmur,” ujarnya. (yad)

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur Selengkapnya

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Inisiasi Pertemuan Pelaku Industri dengan SMK

GRESIK,1minute.id – Tingginya angka pengangguran membuat pemerintah mencari terobosan baru. Diantaranya, menginisiasi pertemuan dan kerjasama SMK se-Kabupaten Gresik dengan manajemen Wing Food di Aula SMK Islamic Qon, Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu, 8 September 2021.

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakab jumlah pengangguran terbuka di Gresik masih diatas rata-rata Jawa Timur. “Ini merupakan suatu pekerjaan kita bersama untuk bisa memperbaiki keadaan,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam pertemuan yang dihadiri Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto ; Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)  SMK swasta se-Gresik Gresik Abdul Hanan serta perwakilan dari Manajemen Wings Food Peter Sindaru itu.

Pertemuan antara pelaku usaha dengan lembaga pendidikan Kejuruan ini, lanjutnya, sebagai usaha Pemkab untuk mengurangi angka pengangguran di Gresik. “Apabila perusahaan membuka lapangan pekerjaan maka yang dihubungi pertama kali adalah sekolah-sekolah yang ada di Gresik sehingga pertumbuhan ekonomi diharapkan segera pulih,”harapnya.  

Ia mengapresiasi  manajemen Wing Food yang komitmen merekrut lulusan SMK di Gresik. “Beliau (Peter Sindaru) sudah berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja yang ada di Mie Sedap dari teman – teman lulusan SMK yang ada di Kabupaten Gresik,”tegas Bu Min. 

Data Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik sebanyak 60 SMK negeri dan swasta di Gresik. Termasuk 4 SMK di Pulau Bawean. Total sekitar 16 ribu siswa. Setiap tahunnya meluluskan 4 ribu siswa. Sebanyak 20 persen atau sekitar 800 siswa melanjutkan kuliah. Sisanya, 3.200 fresh graduate memilih bekerja. 

Menurut  Plt Kancab Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, besarnya angka kelulusan tersebut dimana hampir semuanya keinginannya adalah bekerja. “Bisa dibayangkan bagaimana efek jika fresh graduate ini tidak terserap,”ungkap Kiswanto. Karena itu, dengan menggandeng perusahaan seperti ini, ia berharap, ada sikronisasi link and match. “Sehingga perusahaan yang ada di Gresik ini bisa memberikan manfaat langsung untuk lulusan SMK di Gresik,”imbuhnya. (yad)

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Inisiasi Pertemuan Pelaku Industri dengan SMK Selengkapnya

Pantau Vaksinasi di UMG, Bupati Ajak Mahasiswa ikut Sosialisasi Vaksin Aman dan Halal

GRESIK,1minute.id – Antusiasme mahasiswa dan masyarakat sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk mengikuti vaksinasi mendapatkan apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  

Dihadapan peserta vaksinasi dan civitas akademika UMG, nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu memastikan vaksinasi aman. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada mahasiswa untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya bahwa vaksin ini aman dan halal.

“Jangan takut vaksin, semua sudah dipastikan aman. Vaksin ini membuat sistem kekebalan tubuh meningkat, mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri penyebab infeksi (Covid-19),” kata Gus Yani kepada peserta vaksinasi pada Rabu, 8 September 2021.

Kehadiran Bupati Fandi Akhmad Yani disambut oleh Rektor UMG Eko Budi Leksono. Mereka kemudian keliling melihat kesiapan vaksinator, tempat vaksin hingga memantau ruang KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). UMG menyiapkan 2 ribu dosis pertama vaksin merek Sinovac buatan Tiongkok ini.

Gus Yani dihadapan peserta vaksin tidak lupa mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan. “Meskipun sudah di vaksin dan kekebalan tubuh kita meningkat, namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Ini adalah upaya kita semua, termasuk kolaborasi antara pemerintah dengan UMG untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Gresik melalui percepatan vaksinasi,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Rektor UMG Eko Budi Laksono mengatakan pihaknya mengalokasikan 2 ribu dosis vaksin. “Sasarannya adalah para mahasiswa dan juga masyarakat sekitar,”kata Eko Budi Leksono. UMG ,imbuhnya, turut berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Gresik “Vaksinasi sebagai ikhtiar  dalam hal percepatan vaksinasi yang saat ini kami laksanakan,”ujarnya. (yad)

Pantau Vaksinasi di UMG, Bupati Ajak Mahasiswa ikut Sosialisasi Vaksin Aman dan Halal Selengkapnya

NasDem Ingatkan Bahaya Korupsi kepada Generasi Z Partai

GRESIK, 1minute.id – Generasi Z partai NasDem Gresik berkumpul di kantor Perubahan DPD NasDem Gresik pada Rabu, 8 September 2021. Mereka berkumpul untuk mengikuti webinar secara virtual yang dihelat DPD Partai NasDem.

Webinar bertemakan “NasDem Muda Bebas Korupsi” yang buka oleh Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem Mayjend TNI (Purn) IGK Manila itu  menghadirkan empat orang pembicara. Dua orang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dua pemateri dari DPP Partai NasDem.

Dua narasumber dari KPK adalah Plt Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana tentang Tindak Pidana Korupsi dan Kelembagaan KPK dan Plh Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Niken Ariati dengan materi berjudul Strategi Antikorupsi ke Gen Z dan Milenial. 

Sedangkan, dua orang pemateri dari DPD Partai NasDem adalah Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem Taufik Basari dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ideologi, Organisasi, dan Kaderisasi DPP Partai NasDem Dedi Ramanta.

Webinar selama 2,5 jam dimulai pukul 12.00 itu berlangsung cukup gayeng. Kader milenial partai mengusung tagline Perubahan itu terlihat antusias mengikuti webinar tersebut.  

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana mengajak Partai NasDem agar senantiasa terus mengaungkan bahaya korupsi mulai dari sendiri. “Bahaya korupsi dimulai dari diri kita maupun khalayak umum,”kata Wawan Wardiana. 

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem Taufik Basari menyatakan praktek politik Antimahar yang dilakukan oleh Partai NasDem adalah salah satunya untuk mencegah anti korupsi. “Hanya Partai Integritas Partai NasDem satu-satunya parpol antimahar,”tegas Taufik Basari, yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini.

Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar melalui Sekretaris DPD Partai NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, webinar digelar oleh DPP Partai NasDem ini untuk memberikan proses pembelajaran pada kaum milineal dan pengurus partai serta anggota dewan dari Partai NasDem. “Pendidikan tentang bahaya korupsi untuk diri sendiri dan masyarakat,”kata Fuad usai acara webinar di kantor Perubahan DPD Partai NasDem di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 8 September 2021. (yad)

NasDem Ingatkan Bahaya Korupsi kepada Generasi Z Partai Selengkapnya

Pemkab Siapkan Gedung baru MUI Gresik, Tiga Lantai

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik akan memiliki gedung baru. Gedung baru itu berada di Kompleks Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim. Peletakan batu pertama pembangunan gedung tiga lantai diatas lahan seluas 17.058 meter persegi (m²) itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 8 September 2021.

Selama ini, kantor MUI menempati salah satu bangunan di Masjid Agung di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. 
Pembangunan gedung MUI ini dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara bertahap. Tahap pertama dimulai tahun ini. Tahap berikutnya melalui APBD 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, keberadaan gedung baru MUI ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Tak hanya itu, dalam proses pembangunan gedung, Gus Yani meminta kepada pemenang lelang untuk melibatkan masyarakat sekitar.

“Saya minta masyarakat sekitar juga ada yang terlibat, sehingga pembangunan gedung ini turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,”kata Gus Yani.
Dirinya juga meminta agar pembangunan ini dilaksanakan tepat waktu dan juga memperhatikan pentingnya kualitas bangunan. “Selain ketepatan waktu, saya minta kualitas gedung juga harus diperhatikan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gresik telah menyetujui dibangunnya gedung baru MUI. “Kami mewakili MUI mengucapkan terima kasih atas dibangunnya gedung baru. Semoga dengan adanya gedung baru ini semakin menambah spirit kami untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Gresik,”kata Kiai Mansoer Shodiq. (yad)

Pemkab Siapkan Gedung baru MUI Gresik, Tiga Lantai Selengkapnya

Forkopimda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Ponpes Metal

GRESIK,1minute.id – Program vaksinasi Merdeka di Kota dihelat di Pondok Pesantren (Ponpes) Metal di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 7 September 2021. Vaksin Merdeka ini hasil kolaborasi Polri dengan Staf Khusus (Satsus) Presiden Joko Widodo ini digelar serentak di seluruh Indonesia.  

Presiden Jokowi memantau secara virtual kegiatan percepatan vaksinasi khususnya di lingkungan ponpes dan rumah ibadah ini. Di Ponpes Metal ini, vaksinasi dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Kehadiran Forkopimda ini disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Metal Gus Najib.

Mereka kemudian memantau vaksinasi untuk santri di Ponpes tersebut. Setelah berkeliling memantau pelaksanaan vaksinasi, Forkopimda mengikuti  Program Vaksinasi serentak Pondok Pesantren dan rumah ibadah yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara Virtual . 

Program vaksinasi Merdeka ini merupakan kolaborasi Polri bersama Staf Khusus Presiden RI. Tujuannya dalam rangka percepatan vaksinasi, khususnya di lingkungan ponpes dan rumah ibadah. Di Ponpes Metal ini, Polres Gresik menyiapkan 900 dosis vaksin merek Sinovac yang buatan Tiongkok itu.

“Meskipun sudah menerima vaksin kami imbau agar tetap disiplin protokol kesehatan. Dan masyarakat yang belum divaksin agar mendaftar di layanan terdekat,”kata Arief Fitrianto yang alumnus Akpol 2001 itu. (yad) 

Forkopimda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Ponpes Metal Selengkapnya

Lindungi Hak Korban, NasDem Gresik Desak Panja Baleg RUU TPKS Disahkannya

GRESIK,1minute.id – Desakan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) segera ditetapkan sebagai Undang-undang semakin menguat. Sebab, RUU TPKS yang sedang dibahas oleh Panja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI akan bisa memberikan perlindungan terhadap para korban dan keluarga kekerasan seksual.

Dalam seminar nasional virtual selama 3 jam, berakhir pukul 14.00 itu, diantaranya diikuti pengurus DPD NasDem dan organ sayap perempuan NasDem, Gerakan Wanita (Garnita) DPD NasDem Gresik itu  terlihat antusias mendengar paparan Ketua Panja Baleg DPR RI Willy Aditya, Tim Perumus dan Komnas Perempuan.  

Pengurus NasDem yang hadir di Kantor NasDem Gresik di Jalan Veteran, Gresik itu antara lain,  Sekretaris DPD Ainul Fuad dan Ketua Garnita Malahayati Nasdem Gresik Erni Rafika Anwar. Dalam seminar virtual itu, DPD NasDem Gresik membawa dua aspirasi disampaikan kepada Ketua Panja Baleg DPR Willy Aditya yang juga politisi NasDem itu.

Dua poin itu adalah mendesak segera dibahas dan disahkannya RUU TPKS  oleh Panja Baleg DPR RI, terutama memasukkan BAB IV yang mencantumkan hak korban, keluarga korban,  saksi dan ahli. “Harapan dari Partai NasDem sendiri,  dalam kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ada payung hukum yang jelas, sehingga rakyat menjadi terlindungi,”tegas Sekretaris DPD Partai NasDem Gresik Ainul Fuad usai seminar pada Selasa, 7 September 2021.

Ia menyatakan, RUU TPKS akan melindungi korban kekerasan seksual. “Korban kekerasan seksual tidak hanya anak dan perempuan. Tapi, juga kaum adam, laki-laki,”ujar Fuad. Sementara itu, Sementara itu, Anis Masfufah, Sekretaris Garnita Malahayati Partai NasDem Gresik menambahkan, devisi bidang hukum perempuan dan anak tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan pendampingan hukum kepada para korban kekerasan seksual. (yad)

Lindungi Hak Korban, NasDem Gresik Desak Panja Baleg RUU TPKS Disahkannya Selengkapnya