Kakor Sabhara Polri Apresiasi Penerapan PPKM Darurat di Gresik

GRESIK,1minute.id – Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakor Sabhara) Baharkam Polri Irjen Pol Nanang Avianto melakukan inspeksi pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Santri pada Rabu, 21 Juli 2021.

Kehadiran jenderal dua bintang itu Memastikan penanggulangan sebaran virus Covid-19 berjalan optimal. Ada sejumlah tempat yang dikunjungi  Tim Mabes Polri itu.

Diantaranya, pos penyekatan di Simpang empat Segeromadu ; Kampung Tangguh Semeru dan Posko PPKM Darurat di Desa Sukorejo ; Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS). Semuanya di Kecamatan Kebomas dan Vaksinasi Center di Gedung Wahana Ekspresi Poaesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Dalam kunjungan kerja itu, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Dirpotmas Brigjend Pol Edy Murbowo dan Kaden Perintis Sabhara Kombes Pol Henik Maryanto disambut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali  terlihat puas kinerja tiga pilar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Diantara yang dipuji oleh Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol Nanang Avianto itu ada sinergitas, TNI , Polri dan Pemkab Gresik serta Posko PPKM Darurat di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. 
Posko PPKM Darurat Desa Sukorejo, kata Irjen Nanang, cukup baik. “Saya lihat sudah sistem. Dan, sistem ini yang harus dioptimalkan agar segera keluar dari pandemi Covid-19,”kata Nanang. 

Irjen Pol Nanang juga mengapresiasi sinergitas tiga pilar memotori upaya penanganan Covid-19 Gresik. “Kalaborasi yang selama ini dibangun harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Terlebih kebijakan PPKM Darurat sudah ditetapkan untuk diperpanjang hingga nanti 25 Juli 2021,”katanya.

Selain itu, jenderal dua bintang itu, berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19. Semua ini ditempuh demi keselamatan masyarakat. “Empat Pilar sudah optimal, namun harus diimbangi kesadaran disiplin prokes dari masyarakat,”tandas Irjen Pol Nanang Avianto. (yad)

Kakor Sabhara Polri Apresiasi Penerapan PPKM Darurat di Gresik Selengkapnya

Srikandi Pemulasaran Gresik Tangguh, Anggap Amalan Sholehah

GRESIK,1minute.id – Puluhan relawan pemulasaran jenazah Gresik Tangguh mulai melakukan aktivitas kemanusiaan pada Rabu, 21 Juli 2021. Sebelumnya menjalankan misi kemanusiaan mereka berkumpul di kantor Bupati Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan mereka. 

Meski wajah mereka ditutupi masker. Namun, mereka wajah tampak bersinar. Mereka seakan tidak ingin segera melakukan aksi kemanusiaan. Diantaranya,  Yulianti 49, dan Rahayu,  36. Mereka adalah dua diantara lima srikandi pemulasaran jenazah Gresik Tangguh itu. 

TIGA SRIKANDI PEMULASARAN : (ki-ka) Yulianti, Rahayu dan srikandi pemulasaran jenazah Covid-19 Gresik pada Rabu,21 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siapa mereka? Rahayu adalah ibu rumah tangga. Tinggal di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Ibu dua anak ini terpanggil untuk menjadi relawan pemulasaran untuk membantu pemerintah. “Ini kemauan saya sendiri. Tentu restu dari suami dan anak-anak.  Semoga bisa menjadi amal baik kelak di akhirat,”kata Rahayu dengan semangat. 

Yulianti, setali tiga uang dengan Rahayu. Nenek satu cucu berumur 49 tahun ini bergabung karena panggilan hati nurani. Perempuan berhijab ini mengaku sebelum pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) adalah petugas pemulasaran jenazah di kawasan Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) di Desa Suci,  Kecamatan Manyar, Gresik. 

Pagebluk corona memasuki tahun kedua membuat Yulianti tidak bisa mengabdi memandikan jenazah. “Karena saya tidak memiliki APD (alat pelindung diri),”katanya.  Selama setahun Yulianti berfikir bagaimana bisa mengamalkan ilmu dan pengetahuan tentang pemulasaran jenazah.  “Saya merasa rugi, punya pengetahuan dan keahlian tapi tidak bisa mengaplikasikan karena tidak punya APD,”katanya. 

Ketika Pemkab Gresik membuka pendaftaran perempuan berkacamata itu langsung bergabung. Namun, keinginan Yulianti mendapat penolakan dari anaknya. Sebab,  ia memiliki anak bayi tinggal serumah dengan Yulianti di Kompleks Perumahan PPS Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. 

Yulianti memahami keinginan anaknya itu. “Mereka melarang Saya karena sayang dengan ibunya,”katanya.  Namun, pendekatan dari hati ke hati, suami dan tiga anaknya menyetujui. Mereka memahami pemulasaran jenazah adalah dunia pengabdian ibunya. 

“Saya katakan pada anak,  ini ada adalah hidupnya ibu. Ibu butuh amalan, bekal kepada Allah. Kalian boleh tidak mengizinkan ibu karena sayang.  Tapi yang menentukan sakit semua Allah. Meskipun kita tidak mati karena Covid-19, karena setiap orang hidup pasti akan mati. Akhirnya kemantapan Saya,  suami, dan anak-anak kemudian menyetujui.Bismilah,”tegas Yulianti dengan mata berkaca-kaca karena haru dan senang. 

Yulianti, begitu mantap mengamalkan ilmu dan pengetahuan karena pemerintah memberikan fasilitas keamanan yang sangat baik.Alat pelindung diri hingga kesehatan mendapatkan perhatian.  “Disini difasilitasi peralatan lengkap.Sehingga dengan mantap meneruskan perjuangan Saya bagi yang membutuhkan. Apa yang saya mampu lakukan,”tegasnya. 

Ada pengalaman menarik Yulianti ketika melakukan pemulasaran jenazah di awal pegebluk corona. Ada jenazah perempuan meninggal. Almarhumah ketika masih hidup enggan melakukan swab. Masyarakat ketakutan. “Saya terpanggil menolong meski tanpa APD. Dan, Alhamdulillah saya tetap diberikan kesehatan,”katanya. (yad) 

Srikandi Pemulasaran Gresik Tangguh, Anggap Amalan Sholehah Selengkapnya

Bupati Kukuhkan Relawan Pemulasaran Jenazah, Tugas Kemanusiaan di Enam Rumah Sakit


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching Pengukuhan Relawan Pemulasaran Jenazah pada Rabu, 21 Juli 2021. Pengukuhan arek-arek Gresik Tangguh itu dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik.

Puluhan aktivis kemanusiaan itu akan ditempatkan di enam rumah sakit rujukan pemulasaran jenazah Covid-19 tersebar di enam rumah sakit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Enam rumah sakit adalah RS Randegansari, Kecamatan Driyorejo ; Rumah Sakit Wates Tanjung (Balongpanggang) ; RS Petrokimia Gresik ;  Rumah Sakit Semen Gresik ; RSUD Ibnu Sina Gresik dan RS PKU Muhammadiyah Sekapuk (Ujungpangkah).

BAHU-MEMBAHU : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan koordinator relawan Pemulasaran Jenazah Thoriqi Fajerin di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 21 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ada seratus orang yang mendaftar sebagai relawan pemulasaran jenazah Covid-19. Ekspektasi mereka mau bergabung patut mendapatkan apreasiasi. Namun, tidak semua relawan bisa bergabung. Setelah melalui sekering kesehatan yang dinyatakan memenuhi kesehatan sebanyak 61 orang. 

“Sekerining dilakukan untuk memastikan mereka ada orang-orang sehat,”ujar Bupati Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Launching  juga dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Koordinator Relawan Pemulasaran Thoriqi Fajerin.

SRIKANDI : Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam pengukuhan relawan pemulasaran di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 21 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menambahkan, relawan pemulasaran jenazah ini akan melaksanakan aktivitas kemanusiaan akan ditempatkan di enam rumah sakit rujukan pemulasaran. Dalam beraktivitas membantu pemulasaran, mereka dibagi menjadi tiga sif. Yakni, pagi , siang dan malam. Setiap sif beranggotakan tiga orang. “Setiap pekan libur 2 hari. Dan setiap 3 hari para relawan ini akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Tes swab antigen. Kesehatan harus terjamin,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia menambahkan tidak tertutup kemungkinan relawan pemulasaran jenazah Covid-19 yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan, komunitas dan lainnya akan ditambah. “Akan dilakukan evaluasi. Ikhtiar ini menjadi amalan yang baik. Semoga Covid-19 segera berakhir,”harapnya. 

MOTIVASI : Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada relawan pemulasaran jenazah di halaman Kantor Bupati pada Rabu, 21 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Koordinator Relawan Pemulasaran Jenazah, Gresik Tangguh berjumlah 61 orang akan langsung melakukan aktivitas kemanusiaan hari ini, Senin, 21 Juli 2021. “Dalam beraktivitas mereka dilengkapi APD (alat pelindung diri),”kata Kaji Riki-panggilan-Thoriqi Fajerin.

Rahayu dan Yulianti, srikandi pemulasaran jenazah mengatakan, dirinya terpanggil turut membantu pemerintah dalam mempercepat proses pemulasaran jenazah. “Tugas kemanusiaan ini  kami sudah mendapatkan persetujuan keluarga,”kata Rahayu yang tinggal di Jalan Sindujoyo, Gresik itu. (yad)

Bupati Kukuhkan Relawan Pemulasaran Jenazah, Tugas Kemanusiaan di Enam Rumah Sakit Selengkapnya

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat


GRESIK,1minute.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Kawasan Industri JIIPE menyerahkan bantuan hewan kurban 3 ekor sapi dan 18 ekor kambing kepada masyarakat sekitar pada Selasa, 20 Juli 2021.

Bantuan Corporate Social Resposibility (CSR) itu diserahkan melalui Pemerintahan Desa masing-masing. Yakni, masyarakat di wilayah Desa Manyarejo ;  Manyarsidomukti; Manyarsidorukun; Banyuwangi dan Karangrejo. Berikutnya, Desa Bedanten ;  Kramat ; Tanjung Widoro serta Watuagung.

Sebagian juga ada yang diberikan langsung ke Masjid, Musala serta lembaga sosila sekitar Kawasan JIIPE yang masuk dalam Ring 1 dan Ring 2.  Sedangkan untuk masyarakat Ring 3 CSR JIIPE bantuan dberikan melalui Masjid Inabah Kantor Pemda Gresik. 

Kegiatan bakti sosial program  CSR Java Integrated Industrial and Port Estate ( JIIPE)  ini dilaksanakan bersama antara Pengelola Kawasan dengan perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE. 

Untuk tahun ini Sharing Program antara PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Pengembang dan Pengelola JIIPE, PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) selaku Pengelola Pelabuhan JIIPE dan PT. Clariant Adsorbents Indonesia (CAI), salah satu perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE.

Direktur HR & GA PT BKMS Henri Handoko mengatakan, kegiatan membagi hewan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial perusahaan dan karyawan yang ingin berbagai kepada masyarakat disekitar kawasan JIIPE. “Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami, selama kondisi pandemi Covid ini perusahan dapat bertahan dan semoga dapat melawati masa sulit ini,”kata Henri Handoko dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 20 Juli 2021.

Detiap tahunnya proposal yang masuk ke perusahaan cukup banyak menjelang pelaksanaan ibadah kurban baik dari panitia masjid, musala, pemerintahan desa serta lembaga sosial lainnya. “Namun kami belum dapat memberikan sesuai proposal yang masuk sehingga kami lebih memprioritaskan masyarakat dilingkungan sekitar kawasan dulu,”ujarnya.

Humas PT BMS Hasbi As Siddqi menyatakan melalui kegiatan CSR JIIPE, dimana salah satunya adalah pemberian bantuan hewan kurban untuk masyarakat sekitar kawasan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya dan mempererat jalinan komunikasi antara masyarakat Industri dengan masyarakat sekitar kawasan. 

“Sehingga kami berharap dengan dukungan semua pihak pembangunan Kawasan Industri JIIPE dapat cepat berkembang dan secepatnya dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional dan Gresik khususnya masyarakat sekitar Kawasan JIIPE,”kata Hasbi.

Manager ComDev/CSR PT BKMS Mifti Haris berharap kegiatan CSR JIIPE Peduli dan Berbagi selanjutnya dapat mengajak lebih banyak perusahaan Industri untuk bersama sama dalam program CSR JIIPE Peduli sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar Kawasan. 

“Terlebih saat ini banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Kami  mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar pandemi Covid ini segara berlalu,  sehingga pembangunan Kawasan JIIPE lancar dan segera banyak investor untuk berinvestasi di JIIPE yang pada akhirnya dapat berperan lebih banyak dalam kegiatan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,”harap Mifti. (yad)

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Selengkapnya

PPKM Darurat Diperpanjang hingga 25 Juli


GRESIK,1minute.id – Pemerintah memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021. “Jika tren kasus terus mengalami penurunan maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,”kata Presiden Joko Widodo dalam siaran pers melalui saluran YouTube Sekretariat Negara pada Selasa malam, 20 Juli 2021.

Presiden Jokowi mengatakan, PPKM Darurat terlihat dari data penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan. Kita selalu memantau memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKN.

“Karena itu jika tren kasus terus mengalami penurunan maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen,”kata mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah itu. 

Peraturannya, imbuh Jokowi, akan ditetapkan oleh pemerintah daerah.  Pedagang kaki lima toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00. Pengaturannya teknisnya akan diatur oleh pemerintah daerah.

Rumah makan buka sampai pukul 21.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.  Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal baik di pemerintahan maupun swasta serta terkait dengan protokol perjalanan akan dijelaskan secara terpisah. 

“Saya minta kita semuanya bisa bekerjasama bahu-membahu untuk melaksanakan PPKN ini dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan pada rumah sakit juga menurun. Untuk itu kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan,”harap Presiden Jokowi.

Melakukan isolasi terhadap yang bergejala dan memberikan pengobatan sedini mungkin. Terus mau bagikan paket 4 gratis untuk OTG dan yang bergejala ringan yang direncanakan sejumlah 2 juta paket obat.

Bagaimana bantuan untuk masyarakat yang terdampak? Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp 55,21 Triliun. Yakni, berupa bantuan tunai, kemudian PKH juga bantuan sembako, bantuan kuota internet dan subsidi listrik diteruskan pemerintah, juga memberikan insentif untuk usaha mikro.

“Saya sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk segera menyalurkan Bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak,”katanya.

Presiden Jokowi mengajak semua stakeholder bersatu melawan Covid-19. “Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat seluruh komponen bangsa untuk bersatu melawan Covid- 19 ini. Memang ini situasi yang sangat berat tetapi dengan usaha keras kita bersama Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,”kata Jokowi. (yad)

PPKM Darurat Diperpanjang hingga 25 Juli Selengkapnya

Pabrik Pengolahan Minyak Ludes Diamuk Si Jago Merah, Asap Hitam Terlihat sampai Radius 300 Meter


GRESIK,1minute.id – Pabrik pengolahan minyak kelapa, PT Sionchem Global Indo ( SGI) terbakar pada Selasa, 20 Juli 2021. Kebakaran itu nyaris meruntuhkan seluruh bangunan pabrik berlokasi di Jalan Raya Kedamaean nomor 99, Kecamatan Kadamean, Gresik itu. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diduga akibat korsleting itu. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.30 asap muncul dari bagian gudang bahan baku pengolahan minyak. Ada nyebut bahan baku berupa kopra. Asap hitam membumbung tinggi hingga terlihat sampai radius 300 meteran. 

Sugeng, Kepala Regu Keamanan pabrik itu bergegas menuju lokasi asap. Sebab, pabrik  sedang tidak produksi. Libur nasional, Hari Raya Idul Adha. Namun, Sugeng mengurungkan niat mendekati gudang bahan baku itu. Pasalnya dari jarak 100 meter hawa disekitar gudang sangat panas karena lidah api semakin besar.  Sugeng kemudian meminta bantuan PMK Gresik. 

Sekitar pukul 11.00, delapan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Gresik tiba di lokasi kejadian. Amuk si jago merah merembet ke bagian mesin pengolahan minyak. Tempat produksi. Sejumlah mesin pabrik hangus terbakar. Atap baja pabrik runtuh karena tidak kuat menahan panas. 

Petugas Damkar sempat kesulitan untuk memadamkan api. Sebab, tiuapan angin serta tumpukan bahan baku kopra membuat si jago cepat membesar. Butuh waktu 4 jam, korp dengan tagline “Pantang Pulang Sebelum Padam” itu akhirnya menguasai amuk si jago merah di pabrik milk Andik Sasongko itu.

ASAP HITAM PEKAT : Pabrik pengolahan minyak PT SGI terbakar pada Selasa, 20 Juli 2021 ( Foto : ist)

Kepala UPT  Pemadaman Kebakaran Gresik Eka Prapangasta dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran pabrik pengolahan minyak itu. “Ini anggota masih melakukan pemadaman,”kata Eka dikonfirmasi sekitar pukul 14.00. 

Sebenarnya, imbuh Eka, api sudah sempat padam. Namun, kembali membara. “Sekarang tahap pembasahan dan memastikan tidak ada api dalam tumpukan bahan baku,”kata Eka dikonfirmasi melalui selulernya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebutKerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah  karena seluruh isi gudang bahan baku ludes terbakar dan mesin penggilingan kopra ikut ludes terbakar. (yad)

Pabrik Pengolahan Minyak Ludes Diamuk Si Jago Merah, Asap Hitam Terlihat sampai Radius 300 Meter Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor Hewan Kurban Senilai Rp 682 Juta


GRESIK,1minute.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan hewan kurban berupa 12 ekor sapi dan 95 ekor kambing sejumlah takmir Masjid, Musala dan masyarakat pada Selasa, 20 Juli 2021.

Hewan kurban senilai Rp 682 juta diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada Ketua Takmir Masjid Nurul Jannah Rohmad.

Dwi Satriyo menjelaskan penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari program Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi yang menjadi agenda rutin perusahaan setiap Hari Raya Idul Adha. Kegiatan ini menjadi wujud syukur Petrokimia Gresik atas dukungan masyarakat terhadap perusahaan sehingga mampu memenuhi target-target, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Untuk itu saya berharap, masyarakat terus memberikan dukungannya kepada Petrokimia Gresik sehingga perusahaan dapat memberikan lebih banyak manfaat,”tandasnya dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 20 Juli 2021. 

Lebih lanjut Dwi Satriyo menambahkan, kurban tahun ini semakin penting mengingat saat ini kita juga menghadapi pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sehingga menjaga imun melalui konsumsi makanan bergizi menjadi prioritas di tengah lonjakan kasus Covid-19 saat ini.

“Idul kurban tahun ini tidak hanya mengajarkan keikhlasan berkurban bagi diri kita, tapi juga menjadi wujud kepedulian sesama muslim untuk menjaga imun melalui konsumsi makanan bergizi di tengah pandemi,”imbuh Dwi Satriyo.

Adapun 12 sapi kurban Petrokimia Gresik didistribusikan untuk Masjid Maslakhul Hidayah di Kekurahan Ngipik ;  Masjid Nurul Huda (Kel. Karangturi), Masjid Hidayatur Rohman (Kel. Karangpoh), Bale Pesusukan (Kel. Lumpur) dan Masjid Nurul Huda (Desa Roomo).

Kemudian Masjid Desa Trepan (dekat Pengolahan Air Babat-Lamongan), Masjid Nurul Huda (Pengolahan Air Gunungsari-Surabaya), Masjid Nurul Bahari (KSOP Gresik), dan Masjid Inabah (Pemkab Gresik).

Sedangkan, sebanyak 95 kambing kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar perusahaan melalui masyarakat, musala, bale masyarakat, Rukun Tetangga (RT), sekolah, kelurahan, dan organisasi kemasyarakatan. “Ini merupakan bentuk sinergitas perusahaan dengan stakeholder dalam rangka memberikan manfaat bagi sekitar,”ujar Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor Hewan Kurban Senilai Rp 682 Juta Selengkapnya

Merayakan Idul Adha, Anggota Fraksi NasDem Serahkan Dua Ekor Sapi Limosin


GRESIK,1minute.id – Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Gresik Mahmud menyerahkan dua ekor sapi kepada dua takmir masjid di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 20 Juli 2021.

Dua ekor sapi kurban jenis Limosin itu masing-masing memiliki berat 1 ton. Mahmud menyerahkan hewan kurban seharga Rp 60 juta per ekor itu usai Salat Idul Adha. Dua ekor sapi dari anggota DPRD Gresik daerah pemilihan Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu itu diserahkan kepada takmir Masjid  Darurrohman  Jainul Mustofa dan Almuttaqin diterima oleh Muhtarom.

“Semoga hewan kurban yang saya serahkan ke Masjid Almuttaqin dan Masjid Dururrohman ini, diterima oleh Allah SWT sebagai amal ibadah dan bermanfaat bagi mereka yang berhak untuk mendapatkan dagingnya setelah disembelih,” ujarnya.

HEWAN KURBAN : Mahmud, anggota Fraksi NasDem DPRD Gresik menyerahkan sapi jenis Limosin kepada takmir masjid di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 20 Juli 2021 ( Foto : ist)

Mahmud mengatakan, saat ini kita semua diterpa cobaan pandemi Covid-19. “Semoga hewan kurban ini bisa membantu meringankan beban kaum duafa atau fakir miskin agar bisa ikut merasakan kebahagian di Hari Raya Idul Adha 1442 Hijiriah,”harap Mahmud.

Mahmud menceritakan, untuk membeli kurban harus berkeliling dari sejumlah peternak. Tujuannya untuk mencari hewan kurban yang terbaik. “Sesuai dengan perintah agama, jika berkurban harus mencari yang terbaik. Maka saya pun berinisiatif membeli sapi jenis limusin dengan bobot 1 ton,”ungkap didampingi Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad. (yad)

Merayakan Idul Adha, Anggota Fraksi NasDem Serahkan Dua Ekor Sapi Limosin Selengkapnya

Besok, PPKM Berakhir, Pemerintah Belum Putuskan Diperpanjang atau Opsi Lain

GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan penbatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat berakhir Selasa besok, 20 Juli 2021.
Forum Kota (ForKot), organisasi lembaga swadaya di Kota Santri menolak PPKM Darurat diperpanjang. Puluhan aktivis itu menyampaikan aspirasi ke kantor Bupati Gresik pada Senin,19 Juli 2021.

Tidak ada orasi dalam aksi damai ini.  Para aktivis datang kemudian berjalan kaki menuju tempat pertemuan di Dhurung Bawean di Komplek Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainul Arifin menunggu kedatangan para aktivis dibawa komando Haris Sofwanul Faqih itu. Dialog cukup cair.  
Koordinator aksi Haris Sofwanul Faqih terlebih dulu menyampaikan uneg-uneg terkait kebijakan PPKM Darurat yang dimulai Sabtu, 3 Juli 2021 dan akan berakhir pada Selasa besok, 20 Juli 2021 itu. 

Haris Sofwanul Faqih menyatakan pihaknya menolak perpanjangan PPKM Darurat di Gresik. Karena sejumlah kebijakan pemerintah selama PPKM Darurat banyak menuai keluhan masyarakat. “PPKM Darurat belum efektif untuk mencegah persoalan penularan Covid-19. Malah muncul persoalan baru yakni masalah sosial dan ekonomi. Sehingga harapan kami, Bupati Gresik yang terlahir dari spirit muda. Bisa memahami bahwa PPKM Darurat hari ini tidak perlu di Kabupaten Gresik,”kata Bogel-sapaan akrab-Haris Sofwanul Faqih.

PENYEKATAN : Petugas Gabungan melakukan penyekatan di ruas Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, depan Pos Polisi Randuagung, Kebomas pada Senin malam, 19 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ia juga menyoroti banyaknya praktik penegakan aturan PPKM Darurat di lapangan. Cenderung memojokkan rakyat kecil. Akibatnya, masyarakat kecil lah yang paling terdampak. “Sering kali di lapangan rakyat bekerja mencari uang lagi-lagi menjadi kambing hitam pelanggaran aturan. Sehingga dampak PPKM Darurat ini sangat terasa bagi rakyat kecil,”tandasnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa PPKM Darurat merupakan produk kebijakan pemerintah pusat. Untuk itu, pemerintah daerah sebagai pelaksana terus meningkatkan inovasi dan fasilitas. Tujuannya adalah memberikan bantalan sosial dengan sasaran warga Isolasi mandiri (Isoman) dan warga terdampak Covid-19.

“Kami sampaikan bahwa pemerintah tidak diam dan terus berinovasi. Karena PPKM Darurat ini adalah produk pusat. Untuk itu kita dirikan posko-posko. Tujuannya adalah sebagai bantalan sosial terutama bagi warga Isoman dan warga terdampak Covid-19. Seperti pemilik warung, PKL dan sopir angkot dan lainnya bisa kita bantu memberikan stimulus berupa sembako dan lain sebagainya,”terangnya.

Gus Yani- panggilan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani juga meminta seluruh pihak bisa saling memahami kondisi pandemi saat ini. Mengingat, di sektor-sektor lain pun juga mengalami hal serupa. Namun jika seluruh persoalan harus tersikapi dengan pikiran jernih maka akan terselesaikan dengan baik. 

“Kita harus saling mengerti dalam keadaan yang sangat sulit ini. Nakes juga mengalami keadaan yang sama. Jenuh payah berat, tetapi ketika kita bisa duduk bersama dengan pikiran jernih. Kita pecahkan apa yang menjadi persoalan baik sektor ekonomi maupun sektor kesehatan atau medis,”bebernya.

Kendati demikian, Bupati tetap akan menyampaikan ke pemerintah pusat terkait tuntutan para aktivis ini. Termasuk menyampaikan progres peningkatan fasilitas dan pelayanan dari hulu ke hilir selama PPKM Darurat berlaku di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Sementara itu, hingga pukul 21.30 pemerintah belum memutuskan memperpanjang PPKM Darurat atau memiliki opsi lain untuk mengerem laju penularan corona di Indonesia. (yad) 

Besok, PPKM Berakhir, Pemerintah Belum Putuskan Diperpanjang atau Opsi Lain Selengkapnya

MUI Imbau Salat Idul Adha Di Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerima secara simbolis hewan kurban dari sejumlah perusahaan di Kota Santri pada Senin, 19 Juli 2021.

Hewan kurban itu diantaranya dari PT PJB Unit Pembangkitan Gresik ; PT Cargill Indonesia dan PT Indomarco Prismatama Cabang Gresik.

“Sebelumnya saya menyampaikan terima kasih atas bantuan sumbangan ternak kurban ini dari beberapa perusahaan di Gresik. Kami selaku panitia kurban Pemkab Gresik mohon maaf mengingat serah terima hewan kurban ini tidak kami selenggarakan pada sebuah acara seperti tahun sebelumnya. Kami menyadari, situasi saat ini masih dalam masa PPKM darurat,”tutur Bu Min -sapaan- Wabup Aminatun Habibah pada Senin, 19 Juli 2021.

Pemerintah menetapkan Idul Adha pada Selasa besok,  20 Juli 2021. Terpisah,  Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan selain bantuan CSR Perusahaan, Panitia kurban Pemkab Gresik juga telah membeli ternak kurban berupa sapi 25 ekor dan kambing 75 ekor.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya ternak kurban tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat mulai dari panitia kurban di masjid maupun Musala. Ternak kurban juga dibagikan kepada kelompok masyarakat akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitarnya,”kata Reza.

Sesuai dengan peraturan di masa pandemi Covid-19 penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH)  atau panitia dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Panitia hanya menggundang masyarakat yang berkurban untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.  Sehingga,  tidak menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi terjadi penyebaran corona virus disease 2019.

Selain itu,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH Moh Mansoer Shodiq juga menghimbau masyarakat untuk menjalankan salat Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing karena pagebluk corona belum ada tanda-tanda berakhir. (yad) 

MUI Imbau Salat Idul Adha Di Rumah Selengkapnya