GRESIK, 1minute.id – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah wilayah Jawa-Bali. Kebijakan berlaku pada 10 Agustus-16 Agustus 2021 dan akan dievaluasi setiap satu pekan sekali.
Adapun daftar daerah yang melanjutkan PPKM Level 4 di sejumlah daerah Jawa dan Bali tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021.
Berikut daftarnya Kabupaten/Kota di Jawa Timur : 1. Kabupaten Tulungagung 2. Kabupaten Sidoarjo 3. Kabupaten Madiun 4. Kabupaten Gresik 5. Kota Surabaya 6. Kota Mojokerto 7. Kota Malang 8. Kota Madiun 9. Kota Kediri 10. Kota Blitar 11. Kota Batu 12. Kabupaten Trenggalek 13. Kabupaten Malang 14. Kabupaten Lumajang 15. Kabupaten Bangkalan 16. Kabupaten Lamongan 17. Kabupaten Mojokerto
GRESIK,1minute.id – Wabah Covid-19 telah merengut kebahagiaan banyak orang. Termasuk anak-anak. Masa kebahagiaan bersama dengan orang yang mereka sayangi terasa begitu cepat berakhir. Mereka menjadi yatim bahkan yatim piatu.
Sebab, orang tuanya meninggal. Fathrur, diantaranya. Bocah kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Dalam dua hari, bocah menggemaskan itu harus berpisah dengan bapak, ibu dan adik yang ada dalam kandungan. Mereka meninggal karena terpapar coronavirus disease 2019.
Fathrur tidak sendirian. Diduga masih banyak anak yang menjadi yatim dan piatu. Sebuah fenomena gunung es. Pemerintah pun harus hadir untuk membangkitkan semangat mereka. Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 9 Agustus 2021.
Bu Min, sapaan akrabnya, mengumpulkan 25 anak yatim dan piatu di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Mereka dihadirkan untuk mendapatkan bantuan. Bantuan dari Bu Min, juga berasal dari sejumlah pihak. Antara lain, UPT Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur dan UPT Perlindungan Rehabilitasi Social Marsudi Putra (PRSMP) Surabaya yang memprakrasai kegiatan itu.
Pada kesempatan itu, Bu Min memotivasi mereka untuk tetap semangat dan rajin belajar. Pemkab Gresik telah menyiapkan beasiswa untuk membiayai sekolah anak-anak semua. “Teruslah belajar bahkan harus lebih semangat. Pemerintah telah menyiapkan beasiswa untuk membiayai sekolah anak-anak semua,”kata Wabup.
Selain rajin belajar, Bu Min juga mengingatkan mereka untuk mematuhi protokol kesehatan. Sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan tidak bergerombol. “Doakan Covid-19 bisa segera berakhir,”kata Bu Min.
Ia menceritakan, tentang anak-anaknya dulu yang sejak kecil sudah ditinggal bapaknya. “Suami saya dulu meninggal saat anak-anak saya masih kecil. Alhamdulullah, saat ini pendidikannya juga sudah selesai bahkan sudah lulus S2. Makanya, anak-anak harus tetap semangat belajar agar kelak mendapat kesuksesan.” Kata Bu Min.
Sementara itu, Kepala UPT PRSMP Surabaya Pitono mengatakan bahwa pihaknya membawa beberapa orang instruktur untuk memberikan bantuan layanan psikososial. “Layanan kami tidak hanya kepada anak yang hadir disini, tapi anak-anak yang belum sempat hadir akan kami datangi rumahnya,”kata Pitono.
Plt Kepala Dinas Sosial Mukhibatul Khusnah mengakui bahwa tidak semuanya anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat covid ini bisa hadir disini. “Jumlahnya belum terinput semuanya, saat ini tengah proses. Pemerintah Kabupaten Gresik tengah menyiapkan paket bantuan untuk meringankan beban anak-anak tersebut sehingga masa depan anak-anak ini bisa lebih terjamin,”tandas dr Mukhibatul Khusnah yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kaum hawa Kota Santri tidak mau berdiam diri dirumah untuk membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.
Beroperasinya dapur umum Posko Darurat di Pendapa Bupati untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19) terus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Diantaranya, pengurus DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik. Sebelumnya, pengurus KONI Gresik.
Organisasi perempuan sayap Partai NasDem itu mengunjungi dapur umum berada di kompleks rumah dinas Bupati di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin , 9 Agustus 2021. Kunjungan itu dipimpin langsung Ketua DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Gresik Erni Rofika Syaiful Anwar. Mereka tidak sekadar kunjungan. Juga, membawa bantuan untuk kebutuhan dapur umum yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu.
Bantuan tersebut diantaranya berupa 1 unit mobil ambulans, uang tunai Rp 8,5 juta, dan puluhan dus air mineral. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung kepada ketua PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.
Tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, yakni Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Gresik Ainul Fuad bersama para pengurus NasDem dan Garnita.
GARNITA MALAHAYATI: Istri Bupati Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan Ketua DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Gresik di Pendapa Bupati pada Senin,9 Agustus 2021 ( foto: NasDem Gresik for 1minute.id)
Erni Rofika Syaiful Anwar menyatakan, tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk membantu meringankan beban Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Sebab, bupati dan wabup tak bisa mengatasi sendiri. Butuh bantuan dan kerja sama semua pihak.
“Jadi, Garnita Gresik adalah salah satu komponen masyarakat yang ingin membantu Pak Bupati dan Bu Wabup dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik,”katanya. “Jadi, pemberian bantuan berupa mobil ambulans, sejumlah uang, dan kebutuhan dapur umum sedikit membantu kebutuhan Pemkab Gresik dalam penanganan Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan,”imbuhnya.
Adapun untuk bantuan mobil ambulans, Erni Rofika menyebutkan bahwa DPD NasDem Gresik mendapatkan bantuan 5 unit mobil ambulans dari DPW NasDem Jawa Timur. Kelima unit mobil ambulans tersebut, 3 unit untuk membantu kebutuhan kedaruratan para warga Gresik yang terkena Covid-19, dan 2 unit ambulans jenazah Covid-19.
“Jadi, lima unit mobil ambulans itu hanya digunakan untuk membantu warga yang terkena terpapar dan yang meninggal terkena Covid-19,”terangnya.
Ditambahkan, bantuan 5 unit ambulans tersebut berlaku 24 jam setiap hari nonstop dan tak dipungut biaya alias gratis. Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi call center di nomor 082296261919.
“Silakan masyarakat yang keluarganya terpapar Covid-19 bisa minta bantuan dengan menghubungi call center tersebut. Gratis untuk pemakaian ambulansnya. Saya berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan masyarakat,”terangnya.
Ia juga berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu. Untuk itu, ia mengajak warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Ia juga berharap warga yang terkena Covid-19 baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang isolasi cepat sembuh. “Semoga pandemi ini cepat selesai, sehingga masyarakat bisa hidup normal kembali,” pungkasnya.
Sementara itu, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik adalah kontribusi yang bermanfaat untuk membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penanganan Covid-19.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh ibu-ibu Garnita,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali.
Ning Nurul menyebutkan bahwa warga Gresik yang isoman yang membutuhkan bantuan makanan masih tinggi. Karena itu, peran serta masyarakat untuk membantu ketersediaan kebutuhan dapur masih sangat dibutuhkan. “Makanya, saya ucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Garnita Gresik,” ucap Ning Nurul.
Ditegaskan Ning Nurul, permintaan bantuan makanan di dapur umum untuk warga isoman saat ini naik 3 kali lipat. Jika hari pertama usai posko dapur umum dibuka permintaan baru sekitar 75 orang, lalu naik 2 kali lipat menjadi 175 orang, kemudian naik menjadi 300 orang.
“Jadi, terakhir naik menjadi 300 orang yang minta,” terangnya. Oleh karena itu, Ning Nurul meminta support semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pembuatan dapur umum dan posko darurat dalam membantu penanganan warga terpapar Covid-19.”Semoga pandemi Covid-19 cepat selesai,” pungkas Ning Nurul. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) mendapatkan suppport dari pelaku usaha. Suppport berupa bantuan tempat tidur.
Diantaranya, Siam Cement Group (SCG). Perusahaan beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menggelontor tempat tidur sebanyak 500 unit. Tempat tidur untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ini berbeda. Tempat tidur portabel. Bongkar pasang. Namun terbuat dari kardus yang bisa menahan beban hingga 200 kilogram. Tempat tidur ini mirip yang digunakan oleh para atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir pada 7 Agustus 2021.
Bantuan tempat tidur ini akan semakin memanjakan pasien Covid-19 kategori sedang maupun ringan atau orang tanpa gejala yang sedang melakukan Isoter do G-JOS. Bantuan tempat tidur, terdiri dipan berbahan kardus, kasur, bantal dan guling senilai Rp 0,5 miliar itu diserahkan secara simbolis oleh managing director PT SIAM Terminal Somboon kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di lantai dasar G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin, 9 Agustus 2021.
KUAT : Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo bantuan dari perusahaan diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan tempat tidur sebanyak 500 unit akan digunakan sebagai tempat tidur pasien Isoter di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). “Saat baru diserahkan 200 unit. Sisanya, dalam minggu ini akan kembali dikirim ke G-JOS,”ujarnya.
Tempat Tidur untuk warga Isoter ini cukup istimewa. Karena terbuat dari bahan ramah lingkungan yakni kardus. Meski terbuat dari bahan kardus tetap kuat karena bisa menahan beban hingga 200 kilogram. “Tempat tidur ini mirip tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.
BONGKAR PASANG: Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Dengan fasilitas tempat tidur yang istimewa, menjadikan fasilitas Isoter di G-JOS semakin lengkap. Karena sebelumnya telah dilengkapi dengan oksigen medis dan didampingi tenaga kesehatan (nakes) hingga dokter spesialis. “Saya optimistis pasien Isoter akan lebih cepat sembuh bila dirawat di G-JOS ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu
Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur di G-JOS semakin banyak. Sebab pasien dirawat tersisa 24 orang dari kapasitas awal 140 tempat tidur. “Yang membanggakan pasien yang dirawat di G-JOS ini tidak ada yang meninggal,”tegasnya. G-JOS telah ditetapkan sebagai tempat Isoter. Kapasitas akan dinaikkan menjadi 750 tempat tidur. Data yang didapatkan tim Satgas Covid-19 Gresik warga yang sedang melakukan isoman berkisar 1000 orang.
“Kini, tugas kita selanjutnya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) untuk diajak tempat Isoter ini,”katanya.
Sementara itu, Managing Director PT SIAM Terminal Somboon, menambah bantuan tempat tidur bentuk kepedulian GCS kepada pemerintah kabupaten Gresik yang berupa melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Gresik. “Tempat tidur ini kami distribusi ke Gresik dan Jakarta. Karena usaha kami banyak di Gresik,” katanya dalam bahasa Inggris.
Ia mengatakan bantuan tempat tidur lengkap terdiri dari dipan terbuat dari kardus, kasur, bantal dan guling. “Satu set tempat tidur ini harganya sekitar Rp 1 juta,”imbuhnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gresik mencatat rekor baru angka kesembuhan pasien positif Covid-19 pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Angka kesembuhan mencapai 1.002 kasus. Hasil itu memecahkan rekor tertinggi di Jawa Timur di masa perpanjangan PPKM level 4 Jawa-Bali. Masa perpanjangan kedua bakal berakhir Senin, 9 Agustus 2021.
Data Dinkes Jatim pada Sabtu, 7 Agustus 2021 menyebutkan kasus baru bertambah 101 terakumulasi menjadi 11.658 kasus ; sembuh bertambah 1.002 menjadi 9.574 kasus meninggal bertambah 8 menjadi 652 orang. Sedangkan, kasus aktif 909 menjadi 1.432 kasus. Angka kesembuhan itu tertinggi sejak pagebluk coronavirus disease 2019 terjadi pada Maret 2020.
Capaian menggembirakan itu, hasil kerja keras semua pihak. Antara lain, Satuan Tugas Covid-19 Gresik yang dikomandani Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik itu. Tenaga kesehatan (nakes) , relawan dan tentu warga Kota Santri yang manut prokes. Tingginya angka kesembuhan itu menurunkan prosentase keterisian tempat tidur di rumah sakit, puskesmas hingga rumah sakit lapangan indoor Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik itu. Bed Occupancy Rate (BOR) dibawah 45 persen.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tetap mengingatkan anggota Satgas Covid-19, relawan tidak kendur untuk tetap melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Sedangkan, masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pandemi Covid-19 belum berujung. Memakai masker ketika beraktivitas diluar rumah harus menjadi gaya hidup. “Harus merasa ada kurang sreg bila tidak memakai masker. Tidak bergerombol,” pesan Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu disetiap bertemu dengan warga.
MERDEKA COVID-19: Menyambut HUT Kemerdekaan masyarakat memasang banner Kemerdekaan membakar semangat warga untuk MERDEKA COVID-19 di Gresik ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Sedangkan, pemerintah berupaya konsisten untuk melakukan percepatan vaksinasi agar menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok) sebesar 70 persen. Diantaranya melakukan serbuan vaksinasi di empat destinasi wisata di Gresik. Yakni, Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Kemudian, Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk dan Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah.
Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (WISID) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Keempat destinasi itu, adalah wisata alam. Sehingga, warga yang telah disuntik vaksin bisa menikmati keindahan alam wisata itu. Vaksinatornya adalah relawan yang dibentuk oleh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Serbuan vaksin juga dilakukan di Vaksin Center di gedung mirip rumah Keong , Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di rumah sakit umum daerah (RSUD) ibnu Sina Gresik juga digeber vaksinasi ketiga yakni booster untuk tenaga kesehatan (nakes). Sementara, ratusan relawan sedang melakukan tracing bersama bidan desa atau bidan puskesmas, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan pencegahan dini persebaran Covid-19.
Komandan Satgas Covid-19 mempersiapkan kelengkapan rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS). Stadion olah raga itu sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. Fasilitas Isoter ini, pengawasan nakes, hingga dokter spesialis. Ada tabung oksigen dan tempat tidur. “Isoter bisa menampung 750 orang. Isoter ini untuk mengurangi dampak fatalitas seperti kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Sebab, hasil analisa dan evaluasi (anev) penanganan Covid-19 selama ini warga isoman sulit tertolong karena terlambat masuk rumah sakit. Gus Yani mengatakan semua ikhtiar pemerintah dengan harapan Covid-19 bisa segera berakhir. Masyarakat Gresik Sehat, Ekonomi kuat. (yad)
GRESIK,1minute.id – Matahari belum setinggi tombak. Suasana di Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik sudah riuh pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Jalan kabupaten itu macet dua arah. Sebab, tertutup bodi tracktor head trailer. Kendaraan berat itu terguling setelah menabrak pengendara mobil Honda Stream, pemotor dan rumah warga setempat.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun yang terjadi pukul 06.00 itu. Petugas membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk mengevakuasi bodi trailer ya menutup badan jalan itu. Informasi yang dihimpun sekitar pukul 06.00 truk trailer melaju dari arah timur ke barat. Driyorejo ke arah Wringinanom. Kendaraan berat nopol L 9034 UI itu disopiri Sutikno, 35, warga Desa Tempuransono, Kecamatan Sawo, Ponorogo.
Trailer melaju pelan karena sarat muatan. Memasuki Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo diduga sopir mengantuk. Sutikno tidak melihat ada Mobil Honda Stream nopol L 1822 LY dikendarai Abdulloh, 36, warga Perum Tata Residence Blok BA, Gresik hendak belok kanan untuk mengisi bahan bakar di SPBU Krikilan itu. Trailer lalu nyeruduk bodi belakang Honda Stream kemudian menabrak pengendara motor Honda Beat nopol W 6535 WI yang dikendarai oleh Siti Aminah, 36, Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo.
RINGSEK : Bodi belakang Honda Stream yang ringsek setelah diseruduk trailer kemudian menabrak pemotor dan rumah di Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Sabtu, 7 Agustus 2021 ( foto : ist)
Serudukan dari belakang itu, membuat pemotor terpental. “Pengendara motor mengalami luka patah tulang lengan kiri dan paha kanan,”ujar polisi. Sementara itu, sopir trailer yang kaget membanting setir ke kiri. Trailer pun oleng , kemudian terguling. Kendaraan berat baru berhenti setelah menabrak rumah Geraldo Poylino Siswanto, 36.
“Sopir trailer terjepit bodi kendaraan,”tegas Salim, warga sekitar. Butuh waktu 3 jam lebih petugas melakukan evakuasi bodi trailer. Petugas mengerahkan eksavator dan forklip. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol A.Zunadi menyatakan kecelakaan beruntun itu tidak menimbulkan korban jiwa. “Ada dua korban luka-luka,”kata Zunaidi melalui Ipda Tasmani. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Kapal fiberglass buatan nelayan Gresik itu siap melaut. Selama sebulan sejumlah nelayan di Dermaga Pesona Pekelingan, Kecamatan Gresik, menyelesaikan kapal pesanan dari nelayan di Jawa Barat itu. Dermaga Pesona Pekelingan di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Gresik menjadi Living Laboratory Maritime yang diklaim pertama di Indonesia itu berdiri diinisiasi nelayan setempat bersama UMG ; Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Keel laying (peletakan lunas awal dari konstruksi) kapal dilakukan 18 Juni 2021.
Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa mengatakan kapal buatan nelayan Gresik itu pesanan nelayan asal Bekasi, Jawa Barat. “Pekerjaan dilakukan oleh nelayan setempat. Mahasiswa melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass ini,”kata Yusa dalam pesan WhatsApp pada Sabtu, 7 Agustus 2021.
Yusa ketika dikonfirmasi masih memakai alat bantu pernapasan karena terpapar coronavirus disease 2019. Kondisi kesehatan Yusa semakin membaik. “Hari ini (Sabtu), kapal buatan nelayan Gresik itu dibawa ke Bekasi,”ujar Yusa.
Dalam pengamatan 1minute.id pada Jumat, 6 Agustus 2021, dua orang nelayan sedang melakukan finishing. Diantaranya, pemasangan alat di bagian kemudi. “Sabtu besok( hari ini) sudah siap dikirim ke Bekasi,”kata seorang nelayan. Kapal berbahan fiberglass ini, akan digunakan di tempat wisata. Kapal itu berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton.
SIAP MELAUT: Kapal Fiberglass buatan nelayan Gresik, pesanan dari nelayan Bekasi siap untuk dikirim pada Sabtu, Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Seperti diberitakan, sejumlah nelayan terlihat melakukan keel laying (peletakan lunas awal dari konstruksi) kapal di Dermaga Pesona Pekelingan, Kecamatan Gresik pada Jumat, 18 Juni 2021. Momentum bersejarah bagi para nelayan di pesisir Pekelingan itu disaksikan oleh Kepala Dinas Perikanan Gresik Choirul Anam, VP Humas PT Petrokimia Gresik Awang Djohar Bachtiar, Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa, Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono dan pengurus persatuan penyelam tradisional pelestari kawasan pantai (Parasandi) Gresik untuk merayakan Hari Dermaga Nasional yang diperingati setiap 16 Juni itu.
Living laboratory atau sebuah laboratorium hidup adalah konsep penelitian, yang dapat didefinisikan sebagai ekosistem inovasi terbuka yang berpusat pada pengguna, berulang , sering beroperasi dalam konteks teritorial (misalnya kota, aglomerasi, wilayah atau kampus), mengintegrasikan penelitian bersamaan dan proses inovasi dalam kemitraan publik-swasta-masyarakat.
Laboratorium hidup di pesisir Pekelingan khusus tentang maritim akan digunakan sebagai tempat antara lain, doking kapal terapung, edu eco wisata, klinik kapal dan pelestarian lingkungan. “Jadi Living Laboratory Maritime ini kali pertama di Indonesia,”ujar Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa pada Jumat, 18 Juni 2021.
Sementara, Keel laying ini bagian dari pencanangan Living Laboratory Maritime yang diinisiasi nelayan setempat bersama UMG ; Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Laboratorium hidup di pesisir Pekelingan khusus tentang maritim akan digunakan sebagai tempat antara lain, doking kapal terapung, edu eco wisata, klinik kapal dan pelestarian lingkungan. “Jadi Living Laboratory Maritime ini kali pertama di Indonesia,”ujar Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa pada Jumat, 18 Juni 2021. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan bantuan berupa alat regulator oksigen dan hazmat kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Mabarrot MWC NU di tiga kecamatan pada Jumat, 7 Agustus 2021.
Penyerahan bantuan alat kesehatan (alkes) diserahkan secara simbolis kepada para direktur RSI Mabarrot MWC NU didampingi pengurus LazisNU. Tiga RSI Mabarrot MWC NU di Kecamatan Bungah, Manyar dan Wringinanom.
Bantuan alat kesehatan ini sebagai upaya percepatan dan meningkatkan layanan kesehatan khususnya bagi pasien Covid-19. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bantuan diberikan dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan sebagai wujud komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani pasien Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit.
“Pemerintah Kabupaten Gresik hadir dengan berbagai program di tengah masyarakat sebagai upaya menangani pandemi Covid-19, salah satunya di sektor layanan kesehatan dalam rangka meningkatkan fasilitas penanganan pasien yang dirawat di rumah sakit. Untuk itu kita memberikan bantuan regulator dan hazmat ini agar layanan dan fasilitas lebih baik,”katanya.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sekalipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai. “Meskipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai, tetapi bagaimana pun masyarakat tetap prokes dan jangan lengah, untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan 3M dan 3T,”pintanya.
Sementara itu, Direktur RSI Mabarrot MWC NU Bungah dr. Izzuddin Syahbana merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Bupati Gresik dan Lazisnu PCNU Gresik. Bantuan regulator oksigen dan hazmat ini, kata dia, sangat membantu dan akan digunakan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah.. PCNU melalui Lazisnu dan Bapak Bupati sangat memperhatikan upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Gresik, upaya perlindungan terhadap nakes dengan memberikan APD dan kebutuhan regulator di saat faskes kesulitan mendapatkan regulator sehingga bisa dimanfaatkan langsung ke pasien-pasien yang membutuhkan oksigen di faskes,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membagikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 11.812 paket imun untuk masyarakat di sembilan desa/kelurahan di sekitar perusahaan.
Bantuan senilai Rp1,2 Miliar itu secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada masing-masing Lurah dan Kepala Desa di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 6 Agustus 2021.
Dwi Satriyo menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Jatim terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Jatim. Untuk itu, bantuan ini diberikan dalam rangka membantu masyarakat sekitar perusahaan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Di tengah pembatasan ini, masyarakat harus senantiasa menjaga imun guna meminimalisasi penularan Covid-19. Untuk itu, bantuan CSR ini merupakan bentuk kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat sekitar perusahaan,”ujar Dwi Satriyo.
Adapun paket imun yang dibagikan berisi beras, masker medis dan vitamin. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada 11.812 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Roomo sebanyak 1.200 KK, Kelurahan Tlogopojok (2.177 KK), Kelurahan Lumpur (1.869 KK), Kelurahan Karangturi (1.372 KK), Kelurahan Karangpoh (977 KK), Kelurahan Sukorame (1.800 KK), Kelurahan Ngipik (523 KK), Kelurahan Kroman (1.350 KK) dan Kelurahan Sukorejo (544 KK).
“Tentu banyak masyarakat yang terdampak secara finansial. Meskipun tidak memenuhi seluruh kebutuhan, semoga bantuan ini sedikit meringankan beban masyarakat di tengah PPKM,”imbuh Dwi Satriyo. Lebih lanjut Dwi Satriyo juga menyampaikan bantuan ini tidak hanya untuk menjaga kebutuhan pangan dan vitamin harian terpenuhi, tapi juga menyosialisasikan pemakaian masker. Apabila masyarakat patuh memakai masker maka penyebaran dapat lebih dikendalikan.
Ia pun mengajak seluruh pihak agar tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari maupun operasional usaha agar penyebaran Covid-19 dapat semakin diminimalisasi. “Meskipun vaksin Covid-19 telah mulai diberikan kepada masyarakat Jawa Timur khususnya Gresik, kita semua harus tetap meningkatkan kesadaran diri, disertai sikap sabar dan disiplin dalam menjalankan protokol 5M yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dwi Satriyo menegaskan komitmen Petrokimia Gresik dalam membantu pemerintah memerangi Covid-19, khususnya di Jatim akan terus ditingkatkan. Untuk itu, di kesempatan yang sama, ia juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat terkait rencana reaktivasi Air Separation Plant (ASP) yang nantinya akan menghasilkan 23 ton oksigen per hari. Pabrik ini nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Gresik dan Jatim pada khususnya, dan luar Jawa pada umumnya.
“Kami optimistis Indonesia akan segera keluar dari pandemi ini jika seluruh elemen terus bahu-membahu dan bekerja sama dalam penanganan Covid-19,” tandasnya.
Sementara itu, Rusdiyanto, Kepala Desa Roomo mengapresiasi inisiatif Petrokimia Gresik. Ia mengungkapkan paket imun yang diberikan perusahaan kepada warga Roomo di masa PPKM sangat tepat untuk membantu warga dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Kami berharap Petrokimia Gresik semakin sukses, agar sesuai dengan komitmen manajemen bahwa semakin maju perusahaan, semakin besar pula manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” ujar Rusdiyanto.
Sedangkan, Lurah Tlogopojok Mohamad Iqbal menyatakan bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi warga yang tidak mampu, dan terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini, seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Untuk itu ia juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Petrokimia Gresik yang senantiasa membantu warga sekitar perusahaan melalui berbagai program CSR.
“Bantuan paket imun sekaligus sembako ini bisa membantu warga dalam pemenuhan pangan sehari-hari dan menjaga imun untuk menurunkan risiko penularan Covid-19,” ujar Iqbal. (yad)
GRESIK,1minute.id – Relawan tracer sudah bergerak. Mereka tidak hanya menyelisik kontak erat pasien Covid-19 di Gresik. Tim empat pilar terdiri dari relawan, tenaga kesehatan (nakes), bhabinkamtibmas dan babinsa itu menjadi negosiator bagi warga terpapar coronavirus disease 2019 untuk mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat Isoter itu. Mulai tempat tidur , oksigen , naksir hingga dokter spesialis untuk melakukan perawatan bagi pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. “Dengan fasilitas itu, perawatan warga di Isoter terjamin,”ujar Gus Yani- sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat 6 Agustus 2021.
NAKES dan RELAWAN: Para relawa.n trecer Covid-19 mengikuti Apel Kesiapan Tracer di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
“Pengawasan nakes tentunya harapan menanggulangi angka kematian pasien,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. G-JOS berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas memiliki kapasitas 750 tempat tidur. “Semoga tidak terisi,”kata Gus Yani. Artinya, semakin sedikit Isoter yang dirawat di G-JOS maupun pasien Covid-19 di rumah sakit pandemi Covid-19 mereda.
Ratusan tempat tidur itu tersebar mulai lantai I, II dan III. “Dalam minggu ini ada bantuan tempat tidur dari perusahaan swasta untuk warga Isoter,”tegasnya. Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kota Santri menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data Dinkes Jatim, angka kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dari kasus baru. Merujuk data pada Kamis, 5 Agustus 2021 jumlah kasus baru bertambah 109 menjadi 11.470 kasus memasuki tahun kedua Covid-19. Sedangkan, pasien sembuh bertambah 311 kasus terakumulasi menjadi 7.766 kasus. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 8 orang menjadi 638 kasus.
Tingginya angka kesembuhan ini membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit , Puskesmas dan tempat isolasi di G-JOS semakin longgar. Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyebutkan pasien di G-JOS terisi tidak lebih 50 orang. “Padahal kapasitas 140 tempat tidur,”kata Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. (yad)