PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksin semakin gencar dilakukan. Kali ini vaksin masal digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021. Korp Adhyaksa menargetkan 500 orang yang mendapatkan vaksinasi produksi Sinovac asal Tiongkok itu. Percepatan vaksin harus dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto mengatakan, vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar kantor Korp Adhyaksa di Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kalau masyarakat sehat, bisa mencegah persebaran Covid-19,”kata Kajari Heru Winoto didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin pada Jumat, 9 Juli 2021. Vaksinasi masal untuk memperingat Hari Adyaksa ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini disambut antusias masyarakat. “Lindungi Diri dan Keluarga dengan vaksinasi,”kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik menetapkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) menjadi pusat vaksinasi bagi masyarakat. “Vaksinasi dilakukan setiap hari. Pendaftaran via online,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Cara mendaftar dengan mengunduh aplikasi GresikPedia lalu pilih Layanan Publik kemudian pilih info Covid-19 selanjutnya isi formulir pendaftaran. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, saat ini sudah 250 ribu diantara 1,13 juta jiwa penduduk Gresik telah mendapatkan vaksinasi. Dua produksi vaksin Sinovac dan AstraZaneca. “Target kami, vaksknasi 20 ribu orang setiap hari. Itu target nasional,”kata Ghozali. (yad)

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya

Reklamasi Lahan Pascatambang Batu Kapur, SIG di Pabrik Tuban, Tanah Semakin Subur

TUBAN, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya untuk menjaga kelestarian alam dalam kegiatan operasionalnya. Di pabrik Tuban, Jawa Timur misalnya. 

SIG secara rutin melakukan pemantauan ekologi di lahan pascatambang batu kapur yang telah dilakukan reklamasi. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, menunjukkan adanya pemulihan kualitas lingkungan serta peningkatan kesuburan tanah.

Sampai Juni 2021, SIG telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur di Pabrik Tuban seluas 177,40 ha dengan menanam berbagai jenis pohon. Antara lain,  Jati, Johor, Mahoni, Sengon dan Flamboyan. Kemudian, pohon Trembesi, Kesambi serta Juwet.

General Manager of Mining & Raw Material SIG Suharyanto menjelaskan, penanaman dan perawatan pohon dalam kawasan hutan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk mengembalikan fungsi lahan pascatambang batu kapur menjadi hutan kembali.

“Sehingga dapat bermanfaat secara sosial, ekonomi dan ekologi,”kata Suharyanto dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Kamis, 8 Juli 2021. Menurutnya, keanekaragaman vegetasi di area reklamasi dapat menyediakan habitat sekaligus makanan yang menunjang kehidupan keanekeragaman fauna.

“Kini bisa dilihat berbagai spesies fauna hidup disana,”ujarnya sambil menyebut sejumlah jenis burung yakni Jalak Jawa, Perenjak Padi, Cucak Kutilang, dan Perkutut Jawa. Serta, Cipoh Kacat, Takur Ungkut-ungkut hingga burung-burung yang bermigrasi dari Eropa. 

“Perseroan secara rutin melakukan pemantauan ekologi untuk memastikan efektifitas kegiatan reklamasi yang telah dilakukan,”imbuhnya. SIG akan terus melakukan berbagai upaya konservasi, baik flora dan fauna dengan melibatkan berbagai pihak agar memberikan hasil yang maksimal. Keanekaragaman hayati yang terpelihara dengan baik diharapkan dapat memberikan manfaat bahkan menjaga warisan untuk generasi selanjutnya.

Suharyanto menambahkan, dalam pengelolaan lahan pascatambang batu kapur yang kini telah menjadi lahan hijau dan subur, SIG selalu melibatkan masyarakat sekitar perusahaan. Mulai dari pembibitan, penyiapan lahan, penananaman hingga pemeliharaan. 

Untuk pembibitan, SIG memiliki kebun bibit mandiri yang mampu menghasilkan 60 ribu batang pohon tanaman guna keperluan reklamasi. Selain reklamasi lahan pascatambang batu kapur, SIG juga melibatkan masyarakat dalam penanaman pohon di area green belt sekitar lahan bahan baku, green barrier di dalam dan sekitar pabrik, hingga buffer zone. (yad)

Reklamasi Lahan Pascatambang Batu Kapur, SIG di Pabrik Tuban, Tanah Semakin Subur Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mulai menggelontor multivitamin dan masker untuk masyarakat Kota Santri. Multivitamin dan masker itu khusus untuk masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan sendiri paket suplemen penambah imun tubuh  kepada sejumlah warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021. 

Paket bantuan itu berisi tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain.

Paket suplemen itu diantaranya diserahkan kepada keluarga Saikun, 36 tahun. Ada empat orang yang menjalani isoman. Yakni, Saikun, istri dan anaknya. Satu anggota keluarga lainnya menjalani perawatan dirumah sakit.

“Yang sabar ya, ini semua ujian. Insya Allah pandemi ini segera berlalu. Yang penting ikuti apa yang disampaikan dokter, perawat maupun Satgas Covid desa. Makan teratur, tetap berolahraga, berjemur dan Selalu semangat. Jangan lupa minum vitamin,”kata Bupati sambil memberikan paket bantuan serta membagi-bagikan vitamin kepada warga sekitar. 

PAKET MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membagikan paket multivitamin kepada warga isolasi mandiri (isoman) di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng ini ada 17 orang, empat diantara meninggal dunia karena ganasnya coronavirus disease 2019 ini. Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai hari ini masyarakat Gresik yang tengah melakukan Isolasi Mandiri akan diberikan sepaket obat-obatan, vitamin dan masker.

“Paket tersebut akan diantarkan oleh satuan tugas (Satgas) covid-19 desa kerumah masing-masing,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021.

Gus Yani meminta para Camat beserta muspika, kepala desa (Kades) serta para Satgas Covid agar membantu menyalurkan paket bantuan ini kepada warga yang tengah melaksanakan isolasi mandiri.

SUMPLEMEN MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan multivitamin kepada warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

“Saya pastikan, hari ini seluruh puskesmas sudah menerima paket bantuan ini dan hari ini pula sudah mulai di distribusikan ke desa-desa. Saya mohon segera dibagikan kepada masyarakat yang tengah melaksanakan isolasi mandiri di rumah,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan Syaifudin Ghozali.

“Kita semua di masa pandemik ini tengah dalam kesulitan. Saat ini dimana pun rumah sakit penuh tak terkecuali di Gresik. Saya sudah menambah 200 tempat tidur, selang empat hari sudah penuh kembali,”terang Gus Yani ini.  (yad)

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman Selengkapnya

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19


GRESIK, 1minute.id – Bersama cegah penularan Covid-19 di masa PPKM Darurat memasuki hari keenam pada Kamis, 8 Juli 2021. Sejumlah tempat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Gresik Jaman Now, jangan kemana-mana, nang omah wae (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19 Selengkapnya

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik


GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kelima masa PPKM Darurat aparat semakin gencar melakukan operasi yustisi. Bahkan, kesatuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai melakukan penyekatan sejumlah protokol di Kota Santri pada Rabu, 7 Juli 2021.

Penyekatan dilakukan diantaranya di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Pengalihan arus di jalan nasional ini dimulai pukul 11.00 hingga 14.00. Semua kendaraan kecuali mobil ambulans dan kendaraan warga sekitar yang diperbokehkan masuk kawasan itu.

Selain Jalan Veteran, korp sabuk putih juga melakukan pengalihan arus lalu lintas Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Penutupan jalan kabupaten yang terdapat Alun-alun Gresik, masjid Jamik, Kantor DPRD Gresik dan Pendapa Bupati Gresik dimulai pukul 16.00 -04.00. Pada jam tersebut, kawasan Alun-alun di Gresik Kota Lama (GKL) kerap tempat berkumpul masyarakat.

Pengalihan arus di Jalan Veteran dan KH Wachid Hasyim, Gresik ini untuk kali pertama dilakukan aparat kepolisian Polres Gresik sejak wabah Covid-19 mulai awal Maret 2020. Pasalnya, perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan. 

Pada PPKM sebelumnya hanya Jalan A.Yani dan Tridharma Petrokimia Gresik yang dilakukan penutupan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, penyekatan di sejumlah ruas jalan ini untuk membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

“Kalau tidak keperluan sangat penting, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae,”kata Yanto Mulyanto pada Rabu, 7 Juli 2021. ( yad)

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik Selengkapnya

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk


GRESIK,1minute.id – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mendapatkan jaminan dari pabrik penghasil oksigen. “Saya selalu memantau perkembangan di rumah sakit. Dan,Alhamdulillah ada perusahaan yang berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan oksigen untuk rumah sakit,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik melakukan sejumlah rekayasa ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Ada tiga ruangan untuk perawatan pasien umum yang telah dikosongkan untuk pelayanan pasien corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru telah dilakukan. Diantaranya,  mengosongkan tiga ruangan yang semula digunakan untuk pasien umum dialihkan menanangi pasien Covid-19. 

Tiga ruangan di RSUD Ibnu Sina Gresik adalah ruang Edelweis, dan Cempaka. “Tiga ruangan ini bisa menampung 80 tempat tidur,”kata Ghozali disela memantau Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021.

Saat ini, tambahnya, sedang proses pengisian tempat tidur. Penambahan 80 tempat tidur ini tidak termasuk penamabahan 50 tempat tidur sebelumnya. Sehingga, di RSUD Ibnu Sina Gresik menambah 130 tempat tidur baru. “Saat ini, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Ibnu Sina adalah pasien Covid-19,”kata Ghozali.

Selain menambah tampat tidur di RSUD Ibnu Sina Gresik, kata Ghozali, pemerintah akan menambah 50 tempat tidur baru di pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos). Kondisi terkini keterisian pasien di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu nyaris penuh.

Puluhan tempat tidur baru itu pinjaman dari Satgas Covid-19 PT Petrokimia Gresik. “Sehingga G-Jos nanti akan menampung 190 an pasien,”imbuhnya. Upaya pemerintah untuk  mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat harus dibarengi sikap masyarakat.

Pasalnya, tanda kepedulian masyarakat untuk ikut mencegah penularan pagebluk yang memasuki tahun kedua ini akan sia-sia. Ghozali memohon kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3 Juli 2021 ini. 

“Mari bersama-sama mencegah penularan dengan melakukan prokes. Karena upaya nakes (tenaga kesehatan) sudah sangat maksimal,”tegas Ghozali dengan nada bergetar. (yad)

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk Selengkapnya

Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19

GRESIK,1minute.id – Warga Kota Santri kembali berduka. Satu lagi tenaga kesehatan (nakes) gugur. Ia adalah dr Maksum, Sp.OG. Dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) ini meninggal akibat terpapar Covid-19. Sehari sebelumnya, dr Zaynul Arifin Sp.OG. Dokter di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal sebagai sederhana, dan senang berbagi ilmu itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  mewakili masyarakat Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum atas jasa dan kebaikannya selama ini.

“Saya sebagai saksi bahwa beliau adalah orang baik. Semoga kebaikan yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini menjadikan amal jariyah bagi almarhum, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran,”kata Gus Yani dengan nada lirih. 

Meninggalnya dua dokter spesialis menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddi Ghozali kembali mengajak masyarakat Kota Santri untum bersama-sama membendung persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. Sebab, mencegah penyebaran virus tidak bisa dilakukan sendiri oleh tenaga kesehatan. 

“Saya sekali lagi menghimbau kepada masyarakat, ini (Covid-19) tidak bisa diselesaikan sendiri oleh nakes. harus diselesaikan bersama-sama oleh masyarakat untuk membuntu bagian hulu,”kata Ghozali disela acara Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Selasa, 6 Juli 2021.

Ia bertekad sistem kesehatan di Gresik jangan sampai kolaps. Artinya kolaps, terjadi banyak nakes yang terpapar Covid-19 sehingga nakes tidak berdaya menangani Covid. 

Pagebluk Covid-19 telah mengakibatkan banyak nakes terpapar. Ghozali menganalogikan nakes sebuah aliran sungai ada di bagian hilir, menerima di akhir. Bila bagian hulu tetap mengalir. Berbagai upaya dilakukan nakes akan sia-sia.

“Kita siapkan 2000 tempat tidur pun tidak ada gunanya karena hulu tetap mengalir. Karena itu bagian hulu ayo kita buntuh bersama-sama, cegah bersama-sama. Karena bagian hilir kita sudah maksimal melakukan berbagai upaya,”kata Ghozali. (yad)

Dua Dokter Spesialis Gugur, Saatnya Bersatu Cegah Penyebaran Pagebluk Covid-19 Selengkapnya

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim

GRESIK ,1minute.id – Lonjakan kasua Covid-19 membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melakukan percepatan vaksinasi. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menargetkan 300 ribu vaksinasi saban hari di Jatim. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifah ketika meninjau progran Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021. Vaksinasi masal dengan target 3 ribu dosis dilakukan dengan kurun waktu tiga hari itu dihelat oleh Kodim 0817 Gresik.

“Vaksinasi di Gresik harus menjadi model untuk kabupaten/kota di Jatim,”ujar mantan Menteri Sosisl itu. Ia mengatakan serbuan vaksinasi diselenggarakan Kodim 0817 Gresik ini patut diapresiasi. Sebab, pelayanan vaksinasi kepada masyarakat tanpa melihat asal usul berdasarkan kartu tanda penduduk.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyempatkan  ngobrol dengan masyarakat yang menunggu giliran vaksinasi. Mereka mengaku berasal dari Pacitan, Ponorogo , Lamongan dan seterusnya.

“Untuk membentuk hert immunity atau kekebalan kelompok, semua diberikan pelayanan sama. Seperti di Gresik ini,”puji Gubernur Khofifah. Sebab, terbentuknya hert imminity semua yang ada di komunitas Gresik harus tervaksin minimal 70 persen,”tegasnya.

ANTUSIASME : Masyarakat menyambut antusias Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung WEP pada Selasa, 6 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya apresiasi dan terima kasih layanan vaksinasi diberikan kepada seluruh warga tanpa dipersyaratkan TKP Gresik. Karena herd immunity harus terbangun untuk mereka yang beraktivitas disini atau sering membangun koneksitas dengan Gresik,”ungkapnya.

Selain pelayanan vakrinasi tanpa disyaratkan KTP Gresik. Khofifah berharap pelayanan vaksinasi sistem all in one. Artinya, penyelenggaran vaksinasi bisa dilakukan TNI, Polri, Pemkab, atau perusahaan dengan menggunakan satu basis data.

“Pencapaian dan kemungkinan ekspansi titik mana akan lebih mudah.Satu data itu nanti dikoordinasi oleh bupati atau yg ditunjuk sehingga vaksin menjadi kesatuan keselamatan nyawa, jiwa kesehatan bagi masyarakat,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Gedung WEP akan dijadikan pusat vaksinasi di Gresik. “Sehingga setiap hari, ada kegiatan vaksinasi,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Mantan ketua DPRD Gresik itu menambahkan kabupaten Gresik dianggap paling cepat melakukan vaksinasi. “Sampai hari ini lebih dari 230 ribu masyarakat mendapatkan vaksinasi,”tegasnya. 

Sementara itu, antusiasme masyarakat untuk vaksinasi cukup tinggi. Hingga pukul 11.30 sudah tercatat 900-an dari kuota seribu orang dihari pertama vaksinasi. “Kami tetap sesuai skedul, 3 ribu dosis vaksinasi selama 3 hari,”kata Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (yad)

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim Selengkapnya