Hii ! Polisi Hadirkan Hantu Kuntilanak dan Manusia Corona dalam Penyekatan Arus Balik


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona belum berakhir. Penyebaran virus dari Wuhan, Tiongkok masih berpotensi terjadi. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik membawa sosok hantu dan virus corona untuk mengingatkan para pengendara motor tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sosok orang menyerupai hantu Kuntilanak dan virus corona itu dihadirkan ketika Satlantas Polres Gresik melakukan penyekatan pada sejumlah kendaraan yang melintasi pos check point di exit Tol Kebomas di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Jumat, 21 Mei 2021.

Dalam penyekatan itu, polisi melakukan pemeriksaan untuk pengecekan asal dan tujuan, kelengkapan persyaratan perjalanan disertai pelaksanaan tes swab dan rapid tes bagi para pengendara asal luar kota yang akan memasuki kabupaten Gresik.

PENYEKATAN : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin penyekatan arus balik lebaran pada Jumat, 21 Mei 2021 ( foto : humas Polres Gresik for 1minute.id)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan kami menghadirkan beberapa sosok hantu untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa corona masih ada dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk pemudik arus balik wajib dilengkapi surat keterangan sehat.

Dalam pemeriksaan ini juga dilakukan test swab atau rapid test Antigen terhadap pemudik arus balik untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19. Petugas pemeriksaan dengan alat pelindung diri (APD) dan thermo gun. “Kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi terjadinya penularan  Covid-19 di wilayah Gresik”tegas AKP Yanto Mulyanto pada Jumat, 21 Mei 2021.

Hadirnya hantu kuntilanak dan manusia corona itu mendapatkan respon beragam dari pengendara. Ada merasa terhibur. Banyak pula merasa diingatkan bahwa virus corona masih ada.”Mereka sempat kaget tiba-tiba di berhentikan dan ada sosok hantu yang mendekat sambil membawa masker untuk diberikan ke pengendara yang nggk pakai masker,”kata perwira tiga balok di pundak itu.

Lebih lanjut Yanto mengatakann penyekatan di mulai pagi dan berlanjut sore hari. Pagi tadi diadakan rapid antigen terhadap 10 orang pengendara pengguna jalan asal luar kota. “Hasilnya negatif,”pungkasnya. (yad)

Hii ! Polisi Hadirkan Hantu Kuntilanak dan Manusia Corona dalam Penyekatan Arus Balik Selengkapnya

40 Santri Ponpes Modern Gontor Jalani Tes Usap Antigen, Satu Orang Positif


GRESIK,1minute.id – Sebanyak 40 santri Pondok Pesantren Modern Gontor menjalani tes kesehatan rapid test antigen pada Jumat, 21 Mei 2021. Mereka memeriksakan kesehatan di Puskesmas Manyar.

Santri yang menjalani tes usap untuk persyaratan kembali belajar di pondok. Santri dan santriwati menjalani rapid tes antigen yang difasilitasi oleh Pemkab Gresik gratis itu cukup membawa e-KTP dan KK. 

Proses pemeriksaan kesehatan ini mendapat kawalan keamanan oleh petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Manyar Aiptu M. Fahrur Rozi. Rapid Antigen ini sebagai persyaratan masuk kembali ke Pondok Pesantren. Dilakukannya H-1 atau sehari sebelum keberangkatan.

Sebanyak 40 santri terdiri dari 22 laki-laki, dan 18 perempuan akan menjalani swab antigen gelombang gelombang kedua.  Gelombang pertama pada Kamis, 20 Mei 2021. Gelombang ketiga dan keempat rencananyanpada 25 – 26 Mei 2021.

Sementara itu, 97 santri Ponpes Lirboyo akan menjalani swab antigen di puskesmas yang sama Sabtu besok, 22 Mei 2021. Kepala UPT Puskesmas Manyar dr. Ovaldo Kurniawan kepada petugas kepolisian sektor Manyar menerangkan pelaksanaan swab antigen gratis bagi para Santri ini sesuai instruksi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui Kadinkes.

Hasilnya? Sebanyak 39 dari 40 santri Ponpes Modern Gontor yang melakukan swab antigen dinyatakan sehat, negatif Covid-19. Sedangkan, seorang santri dinyatakan positif diharuskan menjalani isolasi. Tidak diperbolehkan kembali ke pesantren terlebih dahulu sampai dinyatakan negatif.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menegaskan para santri harus menerapkan protokol kesehatan. “Bagi para Santri yang akan kembali menimba ilmu di pesantren harus meluruskan niatnya, semata-mata mencari rida Allah SWT. Gapai prestasi, amalkan ilmu untuk membanggakan orang tua serta bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tandas Iptu Bima Sakti.

Alumni Akpol 2013 ini mengingatkan para santri jangan abai protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Baik di luar maupun di dalam Pondok Pesantren. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat pada umumnya saat ini. Untuk menghindari penularan virus corona.

“Kami bersama instansi terkait tidak akan bosan mengingatkan masyarakat terkait kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, guna memutus rantai penyebaran virus asal wuhan. Harapannya pandemi Covid-19 ini segera berlalu,”kata Iptu Bima Sakti. (yad)

40 Santri Ponpes Modern Gontor Jalani Tes Usap Antigen, Satu Orang Positif Selengkapnya

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB

GRESIK,1minute.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di salah satu hotel pada Jumat, 21 Mei 2021. Dalam RUPSLB menunjuk jajaran direksi dan komisaris yang baru.

Jajaran Komisaris hasil perombakan di dalam tubuh  PT Gresik Migas adalah Habibullah diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan M. Prisdianto Mihardjo. M.Najib mantan Sekda Pemkab Gresik yang semula menjadi komisaris utama (Komut) diganti oleh Ahmad Nadir, mantan Ketua DPRD Gresik.

Sementara M.Prisdianto Mihardjo menempati jabatan sebagai Direktur Teknik dan Operasional. RUPSLB Gresik Migas tersebut, juga mengangkat dua komisaris baru. Yakni, M.Hilalludin dan M.Ma’mun serta Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu. 

RUPSLB itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati GresiknAminatun Habibah dan Ketua DPRD Abdul Qodir serta jajaran direksi serta komisaris yang baru hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap melalui RUPSLB ini ada hikmah bagi masyarakat Gresik. Perubahan struktur direksi dan komisaris rapat berjalan lancar. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Bupati itu menyampaikan tulisannya di dalam rapat pemegang saham ini, “Siapa yang mampu beradaptasi dia akan jadi pemenang”.

“Melewati pandemi harus inovasi, kaya kreativitas ,memperkuat jaringan dari pusat sampai ke bawah. Di Gresik kondisi pasar terkait migas luar biasa potensi ada, peluang juga ada, kerjasama, kerja keras kita lakukan bersama-sama. Berharap reorganisasi ada kekuatan kolaborasi hebat membangun Gresik Migas yang baru,”harapnya. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas harus banyak inovasi karya, dan memperkuat jaringan dari pusat hingga ke bawah. Hal ini karena potensi migas di Gresik sangat luar biasa. “Kuncinya adalah trust dan terus berkomitmen menjadikan Gresik Migas jadi pioner pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,”tuturnya. 

Sementara Ketua DPRD Abdul Qodir menambahkan sejak berdiri, BUMD yang bergerak dibidang migas ini naik turun memberikan konstribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, perlu ada penataan ulang di struktur direksi dan komisaris mengingat Gresik punya potensi yang luar biasa. “Kontribusi terbesar puncaknya pada tahun 2015 mencapai Rp 15 miliar. Setelah ituada perubahaan regulasi yang memaksa Gresik Migas sedikit mengalami kekosongan hingga 2016 sampai 2018. Tahun 2019 Gresik Migas hanya memberi konstribusi ke PAD Rp 1 miliar. Setelah itu, tahun 2020 hingga 2021 minus,”paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Komisaris Utama Gresik Migas yang baru, Ahmad Nadir menyatakan jajaran komisaris mencoba melakukan inovasi. Langkah ini diambil karena potensi migas di Gresik sangat besar. 

“Semoga dengan potensi besar migas di Gresik menjadi nyata bukan menjadi beban. Dengan struktur jajaran yang baru ini bisa menjalankan amanah agar Gresik Migas bisa memberi konstribusi lagi ke PAD,” terangnya. 

Direktur Utama Gresik Migas Habibullah mengaku bersyukur dan akan berkoordinasi memproyeksikan Gresik Migas berkontribusi menyumbangkan PAD. “Inovasi tentang proyeksi Gresik Migas kedepan.Mudah-mudahan diberi kelancaran dan kemudahan. Gresik Migas berkah bagi masyarakat Gresik,” katanya. (yad)

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB Selengkapnya

Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim

GRESIK,1minute.id – Buku tetap penting dan perlu. Pun, keberadaan perpustakaan masih dibutuhkan. Apalagi di pedesaan.  “Perpustaakan Ruang Waktu”, diantaranya.  Perpustakaan ini berada di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik tergolong ciamik sehingga masuk nominasi juara perpustakaan desa tingkat Jawa Timur.

Ketua Dewan Juri Lomba Perpustakaan Jatim Hasto Hendarto melakukan penilaian perpustakaan Ruang Waktu itu pada Jumat, 21 Mei 2021. Tim juri lomba diterima Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh.

Perpustakaan Desa Sukoanyar kandidat juara perpustakaan Desa tingkat Propinsi Jawa Timur. Dan calon wakil Jawa Timur menuju lomba perpustakaan desa tingkat Nasional. 

Pustakaan Mesin Waktu ini cukup asri. Buku-buku yang berjumlah sekitar 3000 unit tertata rapi. Perpustakaan ni juga menyimpan ratusan ribu naskah buku digital.Ruang pengunjung tertata apik sehingga nyaman dan menyenangkan berada di dalam perpustakaan. Apalagi dalam ruang perpustakaan ini ada kolam ikan sehingga pengunjung pun betah berlama-lama membaca.

Menurut Wabup Aminatun Habibah demam gadget seperti saat ini seakan sudah mengubah budaya masyarakat dari yang berbudaya membaca menjadi budaya mendengar. 

“Namun buku tetap unggul dibanding media baca yang lain. Fisik buku akan menjadi bukti otentik bagi ilmu yang pernah kita dapat dari membaca. Selain untuk diri sendiri, buku juga bisa dibaca oleh pihak lain yang tentu saja jumlahnya lebih dari seorang,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah memberi keyakinan kepada para pengunjung perpustakaan yang menghadiri penilaian lomba perpus desa tersebut.

Ia optimistis kondisi perpustakaan yang nyaman akan lebih banyak masyarakat yang suka membaca buku. Untuk itu penataan perpustakaan desa yang ada di Sukoanyar Cerme ini bisa di replikasi ditempat yang lain di Gresik.

Ketua Dewan Juri Hasto Hendarto saat menyampaikan sambutan mengatakan, satu hal yang penting perpustakaan desa harus berbasis inklusi sosial, yaitu menjadi pusat pemberdayaan dengan menyimpan buku-buku kebudayaan. Pusat Ilmu pengetahuan dan Pusat Pemberdayaan.

“Intinya perpustakaan saat ini harus bisa melayani segala jenis dan bentuk kebutuhan masyarakat terkait informasi. Tentu saja hal ini harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas IT,”kata Hasto.

Kepala Dinas kearsipan dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh bersama Camat Cerme Suyono selalu memantau keberadaan perpustakaan desa yang ada di wilayah Kecamatan Cerme tersebut. Suyono Camat Cerme melihat adanya kecenderungan masyarakat pelajar sekitar perpustakaan memanfaatkan tempat ini sebagai media untuk pembelajaran online.

“Selain sebagai sarana belajar daring dimasa pandemic ini, perpus desa juga bisa dipakai sebagai tempat pembelajaran dengan adanya kelengkapan buku-bukunya,”katanya. (yad)

Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim Selengkapnya

Kades Munggugebang Dikabarkan Melantik Kasi Pemerintahan di Surabaya


GRESIK, 1minute.id – Kepala Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng Wariyanto dikabarkan melantik Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Suparno pada Kamis, 20 Mei 2021. 

Pelantikan mantan Kepala BPD setempat itu dilakukan sekitar pukul 16.30. Acara sakral itu disaksikan undangan terbatas. Lokasi pelantikan dikabarkan kawasan pergudangan di Romokalisari Surabaya.

Sumber 1minute.id menyebutkan pelantikan Suparno itu dihadiri 16 orang. Mereka adalah orang dekat kepala desa dan keluarga Suparno. Mereka menumpang empat sampai lima mobil dengan tulisan rombongan pengantin. Sebuah foto yang di dapat 1minute.id pelantikan dilakukan sebuah tenda di lapangan dekat pergudangan di Romokalisari, Surabaya..

Pada kain tenda warna putih tertempel spanduk bertuliskan Pelantikan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik Tahun 2021. Kades Wariyanto memakai Pakaian Dinas Upacara (PDU). Sedangkan, Suparno memakai pakaian dinas harian (PDH)  warna kheki sedang di sumpah oleh petugas rohaniawan.

Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi dikonfirmasi 1minute.id mengaku tidak mengetahui pelantikan Kasi Pemerintahan Desa Munggugenbang itu..”Saya tidak tahu karena memang tidak ada pemberitahuan. Apalagi diundang,”kata Lukman pada Kamis malam, 20 Mei 2021.

Namun, mantan Kapolsek Panceng itu mengaku mendapatkan kabar adanya pelantikan Kasi Pemerintahan Suparno tu. “Saya dan anggota sedang mencari kebenaran informasi itu,”kata Lukman. Sementara Camat Benjeng Suryo Wibowo tidak bisa dikonfirmasi. Telepon genggamnya tidak aktif.

Seperti diberitakan ratusan warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng  lngeluruk balai desa setempat pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Mereka mendesak Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menunda pelantikan Suparno sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa setempat.

Penolakan massa itu membuat Wariyanto ciut nyali sehingga menunda pelantikan kasi pemerintahan desa setempat. Penolakan warga itu muncul karena  hasil penjaringan kepala seksi pemerintahan Desa Mungungebang, Kecamatan Benjeng, Gresik yang dilakukan oleh Panitia penjaringan Perangkat Desa (P3D) terdapat kejanggalan sehingga menuai kontroversi. 

Seleksi itu diikuti tiga peserta itu yakni Suparno dan istrinya, Sri Danarti. Keduanya lulusan kejar Paket C (setara SMA) serta Wildan Erhu Nugraha, alumnus Unair Surabaya.

Hasil seleksi tes tulis Suparno yang mantan Ketua BPD itu mendapatkan nilai sempurna yakni 100. Istrinya, Sri Danarti mendapatkan nilai nyaris sempurna yakni 99. Sedangkan, Wildan yang menjadi guru swasta itu mendapatkan nilai 68.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah menerima laporan adanya dugaan kejanggalan itu meminta inspektorat untuk melakukan investigasi. Sejumlah pihak terkait pelaksanaan seleksi perangkat desa itu telah dimintai keterangan. Investigasi belum kelar, kepala desa kebelet segera melantik Suparno. 

Massa yang peduli terhadap desa memggelar aksi demo menolak pelantikan kasi pemerintah. Kepala Desa setempat menunda rencana pelantikan. (yad)

Kades Munggugebang Dikabarkan Melantik Kasi Pemerintahan di Surabaya Selengkapnya

Khawatir Pengunjung Membludak, Destinasi Wisata Pilih Tutup di Lebaran Ketupat


GRESIK, 1minute.id – Sejumlah calon pengunjung destinasi di Kota Santri kecele pada Kamis, 20 Mei 2021. Pasalnya, lebaran ketupat tahun ini pengelola sejumlah tempat wisata itu memilih untuk tutup karena khawatir pengunjung membludak sehingga berpotensi terjadinya persebaran corona virus disease 2019 .

Destinasi wisata memilih tutup pada lebaran Ketupat itu adalah Wisata Indah Pasir Putih Delegan di Desa Delegan, Kecamatan Panceng ; Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah ; Edu wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Mengantu. Serta, Wahana air Dynasty Water World di Jalan Rantau GKB, Desa Sukomulyo, Manyar.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi keputusan pengelola destinasi untuk berperan serta melakukan ikhtiar mencegah persebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Alumnus Akpol 2001 itu wanti-wanti meminta pengelola tempat wisata untuk tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. “Lakukan pembatasan terhadap pengunjung dan perhatikan jam operasional, jangan melewati batas waktu yang telah ditetapkan,” tegas mantan Kapolres Ponorogo itu pada Kamis, 20 Mei 2021. 

Pihaknya, tambah perwira dua melati di pundak itu berjanji tetap akan terus mengawasi penerapan protokol kesehatan. “Mengingat masih didalam masa pandemi, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan, supaya mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus penyebarannya,”katanya.(yad) 

Khawatir Pengunjung Membludak, Destinasi Wisata Pilih Tutup di Lebaran Ketupat Selengkapnya

Terbukti 7 Kali Mencabuli Ibu Mertua, Oknum Polisi Divonis 3 Tahun Penjara


GRESIK, 1minute.id – Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nsh, terdakwa pencabulan mertua masih melawan. Oknum polisi  bertugas di Polsek Ujungpangkah, Gresik itu dengan lantang menyatakan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang menghukum penjara 3 tahun.

Vonis hakim diketuai Fatkur Rochman itu sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik A.Ferry Hary. “Saya tidak sependapat dengan putusan Majelis hakim dan melakukan upaya banding,”tegas terdakwa dalam sidang virtual itu pada Kamis, 20 Mei 2021.

Pada amar putusan, Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan perbuatan pencabulan secara berlanjut sebanyak 7 kali kepada saksi korban yakni mertuanya.

Pada putusan dijelaskan, perbuatan tidak terpuji yaang dilakukan terdakwa kepada mertuanya dilakukan sebanyak 7 kali periode bulan Desember 2019  hingga Februari 2020. 

“Pada keterangan saksi korban didapat bukti, bahwa terdakwa melakukan pencabulan dengan cara memaksa korban menyentuh alat kelaminnya serta menggesekan alat kelaminnya kepantat korban,”jelasnya.

Perbuatan cabul itu kepada ibu mertuanya itu dilakukan oleh terdakwa dirumah, dalam mobil di sebuah gang sempit juga melalui video call. Sebelum menjatuhkan vonis hukuman majelis mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan. 

Pertimbangan memberatkan, menurut majelis perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa itu telah mengakibatkan langsung atau tidak langsung menimbulkan keresahan masyarakat, terdakwa tidak mengakui perbuatan dan terdakwa anggota Polri seharus bertugas melindungi masyarakat.

Sedangkan, pertambangan yang meringankan selama sidang terdakwa bertindak sopan. “Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 289 KUHP yakni melakukan tindak pidana pencabulan secara berlanjut. Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 3 tahun,”tegas M.Fatkur Rochman saat membacakan putusan pada Kamis, 20 Mei 2021.

Atas vonis ini, terdakwa yang disidang secara virtual menyatakan banding. “Saya tidak sependapat dengan putusan Majelis hakim dan melakukan upaya banding,” tegas terdakwa. (yad)

Terbukti 7 Kali Mencabuli Ibu Mertua, Oknum Polisi Divonis 3 Tahun Penjara Selengkapnya

Diperkuat Atlet PON, Ketua KONI Targetkan Raih 5 Medali Emas di Peparprov Jatim

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 13 atlet difabel mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur di Surabaya. Mereka diberangkatkan oleh Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri dari Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 20 Mei 2021.

Mereka akan bertanding di cabang olahraga (cabor) atletik dan catur. Peparaprov Jatim di Surabaya itu berlangsung selama 5 hari mulai Kamis-Senin, 20-25 Mei 2021.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri mengatakan, tahun lalu atlet yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Gresik ini bisa meraih 2 emas.

“Tadi teman-teman akan bertanding di Pekan Peparprov Jatim di Surabaya ini menargetkan  4 sampai 5 medali emas,”kata dr Anis pada Kamis, 20 Mei 2021. Andri Bagus Sugianto, dan Imanuel Trisnanto, diantaranya atlet yang menjadi andalan untuk mendulang medali emas dalam Peparprov Jatim ini. 

Andri, Ketua NPCI Gresik ini terjun di Cabor Atletik. Sprinter asal Suci, Kecamatan Manyar bertanding di kelas sprinter 100 , 200 dan 400 meter. “Mas Andri pernah ikut PON 2016,”kata Muhammad Azizi Rabani, Phaser (pendamping lari) Andri Bagus Sugianto. Andri, atlet lari yang menyandang Tuna Netra.

Sedangkan, Imanuel Trisnanto akan bertanding di nomor lempar cakram dan tolak peluru. “Doakan Saya bisa meraih target emas,”kata Imanuel. 
Rencana pertandingan atlet difabel ini akan digelar di GOR AAL Bumimoro Surabaya pada Jumat besok, 21 Mei 2021 mulai pukul 06.00. “Ayo beri dukungan kepada atlet kita,”kata pengurus KONI Gresik lainnya. 

Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur di Surabaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari, mulai Kamis-Senin (20-24 Mei 2021). Kegiatan ini diikuti 26 Kabupaten dan 8 Kota. Ada 4 cabang olahraga akan dipertandingkan,  yakni atletik, badminton, tenis meja dan catur. (yad)

Diperkuat Atlet PON, Ketua KONI Targetkan Raih 5 Medali Emas di Peparprov Jatim Selengkapnya

Aliansi Rakyat Gresik Aksi Bela Palestina

GRESIK, 1minute.id – Dukungan untuk kemerdekaan Palestina terus mengalir. Kali ini, bertepatan Hari Kebangkitan Nasional ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Gresik (ARG) menggelar aksi solidaritas untuk Rakyat Palestina di depan gedung DPRD Gresik pada Kamis, 20 Mei 2021.

Mereka long march dari depan Pendapa Bupati menuju gedung parlemen di Jalan KH Wachid Hasyim dengan kawalan aparat kepolisian. Koordinator Aksi Safiudi mengecam dan mengutuk serangan Israel terhadap rakyat Palestina. Serangan itu mengakibatan ratusan rakyat Pelestina meninggal dunia. 

“Saat ini yang dibutuhkan rakyat Palestina sebuah solidaritas. Tindakan nyata mendukung kemerdekaan Palestina,”tegas Saifudin yang juga Ketua Gerakan Penolak Lupa (Gepal) Gresik itu.

Tidak lebih 30 menit massa berorasi. Mereka kemudian menuju monumen Keris Sumilang Gandring di simpang empat Sentolang Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas.

Sebelum mengakhiri aksi mereka membacakan lima poin tuntutan. Yakni, Hentikan serangan Israel dalam bentuk apa pun terhadap rakyat Palestina ; Pemerintah Israel dan imperialisme Amerika harus bertanggungjawab atas serangan dan penderitaan rakyat Palestina.

Selanjutnya, Dewan Keamanan PBB harus bertindak tegas terhadap Israel yang telah melakukan kehahatan dan pelanggaran HAM terhadap rakyat Palestina.
Berikutnya, Rezim Jokowi harus bersikap tegas atas kejahatan Israel terhadap Palestina dan Usir Israel dari Jalur Gaza. (yad)

Aliansi Rakyat Gresik Aksi Bela Palestina Selengkapnya

Massa Gagalkan Pelantikan Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang

GRESIK, 1minute.id – Ratusan warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng  ngeluruk  balai desa setempat pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Mereka mendesak Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menunda pelantikan Suparno sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa setempat.

Penolakan massa itu membuat Wariyanto ciut nyali sehingga menunda pelantikan kasi pemerintahan desa setempat. Massa mulai merangsek balai desa sekitar pukul 20.00. Mereka membawa sejumlah poster yang berisi penolakan pelantikan Suparno sebagai Kasi Pemerintahan Desa.

Selain menolak rencana penolakan kasi pemerintahan, massa juga mendesak aparat terkait untuk melakukan audit keuangan dana desa setempat. Aksi penolakan yang nyaris menimbulkan gesekan massa membuat Wariyanto berpikir seribu kali untuk meneruskan agenda pelantikan Kasi Pemerintahan sehingga memilih untuk mempending pelantikan.

Pada Rabu, 19 Mei 2021 sekitar pukul 17.30, atau sekitar 2 jam sebelum acara pelantikan, Kades Wariyanto optimistis pelantikan Suparno sebagai Kasi Pemerintahan Desa bisa lancar. Sesuai dengan dalam undangan yang dibuat. Meski, rencana itu tanpa “restu” dari pemerintah.

“Ya kami tetap melaksanakan saja,”kata Wariyanto singkatnya sambil berjalan menuju mobil berwarna putih yang ditumpanginya.
Disinggung mengenai rencana pelantikan di tengah kontroversi hasil seleksi dan investigasi dari inspektorat yang masih berlangsung, Wariyanto hanya menjawab singkat. “Insya Allah, insya Allah, insya Allah,”kata dia.

Untuk diketahui, hasil penjaringan kepala seksi pemerintahan Desa Mungungebang, Kecamatan Benjeng, Gresik yang dilakukan oleh Panitia penjaringan Perangkat Desa (P3D) menuai kontroversi. Ada yang menduga proses penjaringan ada kejanggalan.

Hasil seleksi perangkat desa Munggugebang itu menjadi polemik. Seleksi yang diikuti tiga peserta. Yakni, Suparno dan istrinya, Sri Danarti. Keduanya lulusan kejar Paket C (setara SMA) serta Wildan Erhu Nugraha, alumnus Unair Surabaya.

Hasil seleksi tes tulis Suparno yang mantan Ketua BPD itu mendapatkan nilai sempurna yakni 100. Istrinya, Sri Danarti mendapatkan nilai nyaris sempurna yakni 99. Sedangkan, Wildan yang menjadi guru swasta itu mendapatkan nilai 86.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah menerima laporan adanya dugaan kejanggalan itu meminta inspektorat untuk melakukan investigasi. Sejumlah pihak terkait pelaksanaan seleksi perangkat desa itu akhirnya dimintai keterangan.

Investigasi belum kelar, kepala desa seakan sudah kebelet melantik Suparno. Massa yang peduli terhadap desa memggelar aksi demo menolak pelantikan kasi pemerintah. Kepala Desa setempat menunda rencana pelantikan. (yad)

Massa Gagalkan Pelantikan Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang Selengkapnya