Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya

Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar apel gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 26 April 2021. Apel kesiapan pengamanan larangan mudik lebaran itu dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Hadir dalam apel itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua MUI Gresik KH Moh Mansoer Shodiq, dan Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar.

Wakil Bupati Gresik Amimatun Habibah mengatakan, pemerintahan pusat melalui Satgas Covid-19 telah mengeluarkan edaran tentang larangan mudik.  Satgas Covid-19 Gresik telah melakukan kegiatan operasi pencegahan penyebaran virus corona.

Antara lain, operasi yustisi dan penyekatan jalur pemudik. Polda Jatim  telah menyiapkan 7 titik penyekatan yang diharapakan dapat meminimalisir pergerakan masyarakat dalam rangka merayakan Idul Fitri.

“Mari kita  laksanakan deteksi dini serta pemetaaan kerawanan di setiap daerah agar dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

DENAH : Lokasi Pos Sekat dan Pos Pam di Wilayah Polres Gresik

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pemerintah  mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi mulai 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur bersamß Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Apel dilaksanakan bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh personil gabungan terdiri dari Polres, Kodim dan Pemkab untuk mengamankan kebijakan pemerintah tersebut.

“Tujuan apel pelaksanaannya berjalan optimal dimana berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan yakni pencegahan penyebaran Covid-19,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Data diperoleh 1minute.id, penyekatan jalur mudik ini, akan diterjunlan 236 personil Polres Gresik . Ada enam pos pam sekat terpadu dan dua pos pam (yad)

Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam Selengkapnya

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua proyek terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Pembangunan tahap dua proyek terowongan ini menghubungkan Kompleks Perumahan Randuagung dengan Perumahan Gresi Kota Baru ini diperkirakan membutuhkan waktu 4 bulan. “Secara pasti, hubungi binamarga,”ujar Gunawan.

Proyek Underpass tahap dua ini membutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. 

Dalam pengamatan 1minute.id pada Senin, 26 April 2021 belum terlihat adanya aktivitas pembangunan dari sisi Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan GKB. Bangunan trowongan masih ditutup pagar seng. Sedangkan, dinding yang longsor dikerupi terpal warna biru.

Seperti diberitakan, proyek underpass dikerjakan mulai tahun lalu, 2020. Tahap pertama pekerjaan konstruksi dengan anggaran sekitar Rp 4,23 miliar. Proyek dikerjakan CV Wijaya asal Lamongan. Tahun ini, anggaran sekitar Rp 4,9 miliar. Selama dua tahap proyek yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sekitar Rp 9,1 miliar. (yad)

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan Selengkapnya

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui istri awak kapal KRI Nanggala-402 di Kompleks Perum Kota Baru Driyorejo (KBD) pada Minggu, 25 April 2021.

Mantan Wali Kota Surabaya itu ditemui  keluarga Kapten Yohannes di ruang tamu. Risma didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Istri KSAL Veronica Yudo Margono dan istri Koarmada II Surabaya Ria I.N.G Sudihartawan.

Dalam pertemuan Risma memberikan dukungan moril kepada para istri patriot bangsa yang menjadi awak kapal selam, KRI Nanggala-402 itu. 
Pencarian kapal  masih terus dilakukan oleh TNI Angkatan laut, Basarnas dan lainnya. Risma memintan keluarga prajurit untuk bersabar. 

Masyarakat Indonesia tetap mendoakan untuk yang terbaik bagi putra-putra terbaik di KRI Nanggala-402 itu.  “Tadi hanya memberikan nasihat saja supaya sabar,”kata Risma.

Seperti diberitakan, sebanyak 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes ; Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. 

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402

GRESIK,,1minute.id – Tim pencari dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 terus melakukan pencarian. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat Kota Santri ikut berdoa untuk keselamatan semua awak kapal selama KRI Nanggala-402.

Data dihimpun 1minute.id ada 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes : Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 adalah putra terbaik bangsa dan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

BUPATI Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail bersama keluarga kru kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

“Memohon doa kepada seluruh warga Gresik, doa yang terbaik untuk prajurit TNI AL sedang bertugas demi NKRI,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 25 April 2021.

Gus Yani bersama forkopimda, beserta Menteri Sosial Tri Rismaharini, istri Panglima dan istri KSAL  mengunjungi kediaman lima prajurit terbaik bangsa.

Mereka memberikan support moral kepada keluarga patriot bangsa itu. Mereka akan terus memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

“Doa kami yang terbaik untuk para prajurit TNI AL yang sedang bertugas di kapal selam KRI Nanggala 402. Semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan keselamatan bagi mereka yang sedang menjalankan tugas demi NKRI,”kata Gus Yani.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika silaturahmi dengan salah satu keluarga awak kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak jalanan terlihat semringah pada Sabtu, 24 April 2021Mereka tersenyum bahagia karena bisa salat maghrib dan buka berjamaah bersama para pengurus Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag).

Buka puasa dan salat berjamaah dilakukan di rumah belajar anak  jalanan (Anjal) di kompleks terminal angkutan kota dan desa di Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu.

“Kami senang bisa berbagi dengan anak-anak kurang beruntung,”kata pengurus Asbag Siti Fitria. Fitri mengatakan, selama bulan suci Ramadan ini paket sembako itu dikumpulkan dari anggota Asbag dan donasi masyarakat yang peduli kepada sesama yang secara ekonomi kurang beruntung. Anak yatim dan anjal, diantaranya.

Pembimbing di rumah belajar anak jalanan Ustadzah Iin Budiarti bersyukur ada pihak yang memberikan bingkisan bagi binaannya.

“Kami sangat bahagia dan sangat bersyukur,  beberapa kelompok masyarakat dan juga pribadi yang memberikan support pada kami. Sumbangan ini akan kami bagikan secara langsung kepada mereka yang berhak,”kata Iin-sapaan- ustadzah Iin Budiarti. (yad)

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah Selengkapnya

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting


GRESIK,1minute.id – Suwardi sedang sial. Lelaki 46 tahun itu babak belur dihakimi massa karena terpergok mencuri seekor kambing betina di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Beruntung, polisi cepat datang sehingga nyawa lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik terselamatkan.

Informasi yang dihimpun, Suwardi berlagak sebagai seorang pencari rumput. Lelaki 46 tahun mengendarai sepeda motor matik yang bagian belakangnya terdapat karanjang kayu atawa ronjot. 

Lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik itu mengisi ronjot itu dengan rumput. Ketika berada di dekat kandang kambing di area tambak di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Suwardi lalu turun. Dia mengendap masuk kandang kambing milik Nurul Yaqin, 47, warga setempat. 

Saat itu, kondisi desa sepi. Karena kaum adam sedang salat Jumat. Suwardi lalu menyergap seorang domba betina yang sedang bunting. Kambing itu lalu dimasukkan dalam ronjot lalu ditutupi dengan rumput. 

Nahas, aksi Suwardi itu diketahui Kamlah, warga setempat dan memberitahukan kepada masyarakat. Suwardi yang semula semringah membayangkan menikmati hasil jerih payah yang secara tidak benar itu memacu motornya. Sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, sejumlah warga Desa Wadak Kidul menghadangnya. 

Suwardi mulai gerogi. Apalagi, massa terlihat mulai kehilangan kesabaran berusaha membongkar isi ronjot. Saat itu, melihat salah satu bagian rojot bergerak-gerak. Begitu dibongkar ada seekor domba betina sedang bunting. Kedua kakinya terikat. 

Massa lalu menghajar. Beruntung ada polisi di sekitar lokasi sehingga aksi main hakim sendiri bisa dihentikan aparat. Suwardi dan barang bukti dibawa ke mapolsek Duduksampeyan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra membenarkan penangkapan pelaku pencurian hewan (curwan) itu. “Pelaku terpaksa mencuri. Tersangka baru kali pertama mencuri,”ujar Iptu Sugeng Ari Putra pada Sabtu, 24 April 2021.

Dalam pemeriksaan, tersangka Suwardi sebelumnya bekerja pembuat mebel. Sejak pandemi Covid-19, ia tidak bekerja karena orderan sepi. “Tersangka nekat mencuri untuk menambah penghasilan dan mencukupi kebutuhan menjelang lebaran,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu.

Penyidik menjerat Suwardi dengan pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP) tentang pencurian ternak. “Tersangka kami tahan,”katanya. Suwardi kini hanya bisa menyesal. Karena ia tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercintanya. (yad)

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting Selengkapnya

Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik

GRESIK,1minute.id – Pondok rehabilitasi Covid-19 stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) reaktiviasi lagi. Reaktivasi pusat isolasi pasien terpapar corona itu bukan karena wabah membludak. 

Akan tetapi, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik dipersiapkan untuk para tenaga migran yang pulang kampung menjelang lebaran nanti.

Rencana aktivasi stadion G-Jos itu diputuskan dalam rapat koordinasi di kantor Bupati Gresik dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 23 April 2021.

Fokus yang dibahas pada rapat tersebut yaitu mempersiapan segala sesuatunya bagi pekerja migran asal Gresik yang terlanjur mudik ke Gresik. Mereka yang terlanjur mudik tersebut langsung masuk karantina selama 5 hari di Ruang Isolasi Gelora Joko Samudro (G-Jos) Gresik.

“Kita harus membuat kebijakan tentang para pekerja migran ini.Tentu saja, kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah terlanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tidak mungkin kita menyuruh balik Kembali,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

“Tentu saja kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru,”sambungnya. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menyiapkan G-Jos menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta  menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini,”kata Abimanyu. 

Meski sudah ditutup sebagai Ruang Isolasi Covid-19 sejak 29 Meret 2021 seiring menurunnya paparan Covid di Gresik. Namun sarana prasarana ruang isolasi Covid G-Jos degan 140  tempat tidur masih di pertahankan.

Hanya tenaga Kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke GJos harus di tes swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negatif Covid.

“Besok pagi ini,  Sabtu,  24 April 2021 semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan kami tes swab kembali. Selanjutnya langsung kita melaksanakan aktivitas,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Selain kebijakan karantina pekerja migran, pada rapat tersebut memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Rakor kali ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail dan Wakapolres Gresik, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI dan seluruh anggota Satgas Covid 4. (yad) 

Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik Selengkapnya

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melakukan adendum aturan mudik. Pembaruhan mudik semakin ketat. Selain melarang mudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Pemerintah bakal melakukan pengetatan prosedyr perjalanan masyarakat mulai 22 April sampai 5 Mei, dan dari 18 hingga 24 Mei 2021.

Pemerintah  memutuskan mengetatkan aturan perjalanan mudik. Selain melarang mudik dilakukan pada 6 hingga 17 Mei 2021, pemerintah juga bakal mengetatkan prosedur perjalanan bagi mereka yang berpergian pada 22 April sampai 5 Mei 2021, dan dari 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Ketentuan baru tersebut tertera dalam Addendum Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 yang dikeluarkan 21 April 2021.

Surat edaran tersebut ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Doni Monardo.

“Maksud dari Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama 14 hari peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H + 7 perjalanan mudk (18 Mei -24 Mei 2021),” demikian tertulis dalam surat edaran.

Adapun tujuan adendum yang menambah waktu pembatasan mudik itu ialah untuk mengantisipasi arus pergerakan penduduk. Hal ini untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid 19. Sebelumnya pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang membatasi larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei 2021. (*)

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat Selengkapnya

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup

GRESIK,1minute.id – Muhammad Yunus tidak bergairah. Padahal, ia baru mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebagai penilik kabupaten.

Ada 38 orang penilik dan 8 orang pamong belajar lainnya senasib dengan Yunus itu. Mengapa mereka tidak semringah sehingga wadul kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sejak tertibnya peraturan bupati (Perbup) nomor 1 tahun 2021, TTP yang mereka terima hanya 60 persen, kurang 40 persen per Februari 2021. Karena itulah, Yunus, koordinator penilik meminta kepada Wabup perempuan pertama di Kota Santri ini untuk membatalkan Perbup nomor 1 tahun 2021 itu. 

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen (sesuai dengan aturan Perbup nomor 07/2020). Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40 persen. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” kata Yunus. 

Menurut keterangan beberapa penilik, tentang tugas kerja penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga PAUD di Gresik. Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga PAUD membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Antara lain, menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.  

Menanggapi keluhan para penilik dan pamong belajar, Wabup Gresik Aminatun Habibah berjanji mempelajari perbup 01/2021 yang dikeluhkan mereka itu kepada dinas pendidiksn dan BPPKAD Gresik. 

“Tolong beri saya semua dokumennya. Nanti, Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten,”kata Bu Min -sapaan-Wabup Aminatun Habibah. (yad)

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup Selengkapnya