Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat


GRESIK,1minute.id – Ratusan personil TNI, Polri dan Pol PP dikerahkan untuk melakukan pengamanan perayaan ibadat Misa Jumat Agung pada Jumat, 2 April 2021. 

Pengamanan ketat itu dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman bagi umat kristiani di Gresik ketika melakukan ibadat di gereja atau tempat ibadat memperingati Wafatnya Isa al Masih

Ibadat Jumat Agung merenungkan dan memperingati misteri sengsara dan wafatnya Yesus disalib demi menebus dosa umat manusia berlangsung khidmat.

Sebelum umat Kristiani beribadat, polisi melakukan sterilisasi gereja. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya di tempat ibadat umat kristiani itu. Pengamanan gereja ini dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainal Arifin.

Sterilisasi adalah standar operasional prosedur (SOP). Peringatan Jumat Agung ini petugas keamanan gereja bersama aparat keamanan melakukan pemeriksaan barang bawaan jemaat. Selain itu, petugas juga mewanti-wanti untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zainal Arifin  mengatakan pengamanan gereja maupun rumah Ibadah sebagai upaya Polri dalam pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Caranya, menyiapkan pengamanan pada titik – titik rawan gangguan kamtibmas, melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dalam setiap kegiatan ibadat untuk pengamanan dan meningkatkan deteksi dini.
“Kami menerjunkan sebanyak 346 personil kegiatan ibadat baik di gereja maupun rumah ibadat pada pagi ini,”kata Kompol Zainal Arifin. (yad)

Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat Selengkapnya

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembelajaran tatap muka terus dimatangkan. Rencananya, Wakil Bupati Gresik Aminatun akan bertemu dengan semua stakeholder untuk membahas rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin nanti, 5 April 2021.

Pembelajaran tatap muka mulai serius dibahas, seiring perkembangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menunjukkan tren berkurang. Gresik yang semula zona merah kini masuk zona kuning. 

Selain itu, sudah ada Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Dalam panduan PTM antara lain, jarak antarsiswa dalam kelas 1,5 meter, maksimal 18 siswa dalam kelas atau 50 persen dari kapasitas kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim membebas sekolah untuk memecahan rombel di kelas. Bisa dua kali atau tiga rombel.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab terus mematangkan rencana PTM. “Senin depan , Bu Min akan melakukan pertemuan membahas PTM,”kata Gus Yani dan dibenarkan Aminatun Habibah pada Kamis, 1 April 2021. “Kita akan fokus pendidikan dulu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Selengkapnya

Wamentan Apresiasi Program Agro Solution, Gairahkan Milenial untuk Bertani

GRESIK,1minute.id – Program Agro Solution dikembangkan Pupuk Indonesia mendapatkan apresiasi dari Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat berkunjung ke Petrokimia Gresik pada Kamis,1 April 2021. 

Sebab, program Agro Solution itu sebagai upaya Pupuk Indonesia untuk mengakomodasi petani agar tidak bergantung pada pupuk subsidi. Juga, bertujuan menarik minat generasi milenial, karena program ini menawarkan keuntungan yang sangat menjanjikan.

“Kita harus menjaga dan membuat profesi petani ini menarik. Jadi dengan adanya program Agro Solution, mudah-mudahan bisa menjawab tantangan ini,”ujar Harvick. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman menambahkan hasil uji coba program Agro Solution di Kabupaten Jember, Banyuwangi, Bima, Dompu, Ponorogo, dan sebagainya, petani berhasil meningkatkan produktivitas tanamannya. 

“Panen gabah kering naik 55 persen, jagung kering naik 45 persen. Adapun keuntungan petani padi naik hingga 91 persen dan jagung kering naik hingga 60 persen,”ujar Bakir. 

Dalam program ini, lanjutnya, Pupuk Indonesia memberikan kawalan lengkap off farm dan on farm. Pada kegiatan off farm, Pupuk Indonesia memberikan akses permodalan kepada petani, bimbingan teknis, akses terhadap asuransi dan memberikan jaminan offtaker hasil panen.

Sedangkan di on farm, Pupuk Indonesia menyediakan produk agro input berkualitas, baik itu pupuk, benih, pestisida dan lain sebagainya. Juga memberikan kawalan teknologi dan bimbingan teknis.

Program Agro Solution ini telah dilaksanakan pada 10.861 hektare lahan di berbagai wilayah Indonesia. Pada 2021  target mencapai 50 ribu hektare. Hasil program ini mampu meningkatkan hasil panen dari rata-rata 5 sampai 6 ton menjadi 8 hingga 10 ton per hektare. 

“Harapannya bila produktivitas meningkat, maka pendapatan petani juga meningkat sehingga mereka mampu membeli pupuk non-subsidi dan tidak lagi tergantung pada pupuk bersubsidi,”kata Bakir. (yad)

Wamentan Apresiasi Program Agro Solution, Gairahkan Milenial untuk Bertani Selengkapnya

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Hari ini, genap sebulan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Sejumlah gebrakan telah dilakukan di program 99 hari kerja Nawa Karsa.Program untuk mewujudkan “Gresik Baru”.

Namun, duet Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama itu belum sreg akan kinerja anak buahnya. Antara lain, pelayanan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta -dulu bernama- PDAM Giri Tirta itu.

Indikatornya netizen masih menyoroti buruknya kinerja perusahaan yang dipimpin oleh Siti Aminatus Zariyah itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dihadapan Kajari Gresik Heru Winoto, kepala seksi kejari Gresik dan para kepala cabang Giri Tirta mengaku baru ngeh di struktur organisasi Perumda ada kepala cabang.

“Artinya, struktur organisasinya gemuk. Seharusnya dibarengi layanan lebih maksimal,”sentil Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 April 2021. Gus Yani meminta komitmen para kepala cabang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

“Apakah anda semua untuk berubah?”tanya Gus Yani dan dijawab siap secara bersamaan. “Mudah-mudahan bisa berubah. Dan ini terus menjadi evaluasi,”imbuh Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Kehadiran direksi dan jajaran pimpinan cabang untuk menyaksikan MoU pendampingan Hukum antara Perumda Giri Tirta dan Kejaksaan Negeri Gresik yang dilakukan Direktur Utama Siti Aminatus Zariyah dengan Kajari Gresik Heru Winoto.

Dirut Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah meminta kepada seluruh pegawainya untuk lebih kerja keras. Melakukan inovasi, sinergitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (yad)

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta Selengkapnya

Stok Pupuk Tercukupi, Wamentan Optimistis Bisa Swasembada Pangan

GRESIK, 1minute.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia pada Kamis, 1April 2021.

Kunjungan Wamentan Harvick itu untuk memastikan kesiapan produksi pupuk subsidi memasuki musim tanam kedua pada tahun ini. 

Menurut Harvick, kunjungan ke PT Petrokimia Gresik untuk memantau kesiapan musim tanam kedua bulan April-Mei 2021 ini, dan memastikan pupuk tersedia untuk masyarakat petani.

“Sesuai arahan Presiden, kami di sini memastikan kebutuhan pupuk untuk petani tercukupi, sehingga target pemerintah untuk swamsembada pangan bisa terlaksana,”ujar Harvick.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman di hadapan Wamentan menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan selama enam minggu ke depan. 

“Kami selalu berusaha memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang ada, baik itu Permendag maupun Permentan,”ujar  Achmad Bakir Pasaman. 

“Stok tersebut lebih dari tiga kali lipat dari stok minimum pemerintah, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam ini,”lanjutnya. 

Ia menambahkan, untuk membantu kelancaran penyaluran pupuk subsidi, Pupuk Indonesia didukung jaringan distribusi yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, yaitu memiliki sembilan unit pengantongan, enam unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk.

Kemudian, 595 gudang dengan kapasitas 3,1 juta ton, dan memiliki jaringan distributor sebanyak 1.200 dengan 29.000 lebih kios resmi. 

Pupuk Indonesia juga telah menerapkan teknologi 4.0 dalam pendistribusian pupuk, melalui sistem Distribution Planning and Control System yang dapat memonitor posisi pengiriman barang, dan memantau stok hingga ke level kios secara real time. Sehingga potensi kelangkaan atau kekurangan stok dapat dicegah sejak dini. (yad)

Stok Pupuk Tercukupi, Wamentan Optimistis Bisa Swasembada Pangan Selengkapnya

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres

GRESIK,1minute.id – Lima Polsek di jajaran Polres Gresik tidak bisa melakukan tindakan penyidikan. Lima Polsek itu adalah Polsek Benjeng, Balongpanggang dan Polsek Pelabuhan. Kemudian, Polsek Tambak dan Sangkapura. Kedua polsek itu berada di Pulau Bawean sekitar 80 mil dari Gresik.

Polsek-polsek tersebut hanya bertugas untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu.

Program prioritas di bidang transformasi,  penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.

“Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu,” tulis Sigit dalam surat keputusan itu.

Sementara atas surat keputusan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menerangkan kesiapannya bahkan akan maksimal dalam melayani masyarakat. “Secara prinsip kami siap melaksanakan. Akan lebih kedepankan fungsi preemtif dan preventif,”alumnus Akpol 2001 kepada wartawan (yad) 

Lima Polsek Fokus Pelihara Kamtibmas, Penyidikan Ditangani Polres Selengkapnya

Sinergi Bakorwil, Pemprov dan Empat Daerah, Percepat MoU Normalisasi Kali Lamong


GRESIK,1minute.id – Percepatan normalisasi Kali Lamong membuat empat kabupaten/kota bersatu. Mereka sepakat untuk menemui kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (Kemen-PUPR) di Jakarta. 

Selain itu, empat kepala daerah yakni Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Surabaya dengan difasilitasi Pemprov Jatim dan Bakorwil II Bojonegoronakan mendesak BBWS meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk normalisasi Kali Lamong. Sebab, penanganan Kali Lamong tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus dilakukan secara bersama-sama.

Kesamaan persepsi, sinergitas antardaerah itu tercetus dalam sinkronisasi percepatan pembangunan sistem pengendali banjir Kali Lamon di ruang Graita Eka Praja  Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 1 April 2021.

Rakor itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bakorwil Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Jatim Jempin Marbun serta Perwakilan BBWS Bengawan Solo,  Kepala Dinas PU Gresik Gunawan Setijadi dan perwakilan Dinas PU dari Lamongan, Mojokerto dan Surabaya.

Dalam rapat yang berlangsung satu jam lebih itu menyimpulkan, pengendalian banjir Kali Lamong, tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri harus bersama-sama.  “Perencanaan kegiatan oleh BBWS. Jadi untuk kabupaten dan Kota terlintas untuk samakan persepsi perencanaan kabupaten seperti apa akan kita selaraskan dengan Perencanaan BBWS,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Perpres nomor 80/2019 merupakan satu apresiasi dari provinsi Jatim. Maka kabupaten/kota yang teraliri Kali Lamong , mengusulkan duduk bersama melakukan normalisasi. Harapannya, BBWS memberikan kelonggaran kepada kabupaten dan kota masing-masing membantu melakukan normalisasi. Pengerukan Kali Lamong.

“Bersama Kabupaten Mojokerto, Lamongan ingin punya satu cantolan, punya kewenangan sungai Kali Lamong beserta cucu sampai cicit-cicitnya Kali Lamong agar kita mengoptimalisasi air curah hujan tinggi bisa kita alirkan ke waduk-waduk kita. Kita sepakat dan dikomandoi oleh Bakorwil Bojonegoro dan BBWS mudah-mudahan ibu Gubernur hadir dalam MoU tersebut,”imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Provinsi membuka lebar berusaha lari kencang memberikan regulasi yang mudah. “Ini tidak boleh disia-siakan kabupaten dalam hal ini, Gresik memang lebih sedikit maju studi larap sudah selesai. Tinggal menentukan penentuan lokasi perencanaan BBWS, maka mudah-mudahan tahun ini pembangunan tanggul pembebasan lahan kali lamong dimulai tahun ini tentunya,”harapnya.

Rencana jangka panjang, penentuan lokasi sudah dipaparkan oleh Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jatim Jempin Marbun. 

Jempin Marbun menyatakan pihak Pemprov akan menerbitkan penetapan LLokasi (penlok) sekitar 50 hari sejak pengajuan. Hal ini apabila semua syarat yang telah ditentukan sudah beres.

Pejabat Pemprov Jatim ini merinci profil pengendalian Kali Lamong di Gresik meliputi 6 kecamatan dengan total luas 282,78 hektare atau 2.391 bidang. Rinciannya TKD 79 bidang, Wakaf 2 bidang, Pemerintah 1 bidang dan masyarakat 2.309 bidang.  

“Untuk penentuan lokasi di atas 5 hektare kewenangan Provinsi, dibawah 5 hektare kewenangan daerah,”kata Jembun Marbun.

Kepala Bakorwil Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati menyebut pertemuan ini sudah selangkah lebih maju. Kesimpulan yang dihasilkan memiliki progres untuk mempercepat normalisasi Kali Lamong.

“Saya siap koordinasi dengan Pemprov untuk menekan MoU, saya juga siap untuk menjadi koordinator bersama kepala-kepala daerah yang dilintasi Kali Lamong,”katanya. (*)

Sinergi Bakorwil, Pemprov dan Empat Daerah, Percepat MoU Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Gunakan Kartu Tani, Tebus Pupuk Subsidi Kini Non Tunai


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong penebusan pupuk bersubsidi lebih praktis. Antara lain, melalui Kartu Tani. Dinas Pertanian Gresik menggandeng bank plat merah, BNI 46 untuk penebusan kuota pupuk petani.

Bank BUMN ini menyediakan mesin EDC di setiap agen dan kios resmi pupuk bersubsidi. Petani yang bisa menebus pupuk harus sesuai elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK). Kartu ini berisi data pribadi, luas lahan, dan alokasi pupuk bersubsidi. Transaksi penebusan pupuk nontunai atau cashless.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap penebusan pupuk bersubsidi berdasarkan RDKK tidak dipersulit karena faktor administrasi. Kejadian di Balongpanggang dan Benjeng, petugas salah input NIK (nomor induk kependudukan) mengakibatkan petani tidak bisa menebus jatah pupuk bersubsidi.

“Padahal, musim tanam terus berjalan. Petani tidak bisa menanam karena kesulitan pupuk,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. Kartu Tani menjadi harapan baru bagi petani garda terdepan menjaga ketahanan pangan Indonesia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro mengatakan, jumlah petani Gresik berjumlah 94 ribuan. Kartu tani yang baru tersalurkan 43 ribuan. Kartu Tani itu dimulai 2017. “Tapi, baru diaplikasi tahun ini,”kata Eko. 

Selama tiga tahun itu, ada sejumlah kartu tani yang hilang atau rusak. “Launching ini, untuk mendorong petani segera melapor bila kartu taninya hilang atau rusak,”ujar Eko.

Kabupaten Gresik, salah satu kabupaten lumbung pangan di Jatim. Hasil produksi beras kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mencapai 270 ribu hingga 300 ribu ton pertahun. Jumlah penduduk 1,3 juta mengonsumsi sekitar 140 ribu ton per tahun. “Rata-rata Gresik masih surplus 110 – 120 ribu ton per tahun,”terang Eko. (*)

Gunakan Kartu Tani, Tebus Pupuk Subsidi Kini Non Tunai Selengkapnya

Diduga ada Kerugian Rp 50 Miliar, Penyidik KPK Periksa Dirut PDAM Giri Tirta selama Diperiksa 5 Jam

“Saat itu yang melakukan MoU bukan saya tapi Pak Muhammad”

Dirut PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah

GRESIK,1minute.id – Direktur utama PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah buka suara terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Ia mengaku diperiksa selama 5 jam di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakikan Jawa Timur pada Selasa, 30 Maret 2021. Selama lima jam itu, Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah dicecar terkait MoU, manajemen PDAM Giri Tirta dengan dua rekanannya pada 2012.

Manajemen waktu itu dipimpin Muhammad, kini legislator di DPRD Gresik. MoU itu diduga mengakibatkan kerugian negara puluhan miliar. Ada yang menyebut Rp 50 miliaran.

“Saya ditanya seputar penyusunan studi kelayakan feasibility study atau FS. Pertanyaannya hanya seputar itu serta bagaimana masalah penyerapan anggarannya,” ujar Risa pada Rabu, 31 Maret 2021.

Selain pemeriksaan, penyidik lembaga antirasuah itu juga melakukan pengecekan lokasi di dua perusahaan rekanan PDAM yakni, Legundi dan Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. “Saat itu yang melakukan MoU bukan saya tapi Pak Muhammad,”jelasnya.

Sayangnya, Muhammad tidak bisa dikonfirmasi. Selulernya tidak aktif. Gawai milik legislator DPRD Gresik itu tidak dilengkapi aplikasi WhatsApp. 1minute.id mencoba konfirmasi SMS belum ada jawaban.

Modus operandi manajemen melakukan patgulipat dengan dua perusahaan itu terbilang sangat rapi. Namun, seperti pepatah, serapi-rapi menyimpan bangkai, bau tidak sedap itu pasti akan tercium juga.

Mengutip dari Jatimnet.com, dugaan korupsi itu dilaporkan salah satu mantan bawahan Dirut Muhammad pada 2015. Potensi kerugian berkisar Rp 50 miliar. Namun, ditampik oleh Dirut saat itu.

Laporan kala itu, PDAM membeli air dari PT DBT Rp 2.500 meter kubik. Sementara, hrga air produksi PDAM itu sekitar Rp 1.000-1.200 meter kubik itu. PDAM Gresik kemudian menutup produksi air bersih sebanyak 100 liter per detik.  Kapasitas produksi air PDAM saat itu, sekitar 550 meter kubik per detik menjadi 450 meter kubik per detik.

PT Dewata Bangun Tirta (DBT) melakukan MoU dengan PDAM Gresik terkait proyek instalasi air di Legundi, Kecamatan Driyorejo dengan investasi Rp 47 miliar. Sementara PDAM dengan rekanan PT Drupadi Agung Lestari (DAL), proyek rehabilitasi operasi transfer di Krikilan, Driyorejo dengan investasi sebesar Rp 86 miliar.

Kontrak kerjasama dengan dua rekanan itu selama 25 tahun. Saat ini, baru berjalan 8 tahunan. (yad)

Diduga ada Kerugian Rp 50 Miliar, Penyidik KPK Periksa Dirut PDAM Giri Tirta selama Diperiksa 5 Jam Selengkapnya

Gresikpedia dan Gresik Akas 112 Diluncurkan, Respon Lambat Lapor Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak menginginkan peluncuran layanan pengaduan masyarakat berbasis android sekadar serenomial.

Bupati Fandi Akhmad Yani meminta operator pengaduan untuk merespon cepat setiap pengaduan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengakuntidak segan-segan mengevaluasi jika ada respon lambat.

“Respon lambat akan kami evaluasi, mudah-mudahan Saya yang mencoba kalau lambat. Biar ada yang kontrol terus. Jadi kalau ada respon lambat tinggal mengadu saja jadi bahan evaluasi kita,”tegas Bupati Gresik termuda itu pada Rabu, 31 Maret 2021.

Gus Yani menjelaskan Gresikpedia dan Gresik Akas 112 memberikan ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat tidak menjadi jauh. Menjadi dekat, mudah akses layanan di era digitalisasi. “Kami yakin Gresik smart city akan kami wujudkan, sebentar lagi kami akan kumpulkan seluruh dinas akan saya datangi satu persatu,”ucapnya.

Untuk diketahui, selain Gresikpedia, Gresik Akas 112, ada aplikasi Apalan untuk pengaduan jalan rusak di Gresik. Gus Yani menyebut, respon pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat.

“Ada aplikasi Apalan, ada anggota dewan nyepet dijalan itu bagian kreativitas tidak apa-apa, yang penting kita aduan terbuka akuntabel transparan dan cepat responsif. Kita berbenah terus, mudah-mudahan Gresik Smart City dirasakan. Ada anggota DPRD pesimis, Saya dan Bu Min (Wabup Gresik Aminatun Habibah,Red) optimis ada anggota DPRD pesimis karena dia kolonial,”tutupnya. (yad)

Gresikpedia dan Gresik Akas 112 Diluncurkan, Respon Lambat Lapor Bupati Gresik Selengkapnya