Pemerataan Pembangunan, Paslon Niat Luncurkan Program Gresik Mapan, Program Bantuan Khusus untuk Bangun Dusun Senilai Rp 100 Juta/Dusun

GRESIK, 1minute.id – Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat). 
Paslon yang diusung enam dari delapan partai yang memiliki kursi di DPRD Gresik itu mengenalkan Program Gresik Maju, Pintar dan Aman (Mapan).

Harapannya, tidak ada pagi istilah Gresik Utara dan Selatan.  Menurut Cabup Fandi Akhmad Yani, Program Gresik Mapan itu adalah program bantuan keuangan khusus Rp 100 juta untuk pembangunan infrastruktur dusun. 

“Guna meningkatkan pelayanan di desa, kami siapkan program Gresik Bangun Dusun. Nantinya setiap dusun mendapat Rp 100 juta. Bantuan keuangan khusus itu meliputi kesehatan, fasilitas pendidikan di RT/RW beserta operasionalnya,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ketika melakukan blusukan menyapa warga di Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI)  di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik, Minggu 15 November 2020.

Cabup nomor urut 2 itu menambahkan, Program Gresik Mapan itu untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.  Langkah ini ditempuh agar tidak ada lagi istilah yang selama ini kerap digaungkan oleh masyarakat bahwa masih terjadi ketimpangan pembangunan antara Gresik Utara dan Selatan.

Ia dan cawabup Aminatun Habibah, menambahkan pihaknya ingin di masa kepemimpinannya nanti saat terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2021-2025, unsur pemimpin terkecil di masyarakat seperti RT dan RW harus dilibatkan dalam pembangunan daerah. 

Gus Yani menilai selama ini pembangunan di Gresik masih memiliki sekat antara kepala daerah dengan RT dan RW. “Pak RT dan Pak RW itu garda terdepan di lingkungan masyarakat. Tapi selama ini mereka tidak pernah dilibatkan di setiap pembangunan. Hanya dilibatkan saat dibutuhkan saja,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Selain gerakan membangun (Gerbang) Dusun, Paslon Niat juga akan menciptakan Gresik sebagai Kota 4.0 dengan membangun infrastruktur jaringan online terpadu untuk pengawasan infrastruktur, lingkungan hidup, dan mobilitas masyarakat yang berpusat pada Command Center. 

“Komitmen paslon Niat membangun Gresik sebagai Smart City (Kota Pintar),”tegasnya. Saat ini, tambahnya,  hampir setiap kota di dunia berlomba-lomba menjadi yang paling depan dalam mengintegrasikan produk teknologi informasi.

“Surabaya, Malang, Tangerang, Bandung dan Cirebon sudah menjadi Smart City. Masak Gresik belum. Padahal APBD kita besar,”jelasnya serius. 

Gus Yani memaparkan, konsep Kota 4.0 itu merupakan salah satu inovasi dalam pelayanan publik yang menyediakan berbagai informasi di lingkup pemerintahan. Sehingga kabupaten Gresik nantinya bisa melengkapi dirinya dengan pusat kendali berbasis teknologi informasi atau yang dikenal sebagai Command Center. 

“Integrasi teknologi informasi dalam kehidupan masyarakat saat ini tidak dapat dihindari. Bahkan akhir-akhir ini konsep smart city atau kota pintar semakin mengemuka di beberapa kota. Gresik tidak boleh ketinggalan, supaya maju maka Gresik harus menuju Smart City,”tegasnya.  (*)

Pemerataan Pembangunan, Paslon Niat Luncurkan Program Gresik Mapan, Program Bantuan Khusus untuk Bangun Dusun Senilai Rp 100 Juta/Dusun Selengkapnya

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Gresik terus menggelar pendidikan politik secara maraton bagi pengurus dan kader partai  se-Kabupaten Gresik. 

Ikhtiar yang dilakukan partai berlambang Kakbah itu sebagai komitmennya dalam memenangkan pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) di pilkada Gresik 2020.

Kali pertama roadshow pendidikan politik itu digelar di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, Ketua Tim Pemenangan PPP Gresik untuk paslon Niat, Mokhamad Yunus menginstruksikan kepada jajaran PAC dan pengurus ranting PPP se-Gresik agar all out mengawal dan memenangkan paslon yang direstui para kiai kharismatik di Gresik.

“Saya instruksikan PPP harus kompak dan bersatu untuk memenangkan paslon Niat dalam pilkada Gresik 2020. Karena ini keputusan DPP untuk mengusung Niat, jadi wajib hukumnya PPP memenangkan Niat,”tegas Yunus dihadapan para kader PPP, Minggu, 15 November 2020.  

Pendidikan politik tersebut digelar lintas dapil. Kali ini Mokhamad Yunus membekali kader PPP di PAC Dukun, Ujung Pangkah dan Panceng. Yunus menargetkan dalam minggu ini pendidikan politiknya untuk pengurus dan kader PPP bisa rampung karena pilkada Gresik tinggal menghitung hari. 

Selain itu, ia juga menginstruksikan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) untuk bergerak aktif mengawal Niat sampai menang. ” Harapan kami yang dibawah DPC, PAC dan Ranting harus benar-benar mengawal niat dengan cara mengawal calon-calon pemilih yang ada di masing-masing desa sampai ke TPS,”pinta anggota dewan dapil 3 ini.  

Ditambahkan Yunus, pendidikan politik PPP ini membekali para pengurus dan kader dengan menggunakan sistem per-dapil untuk dikumpulkan kemudian digalakkan agar paslon Niat menang. Sebab, kemenangan paslon Niat nantinya merupakan momentum bagi PPP Gresik untuk bangkit dan menang. 

“Kalau PPP ingin bangkit di 2024 maka Niat harus menang. Karena kemenangan Gus Yani dan Bu Min adalah modal awal bangkitnya PPP untuk menang di 2024,”pungkasnya. (*)

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat Selengkapnya

Program Gresik Sehati, Paslon Niat Siap Gratiskan BPJS Kelas 3 dan Subsidi Kelas 2 dan 1

GRESIK,1minute.id – Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) kembali mendapat keluhan dari masyarakat saat melakukan kampanye blusukan di Dusun Glintung, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, kabupaten Gresik, Jumat Malam 13 November 2020.

Cabup milenial itu, disambati warga Gresik Selatan persoalan di sektor kesehatan. Salah seorang warga peserta BPJS ketika berobat ke rumah sakit mendapatkan perlakukan berbeda dengan pasien umum maupun asuransi. 

“Bukan hanya saya. Tapi,  banyak peserta BPJS mendapatkan perlakuan berbeda ketika berobat,”kata warga tersebut.

Menanggapi keluhan masyarakat itu, Cabup Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, mengatakan bila mendapatkan amanah terpilih sebagai Bupati Gresik akan menjamin tidak akan ada lagi perlakuan berbeda dari Rumah Sakit terhadap pasien BPJS di semua kelas.

Bahkan, Gus Yani menjanjikan akan mengratiskan iuran seluruh pasien BPJS kelas 3 ber KTP Gresik.  “Melalui program Gresik Sehati bakal menggratiskan pasien BPJS kelas 3 ber-KTP Gresik melalui APBD,”kata Cabup yang diusung enam parpol di DPRD Gresik ini. 

Tak hanya pasien kelas 3, tambahnya,  pasien BPJS kelas 2 dan 1 nantinya juga disubsidi oleh Pemkab Gresik senilai iuran BPJS kelas 3. Sehingga peserta BPJS kelas 2 dan 1 tinggal mengangsur sisanya.  “Semua peserta BPJS kelas 3 nanti akan saya gratiskan. Yang kelas 2 dan 1 juga saya subsidi senilai kelas 3,”tegasnya.

Gus Yani mengilustrasikan,  kalau sekarang kelas 3 angsuran BPJS Rp 42 ribu ;  kelas 2 Rp 100 ribu dan kelas 1 Rp  150 ribu. 
“Maka kelas 2 tinggal ngangsur sisanya Rp. 58 ribu, dan kelas 1 tinggal bayar 108 ribu,”ucap Gus Yani yang disambut tepuk tangan emak-emak berkerudung merah.

Lebih jauh Gus Yani menjelaskan, pihaknya bersama Bu Min (Aminatun Habibah) sudah mengkaji dan memperhitungkan matang program ini. Sebab menurut mantan Ketua DPRD Gresik itu,  kesehatan merupakan sektor yang fundamental di dalam masyarakat. Sehingga alokasi APBD pada sektor kesehatan bisa ditambah tanpa  menyebabkan APBD defisit.

“Masyarakat bisa menagih dan mengawal realisasi program Niat”

Cabup Fandi Akhmad Yani

“APBD kita ini besar Rp 3,5 triliun. Karena itu alokasi anggaran di sektor kesehatan masih bisa ditambah. Dan tidak perlu khawatir defisit, karena APBD kita masih bisa ditingkatkan lagi,”tegasnya. 

Salah satunya dengan cara intensifikasi pendapatan serta efisiensi dan efektifitas belanja daerah. “Dengan begitu sangat mungkin iuran BPJS nanti akan ditanggung pemerintah daerah melalui integrasi layanan BPJS dengan kebijakan jaminan sosial daerah,”terangnya. 

Selain masalah BPJS, tidak sedikit warga yang mengharapkan adanya rumah sakit daerah baru di wilayah Gresik Selatan. Gus Yani mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Karena itu pihaknya menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit itu sudah masuk dalam visi misinya. Termasuk masalah BPJS. 

“Saya tidak tega warga Menganti sakit harus ke rumah sakit Surabaya, termasuk warga  Driyorejo. Warga Wringinanom juga kalau sakit harus ke Mojokerto. Makanya saya jamin warga tidak perlu berobat ke luar Kota Gresik karena nanti kita bangunan rumah sakit daerah baru di wilayah selatan. Dan subsidi BPJS oleh pemerintah daerah. Semua itu ada di visi misi Niat dalam program Gresik Sehati,”jelasnya.

Gus Yani melanjutkan ini bukan sekedar janji politik tapi ini komitmen kami untuk mengurangi beban masyarakat di sektor kesehatan. “Sehingga masyarakat bisa menagih dan mengawal realisasi program Niat,”tegas Cabup milenial.

Ditambahkan dia, dalam program Gresik Sehati itu paslon Niat juga melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan di tingkat desa dengan cara peningkatan kualitas serta kuantitas bidan desa. Bahkan, tunjangan kinerja tenaga kesahatan juga ditingkatkan agar tercipta pelayanan yang maksimal untuk kesehatan masyarakat terutama yang kurang mampu.

“Program Gresik Sehati akan meningkatkan fasilitas kesehatan dan menyiapkan tenaga medis profesional pada pusat layanan kesehatan masyarakat gresik. Dan juga menjadikan puskesmas sebagai basis program komunitas rumah sehat,”pungkasnya. (*)

Program Gresik Sehati, Paslon Niat Siap Gratiskan BPJS Kelas 3 dan Subsidi Kelas 2 dan 1 Selengkapnya

Lulus Diklat SKK 30 Mil, UMG Berikan Ratusan Sertifikat Pendidikan Ahli Keamanan dan Perlengkapan Kapal kepada Nelayan asal Sampang

GRESIK, 1minute.id –  Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memberikan sertifikat pendidikan ahli keamanan dan perlengkapan kapal kepada 260 nelayan penyeberangan Sampang, Madura, Jumat 13 November  2020.

Ratusan nelayan itu mendapatkan sertifikat setelah dinyatakan menjalani pendidikan dan latihan (diklat) SKK 30 mil digelar di Pendapa Kabupaten Sampang dan Kantor  Dinas Perhubungan Jatim selama dua hari secara daring.  Sertifikat kecakapan itu setara diploma (D-1).

Menurut Wakil Rektor III UMG hasan Basri,  Kabupaten Sampang dipilih karena memiliki populasi pelaku usaha kapal penyeberangan perseorangan terbesar di Jawa Timur. Selain itu seluruh awak kapal dan kapal tidak memiliki dokumen yang sesuai dengan peraturan perundangan. Sehingga kegiatan ini merupakan aksi nyata pembinaan kepada pelaku usaha.

Kegiatan digelar di masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan diklat dibagi menjadi 2 lokasi demi memenuhi standar protokol kesehatan (prokes).

“Materi diklat SKK 30 mil memiliki nilai KKNI (kerangka kualifikasi nasional Indonesia) level 3 yang setara D1.  aka berdasarkan RPL (rekognisi pembelajaraan lampau) Jurusan Teknik Perkapalan UMG memberikan ijazah setara D1 kepada mereka yang lulus”, kata Hasan Basri, Sabtu 14 November 2020.

Di Indonesia, tambahnya,  banyak orang yang mampu mengoperasikan perahu atau kapal, dimana keterampilannya tersebut diperoleh secara informal atau otodidak. 
Mereka umumnya mengoperasikan Kapal Layar Motor (KLM) untuk usaha wisata, menangkap ikan, dan angkutan penyeberangan penumpang dan barang.

Terhadap mereka, pemerintah menyediakan program SKK 30 mil, yang bertujuan untuk menyamakan pengetahuan dasar pelayaran. 
Melalui diklat singkat selama 2 hari secara daring,  imbuh Hasan Basri,  kecakapan para pelaut mandiri ini memperoleh pengakuan dari negara. 

“Sertifikat keterangan kecakapan (SKK) 30 mil disesuaikan dengan kemampuan berlayar umumnya kapal digunakan,”katanya.  Diklat SKK 30 mil diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub)  Provinsi Jatim atau Pemkab Sampang ini melibatkan perguruan tinggi atau sekolah pelayaran. 

Sementara itu,  Kepala Program Studi (Kaprodi)  Teknik Konstruksi Perkapalan UMG Ali Yusa menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya mengajak mahasiswa  Teknik Bangunan Kapal di Politeknik Negeri Madura (Poltera) sebagai peserta pelatihan. 

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antar perguruan tinggi mutlak dibutuhkan dalam membangun negeri terlebih dalam mempersiapkan generasi unggul,”ujar Ali Yusa. Kedepan, tambahnya, bila semua kelengkapan dokumen awak kapal dan kapalnya telah terpenuhi, maka kesempatan untuk membuka peluang meningkatkan potensi wisata di perairan Sampang akan terbuka luas,”imbuh  Ali Yusa yang juga anggota dari Dewan Kelautan Jawa Timur ini. (*)

Lulus Diklat SKK 30 Mil, UMG Berikan Ratusan Sertifikat Pendidikan Ahli Keamanan dan Perlengkapan Kapal kepada Nelayan asal Sampang Selengkapnya

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat

GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik semakin dekat. Kurang 26 hari lagi. Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memenangi kontestasi coblosan 9 Desember 2020 terus mengalir. Setelah ketua dan sekretaris PW GP Ansor Jatim.  

Kini, relawan Pro Joko Widodo (Projo) merapat ke Niat. Ada 14 pimpinan anak cabang (PAC) menyatakan dukungan untuk paslon yang diusung enam partai politik di DPRD Gresik itu. 

Deklarasi dukungan dilakukan di posko pemenangan Niat di Srebi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. “85 persen Relawan Pro Jokowi di Kabupaten Gresik siap mendukung, mengawal sampai hari pencoblosan supaya Gus Yani dan Bu Min menang,”ungkap penasehat DPC Projo Gresik Darmawan usai deklarasi dalam siaran Pers Tim Media Niat yang diterima 1minute.id, Sabtu 14 November 2020.

Ditambahkan Darmawan, ke-14 PAC Projo tersebut merapat ke Gus Yani – Bu Min dengan penuh kesadaran dan tidak ada paksaan. Apalagi visi-misi dari paslon Niat dinilai bisa merubah Gresik ke arah yang lebih baik dan maju dari sekarang.

“Semuanya murni sadar kalau Gresik benar-benar butuh perubahan. Kemudian melihat visi misinya juga luar biasa terutama masalah sosial, pendidikan, tenaga kerja dan masih banyak lainnya,”tegasnya. 

Selain itu, keputusan 14 PAC Projo Gresik merapat dan menyatakan dukungan ke Gus Yani – Bu Min lantaran Projo selama ini mengikuti konstelasi politik nasional. Secara politis, parpol yang mengusung Jokowi sebagai Presiden selama dua periode akan diikuti oleh Projo sebagai dukungan politik. 

“Saya melihat Gus Yani dan Bu Min banyak diusung partai politik yang juga mengusung pak Jokowi sebagai calon Presiden selama dua periode. Sehingga kami Projo mantap 100 persen mendukung paslon Niat,”tandasnya. (*)

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat Selengkapnya

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan

GRESIK,1minute.id – Posko Pemenangan paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Serembi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik kedatangan tamu istimewa, Jumat 13 November 2020.

Tamu istimewa itu Ketua dan Sekretaris Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur M Syafiq Sauqi dan M Gufron Sirojd. Dua pimpinan tinggi organisasi kemasyarakatan terbesar di Jawa Timur itu menghadiri dalam acara Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah.

Kegiatan tersebut digelar Ikatan Alumni Bahrul Ulum (Ikabu) Tambakberas,  Jombang asal Kabupaten Gresik. Turut hadir dalam kegiatan itu Gus Aam Notobuwono, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar. Juga puluhan alumni santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq Sauqi mengaku bangga dengan langkah Gus Yani yang maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik. Apalagi saat paparan visi dan misi, pihaknya menangkap ada keberpihakan kepada masyarakat bawah. Gus Yani banyak diharapkan masyarakat menjadi Bupati Gresik lima tahun kedepan.

Ketua PW GP Ansor Jatim M Syafiq Sauqi didampingi Cabup Fandi Akhmad Yani usai menghadiri acara Maulid Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah di Posko Pemenangan Paslon nomor urut 2, Niat, Jumat 13 November 2020.

“Langkah Gus Yani ini sudah sangat tepat menuju kemenangan,”ungkap Gus Syafiq dalam siaran pers Tim Media Niat diterima 1minute.id, Jumat 13 November 2020. Gus Syafiq menyebut bila Gus Yani adalah saudara. Bersama-sama Gufron Sirojd menjadi pengurus PW Ansor Jatim. Gus Yani Bendahara dan Ra Gopong-panggilan-Gufron Sirojd adalah Sekretaris.

“Saya punya alumni dan saya ada Ansor, mari berjuang untuk Gus Yani,”tegasnya.
Bahkan, lanjut Gus Syafiq, menjelang titik akhir nanti melalui Ra Gopong, Ansor akan membombardir untuk kemenangan Gus Yani dan Bu Min.

Sementara Gus Aam lebih mendorong alumni Bahrul Ulum untuk bergerak memenangkan Gus Yani – Bu Min. Dirinya tidak ingin alumni hanya diam. “(Alumni)  Harus bergerak mencari pemilih. Ke warkop-warkop sosialisasi program Gus Yani,”tegasnya. (*)

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan Selengkapnya

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik

GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja di Gresik, Jumat 13 November 2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengunjungi Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG) dan RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kunjungan itu untuk melihat perkembangan rumah sakit dalam penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). Menko PMK Muhadjir tiba RSMG pukul 13.30. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malam (UMM) itu disambut Ketua Pengurus Daerah  Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqullah dan  Direktur RS Muhammadiyah Gresik dr. Imam Suyuthi, Sp.An. 

Menko PKM Muhadjir melongok instalasi gawat darurat (IGD), Klinik Paru kemudian menuju ruang perawatan pasien di lantai dua rumah sakit berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu. Selama 30 menit Menko PMK Muhadjir berada di RSMG kemudian melanjutkan kunjungan ke RSUD ibnu Sina Gresik. Rumah sakit milik Pemkab Gresik itu berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan kunjungan ini untuk memastikan perkembangan program-program kementerian maupun lembaga yang dibawah koordinasinya bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. 

Kementerian dibawah koordinasi Menko PMK adalah Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kemeterian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Serta, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Sedangkan lembaga diantaranya, BPNB,  BPJS, BKKBN dan BPOM. “Kalau saya ke daerah ini untuk memantau perkembangan program-program dari kementerian dan lembaga yang saya koordinasikan,”kata Muhadjir Effendy usai kunjungan di RSMG, Jumat 13 November 2020. Diantaranya, ke RSMG ini untuk melihat perkembangan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19. (*) 

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik Selengkapnya

Kabar Baik dari Paslon Niat untuk Masyarakat Bawean, Program Gresik Cerdas akan Beri Subsidi Penumpang Kapal

GRESIK, 1minute.id – Program Gresik Cerdas yang diluncurkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah tidak hanya untuk pelajar di Gresik daratan.

Program mencerdaskan anak Kota Santri itu diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa dan santri asal Pulau Bawean.  Bahkan, paslon diusung enam partai di DPRD Gresik itu, pulau berjarak 80 mil dari Kota Gresik sebagai Pulau Rintisan Pendidikan sehingga sarana dan prasarana pendukung untuk menjadikan Bawean sebagai pulau pendidikan, menjadi perhatian serius bagi Niat.

Diantaranya, kemudahan transportasi bagi pelajar, mahasiswa dan santri asal Pulau Putri – sebutan lain – Pulau Bawean. 
“Awal pemerintahan diawali dengan kemudahan transportasi penyeberangan,”ujar Cabup Fandi Akhmad Yani dalam siaran pers diterima 1minute.id, Jumat 13 April 2020.

Pulau Bawean adalah pulau yang terletak di Laut Jawa, sekitar 120 kilometer sebelah utara Gresik dengan luas 197,4 kilometer persegi.  Terbagi menjadi dua kecamatan, yakni Sangkapura dan Tambak. Pulau bawean memiliki wilayah administratif sebanyak 30 desa dengan populasi penduduk 100 ribu lebih. 

Selama ini banyak warga asli Pulau Putri itu yang menuntut ilmu di luar Bawean. Sehingga transportasi dari Bawean ke Gresik atau sebaliknya menjadi cukup vital.  Sebab, tidak sedikit warga Bawean yang bekerja, menuntut ilmu di pondok pesantren maupun menempuh pendidikan formal di daratan pulau Jawa. 

Salah satu transportasi publik yang kerap digunakan warga Bawean ialah kapal cepat seperti Express Bahari dan Natuna Express dengan jarak tempuh antara 3-4 jam. Namun, saat cuaca buruk terpaksa warga Bawean bergantung menggunakan KMP Gili Iyang dengan jarak tempuh cukup lama 8 – 10 jam.

Hadirnya bandara Harun Tohir dengan pesawat perintis nampaknya juga belum efektif untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi publik warga Bawean. Sebab, transportasi udara tersebut hanya berkapasitas 10-12 penumpang. 

Selain itu harga tiket pesawat juga tidak ekonomis untuk penumpang kelas ekonomi menengah ke bawah, maupun penumpang berlatarbelakang santri, mahasiswa dan pelajar. 

Untuk mengurangi beban biaya para penumpang kapal Bawean – Gresik, paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) akan memudahkan kebutuhan transportasi laut tersebut.
Melalui programnya Gresik Cerdas, jika terpilih menjadi Cabup – cawabup Gresik periode 2021-2025. 

Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani menjelaskan program Gresik Cerdas tersebut memberikan subsidi sebesar 20-30 persen untuk penumpang kapal cepat baik Express Bahari maupun Natuna Express. Subsidi tersebut berlaku bagi warga asli ber KTP Bawean dengan syarat mahasiswa, pelajar, santri dan masyarakat tidak mampu. 

“Usai dilantik kami akan bekerja sama langsung dengan pihak kapal selama satu periode untuk memberikan diskon tiket ekonomi kapal cepat Bawean Gresik Pulang Pergi (PP). Syaratnya hanya menunjukkan KTP asli warga bawean dan kartu tanda pelajar, mahasiswa, santri di loket serta untuk warga tidak mampu,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengadaan kapal besar. Yakni menjalin  kerjasama dengan Komando Armada  (Koarmada) Surabaya selama satu periode untuk mengakomodasi para penumpang warga Bawean agar tetap bisa menjalankan rutinitasnya meski dalam kondisi cuaca buruk. Tak hanya itu, paslon Niat juga memberikan subsidi sesuai syarat yang berlaku. 

“Karena selama ini, kalau ke Bawean itu seringkali tidak bisa terlaksana sebab kapal cepat dilarang berlayar sesuai imbauan BMKG karena gelombang besar (tinggi). Dan itu tidak memungkinkan kapal berlayar. Maka solusi dari kami ya menyebrang dengan kapal perang Komando Utama TNI Angkatan Laut,”bebernya. 

Program Gresik Cerdas ini merupakan komitmen paslon Niat untuk meningkatkan pelayanan publik di Pulau Bawean sebagai rintisan Pulau Pendidikan. Salah satunya dengan memudahkan transportasi penyebrangan sebagai upaya menunjang infrastruktur ke Pulau Bawean yang selama ini dirasakan warga belum berfungsi secara maksimal. (*)

Kabar Baik dari Paslon Niat untuk Masyarakat Bawean, Program Gresik Cerdas akan Beri Subsidi Penumpang Kapal Selengkapnya

Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah

GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pemiihan Bupati (Pilbup) Gresik 2020 kurang dari 28 hari lagi. Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani menyerukan kepada tim, relawan untuk terus merapatkan barisan. Mengembangkan politik silaturahi dari rumah ke rumah. Seperti yang telah dilakukan paslon Niat sejak awal kampanye.

“Kami mohon seluruh tim pemenangan, relawan dan masyarakat pendukung Perubahan Gresik agar semakin solid dan kompak,”ujar Gus Yani sapaan akrabnya, Kamis 12 November 2020.

Gus Yani yang berpasangan dengan Aminatun Habibah (Bu Min) berharap kepada seluruh tim agar tidak terpancing oleh oknum yang mulai melakukan cara-cara tidak sportif.

“Terus rapatkan barisan, untuk memenangkan Niat pada Pilkada Gresik 2020,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurut Gus Yani, gerakan perubahan ini adalah amanah para kiai dan rakyat Gresik, sehingga harus kita jaga dan kita menangkan dengan cara yang sportif, dan santun. “Masyarakat Gresik banyak yang menginginkan perubahan. Menginginkan pemerintahan yang transparan dan tanggap terhadap persoalan di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah Selengkapnya

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendatangi kantor Pemkab Gresik, Kamis, 12 November 2020. Kedatangan lembaga yang mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia ini untuk memberikan sosialisasi keamanan pangan dan layanan konsultasi pendaftaran produk pangan bagi pelaku usaha di Kota Santri ini. 

Beragam usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) menyabut antusias kehadiran BPOM itu.  Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan terima kasih atas layanan BPOM kepada 50 orang pelaku usaha UMKM di Gresik.

Menurut Bupati Sambari,  sudah tepat upaya BPOM memberikan layanan sosialisasi dan konsultasi pada UMKM pangan di Gresik, mengingat jumlah UMKM di Gresik mencapai 17 ribu lebih. Dari jumlah itu 75 persen perlu pembinaan dan perizinan dari BPOM.

“Tolong, kalau sudah diberikan pembinaan dan di seleksi harus tetap diberi pembinaan terutama dalam penentuan expired produk. Cek dan teliti lah sesuai laboratorium yang dimiliki oleh BPOM,”harap Bupati Sambari  dalam sambutan pembukaan sosialisasi tersebut.

Doktor alumnus Unair Surabaya itu  meminta kepada seluruh pelaku usaha UMKM di Gresik untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan menjaga mutu produksinya. 

“Kepada BPOM kami meminta agar selalu memberikan pembinaan kepada pelaku usaha pangan di Gresik, terutama bagaimana para pelaku usaha pangan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraannya,”tegasnya. 

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Sosialisasi Keamanan Pangan BPOM Dewi Prawitasari mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan, menerapkan cara olahan yang baik untuk peningkatan daya saing.

“Keamanan pangan merupakan tanggungjawab kita bersama dan memberikan dampak besar terhadap Kesehatan masyarakat,”kata Dewi.

Selain itu, Dewi menambahkan, kedatangan untuk meningkatkan daya saing produk lokal, BPOM juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan nomor izin edar BPOM RI MD.  

BPOM RI MD adalah perizinan berupa izin edar untuk produk pangan yang di produksi oleh dalam negeri yang lebih besar dari skala rumah tangga atau industri yang menghasilkan produk pangan yang wajib memiliki izin edar BPOM MD.

Beberapa kemudahan BPOM yaitu, Pembinaan UMKM via daring, pemdampingan, coaching clinic, simplikasi persyaratan izin cukup Izin usaha mikro kecil (IUMK) dan surat keterangan domisili usaha (SKDU), sesuai PP 32/2017 ada potongan biaya 50 persen,  registrasi pangan resiko rendah hanya melalui notifikasi tidak dipersyaratkan hasil uji atau analisa, pemeriksaan hanya fokus pada pelaksanaan higieni sanitasi, sampling dan uji produk UMKM gratis. (yad) 

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan Selengkapnya