Pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Dilanjutkan. Ditarget Selesai dan Beroperasi Sebelum Ramadan 2021

GRESIK, 1minute.id – Pembangunan rumah sakit ibu dan anak (RSIA) Nyai Ageng Pinatih kembali dilanjutkan. Pencanangan pembangunan kembali dilakukan oleh Ketua Yayasan Rumah Sakit Surabaya Mohammad Nuh, Minggu 18 Oktober 2020.

Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama hadir dalam pencanangan rumah sakit tipe C berlokasi di Jalan KH Abdul Karim, Gresik itu. Diantaranya, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Ahyar, imam rawatib Masjid Jamik Gresik KH Umar Toha.

Ketua Yarsis Muhammad Nuh mengatakan, pembangunan kembali RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik ditargetkan selesai sebelum bulan suci Ramadan. “Kita berharap sebelum Ramadan sudah bisa beroperasi,”kata Menteri Pendidikan era Presiden Susilo Yudhoyono itu.

Mantan Rektor Instute Teknologi 10 Nopember Surabaya itu melanjutkan, pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik membutuhkan anggaran Rp 25 miliar itu. Rinciannya,pembangunan fisik Rp 15 miliar, dan peralatan Rp 10 miliar.

Pembangunannya dilakukan secara swakelola. Ada dua keuntungan pekerjaan swakelola. Diantaranya, anggaran pekerjaan lebih efisien. “Batas waktu pekerjaan juga lebih fleksibel,”jelan Ketua Dewan Pers 2019-2022 ini.

Anggaran pembangunan, imbuhnya, masih menggunakan dana internal yayasan. “Semoga pembangunan rumah sakit ini menjadi sajian terbaik bagi pendiri maupun ulama,”kata profesor kelahiran 17 Juni, 61 tahun ini.

Mohammad Nuh, menambahkan saat ini dikalangan warga nahdliyin ada gairah untuk membangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan. “Kegairahan dikalangan nadhliyin tumbuh dengan baik,”pujinya.

Search

No Images found.

RSIA Nyai Ageng Pinatih berdiri atas lahan seluas 2.500 meter persegi. Konstruksi tiga lantai. Renovasi gedung A dengan luas bangunan 623.542 meter persegi dimulai Februari 2014. Gedung A lantai diantaranya, digunakan untuk ruang IGD, Apotik, Rekam medis, ruang administrasi atau direksi, dan ruang radiologi.

Sedangkan lantai dua diantaranya, ruang operasi , ruang VK, ICCU, isolasi, rawat inap kelas 2 dan ruang VIP. Total tempat tidur 12 bed. Gedung B memiliki luas bangunan 470.250 meter persegi diantaranya  ruang poli 6 bed di lantai 1. Sedangkan lantai 2 diantaranya ruang VIP, ruang kelas 1 dan 2 dengan total 12 tempat tidur pencanangan pembangunannya dilakukan Minggu, 18 Oktober 2020.

Direktur RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik drg Achmad Zayadi mengatakan, RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik adalah rumah sakit tipe C. “Fasilitas lengkap dan menjadi rumah sakit rujukan non Covid-19,”kata Zayadi, Minggu 18 Oktober 2020.

Bila pembangunan selesai, tambahnya, rumah sakit ini akan memiliki 50 tempat tidur. “Rumah sakit ini unit Yarsis (Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya),”jelasnya. Yarsis meliputi Universitas Nahdlatul Ulama ; RSI Ahmad Yani, RSI Jemursari Surabaya dan RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik. (*)

Pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Dilanjutkan. Ditarget Selesai dan Beroperasi Sebelum Ramadan 2021 Selengkapnya

Tim QA Menganggap Larangan Cabup Berceramah Agama Berlebihan. Pak Qosim Sudah Lama Ceramah di Masjid

GRESIK, 1minute.id – Tim kampanye pasangan Qosim-Alif (QA) menyatakan keprihatinannya atas desakan ke Bawaslu untuk melarang Cabup Moh Qosim berceramah di tempat ibadah. 

Menurut Sekretaris Tim Kampanye QA Hariyanto, calon bupati (Cabup) Gresik Moh Qosim sejak lama melakukan ceramah di masjid dan menyampaikan gerakan salat subuh berjamaah. “Sehingga, tudingan tim advokasi dan hukum pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dinilai tidak berdasar dan berlebihan,”kata Hariyanto dalam siaran pers diterima 1minute.id, Minggu 18 Oktober 2020.  

Hariyanto menambahkan pihaknya belum mengetahui fisik surat Tim Advokasi dan Hukum Niat nomor 019/TIM-NIAT/X/2020 perihal keberatan berisi Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah dan Tausiah ke Bawaslu Gresik itu. Jauh sebelum Pilbup Gresik 2020, tambahnya, Cabup Qosim memiliki aktivitas rutin sebagai seorang dai atau penceramah. 

“Selama menjadi wakil bupati, Pak Qosim hampir tiap pagi mengawali aktivitasnya berceramah usai salat subuh di seluruh masjid di Kabupaten Gresik. Kegiatan ceramah ini sudah dilakoni Pak Qosim sejak lama,”kata Hariyanto.

Tidak hanya ceramah subuh, kata Hariyanto, Pak Qosim juga sering menjadi penceramah khutbah Jumat. Di beberapa kesempatan, Pak Qosim juga sering berceramah di kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Di antaranya saat menerima undangan walimatul nikah, aqiqoh, peringatan hari besar Islam.

“Sehingga Pak Qosim berceramah tidak karena ada pemilihan bupati saja. Di tiap kegiatan dan undangan warga, Pak Qosim selalu diminta jadi penceramah,” terang dia.

Pak Qosim saat berceramah memenuhi undangan warga yang menggelar Aqiqoh di Desa Tebalo Kecamatan Manyar. Dalam ceramahnya, Pak Qosim menyampaikan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan serta teladan Nabi Muhammad SAW ( foto tim media center QA )

Dikatakan, selama berceramah, Pak Qosim tidak sekalipun menyinggung persoalan politik. Baik politik nasional maupun regional, lebih-lebih terkait pemilihan bupati Gresik seperti saat ini.  Pak Qosim dalam setiap berceramah menyesuaikan momen dan undangan yang ada. Seperti mendukung imbauan pemerintah untuk protokol kesehatan Covid-19. Juga ceramah kehidupan  Nabi Muhammad SAW untuk menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga kami menilai tudingan dari Tim Advokasi Niat terlalu berlebihan dan tidak memiliki dasar yang jelas. Apalagi meminta Bawaslu melarang Pak Qosim berceramah di masjid ini yang kami anggap berlebihan,” jelas Hariyanto. 

Sementara itu, Cabup Moh Qosim mengatakan, selama ini dia memang berkeliling ke masjid, musala dan pondok pesantren untuk berceramah atau memenuhi undangan menyampaikan tausiyah kebaikan. 

“Insya Allah selama saya berceramah agama, saya tidak pernah membawa-bawa masalah politik dalam konten ceramah. Saya hanya menyampaikan pesan kebaikan dan teladan Nabi Besar Muhammad SAW. Kalaupun ada materi di luar itu, biasanya menyampaikan imbauan pemerintah seperti bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan untuk menekan Covid-19,”jelas Pak Qosim. (*)

Tim QA Menganggap Larangan Cabup Berceramah Agama Berlebihan. Pak Qosim Sudah Lama Ceramah di Masjid Selengkapnya

Berpotensi Kampanye, Tim Advokasi Minta Bawaslu Tidak Mengizinkan Cabup Beri Tausiyah di Masjid. NIAT Apresiasi Kinerja Bawaslu yang Profesional

GRESIK, 1minute.id – Tim advokasi NIAT mengapresiasi kinerja badan pengawas pemilu ( Bawaslu) Gresik. Menurut ketua harian advokasi pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (NIAT) Irfan Choirie, kinerja bawaslu cukup profesional.

“Ditolaknya laporan Hariyadi menunjukkan kinerja bawaslu profesional. Kami mengapresiasinya,”puji Irfan Choirie didampingi Sekretaris tim advokasi Ali Muchisin dan Ponco Pratikno di Rumah Perjuangan NIAT di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Sabtu 17 Oktober 2020.

Menurut Irfan, laporan terkait nota kesepahaman (MOU) antara paslon NIAT dengan Barisan Guru Gresik (Barugres) tidak ada aturan yang dilanggar. Tim advokat sependapat dengan keputusan Bawaslu menyatakan laporan Hariyadi tidak memenuhi syarat (TMS). 

TIM ADVOKAT NIAT : (ki-ka) Sekretaris Tim Advokat NIAT Ali Muchsin, Ketua harian tim advokat Irfan Choirie , dan Ponco Pratikno memberikan keterangan pers di Rumah Pemenangan NIAT, Sabtu 27 Oktober 2020 ( foto chusnul cahyadi/1minute.id )

“Laporan itu bertujuan untuk menggiring paslon nomor urut 2 (NIAT) di diskualifikasi. Dan Bawaslu sudah memutuskan laporan itu TMS. Keinginan menjadi calon tunggal gagal,”katanya. 

Selain mengapresiasi kinerja bawaslu, Irfan mengatakan pihaknya telah bersurat kepada bawaslu terkait rencana salah satu calon memberikan tausiyah di salah satu tempat ibadah di Desa Sidorukun, Gresik, Minggu 18 Oktober 2020.

Menurut Irfan, pihaknya tidak melarang paslon untuk salat di masjid. Akan tetapi, tambahnya, seorang calon memberikan tausiyah berpotensi untuk berkampanye.

“Kami keberatan. Suratnya sudah dikirimkan kepada bawaslu. Sifatnya  sebagai tindakan preventif. Karena paslon NIAT berkomitmen pilkada kondusif, jujur dan adil,”tegas Irfan. (*)

Berpotensi Kampanye, Tim Advokasi Minta Bawaslu Tidak Mengizinkan Cabup Beri Tausiyah di Masjid. NIAT Apresiasi Kinerja Bawaslu yang Profesional Selengkapnya

PSG Merapat ke Paslon QA. Karena Percaya Bisa Fasilitasi Kesejahteraan

GRESIK, 1minute.id – Paguyuban Sopir Gresik (PSG) merapat ke Qosim-Alif (QA). Dukungan para driver konvensional itu di deklarasikan bersamaan dengan peresmian posko relawan Qosim-Alif (QA) di Cafe Soge Roso Dusun Hulaan, Desa Sidolemu, Kecamatan Menganti, Sabtu 17 Oktober 2020.

Deklarasi itu dihadiri langsung calon bupati (Cabup) nomor urut 1 Moh Qosim. Mereka percaya paslon Qosim – Alif (WA) mampu mengakomodir sejumlah harapan para sopir, jika nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik lima tahun ke depan. 

“Jika nanti Pak Qosim bersama Dokter Alif memimpin Kabupaten Gresik, kami berharap bisa memfasilitasi kesejahteraan para sopir,” ujar Ketua PSG Parsan Hadi Prayitno. PSG berdiri tahun 2019. Paguyuban memiliki 117 anggota aktif ini mengedapankan rasa solidaritas antarsesama.

“Jika ada keluarga sopir yang kena musibah, pasti kita bantu dengan keuangan kas dari PSG. Yang sering, jika ada anggota kena musibah kecelakaan pasti kami galang bantuan,”imbuhnya.

DUKUNGAN PSG : Cabup Moh Qosim ditengah-tengah pendukungnya dari paguyuban sopir Gresik, Sabtu 17 Oktober 2020

Sementara itu, Cabup Moh Qosim mengapresiasi ketulusan paguyuban sopir yang sebagian besar adalah sopir truk untuk saling tolong menolong.

“Meski di lapangan banyak kerja tapi mereka punya kepekaan sosial. Ini jarang sekali sampai ada (paguyuban) kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan duafa,”tutur cabup yang diusung  PKB dan Partai Gerindra ini.

Pak Qosim-sapaan akrab- Moh Qosim mengaku sudah mendengar kekompakan anggota PSG. “Ke depan kami Qosim – Alif jika mendapat amanah dari warga Gresik akan membantu untuk legalitas hukum paguyuban ini dengan gratis,”katanya.

Selain itu, tambahnya, juga akan berkoordinasi dengan dinas sosial terkait bantuan sosialnya (bansos). “Dan pastinya akan kami fasilitasi,” jelas cabup Qosim yang berpasangan dengan cawabup Asluchul Alif itu.

Pak Qosim menjanjikan memfasilitasi dengan melakukan sinergi antara pemerintah, paguyuban, dan perusahaan. Sehingga nantinya para pihak ini bisa saling melengkapi.”PSG adalah kebanggaan Kabupaten Gresik. Kami Qosim – Alif siap menjadi pelindung atau penasehatnya. Meski independen, tapi juga harus di akomodir oleh pemerintah demi kemajuan PSG,”tegas Pak Qosim. (*)

PSG Merapat ke Paslon QA. Karena Percaya Bisa Fasilitasi Kesejahteraan Selengkapnya

Liburan ke Hendrosari, Menganti, Gresik, Wisatawan Bisa Nikmati Sensasi Segarnya Minum Legen Mudun Pagi atau Sore

Search

No Images found.

GRESIK, 1minute.id – Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik salah satu sentra penghasil legen. Minuman khas Gresik berasal dari pohon Siwalan. Ada ribuan pohon tumbuh subur di sana. 

Puluhan penderes setiap hari beraktivitas mengambil legen dari atas pohon siwalan diatas lahan seluas berkisar 9,5 hektare itu. Aktivitas langka bagi masyarakat perkotaan karena lahan sudah “ditumbuhi” apartemen, mal dan hotel. 

Aktivitas menderes siwalan ini menjadi salah satu magnet bagi masyarakat yang berkunjung di destinasi Lontar Sewu. Sejak eduwisata dibuka setahun lalu, sebagian pemilik lontar menuai rezeki. Mereka tidak perlu menjajakan siwalan dan legen keluar Gresik. 

“Sekarang cukup disini. Karena banyak pengunjung yang membeli,”ujar Keman, 38, petani siwalan di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti ditemui  1minute.id  akhir pekan lalu. Terutama hari Sabtu dan Minggu. “Hari tiket masuk terjual 5.700,”kata Keman.

Keman memiliki sejumlah pohon siwalan. Pohon itu warisan leluhurnya. “Ada pohon yang umurnya 75 tahun,”ujarnya. Setiap hari Keman harus naik dan turun pohon siwalan untuk mengambil legen. 

Pagi sekitar pukul 06.00 Leman memanjat pohon siwalan. Tanpa tali pengaman. Bagian pinggang terselip belatih. Bagian belakang sebua jerigen yang diikat tali tampar kebagian pinggang. Belatih berfungsi menderes pohon. Jerigen untuk menampung sari lontar. 

“Kalau pagi hasilnya lebih banyak. Karena wadah legen dipasang sore hari,”ujarnya. Sedangkan, memanjat sore mengambil wadah dipasang pagi hari,”imbuhnya. Aktivitas mengambil legen itu masyarakat menyebutnya, legen mudun (turun) pagi dan sore. “Hasilnya lumayan. Cukup,”kata Keman.

Sementara Liwon, senior Keman juga tidak kalah lincah. Lelaki bertubuh langsing bagai spiderman ketika memanjat pohon silawan yang ketinggian mencapai 6 meteran. Meski sudah parobaya, gerakan Liwon tidak kalah anak-anak muda lainnya di Desa Hendrosari. Setiap pohon, Liwon hanya butuh waktu sekitar 3 menit untuk memanjat.

“Kalau pakai tali tambah ribet naik dan turunnya,”dalih lelaki berkumis dengan kulit sawo matang itu. Kondisi cuaca kemarau membuat petani pohon siwalan ini. Mereka bisa mendapatkan puluhan liter dari puluhan pohon yang mereka miliki. Legen asli dengan wadah botol plastik berisi 1,5 liter mereka jual seharga Rp 25 ribu. Legen mudun isuk atau sore itu terasa nikmati di lokasi saat itu juga. “Kalau lebih sehari, legen bisa berubah menjadi tuak,”jelas Keman.

Dibukanya destinasi eduwisata Lontar Sewu ini menjadi berkah masyarakat setempat. Tidak hanya petani siwalan. Namun, multiplayer effect cukup besar. Rumah makan ayam bakar tumbuh bak jamur musim hujan. Desa Hendrosari yang sebelumnya termasuk desa tertinggal di Gresik telah menjadi desa mandiri. “Banyak orang yang investasi disini,”kata Keman. (*)

Liburan ke Hendrosari, Menganti, Gresik, Wisatawan Bisa Nikmati Sensasi Segarnya Minum Legen Mudun Pagi atau Sore Selengkapnya

Jaga Kamtibmas Kota Santri Kondusif, Elemen Masyarakat Deklarasi Anti Anarkitis

GRESIK,1minute.id – Sejumlah elemen kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Kota Santri bergandengan tangan. Bersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kota berpenduduk 1,3 juta ini tetap kondusif.

Mereka berkumpul di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik untuk mengikuti Deklarasi Anti Anarkis, Jumat 16 Oktober 2020. Deklarasi bertujuan mewujudkan Gresik yang aman dan Kondusif, itu diprakarsai Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin acara dihadiri Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng, Kepala Kesbangpol Pemkab Gresik Darman, dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Jawa Timur Puji Astuti itu.

Sedangkan unsur organisasi kemasyarakat yang hadir diantaranya perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Pemuda Pancasila (PP), PC Ansor serta Banser Gresik.

BACA TEKS DEKLARASI ANTI ANARKIS : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama TNI perwakilan elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan dalam deklarasi anti anarkitis di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemkab Gresik , Jumat 16 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, Deklarasi Anti Anarkis bertujuan mewujudkan Gresik yang aman dan Kondusif. Kondisi saat ini, tambah alumnus Akpol 2001 itu,  keberhasilan pembangunan di Gresik telah dirasakan oleh seluruh masyarakat. “Maka perlunya saling menjaga serta antisipasi atas tindakan maupun kegiatan oknum yang mengganggu Kondusifitas Gresik secara bersama-sama,”ujar perwira dua melati di pundak itu.

Kapolres Arief, mengajak semua pihak untuk antisipasi banyaknya pemberitaan Hoax yang sengaja diciptakan oleh pihak tidak bertanggung jawab guna menciptakan situasi yang tidak aman. “Kami berharap kepada semua pihak dapat untuk tidak terprovokasi serta menjaga kondusifitas di Gresik,”ujarnya.

Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno menambahkan, 
Pemkab Gresik sangat mendukung dengan adanya Deklarasi anti Anarkis yang diprakarsai Polres Gresik ini. 

Kabupaten Gresik, Abimanyu, beda dengan daerah lain. Meski, saat ini kamtibmas masih dinilai aman. “Maka dengan adanya himbauan dari bapak Kapolres (AKBP Arief Fitrianto,Red) dan Bapak Kapolda (Irjen Pol M Fadil Imran,Red) untuk menyelenggarakan Deklrasi Anti Anarkis mari kita dukung kegiatan saat ini secara bersama-sama, sehingga jangan sampai terjadi kerusuhan. Khususnya di Gresik,”harap Abimanyu.

DEKLARASI ANTI ANARKITIS : Sejumlah elemen masyarakat serta ormas kepemudaan di Gresik bersama TNI, Polri menggelar Deklarasi Anti Anarkis di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemkab Gresik , Jumat 16 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dia melanjutkan sinergitas TNI-Polri berserta masyarakat secara bersama-sama mencegah terjadinya penyebaran Covid – 19. “Ditengah-tengah kondisi tersebut semua pihak menjaga tetap menjaga kerukunan khususnya Jaga Jawa Timur, Jaga Gresik,”tegasnya.

Ada dua poin dalam deklarasi yang dibacakan secara bersama-sama itu. Bunyinya, “Bahwa kami masyarakat kabupaten Gresik adalah masyarakat yang selalu siap sedia menjaga kondusifitas kamtibmas Kabupaten Gresik yang aman dan damai”

“Bahwa kami masyarakat kabupaten Gresik yang mengutuk keras segala bentuk anarkisme dan vandalisme karena tidak sesuai dengan budaya dan cita-cita luhur bangsa Indonesia”. (*)

Jaga Kamtibmas Kota Santri Kondusif, Elemen Masyarakat Deklarasi Anti Anarkitis Selengkapnya

KPU Tetapkan DPT Pilbup Gresik 918.192 pemilih. Mayoritas Pemilih Perempuan

GRESIK, 1minute.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati dan wakil bupati 2020. Penetapan DPT Pilbup Gresik itu dilakukan di Hotel Horison, Kamis, 15 Oktober 2020.

Acara itu dihadiri panitia pemilihan kecamatan (PPK),  Badan pengawas pemilu (Bawaslu), Kesbangpol, TNI dan Polri.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengataka  proses penetapan daftar pemilih tetap ini cukup panjang. Sebelumnya KPU Gresik melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan PPDP untuk pendataan pemilih. 

TAHAPAN PILBUP : Baliho tahapan pemilu ini dipasang di depan pintu masuk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik ( foto dokumen chusnul cahyadi/1minute.id)

Kemudian muncul daftar pemilih sementara (DPS) yang selanjutnya dilakukan uji publik DPS. Hingga akhirnya didapati jumlah DPT yang ditetapkan dalam rapat pleno terbuka.

“Bisa jadi data ini belum sempurna, tapi ini ikhtiar kami terkait pendataan pemilih. Kami bersama PPK dan PPS sudah berusaha maksimal. Jika ada masukan kami terima dengan bukti otentik dengan by name by address,”kata Roni dikutip melalui laman kab-gresik.kpu.go.id, Jumat 16 Oktober 2020.

Terkait dengan ketentuan tanggapan masyarakat menuju ke DPT, tambahnya, pemilih atau pihak berkepentingan dapat mengajukan usul perbaikan mengenai yang tercantum dalam DPS. 

Dalam rapat pleno setiap PPK menyampaikan hasil DPT setiap kecamatan. Rata-rata per kecamatan memiliki perubahan data. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Gresik yakni laki-laki 456.202 pemilih. Sedangkan, perempuan  461.990 pemilih. Total 918.192 pemilih. (*)

KPU Tetapkan DPT Pilbup Gresik 918.192 pemilih. Mayoritas Pemilih Perempuan Selengkapnya

Tiga Maniak Judi Togel Diringkus. Sehari Ngaku Dapat Bagian Rp 300 Ribu, Tertangkap Ancaman Hukuman Maksimal 10 Tahun

GRESIK, 1minute.id  – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ngelus dada. Prihatin. Penyebabnya, ditengah pandemi korona masih ada orang  mencari kekayaan dengan jalan pintas. Yakni, judi toto gelap (togel).

Alumnus Akpol 2001 itu memastikan tidak ada tempat bagi para penjudi di Kota Santri ini. “Kami tidak akan mentolelir tindakan perjudian yang jelas dilarang secara hukum maupun sosial,”tegas AKBP Arief Fitrianto kepada wartawan di Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020. Kapolres Arief di dampingi Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga, Kasubbag Humas AKP Bambang Angkasa serta Kanit Pidum Ipda Joko Suprianto mengingatkan kepada masyarakat agar mencari rezeki dengan cara yang halal dan baik.  

Karena itu, perwira dua melati di pundak meminta masyarakat tidak meniru perbuatan dilakukan Kusmadi, 42, Samsuriono, 50, dan Asmui, 55. Ketiganya maniak togel asal Kecamatan Menganti, Gresik. Ketiga tersangka perjudian itu ditangkap anggota Satreskrim Polres Gresik ditempat berbeda.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika mengekspose hasil ungkap perjudian togel di Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tersangka Kusmadi, misalnya.  Lelaki 42 tahun itu mengendalikan togel dari rumahnya di Menganti menggunakan gadget. Polisi kemudian menggerebek rumah Kusmadi yang saat itu sedang merakap para penomboknya. “Ada 13 kertas tombokan togel dan uang Rp 1,57 juta kami amankan dalam penggerebekan itu,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.

Berdasarkan pengakuan tersangka Kusmadi setiap hari bisa mendapatkan uang Rp 600 ribu. “Saya dapat bagian 50 persen,”katanya. Bila sehari Kusmadi mendapatkan bagian dari bisnis haramnya itu Rp 300 ribu, sebulan ia mengantongi uang Rp 9 juta. Kebih dua kali  upah minimum kabupaten (UMK) Gresik Rp 4,19 juta per bulan. 

Proses pemeriksaan belum kelar, anak buah Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo menangkap Samsuriono, 50, dan Asmui, 55. Keduanya warga Desa Dracang, Kecamatan Menganti. Penyidik menjerat ketiga penjudi togel itu dengan pasal 303 KUHP. “Ancaman hukumannya maksimal sepuluh tahun,”tegas AKBP Arief. (*)

Tiga Maniak Judi Togel Diringkus. Sehari Ngaku Dapat Bagian Rp 300 Ribu, Tertangkap Ancaman Hukuman Maksimal 10 Tahun Selengkapnya

Sebelum Korona Bisa Melayani Tiga Lebih Lelaki Hidung Belang. Warkop Esek-esek Sediakan Enam Wanita Muda Digerebek Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Tengara warung kopi sebagai tempat prostitusi liar mendekati kebenaran. Buktinya, Satuan Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menggerebek warkop milik Johan Rio Aji, 19, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamaean.

Dalam penggerebakan itu, polisi mengamankan enam perempuan yang diduga kuat berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) dan Johan Rio Aji (JRA) sebagai mucikarinya. Keenam perempuan pemuas syahwat lelaki hidung belang itu berusia antara 18 tahun hingga 29 tahun. Mereka berasal dari Cirebon, Jawa Barat. 

“Tarif sekali kencan Rp 150 ribu,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam keterangan pers di Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020. Kapolres Arief didampingi Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayogo, Kasub bag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa dan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Joko Suprianto menambahkan penggerebekan warkop memberikan pelayanan esek-esek itu berdasarkan informasi masyarakat yang resah adanya aktivitas adanya prostitusi liar itu.

BARANG BUKTI : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didampingi Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayogo, Kasub Bag Humas AKP Bambang Angkasa menunjukkan barang bukti dalam penggerebekan tempat prostitusi berkedok warkop di Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Setelah dilakukan penyelidikan anggota Satreskrim, kata alumnus Akpol 2001, itu warkop milik Johan Rio Aji di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean juga digunakan untuk aktivitas prostitusi liar dilakukan penggerebekan sekitar pukul 22.00.

“Selain enam terduga PSK, juga diamankan mucikarinya bernisial JRA,”tegas AKBP Arief. Mucikari JRA menyediakan sarana dan prasarana berupa kamar untuk “eksekusi” dan menawarkan kepada pria hidung belang. “Tersangka JRA kami jerat dengan pasal 296 dan pasal 506 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana penjara satu tahun empat bulan,”jelas AKBP Arief.

PEKERJA SEKS KOMERSIAL : Enam wanita berusia antara 18 tahun hingga 29 tahun yang diamankan aparat Polres Gresik dari tempat prostitusi liar berkedok warkop di Desa Banyuurip, Kedamean digiring ke Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tersangka mucikari Johan Rio Aji (JRA) mengaku bisnis esek-esek berkedok warkop itu baru berjalan setahun. Ada enam perempuan berumur antara 18 tahun hingga 29 tahun yang siap melayani pria hidung belang. “Sekali kencan short time Rp 150 ribu,”kata Johan di Mapolres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020.

Tarif Rp 150 ribu itu dibagi tiga. Yakni, pekerja seks komersial, mucikari dan sewa kamar masing-masing Rp 50 ribu. Sebelum pandemi korona, tambahnya, setiap PSK bisa melayani lebih tiga lelaki. “Saat pandemi itu, paling banyak setiap wanita melayani kurang dari tiga lelaki,”tegas Johan Rio Aji. (*)

Sebelum Korona Bisa Melayani Tiga Lebih Lelaki Hidung Belang. Warkop Esek-esek Sediakan Enam Wanita Muda Digerebek Polres Gresik Selengkapnya

Syeh Ali Jaber : Tugas Polisi Sangat Baik. Laksanakan dengan Baik. Setiap Perbuatan Baik Kepolisian Pasti Ada yang Menerima dan Tidak.

GRESIK,1minute.id – Ratusan anggota Polres Gresik mendapatkan siraman rohani dari Syeh Ali Jaber, Kamis 15 Oktober 2020. Ulama kelahiran Madinah pada 3 Februari, 44 tahun itu menjadi pengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Asy Syafa Polres Gresik di Jalan AKS Tubun, Gresik.

Dihadapan ratusan personil dan ASN Polres Gresik, ulama berkewarganegaraan Indonesia yang ceramahnya menyejukkan umat itu mengatakan, Nabi Muhammad SAW dalam berdakwa agama Islam dilakukan dengan santun. “Tidak ada pemaksaan dalam masuk Islam. Nabi Muhammad SAW adalah penyempurna akhlaq manusia,”kata Ali Saleh Mohammed Ali Jaber yang dikenal Syeh Ali Jaber di Indonesia itu.

Dia melanjutkan, tugas kepolisian sangat baik. Laksanakan dengan baik. Setiap perbuatan baik kepolisian pasti ada yang menerima dan tidak. “Jangankan polisi, Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah saja keluarga terdekatnya ada yang menerima dan tidak menerima,”ujarnya.

Menurut ulama yang juga juri hafidz di salah satu stasiun televisi itu, jihad bukan selalu diartikan perang. “Jihad itu selalu berbuat santun dan berakhlaq baik antarsesama,”tegasnya.

SAMBUTAN : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika memberikan sambutan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Asy Syafa Polres Gresik, Kamis 15 Oktober 2020

Syeh Ali Jaber mengajak jamaah untuk selalu melatih diri agar selalu berlapang dada dengan selalu memaafkan orang lai  yang berbuat salah dan meminta maaf apabila berbuat salah. 

Jihad bukan selalu diartikan perang, Jihad itu selalu berbuat santun dan berakhlak baik antar sesama.

“Mari selalu melatih diri agar selalu berlapang dada dengan selalu maafkan orang lain yang berbuat salah dan meminta maaf apabila kita berbuat salah,”kata Syeh Ali Jaber.

Selama 1,5 jam mulai pukul 08.00 Syeh Ali Jaber memberikan siraman rohani dan mengajak seluruh personil maupun aparat sipil negera (ASN) meneladani akhlaq Rasulullah SAW.

Mereka terlihat khusyuk mendengarkan tausiyah Syeh Ali Jaber. Tampak hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi serta pejabat utama Polres Gresik lainnya itu.

KAPOLRES Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika bertemu Syeh Ali Jaber sebelum memberikan tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengucapkan syukur kepada Allah SWT telah diberikan kesehatan sehingga bisa melaksanakan memberikan pengamanan, pengayoman kepada masyarakat. “Semoga tausiyah bisa membawa kedamaian dan pelaksanaan tugas Polres Gresik selalu mendapat ridha Allah SWT,”kata alumnus Akpol 2001 ini. 
Kapolres Arief juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Syeh Ali Jaber di Masjid Asy Syafa Polres Gresik ini. (*)

Syeh Ali Jaber : Tugas Polisi Sangat Baik. Laksanakan dengan Baik. Setiap Perbuatan Baik Kepolisian Pasti Ada yang Menerima dan Tidak. Selengkapnya