BLP Property Incar Segmen Milenial, Hadirkan Rumah Pantas di Gresik Kota Raya.

Pasangan muda saat membeli rumah GKR di Kantor BLP Property ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Kebutuhan rumah hunian untuk milenial dan keluarga muda cukup tinggi. Potensi itu mulai digarap PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP Property).  Pengembang perumahan terbesar di Kota Industri ini, menghadirkan kawasan hunian baru di Desa Abar-abir, Kecamatan Bungah, Gresik. Kawasan baru diberi label Gresik Kota Raya (GKR). Luasnya, 130 hektare. GKR, kawasan hunian milenial itu dilaunching Senin 14 September 2020.

Menurut manager marketing BLP Property Ahmad Zainul Arief, salah satu pertimbangan membuka GKR karena Kawasan ini telah berkembang pesat sejak dibukanya Pelabuhan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Apalagi menurut rencana di area dekat JIIPE juga akan dibangun exit tol yang menghubungkan Krian, Legundi, Bunder dan Manyar ( tol KLBM).

Selain itu, sejumlah industri juga beroperasi di Gresik. Sehingga, kebutuhan rumah hunian masih cukup tinggi untuk karyawan atau pegawai berusia produktif.
“Keunggulan lainnya, kawasan ini lokasinya strategis karena hanya berjarak 25 menit dari Gresik Kota Baru (GKB) yang kini telah berkembang menjadi salah satu kawasan modern,” kata Zainul Arief, Senin 14 September 2020.

Manager marketing BLP Property Ahmad Zainul Arief, saat launching Perumahan GKR

Kawasan GKR terdiri dari tiga sektor. Yakni sektor barat dengan luas 100 hektare. Sedang sektor utara dan timur masing-masing seluas 15 hektare. Jumlah hunian sebanyak 367 unit rumah dengan tipe 36/72 dan tipe 30/60.  

Konsultan Marketing BLP Property Eko Sumargo menambahkan konsep GKR ini adalah Rumah Pantas. “Yakni pantas harga dan pantas kualitasnya,”tegas Eko Sumargo. Dia melanjutkan pantas harga karena rumah di GKR banderol mulai dari harga Rp 150,5 juta. “Sedang pantas kualitas, material serta proses pengerjaannya dapat dipertanggungjawabkan,”ujarnya.

Eko Sumargo melanjutkan BLP Property selama ini telah sukses membangun dan mengembangkan GKB (Gresik Kota Baru) menjadi kota mandiri yang prestisius sejak  1981.  GKB kini telah dihuni lebih dari 40.000 jiwa, berkembang pesat dan memiliki berbagai fasilitas pendidikan, kesehatan, sentra bisnis dan kuliner, mal bahkan hotel berbintang di dalam satu kawasan. 

“Demikian juga dengan PPS yang telah dikembangkan oleh BLP Property hingga menjadi kawasan terpadu paling potensial di Gresik. Di kawasan ini telah dibangun berbagai regency tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat modern,” tambah dia. 

Sementara, Rama dan Riri, pasangan keluarga muda yang membeli rumah di GKR mengatakan jika dirinya memiliki kepercayaan kepada BLP Property. Sebab, BLP telah sukses mengembangkan kawasan perumahan GKB dan Pondok Permata Suci (PPS).

“Kebetulan orang tua saya tinggal di GKB, Saudara saya juga ada yang tinggal di PPS. Jadi sudah tahu kualitas dari BLP Property,”puji Rama. (*)

BLP Property Incar Segmen Milenial, Hadirkan Rumah Pantas di Gresik Kota Raya. Selengkapnya

Terjaring Operasi Yustisi, 24 Pelanggar Pilih Denda, 4 Orang Memilih Kerja Sosial.

SIDANG di tempat dilakukan petugas dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di depan kantor Bupati Gresik, Senin 14 September 2020 . ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id)

GRESIK, 1minute.id--Tindakan represif semakin diintensifkan petugas untuk menertibkan masyarakat pelanggar protokol kesehatan. Tim gabungan, terdiri TNI, Polri dan Pol PP menggelar operasi yustisi di halaman Pemkab Gresik, Senin 14 September 2020. 

Operasi penegakan protokol kesehatan, terutama pemakaian masker saat beraktivitas di luar rumah itu dimulai pukul 10.00. Selama 60 menit, operasi yang dipimpin langsung Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. 

TIGA Pilar, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf TaufikIsmail usai memimpin Ops Yustisi Penegakan Protokol kesehatan, Senin 14 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id)

Dan, dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, perwakilan kejaksaan negeri Gresik ini mengamankan 28 orang tanpa masker.

Puluhan pelanggar upaya pencegahan persebaran coronavirus disease (Covid-19) langsung menjalani sidang di tempat. Sebanyak 24 dari 28 pelanggar memilih denda. Dan, empat orang pelanggar memilih kerja sosial. Nyapu jalan. 

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, operasi yustisi tindaklanjut instruksi Presiden (Inpres) 6/2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan, pengendalian korona.

“Operasi gabungan ini tujuannya menekan penyebaran wabah korona di Jawa Timur khususnya di Gresik. Memberikan efek jera kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,”tegas Bupati Sambari. (*)

Terjaring Operasi Yustisi, 24 Pelanggar Pilih Denda, 4 Orang Memilih Kerja Sosial. Selengkapnya

Pemuda Pancasila Energi Perubahan untuk NIAT

Bakal calon bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menerima dukungan dari Pemuda Pancasila di rumah pemenangan NIAT di Srembi, Kedanyang, Kebomas, Gresik, Kamis 10 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Pemuda Pancasila Gresik merapat ke pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Deklarasi dukungan PP itu dihelat Rumah Pemenangan NIAT di Srembi, Kedanyang, Kebomas, Kamis 10 September 2020.

Puluhan anak buah Sarjono, Ketua Pemuda Pancasila Gresik tumplek blek di rumah pemenangan NIAT. Apalagi, saat itu dikabarkan La Nyalla Mattaliti, pimpinan pusat PP juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan hadir memberikan dukungan kepada NIAT.

Prosesi dukungan dengan memasangkan jaket loreng warna hitam dan oranye kepada Yani. “Gus Yani, anggota PP,”teriak massa disambut sorak dan tepuk tangan hadirin.

Cabup Fandi Akhmad Yani mengatakan dukungan Pemuda Pancasila menjadi tambahan darah untuk memenangi Pilbup Gresik. “Mudah-mudahan kami (pasangan NIAT,Red) dan Pemuda Pancasila menjadi pelopor energi perubahan yang ada di Gresik,”kata Yani usai acara deklarasi, Kamis 10 September 2020. 

Untuk memangi kontestasi itu, tambah mantan Ketua DPRD Gresik itu, akan terus melakukan konsolidasi di tingkat bawah. “Menyapa masyarakat untuk mengajak berjuang. Mendorong Gresik tidak hanya lebih baik, tetapi yang terbaik setidaknya di wilayah Jawa Timur,”katanya. (*)

Pemuda Pancasila Energi Perubahan untuk NIAT Selengkapnya

Ketua Terpapar Covid, Komisioner Pastikan Tahapan Pilkada Tak Terganggu.

Ilustrasi coblosan pilbup , 9 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik Akhmad Roni dikabarkan terkonfirmasi positif korona. Roni kini menjalani isolasi mandiri. Sekana 14 hari kedepan.

Makmun, anggota komisioner KPU memastikan tahapan pemilih tidak terganggu. Sesuai tahapan. Kabar Roni terpapar Covid-19 setelah melakukan test uji usap (swap) di RSU dr Soetomo, Surabaya. Roni, memantau perkembangan tes kesehatan dua calon pasangan (paslon) bupati Gresik pada Kamis (10/9).

Komisioner KPU Devisi Sosialisasi dan SDM Makmun mengatakan, membenarkan Ahmad Roni terpapar Covid-19. “Setelah dapat konfirmasi itu, empat komisioner dan kepala seksi menjalani uji usap,”ujar Makmun dikonfirmasi 1minute.id, Kamis 10 September 2020.

Komisi juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Penanggulangan Covid-19. “Seluruh ruang juga telah disemprot desinfektan,”imbuhnya. Bagaimana tahapan pemilu? Komisioner Devisi Sosialisasi dan SDM itu memastikan tahapan pilkada tidak akan terganggu.

Komisioner juga telah menunjuk pelaksana harian, yakni Abdullah Sidiq Notonegoro juga menjabat Komisioner Divisi Perencanaan dan Data. Hari ini, Jumat 11 September 2020 penyelenggara akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan paslon.

Tim dokter rumah sakit RSU dr Soetomo Surabaya hanya menyampaikan hasil kesimpulan pemeriksaan kesehatan selama 3 hari itu. Calon Bupati Fandi Akhmad Yani mengaku lega bisa menyelesaikan proses pemeriksaan kesehatan. “Semua lancar. Untuk tes psikologi kami harus menjawab 750 pertanyaan,”ujar pasangan cawabup Aminatun Habibah ini, Kamis 10 September 2020.

Calon wakil Bupati dr Asluchul Alif memastikan kondisi kesehatannya baik. “Alhamdulillah sehat semua,”kata pasangan dari cabup Moh Qosim ini. (*)

Ketua Terpapar Covid, Komisioner Pastikan Tahapan Pilkada Tak Terganggu. Selengkapnya

Sego Menir, Kuliner Khas Gresik Bikin Lidah Bergoyang.

Penjual Sego Menir di kampung Bedilan Jalan Raden Santri, Gresik, Selasa 8 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id )

SINAR matahari begitu terik. Padahal baru pukul 09.00. Perut terasa keroncongan. Lapar. “Siang gini sarapan sego menir enak,”gumam Saya dalam hati. Saya meluncur makam Londo (Belanda). Sekitar 100 meter SMA NU 1 dan SMP NU 2 Gresik. Di Jalan Raden Santri, Gresik untuk sarapan sego menir.

Sego (bahasa Jawa berarti Nasi). Sedangkan, Menir sendiri adalah sejenis sayur. Kuah bening. Meski dicampur dengan menir, kuahnya tidak terlalu keruh. Justru terlihat bening seperti sayur bayam.

Bumbunya terdiri atas kunci, bawang merah dan putih dan gerusan menir. Bedanya kuah menir ini menggunakan rajangan Kangkung. Terkadang ditambahkan dengan labu.

Sego menir di Kelurahan Bedilan ini langganan saya. Warung kaki lima. Sebelum, pandemi korona sego menir Makam Londo ini cukup ramai. Apalagi, waktu istirahat sekolah. Tapi, Selasa 8 September 2020 lengang.

Saya langsung dilayaninya. Menggunakan wadah takir ( wadah daun pisang) penjual mengambil nasi yang punel lalu memberinya kuah menir. “Sambel terasi apa pencit (mangga muda),”tanya penjual.

“Iwak opo?”tanya bakul sego menir itu lagi. Perempuan asal Madura itu membuka tutup wadah dari godong yang warna hijau segar itu. Ada tiga wadah. Wadah lauk jerohan, Otak dan hati. Lalu daging untuk nasi krawu. Dan, satu lagi wadah berisi bali belut, tahu, tempe dan telur.

Ada juga aneka lauk yang di goreng ditempatkan bagian depan dekat dandang sayur menir. “Bali welut (belut), bali tempe dan bali tahu,”jawab Saya. Semua lauk dimasukkan ke wadah takir yang sudah isi sego , sayur menir dan sambal pencit. Sedangkan rempeyek kacang di beri wadah daun pisang.

Saya lalu santap di teras sebuah warung kopi di pinggir jalan kampung . Heeemmm. Rasa terasa nikmat. Ada pedas, dan masam sambal pencitnya. (*)

Sego Menir, Kuliner Khas Gresik Bikin Lidah Bergoyang. Selengkapnya

Sidak BPPKAD, Bupati Minta Data PAD Gresik untuk Bahan Rapat Anggaran

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto ketika melakukan inspeksi mendadak di kantor BPPKAD Gresik, Senin 7 September 2020 ( Foto : Humas Pemkab Gresik)

GRESIK, 1minute.id—Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

Sidak dilakukan, karena Sambari di dampingi Kepala Inspektorat Edi Hadi Siswoyo dan Kabag Humas Protokol Reza Pahlevi mencari data terkait pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gresik.

Data tersebut akan digunakan Sambari sebagai bahan rapat paripurna zoom meeting dengan panitia anggaran DPRD Gresik. Saat berada di ruang Kepala BPPKAD Siswadi, Bupati Sambari menanyakan berbagai hal tentang PAD yang masuk ke kas DPPKAD Gresik.  

”Berapa rata-rata perhari dana PAD yang masuk dari berbagai pajak daerah. Dari pajak hotel restoran, PBB, BPHTB dan beberapa pajak lain,”tanya Bupati Sambari kepada Siswadi. Siswadi kemudian menuju meja bendahara yang berada di ruang pelayanan pajak daerah di dekat lobi kantor. Bendahara lalu mencetak rincian PAD yang diminta oleh Bupati Sambari.  

Sayangnya, Bupati Sambari tidak menyebut angka PAD tersebut. Rencananya, Bupati  bersama DPRD juga akan melaksanakan pengambilan keputusan terhadap nota perubahan APBD (P-APBD) 2020

Sebelumnya, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meminpin apel pagi. Bupati Sambari seakan tidak pernah lelah mengingatkan pegawainya untuk mematuhi protokol kesehatan . Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak aman (3M).  

”Setiap hari masih saja ada yang terkonfirmasi positif meski sudah menurun. Kita harus melaksanak 3M dan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen”kata Bupati Sambari dalam apel di halaman Kantor Pemkab Gresik, Senin 7 September 2020.

Data Minggu, 6 September 2020, jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.779 orang. Sembuh 2.252 orang, dan meninggal dunia 174 orang.   ”Pasien yang sedang dalam perawatan sebanyak 353 orang. Dan Alhamdulillah data kemarin (Minggu) tidak ada yang meninggal dunia,”kata Sambari.  (*)

 

Sidak BPPKAD, Bupati Minta Data PAD Gresik untuk Bahan Rapat Anggaran Selengkapnya

Proyek Underpass Pertama Gresik itu Mulai Dikerjakan

Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas mulai di bangun. Petugas melakukan penutupan jalan nasional itu, Sabtu,5 September 2020. Tahap pertama pembangunan trowongan kali pertama di Gresik ini dianggarkan Rp 4,32 miliar dari APBD Gresik. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Sempat molor karena izin administrasi pemerintah pusat. Proyek pembangunan underpass alias trowongan mulai dikerjakan. Jalan nasional mulai simpang tiga Gresik Kota Baru (GKB) hingga depan kampus Universitas Muhammadiyah Gresik sementara ditutup.

Semua kendaraan dari Gresik menuju Lamongan dialihkan melewati jalan alternatif di jalan Sumatra Kompleks Perumahan GKB. Juga, kendaraan dari arah berlawanan, Lamongan menuju Gresik dibelokkan di depan gerbang masuk Kompleks Perumahan Griya Kembangan Asri (GKA).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi mengatakan izin dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Kementrian Perhubungan telah dikantongi. Sebab, Jalan Wahidin Sudirohusodo merupakan jalan nasional.

“Izin sudah dibahas tim dari pusat. Tim dari Jakarta juga turut meneliti. Tidak hanya itu, tim dari Provinsi dan Kepolisian juga dilibatkan,”kata Gunawan Setiaji, Minggu 6 September 2020.

Proyek pembangunan underpass itu, memiliki panjang 8 meter, lebar 15 meter dan kedalaman sekitar 7 meter. Underpass di cor, pengukuran sudah lengkap semua. Namun, pengerjaan dijadwalkan molor dari rencana semula karena terganjal izinnya.

Pembangunan proyek underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas ini dibangun oleh CV Wijaya dengan anggaran Rp 4,23 miliar diperkirakan selesai minggu ketiga Desember 2020. Mundur dari jadwal awal November 2020 karena proses perizinan dari pemerintah pusat. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Diperkirakan minggu ketiga Desember 2020 sudah selesai,”tambah Gunawan. Akan tetapi, Gunawan buru-buru menambahkan penghujung  2020, pengerjaan underpass itu belum 100 persen tuntas.  DPUTR masih harus melengkapi bagian di samping kanan dan kiri proyek underpass senilai Rp 5 miliar itu.

“Kelengkapan itu akan dibangun lagi tahun depan. Total pembangunan selesai tahun 2021,”ujarnya. Dalam pengamatan di lapangan, proyek pembangunan underpass dikerjakan CV Wijaya. Dalam plakat yang di pasang diperkirakan “mulut” trowongan kali pertama selama Pemkab Gresik itu, mulai dikerjakan 8 Juni hingga 4 Novmber 2020. Anggarannya Rp 4,23 miliar tepatnya Rp 4.237.457.072,27. 

Terpisah, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, pihaknya bersama Dishub Gresik telah melakukan dua kali simulasi untuk jalan alternatif selama proyek pembangunan underpass itu. Selama pengerjaan dilakukan pengalihan arus kendaraan. Kendaraan roda dua dan roda empat dari arah terminal Bunder menuju arah Gresik kota melalui jalan alternatif.

“‘Jalur anternatif itu melalui Jalan Sumatera depan perumahan Graha Kembangan Asri (GKA), melewati depan kampus UMG dan putar balik di Bundaran GKB,. Juga, kendaraan dari arah sebaliknya. Melalui jalur alternatif itu”ujarnya. Akan tetapi, kendaraan besar dari arah Surabaya langsung diarahkan menuju Jalan Mayjen Sungkono saat melintas di simpang empat Segoromadu Gresik. (*)

Proyek Underpass Pertama Gresik itu Mulai Dikerjakan Selengkapnya

Pastikan Stok Pupuk Musim Tanam Okmar Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) didampingi Dirut PG Dwi Dwi Satriyo Annurogo usai penamanan pohon secara simbolis di depan Wisma Kebomas PG , Jumat 4 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK, 1minute.id—Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja ke PT Petrokimia Gresik. Kedatangan SYL itu untuk meninjau ketersediaan pupuk bersubsidi yang akan disalurkan kepada petani pada musim tanam Oktober 2020-Maret 2021 (Okmar). Sebelum meninjau stok pupuk, menteri SYL melakukan penanaman pohon di depan Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik.

Kehadian Mentan Syahrul disambut jajaran direksi perusahaan solusi angroindustri anggota Holding Pupuk Indonesia itu. Diantaranya, Direktur Utama (Dirut) PG Dwi Satriyo Annurogo. Menurut Dirut PG Dwi Satriyo Annurogo, stok pupuk musim tanam Okmar  sejumlah 418.451 ton. Rinciannya, Pupuk Urea sebanyak 51.278 ton  ;  ZA (53.782 ton) ; SP-36 (100.111 ton), Phonska (153.948 ton), dan Petroganik (59.332 ton).

Dari total stok tersebut, untuk Provinsi Jawa Timur sebesar 130.402 ton. Rinciannya, Urea (51.278 ton) ; ZA (15.531 ton) ; SP-36 (24.387 ton) ; Phonska (10.316 ton) dan Petroganik (28.890 ton).  ”Kewajiban dari Petrokimia Gresik adalah menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan atau penugasan dari pemerintah,”ujar Dwi Satryo kemarin.

Petrokimia Gresik, tambahnya, siap mendukung ketahanan pangan nasional, dimana pupuk bersubsidi, sebagai salah satu sarana produksi pertanian, menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Terlebih di tengah kondisi wabah korona yang belum mereda. 

”Tidak hanya pupuk, Petrokimia Gresik juga siap membantu petani dalam pengendalian hama, sehingga pengawalannya lengkap,”ujarnya. Dalam penyaluran pupuk bersubsidi PG berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 10/ 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pertanian nomor 01/ 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2020. 

Dalam Permentan tersebut, Kementan menetapkan alokasi pupuk bersubsidi nasional sebesar 7,9 juta ton kepada Pupuk Indonesia. Dari jumlah tersebut, Petrokimia Gresik mendapat tugas penyaluran sebesar 4,7 juta ton atau 59 persen dari total penugasan nasional.  Selebihnya, akan disalurkan oleh produsen pupuk anggota holding Pupuk Indonesia lainnya.

Untuk memastikan penyaluran hingga ke daerah, tambah Dwi Satryo, Petrokimia Gresik memiliki 77 orang staf perwakilan daerah penjualan (SPDP) yang tersebar di di Indonesia. Mereka rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat. “Dalam penyalurannya, perusahaan memegang teguh prinsip 6 tepat, yaitu Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, dan Tepat Waktu,”tegasnya. (*)

Pastikan Stok Pupuk Musim Tanam Okmar Aman Selengkapnya

Syarat Daftar Lengkap, Langsung Konsolidasi Parpol hingga Relawan

Calon Bupati Fandi Akhmad Yani usai mendaftar di kantor KPU Gresik naik kereta kencana. Gus Yani dielu-elukan ribuan pendukungnya, Jumat 4 September 2020 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah mendaftarkan ke komisi pemilihan umum (KPU) Gresik, Jumat 4 September 2020. Mereka mendaftar sebagai calon bupati dan calon wakil bupati (Cabup-cawabup) Gresik 2020-2024. Paslon NIAT itu daftar ke kantor penyelenggara pemilu dengan diantar pendukungnya. 

Gus Yani dan Bu Min berangkat dari rumah Pemenangan Srembi, Desa Kedanyang, Kebomas dengan naik kereta kencana. Jalan raya dilewati iring-iringan pendukung NIAT tersendat. Sekitar pukul 13.10 paslon mengusung tagline Manut Kiai menuju Perubahan Gresik itu tiba di kantor KPU di Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Selama 2 jam Yani yang mantan Ketua DPRD Gresik dan Bu Min, Kepala SMK Assadah Qomaruddin Sampurnan, Bungah berada di dalam kantor komisi. Mereka didampingi enam petinggi parpol pengusung. Yakni, NasDem, PPP, Partai Golkar, PDI-P dan PAN. 

Mereka turut menyaksikan  komisioner KPU Gresik meneliti berkas administrasi. Termasuk surat rekomendasi dukungan. “Alhamdulillah pendaftaran saya dengan Bu Min tak ada kendala.Tinggal melaksanakan tes kesehatan dan Swab test Covid-19 yang juga menjadi syarat pendaftaran,” ujar Gus Yani usai mendaftar di kantor komisi. Massa pendukung terus mengeluh-eluhkan NIAT. Mereka berusaha menyalami Yani yang naik kereta kencana untuk balik ke rumah pemenangan Srembi.

“Iki bupati pilihan wong Gresik. Muda, dan visioner,”teriak seorang pendukungnya. Gus menegaskan, pascapendaftaran langsung memantapkan konsolidasi dengan parpol pendukungnya serta relawan. Mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. “Kedepan kami langsung melakukan konsolidasi. Setelah itu, bergerak memaksimalkan pendukungnya serta relawan,” paparnya. (*)

Syarat Daftar Lengkap, Langsung Konsolidasi Parpol hingga Relawan Selengkapnya

Jaga Kondusifitas Keamanan, Kejaksaan Tunda Eksekusi Mahmud Setelah Pilbup

Mahmud, ketika menjalani sidang dugaan penipuan dan penggelapan di PN Gresik , Juli 2020

GRESIK,1minute.id—Mahmud, anggota DPRD Gresik sedikit bernafas lega. Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menunda pelaksanaan eksekusi putusan Mahkamah Agung kepada politisi Partai NasDem itu. 

Dalih, korp Adhyaksa untuk menjaga kondusifitas daerah karena sedang melaksanakan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik. Running Pilbup memasuki proses pendaftaran pasangan calon (Paslon) mulai 4-6 September 2020. Pencoblosan dihelat Jumat, 9 Desember 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Heru Winoto melalui humas Kejari Gresik Bayu Probo Sutomo telah menerima salinan putusan kasasi dari MA bernomor  138 K/PID /2020 tertanggal 16 Maret 2020 melalui Pengadilan Negeri (PN) Gresik atas nama terpidana Mahmud pada 27 Juli 2020. 

Akan tetapi, petikan putusan ada kekeliruan adminitratif terkait jenis kelamin Mahmud sebenarnya laki-laki tertulis perempuan. “Salinan petikan telah dilakukan revisi dan telah diterima JPU,”kata Bayu didampingi Kasi Pidum Firdaus, Jumat 4 September 2020.

Berdasarkan Pasal 270 KUHP, kata Bayu, memberikan kewenangan kepada jaksa untuk melakukan eksekusi terhadap diri terpidana Mahmud.  Akan tetapi, Kabupaten Gresik sedang melaksanakan pesta demokrasi, pemilihan bupati. 

“Kejaksaan RI sebagai aparat penegak hukum dalam mendukung, menciptakan iklim situasi dan kondisi masyarakat, harus tetap mengutamakan kepentingan umum diatas segalanya guna menjaga situasi tetap aman, tentram dan kondusif di tengah-tengah situasi politik yang sedang berjalan,”kata Bayu yang juga Kasi Intel Kejari Gresik didampingi Kasi Pidum Firdaus kemarin. ”Aparat kejaksaan diharapkan tetap mampu mewujudkan kinerja penegak hukum yang dapat menjawab tuntutan perubahan dan perkembangan masyarakat serta harus mampu menampung dan merealisasikan tuntutan aspirasi masyarakat,”imbuh Bayu. 

Bayu lalu mengutip instruksi Jaksa Agung nomor 9/2019 tentang  Optimalisasi Peran Kejaksaan dalam mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2020. Pada butir kedua, sebut Bayu, berisi instruksi Jaksa Agung kepada seluruh jajaran kejaksaan diminta untuk menjaga dengan sungguh-sungguh marwah penegakan hukum untuk tidak digunakan sebagai alat kepentingan bagi kelompok manapun, yang dapat mempengaruhi dan mencederai proses pemilihan kepala daerah. 

”Memperhatikan instruksi Jaksa Agung RI tersebut, proses pelaksanaan eksekusi Mahmud sebagai salah satu kader Partai Nasdem yang saat ini aktif sebagai anggota DPRD Gresik, akan dianggap penegakan hukum melalui pelaksanaan ekseskusi yang dilaksanakan kejaksaan negeri Gresik bermuatan politis. Syarat motif dan kepentingan. Serta, tidak murni penegakan hukum sehingga penilaian dan opini tersebut sangat merusak marwah penegakan hukum yang harus dilaksanakan oleh aparat kejaksaan.

 ”Kejaksaan Negeri Gresik tetap akan melaksanakan eksekusi terhadap terpidana Mahmud namun waktu pelaksanaannya akan kami pertimbangkan setelah pelaksanaan Pilkada 2020 selesai sehingga marwah penegakan hukum yang akan kami laksanakan tidak mencederai hati masyarakat dan para pihak,”kata Bayu. Seperti MA  memvonis Mahmud terbukti telah melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan. Putusan No.138K/PID/2020 hakim kasasi membatalkan putusan banding No.1224/PID/2019 dan mengabulkan kasasi dari Kejari Gresik. MA menjatuhkan hukuman kepada Mahmud selama 1 tahun penjara. (*)

Jaga Kondusifitas Keamanan, Kejaksaan Tunda Eksekusi Mahmud Setelah Pilbup Selengkapnya