Dekranasda Fest 2024 Pilih Faizal dan Nurul Mafaza, Duta Batik Gresik, Bupati Gresik: Batik Motif Nogo Giri Jadi Khazanah Motif Naga di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Grand Final Pemilihan Duta Batik Gresik 2024 menjadi puncak acara Dekranasda Fest 2024 selama 3 hari di kawasan heritage Kolonial, Bandar Grissee pada Sabtu malam, 29 Juni 2025l4.

Gelaran kali pertama yang dilakukan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan atau Diskoperindag dan PT Smelting di Jalan Basuki Rahmat Gresik ini sangat meriah. 

Ratusan pasang mata seakan tidak betkedip karena khawatir kehilangan momentum 8 pasangan finalis memakai batik khas Gresik, Nogo Giri. Batik Nogo Giri ini, satu dari sepuluh batik khas Gresik yang telah didaftarkan hak paten. Batik ini menambah khazanah koleksi batik motif naga yang ada di Indonesia. Saat ini, baru ada empat batik motif Naga di Indonesia, diantaranya motif Nogo Giri asal Kabupaten Gresik. 

Setelah melalui proses seleksi sejak Mei 2024 lalu, akhirnya dewan juri berjumlah tiga orang memilih Faisal Herlambang dan Nurul Mafaza sebagai Duta Batik Gresik 2024 yang berhak mewakili Kabupaten Gresik di tingkat Jawa Timur. Selain batik Nogo Giri, para finalis juga memakai busana batik khas Gresik lainnya.  Motif batik Rusa Bawean, Damarkurung, Ikan Bandeng dan Pudak. 

Batik khas itu diperagakan oleh peragawan dan peragawati cilik yang tergabung dalam Cak dan Yuk Gresik Cilik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Presiden Direktur PT Smelting Mr Hidaya Sato, General  Manager Affairs PT Smelting Indra S.W.Junor dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali juga terlihat memakai busana batik. 

Malam Grand Final Duta Batik Gresik 2024 diawali dengan penampilan delapan pasangan finalis. Dewan juri memilih tiga pasangan untuk maju ke final. Setelah menetapkan tiga pasangan finalis mereka menjalani tamya jawab. Ada tiga orang memberikan pertanyaan yang harus dijawab oleh finalis yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali dan GM Affairs PT Smelting Gresik Indra S.W. Junor.

Fandi Akhmad Yani bertanya tentang proses pembuatan batik tulis. Indra Junor tentang cara melestarikan batik di era global para milenial dan generasi Z lebih suka gadget. Sedangkan, Nurul Haromaini Ali menanyakan tentang perbedaan batik tulis, batik cap dan batik kolaborasi tulis dan cap.

“Kita baru saja menyelesaikan bentuk kerja sama dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Greisk bersama PT Smelter dan Dekranasda Gresik dalam rangka pemberdayaan UMKM. Khusunya, pengrajin batik di Kabupaten Gresik,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai acara pada Sabtu malam, 29 Juni 2024.

Ia melanjutkan, Pemkab Gresik selama setahun ini telah mela pendampingan kepada para pengrajin batik, terutama dalam hal desain, motif dan potensi keunggulan yang menjadi identitas kabupaten Gresik.

“Dan Alhamdulillah kita sudah temukan beberapa motif. Tadi ada motif Nogo Giri, Rusa Bawean, Batik Ikan Bandeng, bahkan ada batik Pudak. Seperti yang dipakai para finalis dan tamu undangan yang saat ini hadir. Ini desain yang luar biasa dan tidak tertinggal oleh zaman,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurutnya, semua yang menjadi ciri khas Gresik kini bisa dibuat menjadi terobosan baru dalam berinovasi dalam membuat motif batik yang baru. Ia berharap, pendampingan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dekranasda mampu memberikan dampak untuk para pengerajin batik, terutama dalam acara Dekranasda Fest 2024.

“Tentunya kita juga berharap agar motif batik khas Gresik bisa menjadi skala nasional. Jadi kita bangga dengan desain batik yang sudah kita tetapkan,” tuturnya. Gus Yani optimistis batik khas Gresik bakal merambah kancah nasional dan menjadi identitas Indonesia bahkan global menyusul kain tenun khas Gresik “Kita juga berupaya bagaimana caranya Batik Khas Gresik ini bisa mendunia,” pungkasnya.

DUTA BATIK GRESIK: (kiri-kanan) Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dan Presiden Direktur PT Smelting Gresik Mr Hidaya Sato dalam Pemilihan Duta Batik Gresik di Puncak Dekranasda Fest 2024 di kawasan heritage Kolonial, Bandar Grissee pada Sabtu malam, 29 Juni 2024 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini mengatakan pihaknya hakul yakin sepuluh batik khas Gresik tidak akan diklaim oleh Kabupaten/Kota lainnya. Sebab, sepuluh motif batik itu telah didaftarkan hak paten. Saat ini, imbuhnya, batik yang merupakan warisan budaya takbenda hingga menjadi identitas sebuah bangsa yang harus terus dilestarikan. Selain menggemakan, menurut Nurul, perlu ada tindakan nyata agar budaya tersebut bisa terjaga.

“Ini yang menjadi tanggung jawab kita, bagaimana batik yang menjadi warisan leluhur tidak hanya digemakan saja. Tapi harus dipakai, dipromosikan dan kita ingin mendorong cara agar batik itu dikemas agar tidak hanya identik dengan acara formal. Atau bahkan batik disebut pakaian orang tua, nah itu yang kini sedang saya rmengubah mainset itu,” kata Ning Nurul-sapaan akrab- Nurul Haromaini Ali itu.

Untuk itu, lanjut Nurul, pihaknya dan Diskoperindag Gresik yang berkerja sama dengan PT Smelting Gresik menggelar kegiatan Dekranasda Fest 2024 untuk mengajak generasi muda agar terus mempromosikan batik. Semoga dengan terpilihnya Duta Batik Kabupaten Gresik 2024 ini, bisa mengajak para generasi bangsa bangga memakai batik.

“Makanya kita mencari Duta Batik Gresik 2024 untuk mengajak generasi muda penerus bangsa agar bangga memakai batik. Batik bukan hanya untuk orang tua, banyak batik yang sangat keren ketika dipakai anak-anak muda,” ujarnya. 

Sementara itu, GM Affairs PT Smelting Gresik Indra S.W Junor mengajak, pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan Pemkab Gresik dan Dekranasda Gresik untuk melestarikan batik khas Gresik sejak dua tahun terakhir ini. “Ini tahun kedua kami berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik,” ujarnya. 

Indra sangat bangga motif batik khas Gresik seperti Nogo Giri. Pihaknya berkeinginan menjadikan batik tersebut sebagai seragam pegawai di perusahaan. “Bahkan, tadi Mr Sato (Mr Hidaya Sato, Presiden Direktur PT Smelting Gresik, Red) menyatakan sudah tidak sabar ingin mengenakan batik khas Gresik tersebut,” kata Indra Junor yang mendampingi Mr Hidaya Sato. (yad/adv)

Dekranasda Fest 2024 Pilih Faizal dan Nurul Mafaza, Duta Batik Gresik, Bupati Gresik: Batik Motif Nogo Giri Jadi Khazanah Motif Naga di Indonesia  Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 

GRESIK,1minute.id – Dinas Parekrafbudpora Gresik menggelar Festival Cokro Ekraf pada Sabtu malam, 2 Maret 2024. Festival Ekraf pertama dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Puluhan kuliner khas Gresik Kota Lama semakin menambah meriah festival yang digelar di jalan terpendek di Indonesia itu.

Jalan Raya HOS Cokroaminoto Gresik hanya memiliki panjang 50 meter. Jalan itu diapit bangunan lawas yakni bangunan rumah toko (ruko) kali pertama di kabupaten Gresik yang dibangun pada 1900-an itu masuk dalan kawasan Bandar Grissee. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi antusiasme masyarakat untuk memeriahkan Cokro Ekraf Fest 2024 ini. “Saya meyakini bahwa festival ini bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, festival ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni menyuguhkan kulineran khas Gresik. Yang mana masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati kuliner khas, di festival Ekraf ini semua tersedia,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

“Bandar Grissee ini adalah ikon kota Gresik yang bernuansa heritage. Maka kita (pemerintah daerah) terus mendorong pembangunan di kawasan ini supaya menjadi daya tarik. Kami berharap masyarakat turut serta menjaga dan melestarikan kawasan ini sebagai kawasan heritage kebanggaan masyarakat Gresik,” imbuh Wakil Bupati berlatar pendidik ini.

Bu Min juga menyempatkan diri meninjau stan yang ada. Dirinya berharap, festival ini bakal terus digelar, minimal dua minggu sekali. “Saya lihat antusias masyarakat yang luar biasa, setidaknya dua minggu sekali festival Ekraf ini dapat digelar dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Sehingga ekonomi makin bertumbuh dan memberikan dampak yang positif bagi para pelaku UMKM,” harapnya. (yad)

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh  Selengkapnya

Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab

GRESIK,1minute.id – Bus wisata Bandar Grissee mulai beroperasi pada Sabtu, 20 Januari 2024.  Bus susun berkapasitas 40 tempat duduk itu menyusuri sejumlah ruas jalan di Gresik Kota Lama (GKL). Harga tiket Rp 5 ribu. 

Guide Susur Bandar Grissee Imam Wahyu mengatakan, bus susun memiliki kapasitas 40 tempat duduk. Lantai satu dan lantai dua yang tanpa kap. ” Untuk keamanan penumpang hanya diisi 35 penumpang,” kata Wahyu di konfirmasi 1minute.id pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Bus wisata Bandar Grissee ini, start depan GNI Jalan Pahlawan, Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan Raden Santri- kawasan heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat- A.K.S Tubun, kamping Arab di Jalan KH Zubair – Jalan Agus Salim dan finish GNI. “Bus hanya berhenti di Bandar Grissee sebentar. Tapi, penumpang tidak turun,” kata Wahyu yang ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gresik itu.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  sekitar pukul 16.40 WIB, bus wisata Bandar Grissee belum penuh. Penumpang didominasi ibu-ibu dan anak memilih untuk duduk di bagian lantai dua bus tersebut. Cuaca mendung ditambah semilir angin menjadi sebuah sensasi baru naik bus tanpa kap itu.

Berdasarkan flayer Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik bus wisata beroperasi dua hari selama sepekan yakni Sabtu dan Minggu. Tiga kali trip, 15.00 WIB – 17.30 WIB ;  pukul 18.30 WIB – 19.30 WIB dan terakhir, pukul 19.30 WIB – 21.00 WIB. Sedangkan tiket dewasa Rp 5 ribu dan anak-anak atau pelajar Rp 3 ribu. “Untuk sementara ini, trip pendek,” tegas Wahyu. (yad)

Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab Selengkapnya

Gresik Aman, Orang Tua dan Anak-anak Nyaman Rayakan Tahun Baru di Kawasan Heritage Bandar Grissee

GRESIK,1minute.id – Perayaan tahun baru di Kabupaten Gresik berlangsung kondusif. Tidak ada pesta kembang api seperti tahun sebelumnya di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Pusat keramaian beralih ke kawasan heritage, Bandar Grissee. Di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu warga tumplek-blek. Orang tua bersama anak-anak mereka menikmati suasana pergantian tahun secara nyaman dan aman.

“Alhamdulillah, malam tahun baru 2024 berjalan aman di Kabupaten Gresik. Ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, termasuk masyarakat,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Senin dini hari , 1 Januari 2024. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji bersama pejabat utama (PJU) memantau dan melakukan dialog bersama warga yang di temui di kawasan destinasi baru untuk keluarga itu. Orang tua bersama anak-anak menikmati malam tahun baru dengan suka cita tanpa terganggu suara konvoi kendaraan bermotor dengan knalpot yang memekakkan telinga. 

Kapolres Adhitya Panji Anom didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas. Ia berharap, masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tahun 2024. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tahun 2024. Semoga tahun 2024 menjadi tahun yang damai dan sejahtera bagi kita semua,” imbuh mantan Kapolres Blitar itu.

Untuk memberikan suasana perayaan tahun baru yang kondusif ini, Polres Gresik bersama TNI dan organisasi kemasyarakatan lainnya terus melakukan patroli di sejumlah tempat berkumpulnya masyarakat. Selain itu, Polres Gresik juga melakukan imbauan kepada masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban di malam tahun baru. Imbauan ini disampaikan melalui berbagai media, seperti media sosial, media massa, dan sebagainya. (yad)

Gresik Aman, Orang Tua dan Anak-anak Nyaman Rayakan Tahun Baru di Kawasan Heritage Bandar Grissee Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Bandar Grissee genap setahun. Tempat hang out keluarga bernuansa arsitektur kolonial berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu di prediksi bakal semakin ramai. 

Sebab, Pemkab Gresik menambah fasilitas baru yakni bus susun bagi wisata domestik (wisdom) untuk susur kawasan heritage di Gresik Kota Lama itu. Bus tingkat itu dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bandar Grissee yang dipandegani oleh Imam Wahyu itu. Selain Bus susun yang resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 itu, juga meresmikan ruas Jalan HOS Cokroaminoto sebagian sentra kuliner bagi UMKM.

Jalan raya kabupaten itu diklaim ruas jalan terpendek di Indonesia. “Panjang Jalan Raya HOS Cokroaminoto ini hanya 50 meter,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan dalam acara yang bertajuk The Culture of Grissee pada Sabtu malam itu.

Lebar jalan Raya HOS Cokroaminoto ini sekitar 8 meter sampai 10 meter. Memanjang dari utara ke selatan. Di lajur kiri atau sebelah barat terdapat bangunan rumah toko (ruko) kali pertama berdiri sekitar tahunan 1900-an. Saat ini, sebagian ruko itu ada yang digunakan untuk toko peralatan listrik, jual minyak wangi hingga kafe.

Fashion on the street : Peragaan busana kain tenun khas Gresik di event Culture of Grissee di kawasan Bandar Grissee pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Kafe ini lokasi di pojok dekat gapura kawasan rumah padat penduduk juga masuk gang jalan HOS Cokroaminoto dan bangunan kantor PLN dengan gardu suling yang ikonik. Hampir setiap malam kafe sesak pembeli hingga meluber ke jalan raya terpendek di Indonesia. “Setiap Sabtu dan Minggu malam, Jalan HOS Cokroaminoto akan ditutup untuk semua kendaraan,” tegas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Pemkab Gresik, imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu, akan berkoordinasi dengan Polres Gresik untuk pengalihan arus lintas. Sementara itu, terkait beroperasi Bus susun, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada para orang perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik untuk segera berkoordinasi dengan manajemen perusahaan setrum negara alias PLN dan Telkom terkait kabel yang listrik dan telepon yang semrawut.

“Segera koordinasikan dengan PLN dan Telkom agar kabel bisa dinaikkan sehingga bus bisa berlalu lalang di Bandar Grissee,” tegas Gus Yani. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id event The Culture of Grissee kurang gereget karena adanya pembatasan barikade pagar besi yang lumayan jauh dari panggung. Padahal, banyak event di tunggu-tunggu oleh masyarakat. Peragaan busana kain tenun on the street, misalnya. 

Rancangan busana yang diperagakan oleh komunitas Cak dan Yuk Gresik tergolong ciamik. Namun, sayangnya masyarakat hanya bisa melihat melalui layan televisi yang di pasang di dekat Gardu Suling dan bagian selatan kantor PLN. (yad)

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee  Selengkapnya

Ini 5 Tokoh Inspiratif Peraih  Giri Pancasuar Award 2023 versi PWI Gresik 

GRESIK,1minute.id – Giri Pancasuar Awards (GPA) 2023 terasa beda di gelar out door di kawasan destinasi heritage, Bandar Grissee pada Sabtu malam, 25 November 2023. 

Malam anugerah penghargaan kepada sejumlah tokoh inspirasi dan memiliki kontribusi untuk kemajuan masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini dihelat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik berkolaborasi dengan DPRD Gresik terasa meriah. Masyarakat tumplek-blek menyaksikan awarding di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu.

Ada 5  tokoh penerima penghargaan itu yakni, KH Masbuhin Faqih, pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin. Ponpes berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik melahirkan ribuan santri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan langsung penghargaan itu kepada Gus Moh Najib, perwakilan keluarga Mustasyar PCNU Gresik itu.

Dalam sambutan Gus Najib, mengungkapkan rasa terima kasih kepada penyelenggara acara atas kepercayaan yang diberikan kepada Romo Kiai Masbuhin Faqih. “Harapan dan permohonan kami kepada masyarakat, agar senantiasa memberikan doa kepada Kiai Masbuhin dan para guru pondok. Semoga mereka terus mampu mendidik santri yang bermanfaat bagi negeri ini, khususnya di Kabupaten Gresik,” katanya.

Gus Najib, juga turut menyampaikan permohonan doa agar KH Masbuhin Faqih senantiasa diberikan kesehatan, serta mampu terus memberikan nasehat, petuah, dan masukan untuk kemajuan Gresik.

“Mari kita bersama-sama menjaga marwah predikat Gresik sebagai Kota Santri, agar identitas ini tetap melekat di Gresik. Kota yang menjadi tempat ulama, wali, dan penyebaran Islam. Predikat tersebut harus terus dijaga, sehingga Gresik menjadi Baldatun Toyyibatun Ghofur,” tandasnya.

Berikutnya diberikan kepada Nurul Fajar Fitriyati, atlet renang asal Kelurahan Pekauman, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Nurul yang anggota Korp Wanita Angkatan Darat (Kowad) itu meraih 5 medali di Pekan Olahraga dan Sea Games beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, almarhum Abdul Hamid, mantan Ketua DPRD Gresik ini pegiat literasi untuk kategori pemerintahan itu. Berikutnya, Kopral KKO TNI Anumerta Harun Thohir, Pahlawan Nasional Indonesia asal Pulau Bawean.

GPA 2023 : Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menyerahkan piagam penghargaan Giri Pancasuar Awards 2023 kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 25 November 2023 ( Foto : PWi for 1minute.id)

Dan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sosok Kepala Daerah Inspiratif. Fandi Akhmad Yani, menjadi tokoh inspirasi karena kebijakan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik melalui Universal Health Coverge (UHC), berobat cukup dengan membawa e-ktp. 

Tak hanya itu, beberapa tokoh lainnya juga mendapat apresiasi, seperti Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom yang diakui sebagai penggerak Kamtibmas. Kemudian, Dandim Letkol (Inf) Ahmad Saleh Rahanar sebagai tokoh penggerak wawasan kebangsaan dan bela negara. 

Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan pelaksanaan GPA 2023. Ia menyoroti dampak positif acara ini terhadap warga Bandar Grissee, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Semoga keberhasilan acara ini akan semakin meluas dan memberikan dampak positif bagi warga Gresik,” ujar Nurhamim.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhamim juga menyampaikan selamat dan terima kasih kepada para penerima penghargaan GPA 2023 atas dedikasi dan perjuangan mereka untuk kemajuan Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyatakan bahwa GPA 2023 di Bandar Grissee memberikan inspirasi dan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Gresik. “Melihat ekonomi masyarakat yang bergerak, warung kopi dan UMKM lainnya juga ikut merasakan manfaat dari kawasan Bandar Grissee ini. Tentu saja, hal ini harus dijaga dan dilestarikan,” ungkapnya. Gus Yani menegaskan bahwa kondisi positif ini tidak terlepas dari kolaborasi bersama. (yad)

Ini 5 Tokoh Inspiratif Peraih  Giri Pancasuar Award 2023 versi PWI Gresik  Selengkapnya

PWI Gresik Gelar Kompetisi Menggambar Destinasi Wisata Bandar Grissee, Lukisan Para Juara Terpajang di Museum Sunan Giri 

GRESIK,1minute.id – Suasana Bandar Grissee lebih riuh dari biasanya pada Sabtu pagi, 25 November 2023. Puluhan siswa sekolah dasar dan madrasah Ibtidaiyah didampingi guru dan orang tua tumplek-blek di sepanjang kawasan heritege bernuansa bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu.

Mereka mruput datang lokasi destinasi wisata minat khusus itu untuk mengikuti lomba melukis “Bandar Grissee” yang dihelat oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepeemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) dan Museum Sunan Giri itu. Lomba tersebut rangkaian kegiatan Giri Pancasuar Awards 2023, GPA adalah ajang anugerah para tokoh dan masyarakat yang dianggap memiliki kontribusi bagi kemajuan maupun menginspirasi bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

GPA 2023 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang gelar secara indoor alias dalam gedung,  kini ada yang baru menjadi kegiatan out door sehingga masyarakat bisa ikut menyaksikan awarding itu pada malam ini, Sabtu, 24 November 2023.

SANG JUARA: Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono (dua dari kiri) bersama juri dan pemenang kompetisi menggambar Bandar Grissee pada Sabtu, 25 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Panitia hanya memberikan waktu 60 menit  semua peserta untuk menggambar semua yang ada di kawasan wisata heritage itu. Akan tetapi hasilnya, luar biasa ciamik-ciamik. “Panitia sampai kesulitan untuk menentukan para pemenang,” ujar Ketua PWI Gresik Deny Ali Setiono disela acara tersebut pada Sabtu, 25 November 2023.

Deny mengatakan kegiatan lomba menggambar ini dilakukan untuk mengasah kreativitas para siswa. Selain itu, lomba ini juga sebagai langkah meramaikan dan mengenalkan wisata heritage yang punya nilai sejarah di Kabupaten Gresik. “Kami harap para peserta bisa menampilkan karya terbaik,” harapnya.

Dalam proses menggambar, para peserta diberikan waktu 1 jam untuk membuat coretan berntuk gambar yang apik. “Tentunya dalam waktu tersebut, ada penilaian spontanitas goresan, komposisi warna, dan estetika dalam menggambar. Ini upaya dalam memberikan pembelajaran seni rupa kepada siswa usia dini. Sekaligus mengenalkan wisata Heritage yang punya nilai sejarah,” tambahnya. 

SERIUS : Peserta kompetisi menggambar heritage Bandar Grissee yang dihelat oleh PWI Gresik bersama Disparekrafbudpora Gresik pada Sabtu, 25 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dijelaskan, dalam penjurian lomba menggambar, PWI Gresik mendatangkan tiga juri yang berkompeten di bidangnya. Yakni,  Dwik Indhayani (Praktisi seni rupa), M Natsir Amrullah (Dewan Kesenian Gresik) dan Wahyu Lazuardi, salah satu karyawan Disparekrafbudpora Gresik. 

Perwakilan Disparekrafbudpora Gresik Mudi Rahayu menjelaskan, dari hasil karya terbaik nantinya akan dipajang di Museum Sunan Giri. “Ayo semangat para peserta menggambar. Buatlah karya yang terbaik,” pesannnya. Dalam kegiatan lomba ini, akan diambil 3 juara. Dengam masing-masing hadiah Rp 1 juta untuk juara 1, Rp 750 ribu untuk juara ke 2, dan Rp 500 ribu untuk juara ke 3. 

Salah satu peserta Nur Azza Alina Safitri, siswa UPT SDN 27 Gresik mengaku sangat tertantang dengan lomba menggambar ini. “Karena memang ada waktunya, dan alhamdulillah tadi selesai,” jelasnya. (yad)

PWI Gresik Gelar Kompetisi Menggambar Destinasi Wisata Bandar Grissee, Lukisan Para Juara Terpajang di Museum Sunan Giri  Selengkapnya

Kolaborasi DPRD Gresik dan PWI, Gelaran Giri Pancasuar Awards 2023 Usung Konsep Berbeda di Bandar Grissee

GRESIK,1minute.id – Giri Pancasuar Awards (GPA) 2023 kembali digelar pada Sabtu besok, 25 November 2023. Agenda tahunan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik yang menjadi rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ini bakal digelar di Bandar Grissee, Jalan Basuki Rahmat, Gresik.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menjadikan acara ini lebih istimewa. GPA tahun ini menawarkan konsep yang berbeda dan tentu akan lebih menarik. Bila tahun-tahun sebelumnya, awarding digelar Indoor alias di dalam gedung. Tahun ini, GPA digeber out door di kawasan Bandar Grissee, salah satu destinasi wisata minat khusus yang sedang digandrungi para milenial hingga orang tua. 

KETUA DPRD Gresik Moch Abdul Qodir

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “GPA tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan media,” ujarnya.

Selama digelar, GPA sukses menjadi perayaan prestasi lokal yang merangkul berbagai elemen masyarakat. Dengan fokus pada penghargaan kepada tokoh yang berjasa dan berpengaruh di Gresik, serta melibatkan unsur pendidikan dan ekonomi lokal. “Acara ini memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan keberlanjutan Kota Gresik,” imbuh Qodir. 

Sementara itu, Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono menjelaskan bahwa pemilihan Bandar Grissee bukan hanya sebagai lokasi acara, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkenalkan destinasi wisata sejarah kota Gresik. “Acara ini sekaligus mengenalkan Bandar Grisse sebagai salah satu destinasi wisata kota Gresik,” kata Deni Ali Setiono.

Rangkaian acara GPA tahun ini juga menampilkan perubahan signifikan. Fokus pada peningkatan wisata ekonomi, acara melibatkan 20 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gresik. “Keterlibatan UMKM diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi lokal,” tandas Deni Ali.

Tak hanya itu, elemen pendidikan turut dilibatkan dalam rangkaian GPA 2023. Lomba menggambar Bandar Grissee tingkat pelajar jenjang SD se-Kabupaten Gresik, yang juga didukung oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora), menciptakan suasana yang penuh kreativitas dan edukasi. “Selain itu ada pameran kebudayaan yang nantinya disuguhkan teman-teman dari Dewan Kebudayaan Gresik (DKG),” pungkasnya. (yad)

Kolaborasi DPRD Gresik dan PWI, Gelaran Giri Pancasuar Awards 2023 Usung Konsep Berbeda di Bandar Grissee Selengkapnya

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional 

GRESIK,1minute.id – Dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik kembali mengharumkan dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dua siswa itu adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa, tergabung dalam tim  Poesponegoro Generation itu berhasil memboyong Medali Perak di ajang paling bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2023 itu. 

Final OPSI 2023 digelar di Jakarta mulai 6-11 November 2023. Awarding Kompetensi Penelitian Siswa Indonesia terbesar diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) digelar di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023. Finalis 

Anisah Rahma dan Nur Alisa, keduanya siswa kelas IX di sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rachman itu menyisihkan ribuan siswa lainnya se-Indonesia. Selama 6 bulan, mulai Maret – Agustus 2023, mereka didampingi guru pembimbing Surya Yetni melakukan penelitian. Mereka mendatangi sejumlah UMKM di sekitar Bandar Grissee hingga larut malam. Karena geliat ekonomi pascarevitalisasi kawasan heritage, Bandar Grissee menjadi destinasi baru bagi warga Gresik. Geliat ekonomi pun tumbuh. UMKM bermunculan. 

Fonomena baru itu membuat dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik itu melakukan penelitian. Penelitian mereka berjudul “Pengaruh Revitalisasi Bandar Grissee Terhadap Peningkatan UMKM Di Kabupaten Gresik”.  Di tingkat kabupaten Gresik, hasil penelitian dua siswa kelas IX itu meraih juara pertama. 

Kemudian, mereka melangkah ke OPSI jenjang nasional. Proposal dan naskah penelitian siswa yang dibimbing oleh gurunya, Surya Yetni ini lolos final dan meraih Medali Perak OPSI 2023.

Peserta OPSI 6.643 Tim

Peserta seleksi OPSI berasal dari peserta didik jenjang SMP dan SMA sederajat secara nasional mencapai 6.643 tim yang telah mendaftar pada laman BPTI. Finalis dalam kompetisi sudah melalui seleksi dan proposal naskah penelitian berjumlah ratusan. Salah satunya adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa. 

Nur Alisa mengaku sangat senang bisa terpilih menjadi finalis dan meraih medali Perak OPSI 2023 setelah berhasil menyelesaikan tahap satu yaitu pengajuan laporan penelitian. “Tapi juga deg-degan karena harus ngelewatin tahap selanjutnya yaitu wawancara dan presentasi,” kata Nur Alisa melalui pesan WhatApps pada Minggu, 12 November 2023.

SANG JUARA OPSI: (kiri) Anisah Rahma dan Nur Alisa bersama salah satu tim penguji dalam Awarding Kompetesi OPSI 2023 BPTI, Puspresnas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023 ( Foto: SPENPAT untuk 1minute.id)

Saat prestasi dan wawancara, katanya, tentunya deg-degan banget dan grogi. “Tapi dengan doa, sholawat dan percaya diri waktu di depan penilai akhirnya bisa lancar waktu presentasi dan wawancara,” ujarnya. Anisah Rahma dan Nur Alisa tidak menduga hasil penelitian bisa meraih medali Perak. “Benar-benar senang, ga nyangka juga, pokoknya campur aduk dan Alhamdulillah karena perjuangan aku bersama temen tim aku Anisah Rahma dan pembimbing aku bu Surya ternyata ga sia-sia,” ujarnya. “Karena bu Surya dan guru-guru lain selalu bilang supaya kita percaya kalau proses itu ga bakal mengkhianati hasil,” imbuhnya. 

Sementara itu, Guru Pembimbing OPSI SMP Negeri 4 Gresik Surya Yetni mengaku bersyukur penelitian yang dilakukan Anisah Rahma bersama Nur Alisa (Lilis) bisa masuk final dan meraih Medali Perak OPSI nasional. “Alhamdulillah ini adalah prestasi yang luar biasa. Karena masuk ke OPSI Nasional itu tidak lah mudah, Anisah dan Lilis mau berproses & berjuang dan Alhamdulillah mereka berhasil mendapatkan medali Perak. Semoga ini menjadi motivasi bagi semua siswa SMP negeri 4 Gresik kedepannya,” kata Surya pada Minggu, 12 November 2023.

“Meneliti itu seru, kata inilah yang harus terus ditanamkan ke seluruh siswa UPT SMP N 4 Gresik, sehingga seluruh siswa mampu menjadi peneliti peneliti di dunianya,” imbuhnya. 

Setidaknya melalui kegiatan penelitian OPSI tingkat kelas yang diadakan saat HUT UPT SMPN 4 Gresik yang lalu. Kemudian studi riset di berbagai daerah akan meningkatkan kemampuan meneliti siswa SMP Negeri 4 (SPENPAT). “Dan juara kali ini bukanlah akhir, tapi awal bagi kemajuan anak-anak SPENPAT,” tegasnya. 

Sebelumnya, dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik mengharumkan dunia pendidikan dikancah nasional. Dua siswa prestasi itu adalah Gita Nabilah Ramadhani Erfina dan Nur Alisa. Keduanya siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi 17 Gresik yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. Gita menyabet juara pertama. Sedangkan, Alisa runner up. Gita dan Nur Alisa berhasil menyisihkan ratusan pelajar lainnya se-Indonesia di puncak perlombaan mengusung tema “Damai Indonesia” untuk memeriahkan HUT ke-13 BNPT itu digelar di Jakarta pada Jumat malam, 28 Juli 2023. (yad)

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional  Selengkapnya