Muskab Perdana Apindo, 4 Kandidat Bersaing Memperebutkan 94 Suara, Sistem Nyoblos Drive Thru


GRESIK, 1minute.id – Musyawarah Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gresik dihelat di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik. Muskab kali pertama ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 16 Februari 2022.

Muskab dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPP Apindo Eddy Wijanarko, penggurus Apindo Jawa Timur serta anggota Apindo Gresik. Empat kandidat akan bersaing merebut 94 suara anggota asosisasi para pengusaha di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Aminatun Habibah berharap pengurus yang baru bisa bekerjasama dengan Pemkab Gresik.  “Khususnya mengurangi jumlah pengangguran di Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah pada 16 Februari 2022. Saat ini, imbuhnya, prosentase pengangguran masih cukup tinggi. “Angkanya (pengangguran) masih dua digit. Sekitar 12,9 persen,”katanya. 

Pemkab Gresik akan mendirikan rumah vokasi untuk memberikan pelatihan kepada pencari kerja sehingga bisa meningkatkan kopetensi tenaga kerja. 
Sementara itu, Muskab Apindo DPK Gresik masih berlangsung. Sebanyak 4 kandidat bakal bersaing menduduki Ketua Apindo periode 2022-2026. Empat kandidat akan memperebutkan 94 suara. Pemilihan akan dilakukan secara drive thru. Pemilihan melakukan registrasi lalu mendapatkan surat suara untuk di coblos di mobil masing-masing. Sehingga, tidak menimbulkan adanya kerumunan massa. 

KANDIDAT KETUA APINDO Gresik Alfan Wahyuddin (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Alfan Wahyuddin, salah satu kandidat calon ketua Apindo DPK Gresik menyatakan kesiapan untuk menakhodai Asosisasi para pengusaha itu. Alfan sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengembalikan marwah dan martabat organisasi. “Apindo kedepan lebih punya marwah dan martabat sebuah organisasi pengusaha yang besar di Gresik Karena kita harus mewakili 1.600 lebih perusahaan di Gresik. Cuma yang Saya sayangkan baru 10 persen menjadi anggota Apindo,”kata Alfan.

“Harapan Saya bila terpilih sebagai ketua Apindo maka jumlah anggota harus ditingkatkan. (Anggota) lebih dari yang ada sekarang,”kata Alfan yang CEO Asoka Grup itu.
Untuk menambah anggota itu, pengurus harus memiliki keberpihakan terhadap kepentingan perusahaan. Saat ini, imbuhnya, banyak perusahaan dalam kondisi sulit karena pandemi.  Bahkan, ada yang tidak produksi akibat faktor lain. Seperti kesulitan masalah keuangan, diantaranya. “Akan kita ayomi  kita akan melakukan pendampingan sehingga bisa tumbuh kembali dan bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Gresik,”tegasnya. 

Asosiasi akan lebih transparan dan terpenting nanti akan dibuatkan portal website yang aktif.  Sehingga seluruh anggota bisa mencari apa pun di Apindo dan program Apindo. Nantinya, bisa dugunakan untuk orang mencari kerja. “Sekarang orang mencari kerja di website orang lain. Ini kah parah. Sementara websitenya pengusaha tidak punya. Bila saya terpilih digitalisasi semua pengurus dan anggota bisa mengakses websitenya Apindo, “katanya. (yad)

Muskab Perdana Apindo, 4 Kandidat Bersaing Memperebutkan 94 Suara, Sistem Nyoblos Drive Thru Selengkapnya

Dirayakan Antar Umat Beragama, Cap Goh Meh Sajikan Menu Keberuntungan dan Kemakmuran

GRESIK,1minute.id – Perayaan Cap Goh Meh 2573 Imlek di Klenteng Kim Hin Kiong, Gresik terasa lebih spesial pada Selasa malam, 15 Februari 2022. Perayaan 15 hari pasca Imlek itu tidak hanya dirayakan oleh warga Tionghoa. Juga dirayakan oleh umat lintas agama tergabung dalam Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam) Gresik.  

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo terlihat bersama-sama mereka untuk merayakan Cap Goh Meh itu. Anggota Banser, Ansor, Gusdurian,  Petanisia serta organisasi kepemudaan maupun keagamaan lain tumplek blek. 

Suasana kerukunan antar umat beragama begitu kuat. Ada memakai sarung dan kopiah, ada juga memakai blangkon dan udeng serta kaum hawa memakai jilbab. Setiap orang yang melihat antarumat beragama hidup guyub dan rukun pasti terasa senang. Ayem dan damai. 

GUYUB RUKUN : (dari kiri ke kanan) Ketua TITD Kim Hin Kiong Gresik Budi Prasetyo Tedjo , Wabup Gresik Aminatun Habibah (Muslimah) dan Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo (Kristiani) dalam perayaan Cap Goh Meh di Klenteng Kim Hin Kiong pada Selasa malam, 15 Februari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tentunya ini adalah bentuk kerukunan antar umat tanpa memandang etnis, suku, ras dan budaya. Alhamdulillah dengan suasana seperti saat ini mudah-mudahan Gresik selalu kondusif. Harapan kami sebagai pemerintah daerah, agar kedepannya semakin lebih baik lagi. Dengan adanya acara ini dimana kita bisa menunjukkan ciri khas kebudayaan Tionghoa,” kata Bu Min.

Apa menu hidangan di perayaan Cap Goh Meh ini? Dalam pengamatan 1minute.id , hidangan utama adalah Lontong Cap Goh Meh dan Ronde. Apa filosofi menu Lontong Cap Goh Me dan Ronde itu. 

Menurut Ketua TITD Kim Hin Kiong Budi Prasetyo Tedjo, minuman Ronde isi  filosofinya adalah kebersamaan dalam keluarga.  “Kebersamaan dan kerukunan dalam keluarga akhir pasti menuju kemakmuran,”kata Budi Prasetyo Tedjo. Bagaimana Lontong Cap Goh Meh? Budi menjelaskan Cap Goh Meh adalah percampuran budaya antara pendatang dari Tiongkok bersama warga setempat pada zaman Laksamana Cheng ho mengadakan samyembara. Makanan apa yang khas Cap Go Meh. “Ternyata lontong Cap Go Meh,”kata Budi Prasetyo Tedjo. 

Lontong dibungkus daun pisang ini melambangkan kebersamaan dan panjang umur. Sedangkan, opor ayam terdiri dari aneka masakan yang warna kuning keemasan itu melambangkan satu keberuntungan. “Jadi dipadukan keberuntungan dan kemakmuran,”tegasnya. (yad)

Dirayakan Antar Umat Beragama, Cap Goh Meh Sajikan Menu Keberuntungan dan Kemakmuran Selengkapnya

Berawal dari Modelling, Soffi Siswa SMA N 1 Gresik Wakil Jatim di Ajang Miss Teen Indonesia 2022

GRESIK,1minute.id – Soffia Diffa Novianti sowan kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Senin, 14 Februari 2022. Remaja 16 tahun itu bertemu dengan Wabup Aminatun Habibah untuk minta doa restu mengikuti ajang kontes kecantikan, Miss Teen Indonesia 2022 di Surakarta. 

Soffi, panggilan akrab, remaja 16 tahun asal Gresik ini mewakili Jawa Timur di ajang kecantikan yang bakal dihelat akhir Februari 2022. Soffi didampingi orang tua serta Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudparpora) Gresik Dwi Indrawati Prasetyaningtyas selama 60 menit bertemu dengan Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan dukungan penuh kepada Soffia tidak hanya dalam kontes Miss Teen Indonesia 2022 , melainkan juga untuk pengembangan minat dan bakat Soffi yang dalam di dunia modelling. “Yang penting harus punya rasa percaya diri, yakin atas kemampuan diri sendiri,”pesan Bu Min kepada Soffi.

Bu Min juga berpesan kepada Soffi untuk tidak mudah merasa berpuas diri dan tetap humble sehingga kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri tetap ada dalam diri.Bu Min mendoakan Soffi bisa meraih terbaik di ajang bergensi itu sehingga bisa melaju di kancah internasional, Miss Teen Internasional yang direncanakan digelar di Thailand itu.

Untuk diketahui Soffi, remaja 16 tahun mengawali sebagai model profesional pada 2020. Belum genap setahun menekuni dunia modelling, siswa SMA Negeri 1 Gresik ini berhasil menyabet Top Model Indonesia Jawa Timur 2021. Kategori remaja. Soffi kemudian memenangi kontes Miss Teen Indonesia Jawa Timur 2021. Ia pun berhak melenggang diajang Miss Teen Indonesia 2022. (yad)

Berawal dari Modelling, Soffi Siswa SMA N 1 Gresik Wakil Jatim di Ajang Miss Teen Indonesia 2022 Selengkapnya

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meraih penghargaan atas capaian kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) level 3 serta Sosialisasi Penyusunan Daftar Penilaian Resiko di Lingkungan Pemkab Gresik dari BPKP.

Penghargaan itu oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 Februari 2022. Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Inspektorat Setkab Gresik Edy Hadisiswoyo.

Bu Min berharap capaian kualitas APIP di organisasi perangkat daerah (OPD) Inspektorat bisa terus ditingkatkan guna memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal di Pemkab Gresik.  “Jangan berpuas diri, terus tingkatkan karena semakin baik kualitas APIP dalam lembaga inspektorat mudah – mudahan diikuti juga dengan kebaikan pelaksanaa program – program dari seluruh OPD,”katanya.

Bu Min melanjutkan, APIP level 3 itu bukan sekadar pemenuhan dokumen atau infrastruktur namun substansinya kepada implementasi Key Proses Area secara berkelanjutan dan berulang. “Key Proses berulang hingga menjadi budaya kerja dan berkomitmen mengawal tata kelola pemerintahan daerah menuju pemerintahan yang baik dan bersih,”tegas Wabup pertama perempuan di Kabupaten Gresik itu.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkab Gresik telah akuntabel dan implementasi sistem pengendalian internal sudah memadai, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Gresik. 

“Kualitas ini menunjukkan bahwa pengendalian internal yang dibangun dan peran APIP Kabupaten Gresik telah mampu mendorong pencapaian indikator tata kelola pemerintahan yang optimal dan sistem pengendalian internal yang memadai,”jelasnya. 

Ia melanjutkan, pengawasan internal efektif apabila lingkungan pemerintahan di daerah melakukan pengendalian berjalan baik. “Impelemtasi kopabilitas APIP yang optimal akan mampu mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, manajemen resiko dan pengendalian yang memadai serta mendorong pencapaian organisasi pemerintah daerah terutama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang prima,”katanya. (yad)

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik  Selengkapnya

Perpustakaan Digital Ala MI Baitussalam Menggunakan Metode Berjenjang Mirip di Eropa 

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus disosialisasikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gresik. Tujuannya, menaikkan minat baca anak di Kabupaten Gresik.  Transformasi digital di bidang literasi menjadi solusi di era global saat ini.

Seperti yang dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 26 Januari 2022. Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melaunching perpustakaan digital ramah anak “Lentera Ilmu” di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitussalam di Desa Betiring, Kecamatan Cerme.

Perpustakaan digital itu dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. Wakil Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu mengatakan kebiasaan membaca harus di mulai sejak dini. Sebab, kebiasaan membaca merupakan hal yang penting. Hal ini tercermin dari turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW berkaitan dengan membaca.

“Perpustakaan Lentera Ilmu yang kita launching hari ini pastinya akan memberikan bantuan kepada anak-anak secara digital yang mana hal tersebut audah memang sesuai dengan zamannya,”ujarnya.

Ia melanjutkan, membaca tidak hanya sebatas membaca buku atau tulisan, melainkan juga membaca hal-hal di sekitar kita termasuk didalamnya mengikuti perkembangan teknologi yang ada.  

“Intinya kita semua harus senantiasa mencari ilmu pengetahuan secara terus menerus, dari sumber apa pun. Karena kondisi saat ini penggunaan gawai sudah sangat meluas, maka ini harus kita arahkan. Salah satu caranya dari pihak sekolah adalah dengan membuat perpustakaan yang bisa diakses oleh anak-anak,”lanjutnya.

Bu Min berharap terobosan yang dilakukan oleh MI Baitussalam dengan perpustakaan digital ini bisa menjadi virus positif bagi sekolah lainnya. “Terobosan ini harus diikuti oleh sekolah dan madrasah lain,”tegasnya. Wabup Aminatun Habibah menyempatkan meninjau langsung ruang perpustakaan. Perpustakaan ini menggunakan metode pengelompokan jenjang buku untuk anak-anak. Sehingga anak-anak tidak lagi kebingungan memilih buku bacaan. 

Metode penjenjangan buku sudah diterapkan di banyak negara untuk meningkatkan kemampuan literasi anak. Dalam metode ini, dibuat menjadi 6 jenjang mulai dari paling sederhana hingga yang paling rumit. Setiap jenjangnya bergantung pada 5 hal. Diantaranya tingkat kesulitan kata/kalimat, jumlah rata-rata kalimat per halaman, jumlah rata-rata kata per kalimat, ukuran ilustrasi, dan yang terakhir tema atau topiknya. (yad)

Perpustakaan Digital Ala MI Baitussalam Menggunakan Metode Berjenjang Mirip di Eropa  Selengkapnya

Wabup Gresik Ajak Guru dan Orang Tua Cegah Stunting dengan Makanan Bergizi

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 digelar di SD Muhammadiyah Gresik pada Jumat, 21 Januari 2022. Acara bertajuk “Isi Bekal Kami” ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik berupaya untuk membudayakan pemenuhan gizi bagi anak didiknya dengan makanan-makanan yang terjamin kebersihannya.

Wabup Aminatun Habibah mengajak masyarakat insan pendidikan untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi bagi anak sebagai langkah usaha bersama penanggulangan stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, Saya mengucapkan terima kasih kepada SD Muhammadiyah Gresik yang sudah menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional,”ujarnya. Hari Gizi Nasional diperingati setiap 25 Januari. Tahun ini, Hari Gizi Nasional mengambil tema “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas”. 

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan, Peringatan Hari Gizi ini  menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Gresik sangat mendukung kesehatan bagi anak-anak yang salah satunya dengan memberikan makanan bergizi. “Dan ujungnya akan membentuk kualitas kesehatan dan pertumbuhan anak secara maksimal sehingga menghindarkan anak-anak kita dari stunting,” ujar Bu Min.

Ia berpesan agar kebiasaan pemenuhan gizi lewat makanan yang bergizi bisa terus dilakukan selepas momen peringatan Hari Gizi Nasional baik itu di sekolah maupun di rumah.Di masa pandemi Covid-19 yang belum berujung hingga saat ini, selain pemenuhan gizi lewat makanan yang sehat, juga dibutuhkan pemberian vaksinasi untuk menangkal virus penyebab Covid-19. 

Sesuai instruksi dari pemerintah pusat dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik mengenai pemberian vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. SD Muhammadiyah Gresik tidak mau ketinggalan. Disela peringatan Hari Gizi Nasional itu, Bu Min menyempatkan meninjau pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua di sekolah itu. Sebanyak 125 siswa mendapatkan suntik vaksin merek Sinovac itu. Gelaran vaksinasi dimulai pada Senin lalu, 17 Januari 2022 berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Alun-Alun Gresik itu. (yad)

Wabup Gresik Ajak Guru dan Orang Tua Cegah Stunting dengan Makanan Bergizi Selengkapnya

Pengurus Tiara Kusuma Dikukuhkan, Ini Harapan Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia Tiara Kusuma Kabupaten Gresik punya nakhoda baru. Ia bernama Yuni Lestari. Susunan Pengurusnya pun sudah terbentuk dan dikukuhkan di Atrium Gressmall pada Rabu, 19 Januari 2022.

Pengukuhan pengurus anyar periode 2022-2026 dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Tampak hadir diantaranya Ketua TP PKK Gresik sekaligus Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gresik Sutaji Rudi. 

Wabup Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada DPC Tiara Kusuma telah memberikan bimbingan kepada generasi muda sehingga bisa mandiri dan sanggup untuk berwirausaha. Wabup perempuan pertama di Gresik itu berharap peran Tiara Kusuma diperluas dengan memberikan pelatihan keahliannya kepada penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Saya menitipkan kepada teman-teman Tiara Kusuma, agar teman-teman kita yang berkebutuhan khusus yang memungkinkan untuk bisa dibimbing dengan kompetensi njenengan semua. Teman-teman berkebutuhan khusus (ABK) membutuhkan bimbingan dan belajar,”katanya. (yad)

Pengurus Tiara Kusuma Dikukuhkan, Ini Harapan Wabup Gresik Selengkapnya

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja

GRESIK,1minute.id – Wajah-wajah baru menghiasi struktur kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik masa khidmat 2021-2026. Ketua PMI Gresik diamanahkan kepada Achmad Nadlir, pengusaha. Sedangkan Dewan Kehormatan dijabat oleh Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik.

Pengurus anyar hasil musyawarah Kabupaten (Muskab) itu untuk kali pertama mengelar sarasehan dengan keluarga besar PMI  Gresik di Gedung PMI jalan Dr. Wahiddin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Aminatun Habibah berharap kepengurusan yang baru ini harus berpegang pada komitmennya untuk membawa PMI yang lebih responsif dan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa penanganan kebencanaan maupun kegiatan sosial lainnya. 

Selain itu, penguatan kualitas dan kapasitas relawan harus menjadi prioritas. “Karena relawan merupakan inti kekuatan dari kegiatan PMI,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. Penguatan relawan bisa melalui pembinaan kepada Palang Merah Remaja (PMR) sebagai embrio relawan PMI di seluruh wilayah kecamatan. 

“Tujuan kita ini mulia, yakni mengedepankan kemanusiaan. Maka penguatan karakter bagi relawan juga harus ditingkatkan,”harapnya. Sehingga kepengurusan PMI ini bisa menginspirasi lahirnya relawan-relawan baru. “Kegiatan PMI ini bukan hanya pada urusan donor darah saja, namun lebih luas pada lingkup kegiatan sosial. Artinya, PMI harus mengambil peran dan berkolaborasi dengan komponen lainnya,”katanya.

Achmad Nadlir terpilih secara aklamasi dalam musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Gresik. Pengusaha yang mantan Ketua DPC PPP Gresik ini menggantikan posisi Mohammad Nadjib. (yad)

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja Selengkapnya

Permudah ABK Belajar, Pemkab Perbanyak Resource Centre

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian khusus bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Sebab, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. 
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika meresmian SanggarAl-Ikhlas pada Kamis, 6 Januari 2022. Sanggar dan Sekolah Terapi anak-anak disabilitas itu berada di Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik.

Menurut Aminatun Habibah, Pemkab Gresik berkomitmen memberikan kesempatan sama bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.  Pemkab Gresik telah memfasilitasi melalui Resource Centre (RC) yang dikhususkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pemkab  berencana untuk menambah resource centre di wilayah Gresik Utara, Selatan dan Pulau Bawean. “Sebagai upaya kami agar Anak-anak berkebutuhan khusus tetap bisa memperoleh pendidikan yang layak,”katanya. 

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah berharap, keberadaan Sanggar Al-Ikhlas ini terus berkembang dan bermanfaat bagi anak-anak yang berada di wilayah sekitar desa tersebut. “Sehingga anak penyandang disabilitas tidak sampai menempuh jarak yang jauh untuk tetap bisa sekolah,”harapnya. 

Ia menceritakan saat telah ditemukan inovasi pembelajaran Al-Quran bagi disabilitas dengan metode Amakasa. Motode itu dikembangkan salah satu guru di Gresik dan diakui oleh Kementerian Agama untuk dapat diterapkan di seluruh Indonesia. “Metode ini juga pernah menghantarkan salah satu siswa disabilitas menorehkan prestasi di even MTQ beberapa waktu yang lalu. Saya berharap sanggar ini juga nantinya menggunakan metode tersebut,”tuturnya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur Benny Sampirwantomengatakan pembangunan di Jawa Timur telah menuju inklusifitas. Pembangunan dan renovasi insfrastruktur mulai berfokus pada inklusi sosial dengan penyediaan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas. Antara lain, tempat pelayanan publik dan pelayanan pendidikan disabilitas. 

Disisi pendidikan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 30/2018 tentang penyelenggaraan pendidikan inklusi Provinsi Jawa Timur bahwa seluruh sekolah di Jawa Timur telah mengarah ke sekolah inklusi yang juga mengatur tentang penyediaan tenaga pendidik khusus untuk sekolah yang menerima siswa berkebutuhan khusus. “Upaya Pemkab Gresik yang fokus memberikan perhatian bagi penyandang disabilitas ini harus didukung penuh,”ujarnya. (yad)

Permudah ABK Belajar, Pemkab Perbanyak Resource Centre Selengkapnya

Sempurnakan Birokrasi, Bupati Lantik 378 Pejabat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pelantikan sebanyak 378 pejabat itu dilakukan di parkir selatan Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 31 Desember 2021.

Fandi Akhmad Yani dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan sejatinya merupakan amanah dari Mendagri dalam rangka mendukung penyempurnaan birokrasi, yakni dengan menjadikan eselon IV dan eselon III menjadi jabatan fungsional.

Wakil Bupati Aminatun Habibah menegaskan bahwa mutasi dan kenaikan jabatan merupakan hal yang biasa dalam lingkungan ASN. Sehingga sudah selayaknya bahwa dimanapun ASN ditempatkan untuk selalu memberikan kinerja dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal ini karena dalam pertimbangan mutasi dan kenaikan.
“Pada hakikatnya, perpindahan jabatan itu sudah menjadi suatu kebiasaan. Oleh karena itu, tidak boleh merasa tertekan dan itu sudah menjadi tugas ASN untuk melaksanakannya,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu. 

Dalam pengambilan keputusan tersebut juga tidak lepas dari berbagai tolok ukur diantaranya kapasitas kompetensi, integritas, loyalitas dan juga moralitas. Dengan berbagai pertimbangan tersebut maka kita semua harus memberikan kinerja yang terbaik untuk Kabupaten Gresik. “Mari bersama-sama membangun Kabupaten Gresik dengan sebaik-baiknya, dan semua adalah untuk masyarakat Kabupaten Gresik,”harap Bu Min. 

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nasriyah mengatakan, sebanyak 378 orang yang dilantik. Mereka terdiri dari 13 orang jabatan administrator, jabatan pengawas (28 orang), jabatan fungsional (283 orang), serta kepala sekolah (54 orang). (yad)

Sempurnakan Birokrasi, Bupati Lantik 378 Pejabat Selengkapnya