Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Job Fair selama 2 hari, mulai 2 Juli hingga 3 Juli 2025. Job Fair kali kedua dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Driyorejo itu diikuti 43 perusahaan dengan menyediakan 2.723 lowongan kerja (Loker). Selain itu juga ada Walk In Interview antara pencari kerja dengan perusahaan yang siap merekrut talenta lokal.  Wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Gresik Job Fair 2025. Menurutnya,  Gresik Job Fair merupakan salah satu agenda dalam dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik. “Masalah pengangguran bukan hanya menjadi masalah daerah, tetapi juga masalah regional dan nasional. Oleh karena itu, penanganannya pun perlu dilaksanakan secara bersama sama antara pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat,” ungkap Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menegaskan, bahwa pelaksanaan Job Fair bukan hanya formalitas. Sebab, pihaknya mulai dari pendaftaran, verifikasi di aplikasi AK1, sehingga proses rekrutmen terus dikawal agar benar-benar memberi manfaat. Ia juga meminta kepada Camat dan kepala desa juga bisa memantau lowongan kerja melalui sistem online.  “Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair kali ini. Keberhasilan pelaksanaan Job Fair merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagai sarana pendukung untuk memperluas akses informasi lowongan kerja secara real time. Pemkab Gresik kini mengandalkan platform Gresik Kerja, menurutnya, kehadiran platform ini sangat penting dalam memastikan warga agar tidak ketinggalan peluang.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses informasi pekerjaan. Kami apresiasi semua perusahaan yang peduli membuka peluang, termasuk bagi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, minimal satu persen dari total kebutuhan,” tegas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

Pemkab Gresik, setiap tahun mendorong dan mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan kerja. Baik yang berbasis industri maupun pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat Gresik pencari kerja agar terserap dan dapat bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik. 

“Untuk pemerataan kesempatan kerja, kita harapkan Job Fair bisa digelar 3-4 kali dalam setahun. Di samping itu, program sertifikasi tenaga kerja juga terus kita dorong agar kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik semakin siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin dalam laporannya menjelaskan, pemilihan lokasi Job Fair kali ini bukan tanpa alasan, melainkan upaya untuk menghadirkan pemerataan kesempatan kerja bagi warga Gresik. “Keputusan ini didasarkan pada evaluasi pelaksanaan Job Fair 2024 yang pernah diadakan di tengah kota. Dari total 5.828 pencari kerja yang hadir saat itu, hanya sebagian kecil berasal dari wilayah selatan,” ucap mantan Camat Manyar itu. 

Dalam pelaksanaan Job Fai 2024, sebanyak 1.313 pencari kerja berhasil diterima bekerja melalui proses seleksi langsung oleh perusahaan peserta. Zainul menegaskan bahwa angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Angka ini menunjukkan bahwa program Job Fair Gresik bukan hanya sebatas agenda formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Pada penyelenggaraan tahun lalu, tercatat ada 1.495 kebutuhan tenaga kerja yang ditawarkan. Dengan rincian 337 posisi untuk tenaga kerja yang mampu berbahasa asing, 528 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 347 posisi untuk freshgraduate, serta 264 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi.

Sementara itu, pada Job Fair Gresik 2025 yang digelar di Driyorejo saat ini, total kebutuhan tenaga kerja melonjak menjadi 2.949 posisi. Terdiri dari 495 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 42 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi, 635 untuk tenaga kerja yang menguasai bahasa asing, dan 603 posisi untuk freshgraduate. “Jika dirinci berdasarkan bidang pekerjaan, terdapat 413 posisi di bidang administrasi, 816 di sektor industri, serta 546 posisi di sektor hospitality,” tutupnya. 

Kegiatan Job Fair 2025 ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak pencari kerja mengaku terbantu karena dapat langsung mengakses berbagai peluang kerja, seperti yang disampaikan M. Ridho, 26, pencari kerja asal Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.  “Dengan adanya Job Fair kami merasa terbantu, karena di kegiatan yang digelar oleh Disnaker ini saya bisa memilih lowongan kerja. Sesuai dengan kriteria jurusan ijazah saya lulusan dari sekolah SMK,” kata Ridho. (yad)

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 Bupati/Walikota se-Jatim telah merampungkan program seratus hari kerja pertama. Siapa kepala daerah yang paling inovatif ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif dalam Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Malam Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri yang diselenggarakan oleh JTV Surabaya pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya delapan daerah yang terpilih menerima penghargaan bergengsi ini, masing-masing dengan klasifikasi penilaian yang berbeda. 

Kabupaten Gresik dinilai unggul berkat capaian nyata dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik selama 100 hari kerja pertama. Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari pelaksanaan program kerja berbasis Sembilan Navigasi Nawa Karsa, yaitu sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Salah satu program unggulannya adalah “Gresik Mapan”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi di setiap wilayah, baik di Gresik utara maupun selatan,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan bahwa setiap kecamatan di Gresik memiliki karakteristik dan potensi unggulan masing-masing. Tantangan seperti banjir di wilayah Kali Lamong, menurutnya, diubah menjadi peluang melalui pembangunan kolam retensi yang mendukung sektor pertanian di wilayah selatan. “Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” jelas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir Kali Lamong, serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 9,86 km. Di sisi lain, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, perbaikan jalan sepanjang 18,6 km telah diselesaikan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut memberikan apresiasi atas capaian Gresik. Menurutnya, sinergi antarwilayah sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di kawasan ekonomi khusus Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus berinovasi dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif Selengkapnya

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79 

GRESIK,1minute.id – Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Gresik berlangsung khidmat. Inspektur Upacara dalam upacara yang dihelat di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha.

Membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Bhayangkara, termasuk Polres Gresik atas dedikasi, kerja keras, dan keberhasilan mengawal proses demokrasi 2024.

“Segala upaya Polri telah berkontribusi besar dalam menciptakan iklim kondusif bagi pembangunan dan investasi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Gresik,” tegasnya. Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani mengutip survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat 67,4% responden puas terhadap kinerja Polri dengan rincian 8,1% “sangat puas” dan 59,3% “cukup puas” terutama pada pemberantasan premanisme. “Angka ini menjadi modal penting untuk terus memperkokoh kepercayaan publik,” ujarnya.

Pemkab Gresik, lanjutnya, tidak berhenti pada apresiasi lisan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong sinergitas berkelanjutan dengan Polres Gresik dan TNI guna menjaga kondusivitas sebagai fondasi Nawakarsa Gresik. Lebih lanjut, sinergi dengan Polres Gresik juga mendorong investasi, mulai dari industri di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik hingga UMKM.

“Prestasi Polres Gresik sudah kita rasakan bersama. Kerja keras mereka memastikan masyarakat merasa aman, dan dunia usaha melihat Gresik sebagai daerah yang ramah investasi,” katanya. 

Usai upacara, yang dihadiri antara lain Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsi, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Kajari Gresik Nana Riana, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya ini kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran yang diisi antara lain penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dan sinergitas.

Kapolres memaparkan berbagai program bakti sosial Polri, termasuk pelayanan kesehatan gratis, lomba layanan 110 respon cepat, lomba ketahanan pangan, lomba konten kreatif ramah anak, lomba tiga pilar kamtibmas, bantuan sosial sembako, pemberian alsintan, pembangunan fasilitas air bersih, hingga kegiatan bakti religi dan budaya seperti pagelaran wayang kulit. Secara simbolis, juga dilaunching 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG) yang siap beroperasi mendukung program makanan bergizi di seluruh Indonesia.

Dengan tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Gresik menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Khidmat, Tiga Pucuk Pimpinan di Gresik Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-79  Selengkapnya

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.100 penghafal Al-Quran (Huffadz) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Mereka mendapatkan “kado” istimewa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kado menjelang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah itu berupa tunjangan kehormatan atau insentif sebesar Rp 500 ribu setiap huffadz.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis yang menyalurkan insentif kepada ribuan huffadz usai Khotmil Qur’an di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para huffadz yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. 

“Terima kasih kepada huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al-Quran di masyarakat,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, program insentif ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak hafidz dan hafidzah di Gresik. Insentif ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan jumlah anggaran yang sama. “Insya Allah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Setkab Gresik Suprapto, dalam laporannya mengungkapkan, total dana yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp 550 juta dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp 500 ribu. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik 2025.

Sebagai informasi, Para penerima insentif adalah huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an yang diketuai oleh KH. Zainul Arifin. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter, sesuai visi pembangunan daerah. (yad)

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta Selengkapnya

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar 

GRESIK,1minute.id – “Saya mengajak adik-adik semuanya untuk selalu meng-upgrade diri, terus mendorong potensi diri kita. Tidak cukup hanya pada ilmu yang kita dapatkan, tapi terus belajar dan belajar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri seminar Nasional Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Ilmu Sosial (SNEKBIS) 2025 di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 25 Juli 2025.

Seminar dihadiri ratusan mahasiswa itu dihelat oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMG. Orang nomor satu di Kota Industri, sebutan lain Kabupaten Gresik itu, mengajak para mahasiswa proaktif mengembangkan diri.

Pemerintah Kabupaten Gresik, ia melanjutkan, berkomitmen menjadi fasilitator yang mempermudah akses generasi muda untuk masuk ke dunia kerja. Salah satu akses yang diupayakan pemerintah yaitu melalui kerja sama dengan industri besar. “Alhamdulillah, saat ini tercatat lebih dari 450 tenaga kerja asal Gresik telah terserap oleh PT Freeport Indonesia, dan ini menjadi contoh nyata hasil sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada UMG atas perannya dalam menyiapkan SDM yang adaptif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu bersaing di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis. “Tetap fokus pada ilmu yang adik-adik ditekuni,” tegasnya. 

Seminar yang dihelat UMG kali ini mengangkat tema ‘Asta Cita Ekonomi dan Bisnis: Integrasi dan Transformasi Menghadapi Peluang serta Tantangan Global’. Dalam paparan yang disampaikan penyelenggara, seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan kompetitif.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menjadi keynote speaker pada kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Dosen Ekonomi UMG Dr. Umaimah serta Marketing Manager PT Freeport Indonesia, Erika Silva. (yad)

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar  Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah ke Malaysia pada Selasa, 24Juni 2025. Didampingi Kepala Pengawasan Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, pelepasan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Ekspor perdana (Malaysia) ini adalah langkah strategis dan inspiratif. Saya mengapresiasi PT Aji Bakuh Anugrah yang terus berkembang dan kini mampu menjangkau pasar Malaysia. Semoga ini menjadi pemicu bagi UMKM lainnya di Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2024, perusahaan yang dipimpin oleh Subkhi ini telah mengekspor ke Jepang dan Korea. Ia menyebut, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendampingi UMKM melalui fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi, hingga strategi branding produk. “Perjalanan ekspor ini adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kerja nyata. Kami hanya menjadi fasilitator—pelaku utama adalah para pelaku UMKM yang terus mau bergerak,” tambahnya.

Produk pakan ternak yang di ekspor berbahan dasar cocoa shell (kulit kakao), yang diolah menjadi pakan bergizi tinggi. Bahan baku diperoleh dari PT Cargill Indonesia, kemudian di proses secara sederhana dengan menyesuaikan permintaan pembeli. Kali ini, sebanyak 10 ton produk dikirim dalam kontainer berukuran 20 kaki, dengan nilai transaksi mencapai USD 5.000. Ini merupakan tahap awal (trial) menuju potensi ekspor hingga 300 ton.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  juga menyerahkan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) kepada Koperasi Merah Putih Desa Pangkah Kulon, yang mengelola Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di wilayah tersebut telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP.

“Ini membanggakan. Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokalnya,” ucap Gus Yani.

Ia menekankan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari sinergi antara Pemkab Gresik, instansi teknis, dan pelaku usaha. Kolaborasi yang solid dari Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, Balai Mutu KKP, serta UMKM, membuktikan bahwa Gresik memiliki ekosistem ekspor yang terbuka dan responsif.

“Semoga langkah hari ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak ekspor dari tanah Gresik. Kreativitas lokal mampu menjawab kebutuhan global. Ekspor bukan lagi monopoli perusahaan besar—UMKM pun bisa, asal mau belajar dan bekerja sama,” pungkasnya. (yad)

Bupati Gresik Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Malaysia senilai USD 5000 Selengkapnya

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Inaugurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik masa khidmat 2024–2029 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Ahad malam, 22 Juni 2025. 

“Gerakan Pemuda (GP) Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan,” kata Gus Yani. sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. Mengusung tema “Semangat Bersinergi untuk Ansor Gresik Baru Lebih Maju”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meneguhkan komitmen kolaboratif antara GP Ansor dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik. Ke depan, penting untuk terus memperkuat kaderisasi, tetapi juga tidak mengesampingkan peningkatan kualitas kader. Kader Ansor harus siap menangkap berbagai peluang yang tersedia, terutama di Gresik yang iklim investasinya sangat potensial,” imbuh magister mitigasi bencana itu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif; Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman; Ketua Fraksi FKB DPR RI Jazilul Fawaid; dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Rifqi Mubarok. Turut hadir pula perwakilan akademisi, tokoh lintas sektor, serta kalangan dunia usaha. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis GP Ansor sebagai simpul kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah.

Ketua PC GP Ansor Gresik terpilih, M. Ludfi Khambali Abdillah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam dinamika sosial dan keagamaan masyarakat Gresik.

“GP Ansor merupakan organisasi generasi muda Nahdlatul Ulama yang telah membuktikan eksistensinya sebagai bagian dari denyut sosial dan keagamaan bangsa. Di Gresik, peran tersebut terus terjaga dari waktu ke waktu—dalam merawat budaya, menjaga tradisi, dan mengawal pembangunan daerah,” tegas Ludfi.

Ia menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan baru, PC GP Ansor Gresik berkomitmen mendukung penuh visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan sembilan program Nawa Karsa menuju Gresik Baru yang lebih maju.

“Kami ingin hadir sebagai mitra aktif pemerintah daerah, membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus memperluas peran di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan pangan,” lanjutnya.

Sebagai penanda semangat baru, acara ditutup dengan Touch of Collaboration, sebuah gestur simbolis yang merepresentasikan semangat kolaboratif antara GP Ansor, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci dalam menjemput masa depan Gresik yang lebih inklusif, dinamis, dan berkemajuan. (yad)

Di Inaugurasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Terima Kasih Ansor Gresik Jadi Mitra Strategis Pemerintah  Selengkapnya

Bupati Gresik Gelar Rakorda, Staf Ahli Menkop Sebut Pendirian Koperasi Merah Putih di Gresik Terbanyak di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Pemerintahan Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar Rapat Koordinasi Daerah atau Rakorda Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Wahana Ekspresi Poespone atau WEP pada Jumat, 25 April 2025.

Rakorda pembentukan koperasi di awal 2025 ini, Pemkab Gresik telah mencatat sejarah baru. Catatan sejarah itu, antara lain,  pendiri Koperasi Merah Putih terbanyak di Indonesia sebanyak 239 koperasi desa/kelurahan dalam sehari. Pendirian koperasi secara massal itu,  dilayani puluhan Notaris/PPAT se-Kabupaten Gresik. 

“Setahu saya (pembentukan dan pendaftaran koperasi terbanyak) pertama di Indonesia,” ujar Staf Ahli dari Kementerian Koperasi RI Rudi Wijaya ketika menjadi pembicara dalam acara tersebut pada Jumat, 25 April 2025.

Rudi hadir khusus untuk menyaksikan antusiasme para kepala desa dan lurah di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik dalam pembentukan Koperasi Merah-Putih yang diinisiasi oleh Presiden ke-8 Indonesia Prabowo Subianto. Koperasi Merah-Putih, satu diantaranya Progrqm Asta Cita Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pendaftaran koperasi dilakukan di gedung WEP pertama. Sedangkan, rakorda dihelat di WEP II. Rudi Wijaya menyebutkan, permodalan Koperasi Merah Putih, bisa berasal dari lima sumber, yakni APBN, APBD, Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara, iuran anggota dan pengurus serta sumbangan yang tidak mengikat.

“Yang sudah dilakukan oleh Pemkab Gresik bisa menjadi tonggak sejarah dan saya berharap bisa diikuti oleh desa-desa lainnya di Indonesia,” katanya. 

FOTO BARENG : Bupati bersama Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yan i-Asluchul Alif serta Forkopimda dalam Rakorda Pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung WEP II pada Jumat, 25 April 2025 ( Foto ,: Guslan Gumilang/1minute.id)

Ia menegaskan pembentukan Koperasi Merah Putih se-Indonesia ditargetkan hingga sebanyak 80 ribu ini untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jadi bukan untuk Presiden Prabowo. “Pengurus dan anggota koperasi bisa gemuyo itu yang diinginkan presiden Prabowo,” tegasnya. 

Rakorda Pembentukan Koperasi Merah-Putih yang dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik  Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta jajaran Forkopimda ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Turut hadir Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyani, Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM Rudi Wijaya, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Pemprov Jatim dan Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jawa Timur, serta para camat, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gresik, dan kepala perangkat daerah terkait.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan Pemkab Gresik berkomitmen untuk mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Antara lain, Program Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis atau MBG dan Koperasi Merah Putih. 

“Kami mengapresiasi camat, kepala OPD, dan para kepala desa yang telah maraton melaksanakan musdes (musyawarah desa) penyusunan struktur Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing. Ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan dukungan dari tingkat lokal,” ujar Bupati Yani.

ANTUSIASME PESERTA: Suasana sebelum Rakorda Pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih di Gedung WEP II pada Jumat, 25 April 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati menegaskan bahwa sistem Koperasi Merah Putih bukan sekadar agenda administratif, melainkan gerakan ekonomi yang menyatukan potensi desa dalam wadah kewirausahaan berbasis koperasi. Ke depan, koperasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai program lain, termasuk Sekolah Rakyat.

“Kami memiliki komitmen dan optimisme bahwa sistem koperasi ini bertujuan mulia, yakni menciptakan kesejahteraan masyarakat desa. Koperasi Merah Putih adalah rumah besar untuk berwirausaha, tentunya dengan mengangkat potensi yang dimiliki desa,” lanjutnya.

Lalu, usaha koperasi desa Merah-Putih bergerak dalam bidang apa? Gus Yani mengatakan, bidang usaha bisa disesuaikan dengan potensi desa masing-masing. Bidang usaha bisa mandiri, atau melakukan sinergi dan kolaborasi dengan koperasi atau badan usaha milik desa atau BUMDes yang lebih dulu beroperasi. 

“Sehingga pembentukan koperasi Merah-Putih ini tidak ada yang terpinggirkan,” tegas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

Ia mencontohkan, rencana pemerintah membentuk badan gizi nasional atau BGN. Salah satu program yang dikelola oleh BGN adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG. “Koperasi Merah Putih, desa MoU menyuplai kebutuhan untuk MBG itu,” katanya.

Gus Yani mengapresiasi rencana Pengurus Kopdes Mentaras, Kecamatan Dukun yang akan membangun tempat pengeringan padi. “Nah, sekarang Pengurus kopdes mulai kreatif. Kita pasti akan support,” katanya. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan setiap dapur yang didirikan oleh MGN bisa melayani MBG hingga 3 ribu siswa. Ia melanjutkan, pengurus koperasi harus memiliki optimisme. Sebab, Pemkab Gresik akan terus melakukan pendampingan. “Pemkab Gresik bersamq akademisi akan memberikan pendampingan dan evaluasi agar koperasi Merah-Putih berkembang,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Gelar Rakorda, Staf Ahli Menkop Sebut Pendirian Koperasi Merah Putih di Gresik Terbanyak di Indonesia  Selengkapnya

Bupati Gresik Serahkan 474 SK Pengangkatan CPNS Formasi 2024

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyerahkan 474 SK Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 pada Senin, 21 April 2025.

Penyerahan Surat Keputusan pengangkatan CPNS ini adalah kali pertama di Jawa Timur dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gresik. Ratusan CPNS penerimaan SK pun semringah. 

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo serta Kepala Bidang Pengadaan dan Pensiun Kantor Regional II BKN Surabaya Luluk Budijati.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para CPNS yang telah melalui proses seleksi secara transparan dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan amanah besar untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas.

“Semoga para ASN ini menjadi energi baru untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan di Kabupaten Gresik. Saya berpesan agar ASN memiliki moral, profesionalitas, dan integritas yang tinggi,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

ASN, kata orang nomor satu di Kabupaten Gresik, adalah garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh CPNS untuk memahami dan menjalankan Astacita serta visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Gresik Baru yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Saya harap Saudara semua menjadi bagian dari gerakan perubahan. Mari bersama mewujudkan Astacita — mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat, hingga Gresik Aman dan Harmonis. Ke depan, Kabupaten Gresik juga akan menjalankan program-program strategis pemerintah pusat seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan program Makan Bergizi Gratis,” ajaknya.

Lebih lanjut, Bupati Yani mengingatkan agar seluruh CPNS memiliki kesabaran dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

“Sebagai pelayan publik, Saudara akan dihadapkan pada berbagai dinamika dan ekspektasi. Layani masyarakat dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan profesionalisme. Jadikan kepercayaan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar rutinitas kerja,” pesannya.

Penyerahan SK ini menjadi kabar menggembirakan bagi para CPNS. Salah satu penerima SK, Isyatun Haniyah, menyampaikan apresiasinya atas kecepatan dan kejelasan proses pengangkatan CPNS di Kabupaten Gresik.

“Saya sangat mengapresiasi kesigapan Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat banyak teman di daerah lain masih menunggu kabar, kami di Gresik sudah menerima SK. Ini luar biasa,” ungkap Isyatun.

Ia mengaku sempat cemas di tengah simpang siur informasi terkait proses pengangkatan CPNS Formasi 2024. “Jujur, sempat galau. Tapi hari ini semua terjawab dengan sangat melegakan. Saya siap menjalankan tugas dan menjadi bagian dari sejarah dalam perjalanan menuju Gresik Baru yang lebih maju,” lanjutnya penuh semangat. (yad)

Bupati Gresik Serahkan 474 SK Pengangkatan CPNS Formasi 2024 Selengkapnya

Ini Capaian Kinerja Kepemimpinan Yani-Alif Menjelang 100 Hari Pertama, dari Gresik Cemerlang hingga Barokah

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Asluchul Alif menegaskan bahwa program 100 hari ini adalah bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “100 hari ini bukan tentang cepat-cepat mengklaim keberhasilan. Ini tentang membuktikan bahwa pemerintah hadir dengan nurani dan niat baik. Kami menanam semangat perubahan yang akan tumbuh menjadi masa depan yang lebih adil dan sejahtera,” ujarnya.

Seratus hari pertama hanyalah awal. Namun, benih perubahan telah ditanam: pemerintahan yang responsif, layanan publik yang inklusif, ekonomi kerakyatan yang tangguh, dan lingkungan yang lestari. Gresik kini hadir dengan wajah baru: muda, tanggap, dan terus bergerak maju. 

Lalu apa yang telah dilakukan oleh Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Bupati dan Wakil Gresik yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada 20 Februari 2025. 

Menjelang 100 hari pemerintahan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik melakukan transformasi sistem pemerintahan dengan mengintegrasikan 46 OPD ke dalam Gresik Integrated Smart System. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Gresik Tuntas untuk menjamin pelayanan publik yang cepat, efisien, dan berbasis data.

Program-program jemput bola seperti PAK DALANG KEPASAR, Anjangsana, serta kolaborasi SIGAP antara Dispendukcapil dan Pengadilan Agama menjadi bukti konkret reformasi birokrasi di lapangan.

Di sektor pendidikan kependudukan, program SETIA diterapkan untuk membangun kesadaran tertib dokumen sejak usia sekolah. Dalam kerangka Gresik Seger, berbagai program perlindungan sosial dilaksanakan dengan pendekatan empatik, di antaranya, distribusi ribuan paket sembako untuk nelayan yang tidak dapat melaut, bantuan sosial untuk janda miskin, marbot, guru ngaji, anak yatim, hingga pelaksanaan PKH Inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Program Bela Beli memperkuat sektor UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi produk, dan pendaftaran merek. Di sisi pembangunan fisik, strategi Gresik Mapan diwujudkan melalui normalisasi Kali Lamong sepanjang 3,1 km serta perbaikan tanggul di tujuh titik kritis.

Peningkatan konektivitas dilakukan melalui pembangunan jalan-jalan tematik berkualitas beton yang kini memasuki tahap lelang. Gresik Mapan juga memperkuat ketahanan keluarga melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan pembangunan Taman Asuh Ramah dan Sayang Anak (Tarasya).

Melalui strategi Gresik Agropolitan, para petani terdampak banjir memperoleh bantuan benih dan pupuk yang saat ini tengah dalam proses pengadaan. Inovasi pertanian juga hadir lewat Pameran Nasional Giri Kedaton Bonsai yang memadukan budaya lokal dan ekonomi kreatif.

Strategi Gresik Gema Karya menunjukkan hasil signifikan: partisipasi 70 perusahaan dalam kanal Gresik Kerja, pelatihan bersertifikat nasional, serta job fair mini yang mempertemukan puluhan profesi dengan pencari kerja, khususnya di wilayah selatan Gresik.

Pendidikan menjadi fokus utama dalam strategi Gresik Cemerlang. Insentif diberikan kepada lebih dari 4.000 guru swasta dari jenjang SD hingga SMP, beasiswa produktif bagi 125 mahasiswa berprestasi, serta program HTM (Hatiku Padamu)yang menyediakan layanan antar-jemput bagi 100 siswa penyandang disabilitas, didukung oleh 129 guru pendamping.

Di sektor kesehatan, Gresik Sehati memperkuat layanan dengan akreditasi fasilitas kesehatan dan peluncuran Rumah Sakit Gresik Sehat (RSGS), pelatihan 1.300 kader Posyandu, serta pengembangan Puskesmas rawat inap. 

Penanggulangan stunting dilakukan melalui aplikasi GUS dan pendampingan terhadap 171 balita. Bahkan, skrining terhadap 6.100 pasien terduga TBC berhasil melampaui target awal sebanyak 5.000 pasien.

Strategi Gresik Barokah memperkuat aspek budaya dan sosial melalui penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah dan pemberian bantuan hukum bagi warga kurang mampu. Dalam semangat Pesona Gresik, pelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui pembangunan Pasar Apung, Pusat Restorasi dan Edukasi Mangrove, serta penanaman ribuan bibit mangrove dan pohon produktif. (yad)

Ini Capaian Kinerja Kepemimpinan Yani-Alif Menjelang 100 Hari Pertama, dari Gresik Cemerlang hingga Barokah Selengkapnya