BPJS Kesehatan Boyongan ke Gedung Baru, Ghufron Mukti : Dukung Kolaborasi Program UHC Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan boyongan ke gedung baru. Gedung baru yang megah berada di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo atau dekat exit Tol Kebomas.

Failitas yang disediakan dalam gedung baru tersebut yaitu informasi alur pelayanan, tersedianya lima loket, petunjuk pengisian formulir, dan ada tempat duduk prioritas. Selain tidak membuat antrean yang menumpuk, bangunan ini sudah didesain untuk ramah anak dan lansia. 

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam melakukan adaptasi serta inovasi digitalisasi.

“Aplikasi Mobile JKN merupakan sebuah inovasi transformasi digital yang membuat masyarakat luas dapat memantau secara langsung terkait keaktifan, informasi lokasi fasilitas kesehatan, pendaftaran pelayanan, dan masih banyak lagi. Ini sudah transparan, sehingga masyarakat dapat memantau langsung,” ungkapnya saat peresmian gedung BPJS Gresik pada Senin, 3 Juni 2024.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam sambutannya mengungkapkan, penerapan UHC di Gresik sudah stabil. Dijelaskan, UHC merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik yang bertujuan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan. Program ini didesain untuk memiliki aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“UHC di Gresik telah diresmikan pada 2022, kami terus melakukan inovasi dan evaluasi. Sosialisasi terus berjalan, hingga 2024 ini program UHC sudah matang dan stabil 100%. Tinggal bagaimana evaluasi data, apakah ada data yang pindah, supaya tidak ada data ganda,” kata Gus Yani.

Dikatakan, Pemkab Gresik tidak hanya memperluas UHC saja tetapi juga menambah fasilitas kesehatan di Gresik Selatan. Sehingga masyarakat dapat mengakses fasilitas tersebut dengan mudah.

“Kami menyambut baik, mengucapkan selamat dan sukses untuk BPJS Kesehatan. Mudah-mudahan terus dapat meningkatkan dan melakukan inovasi-inovasi digital sehingga pelayanan menjadi cepat,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyatakan, gedung baru ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN. 

“Berdirinya Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gresik ini merupakan wujud komitmen kami dalam memperluas layanan peserta. Dengan fasilitas yang memadai, BPJS Kesehatan diharapkan mampu memenuhi harapan masyarakat. Terutama layanan publik yang mudah, nyaman, cepat dan prima,” ungkap Ghufron.

Ghufron melanjutkan BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi mendukung program Universal Health Coverage atau UHC di Kabupaten Gresik. (yad)

BPJS Kesehatan Boyongan ke Gedung Baru, Ghufron Mukti : Dukung Kolaborasi Program UHC Pemkab Gresik  Selengkapnya

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati memberikan bantuan sosial dan meninjau kondisi rumah yang hancur dan hunian sementara atau huntara korban bencana alam gempa bumi di Bawean pada Selasa, 28 Mei 2024.

Mia Amiati  bersama rombongan tampak berkeliling melihat kondisi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa dan trauma healing oleh Dinas Sosial, dan pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kajati Jatim Mia Amiati menyampaikan, pihaknya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tentunya ikut merasakan prihatin yang mendalam atas kejadian bencana gempa bumi yang terjadi. Sehingga mengakibatkan beberapa kerusakan yang menimpa warga Bawean antara lain : kerusakan rumah/tempat tinggal warga mulai dari yang rusak berat, sedang dan ringan, kerusakan infrastruktur/jalan dan fasilitas umum/sekolah.

“Pemberian bantuan untuk masyarakat korban bencana gempa bumi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persaja Ke-73 Tahun 2024,” ujarnya.

Dikatakan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa hadir dalam menjaga marwah institusi Kejaksaan RI akan penegakan hukum. Di mata hukum masyarakat sama untuk mendapatkan hak akan keadilan.

“Maka sebagai bagian dari pemerintah, Persaja Jatim juga mengumpulkan tali asih untuk korban gempa Bawean senilai Rp154.300.000. Sedangkan dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur senilai 136.600.000 untuk pembangunan Huntara,” ungkapnya.

Kajati Jatim Mia Amiati juga memuji akan keindahan alam pulau Bawean. Menurut dirinya sejak dalam perjalanan menggunakan pesawat melihat dari atas sejauh mata memandang keindahan alam Bawean sangat menakjubkan.

“Bawean sangat luar biasa, meskipun ini kunjungan pertama kalinya. Ini harus di promosikan agar wisatawan beramai ramai berkunjung ke Bawean,” harapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik sangat luar biasa, bagaimana cara mengedukasi warganya pasca bencana gempa bumi. “Mudah-mudahan bantuan ini menjadi dukungan moril agar Bawean segera pulih,” tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja atas kepedulian dan empati musibah gempa bumi di Bawean.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.

Dikatakan, sampai saat ini tercacat 600 lebih gempa yang dirasakan masyarakat Bawean. Masyarakat Bawean harus kuat, jangan sampai anak anak kita masih trauma dengan gempa dan berpengaruh kepada sekolahnya. 

“Maka trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana ini terus kami berikan kepada guru dan anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut bupati, pertanian di Bawean harus tetap produktif. Maka bantuan pompa yang diberikan melalui dinas pertanian harus benar benar dimanfaatkan, agar hasil pertanian dapat menopang ekonomi keluarga.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Dan juga semoga Allah senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan. Serta memberikan perindungan  bagi kita semua,” pungkasnya.

Selain bupati, dalam kunjungannya ke Bawean Kajati Jatim beserta rombongan juga di dampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik Sukardi, Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean. (yad)

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean Selengkapnya

SPBE Gresik Masuk 6 Terbaik Nasional di Ajang SPBE Summit 2024

GRESIK,1minute.id –  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik mendapatkan poin tertinggi secara nasional. Raihan nilai tertinggi untuk kategori indeks SPBE tingkat Pemkab mendapatkan ganjaran penghargaan dari pemerintah pusat.

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam acara SPBE Summit 2024, dan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia di Istana Negara pada Senin, 27 Mei 2024.

Semua pucuk pimpinan di Kabupaten/Kota dan Gubernur hadir dalam acara yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo itu.

Untuk diketahui, SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. 

Pada penyelenggaraan acara SPBE Summit 2024 ini, juga diberikan penganugerahan Digital Government Award (Anugerah Pemerintahan Digital), untuk mengapresiasi kinerja dan prestasi bagi instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani berhasil meraih Penghargaan Kategori Indeks SPBE tertinggi tingkat pemerintah kabupaten dengan skor 4,28 poin. Skor tertinggi 5,00.

Dengan diraihnya penghargaan ini, menunjukkan komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyatakan bahwa capaian ini merupakan wujud dedikasi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan SPBE. Capaian Kabupaten Gresik, dengan nilai indeks SPBE 4,28 berada di peringkat 6 tingkat nasional untuk pemerintah kabupaten.

“Ini juga bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Gresik bahwasanya SPBE di Kabupaten Gresik harus meningkat. Dan saat ini, alhamdulillah kita buktikan dengan didapatkannya penghargaan hari ini,” terang Gus Yani di Jakarta pada Senin, 27 Mei 2024.

Fandi Akhmad Yani hadir di acara tersebut didatangi  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Bidang Pengembangan e-Goverment pada Diskominfo Gresik Fahri Adi Yamin. 

Lebih lanjut, mantan Ketua DPRD Gresik itu menegaskan akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo terkait pengintegrasian aplikasi di lingkungan pemerintah daerah. 

Artinya, kedepan setiap aplikasi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik harus terintegrasi satu sama lain.

“Pesan pak presiden agar mendukung pelayanan publik yang mudah, ringkas dan tidak njlimet dengan banyaknya aplikasi. Sebetulnya di Kabupaten sudah kita siapkan yang namanya Intelligence Operation Platform (IOP), yang tugasnya mengintegrasikan aplikasi di masing-masing OPD di Kabupaten Gresik. Insya Allah kita siap mendukung arahan pak presiden,” tegasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Gresik Ninik Asrukin mengatakan bahwa capaian yang diraih Kabupaten Gresik dalam Digital Goverment Award ini merupakan capaian tertinggi khususnya pada tata kelola implementasi SPBE.

“Alhamdulillah atas capaian yang kita terima dalam SPBE Summit 2024. Capaian ini tentunya menjadi pendorong dalam penguatan sinergitas bagi kami di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait implementasi SPBE,” ujarnya.

Pelaksanaan SPBE di Kabupaten Gresik sudah menjadi perhatian serius. Hal ini ditunjang dengan adanya Peraturan Bupati Kabupaten Gresik nomor 28 tahun 2023 terkait penyelenggaraan SPBE, serta SK Bupati Nomor 043/305/437.12/2023 tentang Arsitektur SPBE Pemkab Gresik Tahun 2023 – 2026. (yad)

SPBE Gresik Masuk 6 Terbaik Nasional di Ajang SPBE Summit 2024 Selengkapnya

Kepala OPD Teken Pakta Integritas, KPK Sebut MCP Pemkab Gresik Nyaris Sempurna 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melaksanakan penandatanganan pakta integritas bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Monev MCP (Monitoring Centre for Prevention) ini bertujuan untuk meningkatkan integritas dan memperkuat komitmen dalam pencegahan korupsi. 

Acara yang digelar Inspektorat Gresik ini berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 22 Mei 2024.  Penandatangan pakta integritas dilakukan semua pejabat mulai eselon 3 sampai 2. Mulai jabatan setingkat Kepala Bagian sampai Sekretaris Daerah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir ikut meneken pakta integritas. Hadir dalam acara ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani dalam sambutannya menjelaskan, untuk optimalisasi tata kelola pemerintahan yang baik dibutuhkan bimbingan dan sinergi yang kuat antara KPK dan Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Dengan pendampingan ini, kami berharap eksekutif bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” tutur Gus Yani. Di tempat yang sama juga dilaksanakan Monev MCP  oleh Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK. 

Kepala Satgas Wilayah II Direktorat III Koordinasi dan Supervisi KPK Wahyudi mengatakan, pihaknya mengapresiasi indikator capaian pencegahan dan pemberantasan korupsi atau MCP di Kabupaten Gresik. Indikator itu berada diatas rata-rata nasional dan Jawa Timur.

“Kami  mengapresiasi capaian nilai skor MCP di tahun 2023 sebesar 93% dan 2022 di 94%. Memang ada penurunan namun besar harapan kami agar penurunannya tidak signifikan di berbagai indikator, ” ujar Wahyudi. 

Dijelaskan, MCP ini bertujuan untuk memotret tata kelola pemerintahan. Kabupaten Gresik memiliki skor yang tinggi di MCP. Maka bisa diartikan bahwa tata kelola pemerintahan Kabupaten Gresik mendekati sempurna. (yad)

Kepala OPD Teken Pakta Integritas, KPK Sebut MCP Pemkab Gresik Nyaris Sempurna  Selengkapnya

2024 : 2.077 Orang Asal Gresik Berangkat Haji, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Jaga Kesehatan, Keselamatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id -Sebanyak2.077calon jemaah calon haji atau CJH asal Kabupaten Gresik berangkat ke tanah suci mereka. Ribuan CJH itu tergabung dalam delapa  kelompok terbang atau kloter. Yakni, kloter 10 , 44, 

70, 80, dan 81. Berikutnya,  kloter 82, 95, dan 102. Tadi pagi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani melepas sebanyak 169 CJH di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Acara pelepasan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Yani. Dalam sambutannya, Bupati Yani mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan kepada para jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Saya berharap para jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyuk dan lancar, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Gus Yani pada Rabu, 22 Mei 2024.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh CJH untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama di tanah suci. Hal ini tidak lepas dari data dari Kemenag terkait usia CJH mayoritas berusia diatas 50 tahun.

“Saya berharap nanti di tanah suci, semua saling bantu membantu karena sejatinya panjengenan semua adalah saudara. Apalagi mayoritas yang berangkat haji pada tahun ini sudah berusia lanjut,” tambahnya.

CJH akan berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci esok hari. Mereka akan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 40 hari untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima.

Dengan penuh haru, keluarga dan kerabat mengiringi keberangkatan para jamaah dengan doa dan harapan agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi semua

Data yang dihimpun dari Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Gresik, tahun ini jumlah CJH asal Kabupaten Gresik berjumlah 2.077 orang. Rinciannya, 2.105 CJH lunas, 106 mutasi masuk, 151 jamaah mutasi keluar serta 14 petugas kesehatan, dan 3 orang pembimbing jemaah haji.

Sedangkan, dari segi usia 18-20 tahun sebanyak 16 orang ; 21-30 tahun (74 orang) ; usia 31-40 tahun (174 orang) dan usia 41-50 tahun (504 orang). Kemudian, usia 51-64 tahun (932 orang) ; dan usia 65-91 tahun sebanyak (353 orang). (yad)

2024 : 2.077 Orang Asal Gresik Berangkat Haji, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Jaga Kesehatan, Keselamatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur Selengkapnya

Cegah dan Tangkal Narkoba Di Lingkungan Sekolah, Bupati Gresik: Wajib Jauhi Narkoba, Tidak Ada Negosiasi

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar setingkat sekolah menengah atas atau SMA sederajat berkumpul di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Selasa, 21 Mei 2024.

Mereka berasal dari sepuluh kota/kabupaten di Jawa Timur. Mereka datang ke kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk menghindari Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalagunaan Narkoba Di Lingkungan Sekolah dan Pesantren. Acara itu diselenggarakan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Jatim di bawah komando Kombes Pol Robert Da Costa itu.

Kegiatan itu bertujuan untuk mengajak pelajar dan masyarakat agar hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani wanti-wanti meminta kepada generasi (gen) Z untuk menjauhi narkoba agar tidak salah jalan.

“Jauhi narkoba itu wajib tidak ada negosiasi apa pun itu jenis narkobanya,” tegas Gus Yani. Orang nomor satu di Kota Santri ini  juga menginginkan supaya diadakan tes urine berkala di lingkungan sekolah. 

Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui apakah di sekeliling lingkungan sekolah terdapat penyalahgunaan narkoba, agar kemudian bisa diselematkan.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan program lawan narkoba. Baik pencegahan maupun penegakan hukum. Kapolres juga mendukung penuh melalui anggaran khusus sebagai wujud tanggung jawab dan kasih sayang bagi generasi emas muda Jawa Timur.

“Kegiatan ini semoga bisa menyelamatkan generasi muda kita generasi bangsa kita menuju generasi emas dengan generasi muda dan prestasi tanpa narkoba,” ujarnya. (yad)

Cegah dan Tangkal Narkoba Di Lingkungan Sekolah, Bupati Gresik: Wajib Jauhi Narkoba, Tidak Ada Negosiasi Selengkapnya

Bupati Gresik Harapkan Bunda Puspa Jadi Percontohan Nasional Pemberdayaan Perempuan 

GRESIK,1minute.id – Program Bunda Puspa memasuki tahun ke tiga. Selama tiga tahun itu Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha atau Bunda Puspa telah kelahiran emak-emak strong.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengharapkan Bunda Puspa menjadi salah satu strategi sekaligus program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah atau RPJPD Gresik dan Nawa Karsa, Gresik Seger dalam pemberdayaan perempuan. 

“Bunda Puspa ini saya harap menjadi trigger dan percontohan nasional. Kalau di Dinas Sosial ada PKH Inklusif, kalau KBPPPA ada Bunda Puspa. Program ini sangat luar biasa, gendernya ada dan lebih spesifik dalam pemberdayaan perempuan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  saat membuka Pembekalan Tim Pelaksana Bunda Puspa 2024 Kabupaten Gresik di Ruanv Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin. 20 Mei 2024.

Pembekalan diikuti 60 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program Bunda Puspa di Kabupaten Gresik.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan substansi dari Program Bunda Puspa adalah peningkatan kemampuan terhadap kelompok rentan dan lemah. Tujuannya, adalah menumbuhkan kekuatan bagi kelompok rentan tersebut. Dengan begitu, kelompok rentan tersebut bisa memiliki kebebasan dari dari hal-hal yang merugikan.

“Kita ciptakan ibu-ibu atau emak-emak strong. Ini agar mereka memiliki kebebasan, dalam artian bebas dari kelaparan, kebodohan, ketidakberdayaan, dan kesenjangan. Maka jangan sampai Bunda Puspa ini dilewatkan begitu saja oleh Dinas KBPPPA,” katanya.

Seperti program lain, program Bunda Puspa  harus bisa terus di monitor tanpa ada feedback tentang bagaimana hasil dari Program Bunda Puspa tersebut. 

Program Bunda Puspa sudah berjalan tiga tahun. Tiap tahunnya, lokus atau daerah sasaran untuk desa maupun kecamatannya berbeda. Tahun ini, lokusnyq ada delapan desa di delapan kecamatan atau satu kecamatan, satu desa. 

Delapan desa lokus tahun itu yakni Desa Campurejo, Kecamatan Panceng , Desa Wadeng (Sidayu),  Desa Bungah (Bungah, dan Desa Duduksampeyan (Duduksampeyan). Berikutnya, Desa Dadapkuning,Kecamatan Cerme, Desa Randupadangan (Menganti), Desa Pongangan (Manyar) dan Kelurahan Karangturi (Gresik).

Khosiah, salsh satu peserta mengatakan, program Bunda Puspa saat ini sudah banyak mencetak alumni-alumni yang luar biasa. Akan tetapi, lanjut ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional atau Pattiro Gresik masih memerlukan kepastian sistem dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD untuk bisa memberdayakan alumni tersebut. (yad)

Bupati Gresik Harapkan Bunda Puspa Jadi Percontohan Nasional Pemberdayaan Perempuan  Selengkapnya

Jalankan Proyek HDDAP Kementan, Distan Gresik Fokus Komoditas Cabai dan Kunyit 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pertanian bersama Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) menggelar kick off pelaksanaan Horticulture Development in Dryland Areas Project  atau HDDAP. 

Kegiatan tersebut berupa pengelolaan kawasan hortikultura terpadu hulu hingga hilir di 10.000 hektare lahan kering dan petani hortikultura di 13 kabupaten di 7 Provinsi seluruh Indonesia pada Kamis, 16 Mei 2024.

Kabupaten Gresik, diantaranya yang mendapatkan program tersebut. HDDAP merupakan kegiatan pengembangan hortikultura untuk mengatasi kendala gangguan produksi dan produktivitas khususnya pada lahan kering yang bertujuan meningkatkan input, lahan, air dan konektivitas infrastruktur, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hortikultura.

Direktur Jenderal Hortikultura sekaligus Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan kehadiran HDDAP diproyeksikan mampu menjawab berbagai tantangan hortikultura nasional.

HDDAP di desain sedemikian rupa dengan pendekatan terpadu dan komprehensif  dari hulu ke hilir, mencakup areal lahan seluas 10 ribu hektare di 13 Kabupaten pada 7 provinsi meliputi Kabupaten Pakpak Bharat (Sumatera Utara), Dairi, Karo, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Enrekang, Gowa dan Ende. 

”Total luas lahan 10 ribu hektare ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan cabai, bawang merah, mangga, durian, manggis, jeruk, sayuran daun, tanaman obat dan aneka buah lainnya,” ujar Prihasto Setyanto 

“Penentuan lokasi di 13 Kabupaten dari total 514 Kabupaten di Indonesia disebut telah melalui serangkaian proses perencanaan panjang melalui Feasibility Study (FS) serta SID,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito  Putro mengatakan bahwa kegiatan HDDAP di Kabupaten Gresik nantinya akan difokuskan pada komoditas cabai dan kunyit.

“Dalam kegiatan HDDAP ini, Kabupaten Gresik akan memfokuskan pada komoditas cabai dan kunyit seperti di Gresik Selatan yaitu Driyorejo dan Wringinanom”, pungkasnya.

Pria yang akrab disapa Eko itu juga berharap sinergitas dan kolaborasi semua pihak di bawah  HDDAP menjadi gerbang terbuka dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena penanganan yang holistik dari hulu sampai hilir. (yad)

Jalankan Proyek HDDAP Kementan, Distan Gresik Fokus Komoditas Cabai dan Kunyit  Selengkapnya

Tidak Bisa Melaut, Bupati Gresik Gelontorkan Ratusan Paket Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelontorkan ratusan paket sembako untuk nelayan di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Bantuan diberikan untuk meringankan beban nelayan yang kesulitan melaut dikarenakan musim angin barat.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani di Pendapa Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 16 Mei 2024.

Bantuan sebagai bentuk bakti peduli nelayan berdaulat, sesuai yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yakni Gresik Agropolitan. Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN.

Dikatakan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan, artinya ada masa jeda dimana saat musim angin barat maka tidak bisa melaut. Maka program bhakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.

“Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi,” imbuh Gus Yani. 

Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan. Menurut dirinya pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” kata Johar yang juga Staf Ahli Bupati Gresik bidang Sarana dan Prasarana itu.

Sementara, Ali Santoso, 43, nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Tidak Bisa Melaut, Bupati Gresik Gelontorkan Ratusan Paket Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Minim Rekrutmen Disabilitas, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  : Kita Dorong Rasa Kemanusiaan untuk Fasilitasi Disabilitas 

GRESIK,1minute.id – Ribuan industri beropeasi di Kabupaten Gresik. Namun, hanya segilitir perusahaan yang memberikan kesempatan bekerja kepada para penyandang disabilitas. Amanat Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan wajib menyediakan satu persen dari jumlah pekerja, khusus untuk disabilitas.

Pemerintah Kabupaten mulai menggagas pemberian Reward and punishment kepada perusahaan yang patut dan mokong tidak mematuhi Undang-undang. 

“Pak sekda (Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Red) sepertinya harus memberikan stimulan bagi perusahaan yang sudah memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani aaat membuka Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 15 Mei 2024.

Job Fair 2024, ini terbesar di tahun ini. Sebanyak 43 perusahaan terlibat. Lapangan pekerjaan yang dibutuhkan sebanyak 3.748 orang. Kamis hari ini, 16 Mei 2024 adalah hari terakhir bursa tenaga kerja diselenggarakan oleh Pemkab Gresik melalui Disnaker Gresik ini. Job Fair dibuka pukul 08.00 WIB, dan tutup pukul 15.00 WIB.

Di acara job fair ini, Pemkab Gresik memberikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan dan kepala organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah merekrut penyandang disabilitas. Ada tiga OPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP Gresik. 

Gus Yani melanjutkan, pihaknya tidak hanya mendorong perusahaan untuk mematuhi Undang-undang dengan melibatkan satu persen penyandang disabilitas. “Kami tidak hanya mendorong perusahaan. Kami di lingkungan OPD dan BUMD telah memberikan contoh untuk kesempatan pada anak-anak disabilitas,” ujarnya dengan nada serius. 

Orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, warga disabilitas ini memiliki keistimewaan. Anak-anak yang memiliki keistimewaan. Tadi sudah disaksikan hiburan luar biasa. Mereka punya keterampilan, kompetensi  “Disini Saya mengajak perusahaan swasta, BUMN, BUMD untuk melaksanakan 1 persen Undang-undang tersebut terkait pelayanan disabilitas,” katanya. 

MEMUKAU : Penampilan anak-anak disabilitas ketika membawakan lagu Mother, How are You Today di pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pada pembukaan Job fair 2024, sejumlah anak disabilitas tampil menyanyi diiringi musik angklung. Mereka ada tuna rungu dan tuna netra. Tapi, musik yang mereka mainan membuat ribuan pasang mata seperti terhipnotis. Mereka membawa dua lagu, diantaranya berjudul “Mother, How are You Today” yang diciptakan oleh Alice Mey itu.

Pemkab Gresik telah memberikan teladan dengan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui unit layanan daerah atau ULD. Sudah hampir 50 persen OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk anak disabilitas.  

“Kalau perlu diberikan stimulan bagi perusahaan yang telah memberikan perhatian seperti itu (disabilitas). Yang belum, ya akan kita cari, kita dorong rasa kemanusiaan dan akan memberikan punishment. Kita ajak memberikan kesempatan bagi anak-anak disabilitas,” katanya. (yad)

Minim Rekrutmen Disabilitas, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  : Kita Dorong Rasa Kemanusiaan untuk Fasilitasi Disabilitas  Selengkapnya