GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar setingkat sekolah menengah atas atau SMA sederajat berkumpul di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Selasa, 21 Mei 2024.
Mereka berasal dari sepuluh kota/kabupaten di Jawa Timur. Mereka datang ke kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk menghindari Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalagunaan Narkoba Di Lingkungan Sekolah dan Pesantren. Acara itu diselenggarakan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Jatim di bawah komando Kombes Pol Robert Da Costa itu.
Kegiatan itu bertujuan untuk mengajak pelajar dan masyarakat agar hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani wanti-wanti meminta kepada generasi (gen) Z untuk menjauhi narkoba agar tidak salah jalan.
“Jauhi narkoba itu wajib tidak ada negosiasi apa pun itu jenis narkobanya,” tegas Gus Yani. Orang nomor satu di Kota Santri ini juga menginginkan supaya diadakan tes urine berkala di lingkungan sekolah.
Hal ini dilakukan agar bisa mengetahui apakah di sekeliling lingkungan sekolah terdapat penyalahgunaan narkoba, agar kemudian bisa diselematkan.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan program lawan narkoba. Baik pencegahan maupun penegakan hukum. Kapolres juga mendukung penuh melalui anggaran khusus sebagai wujud tanggung jawab dan kasih sayang bagi generasi emas muda Jawa Timur.
“Kegiatan ini semoga bisa menyelamatkan generasi muda kita generasi bangsa kita menuju generasi emas dengan generasi muda dan prestasi tanpa narkoba,” ujarnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Program Bunda Puspa memasuki tahun ke tiga. Selama tiga tahun itu Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha atau Bunda Puspa telah kelahiran emak-emak strong.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengharapkan Bunda Puspa menjadi salah satu strategi sekaligus program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah atau RPJPD Gresik dan Nawa Karsa, Gresik Seger dalam pemberdayaan perempuan.
“Bunda Puspa ini saya harap menjadi trigger dan percontohan nasional. Kalau di Dinas Sosial ada PKH Inklusif, kalau KBPPPA ada Bunda Puspa. Program ini sangat luar biasa, gendernya ada dan lebih spesifik dalam pemberdayaan perempuan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Pembekalan Tim Pelaksana Bunda Puspa 2024 Kabupaten Gresik di Ruanv Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin. 20 Mei 2024.
Pembekalan diikuti 60 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program Bunda Puspa di Kabupaten Gresik.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan substansi dari Program Bunda Puspa adalah peningkatan kemampuan terhadap kelompok rentan dan lemah. Tujuannya, adalah menumbuhkan kekuatan bagi kelompok rentan tersebut. Dengan begitu, kelompok rentan tersebut bisa memiliki kebebasan dari dari hal-hal yang merugikan.
“Kita ciptakan ibu-ibu atau emak-emak strong. Ini agar mereka memiliki kebebasan, dalam artian bebas dari kelaparan, kebodohan, ketidakberdayaan, dan kesenjangan. Maka jangan sampai Bunda Puspa ini dilewatkan begitu saja oleh Dinas KBPPPA,” katanya.
Seperti program lain, program Bunda Puspa harus bisa terus di monitor tanpa ada feedback tentang bagaimana hasil dari Program Bunda Puspa tersebut.
Program Bunda Puspa sudah berjalan tiga tahun. Tiap tahunnya, lokus atau daerah sasaran untuk desa maupun kecamatannya berbeda. Tahun ini, lokusnyq ada delapan desa di delapan kecamatan atau satu kecamatan, satu desa.
Delapan desa lokus tahun itu yakni Desa Campurejo, Kecamatan Panceng , Desa Wadeng (Sidayu), Desa Bungah (Bungah, dan Desa Duduksampeyan (Duduksampeyan). Berikutnya, Desa Dadapkuning,Kecamatan Cerme, Desa Randupadangan (Menganti), Desa Pongangan (Manyar) dan Kelurahan Karangturi (Gresik).
Khosiah, salsh satu peserta mengatakan, program Bunda Puspa saat ini sudah banyak mencetak alumni-alumni yang luar biasa. Akan tetapi, lanjut ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional atau Pattiro Gresik masih memerlukan kepastian sistem dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD untuk bisa memberdayakan alumni tersebut. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kementerian Pertanian bersama Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) menggelar kick off pelaksanaan Horticulture Development in Dryland Areas Project atau HDDAP.
Kegiatan tersebut berupa pengelolaan kawasan hortikultura terpadu hulu hingga hilir di 10.000 hektare lahan kering dan petani hortikultura di 13 kabupaten di 7 Provinsi seluruh Indonesia pada Kamis, 16 Mei 2024.
Kabupaten Gresik, diantaranya yang mendapatkan program tersebut. HDDAP merupakan kegiatan pengembangan hortikultura untuk mengatasi kendala gangguan produksi dan produktivitas khususnya pada lahan kering yang bertujuan meningkatkan input, lahan, air dan konektivitas infrastruktur, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hortikultura.
Direktur Jenderal Hortikultura sekaligus Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan kehadiran HDDAP diproyeksikan mampu menjawab berbagai tantangan hortikultura nasional.
HDDAP di desain sedemikian rupa dengan pendekatan terpadu dan komprehensif dari hulu ke hilir, mencakup areal lahan seluas 10 ribu hektare di 13 Kabupaten pada 7 provinsi meliputi Kabupaten Pakpak Bharat (Sumatera Utara), Dairi, Karo, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Enrekang, Gowa dan Ende.
”Total luas lahan 10 ribu hektare ini nantinya akan digunakan untuk pengembangan cabai, bawang merah, mangga, durian, manggis, jeruk, sayuran daun, tanaman obat dan aneka buah lainnya,” ujar Prihasto Setyanto
“Penentuan lokasi di 13 Kabupaten dari total 514 Kabupaten di Indonesia disebut telah melalui serangkaian proses perencanaan panjang melalui Feasibility Study (FS) serta SID,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan bahwa kegiatan HDDAP di Kabupaten Gresik nantinya akan difokuskan pada komoditas cabai dan kunyit.
“Dalam kegiatan HDDAP ini, Kabupaten Gresik akan memfokuskan pada komoditas cabai dan kunyit seperti di Gresik Selatan yaitu Driyorejo dan Wringinanom”, pungkasnya.
Pria yang akrab disapa Eko itu juga berharap sinergitas dan kolaborasi semua pihak di bawah HDDAP menjadi gerbang terbuka dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena penanganan yang holistik dari hulu sampai hilir. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelontorkan ratusan paket sembako untuk nelayan di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Bantuan diberikan untuk meringankan beban nelayan yang kesulitan melaut dikarenakan musim angin barat.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani di Pendapa Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 16 Mei 2024.
Bantuan sebagai bentuk bakti peduli nelayan berdaulat, sesuai yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yakni Gresik Agropolitan. Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.
Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN.
Dikatakan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan, artinya ada masa jeda dimana saat musim angin barat maka tidak bisa melaut. Maka program bhakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.
“Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi,” imbuh Gus Yani.
Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Johar Gunawan menambahkan, bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan. Menurut dirinya pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” kata Johar yang juga Staf Ahli Bupati Gresik bidang Sarana dan Prasarana itu.
Sementara, Ali Santoso, 43, nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ribuan industri beropeasi di Kabupaten Gresik. Namun, hanya segilitir perusahaan yang memberikan kesempatan bekerja kepada para penyandang disabilitas. Amanat Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan wajib menyediakan satu persen dari jumlah pekerja, khusus untuk disabilitas.
Pemerintah Kabupaten mulai menggagas pemberian Reward and punishment kepada perusahaan yang patut dan mokong tidak mematuhi Undang-undang.
“Pak sekda (Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Red) sepertinya harus memberikan stimulan bagi perusahaan yang sudah memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani aaat membuka Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 15 Mei 2024.
Job Fair 2024, ini terbesar di tahun ini. Sebanyak 43 perusahaan terlibat. Lapangan pekerjaan yang dibutuhkan sebanyak 3.748 orang. Kamis hari ini, 16 Mei 2024 adalah hari terakhir bursa tenaga kerja diselenggarakan oleh Pemkab Gresik melalui Disnaker Gresik ini. Job Fair dibuka pukul 08.00 WIB, dan tutup pukul 15.00 WIB.
Di acara job fair ini, Pemkab Gresik memberikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan dan kepala organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah merekrut penyandang disabilitas. Ada tiga OPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP Gresik.
Gus Yani melanjutkan, pihaknya tidak hanya mendorong perusahaan untuk mematuhi Undang-undang dengan melibatkan satu persen penyandang disabilitas. “Kami tidak hanya mendorong perusahaan. Kami di lingkungan OPD dan BUMD telah memberikan contoh untuk kesempatan pada anak-anak disabilitas,” ujarnya dengan nada serius.
Orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, warga disabilitas ini memiliki keistimewaan. Anak-anak yang memiliki keistimewaan. Tadi sudah disaksikan hiburan luar biasa. Mereka punya keterampilan, kompetensi “Disini Saya mengajak perusahaan swasta, BUMN, BUMD untuk melaksanakan 1 persen Undang-undang tersebut terkait pelayanan disabilitas,” katanya.
MEMUKAU : Penampilan anak-anak disabilitas ketika membawakan lagu Mother, How are You Today di pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Pada pembukaan Job fair 2024, sejumlah anak disabilitas tampil menyanyi diiringi musik angklung. Mereka ada tuna rungu dan tuna netra. Tapi, musik yang mereka mainan membuat ribuan pasang mata seperti terhipnotis. Mereka membawa dua lagu, diantaranya berjudul “Mother, How are You Today” yang diciptakan oleh Alice Mey itu.
Pemkab Gresik telah memberikan teladan dengan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui unit layanan daerah atau ULD. Sudah hampir 50 persen OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk anak disabilitas.
“Kalau perlu diberikan stimulan bagi perusahaan yang telah memberikan perhatian seperti itu (disabilitas). Yang belum, ya akan kita cari, kita dorong rasa kemanusiaan dan akan memberikan punishment. Kita ajak memberikan kesempatan bagi anak-anak disabilitas,” katanya. (yad)
GRESIK,,1minute.id – Investasi ke Kabupaten Gresik tren positif. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bergerak cepat dengan memberikan pelatihan kepada para pencari kerja. Pelatihan keahlian bersertifikat dilakukan ke sejumlah balai latihan kerja atau BLK di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelatihan bersertifikasi yang diadakan oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja Gresik untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi bagi anak yang baru lulus sekolah atau sarjana.
“Kita kolaborasi dan sinergi dengan sejumlah BKL dan jasa pelatihan keahlian di Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur,” katanya. Pelatihan keterampilan sumber daya manusia ini telah dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai tahun 2022. Pelatihan keahlian, menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. Padahal penggunaan dana dari DBHCHT itu tidak bisa leluasa.
“Saya ngaturnya sampai susah. Awalnya Rp 500 juta, sekarang saya dorong sampai Rp 2,5 miliar lebih,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainal Arifin usai pembukaan Job Fair Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 2024.
Job Fair 2024 digelar selama dua hari, 15-16 Mei 2024 diikuti 43 perusahaan dengan lowongan kerja sebanyak 3.748 orang. Hari pertama pembukaan sebanyak 4.789 Jobseekers yang datang ke lokasi Job Fair di WEP. Diperkirakan hari terakhir, Kamis besok, akan lebih banyak Jobseekers yang bakal memadati WEP berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. Job fair dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.
Gus Yani melanjutkan tahun ini berharap kepada DPRD Gresik untuk mengalokasikan anggaran peningkatan sumber daya manusia untuk pelatihan keahlian bersertifikat bisa dianggarkan melalui APBD Gresik.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menceritakan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Gresik 2023, ada 9 rekomendasi DPRD Gresik, khususnya nomor 8 yang ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja terkait strategi dan upaya apa untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Gresik
DPRD Gresik mendorong Disnaker menaikkan keterampilan atau kompetensi sumber daya manusia di Gresik. “Kami sebagai eksekutif sangat setuju dan terima kasih ada rekomendasi dan kritik yang sangat membangun itu,” katanya.
Tapi, lanjutnya, eksekutif telah melaksanakan peningkatan keterampilan atau kompetensi lebih dulu itu sebelum ada rekomendasi itu. Tetapi, kami melakukan hanya sebatas anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. “Dan ini sudah kita mulai sejak tahun 2022”
“Bila tahun ini, DPRD Gresik mengalokasikan Rp 5 miliar untuk peningkatan keterampilan anak kami sangat bersyukur karena kami telah memiliki historis melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.
Terkait pembangunan Balai Latihan Kerja atau BLK, ia mengatakan, pembangunan BLK dalam jangka pendek belum urgent. “Untuk jangka pendek, Gresik tidak perlu membangun BLK. Tapi kita harus mampu berkolaborasi dan sinergi dengan penyedia jasa peningkatan kompetensi di Jawa Timur,” katanya.
Lembaga pelatihan keahlian bersertifikat saat ini telah ada di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. “Pasuruan ada, Sidoarjo ada, BNSP (badan Nasional Sertifikasi Profesi) ada.Yang paling penting penganggarannya,” katanya.
Pelatihan tidak harus seluruh angka kelulusan SMK. “Kita hitung kelulusan SMK. Berapa angka kelulusan SMK. Oke tidak 100 persen, tapi kita coba mulai, 10 persen, 20 persen lalu kita siapkan anggaran untuk peningkatan keterampilan mereka. By name, kirim ke sekolah bersertifikasi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada ribuan pencari kerja untuk tetap semangat. “Jangan takut pada bayangan kita sendiri. Anak-anak muda memiliki kekuatan luar biasa yaitu keberanian. Mudah-mudahan keberanian terukur apa yang menjadi kemampuan, kompetensi sehingga bisa menunjang,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Job Fair, Gresik Kerja 2024 resmi di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 15 Mei 2024. Job fair terbesar di semester pertama tahun ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik diikuti 43 perusahaan dan membuka lowongan kerja 3.748 Jobseekers atan tenaga kerja berbagai kualifikasi.
Lowongan kerja di PT Freeport Indonesia, Petrosea dan Indospring Tbk paling banyak diserbu oleh pemcari kerja yang semuanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Job fair bukan sekadar rutinitas tahunan. Akan tetapi, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja terus melakukan motoring data, mulai pendaftaran sampai diterima di perusahaan. “Kita harus memastikan penerima tenaga kerja melalui job fair bekerja atau tidak,” katanya.
Mengapa dilakukan monitoring? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani tidak menginginkan adanya oknum personalia atau human resource development perusahaan melakukan rekrutmen melalui orang dalam atau ordal. “Job fair dibuka, tapi yang diterima tidak melalui proses job fair,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.
SEREMONIAL: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) foto bersama Forkopimda dala.m pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Selain monitor proses rekrutmen melalui job fair yang diadakan oleh Disnaker, imbuhnya, Job Fair yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik ini juga melakukan pengamatan peran aktif para camat. “Kita amati, data statistik. Kecamatan mana yang paling kecil pendaftaran di job fairnya,” katanya.
Ia mencontohkan job fair 2023, Kecamatan Wringinanom pendaftar calon tenaga kerja tergolong kecil. “Pendaftaran sangat kecil? Kenapa, bisa jadi informasi job fair tidak tersampaikan dengan baik. Seharusnya, Kecamatan punya tanggung jawab menyampaikan kepada desa. Tujuannya, kita filter, kita batasi. Mohon maaf untuk yang di luar Gresik,” ujarnya.
Dalam pengamatan 1minute.id , hari pertama Job Fair, Gresik Kerja 2024 ini ribuan pencari kerja mulai memadati gedung WEP sejak pagi. Bahkan, ada pencari kerja yang datang sebelum gedung atapnya berbentuk mirip rumah Keong di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, tempat pendaftaran itu dibuka. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 15.00 WIB.
Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Gresik Zainal Arifin mengatakan, Job fair Gresik Kerja 2024 diikuti 43 perusahaan, membutuhkan 3.748 tenaga kerja. Rinciannya, perusahaan yang membutuhkan pekerja campuran yakni laki-laki dan perempuan sebanyak 2.782 orang, pekerjaan laki-laki sebanyak 855 orang dan pekerja perempuan 110 orang. “Untuk pekerjaan perempuan ini yang membutuhkan sebagian besar di perhotelan,” katanya.
JOB FAIR GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di stan PT Freeport Indonesia dalam Job fair di WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Berdasarkan data pencari kerja yang terdaftar di AK-1 atau data pencari kerja yang memiliki kartu kuning sebanyak 9.659 pencari kerja per awal Mei 2024. “Sedangkan sampai pukul 12.00 WIB hari ini yang masuk WEP sebanyak 4.789 orang,” terang mantan Camat Manyar ini.
Zainul memprediksi pada hari kedua atau penutupan Job Fair Gresik Kerja 2024 pada Kamis, 16 Mei 2024, jumlah pendaftar akan semakin banyak. “Hari kedua mulai jam 8 ditutup pukul 15.00 WIB,” tegasnya.
Zainul menyampaikan, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan Job fair 2024 ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, memfasilitasi para pencari kerja memperoleh informasi dan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidangnya . Kedua, memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan talenta bagus dan kualitas yang berasal dari Kabupaten Gresik. “Dan ketiga menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik,” katanya.
Meski tingkat pengangguran terbuka di Gresik menunjukkan tren menurun. Pada 2022, sebut Zainul, angka pengangguran terbuka 7,84 persen, kemudian menurun menjadi 6,82 persen. ” Diharapkan menjadi 5,49 persen sama atau kalau bisa lebih kecil dari Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, Safitri, salah satu pencari kerja mengatakan ada sejumlah perusahaan yang menjadi incarannya. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Kabarnya gajinya diatas UMk Gresik,” katanya. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id – Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Tingkat Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani pada Jumat malam, 10 Mei 2024.
Pembukaan MTQ ke-XXXI ini dipusatkan di lapangan Gambus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti sebanyak 660 kafilah berasal dari perwakilan 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. 16 di Gresik Daratan dan 2 di kepulauan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Dua kecamatan di Pulau Bawean itu tetap mengirimkan kafilah mereka meski mereka baru tertimpah musibah gempa bumi yang saat ini masih tahap rehabilitasi.
Ada tujuh cabang yang dilombakan dalam MTQ yang dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M. Ersat, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi ini.
Tujuh cabang itu, yakni Tilawah Al Qur’an ; Hifdhil Qur’an ; Tafsir Al Qur’an ; Fahmil Qur’an (MFQ) ; Syarhil Qur’an (MSQ) ; Khot Al Qur’an (MKQ) dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIQ). Ratusan kafilah itu akan berebut menjadi yang terbaik di MTQ yang digelar selama 3 hari, 10-12 Mei 2024 ini.
Dalam sambutannya, Gus Yani menekankan pentingnya Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ sebagai media pengembangan kompetensi diri yang mengarah pada kesuksesan dunia dan akhirat. MTQ, imbuhnya, bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memahami Al Qur’an.
Selain itu, Bupati juga menyoroti partisipasi berbagai lembaga, termasuk TNI, Polri, dan Universitas Negeri dalam MTQ. “Saya sangat bangga melihat semua kelembagaan di NKRI, termasuk TNI dan Polri, serta Universitas favorit membuka diri untuk mencari sumber daya melalui hafalan Al-Qur’an. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana MTQ telah menjadi spirit dan semangat masyarakat Kabupaten Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.
BUKA MTQ : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Kemenag Gresik Moh Ersat menabuh bedug dalam pembukaan MTQ XXXI Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah pada Jumat malam, 10 Mei 2024 ( Foto: istimewa untuk 1minute.id)
Menurut Fandi Akhmad Yani, pengembangan kompetensi melalui hafalan Al-Qur’an tidak hanya memperkaya pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Saya berharap melalui MTQ ini, kita semua dapat terus memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” harapGus Yani. Usai memberikan sambutan, Fandi Akhmad Yani yang malam itu memakai sarung dipandu dengan hem warna krem dirangkapi dengan jas warna senada dan memakai dan kopyah secara simbolis membuka kegiatan MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah dengan menabuh bedug.
Sementara itu, Camat Bungah Moh. Izzul Muttaqin menyampaikan rasa syukur karena Gelaran Akbar MTQ XXXI di Kecamatan Bungah berjalan sukses dan lancar.
“Bismillah, semoga mulai pembukaan hingga penutupan MTQ XXXI, Kecamatan Bungah bisa menjadi Tuan Rumah yang baik dan seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan lancar. Dan tentunya membawa berkah bagi kita semua,” ungkapnya dengan nada penuh syukur. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sumarlik kini tidak lagi waswas rumahnya bocor hujan. Sebab, rumah perempuan 55 tahun telah selesai diperbaiki oleh Habitat for Hummanity Indonesia di Kabupaten Gresik
Renovasi rumah tidak layak huni milik Sumarlik ini, menjadi satu dari banyak program organisasi non pemerintah alias Non Government Organization (NGO) ini.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama dengan Habitat for Humanity Indonesia melaksanaan pembukaan program Habitat for Humanity yang merupakan program Penyediaan Rumah Layak Huni, Penyediaan Akses Air Bersih, Pelatihan Sektor Air Minum dan Sanitasi serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat psda Rabu sore, 8 Mei 2024.
Di Kabupaten Gresik, program-program Habitat for Humanity Indonesia tahun 2024-2025 akan berfokus di Kecamatan Wringinanom. Diawali dengan kunjungan lapangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah ke Madrasah Tsanawiyah atau MTs Maulana Malik Ibrahim yang merupakan penerima program Digital Library. Rombongan juga melakukan kunjungan ke penerima bantuan pembangunan rumah.
Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi terhadap program-program Habitat yang berjalan di Kabupaten Gresik. Menurutnya, ini adalah bentuk kolaborasi yang apik antara pemerintah daerah dengan Non Government Organization.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Habitat atas kolaborasinya yang sangat baik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Gresik. Kerja sama ini mudah-mudahan berkelanjutan dan bisa menekan jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Gresik,” ungkap Gus Yani.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sejatinya sudah memiliki program yang menyasar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Disamping itu, terdapat program dari instansi-instansi lainnya di antaranya dari Kodim Gresik lewat TMMD, Baznas Gresik, dan Kementerian lewat BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).
Program-program ini menunjukkan bahwa kantong-kantong pendanaan RTLH tersebut sudah disiapkan. Bahkan dari DPRD Gresik pun secara langsung menitipkan pokok-pokok pikirannya melalui RTLH didalam dapil masing-masing.
“Disini juga ada Habitat yang berkonsentrasi langsung kepada masyarakat lewat program-program seperti RTLH, air bersih, hingga sanitasi. Karenanya, kami kemudian menata kolaborasi yang komprehensif dengan semua pihak agar tidak terjadi tumpang tindih,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Susanto mengatakan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 28 H ayat 1 bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperoleh pelayanan kesehatan. Untuk itu pihaknya hadir untuk membantu pemerintah untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami (Habitay for Humanity), sudah berada di Kecamatan Wringinanom sejak pada tahun 2015 lalu,” katanya. Selama kurun waktu 2015 hingga Mei 2024, Habitat sudah menyasar toilet keluarga sebanyak 284 unit, RTLH dengan bangunan baru sebanyak 377 unit, renovasi rumah 2 unit, toilet sekolah 1 unit, sumur dangkal 60 unit, dan Posyandu 2 unit. “Untuk peningkatan SDM telah melakukan pelatihan PHBS 520 orang, pelatihan manajemen keuangan keluarga 425 orang, pelatihan rumah sehat dan konstruksi dasar 628 orang, pelatihan mitigasi bencana 120 orang, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi sebanyak 180 orang,” terangnya.
Pada 2024 -2025, Habitat akan terus melanjutkan program yang sudah ada dengan fokus di Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Benjeng. Dengan begitu, permasalahan RTLH, Sanitasi, Air bersih, dan persampahan yang menjadi tantangan utama berbagai daerah bisa diatasi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Yani juga memberikan apresiasi dan bantuan uang kepada tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle atauTPS3R yang ada di Wringinanom. Tujuannya, tidak lain adalah sebagai stimulan dan untuk meningkatkan semangat dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik ulang 143 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 April 2024.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelantikan atau mutasi merupakan hal yang biasa dan tidak perlu dibuat gaduh. Secara administrasi menurut Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pelantikan pada 22 Maret 2024 lalu sudah benar, hanya saja cara pandangnya yang berbeda.
“Pejabat yang dilantik ulang hari ini tidak ada perubahan. Tetap sama dengan formasi yang dilantik pada 22 Maret lalu. Ini sesuai arahan Mendagri dan KASN,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 April 2024.
Menurutnya, sebelum dan sesudah pelantikan memang banyak dinamika. Pengambilan keputusan seperti ini termasuk proses yang harus diambil pimpinan daerah. “Mutasi ini penting dan strategis, karena menjadi suatu kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Seperti diberitakan, pada 22 Maret 2024 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah 143 ASN. Rinciannya, 4 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II ; 74 pejabat struktural eselon IV dan II. Serta, 65 pejabat fungsional yang menduduki jabatan Kepala Puskesmas, Kepala UPT SDN, Kepala UPT SMPN, dan Pengawas Sekolah.
Pelantikan ini menjadi polemik pascakeluarnya surat edaran Mendagri pada 29 Maret 2024. Surat itu isinya, diantaranya kepala daerah yang akan menggelar Pilkada, tidak diperbolehkan melakukan mutasi, rotasi dan demosi, tanpa seizin Mendagri. Jika dilihat dari jadwal tahapan Pilkada serentak 2024, tanggal 22 Maret 2024 merupakan 6 bulan sebelum penetapan bakal pasangan calon menjadi Calon Kepala Daerah, tetap dilaksanakan tanggal 22 September 2024.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik melakukan koordinasi dengan Kemendagri di Jakarta.
Berkaitan dengan pelayanan publik, lanjut Gus Yani tersebut, bisa saja dalam beberapa bulan ke depan akan dilakukan pelantikan kembali terkait penataan struktur organisasi untuk Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) yang ada di Kecamatan Kedamean. “Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat tidak akan terwujud. Jika tata kelola rumah sakit salah satunya belum adanya penataan struktur organisasi,” ungkap Gus Yani. (yad)