DPRD Gresik Beri Rekomendasi  Peningkatan Kompetensi Untuk Menurunkan Angka Pengangguran Terbuka, Bupati Gresik : Bersyukur

 

GRESIK,,1minute.id – Investasi ke Kabupaten Gresik tren positif. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bergerak cepat dengan memberikan pelatihan kepada para pencari kerja. Pelatihan keahlian bersertifikat dilakukan ke sejumlah balai latihan kerja atau BLK di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelatihan bersertifikasi yang diadakan oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja Gresik untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi bagi anak yang baru lulus sekolah atau sarjana. 

“Kita kolaborasi dan sinergi dengan sejumlah BKL dan jasa pelatihan keahlian di Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur,” katanya. Pelatihan keterampilan sumber daya manusia ini telah dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai tahun 2022. Pelatihan keahlian, menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. Padahal penggunaan dana dari DBHCHT itu tidak bisa leluasa. 

“Saya ngaturnya sampai susah. Awalnya Rp 500 juta, sekarang saya dorong sampai Rp 2,5 miliar lebih,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainal Arifin usai pembukaan Job Fair  Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 2024.

Job Fair 2024 digelar selama dua hari, 15-16 Mei 2024 diikuti 43 perusahaan dengan lowongan kerja sebanyak 3.748 orang. Hari pertama pembukaan sebanyak 4.789 Jobseekers yang datang ke lokasi Job Fair di WEP. Diperkirakan hari terakhir, Kamis besok, akan lebih banyak Jobseekers yang bakal memadati WEP berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. Job fair dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.

Gus Yani melanjutkan tahun ini berharap kepada DPRD Gresik untuk mengalokasikan anggaran peningkatan sumber daya manusia untuk pelatihan keahlian bersertifikat bisa dianggarkan melalui APBD Gresik. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menceritakan  dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Gresik 2023, ada 9 rekomendasi DPRD Gresik, khususnya nomor 8 yang ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja terkait strategi dan upaya apa untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Gresik 

DPRD Gresik mendorong Disnaker menaikkan keterampilan atau kompetensi sumber daya manusia di Gresik. “Kami sebagai eksekutif sangat setuju dan terima kasih ada rekomendasi dan kritik yang sangat membangun itu,” katanya.

Tapi, lanjutnya, eksekutif telah melaksanakan peningkatan keterampilan atau kompetensi lebih dulu itu sebelum ada rekomendasi itu. Tetapi, kami melakukan hanya sebatas anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. “Dan ini sudah kita mulai sejak tahun 2022”

“Bila tahun ini, DPRD Gresik mengalokasikan Rp 5 miliar untuk peningkatan keterampilan anak kami sangat bersyukur karena kami telah memiliki historis melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya. 

Terkait pembangunan Balai Latihan Kerja atau BLK, ia mengatakan, pembangunan BLK dalam jangka pendek belum urgent. “Untuk jangka pendek, Gresik tidak perlu membangun BLK. Tapi kita harus mampu berkolaborasi dan sinergi dengan penyedia jasa peningkatan kompetensi di Jawa Timur,” katanya. 

Lembaga pelatihan keahlian bersertifikat saat ini telah ada di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.  “Pasuruan ada, Sidoarjo ada, BNSP (badan Nasional Sertifikasi Profesi) ada.Yang paling penting penganggarannya,” katanya. 

Pelatihan tidak harus seluruh angka kelulusan SMK. “Kita hitung kelulusan SMK. Berapa angka kelulusan SMK. Oke tidak 100 persen, tapi kita coba mulai, 10 persen, 20 persen lalu kita siapkan anggaran untuk peningkatan keterampilan mereka. By name, kirim ke sekolah bersertifikasi,” ujarnya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada ribuan pencari kerja untuk tetap semangat. “Jangan takut pada bayangan kita sendiri. Anak-anak muda memiliki kekuatan luar biasa yaitu keberanian.  Mudah-mudahan keberanian terukur apa yang menjadi kemampuan, kompetensi sehingga bisa menunjang,” katanya.  (yad)

DPRD Gresik Beri Rekomendasi  Peningkatan Kompetensi Untuk Menurunkan Angka Pengangguran Terbuka, Bupati Gresik : Bersyukur Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Buka Job Fair, Gresik Kerja Terbesar,  Buka Lowongan Kerja 3.748 Orang 

GRESIK,1minute.id – Job Fair, Gresik Kerja 2024 resmi di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 15 Mei 2024. Job fair terbesar di semester pertama tahun ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik diikuti 43 perusahaan dan membuka lowongan kerja 3.748 Jobseekers atan tenaga kerja berbagai kualifikasi.

Lowongan kerja di PT Freeport Indonesia, Petrosea dan Indospring Tbk paling banyak diserbu oleh pemcari kerja yang semuanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Job fair bukan sekadar rutinitas tahunan. Akan tetapi, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja terus melakukan motoring data, mulai pendaftaran sampai diterima di perusahaan. “Kita harus memastikan penerima tenaga kerja melalui job fair bekerja atau tidak,” katanya.

Mengapa dilakukan monitoring? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  tidak menginginkan adanya oknum personalia atau human resource development perusahaan melakukan rekrutmen melalui orang dalam atau ordal. “Job fair dibuka, tapi yang diterima tidak melalui proses job fair,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

SEREMONIAL: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) foto bersama Forkopimda dala.m pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain monitor proses rekrutmen melalui job fair yang diadakan oleh Disnaker, imbuhnya, Job Fair yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik ini juga melakukan pengamatan peran aktif para camat. “Kita amati, data statistik. Kecamatan mana yang paling kecil pendaftaran di job fairnya,” katanya. 

Ia mencontohkan job fair 2023, Kecamatan Wringinanom pendaftar calon tenaga kerja tergolong kecil. “Pendaftaran sangat kecil? Kenapa, bisa jadi informasi job fair tidak tersampaikan dengan baik.  Seharusnya, Kecamatan punya tanggung jawab menyampaikan kepada desa. Tujuannya, kita filter, kita batasi. Mohon maaf untuk yang di luar Gresik,” ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id , hari pertama Job Fair, Gresik Kerja 2024 ini ribuan pencari kerja mulai memadati gedung WEP sejak pagi. Bahkan, ada pencari kerja yang datang sebelum gedung atapnya berbentuk mirip rumah Keong di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, tempat pendaftaran itu dibuka. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 15.00 WIB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Gresik Zainal Arifin mengatakan, Job fair Gresik Kerja 2024 diikuti 43 perusahaan, membutuhkan 3.748 tenaga kerja.  Rinciannya, perusahaan yang membutuhkan pekerja campuran yakni laki-laki dan perempuan sebanyak 2.782 orang, pekerjaan laki-laki sebanyak 855 orang dan pekerja perempuan 110 orang. “Untuk pekerjaan perempuan ini yang membutuhkan sebagian besar di perhotelan,” katanya. 

JOB FAIR GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di stan PT Freeport Indonesia dalam Job fair di WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Berdasarkan data pencari kerja yang terdaftar di AK-1 atau data pencari kerja yang memiliki kartu kuning sebanyak 9.659 pencari kerja per awal Mei 2024. “Sedangkan sampai pukul 12.00 WIB hari ini yang masuk WEP sebanyak 4.789 orang,” terang mantan Camat Manyar ini.

Zainul memprediksi pada hari kedua atau penutupan Job Fair Gresik Kerja 2024 pada Kamis, 16 Mei 2024, jumlah pendaftar akan semakin banyak. “Hari kedua mulai jam 8 ditutup pukul 15.00 WIB,” tegasnya. 

Zainul menyampaikan, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan Job fair 2024 ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, memfasilitasi para pencari kerja memperoleh informasi dan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidangnya . Kedua, memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan talenta bagus dan kualitas yang berasal dari Kabupaten Gresik. “Dan ketiga menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Meski tingkat pengangguran terbuka di Gresik menunjukkan tren menurun. Pada 2022, sebut Zainul, angka pengangguran terbuka 7,84 persen, kemudian menurun menjadi 6,82 persen. ” Diharapkan menjadi 5,49 persen sama atau kalau bisa lebih kecil dari Provinsi Jawa Timur,” katanya. 

Sementara itu, Safitri, salah satu pencari kerja mengatakan ada sejumlah perusahaan yang menjadi incarannya. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Kabarnya gajinya diatas UMk Gresik,” katanya. (yad/adv)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Buka Job Fair, Gresik Kerja Terbesar,  Buka Lowongan Kerja 3.748 Orang  Selengkapnya

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: MTQ Media Pengembangan Kompetensi Diri, Kesuksesan Dunia dan Akhirat

GRESIK,1minute.id – Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Tingkat Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani pada Jumat malam, 10 Mei 2024. 

Pembukaan MTQ ke-XXXI ini dipusatkan di lapangan Gambus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti sebanyak 660 kafilah berasal dari perwakilan 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. 16 di Gresik Daratan dan 2 di kepulauan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Dua kecamatan di Pulau Bawean itu tetap mengirimkan kafilah mereka meski mereka baru tertimpah musibah gempa bumi yang saat ini masih tahap rehabilitasi.

Ada tujuh cabang yang dilombakan dalam MTQ yang dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M. Ersat, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi ini. 

Tujuh cabang itu, yakni Tilawah Al Qur’an ; Hifdhil Qur’an ; Tafsir Al Qur’an ; Fahmil Qur’an (MFQ) ; Syarhil Qur’an (MSQ) ; Khot Al Qur’an (MKQ) dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIQ). Ratusan kafilah itu akan berebut menjadi yang terbaik di MTQ yang digelar selama 3 hari, 10-12 Mei 2024 ini.

Dalam sambutannya, Gus Yani menekankan pentingnya Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ sebagai media pengembangan kompetensi diri yang mengarah pada kesuksesan dunia dan akhirat. MTQ, imbuhnya, bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memahami Al Qur’an. 

Selain itu, Bupati juga menyoroti partisipasi berbagai lembaga, termasuk TNI, Polri, dan Universitas Negeri dalam MTQ. “Saya sangat bangga melihat semua kelembagaan di NKRI, termasuk TNI dan Polri, serta Universitas favorit membuka diri untuk mencari sumber daya melalui hafalan Al-Qur’an. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana MTQ telah menjadi spirit dan semangat masyarakat Kabupaten Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

BUKA MTQ : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Kemenag Gresik Moh Ersat menabuh bedug dalam pembukaan MTQ XXXI Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah pada Jumat malam, 10 Mei 2024 ( Foto: istimewa untuk 1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, pengembangan kompetensi melalui hafalan Al-Qur’an tidak hanya memperkaya pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. 

“Saya berharap melalui MTQ ini, kita semua dapat terus memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” harapGus Yani. Usai memberikan sambutan, Fandi Akhmad Yani yang malam itu memakai sarung dipandu dengan hem warna krem dirangkapi dengan jas warna senada dan memakai dan kopyah secara simbolis membuka kegiatan MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah dengan menabuh bedug. 

Sementara itu, Camat Bungah Moh. Izzul Muttaqin menyampaikan rasa syukur karena Gelaran Akbar MTQ XXXI di Kecamatan Bungah berjalan sukses dan lancar.

“Bismillah, semoga mulai pembukaan hingga penutupan MTQ XXXI, Kecamatan Bungah bisa menjadi Tuan Rumah yang baik dan seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan lancar. Dan tentunya membawa berkah bagi kita semua,” ungkapnya dengan nada penuh syukur. (yad)

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: MTQ Media Pengembangan Kompetensi Diri, Kesuksesan Dunia dan Akhirat Selengkapnya

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gandeng Habitat For Humanity Indonesia

GRESIK,1minute.id – Sumarlik kini tidak lagi waswas rumahnya bocor hujan. Sebab, rumah perempuan 55 tahun telah selesai diperbaiki oleh Habitat for Hummanity Indonesia di Kabupaten Gresik 

Renovasi rumah tidak layak huni milik Sumarlik ini, menjadi satu dari banyak program organisasi non pemerintah alias Non  Government Organization (NGO) ini. 

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama dengan Habitat for Humanity Indonesia melaksanaan pembukaan program Habitat for Humanity yang merupakan program Penyediaan Rumah Layak Huni, Penyediaan Akses Air Bersih, Pelatihan Sektor Air Minum dan Sanitasi serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat psda Rabu sore, 8 Mei 2024. 

Di Kabupaten Gresik, program-program Habitat for Humanity Indonesia tahun 2024-2025 akan berfokus di Kecamatan Wringinanom. Diawali dengan kunjungan lapangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah ke Madrasah Tsanawiyah atau MTs Maulana Malik Ibrahim yang merupakan penerima program Digital Library. Rombongan juga melakukan kunjungan ke penerima bantuan pembangunan rumah.

Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi terhadap program-program Habitat yang berjalan di Kabupaten Gresik. Menurutnya, ini adalah bentuk kolaborasi yang apik antara pemerintah daerah dengan Non Government Organization.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Habitat atas kolaborasinya yang sangat baik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Gresik. Kerja sama ini mudah-mudahan berkelanjutan dan bisa menekan jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Gresik,” ungkap Gus Yani.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sejatinya sudah memiliki program yang menyasar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Disamping itu, terdapat program dari instansi-instansi lainnya di antaranya dari Kodim Gresik lewat TMMD, Baznas Gresik, dan Kementerian lewat BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

Program-program ini menunjukkan bahwa kantong-kantong pendanaan RTLH tersebut sudah disiapkan. Bahkan dari DPRD Gresik pun secara langsung menitipkan pokok-pokok pikirannya melalui RTLH didalam dapil masing-masing.

“Disini juga ada Habitat yang berkonsentrasi langsung kepada masyarakat lewat program-program seperti RTLH, air bersih, hingga sanitasi. Karenanya, kami kemudian menata kolaborasi yang komprehensif dengan semua pihak agar tidak terjadi tumpang tindih,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Susanto mengatakan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 28 H ayat 1 bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperoleh pelayanan kesehatan. Untuk itu pihaknya hadir untuk membantu pemerintah untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami (Habitay for Humanity), sudah berada di Kecamatan Wringinanom sejak pada tahun 2015 lalu,” katanya. Selama kurun waktu 2015 hingga Mei 2024, Habitat sudah menyasar toilet keluarga sebanyak 284 unit, RTLH dengan bangunan baru sebanyak 377 unit, renovasi rumah 2 unit, toilet sekolah 1 unit, sumur dangkal 60 unit, dan Posyandu 2 unit. “Untuk peningkatan SDM telah melakukan pelatihan PHBS 520 orang, pelatihan manajemen keuangan keluarga 425 orang, pelatihan rumah sehat dan konstruksi dasar 628 orang, pelatihan mitigasi bencana 120 orang, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi sebanyak 180 orang,” terangnya.

Pada 2024 -2025, Habitat akan terus melanjutkan program yang sudah ada dengan fokus di Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Benjeng. Dengan begitu, permasalahan RTLH, Sanitasi, Air bersih, dan persampahan yang menjadi tantangan utama berbagai daerah bisa diatasi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yani juga memberikan apresiasi dan bantuan uang kepada tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle atauTPS3R yang ada di Wringinanom. Tujuannya, tidak lain adalah sebagai stimulan dan untuk meningkatkan semangat dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. (yad)

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gandeng Habitat For Humanity Indonesia Selengkapnya

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik ulang 143 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 April 2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelantikan atau mutasi merupakan hal yang biasa dan tidak perlu dibuat gaduh. Secara administrasi menurut Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pelantikan pada 22 Maret 2024 lalu sudah benar, hanya saja cara pandangnya yang berbeda.

“Pejabat yang dilantik ulang hari ini tidak ada perubahan. Tetap sama dengan formasi yang dilantik pada 22 Maret lalu. Ini sesuai arahan Mendagri dan KASN,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 April 2024.

Menurutnya, sebelum dan sesudah pelantikan memang banyak dinamika. Pengambilan keputusan seperti ini termasuk proses yang harus diambil pimpinan daerah. “Mutasi ini penting dan strategis, karena menjadi suatu kebutuhan organisasi,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, pada 22 Maret 2024 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah 143 ASN. Rinciannya, 4 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II ;  74 pejabat struktural eselon IV dan II. Serta,  65 pejabat fungsional yang menduduki jabatan Kepala Puskesmas, Kepala UPT SDN, Kepala UPT SMPN, dan Pengawas Sekolah.

Pelantikan ini menjadi polemik pascakeluarnya surat edaran Mendagri pada 29 Maret 2024. Surat itu isinya, diantaranya kepala daerah yang akan menggelar Pilkada, tidak diperbolehkan melakukan mutasi, rotasi dan demosi, tanpa seizin Mendagri. Jika dilihat dari jadwal tahapan Pilkada serentak 2024, tanggal 22 Maret 2024 merupakan 6 bulan sebelum penetapan bakal pasangan calon menjadi Calon Kepala Daerah, tetap dilaksanakan tanggal 22 September 2024.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik melakukan koordinasi dengan Kemendagri di Jakarta. 

Berkaitan dengan pelayanan publik, lanjut  Gus Yani tersebut, bisa saja dalam beberapa bulan ke depan akan dilakukan pelantikan kembali terkait penataan struktur organisasi untuk Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) yang ada di Kecamatan Kedamean. “Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat tidak akan terwujud. Jika tata kelola rumah sakit salah satunya belum adanya penataan struktur organisasi,” ungkap Gus Yani. (yad)

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kepala sekolah untuk menggelola bosda dengan baik sehingga menjadi keberkahan dengan mengedepankan keterukuran dan keadilan. 

“Untuk Bosda, Saya berharap pengelolaannya dilakukan sebaik mungkin sehingga membawa keberkahan bagi kita semua. Saya menitip pesan agar pengelolaannya juga mengedepankan keterukuran dan keadilan,” tutur Bupati Fandi Ahmad Yani saat menghadiri Halal bihalal dengan ratusan guru dan kepala se-wilayah kerja (wilker) III pada Selasa, 30 April 2024.

Untuk diketahui Bantuan Operasional Sekolah Daerah alias BOSDA dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemkab Gresik telah dikucurkan kepada 686 lembaga pendidikan swasta, baik tingkat dasar dan menengah. Pencairan BOSDA kepada lembaga pendidikan swasta di Gresik ini dilakukan sebelum cuti bersama libur lebaran.

Selain Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, halal bihalal se-wilker III meliputi Kecamatan Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta Forkopimcam Menganti ini menyinggung tentang sekolah ramah anak. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu juga menyinggung tentang berbagai kasus perundungan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, hal tersebut bisa di minimalisir dengan menjadikan lingkungan sekolah menjadi lingkungan yang ramah anak. 

“Kita upayakan diri kita menjadi sosok idola bagi anak-anak, dengan begitu semoga pendidikan di Kabupaten Gresik menjadi lebih maju, zero bullying, dan mencetak generasi berakhlakul karimah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal wilayah kerja III Gresik Selatan Wonaji mengungkapkan acara ini dihadiri ratusan tenaga pendidik dari wilayah kerja III. Mereka terdiri dari tenaga pendidik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Gresik Selatan (Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom).

“Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar guru dan pihak terkait di bidang pendidikan di wilayah kerja III, serta bersama-sama memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” terangnya. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah  Selengkapnya

60 Menit, Tumpeng Seribu Nasi Krawu Ludes Diserbu Warga

GRESIK,1minute.id – Tumpeng Nasi Krawu setinggi 3 meter itu langsung ludes tidak lebih dari 60 menit. Ada seribu nasi krawu bungkus yang di tempelkan di tumpeng raksasa itu. Event Tumpeng Nasi Krawu Raksasa itu dihelat Komunitas Wartawan Gresik dalam rangkaian Peringatan Hari Pers itu digelar di Hall Gresmall pada Kamis, 25 April 2024.

Ribuan bungkus nasi krawu itu, kemudian dibagikan kepada warga oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Kasdim 0817/Gresik Mayor Siari, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dan Direktur Utama Rumah Sakit Fathma Medika dr Asluchul Alif. Warga yang sudah menunggu satu per satu menerima satu bungkus nasi krawu sehingga tertib. Tidak rebutan seperti kali pertama event itu dilakukan tahun lalu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, selain Nasi Krawu,  Gresik juga memiliki ikon lainnya, seperti Heritage Bandar Grissee. “Terimakasih KWG yang rutin menjaga Nasi Krawu sebagai ikon Gresik. KWG boleh pakai ruang terbuka yang dibangun Pemkab. Seperti Bandar Grissee atau Masjid KH Robbah Ma’sum di Balongpanggang,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan. 

Nasi Krawu tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, adalah kuliner khas  sehingga menjadi salah satu ikon Gresik. Dia Warisan Budaya Tak Benda Indonesia lainnya adalah Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan Damarkurung yang dipopulerkan oleh almarhumah Mbah Masmundari. 

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendorong setiap kecamatan memiliki destinasi lokal. Yang tentu saja akan meningkatkan kearifan lokal dan pendapatan masyarakat setempat, melalui UMKM nya.”Tujuan dibangunnya destinasi di setiap kecamatan, agar warga tidak harus jauh jauh bila ingin berwisata,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara itu. Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah mengatakan, Tumpeng Nasi Krawu Raksasa ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, banyak stan UMKM yang juga dipadati pengunjung. “Inilah yang disebut multiplayer efek, dan ini sangat positif bagi masyarakat dan Kabupaten Gresik,” tegasnya. (yad)

60 Menit, Tumpeng Seribu Nasi Krawu Ludes Diserbu Warga Selengkapnya

Di Kenduri Desa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Kades Peduli Korban Gempa Bawean 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengetuk hati para kepala desa untuk ikut peduli kepada korban gempa bumi di Pulau Bawean. Ajakan tersebut disampaikan  saat menghadiri Halal Bihalal dan Kenduri Desa atas lahirnya UU Desa 2024.

Dikatakan, sebagai saudara, sudah sewajarnya AKD juga turut peduli dan bertanggung jawab dalam membantu meringankan beban korban gempa bumi di Pulau Bawean.

“Atas kerjasama dan keikhlasan seluruh kepala desa yang tergabung dalam AKD Saya mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan yang diberikan tersebut bermanfaat untuk masyarakat Bawean,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 22 April 2024.

Kenduri itu diikuti 330 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Gresik digelar di salah satu hotel di Batu, Malang.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berharap lahirnya Undang-undang (UU) Desa 2024 berdampak bagi keseluruhan masyarakat desa, bukan hanya kepala desa. Dampak UU tersebut harus berpihak baik dari sisi ekonomi, pembangunan, pendidikan dan juga infrastruktur desa dapat berkembang.

“Mudah-mudahan UU Desa mampu mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera untuk memberikan kontribusi guna terwujudnya cita-cita Indonesia emas 2045,” ungkap suami Nurul Haromaini Ali itu. Pada kesempatan itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu menyinggung terkait Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024. Ia mengimbau para kepala desa (Kades) dan perangkat desa untuk menjaga netralitas pada rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Menurutnya, kedudukan kepala desa dan perangkat desa sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa dan daerah. Karenanya, mereka harus fokus pada pelayanan umum. “Kepala desa tidak boleh menghalang-halangi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati saat berkampanye di desa. Ini agar pelaksanaan pilkada berjalan secara fair dan menjaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik Nurul Yatim menambahkan, momentum halal bihalal sengaja dirangkai dengan kenduri atau syukuran atas lahirnya UU Desa 2024. Diketahui, salah satu poin krusial dalam revisi UU Desa yakni mengatur masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 8 tahun, maksimal 2 periode.

“Lahirnya UU ini atas gerakan bersama sama seluruh kepala desa se Indonesia. Alhamdulillah. Ini patut kita syukuri, mudah-mudahan 8 tahun masa jabatan berdampak pada kesejahteraan masyarakat desa,” kata Nurul Yatim yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu. (yad)

Di Kenduri Desa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Kades Peduli Korban Gempa Bawean  Selengkapnya

Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan

GRESIK,1minute.id–  Gerakan peduli korban gempa bumi di Pulau Bawean terus mengalir. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 414 juta kepada Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik pada Jumat lalu, 5 April 2024.

Sehari sebelumnya, sejumlah organisasi profesi dibawah koordinasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Gresik menyerahkan bantuan 13 unit hunian sementara (hutara). Sementara itu, mengutip stageof Sleman melalui X (dulu Twitter) menyebutkan hasil monitoring BMKG terhadap gempa Bawean hingga 12 April 2024 pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 550 kali gempa. Magnitudo gempa masih fluktuatif dengan magnitudo terbesar 6,5 dan terkecil 2,5. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kepedulian semua stakeholder untuk korban lindu berkekuatan magnitudo 6,5 di Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu.

“Rencana tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan setelah lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat konferensi pers Kegiatan Idul Fitri 1445 hijriah di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik selain dihadiri oleh Gus Yani juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini. 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean ini terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Lindu mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Kerusakan itu terjadi karena Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjanjikan memberikan bantuan bagi warga terdampak. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang dapat ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. Proses ganti rugi warga terdampak masih sangat panjang. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi warga yang rumahnya terdampak gempa.Untuk kategori kerusakan ringan ada persyaratan 30 persen. Penentuan kerusakan 30 persen berdasarkan kajian dari tim gabungan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk tidak terlalu berharap mendapatkan ganti rugi atas kerusakan ringan itu. Persyaratan sangat berat. 

“Kami sudah menyampaikan kepada kepala desa ojo arep-arep bantuan sing 15 juta.  Sampeyan butuh semen, sampeyan butuh wesi, butuh opo wae, sampeyan minta aja langsung material di posko bangun aja langsung nggak apa-apa. Karena takutnya nanti udah menunggu tidak bisa mendapatkan ganti rugi. Padahal syaratnya ini juga ada syarat yang mungkin tidak mudah untuk masuk ke 30 persen rusak ringan dan lain sebagainya,” katanya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, sedang mencari sumber dana yang lain agar proses rekonstruksi pascagempa bisa lebih fleksibel. “Kita cari sumber dana yang lain agar mudah lebih fleksibel untuk membantu meringankan korban bencana,” ujarnya. (yad)

Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan Selengkapnya

Pasar dan Kontes Bandeng Penutup Tradisi Malam Seribu Bulan di Kabupaten Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng menjadi penutup tradisi di bulan suci Ramadan di Kabupaten Gresik digelar Senin malam, 8 April 2024. Dua tradisi lainnya adalah Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno pada malam 23 Ramadan dan ziarah makam Waliyullah, Sunan Giri di Bukit Giri di malam 25 Ramadan.

Semua tradisi berjalan khidmat, dan mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik maupun di luar Kabupaten Gresik ini.

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2024 dipusatkan di kawasan Wisata Heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat ini dihadiri oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta lainnya. 

Sedangkan, Pasar Bandeng di gelar di sepanjang Jalan H. Samanhudi, Gresik. Panjangnya, lebih dari 1 kilometer. Ratusan pedagang tumplek-blek memadati ruas jalan yang menjadi pusat perdagangan di Gresik Kota Lama itu. Pasar Bandeng dimulai Jumat, 6 April 2024 hingga Senin, 8 April 2024.

“Pasar Bandeng ini memiliki dampak secara umum, karena mengundang banyak sekali UMKM yang berjualan di sekitar Pasar Bandeng,” ucap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan. Menurutnya, Pasar Bandeng merupakan merupakan budaya warisan tak benda yang telah eksis sejak ratusan tahun lalu. Tepatnya bermula sejak zaman Sunan Giri. 

“Ini merupakan tradisi dan budaya yang turun-temurun sejak dari eranya Mbah Sunan Giri. Tradisi ini harus terus kita jaga dan rawat sebagai daya tarik khas Gresik untuk masyarakat dalam maupun luar Gresik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Untuk itu, uq berharap agenda ini dapat menjadi motivasi para petani tambak untuk menghasilkan bandeng berkualitas tinggi. Mengingat, Gresik telah ditetapkan sebagai daerah dengan Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2022 lalu. Kabupaten Gresik dapat menghasilkan rata-rata panen bandeng dalam jumlah besar, hingga 80.000 ton / tahun.

Di acara yang sama, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Gresik yang telah melestarikan produk unggulannya yaitu bandeng. Dia menuturkan sebanyak 27 % produk ikan bandeng di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Gresik.

“Festival ini membuat masyarakat Gresik memiliki event khas dan mendorong wisata dan perekonomian Gresik. Sehingga kami sangat mendukung karena kontes bandeng kawak ini perlu dilestarikan dan dikembangkan. Karena ekonomi akan bergerak dan budaya terlestarikan.” katanya.

Dalam kontes Bandeng,  ada tiga ekor bandeng kawak yang masuk finalis dan ditetapkan sebagai juaranya. Ukuran tiga bandeng itu, melebihi berat badan bayi yang baru lahir. Juara pertama Bandeng seberat 13, 1kg milik Syaifullah Mahdi dari Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah ; juara II Bandeng seberat 11 kg milik Askin dari Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah dan juara III Bandeng 8 kg milik Zainal Abidin dari Pulau Mengare, Desa Watuagung, Kecamatan Bungah. (yad)

Pasar dan Kontes Bandeng Penutup Tradisi Malam Seribu Bulan di Kabupaten Gresik  Selengkapnya