Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Cairkan Insentif Guru PAUD dan TK, Rapel 3 Bulan

GRESIK,1minute.id – Hore….! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mencairkan insentif guru PAUD dan TK. Mereka pun bisa tersenyum karena pencairan menjelang Idul Fitri 1445 hijriah dirapel tiga bulan, yakni Januari-Maret 2024.

“Jumat (5 April 2024), insentif untuk guru PAUD dan TK sudah kami cairkan,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala Bagian Prokopim Gresik Imam Basuki di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024. 

Pihaknya berharap pencairan insentif ini bisa memberikan manfaat kepada para guru. “Semoga bermanfaat. Apalagi ini menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto mengatakan total ada 3.206 guru PAUD dan TK yang mendapatkan insentif. 

“Nilainya Rp 200 ribu per bulan. Dan kami cairkan tiga bulan untuk Januari hingga Maret,” ungkapnya melalui Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma.

Total anggaran yang disiapkan untuk mencairkan insentif guru PAUD dan TK ini sekitar Rp 1.923.600.000. “Jadi setiap guru PAUD dan TK langsung menerima Rp 600 ribu untuk tiga bulan,” pungkas Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto.

Pencairan insentif triwulan ini, adalah kebijakan baru. Sebelumnya, pencairan dilakukan setiap semester alias 6 bulan sekali. Ia menambahkan, secara berkala anggaran insentif guru PAUD dan TK akan dicairkan dengan melihat kondisi keuangan daerah.

“Kami terus berupaya. Semoga bisa cair secara berkala untuk membantu para guru PAUD dan TK,” imbuh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Cairkan Insentif Guru PAUD dan TK, Rapel 3 Bulan Selengkapnya

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Berziarah ke makam Sunan Giri di malam Selawe Ramadan menjadi salah satu kearifan lokal yang terpelihara di warga Kabupaten Gresik. Ribuan warga menyemut untuk melakukan berzikir dan berdoa di makam Waliyullah berada di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas. Mereka berdoa dan berzikir untuk mendapatkan berkah untuk mendapatkan pahala seribu bulan.

Malam selawe, salah satu dari tiga tradisi yang paling di tunggu-tunggu warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dua tradisi lainnya, adalam malam telulikur atau 23 Ramadan, tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Kemudian, malam 27_28 Ramadan ada tradisi Pasar dan Lelang Bandeng Kawak.

Semua tradisi itu memiliki cerita sendiri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan tradisi malam selawe atau malam 25 bulan suci Ramadan merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Gresik.

“Malem selawe merupakan tradisi peninggalan Sunan Giri salah satu wali songo yang terus dilestarikan turun temurun oleh masyarakat Gresik. Tradisi tersebut merupakan perintah Sunan Giri kepada santri dan rakyatnya saat masih menjadi raja di Giri Kedaton Gresik,” tutur Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai usai berziarah ke makam Sunan Giri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik pada Kamis malam, 4 April 2024.

Ia mengimbau kepada generasi muda untuk wajib dan menjaga tradisi peninggalan salah satu Wali Songa tersebut. Menurut dirinya, selain sisi spiritualis dan sarana dakwah, tradisi ini juga berdampak pada kebangkitan UMKM warga sekitar.

“Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang harus dipertahankan dan dilestarikan, mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” kata mantan Ketua DPRD Gresik tersebut. Ia pun berharap, kegiatan tradisi malem selawe tidak hanya di isi dengan seremonial. Selain ziarah juga diisi dengan Khotmil Quran, istighatsa, pengajian, dan doa

“Ini yang harus kita sempurnakan, agar substansi dari tradisi malem selawe tidak hilang di era modernisasi saat ini. Mudah-mudahan mulai tahun depan kegiatan tambahan spiritual tersebut bisa kita laksanakan. Mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” tandasnya. (yad)

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama Selengkapnya

Pengusaha Gresik Bangun 13 Huntara Korban Gempa di Pulau Bawean Kepada Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana buka puasa di Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar terasa berbeda pada Kamis, 4 April 2024. Buka puasa bersama yatim piatu dan disabilitas yang diprakarsai sejumlah organisasi profesi dan pengusaha dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah digelar secara sederhana namun tetap khidmat. 

Sebab, dalam kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Badan Koordinasi Hubungan  Masyarakat (Bakohumas), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama), dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ini juga diserahkan secara simbolis 13 Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat terdampak Gempa Bawean. 

Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah serta para pengusaha yang ada di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berbuka puasa dengan lesehan bersama anak-anak belasan tahun yang kurang beruntung tersebut. Jumlahnya 330 anak yatim dan disabilitas. 

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Gresik. Kami sangat berterima kasih atas sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin. Semua organisasi ini memiliki peranan dalam pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Orang nomor satu di Kota Santri itu juga menggugah solidaritas pengusaha dan perusahaan untuk turut membantu meringankan beban masyarakat akibat Gempa Bawean. Hal ini tidak lepas dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa beberapa pekan lalu di Pulau Bawean.

“Kami mengajak untuk prihatin bersama-sama solidaritas teman-teman pengusaha dan perusahaan yang lebih fleksibel untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara di Pulau Bawean,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia kegiatan Muh. M Yusuf dari Apindo mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kami mengajak semua rekan-rekan pengusaha dan perusahaan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai suatu momentum untuk terus berbuat kebaikan. Tidak hanya kepada adik-adik yatim dan penyandang disabilitas, melainkan juga kepada saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang terdampak gempa bumi,” katanya. 

Ia melanjutkan, pada Kamis, 4 April 2024 pihaknya bersama pengusaha dan perusahaan di Kabupaten Gresik telah menghimpun 13 unit Huntara untuk masyarakat terdampak gempa di Bawean. Namun jumlah tersebut masih dirasa masih kurang mengingat banyaknya rumah yang rusak akibat gempa.

“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini juga kami mengajak kepada semua rekan-rekan pengusaha, asosiasi, dan perusahaan untuk membantu saudara-saudara di Bawean. Kami membuka donasi yang bisa disalurkan melalui asosiasi-asosiasi pengusaha di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Disamping pemberian santunan, pada kegiatan yang sama juga digelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini akan digelar hingga tanggal 8 April 2024 di lokasi yang sama. (yad)

Pengusaha Gresik Bangun 13 Huntara Korban Gempa di Pulau Bawean Kepada Pemkab Gresik Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Bagikan Ratusan Paket Sembako Driver Konvensional Angkot-Angkudes

GRESIK,1minute.id – Ratusan sopir angkutan kota dan angkudes (angkot dan angkudes) bisa tersenyum. Menjelang Lebaran Idul Fitri 1445 hijriah mereka mendapatkan bantuan paket sembako. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di hall parkir selatan kantor Bupati Gresik pada Rabu, 3 April 2024.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, momentum bulan yang penuh berkah, yakni bulan Ramadan ini, pihaknya ingin berbagi rezeki bagi para sopir angkutan umum. Menurutnya, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Alhamdulillah di bulan yang penuh barokah ini kami ingin membagikan sembako bagi para sopir angkot. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Dan semoga ibadah puasa kita mendapat rida Allah SWT,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sebanyak 314 sopir angkutan umum menerima bantuan paket sembako yang menerima bansos itu. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Gresik yang sudah berjalan setiap tahunnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Meskipun bantuan yang diberikan tidak banyak mudah-mudahan bermanfaat dan jadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah,” kata Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu.

Dikatakan, saat ini terdapat 314 orang yang mencari nafkah sebagai sopir angkot dan angkudes. Mereka masih bertahan kendati kalah bersaing dengan moda transportasi yang menggunakan aplikasi.”Harus tetap semangat untuk mencari nafkah buat keluarga di rumah. Semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran dalam mengais rezeki di jalan,” katanya memberikan semangat.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani , Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang didampingi oleh Seketaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini serta Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatussadiyah dengan duduk lesehan mendengarkan curhat para sopir konvensional itu. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Bagikan Ratusan Paket Sembako Driver Konvensional Angkot-Angkudes Selengkapnya

Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean 

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok menjelang lebaran Idul Fitri semakin mahal. Bantuan sosial yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bagai sebuah oase bagi masyarakat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat di Kecamatan Driyorejo. Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada warga masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024.

Bansos yang disalurkan oleh Gresik Fandi Akhmad Yani untuk warga Kecamatan Driyorejo disambut suka cita. Apalagi bansos berupa uang tunai. Bansos ini dibagikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot dan penjaga makam.

Menuru Fandi Akhmad Yani, program bansos uang tunai sebagai pengembangan dari program keluarga harapan (PKH) Inklusif yang sudah berjalan. Dirinya menegaskan waktu pencairannya juga tepat mendekati hari raya, sehingga bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran.

“Program ini adalah pengembangan dari program PKH Inklusif yang ada dalam Nawa Karsa. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengurangi angka kemiskinan, serta sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat. Apalagi mendekati hari raya, bantuan ini bisa dipakai untuk kebutuhan lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

BANSOS : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membagikan bansos kepada masyarakat di Kecamatan Kedamean pada Selasa, 2 April 2024. Bansos sudah disalurkan kepada masyarakat di 13 Kecamatan. Paling lambat 5 April 2024 bansos PKH Inklusif ini tersalurkan kepada warga di 5 Kecamatan lainnya. (FOTO: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Kabupaten Gresik memiliki program PKH Inklusif yang dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik. Istimewanya, dalam PKH Inklusif penerima manfaatnya memiliki beberapa kriteria yakni masuk dalam kelompok rentan dan belum menerima bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Dari program inilah, Gus Yani mengembangkannya dengan memasukkan beberapa kelompok seperti janda miskin, anak yatim/piatu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam untuk menjadi penerima manfaat bantuan sosial.

Dalan pelaksanaannya, bantuan sosial ini dijalankan secara serentak oleh Dinas Sosial (Dinsos) Greskk pada semua kecamatan sejak pekan lalu. Adapun bantuan berupa uang tunai ini di distribusikan secara langsung kepada masyarakat melalui PT. Pos Indonesia.

“Ini adalah sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah dengan instansi lain. Dananya berasal dari APBD, kemudian di distribusikan lewat PT. Pos Indonesia, dan di lapangan pelaksanaannya dibantu juga oleh teman-teman PKH,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. Penyaluran bansos ini sudah dimulai sejak pekan lalu dan dijadwalkan selesai sebelum Idul Fitri yakni 5 April 2024.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyalurkan bansos di Kecamatan Kedamean. Hingga Selasa, 2 April 2024, bansos yang disalurkan oleh Pemkab Gresik telah tersalurkan di 13 dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tiga belas kecamatan itu, yakni,  Dukun, Sidayu, Cerme, Manyar, Kebomas, Duduksampeyan, Balongpanggang, Gresik, Ujungpangkah, Driyorejo dan Kedamean. Serta,  Kecamatan Tambak dan Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sedangkan, lima kecamatan yang dijadwalkan kegiatan bansowvyakni Kecamatan Menganti, Panceng, Bungah, Wringinanom, dan Benjeng. (yad)

Jelang Lebaran Bupati Gelontoran Bansos PKH Inklusif di Kecamatan Driyorejo, Wabup Gresik Di Kecamatan Kedamean  Selengkapnya

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat

GRESIK,1minute.id – Bantuan untuk korban gempa bumi di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terus mengalir. Kali ini, bantuan datang TNI Angkatan Laut. Bantuan dibawa langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali tiba pada Sabtu, 30 Maret 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mendampingi langsung bantuan sosial dan bakti sosial untuk para korban gempa Bawean dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa pengobatan gratis untuk penyakit ringan dan ribuan paket sembako. Untuk itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AL atas bantuan yang telah diberikan untuk warga Bawean terdampak.

“Alhamdulillah, ada banyak sekali bantuan yang telah kita terima hari ini dari TNI AL. Semoga ini menjadi suntikan semangat kita untuk lebih kuat dan tabah dalam menghadapi bencana ini,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu. Ia menambahkan, Pemkab Gresik akan memberikan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana yang rumahnya terdampak. Kebutuhan dasar berupa hunian sementara alias huntara. Dan bantuan hunian tetap atau huntap ini dikhususkan bagi rumah terdampak dengan kategori rusak berat.

“Nanti kita akan memberikan bantuan hunian sementara atau hunian tetap untuk beberapa rumah dengan kategori rusak berat. Kita juga terus mendorong perusahaan di Gresik untuk mengerahkan CSR nya berupa bahan bangunan bagi warga Bawean yang terdampak,” harap orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Data dari Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik per 27 Maret 2024, terdapat 9 desa dengan 14 rumah terdampak yang telah terverifikasi lengkap rusak berat dan akan mendapatkan bantuan hunian sementara atau hunian tetap. Jumlah ini tentu akan terus meningkat seiring berjalannya waktu, mengingat data kerusakan yang telah dirilis beberapa waktu lalu lebih dari itu. Adapun rumah warga terdampak kategori rusak ringan dan rusak sedang akan diberikan bantuan material (semen, genteng, dan baja ringan) dari CSR atau pihak lain.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, melaporkan bahwa kondisi gempa saat ini berangsur hilang dan tidak ada ancaman tsunami. Ia juga menegaskan, langkah utama saat ini adalah melakukan perbaikan untuk beberapa rumah dan fasilitas umum, agar meringankan beban masyarakat Bawean.

“Yang paling utama adalah rumah dan fasilitas umum yang rusak harus diperbaiki, karena layanan masyarakat harus terus berjalan. Maka rumah yang rusak nanti akan diberi penggantian oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” ujarnya.

Adhy Karyono juga berpesan kepada masyarakat Bawean untuk terus waspada terhadap gempa susulan. Menurut data dari BMKG Bawean, per 30 Maret 2024 pukul 14:00 WIB, jumlah gempa mencapai 380 kali dengan magnitudo terbesar Mg 6,5 dan terkecil Mg 2,5.

Dalam acara yang sama, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mengapresiasi antusiasme masyarakat saat pembagian bantuan. Ini menandakan bahwa masyarakat Bawean tetap semangat meski telah mengalami bencana.

“Ini menjadi wujud nyata untuk memulihkan masyarakat yang terdampak oleh gempa di Bawean. Bahwa solidaritas tidak hanya kata-kata tapi juga tindakan nyata. Musibah ini juga mengajarkan agar kita tetap bersatu untuk membantu masyarakat,” ungkap KSAL Muhammad Ali.

Selain KSAL, penyaluran bantuan sosial ini juga dihadiri Panglima Komando Armada Laksamana Madya Tni Denih Hendrata, Panglima Komando Armada II Laksamana Madya Arianto Condrowibowo, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksamana Muda Sisyani Jaffar, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Komandan Lantamal V Brigjen TNI Joni Sulistiawati, Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Yusman Madayun, Dandim 0817 Gresik Letkol Infanteri Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahur Rahman, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Gresik Misbahul Munir, dan perwakilan DCKPKP Gresik. (yad)

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Masjid KH Robbach Ma’sum pada Jumat, 29 Maret 2024. Masjid tiga lantai itu berada di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Peresmian masjid dalam kompleks Islamic Center itu diawali buka puasa, Salat Maghrib dan Isya kemudian dilanjutkan Salat Tarawih kemudian ditutup peringatan Nuzul Quran.

Ribuan warga tumplek-blek dalam pengajian KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ini. “Hari ini (Jumat) bersama-sama kita saksikan peresmian bangunan prasasti yang tahun lalu mulai kita bangun. Semoga kedepan bisa memberikan manfaat dan bisa dipergunakan masyarakat Balongpanggang dan sekitarnya,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Jumat malam, 29 Maret 2024.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengenang, kala itu dirinya bersama jajaran melakukan tinjauan terhadap struktur bangunan yang tidak tuntas di Desa Kedungpring. Berikutnya, diawali dengan konsultasi dengan aparat penegak hukum, didapatkan kesimpulan bahwa struktur bangunan tersebut bisa dilanjutkan pembangunannya.

“Kami kemudian mengubah rancangannya untuk menjadi sebuah simbol atau identitas bangunan ikonik yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama-sama dengan DPRD terus berusaha mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Penyematan nama KH. Robbach Ma’sum pada masjid bukan tanpa makna. Ia mengungkapkan, penamaan nama tersebut merupakan bentuk dedikasi dan penghormatan kepada Bupati Gresik dua periode yakni 2000 – 2010 tersebut. Bupati Gresik yang mengusung tagline “Membangun Desa, Menata Kota” itu. “Beliau (almarhum KH Robbach Ma’sum, Red) adalah tokoh masyarakat, ulama, kiai sekaligus pernah menjadi pemimpin kita semua,” pungkasnya.

MASJID KH ROBBACH MA’SUM: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dalam peresmian Masjid KH Robbach Ma’sum, Bupati Gresik dua periode 2000-2010 di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 29 Maret 2024 (Foto : Diskominfo Gresik untuk 1minute.id)

Kegiatan peresmian ini menjadi momen yang sangat istimewa. Hal ini lantaran bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Quran 1445 H, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah kita lanjutkan pembangunan kompleks Islamic Center dengan pembangunan museum Digital dan Perpustakaan berupa Gresik Universal Sains (GUS). “Lalu, akan dibangun juga aula dan pujasera yang akan mengakomodir pelaku UMKM,” sambungnya.

Untuk diketahui, Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang ini menempati lahan seluas 21.673  meter persegi. Dalam kompleks itu terdapat 3 bangunan, yakni masjid bernama KH Robbach Ma’sum ; Gresik Universal Sain (GUS) atau perpustakaan digital dan gedung serba guna. Untuk tahap awal yang selesai dibangun adalah bangunan Masjid KH Robbach Ma’sum. Masjid tiga lantai ini berdiri atas lahan seluas 1.900 meter persegi. Lantai 1 dan 2 untuk jamaah pria, lantai 3 untuk jamaah perempuan dan lantai atas alias rooftop untuk kuliner. 

Islamic Center di Desa Kedungpring ini, diharapkan bisa menjadi khazanah baru, tempat destinasi baru di perbatasan Gresik-Mojokerto itu. Legasi baru masa kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center  Selengkapnya

Andil Raih Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Berikan Tali Asih dan Uang Tunai Kepada Paskun

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 500 petugas kebersihan dan pemeliharaan taman-biasa disebut-pasukan kuning (Paskun) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menerima tali asih berupa sembako dan uang tunai dari Bupati Fandi Akhmad Yani di TPA Kelurahan Ngipik pada Rabu, 27 Maret 2024. 

Pemberian tali asih sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kinerja para petugas kebersihan, dalam menciptakan Kabupaten Gresik menjadi kota bersih dan sehat sehingga mendapatkan Piala Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Fandi Akhmad Yani  mengucapkan banyak terima kasih, kepada seluruh petugas kebersihan. Dirinya juga mengapresiasi atas kinerja petugas kebersihan dan pertamanan DLH yang patut diberikan penghargaan. “Mereka selalu hadir baik dalam menciptakan kebersihan, kesehatan, lingkungan maupun di TPA dan TPS. Dari situ Kabupaten Gresik mendapatkan kembali piala Adipura,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dikatakan, dengan mendapatkan penghargaan tersebut Kabupaten Gresik dikenal dengan kebersihannya yang berkaitan dengan kesehatan. Ini dibutuhkan kegigihan dan konsisten, maka perlu senantiasa dijaga.”Kita semua tahu berkat kegigihan mereka Kabupaten Gresik bisa meraih Adipura. Mereka mempunyai peran yang sangat penting didalam kebersihan daerah,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia  menambahkan, keberhasil meraih Piala Adipura menjadi capaian bersama. Mudah-mudahan sedikit tali asih ini memberikan manfaat buat saudara saudara semua. “Tak lupa mari kita doakan juga untuk saudara saudara kita yang di Bawean, agar segera pulih dan melakukan aktifitas kembali dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Sementara, Kasmuin, salah satu sopir pengangkut kebersihan mengaku senang atas pemberian tali asih berupa sembako dan uang kepada seluruh petugas kebersihan dan pertamanan Kabupaten Gresik. “Jangan melihat nilainya, semoga bermanfaat dan sedikit meringankan beban teman teman seluruh petugas. Ini merupakan wujud perhatian Bapak Bupati Gresik kepada kami,” tuturnya. (yad)

Andil Raih Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Berikan Tali Asih dan Uang Tunai Kepada Paskun Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi mulai 22 Maret hingga 11 April 2024. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang akan memimpin langsung penanganan kedaruratan pascagempa yang memporak-porandakan infrastruktur dan bangunan yang berada di kepulauan berjarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai Sabtu malam pihaknya terus mengidentifikasi. Hal ini dilakukan supaya penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi maupun berita hoaks terkait tsunami dan lain lain.

“Saya minta kepada warga untuk tetap tenang, jangan terpancing berita hoaks terkait tsunami atau gempa lain yang membuat warga tidak nyaman. Mudah mudahan ini segera pulih agar warga dapat melakukan aktifitas seperti semula,” tutur Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai mendampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto di Pulau Bawean pada Minggu  24 Maret 2024. 

Perlu diketahui dampak bencana gempa mengakibatkan 2.972 rumah rusak ringan, 1.286 rumah rusak sedang dan 820 rumah rusak berat.

Selain itu, gempa berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Laut Jawa, Tuban-Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama tiga hari, sejak Jumat, 22 Maret sampai Minggu, 24 Maret 2024 terjadi gempa susulan sebanyak 229 kali dan memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Akibat gempa tersebut, sebanyak 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 rusak sedang dan 11 rusak berat. Selanjutnya 59 sekolah rusak ringan, 11 rusak sedang, 5 rusak berat, juga terdapat 1 pondok pesantren rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat, dan 1 rumah sakit mengalami rusak ringan. 

Gempa juga mengakibatkan 7 orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tetapkan  Status Darurat Bencana Gempa Bawean Selengkapnya

17.274 Jiwa Warga Bawean Masih Mengungsi, Dampak Gempa

GRESIK,1minute.id – Gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean. Meski, tidak sedasyat pada Jumat sore, 22 Maret 2024 yang mencapai 6,5 magnitudo. Namun, suara gemuruh itu menimbulkan trauma bagi masyarakat berada di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean.

Masyarakat memilih tetap bertahan di tempat pengungsian dan di dataran tinggi meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak berpotensi tsunami. Data di dapat 1minute.id dari kantor Kecamatan Tambak menyebutkan, jumlah pengungsi mencapai 17.274 jiwa. Rinciannya, 6.203 anak-anak ; 8.563 dewasa dan 2.508 lansia. Ribuan pengungsi berasal dari 13 desa. 

Sebanyak 2.647 rumah rusak ringan, sedang dan berat. Desa Telukjatiwadang terdampak paling parah dalam bencana lindu yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. 

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) BPBD Gresik Sukardi menyebutkan ada 5 kecamatan terdampak gempa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Yakni, Kecamatan Duduksampeyan, Cerme dan Gresik. Serta, Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Warga Pulau Bawean yang terdampak paling parah. Sebab, titik gempa hanya 10 kilometer dari Pulau Bawean itu. 

Selain bangunan rumah, masjid, musala, sarana pendidikan, gempa mengakibatkan 7 orang mengalami luka ringan. Yakni, Hasi’ah, 71,  warga Dusun Tambak Timur, Desa Tambak, Kecamatan Tambak ;  Fatmawiyah, 46, asal Dusun Rabe, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Amira Nita Aprilia, 4, dari Desa Gelam, Kecamatan Tambak dan Amalia Riski ,18,  warga Desa Tambak Keramat.

Selanjutnya, Nur Hasanah, 39, warga Desa Tambak Keramat, Kemal Abdullah Al Gafiqi, 2 , warga Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura dan Faiqatul Febriana, 20, warga Desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura.

“Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Sementara korban luka sudah menjalani perawatan di rumah sakit,” sebut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) BPBD Gresik Sukardi. (yad)

17.274 Jiwa Warga Bawean Masih Mengungsi, Dampak Gempa Selengkapnya