Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mempriotaskan pembangunan sejumlah ruas jalan alternatif jalur mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat dan mobilitas masyarakat sedang dibenahi. 

Antara lain, Ruas jalan itu  Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme)-Puduttrate (Benjeng) ; Jalan Banter,-Kalipadang, Benjeng ; Jalan Randegansari-Bangkingan, Kecamatan Menganti ; dan Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean. Selain itu. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan proses tender perbaikan jalan Banjarsari (Cerme)-Prambangan (Kebomas).

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Cerme dan Kecamatan Kebomas ini, merupakan jalur alternatif yang membelah pusat Kota Pudak. Dengan melalui ruas ini, pengguna jalan bisa menghindari kemacetan di wilayah Bunder dan exit tol Kebomas untuk menuju pusat kota.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mobilitas masyarakat Gresik ini sangat luar biasa. Wilayah Kecamatan Cerme dengan Kecamatan Kebomas ini kalau pagi ramai sekali. Jalan ini kalau pagi sangat ramai dilintasi warga bekerja, anak sekolah, dan juga kalau sore kita saksikan padat sekali. “Insya Allah tahun 2023 ini kita tuntaskan, dan nanti kalau jalannya sudah mulus jangan dibuat balapan,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani saat meninjau lokasi ruas jalan Banjarsari — Prambangan beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Gresik Eddy Pancoro menambahkan ruas jalan Banjarsari-Prambangan, saat ini sedang dalam proses tender. “Estimasinya, setelah sudah berkontrak akan diselesaikan November – Desember 2023,” ungkap Eddy Pancoro pada Minggu, 18 Juni 2023.

Nantinya, ruas jalan yang sudah eksis saat ini akan dilakukan pengaspalan sepanjang kurang lebih 1.000 meter, dan lebar kurang lebih 6 meter. Peningkatan kualitas jalan ini, sejatinya merupakan kelanjutan dari proyek pengerjaan Jembatan Banjarsari pada tahun sebelumnya.

Peningkatan kualitas jalan ruas Banjarsari — Prambangan ini direspon positif oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Banjarsari, Agus Suwondo. Mewakili warga, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas segera terlaksananya peningkatan kualitas jalan di wilayahnya. “Semoga dengan makin lancarnya mobilitas, Kabupaten Gresik bisa makin maju dan berkembang,” harapnya. (yad)

Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender Selengkapnya

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Desa Kambingan, Kecamatan Cerme dan 8 Desa sekitarnya sumringah. Sebentar lagi, mereka tidak perlu melewati rute memutar untuk beraktifitas sehari-hari. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai melakukan perbaikan ruas jalan Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Pundutrate, Kecamatan Benjeng.

Kepala Seksi Pemerintah Desa Kambingan Muhammad Mukharom menceritakan bagaimana kondisi jalan sebelum adanya perbaikan. Apalagi saat musim hujan, ruas jalan poros kabupaten ini tergenang air hingga menutupi lubang-lubang yang sudah ada.

Kondisi ini tentunya menyulitkan aktivitas bagi masyarakat, apalagi ruas jalan itu memiliki peranan vital dalam mobilitas masyarakat lantaran menjadi penghubung antara Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Cerme. Belum lagi terdapat besarnya potensi sektor perikanan, pertanian, dan sentra industri tenun, Tenun Wedani yang sudah go internasional di wilayah tersebut.

“Akses jalan ini sangat-sangat dibutuhkan oleh warga,” tegas Mamad-sapaan-Muhammad Mukharom pada Sabtu, 17 Juni 2023. “Di sebelah utara merupakan kawasan pertambakan dan pertanian, dan sebelah selatan adalah area rumah penduduk. Roda perekonomian jelas terganggu, lantaran masyarakat yang mau menjual dan mengolah hasil tambak atau hasil tani harus memutar jauh,” sambungnya.

Disamping itu, Mamad juga menceritakan tentang faktor keamanan dan kemacetan yang cukup mengkhawatirkan. Khususnya bagi pekerja perempuan, yang bekerja sif malam apabila melewati jalan memutar lewat selatan, Bogomiring-Pasar Cerme.

“Kalau lewat selatan selain rawan, juga pastinya makan waktu 10-15 menit lebih lama. Apalagi ketika jam sibuk, waktu yang ditempuh bisa lebih dari 30 menit akibat macet,” terangnya.

Mewakili masyarakat, Mamad mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani dan Pemerintah Kabupaten Gresik atas perbaikan jalan yang dilakukan. Pada tahun-tahun yang akan datang, dirinya dan masyarakat berharap bisa dipasang penerangan lebih banyak agar jalan semakin nyaman dilalui saat malam hari.

Saat ini, Pemkab Gresik melalui Dinas PUTR menargetkan pengerjaan ruas Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Punduttrate, Kecamatan Benjeng dengan panjang sekitar 1.4 Km dan lebar 6 meter ini selesai pada November 2023. Ruas ini  melewati 9 Desa di dua kecamatan yakni Cerme dan Benjeng.  Di Kecamatan Cerme meliputi  Desa Cerme Lor, Cagak Agung, Ngabetan, Kambingan, Wedani, Jenggolok, Kedangkulud dan Sawahan. Sedangkan, Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng m

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajaran juga melakukan sidak saat pengerjaan berjalan. Dirinya ingin memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai standar dan seleasai tepat waktu. (yad)

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi Selengkapnya

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus di kebut. Kini, giliran ruas Jalan Banter-Kalipadang di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan penghubung antarwilayah panjangnya 506 meter dengan konstruksi rigit dan lebar 6 meter. Harapannya, dengan begitu ruas jalan menjadi lebih awet dan tahan banjir. 

Rigid Pavement (Perkerasan Kaku) merupakan salah satu jenis perkerasan jalan yang menggunakan beton. Ruas jalan yang melintasi, Desa Banter, Munggugebang, Karangan Kidul, dan Desa Kalipadang ini mulai dikerjakan awal Mei 2023, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2023. Dalam pengerjaannya, dilakukan separuh ruas terlebih dahulu. Arus lalu lintas buka tutup alias contra flow. Aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Rekonstruksi ruas jalan tersebut mendapat respon yang baik dari masyarakat. Ini lantaran ruas jalan yang sedang di perbaiki saat ini, merupakan akses utama bagi warga untuk bermobilitas. Sebelumnya, ruas tersebut kondisinya kurang maksimal lantaran kerap tergerus air akibat luapan banjir.

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR: Ruas Jalan Banter-Kalipadang Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik sedang proses rekonstruksi (Foto : Prokopim GRESIK for 1minute.id)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini berkomitmen terus mendorong perbaikan infrastruktur hingga ke tingkat desa, terutama yang berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan. 

Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program strategis. Kabupaten Gresik yang memiliki total ruas jalan tingkat kabupaten sepanjang 566,61 km atau 179 ruas jalan, tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri. Namun, ia optimistis tantangan tersebut bukan merupakan alasan untuk alpa dalam memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat. (yad)

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid Selengkapnya

Pembangunan Infrastruktur Jalan Mendukung Ketahanan Pangan Di Gresik Selatan  Dikebut

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur di  Kabupaten Gresik terus berjalan. Khususnya pembangunan infrastruktur jalan alternatif yang menghubungkan antarkecamatan yang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, diantaranya. 

Pembangunan Infrastruktur jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean ini panjangnya sekitar 800 meter dan lebar 5 meter dengan konstruksi jalan aspal. Pemkab Gresik telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar untuk peningkatan jalan tersebut. 

Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean ini nantinya menjadi jalur alternatif antar Kecamatan Wringinanom dengan Kedamean sekaligus akses menuju Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon ini memiliki arti penting bagi masyarakat utamanya petani. Dengan tersedianya jalan ini, mobilitas petani lokal bisa semakin lancar sehingga kegiatan bisa berjalan mulus. “Ini sangat penting karena dapat menunjang ketahanan pangan, apalagi adanya ancaman iklim ekstrim el- Nino yang ada di depan mata,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 13 Juni 2023.

Ia melanjutkan, tahun ini bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berfokus menuntaskan jalan support ketahanan pangan  untuk para petani. “Akses jalan ini nantinya bisa memudahkan petani mengangkut hasil panen, sehingga menekan biaya transportasi. Tinggal PJU (penerangan jalan umum) nya, setelah jalan siap akan segera dipasang oleh Dishub sehingga jalan ini akan tuntas,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat meninjau rekonstruksi jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon pada Rabu, 13 Juni 2023.

Rekonstruksi jalan ini menelan anggaran Rp 4,1 miliar dengan panjang 800 meter, lebar 5 meter dengan konstruksi aspal. Pada Mei 2023 telah dilakukan penyiapan badan jalan dan tes material ke laboratorium independen ITS Surabaya.

Hingga saat ini, progres fisik sudah sampai pada tahap penggalian tanah dan pemasangan cericuk bambu untuk pekerjaan pondasi Tembok Penahan Tanah (TPT). “Ini merupakan penuntasan dari total panjang ruas 3 km yang telah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu,” ujarnya. 

Pemkab Gresik terus berkomitmen untuk mendorong rekonstruksi berjalan semaksimal mungkin. Mengingat wilayah Gresik Selatan masih banyak titik jalan yang perlu diperbaiki.

Selain jalan Sidoraharjo–Kesambenkulon, itu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) juga tengah menyelesaikan jalan akses ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean. Volume pekerjaan akan mencakup jalan sepanjang 530 meter dengan lebar 5,4 meter. Jalan ini ditargetkan akan selesai bersamaan dengan resminya TSPT pada akhir 2023 nanti.

“Ketika akses jalan dan TPST sudah rampung maka insya Allah, akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, yaitu Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujarnya.

Rencananya, TPST Gresik Selatan ini akan berfungsi sama dengan TPA Ngipik yang sudah menggunakan mesin RDF dalam mengolah sampah. Ini menujukkan keseriusan Pemkab Gresik dalam menangani masalah sampah yang menggunung di wilayah Gresik Selatan. (yad)

Pembangunan Infrastruktur Jalan Mendukung Ketahanan Pangan Di Gresik Selatan  Dikebut Selengkapnya

Diinisiasi TP PKK Gresik, Program Jaketku Meluluskan 74 Wisudawan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 74 peserta didik program Jaketku di wisuda di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Mereka adalah peserta didik kejar paket A, B dan C. Wisuda perdana program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah (Jaketku) dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali serta Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. 

Puluhan wisudawan berbagai jenjang pendidikan itu semringah. Sebab, mereka telah memiliki ijazah sekolah. Paket A atau setara SD ; Paket B alias setara SMP dan Paket C atai setara SMA.

Fandi Akhmad Yani berharap, dengan raihan ilmu yang didapat dari tuntasnya Program Jaketku 2022 bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat. “Pendidikan membantu seseorang dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosial. Selain itu, pendidikan menjadi salah satu variabel utama dalam semua lini pembangunan nasional,” ujar Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juni 2023.

Menurut dirinya, ada 4 hal dalam pendidikan. Pertama yaitu mendidik diri, kedua membangun karakter, ketiga mengatur perilaku, dan yang keempat untuk menjadikan pribadi yang baik. “Mudah-mudahan para wisudawan pada sore hari ini membawa perubahan kondisi ekonomi. Program ini menjadi stimulan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ungkap Gus Yani dengan nada optimisme.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap kepada wisudawan untuk tidak berhenti sampai disini. Pemerintah akan berupaya mencarikan program untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, karena semua orang punya hak untuk belajar dan sukses.

“Kita perangi Gresik bebas dari anak putus sekolah. Mudah-mudahan program ini merubah keadaan sosial dan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto dalam laporannya menyampaikan, program Jaketku telah dilaksanakan di 1 SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) dan 11 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar). Ini sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 tahun 2022 atas perubahan nomor 88 tahun 2022.

Pada 2022, jelas Hariyanto,  peserta didik yang mengikuti kejar Paket A sebanyak 167 orang ; Paket B (472) dan Paket C (1.538). Pada 2023, kejar Paket A sebanyak 54 peserta didik ; Paket B (337) dan Paket C (1.179). Lulus dan di wisuda tahun 2022-2023, termasuk 4 orang dari Bawean. Paket A sebanyak 16, Paket B 26 dan Paket C 32 dengan jumlah keseluruhan 74.

Program Jaketku merupakan inisiasi dari tim penggerak PKK Kabupaten Gresik bersama Dinas Pendidikan, Dinas KBPP, Dinas Kominfo, dan Dinas Sosial Kabupaten Gresik. “Program ini menyasar anak-anak Gresik yang putus sekolah dengan tujuan anak-anak tersebut bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa menyelesaikan pendidikannya yang sempat tertunda,” terang Hariyanto.

Selain itu, lanjut Hariyanto, program Jaketku memberikan kejar paket sesuai dengan tingkat pendidikan terakhirnya yang terputus, hingga proses ujian untuk mendapatkan ijasah. 

“Dengan jargon “Meretas Ketertinggalan, Menjadi Insan Berilmu, Berdaya dan Sejahtera”. Mereka akan menjalani kegiatan belajar di SKB ataupun di PKB secara gratis, “tegasnya.

Sementara, salah satu wisudawan asal Desa Sokaoneng Kecamatan Tambak Marzuni mengatakan, awal mengenal program Jaketku dari sosialisasi Kepala Desa dan UPT TP PKK maka saya mengikuti kejar Paket B dan Alhamdulillah sekarang saya sudah di wisuda.

“ini teman-teman dari Bawean ada yang meminta bahwa program Jaketku kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah ini terus berlanjut,” harapnya. (yad)

Diinisiasi TP PKK Gresik, Program Jaketku Meluluskan 74 Wisudawan  Selengkapnya

Peringati HKG PKK, Gus Yani : Perempuan Gresik Memberikan Keteladanan Bagi Warga & Keluarga

GRESIK,1minute.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, menggelar Peringatan ke-51 Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) pada Rabu, 7 Juni 2023. Kegiatan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, PKK adalah tempat bagi perempuan yang berdaya, berkarya, dan inspiratif. Sehingga perempuan dapat memberikan keteladanan yang baik bagi warga, khususnya keluarganya.

“Artinya PKK punya peranan penting, baik dalam agama, bangsa, dan negara. PKK memiliki kekuatan yang bisa diberikan kepada masyarakat baik itu edukasi, sosialisasi, dan inspirasi untuk kehidupan keluarga,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani bupati di depan ratusan anggota TP PKK Gresik.

Berkaitan dengan perempuan berdaya, ia lanjutkan, Pemkab Gresik telah melakukan berbagai cara dalam mewujudkan impian tersebut. Salah satunya adalah program Bunda Puspa, yang mentargetkan perempuan berkeluarga dalam membangun ekonomi secara mandiri.

“Program Bunda Puspa ini adalah salah satu kunci, sehingga kita bisa bergerak membangun kekuatan ekonomi secara mandiri. Mudah-mudahan, PKK dapat terus bergerak bersama dalam mencapai target yang lebih baik. Karena hal ini juga merupakan visi misi dari PKK,” katanya. 

Peringatan ke-51 Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera Dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh”. Peringatan ini ada sejumlah isu lokal dan nasional yang harus di sikapi oleh para emak-emak. Diantaranya,  isu stunting, pemerataan pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. 

Tujuannya, adalah menciptakan Gresik Zero stunting, penurunan tingkat anak putus sekolah, peningkatan ekonomi masyarakat, dan mewujudkan keluarga sejahtera. 

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani mengatakan, peringatan kali ini jangan hanya menjadi pemanis saja. Perlu adanya tindak lanjut dan sinergi yang terus menerus dalam berkegiatan.

“Melalui momentum hari kesatuan gerak PKK ini, saya mengharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinan dan berhenti sampai di sini saja. Karena kegiatan PKK harus selalu membawa gelora. Yakni membawa semangat dan energi baru dalam PKK. Maka semangat ini harus menjadi dasar dalam kita bergerak bersama.” ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, PKK adalah mitra kerja pemerintah. Artinya, PKK harus mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif untuk masyarakat. Dengan ciri khasnya memakai pola pendekatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Karenanya, TP PKK Gresik haruslah mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif,” kata Ning Nurul-panggilan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. Pola pendekatan pemberdayaan keluarga dan bertumbuh pada masyarakat, harus menjadi ciri khas TP PKK Gresik dalam berbagai aspek pembangunan.

“Saya sampaikan program PKK harus selaras dengan program pemerintah. Sehingga kita dapat bergerak bersama dengan bhakti dan karya nyata serta berkerja tampa pamrih untuk mewujudkan kesejahteraan dan Indonesia maju,” imbuh istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Peringati HKG PKK, Gus Yani : Perempuan Gresik Memberikan Keteladanan Bagi Warga & Keluarga Selengkapnya

136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Sebanyak 136 aparatur sipil negeri (ASN) menjalani tour of duty. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan mereka di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023.

“Mutasi ini tujuannya baik. Karena pemerintah kabupaten membutuhkan kekompakan dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan tanpa teks usai prosesi Pengambilan sumpah jabatan pada Selasa, 6 Juni 2023.

Mutasi, rotasi dan promosi ini  ratusan pejabat yang dilantik terdiri pejabat administrator eselon III a sebanyak 8 orang ; pejabat administrator eselon III b (13 orang) ; pejabat pengawas eselon IV a (26 orang), pejabat pengawas eselon IV b (16 orang), kepala UPT SD Negeri (65 orang), dan kepala UPT SMP Negeri (8 orang) berlangsung khidmat. 

Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Gresik Khusaini serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik lainnya. 

KHIDMAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melantik 136 pejabat Pemkab Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani berharap pejabat baru dilantik, sebagai diisi anak-anak muda itu menambahkan energi positif untuk mempercepat tujuan pemerintah untuk memberikan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Mutasi ini kita melihat isu strategis, problem yang belum terselesaikan. Sehingga kita isi dengan energi-energi baru itu. Karena tujuan kita akselerasi, percepatan agar masyarakat bisa merasakan dalam bentuk kesejahteraan,” katanya. Untuk mencapai tujuan, ia menginginkan pejabat baru bisa sat-set. “Kita butuh lari cepat agar pencapaian target,  program yang sudah direncanakan, dikerjakan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat  Gresik,” harap Gus Yani. (yad)

136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat  Selengkapnya

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak 

GRESIK,1minute.id – Kementerian PPPA dan Dinas DP3AK Jawa Timur melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2023 di Kabupaten Gresik pada Senin, 5 Juni 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung di kegiatan secara daring dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Gresik. Serta, stakeholder lainnya. 

Keterlibatan semua stakeholder ini, karena pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menargetkan naik level sebagai KLA 2023 peringkat Utama. Beberapa kali meraih kategori Pratama dan Madya. Pada 2022 Kabuapaten Gresik menyabet kategori Nindya, satu strip dibawah Utama, level tertinggi untuk KLA.

Dalam VLH KLA ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur juga melibatkan lembaga independen, perguruan tinggi, hingga praktisi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Layak Anak (KLA), adalah kabupaten yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak. Melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana. Secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Anak-anak memiliki peran strategis sehingga perlu pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia menambahkan, Kabupaten Gresik memiliki 9 navigasi perubahan Nawa Karsa yang menjadi program prioritas pembangunan. Diantaranya terdapat 5 navigasi yang mendukung kabupaten layak anak. Gresik baru dalam perda no 2 tahun 2022 tertuang dalam RPJMD 2021-2026 memiliki 5 misi pembangunan yang dijabarkan kedalam 9 sasaran.

“9 sasaran tersebut memiliki keberpihakan dan signifikansi untuk menghadirkan keadilan Gender dan perlindungan anak di Kabupaten Gresik,” ungkapnya. Dikatakan, secara nasional KLA adalah bagian dari agenda pencapaian Indonesia Layak Anak (Idola) 2030. Ini juga berhubungan langsung dengan pencapaian 8 dari 17 tujuan dalam SDGs (Sustainable Development Goals). Tujuan pembangunan berkelanjutan dalam RPJMD dan nilai capaian KLA merupakan salah satu indikator sasaran kinerja.

“Pemkab Gresik berkomitmen untuk menjadikan hak anak, sebagai salah satu prioritas dan menjadi salah satu kerangka dasar perencanaan dan penganggaran di semua sektor, “ujarnya.Tidak hanya itu, katanya, Pemkab Gresik juga terus mendorong perangkat daerah untuk berinovasi dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, didasarkan kepada lima klaster. Pencapaian untuk klaster hak sipil dan kebebasan diwujudkan dalam bentuk pemenuhan hak anak melalui Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Cakupan akte kelahiran dan KIA didukung inovasi Dispendukcapil bekerjasama dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes). Melalui 32 Puskesmas dan 22 rumah sakit dan klinik,” terangnya.

Klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, lanjut Gus Yani, diwujudkan dengan pencegahan perkawinan pada usia anak, tersedianya lembaga konsultasi keluarga. Kemudian pengembangan anak usia dini Holistik Integratif (HI) denganterbentuknya PAUD HI (Holistik Integratif), lembaga pengasuhan alternatif, serta infrastruktur ramah anak di ruang publik. 

Kemudian, untuk klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, diwujudkan dengan kesehatan ibu dan anak, kawasan tanpa asap rokok dan terbentuknya lingkungan sehat. Klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya diwujudkan dengan wajib belajar 12 tahun, sekolah ramah anak, serta terbentuknya fasilitas kegiatan budaya, kreatifitas dan rekreatif yang ramah anak.

Untuk klaster perlindungan khusus, terang Gus Yani, diwujudkan dengan pendirian Unit Pelayanan Terpadu (UPT) perlindungan perempuan dan anak (PPA) dan tersedianya selter dan rumah aman.

Menurutnya, evaluasi KLA ini bukan lomba yang bisa menang atau kalah. Tetapi, mengevaluasi sampai sejauh mana, upaya-upaya kita dalam rangka pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, sesuai dengan tugas dan fungsi kita di OPD masing-masing. “Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA), diperlukan kolaborasi, menyamakan persepsi antarstakeholder. Sehingga kebijakan dan program yang disusun benar-benar saling bersinergi,” tutur Gus Yani.

Untuk diketahui, penghargaan KLA dari Kementerian PPPA ini terdiri dari peringkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang tertinggi kategori KLA. Pada 2017 dan 2018 Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan kategori Pratama. Pada 2019 dan 2021 penghargaan menjadi ketegori Madya. Pada 2022, naik level menjadi peringkat Nindya. Pada 2023, Pemkab Gresik menargetkan kategori Utama. (yad)

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak  Selengkapnya

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak !

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Muhammadiyah dan Aisyiyah Benjeng. Muscab mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan Memajukan Benjeng” dan “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Masyarakat Benjeng” ini digelar di halaman SMK Muhammadiyah 2 Benjeng pada Ahad. 4 Juni 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kekompakan yang ada di Kecamatan Benjeng. Ini terlihat dari kompaknya semua elemen masyarakat termasuk organisasi keagamaan dan Muspika, untuk bersama-sama hadir dalam kegiatan Muscab ini.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik juga membuka seluas-luasnya peran serta semua elemen masyarakat. Kami sadar bahwa tanpa partisipasi dan dukungan masyarakat, kita tidak akan bisa berhasil. Perlu diingat bahwa tujuan dari pemerintah tidak lain adalah bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan, bahwa ada beberapa isu sosial yang perlu mendapat perhatian dan partisipasi masyarakat. Di antaranya pencegahan terjadinya pernikahan dibawah umur, dan kekerasan terhadap perempuan.

“Pernikahan dini, atau pernikahan dibawah umur ini memiliki risiko besar terhadap munculnya stunting pada anak. Ini tidak lepas dari kondisi psikologis orang tua yang masih belum cukup matang, karena masih dibawah usia nikah,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Benjeng Suudi mengajak semua warga Muhammadiyah Benjeng untuk terus mewarnai gerakan-gerakan Islam di Kecamatan Benjeng. “Saya menitip pesan kepada pimpinan baru yang hari ini akan dipilih, untuk terus membekali diri dengan ilmu yang bermanfaatan. Dengan bekal ilmu tersebut, Insya Allah kita akan bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata,” tegasnya.

Selain Gus Yani, hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Muhammad Thoha Mahsun, Pimpinan Daerah Asyiyah Gresik Innik Hikmatin, Camat Benjeng beserta Muspika, Pimpinan Aisyiyah Benjeng Kamillah. Hadir pula Ketua MUI Benjeng, Ketua DMI Benjeng, Ketua MWCNU dan Muslimat Benjeng, Ketua LDII Benjeng, Ketua AKD dan kepala desa. (yad)

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak ! Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar pengendalian banjir Kali Lamong terus dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Selain melakukan normalisasi. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mulai menggalakkan penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong pada Selasa, 30 Mei 2023.

Penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong dipusatkan Desa Lundo, Kecamatan Benjeng. Sebanyak 1.500 rumput vetiver di tanam secara gotong royong di bagian tanggul sungai Kali Lamong.  Untuk diketahui Desa Lundo, salah satu desa terdampak luapan sungai Lamong saat musim penghujan. Namun sejak dilakukan normalisasi oleh Pemkab Gresik, dampak yang ditimbulkan berangsur berkurang.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bahwa manfaat rumput vetiver selain sebagai penahan banjir dan tanah longsor, juga bisa berfungsi sebagai tanaman yang mengikat sedimentasi tanah. Ia juga mengatakan bahwa penanaman rumput vetiver ini sebagai salah satu langkah mitigasi bencana banjir.

“Akar yang dimiliki tanaman tersebut menghujam ke dalam tanah hingga sekitar enam meter sehingga akar tersebut bisa mengikat unsur yang berada di sekitarnya termasuk pergerakan tanah,” kata Gus Yani.

Dengan penanaman rumput vetiver di Desa Lundo, Gus Yani berharap agar masyarakat dapat mengetahui besarnya manfaat rumput vetiver ini. Sehingga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

“Manfaat menanam rumput vetiver di bantaran sungai ini lebih besar dibandingkan dengan menanam tanaman lain, seperti pisang, kacang, singkong dan lain sebagainya. Sebab menurut penelitian, tanaman vetiver ini memiliki kemampuan penahan kontur tanah sehingga tanah menjadi kuat dan tidak mudah terjadi abrasi,” katanya.Oleh sebab itu, bupati ingin agar sepanjang sempadan aliran sungai Kali Lamong ditanami rumput vetiver. 

Rumput vetiver merupakan jenis rumput dengan akar yang menyebar dan memiliki kekuatan untuk dapat mempertahankan lapisan tanah atas akibat gerusan air yang mengalir di sungai. Rumput vetiver diklaim dapat mengatasi longsoran tanah sekaligus menyehatkan kembali kondisi struktur tanah dan bisa mengembalikan kualitas air tanah. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong Selengkapnya