Pemkab Serahkan SK PPPK Kesehatan, Bupati Gresik : UHC Sudah 100 Persen, Layani Masyarakat Dulu, Lalu Administrasi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 61 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional kesehatan semringah. Mereka riang setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyerahkan petikan surat keputusan (SK) dan Perjanjian Kerja PPPK di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 29 Mei 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan SK pengangkatan PPPK kesehatan formasi 2022 itu. Rinciannya, PPPK formasi jabatan bidang 8 orang, dokter 5 orang, dokter gigi 4 orang, nutrisionis 2 orang, perawat 22 orang, perekam medis 1 orang, sanitarian 1 orang, terapis gigi dan mulut 2 orang, pranata laboratorium kesehatan 15 orang, dan promosi kesehatan 1 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan pengangkatan PPPK kesehatan, diharapkan dapat menjadi manfaat besar untuk Gresik. Menurutnya, pengangkatan PPPK ini bukan sekadar mengisi formasi dan mencari kerja. Tapi untuk mengabdi kepada rakyat, dengan meningkatkan kinerja dan pelayanan. Bupati Yani juga menegaskan, nantinya mereka juga akan otomatis menjadi influencer pemerintah di bidang kesehatan.

“Kita punya berbagai macam program kesehatan. Salah satunya adalah UHC yang saat ini sudah 100% di Gresik. Maka ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mengedukasi dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan, slot PPPK tahun ini akan dibuka sebanyak 330 formasi. Ini menjadi komitmen Pemkab Gresik dalam menangani isu-isu kesehatan. Terkait pelayanan, Gus Yani menegaskan untuk mendahulukan penanganan. Menurutnya, administrasi yang terlalu berbelit-belit hanya akan menyusahkan warga yang berobat.

“Asas kesehatan adalah diselamatkan dulu, jangan ditanyai KTP dulu. Itu urusan belakangan. Karena UHC kita sudah 100%, artinya seluruh masyarakat Kabupaten Gresik terjamin kesehatannya. Maka sekarang asas kesehatan ini yang menjadi tolak ukur kita dalam bekerja,” tegas Gus Yani.

Tidak hanya itu, ada pula beberapa hal yang patut diperhatikan saat melayani masyarakat. Salah satunya adalah perilaku dari petugas Puskesmas atau rumah sakit. “Saya sering menyampaikan ke Puskesmas, mereka yang datang berobat pasti kondisinya sedang capek, bingung, dan tidak sabar. Maka kita yang harus tampil dan memberikan pelayanan yang terbaik. Jangan dicemberuti, biar nanti mereka memberikan penilaian yang positif untuk kita,” ujarnya.

Penyerahan petikan SK PPPK Kesehatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KGresik Achmad Washil Miftahul Rahman, Kepala BPKSDM Gresik Khusaini. (yad)

Pemkab Serahkan SK PPPK Kesehatan, Bupati Gresik : UHC Sudah 100 Persen, Layani Masyarakat Dulu, Lalu Administrasi Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak!

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan organ pengelola Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik atau biasa disingkat Masjid Agung Gresik (MAG) pada Jumat, 26 Mei 2023.

Organ baru pascalahir Peraturan Bupati (Perbup) 52/2022 tentang Pengelolaan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ini dibawah kepemimpinan KH Fathoni Abdusyukur. Pengukuhan di Aula MAG ini berlangsung khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada pengurus MAG bekerja dengan ikhlas. 

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, tuhan yang maha esa senantiasa memberikan taufik, hidayah, dan rahmat serta barokahnya untuk kita,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan organ pengelola yang baru pada Jumat, 26 Mei 2023. 

Dalam kesempatan ini, Gus Yani menitip dua pesan kepada kepengurusan yang baru dikukuhkan. Yang pertama adalah bagaimana caranya “menghidupkan” masjid, sehingga menjadi lebih ramai dan nyaman bagi masyarakat. “Berikutnya adalah menyiapkan segala fasilitas yang memudahkan dan membuat nyaman masyarakat untuk berlama-lama di masjid. Terutama kemudahan bagi mereka saudara-saudara kita yang inklusif,” tambahnya.

Menurutnya, masjid memiliki banyak fungsi dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga memiliki fungsi sosial termasuk di dalamnya mencari ilmu dan tempat berjuang.

Kepengurusan Masjid Agung Gresik yang baru dibawah nahkoda KH. Fathoni Abdusyukur ini, akan mengemban amanah dengan masa bakti 2023-2027. Sedangkan, susunan dewan pengawas dan syariah adalah Achmad Washil Miftachul Rachman juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik dan KH Mansoer Shodiq juga Ketua MUI Gresik. Dalam pengukuhan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Forkopimda,  Perwakilan PCNU Gresik dan PD Muhammadiyah Gresik. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak! Selengkapnya

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia(BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Bagaimana hasilnya? Dalam LHP itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini “tertinggi” dalam laporan keuangan itu yang diraih Pemkab Gresik adalah kali kedelapan secara berturut-turut. 

Berikut ini, opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah, yaitu : Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion ; Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Qualified Opinion ; Opini Tidak Wajar Atau Adversed Opinion dan Pernyataan Menolak Memberikan Opini (Disclaimer Of Opinion) Atau Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

LHP LKPD Gresik 2022 diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi  kepada Bupati Gresik di kantor BPK Perwakilan Jatim, Sidoarjo pada Kamis malam, 25 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya didampingi oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Fandi Akhmad Yani berucap syukur atas diperolehnya kembali opini WTP. Ia mengatakan bahwa opini WTP ini adalah buah dari kerja keras bersama di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap tata kelola keuangan.

“Alhamdulillah kita (Pemkab Gresik) memperoleh kembali opini WTP yang ke delapan kali. Ini merupakan sebuah dorongan untuk kita semua agar semakin bekerja lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan raihan Opini WTP ini jangan hanya berhenti dari hasil pemeriksaan BPK RI saja, tapi juga mulai ditindaklanjuti dengan melakukan koreksi dan evaluasi apa saja yang masih menjadi catatan dari temuan-temuan BPK.

“Kita harapkan juga tahun depannya lagi dalam hasil pemeriksaan BPK hasilnya bisa lebih baik lagi, temuan BPK-nya semakin berkurang, sampai akhirnya zero temuan,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati yang alumnus Unair Surabaya itu berharap seluruh jajaran Pemkab Gresik harus melakukan gerakan cepat dalam rangka perbaikan laporan keuangan.

Atas raihan Opini WTP ke-8 ini, Bupati Gresik mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kabupaten Gresik, para asisten dan staf ahli, Inspektorat dan BPKAD serta semua Kepala OPD, ASN dan karyawan Pemkab Gresik, para camat, para kades se-Kabupaten Gresik, juga warga Kabupaten Gresik atas kerjasamanya dan kekompakannya. 

“Sebab menurutnya, Opini WTP ini merupakan sebuah kepercayaan dari BPK RI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai salah satu penerima LHP,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan laporan keuangan tersebut merupakan wujud komitmen positif terhadap pengelolaan keuangan di daerah. “Kami berharap kedepan Pemerintah Daerah bisa memanfaatkan pengelolaan anggaran dengan semaksimal mungkin untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Karyadi.

LKPD merupakan salah satu perwujudan pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 menyatakan bahwa gubernur/bupati/walikota menyampaikan laporan keuangan kepada BPK RI paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

Selanjutnya, laporan keuangan akan diperiksa oleh BPK dalam rangka memberikan pendapat/opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut.(yad)

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik  Selengkapnya

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau  proyek pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean pada Rabu, 24 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan pembangunan TPST bisa lebih cepat kelar, dan beroperasi tepat waktu.

“Insya Allah akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. Dalam kunjungan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Zubaidah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Pembangunan TPST Belahanrejo terbilang lancar. Dari 3 plong hanggar yang akan dibangun, 1 plong telah selesai. Tiap hanggar akan berukuran 25 x15 m, sehingga total luas hanggar mencapai 75×45 m. Segera setelah hanggar selesai, alat pengolahan sampah akan didatangkan ke TPST.

Selain pembangunan TPST, juga ada pekerjaan pemugaran akses jalan sejauh 1,3 km. Pekerjaan infrastruktur jalan itu dilakukan  untuk memudahkan akses menuju TPST Belahanrejo. Anggaran pembangunan TPST Belahanrejo dari APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,9 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Zubaidah, optimistis TPST dapat beroperasi pada akhir tahun. Tepatnya, bulan Oktober depan TPST secara resmi akan dibuka. Dia juga mengatakan, dengan beroperasinya TPST Belahanrejo akan meringankan beban pengelolaan sampah di Gresik saat ini.

“Dengan adanya TPST yang baru, selain TPA Ngipik, akan membantu mengurangi volume sampah di Kabupaten Gresik. Untuk Gresik Selatan akan di cover oleh TPST Belahanrejo, wilayah kota dengan TPA Telaga Ngipik.,” ujarnya beberapa waktu lalu. Selain adanya TPST nantinya tiap desa wajib membuat TPS, dimana sampahnya dipilah dulu di TPS sebelum dikirim ke TPST. (yad)

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan  Selengkapnya

23 Tahun Menunggu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wujudkan Mimpi Warga 3 Kelurahan Menikmati Air Bersih

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga di tiga kelurahan Lumpur, Kroman dan Kemuteran, Kecamatan/Kabupaten Gresik semringah. Mereka senang karena mimpi selama 23 tahun menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta akhirnya terkabul. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan program Pemasangan sambungan pelanggan baru pada Senin, 15 Mei 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengapresiasi kinerja dan kolaborasi 2 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Gresik dan Perumda Giri Tirta. Bank Gresik memberikan kredit lunak kemudian Perumda Giri Tirta melakukan pemasangan sambungan.

“Ini merupakan komitmen Pemkab dan 2 BUMD di Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Dengan tujuan agar semua warga dapat menikmati air bersih,” kata Gus Yani. 

Dikatakan, hampir 23 tahun warga di 3 kelurahan tidak menikmati jaringan air bersih. Mereka selama ini memakai air bawah tanah. Dirinya berharap melalui pemasangan sambungan air bersih ini derajat kesehatan masyarakat meningkat.

“PDAM berupaya mendistribusikan air layak minum, karena ini sudah ada Kemenkes. Sumber air ini disalurkan dari Bendung Gerak Sembayat (BGS), yang selama ini hak layak air minum tidak dirasakan oleh masyarakat 3 kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, Bank Gresik melakukan Finance pinjaman lunak untuk pemasangan sambungan, mereka membayar 7500 perhari. Ini merupakan bentuk fleksibilitas Bank Gresik. Kita tinggal petakan mana saja yang punya potensi, PDAM mengumpulkan minimal 100 pelanggan baru 1 titik.

“Ini sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah bersama Perumda Giri Tirta dan Bank Gresik untuk pemenuhan air bersih masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Usai sambutan Bupati Gresik secara simbolis membuka kran sambungan air di dampingi Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi dan Dirut Bank Gresik Alkusani

di rumah salah satu warga Kelurahan Kemuteran. Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Asisten II Eddy Hadisiswoyo, Camat Gresik Arif Wicaksono melihat secara langsung sambungan air bersih warga di Kelurahan Kroman dan Kelurahan Lumpur.

Sementara itu, salsh satu warga Kelurahan Kemuteran Bu Mus mengaku senang dan terharu. Menurutnya kehadiran air bersih dari PDAM ini sudah lama diinginkan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik sudah memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan kami,” katanya. (yad)

23 Tahun Menunggu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wujudkan Mimpi Warga 3 Kelurahan Menikmati Air Bersih Selengkapnya

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Stunting masih menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan hasil survei status gizi di Indonesia tahun 2022 prevelensi stunting berada di angka 21,6%.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada acara penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penyerahan bantuan pangan kepada keluarga resiko stunting. Kegiatan digelar di Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 8 Mei 2023.

Menurut Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, sampai hari ini penyebaran kasus baru stunting dengan kasus kesembuhan cenderung lebih tinggi angka sembuhnya. “Apakah stunting dapat dicegah ? kita punya gerakan pemberian tablet penambah darah kepada usia remaja setiap hari Jum’at. Ini artinya ada pencegahan para calon pengantin muda agar saat menikah bayi yang dilahirkan tidak berisiko stunting,” ungkapnya.

Selain itu, gerakan bapak asuh ini sangat luar biasa. Mereka mengajak para dermawan menjadi dokter atau bapak asuh, dengan menyisihkan 10 ribu rupiah perhari, untuk kebutuhan protein hewani yang diberikan kepada anak berisiko stunting.

“Treatmentnya selama 90 hari dengan memberikan tambahan gizi secara stimulan kepada anak berisiko stunting. Serta rutin melakukan pengukuran secara berkala oleh kader dengan didukung alat yang memadai, “tutur Gus Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik tidak tinggal diam, kami bersinergi dengan Kantor Pos. Sebagai operator pendistribusian penyaluran bantuan pangan nasional berupa 10 butir telur dan 1 potong ayam dan dari Baznaz Gresik berupa sembako, kacang hijau, susu, dan beras.

“Ada 38 kasus stunting di Desa Randuagung. Ini harus diselesaikan dengan pendataan, menimbang bayi secara rutin serta memberi tambahan makanan yang banyak mengandung protein pada anak, “tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA)  Gresik Titik Ernawati menyampaikan tujuan pada kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman tentang 1000 HPK dalam penurunan stunting kepada TPK maupun keluarga resiko stunting.

“TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting,” terangnya. Selain itu ada penyerahan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 39 keluarga resiko stunting berupa 1 ekor ayam, 1 pack telur (10 butir) dan sembako dari Baznaz Kabupaten Gresik.

“Peserta kegiatan terdiri dari 21 tim pendamping keluarga dan 39 orang penerima manfaat, “pungkasnya. Selanjutnya dilakukan penyaluran bantuan cadangan pangan nasional secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada keluarga penerima manfaat.

Kegiatan turut dihadiri Camat Kebomas, Yusuf Ansori, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Gresik, Muhammad Mujib, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik, Maestro Yunan, dan Kepala Desa Randuagung Khambali.(yad)

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik bakal menjadi lokasi pilot project pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. Bila tidak aral melintang ujicoba akan dimulai tahun ajaran baru untuk siswa kelas 1 Sf dan kelas VII SMP. Masing-masing jenjang dua rombongan belajar (rombel)

Wacana pemisahan sistem pembelajaran putra dan putri di sekolah pada jenjang sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama negeri terus dimatangkan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka wacana baru pemisahan pembelajaran putra dan putri saat menggelar halalbihalal di rumah dinas di Pendapa Bupati Gresik beberapa waktu lalu. 

Wacana itu kembali muncul ketika Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menggelar halalbihalal bersama Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Gresik.di rumah dinas wabup di Jalan Basuki Rahmat akhirnya pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sedang melakukan kajian mendalam untuk melakukan pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. “Gus Yani  (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) juga sedang memikirkan rencana tersebut setelah melakukan perjalanan umrah,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Pemisahan rombongan belajar (rombel) ini bertujuan untuk menghindari kasus-kasus asusila yang terus terjadi dan bergulir.

“Tujuannya ini, tentunya untuk menciptakan Gresik sebagai kabupaten ramah anak. Kabupaten yang nyaman dan kabupaten yang bisa menjadi kebanggaan bagi warga,” kata Wabup perempuan berlatar pendidik itu. Sejumlah kasus asusila hingga kasus pembunuhan diduga dilakukan ayah kepada anak berusia 9 tahun membuat Bu Min merasa prihatin. Dia berharap kasus tersebut tidak terjadi lagi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sebagai Kabupaten ramah anak, Gresik selalu mencoba yang terbaik untuk siswa. Program ini akan diuji coba terlebih dahulu, jika efektif akan diaktifkan ke seluruh Sekolah,” terangnya. 

Dinas Pendidikan (Dispendik) masih melakukan penyusunan dan kajian sebelum terobosan anyar duet Bupati-Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah diberlakukan di sekolah  negeri. Meski, sebenarnya kebijakan pemisahan tempat pembelajaran ini bukan baru karena lembaga pendidikan swasta dan pondok pesantren (Ponpes) telah menerapkan sistem pembelajaran belajar mengajar yang memisahkan putra dan putri. 

Misalnya, Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee Gresik telah menerapkan pembelajaran terpisah dengan nama MINU Tratee Putra da MINU Tratee Putri. Ada juga Madrasah Maarif Banin- Banat NU. Jika ujicoba pemisahan sistem belajar mengajar yang terpisah putra dan putri di lembaga pendidikan negeri di bawah naungan Dispendik Gresik adalah kali pertama di Gresik. Mungkin juga se- Indonesia.  “Pilot project yakni UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik,” kata Bu Min. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik Selengkapnya

Proyek Pembangunan Jembatan Kacangan Kelar, Bupati Gresik : Silaturahmi Lebaran Nggak Muter Jauh Lagi

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menempati janjinya sebelum lebaran Idul Fitri 1444 Hijrah,  proyek pembangunan jembatan Kacangan kelar. Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pun bisa dilewati untuk unjung,-unjung saat lebaran nanti. 

Sebelum jembatan secara resmi dibuka untuk masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan meninjau jembatan tersebut untuk memastikan kondisi dan kelayakan fungsi jembatan.

“Selesainya pas Ramadan, kita resmikan dibuka menjelang lebaran. Ini adalah momen yang pas. Sebab pada perayaan Idul Fitri nanti, kedua kecamatan sudah terhubung lagi melalui jembatan ini,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 19 April 2023.

Jembatan Kacangan dibangun ulang dengan desain yang baru dengan panjang 90 meter dan lebar 7 meter termasuk trotoar di kanan dan kiri menelan biaya kurang lebih Rp 13 miliar.

“Jembatan Kacangan hampir satu tahun. Pada Desember 2021 patah, 2023 di momen sebentar lagi Hari Lebaran bisa digunakan kembali. Ini bisa menyambungkan kembali dua kecamatan yang sempat terputus karena akses jalan,” tambah Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut sudah 99 persen dan sudah bisa dilintasi. Hanya kurang finishing beberapa di ujung jembatan. Khusus truk bertonase besar masih ada larangan melintasi jembatan kacangan. Selama kurang lebih 28 hari mencapai peningkatan kekuatan beton.

“Untuk pengendara roda dua dan roda empat bisa melintas tidak perlu muter lagi. Untuk kendaraan bertonase besar sementara belum boleh melintas dulu. Kita tunggu peningkatan kekuatan betonnya,” ujarnya. 

Syamsul, 40, penjual ayam keliling mengaku bersyukur dengan dibukanya kembali Jembatan Kacangan. Ia bercerita kepada Gus Yani, semenjak jembatan putus, rute yang ia lalui cukup jauh untuk pergi ke pasar.

“Sekarang Alhamdulillah sudah bisa lewat jembatan Kacangan lagi. Jadi gak perlu jauh-jauh ambil rute. Terima kasih pak Bupati Gresik,” ujarnya di hadapan Gus Yani. Jembatan Kacangan merupakan jalur alternatif dari Benjeng ke Menganti dan Kedamean.

Dengan diresmikannya Jembatan Kacangan, warga sekitar merasa senang. Mereka tidak perlu lagi memutar lewat Desa Bengkelo Lor yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer.

“Seneng sudah tidak muter lagi, kan sebentar lagi idul fitri, pastinya akan banyak warga yang melakukan kunjungan ke sanak keluarga. Apalagi jembatannya bagus dan lebih terlihat kokoh,” kata Rusdiyanto salah satu warga.

Seperti diberitakan, Jembatan Kacangan patah pada Minggu, 21 Desember 2021. Selama 2 pekan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan kajian penyebab patah Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng itu. Pemkab Gresik memutuskan untuk membangun baru jembatan yang melintasi aliran Kali Lamong itu.  

Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE  tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022). (yad)

Proyek Pembangunan Jembatan Kacangan Kelar, Bupati Gresik : Silaturahmi Lebaran Nggak Muter Jauh Lagi Selengkapnya

Kontes dan Lelang Bandeng Kawak Gresik, Gubernur Khofifah : Potensi Wisata Karena Langka

GRESIK,1minute.id – Gelaran Pasar dan Kontes ikan Bandeng, tradisi tahunan yang dihelat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih menjadi salah-satu evant yang paling di tunggu-tunggu warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Ribuan pasang mata yang memenuhi kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik seakan tidak berkedip melihat tiga ekor Bandeng seukuran bayi itu dalam kontes yang dipusatkan di kawasan heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada malam 29 Ramadan atau Rabu malam, 19 April 2023 itu.

Diantaranya, yang terkesimah dengan ukuran bandeng kawak itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua TP PKK Gresik Ning Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Tradisi turun temurun konon sejak Sunan Giri itu menjadi potensi daya tarik wisatawan domestik (wisdom) maupun wisatawan mancanegara. Sebab, kontes Bandeng di Gresik tergolong langka, terbesar dan paling meriah di Indonesia yang mengusung kearifan lokal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Apalagi, Pemkab Gresik yang digawangi oleh Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik mengemas event tahunan yang biasa digelar antara malam 27 hingga 29 Ramadan lebih variatif.  

Pasar dan Kontes Bandeng ini pun telah menasbiihkan Gresik dikenal sebagai kota santri sebagai kabupaten penghasil ikan bandeng terbesar di Jawa Timur. 

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sekitar 60 persen konsumsi bandeng di Jawa Timur berasal Kabupaten Gresik. Pasar dan Kontes Bandeng, lanjut Khofifah, adalah tradisi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Gresik. “Tolong (tradisi Pasar dan kontes Bandeng) terus dijaga karena bisa menjadi potensi destinasi wisata yang indah karena pada saat masyarakat Jawa Timur,” kata mantan Menteri Sosial itu. 

Saat ribuan warga Jawa Timur sedang mudik.  Saat mudik ini, mereka mencari destinasi wisata. “Dan (Pasar dan Kontes Bandang) paling langka adalah Bandeng kawak Gresik,” ujar Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Khofifah mengajak petani Bandeng Gresik terus melakukan budidaya dan hilirisasi. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Gresik dengan berbagai inovasi dan kreativitas menggelar lomba pengolahan bandeng. “Lomba pengolahan bandeng saat ini. Kreativitas dari Kecamatan di se-Kabupaten Gresik ini luar biasa,” katanya. 

“Kalau hilirisasi bisa ditumbahkanmbangkan maka nilai tambah hilirisasi bandeng insya Allah akan lebih besar dan signifikan lagi,” ujarnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan 

Pasar dan Kontes ikan Bandeng adalah kearifan lokal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sejak Sunan Giri, salah satu waliyullah. Penyebar agama Islam di Indonesia. Sunan Giri, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani telah memiliki pola pikir visioner tentang entreprenuer. “Sunan Giri memberikan semangat atau spirit untuk berwirausaha untuk budidaya ikan bandeng,” kata Gus Yani. 

Tradisi ini, lanjutnya, harus terus dijaga dan dilestarikan. Caranya, tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun yang terbukti menggerakkan ekonomi masyarakat digelar dengan berbagai sentuhan inovasi dan kreasi sehingga menjadi daya tarik masyarakat. Inovasi yang dilakukan diantaranya, menggelar kontestasi ikan bandeng dan lomba pengolahan ikan bandeng. 

“Mudah-mudahan pasar dan kontes ikan Bandeng kawak ini menjadi kekuatan UMKM dan lainnya berkembang dengan baik,” harapnya. (yad)

Kontes dan Lelang Bandeng Kawak Gresik, Gubernur Khofifah : Potensi Wisata Karena Langka Selengkapnya

Tiga Bandeng Kawak Seukuran Bayi Jadi Magnet Pasar dan Kontes Bandeng Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Tradisi turun temurun konon sejak Sunan Giri itu meraih. Ribuan pasang mata yang memenuhi kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik seakan tidak berkedip melihat tiga ekor Bandeng seukuran bayi itu.

Diantaranya, yang terkesimah dengan ukuran bandeng kawak itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Ketua TP PKK Gresik Ning Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka tampak antusias dan memberikan apresiasi kepada para petambak yang berpartisipasi dalam event tahun dimulai Malam 27 hingga 29 Ramadan atau 17-19 April 2023.

Ada tiga bandeng kawak yang menjadi jawara dalam kontes Bandeng 2023. Tiga ekor Bandeng itu milik Syaifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah. Bandeng milik Kepala Desa (Kades) Pangkah Kulon memiliki berat 11,5 kilogram dengan panjang 99 centimeter. Bayi seukuran bayi itu hasil budidaya sejak 2005 atau 18 tahun. 

Urutan kedua adalah Bandeng milik Askin ini memiliki  berat 11 kilogram dengan panjang 90 centimeter. Bandeng kawak milik petambak asal Kecamatan Ujungpangkah tergolong bongsor dibandingkan sang juara. Sebab, Bandeng itu di budidaya sejak 2012 atau 11 tahun. Sedangkan, Bandeng ketiga adalah milik Zainul Abidin. Petani tambak Pulau Mengare, Desa Watuagung, Kecamatan Bungah ini memiliki dengan berat 7,2 kilogram. Bandeng dengan panjang 90 centimeter itu hasil budidaya sejak 2012 atau berumur 11 tahun.

PASAR BANDENG: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun dan Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ketika belanja ikan bandeng di Pasar Bandeng Gresik pada Rabu malam 19 April 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar mengatakan, kedatangannya dalam event tahunan menjelang Idul Fitri yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu untuk kali kedua. “Tahun lalu, Saya datang dan menyempatkan belanja ikan bandeng bersama Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) cukup banyak. Tapi, Saya tidak sempat mengikuti lelang bandeng,” katanya. 

Dan tahun ini, Gubernur Jawa Timur perempuan pertama melihat langsung kontes dan belanja ikan bandeng. Malam ini, di Grahadi kami akan memulai Qimulalail dan lomba memasak berbahan utama ikan bandeng. Peserta lomba adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pimpinan BUMD. “Nanti sahur juga dengan menu ikan bandeng,” katanya. 

Ia berharap tradisi Pasar dan Lelang Bandeng bisa menimbulkan multiplayer effect dalam peningkatan ekonomi masyarakat. “Semakin banyak potensi Gresik yang kita eksplorasi bisa membentuk sentra-sentra ekonomi yang lebih signifikan lagi,” tegasnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pasar dan Kontes ikan Bandeng adalah kearifan lokal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sejak Sunan Giri, salah satu waliyullah. Penyebar agama Islam di Indonesia. Sunan Giri, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani telah memiliki pola pikir visioner tentang entreprenuer. “Sunan Giri memberikan semangat atau spirit untuk  berwirausaha untuk budidaya ikan bandeng,” kata Gus Yani. 

Tradisi ini, lanjutnya, harus terus dijaga dan dilestarikan. Caranya, tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun yang terbukti menggerakkan ekonomi masyarakat digelar dengan berbagai sentuhan inovasi dan kreasi sehingga menjadi daya tarik masyarakat. Inovasi yang dilakukan diantaranya, menggelar kontestasi ikan bandeng dan lomba pengolahan ikan bandeng. 

“Mudah-mudahan pasar dan kontes ikan Bandeng kawak ini menjadi kekuatan UMKM dan lainnya berkembang dengan baik,” harapnya. (yad)

Tiga Bandeng Kawak Seukuran Bayi Jadi Magnet Pasar dan Kontes Bandeng Gresik  Selengkapnya