Bappeda Gelar Ginofest 2022, Bupati Gresik : Pasien Cukup Dirumah Mobile Rehab Medik yang Datang

GRESIK,1minute.id – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik menggelar Gresik Inovasi Festival  (Ginofest) 2022 di Atrium Icon Mall pada Jumat, 21 Oktober 2022. Ajang adu Inovasi terbesar tahun ini yang diselenggarakan oleh Bappeda itu mengusung tema “Kembangkan Kreatifitas tanpa Batas” ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Peserta Ginovest 2022  ini mulai dari siswa sekolah dasar hingga perguruan dan organisasi perangkat daerah (OPD) digelar selama 3 hari dan berakhir Minggu, 23 Oktober 2022. Inovasi karya siswa beraneka ragam. Tentu sesuai dengan tingkatan sekolahnya. Sedangkan, OPD dalam bentuk Inovasi pelayanan. Ada tiga OPD yang tampil diantaranya, RSUD Ibnu Sina Gresik dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Gresik. 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik, misalnya. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ini meluncurkan pelayanan baru, yakni Mobile Klinik Rehabilitasi Medik. Masyarakat kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang butuh perawatan dokter cukup hubungi Gresik Akas 112. “Mobil rekam medik yang datang rumah. Jadi, pasien cukup di rumah,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 21 Oktober 2022.

Inovasi layanan pasien ini, imbuhnya, adalah terobosan baru bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus mendapatkan apresiasi. Lalu pelayanan medis apa yang akan dilayani oleh Mobile Klinik Rehabilitasi Medik ini? Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, adalah pelayanan gangguan perkembangan anak ; kelemahan otot dan saraf ;  nyeri setelah operasi stroke serta nyeri kepala, otot dan sendi. 

Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni mengatakan, pelayanan medik yang non gawat kedaruratan sehingga pasien harus mendaftar lewat Gresik Akas 112 lalu minta nomor telepon RSUD Ibnu Sina Gresik. “Layanan mobile medik ini dilakukan pada jam kerja,”ujar dr Soni ditemui di lokasi acara tersebut.  Layanan diberikan mulai Senin hingga Kamis atau tiga hari. 

Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan layanan mobile medik cukup besar. “Saat ini, layanan untuk hari Senin sampai Kamis sudah penuh,”katanya.  Dalam mobile medik,  terdapat tenaga medis dan paramedis. “Bahkan, ada dokter spesialis yang ikut sesuai dengan layanan yang dibutuhkan masyarakat yang sudah mendaftar,”katanya. 

Gus Yani meminta kepada Bappeda untuk memanfaatkan hasil inovasi dari peserta. “Hasil inovasi siswa harus kita rangkul. Agar bisa bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat secara langsung,”katanya dalam sambutannya. (yad)

Bappeda Gelar Ginofest 2022, Bupati Gresik : Pasien Cukup Dirumah Mobile Rehab Medik yang Datang Selengkapnya

Gunakan Perahu Karet Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik Susuri Kali Lamong, Pastikan Normalisasi On the Track

GRESIK,1minute.id – Curah hujan cukup tinggi sepakan terakhir.  Bahkan, sebagian kota/kabupaten di Jawa Timur banjir bandang dan tanah longsor. Bagaimana kondisi Kali Lamong di Kabupaten Gresik? 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan susur Kali Lamong pada Jumat, 21 Oktober 2022. Bupati Fandi Akhmad didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi dan Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan dan perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. 

Susur Kali Lamong ini dimulai Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang sampai Benjeng. Ada 14 desa yang mereka lewati dengan menggunakan perahu karet milik BPBD Gresik itu. Puluhan desa di Kecamatan Balongpanggang yakni Desa Dapet, Banjaragung, Wotansari, Karangsemanding, Sekarputih dan Pucung. Sedangkan di Kecamatan Benjeng meliputi Desa Lundo, Sedapurklagen, Gluranploso, Deliksumber, Bangkelo lor, Munggugianti, Kedungrukem dan Bulurejo. Puluhan desa itu langganan terdampak banjir Kali Lamong selama puluhan tahun ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa pihaknya turun langsung menyusuri area sungai guna memastikan kondisi terkini. Ditambah lagi saat ini sudah memasuki musim hujan, maka upaya pencegahan harus lebih intens.

“Kita melihat langsung kondisi terkini. Berbagai upaya seperti normalisasi juga sudah kita lakukan. Area sungai yang sempit, sudah kita lebarkan dan area sungai yang dangkal juga sudah kita keruk. Disisi lain, kita juga harus tahu tingkat kerawanan di masing-masing wilayah,”katanya.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan disamping upaya pengendalian dan pencegahan, menurutnya mitigasi bencana juga merupakan hal yang tak kalah penting. Ia menilai bahwa sinergitas antara Pemkab Gresik dan BBWS sangat baik untuk bersama-sama dalam pengendalian banjir Kali Lamong.

“Mengingat waktu yang dibutuhkan untuk normalisasi ini cukup panjang, kami mempunyai komitmen akan terus melakukan normalisasi, meskipun secara bertahap,” katanya. Ia berharap dari upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik hingga saat ini, mampu mengurangi dampak banjir tahunan yang menghantui masyarakat Gresik Selatan. 

Untuk diketahui dua tahun terakhir ini, Pemkab Gresik melakukan penanganan dan pengendalian banjir Kali Lamong. Upaya yang dilakukan diantaranya normalisasi Kali Lamong melakukan pelebaran tanggul, mengeruk area sungai yang dangkal hingga penguatan penahan tanggul. Normalisasi ini dilakukan dengan harapan masyarakat yang berada di aliran Kali Lamong mulai Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti hingga Kebomas bisa terbebas dari banjir Kali Lamong yang sudah puluhan tahun itu. (yad)

Gunakan Perahu Karet Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik Susuri Kali Lamong, Pastikan Normalisasi On the Track Selengkapnya

Pemkab Gresik Ngangsu Kaweru Pengelolaan Rumah Sakit dan Sampah ke Pemkab Sidoarjo 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Sidoarjo pada Kamis, 20 Oktober 2022. Bupati Fandi Akhmad Yani ditemani Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Kunker rombongan dari Pemkab Gresik itu untuk ngangsu kaweruh pengelolaan rumah sakit umum daerah (RSUD) dan pengelolaan sampah di kota udang itu. Rombongan diterima oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Pj Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto di Pendapa Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo.

“Kami melihat beberapa program pembangunan di Sidoarjo ini bisa kami dijadikan contoh. Karena perencanaan program pembangunan di Kabupaten Gresik pada 2023 juga mencakup infrastruktur seperti rumah sakit, kami ingin belajar dari rumah sakit baru milik Sidoarjo di Sidoarjo Barat,”terang Gus Yani-Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali diskusi.

Selain rumah sakit, Gus Yani juga mempelajari pengolahan sampah dari Pemkab Sidoarjo. Bupati berkeinginan agar pengolahan sampah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa diakselerasi untuk menuju zero waste atau diolah menjadi energi baru terbarukan.

“Kami juga berharap adanya kerja sama antardaerah. Apalagi kita sama-sama muda, maka besar harapan kami ada sesuatu yang kita secara konkrit terealisasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Sidoarjo,” tambahnya.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhldor Ali kemudian menjelaskan, pengolahan sampah dan pengelolaan RSUD di Sidoarjo. Diskusi cukup gayeng. Kedua kepala daerah itu berbagi informasi dengan tujuan akhir mewujudkan harapan masing-masing dalam mensejahterakan masyarakat. (yad)

Pemkab Gresik Ngangsu Kaweru Pengelolaan Rumah Sakit dan Sampah ke Pemkab Sidoarjo  Selengkapnya

Baznas Gresik Luncurkan Kantor Digital, Zakat Terkumpul Tembus Rp 20 Miliar Per Oktober 2022

GRESIK,1minute.id – Bayar zakat semakin mudah. Tidak ribet lagi. Sebab, Badan Zakat Nasional (Baznas) Gresik telah memanfaatkan teknologi informasi. Namanya, Kantor Digital. Program layanan pembayaran zakat via online dari Baznas Gresik di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Para muzakki ( Orang maupun lembaga yang dikenai kewajiban untuk membayar kewajiban zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nishab dan haul) cukup bisa mengakses melalui laman http://kabgresik.baznas.go.id. Pembayaran zakat online tersebut sudah terintegrasi dengan Sistem Manajemen Informasi Baznas (SIMBA). Sehingga, dapat dipantau secara langsung oleh Baznas Jawa Timur (Jatim) dan Baznas Pusat.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kantor Digital ini merupakan sarana dalam mempermudah menyalurkan zakat dari para muzakki kepada mustahik (penerima zakat).

“Kami juga mendorong Baznas Gresik yang awalnya manual sekarang kita ubah secara digital. Mulai dari pengambilan sampai dengan penyaluran,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Digitalisasi ini memberikan kesempatan pada masyarakat luas dalam menyalurkan zakatnya dengan mudah, yaitu melalui handphone,” imbuhnya. Ia melanjutkan digitalisasi zakat berdampak kepada kepercayaan warganya. Sebab, di sejumlah kota/kabupaten diketahui penyaluran dana Baznas yang tidak berjalan semestinya.

“Tujuan digitalisasi ini adalah agar Baznas mempunyai kepercayaan dalam masyarakat, kita tidak ingin masyarakat sampai tidak percaya dengan kita, maka salah satunya adalah dengan transparansi lewat sistem online,”tegasnya. 

Selain itu, Fandi Akhmad Yani mengajak  kepada seluruh lembaga amil zakat di Gresik saling bersinergi melakukan pendataan locus kemiskinan lewat Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Lembaga amil zakat yakni 

LazisNU, LazisMU, Yatim Mandiri, Nurul Hayat dan lainnya. Harapannya, hal ini dapat menuntaskan masalah kemiskinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Targetnya, mengurangi angka kemiskinan.

Ketua Baznas RI Nur Chamdani mengatakan, mengurus Baznas bukanlah perkara mudah. Pasalnya Baznas menjalankan 3 fungsi Kementerian sekaligus yaitu fungsi keagamaan, fungsi lembaga keuangan, dan fungsi sosial. “Maka dari itu dari pusat, Baznas diajak untuk memerangi kemiskinan ekstrim, karena timbulnya sebuah permasalahan di lingkungan kita maupun secara nasional akibat terjadinya kemiskinan,”ujar Nur Chamdani. 

Ketua Baznas Jatim KH. M. Roziqi mengungkapkan, peluncuran Kantor Digital ini merupakan yang pertama di Jawa Timur.  Kiai Roziqi membeberkan, Kabupaten Gresik akan menerima bantuan bedah rumah sebanyak 15 unit dengan nilai bantuan Rp 12,5 juta per rumah.

Selain itu, Kiai Roziqi memuji kinerja dari Baznas Gresik, terutama dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Gresik saat ini dapat mengumpulkan zakat sebesar Rp 20 miliar. “Per hari ini, pengumpulannya yang Saya baca di Simba sebesar  Rp 16 miliar lebih sedikt, juga UPZ masjid mencapai sekitar Rp 4 miliar sampai 5 miliar,”ujarnya. Untuk diketahui, zakat profesi dibayarkan sebesar 2.5% dari hasil pendapatan kerja selama setahun. Jumlah ini setara dengan harga emas 85 gram atau kurang lebih Rp 75.905.000. Terutama ASN yang menurutnya harus membayar zakat lewat Baznas. (yad)

Baznas Gresik Luncurkan Kantor Digital, Zakat Terkumpul Tembus Rp 20 Miliar Per Oktober 2022 Selengkapnya

Desa Gredek, Kampung Zakat Produktif, Percontohan di Kota Santri 

GRESIK,1minute.id – Kampung Zakat Produktif berdiri di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Selasa, 18 Oktober 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan kampung zakat produktif kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Menandai  beroperasi kampung zakat produktif itu, orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu menyerahkan bantuan kepada 31 warga yang kurang mampu secara ekonomi di desa itu. Bantuan berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik itu bentuknya bervariasi. Ada modal usaha, rombong, etalase dan bedah usaha (renovasi tempat usaha).

Stimulus itu, diharapkan para penerima bantuan bisa mengambangkan usaha dan mengentas kemiskinan di desa dibawah komando Muhammad Bahrul Ghofar itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, penyaluran bantuan berupa modal usaha tersebut bersumber dari pengumpulan zakat yang dihimpun oleh Baznas Gresik. Sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat agar terus produktif. “Program Baznas ini sangat luar biasa. Sebab mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Dan hari ini telah disalurkan hasil pengumpulan zakat kepada masyarakat desa Gredek,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu memberikan apresiasi sekaligus menetapkan Desa Gredek sebagai pilot project Kampung Zakat Produktif. Diketahui bahwa di Desa Gredek melalui Ketua Tim Penggerak PKK mengkoordinir Muzakki di desanya untuk mengumpulkan zakat. Dan ini sudah dua tahun berjalan.

“Program yang dijalankan di Desa Gredek ini juga sangat layak di apresiasi. Sebab mampu mengkoordinir warganya sendiri untuk mengumpulkan zakat. Dan zakat tersebut dipakai untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sehingga sangat dirasakan manfaatnya,”kata Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini.

Dalam soft launching Kampung Zakat Produktif ada pemandangan beda. Kondisi jalan desa yang mulus membuat sejumlah anak disana membentangkan poster ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Gresik karena telah make over jakan lebih mulus. “Terimakasih pak bupati”(yad)

Desa Gredek, Kampung Zakat Produktif, Percontohan di Kota Santri  Selengkapnya

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas 

GRESIK1minute.id – MUSTAFA Ibrahim, 57, bukan sekadar penikmat musik lawas. Lelaki keturunan Arab yang tinggal di Kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Gresik itu juga kolektor kasat pita dan piringan hitam. pun disulap menjadi studio pribadi untuk sekedar memutar kaset koleksinya.

MUCHSIN ALATAS, salah satu penyanyi favorit Mustafa Ibrahim. Setiap senggang, biasanya sore hari Mustafa memutar kaset yang dinyanyikan suami Titiek Sandhora itu. Judulnya, Pasrah. Lirik lagunya //Lebih baik kau bunuh aku dengan pedangmu//Asal jangan kau bunuh aku dengan cintamu//

//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri// … “Ini (penyanyi) salah satu favorit saya,” ujar Mustofa Ibrahim. Muchsin Alatas adalah seorang penyanyi dan aktor Indonesia keturunan Bugis, Sulawesi Selatan yang lahir 1944. Muchsin Alatas menikah dengan Titiek Sandhora, juga seorang penyanyi dikenal pada era-1960an

Di telinga anak milenial, nama dua penyanyi legendaris itu sangat asing. Sebab, mereka ada penyanyi di era 80-an. Suara lembut Muchsin Alatas tetap terasa enak di dengar. Karena itulah, Mustofa Ibrahim menyimpan kaset dengan pitam hitam itu sebagai salah satu koleksinya. “Kebetulan sama-sama keturunan Arab. Sudah seperti saudara sendiri,”kelakar pria 57 tahun itu pada suatu kesempatan.

Koleksi album kaset pita,  piringan hitam,  radio serta pemutar piringan hitam berada di garasi rumah Mustafa Ibrahim. Rumah Mustafa adalah lawas. Rumah heritage itu berada di kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Dikatakan kampung Pecinan karena dulunya kawasan mayoritas di huni warga keturunan Tionghoa. 

PIRINGAN HITAM DAN KASET PITA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) di studio pribadi tempat koleksi kaset dan piringan hitam Mustofa Ibrahim (kiri) pada Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampung itu juga terdapat Tempat Ibadat umat tridharma, Kelenteng Kim Hien Kiong. Kawasan kampung Pecinan ini, salah satu kawasan heritage yang berada di Gresik Kota Lama (GKL). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan revitalisasi kampung tersebut pada 2021. Dan, dilanjutkan tahun ini dengan melakukan pengecatan rumah warga di Kampung itu.

Rumah yang mendapatkan bantuan pengecatan , salah satu milik Mustafa Ibrahim. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang secara simbolis pengecatan rumah Mustafa Ibrahim itu pada Senin, 11 Juli 2022 lalu. Saat itu, Mustofa Ibrahim memperlihatkan koleksi miliknya. Ratusan biji kaset pita tertata rapi di tembok rumahnya.  Kaset koleksinya diantaranya Muchsin Alatas, Nike Ardilla dan banyak lagi. Genre pop, barat, hingga aliran kroncong. Termasuk alat pemutar kaset kuno, tape, speaker serta ratusan piringan hitam. “Masih ada dua lemari yang belum dipajang, belum sempat,”ujarnya.

Sejak belia Mustofa mengoleksi kaset. Menurutnya, hal tersebut hal yang lumrah. Bagi anak remaja saat itu. “Banyak juga yang mengoleksi. Namun sepertinya tidak sampai tersimpan rapi,”tuturnya.

Tidak heran, sejak dulu dia pun selalu menyempatkan waktu berburu kaset. Disetiap kota yang dikunjunginya, termasuk Ibukota Jakarta. “Harga kaset saat itu hanya Rp 300. Pernah beli kaset dengan harga tiga kali lipat, karena edisi khusus,” ujarnya 

Nah, di usianya yang sudah memasuki kepala lima, Mustofa pun tetap setia menjadi penikmat musik. Dia sengaja menyulap garasi mobil berukuran 6×3 meter menjadi studio pribadi. Hanya untuk menikmati seluruh koleksimya dengan nyaman. “Rencananya kaset koleksi mau saya pajang semua. Lalu membuka warung kopi. Tapi modalnya masih belum ada,” candanya.

Apalagi, lingkungan rumahnya tengah disiapkan menjadi kawasan Wisata Kota Tua oleh Pemkab Gresik. Setidaknya, hal tersebut sejalan dengan kegemarannya mengoleksi kaset Kuno. “Jadi semakin bersemangat memajang koleksi,” ucapnya.

Hobi Mustofa juga mendapat apresiasi langsung dari penyanyi idolanya. Yang tak lain adalah Muchsin Alatas. Saat menyempatkan berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada 2003 lalu. “Katanya, koleksi saya lebih lengkap dibandingkan punya artisnya,”tuturnya lantas tertawa. (ChusnulCahyadi/*)

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Wisata Kemudi Warrior. Wisata susur sungai ini di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 15 Oktober 2022. 

Masyarakat semakin banyak alternatif tempat berwisata. Apalagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah fokus berkolaborasi mewujudkan desa wisata. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, khususnya yang ada di desa. Membangun Desa, Menata Kota. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas antara pemerintah dan desa itu wajib dalam mewujudkan desa wisata. ” (Desa Wisata) tidak mungkin dapat dicapai hanya dengan cara bekerja yang biasa-biasa saja, maka kita butuh yang namanya akselerasi dalam bekerja,”kata Fandi Akhmad Yani saat lauching Desa Wisata “Kemudi Warrior ” di Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan  Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara itu,Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik Hamzah Takim, Pimpinan Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya Mulyono, Asisten I Suyono, para kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) serta Kepala Desa Kemudi Mochammad Lazin. 

Kemudi Warrior, merupakan wisata susur sungai, yang menggunakan perahu dengan kapasitas 18 orang. Perahu tersebut merupakan hasil Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pegadaian senilai Rp 55 juta. Gus Yani- sapaan akrab Fandi Akhmad Yani melanjutkan, terwujudnya desa wisata ini tidak terlepas dari program Presiden Joko Widodo.

“Jadi desa wisata ini adalah titipan program dari presiden, wisata ini menjadi prioritas pak presiden di 2023 yang harus dikembangkan. Yang mana selanjutnya warga sekitar akan diarahkan untuk untuk berwisata di desa-desa, tujuannya adalah untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desa,”ujarnya.

Secara langsung, Gus Yani juga mengarahkan untuk seluruh elemen masyarakat agar turut serta membantu proses pengembangan wisata, khususnya karang taruna. Mengingat potensi dari Desa Kemudi sendiri masih cukup besar dengan nilai plusnya yang masih alami.

“Kembangkan agar terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti disini, kita lihat potensi lingkungan ini masih alami. Banyak jenis hewan dan burung yang ada disini, sehingga bisa nantinya dijadikan sebagai wisata edukasi anak-anak,” tandasnya. Pariwisatamerupakan sektor yang bersifat multiplier effect, yaitu suatu keadaan dimana pengembangan  pariwisata  mampu mempengaruhi perkembangan sektor- sektor lain yang mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.

UMKM, misalnya. Pada kesempatan itu, Gus Yani menyerah secara simbolis nomor izin berusaha (NIB) kepada pemilik usaha Otak-otak Bandeng dan Susu Kedelai. Gus Yani mengingatkan, agar seluruh usaha yang ada termasuk UMKM dan wisata, melek terhadap perkembangan teknologi.Harapannya di 2023 Desa Kemudi akan menjadi salah satu Desa Mandiri di Gresik. “Kita manfaatkan teknologi sekarang ini agar bisa memaksimalkan usaha kita, mulai dari offline sampai dengan online.” ujarnya.

Pimpinan Pegadaian Kanwil XII Surabaya Mulyono mengatakan, bantuan dari Pengadaian tidak akan berhenti disini. Dirinya menuturkan akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menunjang performa dari pelaku UMKM. Untuk itu, Mulyono juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan pembinaan kepada Desa Kemudi. Dengan pembinaan, dia akan memastikan usaha yang dijalankan masyarakat lewat KUR dari Pegadaian akan dapat berkembang pesat.

“Kita membina tidak hanya jualan saja, tapi bagaimana warga dalam menjaga kredibilitas atau performa sebagai pengusaha agar menghasilkan dan berkah,”ucapnya.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani juga menyampaikan, PKK selalu mendukung program di desa agar dapat berkembang dari desa maju menjadi Desa Mandiri. “Kita dari PKK terus mendorong dari pokja 1 sampai 4 supaya PKK di masing-masing desa berjalan berkesinambungan dengan desa, karena kalau PKK di suatu desa itu maju biasa akan berbanding lurus dengan pemdesnya,”ujarnya.

Desa Wisata “Kemudi Warrior”, satu-satu desa wisata di Kecamatan Duduksampeyan. Sejumlah pihak berharap, Kemudi Warrior sebagai pematik adanya desa wisata lainnya. 

“Adanya desa wisata ini, menjadi pemicu untuk desa yang lain dalam bersaing secara sehat mengembangkan desanya,”harap Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi diamini Kades Kemudi Mochammad Lazin. (yad)

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan Selengkapnya

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini

GRESIK,1minute.id – Densus 88 Anti Teror datang ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. Kedatangan tim Detasemen Khusus Anti Teror kali ini bukan untuk melakukan penangkapan pelaku terorisme. Kedatangan Detasemen Khusus Anti Teror dipimpin oleh Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir ini untuk bersilaturrahmi dengan para dai.

Silaturahmi untuk menangkal paham radikalisme berkedok agama ini dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. Kedatangan tim Densus 88 Anti Teror disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Gresik Fandi Akmad Yani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa toleransi dan suasana damai harus dijaga dengan baik demi keutuhan bersama. Disamping itu, dai dan khatib berperan penting dalam membawa pesan perdamaian serta mengarahkan masyarakat untuk menghindari pemikiran dan perilaku intoleransi dan radikalisme. “Dai dan khatib memegang peran sentral, mengingat pemeluk agama Islam menjadi mayoritas di Gresik,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani berharap dai dan khatib mampu sebagai penyejuk umat dengan menebarkan pemahaman yang bernuansa perdamaian.

“Mari berikan masyarakat contoh perilaku yang mencerminkan kebaikan dan perdamaian melalui uswatun khasanah. Terlebih, agama hadir untuk membimbing dan mengajak ke arah kebaikan dan perdamaian,”katanya.

Silatilurahmi ini bertujuan untuk menumbuhkan Islam yang damai dan cinta tanah air guna mencegah intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Kabupaten Gresik sendiri menjadi titik ke-18 pelaksanaan kegiatan ini. Nantinya, agenda sama akan dilaksanakan merata di berbagai wilayah Indonesia oleh Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit Kontraideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Moh Dofir menjelaskan, silaturahmi ini menggandeng dai dan khatib karena dianggap mereka memiliki peran strategis terjun langsung ke masyarakat untuk menyuarakan pencegahan intoleransi dan radikalisme.

“Kita mencegah, karena kebanyakan orang-orang yang terkena paham radikalisme dan intoleransi disebabkan informasi yang tidak akurat, pemahaman agama kurang, banyak belajar ke youtuber tidak ada gurunya,”terang dia.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni digelar untuk menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa Indonesia, tanpa ada unsur kepentingan politik. “Makanya dengan kegiatan silaturahmi ini, semoga para dai dan khatib ini mencegah dengan damai. Karena da’i dan khatib ini adalah corong untuk membantu pemberantasan intoleransi,”tambahnya. (yad)

Densus 88 Anti Teror Datangi Kantor Bupati Gresik untuk ini Selengkapnya

Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi 2022.

Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  di Fairmont Hotel, Jakarta pada Rabu,12 Oktober 2022.

BERSAMA WAPRES: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas penghargaan yang telah diterima. Menurutnya, ini adalah berkat ikhtiar dan kerja keras bersama.

“Alhamdulillah, ikhtiar dan kerja keras yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terutama Dinas PM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) membuahkan hasil. Kemudahan yang diberikan ternyata menumbuhkan rasa kepercayaan investor untuk berinvestasi di Gresik. Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan selama ini,”kata Gus Yani- sapaan akrab-Bupati Gresik usai menerima penghargaan.

TERDEPAN: Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama pemenang Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 lainnya di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Lebih lanjut, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini berharap agar seluruh jajaran di pemerintah kabupaten Gresik agar terus meningkatkan kinerja dan terus memperbaiki pelayanan. Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut hendaknya menjadi sebuah motivasi untuk terus berbenah dan tidak berpuas diri. 

“Penghargaan ini adalah motivasi kami untuk semakin berbenah dan meningkatkan pelayanan. Dan yang terpenting, saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selalu mendukung pemerintah dalam berkinerja. Penghargaan ini juga saya persembahkan untuk segenap masyarakat Gresik,”ujarnya. 

Bupati milenial itu juga optimis bahwa kepercayaan investor yang berinvestasi di Gresik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Investasi merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia, khususnya di daerah. Sebagai daerah yang strategis, Kabupaten Gresik menjadi salah satu tujuan investasi yang diminati para investor. 

TIM PTSP GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas PTSP Gresik Reza Pahlevi (empat kiri belakang) dan Tim PTSP Gresik usai menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Hal ini sejalan dengan reformasi birokrasi pemerintah kabupaten Gresik yang berkomitmen memberikan kemudahan dan pelayanan yang tepat dan cepat. 

“Dengan kepercayaan investor dan berkembangnya iklim investasi di Gresik, mudah-mudahan berdampak positif, terutama bagi masyarakat. Salah satunya adalah menekan angka pengangguran sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,”ucapnya. (yad)

Data Investasi PMA di Kabupaten Gresik

  • 2019: USD 98.346
  • 2020: USD 271.462
  • 2021: USD 293.750
  • 2022: USD 663.542 (triwulan pertama)

(Data PTSP GRESIK)

Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia  Selengkapnya

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa 

GRESIK,1minute.id – Kemajuan suatu daerah ditentukan dari kualitas desanya. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika meninjau lokasi  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah,Kabupaten Gresik psda Selasa, 11 Oktober 2022.

“Pembangunan daerah itu awalnya dari desa menuju kota, jadi desa itu adalah tumpuan pembangunan, maka kita harus tepat melakukan pembangunan yang efektif,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani. Membangun Desa, Menata Kota. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan ada dua yang harus mendapatkan perhatian dalam membangun desa. Dua hal pokok itu adalah Kemiskinan dan Kesehatan. 

“Kemiskinan di Desa Kramat harus turun, adakan pemberdayaan warganya, bangkitkan UMKM-nya, serta akses jalan diperbaiki,”ujar Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. 

“Perangkat desa juga harus bisa menentukan program yang efektif. Dimana kemiskinan sudah mulai diatasi dan kesehatan dijamin pemerintah lewat Universal Health Coverage (UHC), maka selanjutnya adalah pembiasaan gaya hidup sehat untuk mengatasi stunting,”sambung mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Dalam peninjau lokasi TMMD ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Ida Lailatussa’adiyah dan tiga kepala desa di Pulau Mengare itu. Yakni, Desa Kramat, Watuagung dan Tajungwedoro.

Menurut laporan dari Kapten Siari, ada 39 titik sasaran fisik kerjakan ratusan personil TNI dalam TMMD ke-115 ini. Puluhan titik itu yakni rehabilitasi 25 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah mencapai 80 persen. Sedangkan, 14 sasaran sisanya adalah 8 titik pavingisasi, 2 drainase, 4 titik pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan pemasangan 83 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, kata Siari yang juga Pasi Teritorial Kodim 0817/Gresik ini ada penambahan dua program yakni pembangunan gapura dan pengurukan tanah di beberapa lokasi. “Dua program tambahan ini, merupakan permintaan langsung dari Pemdes Kramat,”kata mantan Danramil Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Semua program dalam TMMD ini bisa kelar sebelum 11 November 2022.

Kepala Desa Kramat Taufiq mengaku sangat senang dengan adanya TMMD kali ini. Ia berharap Desa Kramat akan mendapatkan program-program positif yang lain kedepannya. “Kalau bisa tidak berhenti di TMMD ini, tapi juga saya harap ada program-program yang lain di Desa Keramat ini,”tuturnya.

Sementara itu, Suparto, 32, warga setempat mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang didapatkan.”Kalau ditanya, jelas rasanya seneng Alhamdulillah dapat bedah rumah,”ujar Parto, satu diantara 25 warga yang mendapat program Rutilahu di TMMD ini.

Seperti diberitakan, TMMD ke-115 resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022. TMMD di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah berlangsung selama sebulan. Berakhir 11 November 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 3,6 miliar ini. Anggaran itu, untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) fisik dan non fisik. (yad)

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa  Selengkapnya