Rumah Vokasi Pertama di Jawa Timur Berdiri di Gresik, Target Kurangi Angka Pengangguran 

GRESIK,1minute.id – Rumah Vokasi resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Lokasinya di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik. Rumah untuk menggembleng siswa SMK se-Kabupaten Gresik kali pertama di Jawa Timur itu diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Jumat, 24 Juni 2022.

Rumah Vokasi berdiri diinisiasi secara keroyokan. Sinergi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik.

Rumah Vokasi yang dinantikan oleh pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur. “Rumah vokasi di Gresik bisa menjadi percontohan bagi daerah kabupaten/kota di Jawa Timur, guna mengatasi pengangguran terbuka,”katanya pada Jumat, 24 Juni 2022.

Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,”katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya.

MENYAPA SISWA : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyapa siswa SMK PGRI Gresik sebelum meresmikan rumah vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebelumnya, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal mengatakan, rumah vokasi yang baru beroperasi ini juga dijadikan kantor bersama yang siap menciptakan tenaga kerja siap pakai sekaligus berjiwa enterpreneurship. “Rumah bersama yang siap menekan pengangguran melalui pelatihan dan keterampilan kerja,”kata Rizal. 

Kehadiran Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk meresmikan rumah vokasi disambut oleh sejumlah siswa kelas Industri SMK PGRI Gresik. Mereka adalah siswa kelas Indospring angkatan kedelapan. Mereka didampingi Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto. 

Seperti diberitakan, SMK PGRI Gresik berkolaborasi dengan PT Indospring Tbk. Mereka membuka kelas Indospring. Tahun ini, memasuki angkatan kedelapan. Sebanyak 24 dari 250 siswa yang mendaftar lolos seleksi. Mereka adalah siswa yang baru naik kelas XI. Selama setahun mereka digebleng untuk menyesuaikan kebutuhan industri pegas itu.

Selama 6 bulan, menjalani materi di sekolah dengan pengajar diambilkan antara lain manajemen Indospring. Sedangkan, enam bulan berikutnya mereka magang di perusahaan. Ketika lulus, mereka menjadi prioritas utama untuk direkrut sebagai pegawai perusahaan pegas berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

“Jadi kami membantu untuk mengembangkan SDM masyarakat Gresik melalui kelas Indospring ini,”kata Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy pada Kamis, 23 Juni 2022.

Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu mengurangi pengangguran di Gresik. Jangan sampai masyarakat Gresik sebagai kota industri menjadi penonton di daerahnya sendiri. Dikatakan, pihaknya berharap program ini bisa diikuti perusahaan lain. Di Gresik ada 1.800 perusahaan. “Kalau semuanya bisa seperti ini, kami yakin pengangguran di Gresik akan sangat berkurang,”ungkapnya.

Hal senada disampaikan Dedy Kurniawan Human Capital & Information System General Manager. Menurut dia, 24 siswa ini nantinya akan mendapatkan skala prioritas saat perusahan melakukan rekrutmen karyawan. “Sebab, mereka telah melalui proses pembinaan langsung oleh perusahaan,” terangnya. (yad)

Rumah Vokasi Pertama di Jawa Timur Berdiri di Gresik, Target Kurangi Angka Pengangguran  Selengkapnya

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak pada Kamis, 23 Juni 2022. Episode IV. Sebanyak 186 orang yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Sebanyak 9 orang yang menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, 60 orang jabatan administrator, 53 orang jabatan pengawas dan 64 orang jabatan fungsional. 

Sembilan JTP yaitu  Choirul Anam dari Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang ditinggalkan Andhi Hendro Wijaya yang menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik menggantikan Budi Raharjo kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Ninik Asrukin sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik jabatan barunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik.

Berikutnya, Siti Jaiyaroh sebelumnya menjabat  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik kini menjadi staf Ahli Bupati Gresik ; Darmawan sebelumnya staf Ahli Bupati menempati posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menggantikan Tarso Sagito bergeser sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik ;  Mokh Najikh sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadi Sekretaris DPRD Gresik serta Abu Hasan sebelumnya menjabat sebagai Asisten diangkat menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada ratusan pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya bekerja sepenuh hati melayani masyarakat. Tugas dan jabatan baru yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat kepada para pejabat yang telah diambil sumpahnya. Tugas dan jabatan baru yang dibebankan kepada bapak dan ibu sekalian ini harus benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah janji yang bapak ibu ucapkan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Bupati berusia 36 tahun itu berharap sinergitas dan komunikasi harus terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan agar tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Saya bersama Bu Wakil Bupati memiliki komitmen yang sama, yakni menata dan terus mendorong kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Gresik agar semakin baik. Dan harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar handal agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama dan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan Selengkapnya

Haflah Akhirussanah Meriah, Ajang Pamer Karya Siswa Yayasan Sunan Giri Menganti kepada Orang Tua 

GRESIK,1minute.id – Haflah Akhirussanah di Yayasan Sunan Giri  Menganti terasa istimewa pada Selasa, 21 Juni 2022. Sebab, perayaan akhir tahun ajaran santri atau siswa SMP, SMA dan SMK di yayasan konon tertua di Kabupaten Gresik itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Kemudian, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto serta pengurus yayasan.  

Haflah Akhirussanah ini seakan menjadi ajang sekolah untuk memamerkan karya siswa. Pelbagai produk hasil karya siswa seperti fashion, kriya kayu, hingga sepeda listrik. Juga ada stan khusus yang melayani konsultasi perpajakan. Bahkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat menjajal sepeda listrik karya siswa Yayasan Sunan Giri yang berlokasi di Jalan Raya Darkun, Krajan, Kecamatan Menganti, Gresik itu.

Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada yayasan Sunan Giri yang dipimpin oleh Moh Muji itu. Yayasan Sunan Giri Menganti merupakan sumber daya manusia yang progresif. “Progresif ini dalam artian bahwa bisa beradaptasi dalam perkembangan zaman,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia mencontohkan SMA Double Track, yang menjadi unggulan di Yayasan Sunan Giri Menganti itu. Siswa tidak hanya diberikan pembelajaran sesuai kurikulum. Namun, siswa mendapatkan ilmu tambahan lainnya yakni keterampilan atau keahlian. 

“Era saat ini tidak cukup anak pintar secara akademik saja, tetapi harus didukung punya keahlian lain, yakni keahlian inovasi. Jadi saat ini kita dituntut bisa punya inovasi yang lebih. Apalagi saat ini Presiden Joko Widodo sudah mengatakan untuk mendahulukan penggunaan produk-produk hasil dalam negeri yang artinya memberikan peluang dan kesempatan bagi kita untuk berinovasi,”katanya. 

Ia kembali mengingatkan tentang sejarah berdirinya Yayasan Sunan Giri Menganti itu. Ia mengatakan pada 1960-an ada sekelompok guru, sekelompok pejuang kita, berpikir masa depan untuk cucu-cucunya. Beliau berkumpul, berdiskusi berpikir untuk kepentingan anak cucunya. Yang hari ini karya beliau-beliau bisa kita rasakan yaitu suatu lembaga pendidikan Yayasan Sunan Giri Menganti. “Mudah-mudahan kita sebagai generasi penerus bisa meneruskan perjuangan mereka,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bagaimana caranya meneruskan perjuangan para pendiri Yayasan bisa memberikan energi positif dan memberikan kontribusi kepada masyarakat? “Arek-arek Menganti, menjadi cerdas, pinter, memiliki wawasan nasional bahkan internasional. Tetapi tetap berlandaskan akhlakul karimah lantaran akhir-akhir ini banyak masuk paham tidak jelas yang menyasar ke generasi muda,”katanya. (yad)

Haflah Akhirussanah Meriah, Ajang Pamer Karya Siswa Yayasan Sunan Giri Menganti kepada Orang Tua  Selengkapnya

Liga Santri Piala Kasad Dibuka, Dandim Letkol Inf Taufik Ismail Menciptakan Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

GRESIK,1minute.id –  Liga Santri PSSI 2022 memperebutkan Piala Kasad dibuka oleh Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Senin, 20 Juni 2022.

Ada delapan kesebelasan dari delapan pondok pesantren (Ponpes) yang berebut menjadi terbaik untuk mewakili Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di tingkat Provinsi Jawa Timur. Delapan kesebelasan itu terbagi menjadi dua grup. Grup A yakni Ponpes Qomaruddin dan Ponpes Al Miftah. Keduanya dari Kecamatan Bungah. Kemudian, Ponpes Al Munawaroh (Driyorejo) dan Ponpes Al Ibrohimi (Manyar).

Di Grup B terdiri dari Ponpes Al Ikhlas (Panceng) ; Ponpes  Al Muniroh (Ujungpangkah) ; Ponpes An Nuriyah (Benjeng) dan Ponpes Darul Ihsan (Menganti). Pembukaan turnamen Liga Santri PSSI 2022 Piala Kasad ini dimeriahkan dengan penampilan hadrah dan demonstrasi Pencak Silat dari 9 perguruan silat di Gresik ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis dan lainnya. 

Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dalam sambutannya mengatakan sepakbola menjadi salah satu olahraga diminati oleh hampir semua orang dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat. Sehingga tidak ada jenis olahraga lain yang mendapatkan sambutan paling meriah dari masyarakat di berbagai negara selain sepak bola.

“TNI AD menaruh perhatian terhadap sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,”harapnya.

Harapan itu yang menjadikan TNI AD bersama dengan PSSI tergugah untuk membangun sebuah komitmen bersama demi kemajuan dunia sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi Liga Santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 Provinsi. Pertandingan Piala Kasad Liga Santri PSSI diawali dari tingkat Kabupaten/Kota mulai 20 Juni 2022 sampai dengan 30 Juli 2022. 

Kemudian tingkat Provinsi mulai 7 Agustus 2022 hingga 23 September 2022. Pertandingan tingkat nasional yang menampilkan tim-tim terbaik dari Provinsi akan dilaksanakan dari 25 September 2022 hingga 22 Oktober 2022.

“Melalui kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan,” imbuhnya.

Disamping itu, kegiatan ini juga dapat berfungsi sebagai wahana dalam rangka pembinaan potensi sepak bola bagi generasi muda sekaligus mencari talenta-talenta berbakat yang diharapkan dapat tampil pada level sepak bola yang lebih tinggi baik tingkat nasional hingga internasional,”pungkas Letkol Inf Taufik Ismail. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, Turnamen Liga Santri merupakan ajang silaturrahim santri, memperkuat persaudaraan dan persahabatan santri di Kabupaten Gresik. “Kota yang dikenal sebagai Kota Santri ini akan semakin marak dan kuat identitas kesantriannya jika santri-santrinya memiliki prestasi di berbagai bidang,” ujar Fandi Akhmad Yani. 

Selain itu, menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, turnamen ini membawa 2 nama baik. Pertama nama baik pesantren dan kedua nama baik kabupaten Gresik. “Secara nasional pembukaan dilaksankan di Jombang semoga juaranya nanti dari Kabupaten Gresik,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Selamat bertanding junjung tinggi sportifitas kita cari kawan bukan cari lawan perkuat silaturahmi antarsantri serta kembali ke pesantren dengan membawa juara,”katanya. (yad)

Liga Santri Piala Kasad Dibuka, Dandim Letkol Inf Taufik Ismail Menciptakan Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat Selengkapnya

10 Ekskavator, 1 Unit Bantuan Bank Jatim, 2022 DPUTR Gresik Targetkan Normalisasi Kali Lamong Sepanjang 17 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tahun ini pekerjaan normalisasi sepanjang 17 kilometer. Target normalisasi Kali Lamong di Gresik Selatan itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi pada Rabu, 15 Juni 2022. Pemkab Gresik menerima bantuan satu unit ekskavator dari Bank Jatim. 

Bantuan program Corporate Social Responbility (CSR) itu diserahkan oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman didampingi oleh corporate secretary Budi Sumarsono kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Tambahan satu unit ekskavator untuk percepatan normalisasi mengurangi risiko banjir di musim hujan. Kami Pemerintah Kabupaten Gresik sangat berterima kasih atas kepedulian dari Bank Jatim. Mudah-mudahan alat ini membawa berkah dan manfaat untuk masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kadis PUTR Gresik Achmad Hadi menambahkan, tambahan satu unit ekskavator ini merupakan alat berat kesepuluh sesuai spek. “Ada yang kecil ada yang long dan standar. Secara garis besar kebutuhannya untuk 2 aspek yaitu jalan dan kali lamong. Untuk sementara ini kita fokuskan di kali lamong,”kata Achmad Hadi. 

Kali Lamong dengan panjang 60 km tersebut sudah ada 3 titik alat berat yang diterjunkan yaitu di Desa Jono dan Pandu, Kecamatan Cerme dan Bangkelo lor, kecamatan Benjeng.

“Alat berat CSR dari Bank Jatim ini akan ditempatkan di Desa Bengkelo Lor. Salah satu tempat yang masih rawan potensi banjir ditambah dengan adanya waduk dan tanggul di daerah tersebut,”ungkapnya.

Hadi lalu menjlentrehkan perkembangan penanganan Kali Lamong setahun terakhir ini. Pada 2021, pihaknya telah mengerjakan normalisasi sepanjang 10 kilometer. Pada 2022, ditargetkan 17 kilometer. “Harapannya,  2023 sudah 80 persen normalisasi kita tuntaskan sehingga untuk 2024 hanya tinggal pembenahan spot potensi agak ringan,”terangnya. 

Hadi menambahkan 10 unit alat berat itu akan dioptimalkan hingga ruas Balongpanggang. Tepatnya, Desa Dapet. “Jadi perhatian kami dengan mengoptimalkan 10 alat berat termasuk CSR dari Bank Jatim ini kita harapkan akan mempercepat penanganan normalisasi banjir kali Lamong,”tandasnya. (yad)

10 Ekskavator, 1 Unit Bantuan Bank Jatim, 2022 DPUTR Gresik Targetkan Normalisasi Kali Lamong Sepanjang 17 Kilometer  Selengkapnya

Pelebaran Jalan Raya Manyar Disosialisasikan, 199 Kios dan Lapak Dukung Relokasi 

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar segera teralisasi. Sebab, pelebaran jalan Raya Manyar ini sudah menjadi proyek strategis nasional (PSN). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berharap pelebaran jalan Deandles di pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik mulai dikerjakan tahun ini. Pemkab Gresik melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa,14 Juni 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, pelebaran Jalan Raya Manyar untuk kepentingan masyarakat. Proyek nasional ini kepentingan masyarakat. Proyek strategis nasional (PSN). Pelebaran jalan nasional itu akan dibiayai oleh pemerintah pusat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). “Pemkab Gresik melakukan mendukung percepatan pelebaran jalan dengan melakukan pembebasan lahan,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sosialisasi dihadiri perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Sentot Wijayanto, tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) setempat. Serta ratusan pedagang. 

Pedagang yang memiliki surat kepemilikan lahan yang sah akan mendapatkan ganti rugi. Sebaliknya, pedagang yang tidak memiliki hak kepemilikan lahan, pemerintah tidak bisa memberikan ganti rugi. Karena lahan yang ditempati milik negara. 

Akan tetapi, imbuhnya, masyarakat atau padagang tidak perlu risau. Sebab, pihaknya tetap tidak ingin menyengsarakan masyarakat. “Pemerintah akan merelokasi. Pembangunan lapak baru di tempat relokasi gratis,”tegasnya. Tempat relokasi nanti representatif karena akan dilengkapi fasilitas umum yang memadai. Lahan parkir luas, musala, dan ada arena permainan. 

Tempat relokasi berada di lapangan yang dekat dari jalan raya nasional. Bupati berusia 36 tahun itu, meminta kepada para pedagang yang bakal terkena imbas pelebaran jalan nasional itu mendaftarkan ke kantor kecamatan Manyar. Dalam sosialisasi itu, mayoritas pedagang yang selama ini berjualan di ruang milik jalan (rumija) sepakat untuk relokasi.

Camat Manyar Zainul Arifin menambahkan pihaknya telah melakukan validasi bangunan sepanjang jalan Raya Manyar yang terimbas pelebaran jalan Raya Manyar itu. Berdasarkan validasi sebanyak 199 kios atau lapak. Dari 199 kios itu, sebanyak 70 kios milik warga Manyar. “Sisanya, sekitar 120-an warga luar,”tegasnya. 

Meski sebagian besar pedagang menyetujui rencana pelebaran jalan Raya Manyar. Ada sejumlah warga yang kontra dengan rencana pemerintah tersebut. Namun, pemkab Gresik menegaskan pelebaran jalan Raya Manyar harus direalisasikan. Salah seorang warga mengaku pihaknya sepakat pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami mendukung. Semoga tetap relokasi memadai,”katanya. (yad)

Pelebaran Jalan Raya Manyar Disosialisasikan, 199 Kios dan Lapak Dukung Relokasi  Selengkapnya

Cegah Wabah PMK Meluas, Bupati Gresik Instruksikan Dispertan Distribusikan Obat Hewan

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah semakin dekat. Bagaimana update terbaru cara pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Kabupaten Gresik. Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Wabah PMK juga terjadi di Sidoarjo dan Lamongan

Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor sapi terjangkit PMK. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK.

Data tersebut dilaporkan oleh Kadis Pertanian Gresik Eko Anindito Putra dalam rapat koordinasi (rakor) Pengendalian PMK di Kabupaten Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Senin, 13 Juni 2022. Rakor dihadiri Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Rakor dihadiri Asosiasi Peternak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik. Dalam kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam usaha bersama penanggulangan PMK. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik sudah memiliki suatu modal yang terbukti efektif dalam kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak seperti halnya penangangan pandemi Covid-19 sebelumnya.

Fandi Akhmad Yani menginstruksikan Dinas Pertanian mendistribusikan obat-obatan yang sudah dibeli melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Obat-obatan untuk menekan jumlah hewan ternak yang terdampak PMK.

“Obat yang ada harus segera didistribusikan, terkait bantuan dokter hewan dari beberapa Universitas bisa diperbantukan sehingga obat tersebut bisa langsung disuntikkan ke hewan ternak. Jangan sampai obatnya ada, tetapi kita keterbatasan tenaga kesehatannya, karena ini merupakan salah satu strategi kita dalam menghambat laju penyebaran PMK,”kata Bupati berusia 36 tahun itu.

Terkait dengan persiapan Idul Adha, mantan Ketua DPRD Gresik itu, pasar hewan untuk sementara ditutup dengan tujuan agar tidak terjadi mobilitas yang mengakibatkan penularan.

“Bukan berarti kita melarang perdagangannya, tetapi pasarnya saja yang tidak boleh. Dengan semakin dekatnya Idul Adha dimana kebutuhan akan hewan kurban semakin tinggi, maka kita sepakat bahwa penjualan hewan kurban untuk berbasis kandang dan jika memungkinkan memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini berkembang pesat,”jelasnya.

Bupati Yani juga berharap peran DMI untuk bisa mengadakan sosialisasi kepada seluruh anggotanya untuk bisa lebih peka dan lebih berempati terhadap kondisi wabah PMK dengan membeli hewan kurban dari lingkungan setempat.

Ia menambahkan berhubungan dengan Hari Raya Idul Adha, banyak masyarakat yang akan menerima daging kurban sehingga akan sangat membantu dan penting untuk dibuatkan sosialisasi dengan bentuk-bentuk yang kreatif dan menarik mengenai bagaimana cara mengolah daging hewan kurban secara sehat. (yad)

Cegah Wabah PMK Meluas, Bupati Gresik Instruksikan Dispertan Distribusikan Obat Hewan Selengkapnya

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan

GRESIK,1minute.id – Festival Kampung Pecinan  digelar Disparekrafbud Gresik pada Sabtu malam,11Juni 2022. Gelaran kali pertama di salah satu destinasi wisata di Gresik Kota Lama ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kampung Pecinan, salah destinasi wisata minat khusus berupa bangunan Klenteng Kiem Hien Kiong yang dibangun pada 1 Agustus 1153  atau 869 tahun itu.

Kampung Pecinan berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik ini yang terdapat tempat ibadat warga Tionghoa yang selama ini sepi menjadi riuh. Karena puluhan pedagang membuka lapak dagangan di kawasan tersebut. 

LOMBA MEWARNAI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama anak-anak dan orang tua peserta mewarnai di Festival Kampung Pecinan pada Sabtu malam, 11 Juni 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan bahwa, melalui Festival Kampung Pecinan ini dapat membangkitkan lagi gairah ekonomi melalui UMKM di Kabupaten Gresik terutama sekitar Kampung Pecinan. 

“Adanya Festival Kampung Pecinan ini diharapkan beriringan dengan semakin tumbuhnya perekonomian di masyarakat, terutama di sektor UMKM. Kawasan ini akan menjadi destinasi wisata kuliner dengan daya tarik tersendiri, yakni dengan suguhan nuansa kota tua,”kata Gus Yani-sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap agar warga sekitar bisa menjaga kampung Pecinan yang belum lama selesai di revitalisasi dan bisa menjadi destinasi wisata baru yang ada di Kabupaten Gresik.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga melakukan revitalisasi dan penataan agar kampung Pecinan ini menjadi cantik. Setelah ditata, baru diramaikan dengan kegiatan seperti malam ini. “Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan melestarikan agar kawasan peninggalan masa lampau dengan baik,”harapnya. (yad)

Festival Kampung Pecinan, Bupati Gresik : Ajak Warga Ikut Menjaga dan Melestarikan Selengkapnya

Kabar Gembira, Satu Ponpes Kembali Berdiri di Kota Santri, Ponpes Ihya Ulumiddin 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira. Satu lagi Pondok Pesantren (Ponpes) berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Ponpes anyar itu bernama Ihya Ulumiddin. Peletakan batu pertama pembangunan ponpes berlokasi di Kampung Arab Jalan KH Zubair, Gresik itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 11 Juni 2022.

Menurut Al-Habib Abdul Qadir bin Ali Assegaf pembangunan Ponpes ini merupakan cita-cita dari Al-Habib Husein bin Abdullah Assegaf yang ingin menghidupkan suasana kepesantrenan di sekitar Gresik Kota. “Sehingga harapannya adalah memakmurkan masyarakat Gresik dengan mengangkat dan menyebarluaskan ilmu-ilmu Agama,”kata Al-Habib Abdul Qadir bin Ali Assegaf.

Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Ihya Ulumiddin ini dihadiri Habib Bakar bin Ali Assegaf, Habib Muhammad bin Ali Assegaf, Habib Abdul Qadir bin Ali Assegaf, Habib Ahmad bin Abu Bakar bin Ali Assegaf, Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf, Habib Ali Zainal Abidin bin Hasan Baharun serta Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pihak akan mendukung 100 persen pembangunan pondok pesantren di kawasan Gresik Kota tersebut. “Urusan pemerintahan Insya Allah kami mendukung 100 persen,”katanya.

Ia melanjutkan para Habaib berperan penting dalam pengembangan pendidikan para Generasi muda saat ini. “Salah satu pembangunan bangsa ini salah satu variabelnya adalah pendidikan, dan disini peran Habaib sudah membantu bangsa ini, membantu dalam memperbaiki suatu pendidikan yang mana berharap muncul sumber daya manusia berlandaskan akhlakul karimah,”sambungnya.

Bupati Gresik  termuda di Kabupaten Gresik itu menambahkan dimasa depan akan ada banyak pesantren sesuai dengan julukan kota Gresik yaitu Kota Santri. Menurutnya dampak sosial dari pembangunan sebuah ponpes dilingkungan sekitar sangat berdampak baik dan memberikan hal yang positif. “Ketika disini ada sebuah pesantren, dampak lingkungan sosial itu juga berpengaruh yang sangat luar biasa, cermin sebuah kota santri yang sangat dirindukan,”tutur mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Terakhir beliau berjanji akan terbuka dan mensupport penuh terhadap bidang pendidikan di Gresik. “Kami atas nama pemerintah sangat terbuka dan mendukung penuh terutama dalam bidang pendidikan, dan perbaikan masalah pendidikan” tutupnya. 

Berapa jumlah ponpes di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik saat ini. Merujuk data dilaman  gresikkab.go.id  jumlah 148 pondok pesantren. Sedangkan, data ponpes.net berjumlah 103 ponpes. Sementara data ditpdpontren.kemenag.go.id terdapat 94 ponpes dengan jumlah santri kurang lebih 23.551. Rincianya, 12.837 santri mukim dan 10.674 santri non mukim. (yad)

Kabar Gembira, Satu Ponpes Kembali Berdiri di Kota Santri, Ponpes Ihya Ulumiddin  Selengkapnya

Percepatan Pembangunan SPBU Nelayan, Pemkab Gresik Siapkan 4 Lokasi

GRESIK,1minute.id – Lahan untuk proyek Pembangunan Pembangunan Solar Pack Dealer Nelayan (SPDN) atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Nelayan (SPBUN) telah siap. Ada empat titik yakni Desa Ujungpangkah, Desa Sembayat, Desa Randuboto dan Kelurahan Lumpur.

Presiden Joko Widodo ketika melakukan kunjungan kerja ke Bale Gede di Kelurahan Lumpur beberapa waktu lalu telah memberikan sinyal persetujuan pembangunan SPBUN itu. Untuk mempercepat proses pembangunan SPBUN itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis, 9 Juni 2022. 

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, persoalan solar bagi para nelayan menjadi atensinya. Sehingga perlu dilakukan upaya serius agar nelayan dengan mudah mendapatkan solar untuk keperluan sehari-hari dalam mencari ikan di laut.

“Kabupaten Gresik masih membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur berupa Pertamina dan Pertashop dengan BBM khususnya solar bagi para nelayan. Dan ini menjadi atensi kami di pemerintah Kabupaten Gresik untuk dapat mewujudkan terhadap apa yang dibutuhkan oleh nelayan kami,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Usulan lokasi pembangunan Pertamina itu lanjut Bupati, dibagi di 4 titik yaitu Desa Ujungpangkah, Desa Sembayat, Desa Randuboto dan Kelurahan Lumpur. “Pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan,”katanya.

Rencana kedepan, lanjutnya, pihaknya akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Gresik Migas untuk menjadi pengelola SPBUN tersebut. Sehingga diharapkan agar dapat dikelola dengan baik dan memudahkan dalam pengawasan.

Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian KKP Muhammad Zaini sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani. Bahan bakar solar Kebutuhan utama nelayan untuk menangkap ikan. “Mudah-mudahan pertemuan ini membuahkan hasil seperti apa yang diharapkan. Termasuk konsep pengelolaan dengan melibatkan BUMD. Kalau ini bisa terealisasi, maka Kabupaten Gresik akan menjadi percontohan bagi Kabupaten lain di Indonesia,”kata Muhammad Zaini. (yad)

Percepatan Pembangunan SPBU Nelayan, Pemkab Gresik Siapkan 4 Lokasi Selengkapnya