Gresik United Keok di Kandang Deltras Sidoarjo, 2-1, Pupus Harapan Masuk 8 Besar

GRESIK,1minute.id – Gresik United pulang dengan tertunduk setelah digebuk Deltras Sidoarjo dengan skor 2 : 1 di Gelora Delta  Sidoarjo pada Ahad, 5 Januari 2025. 

Dua gol Deltras Sidoarjo dicetak Seykou Sylla menit 10 dan Wigi Pratama menit 27. Sedangkan, gol balasan Gresik United Alief Jaeani di menit 55.

Kekalahan Gresik United di laga pekan ke-13 ini memupus harapan manajemen dan arek-arek Gresik untuk menyaksikan tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini melaju ke 8 besar Pegadaian Liga 2 Indonesia. Sebab, tim besutan pelatih Djajang Nurdjaman ini hanya menyisakan satu pertandingan, yakni menjamu Persela Lamongan di Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada pekan depan.

Saat ini, Gresik United mengantongin18 poin dan bertengger di posisi 6 klasmen sementara di Liga kasta kedua grup C. Meski, pekan depan bisa menekuk Persela di  G-JOS poin maksimal hanya 21. 

Pelatih Djajang Nurdjaman meminta maaf atas kegagalan meraih poin di kandang Deltras Sidoarjo. Ia mengatakan, anak asuh telah berusaha main all out. Gol cepat Seykou Sylla menit 10 dan Wigi Pratama menit 27 tidak membuat anak asuhnya down.

“Saya mengapreasi gol balasan yang dicetak anak-anak,” katanya dalam konfrensi pers usai  pertandingan. Djanur-begitu sapaan-Djajang Nurdjaman didampingi Dikri Yusron. (yad)

Gresik United Keok di Kandang Deltras Sidoarjo, 2-1, Pupus Harapan Masuk 8 Besar Selengkapnya

Jaga Asa Lolos 8 Besar, Gresik United  Optimistis Curi Poin di Kandang Deltras Sidoarjo

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal menjalani laga lanjutan Pegadaian Liga 2 Indonesia ke kandang Deltras Sidoarjo pada Ahad besok, 5 Januari 2025. 

Bila tim besutan Djajang Nurdjaman ini meraih 3 poin bisa menjaga asal menuju babak 8 besar. Karena laga terakhir nanti, Gresik United menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada 

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman optimistis bisa meraih 3 poin di kandang Deltras Sidoarjo. Optimisme itu, karena skuad yang dibawa di laga krusial Pegadaian Liga 2 Indonesia Grup C berbeda. Djanur-sapaaan-Djajang Nurdjaman klaim lebih kuat karena ada tambahan pemain lokal dan asing baru.

“Kami datang ke sini dengan materi sedikit perubahan, mudah-mudahan membawa perubahan signifikan target kami meraih poin di kandang Deltras akan terpenuhi,” ujarnya.

Duel Deltras Sidoarjo versus Gresik United diprediksi berlangsung seru. Ketat. Sebab, dua tim sedang bersaing untuk lolos 8 besar. Poin kedua kesebelasan juga selisih 1 poin. Deltras Sidoarjo mengumpulkan 19 poin. Sedangkan, Gresik United meraup 18 poin. Dalam menyambut anak asuh Djanur, Deltras juga menambah pemain asing pengganti. 

Ia pun mewanti-wanti kepada anak asuhnya untuk fokus di pertandingan memasuki pekan ke-13 besok agar bisa membawa pulang poin. “Motivasi tinggi menatap laga besok, semua pemain bertekad untuk meraih poin. Kemenangan di sini kami menjaga peluang untuk lolos. Peluang itu akan kami maksimalkan optimalkan,” ujarnya.

Lanjutan Liga kasta 2 Indonesia sempat off sepekan, libur natal dan tahun baru. Selama libur akhir tahun itu, Djanur melakukan laga ujicoba yakni melawan Persema Malang menang 3-1 dan PS Mojpkerto unggul 1-0. (yad)

Jaga Asa Lolos 8 Besar, Gresik United  Optimistis Curi Poin di Kandang Deltras Sidoarjo Selengkapnya

4 Hari Dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim, 6 Korban Kericuhan Suporter Membaik

GRESIK,1minute.id – Kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro memasuki hari keempat pada Rabu, 22 November 2023.

Sejumlah korban kericuhan itu masih tergolek di rumah sakit. Diantaranya, enam dari sepuluh anggota kepolisian yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Polda Jatim. Enam korban itu adalah Kabag Ops Polres Gresik Kompol Andria Diana Putra ; Bripda Ahmad Zaini ; Bripda Imam Fauzi Alfirdaus ; Bripda M. Syaifuddin Abdullah ; Bripda Welly Dwi Irawan Putra dan Bripda Firdian Firdaus Putra. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan CEO Gresik United Muhammad Allan menjenguk para korban yang masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim pada  Rabu, 22 November 2023.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Adhitya Panji Anom memberikan semangat dan doa agar mereka diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat. “Kami keluarga besar Polres Gresik memanjatkan doa semoga cepat sembuh dari sakit,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom. Mantan Kapolres Blitar itu bersyukur karena kondisi kesehatan korban sudah membaik dan tidak ada luka yang serius. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Gresik.”Atas nama masyarakat serta manajemen Gresik United, kami mohon maaf atas kejadian diluar kendali. Saya berharap yang menjalani perawatan medis do RS Bhayangkara Surabaya segera sembuh dan beraktivitas kembali,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Seperti diberitakan, kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. Kericuhan tersebut diduga dipicu oleh kekecewaan suporter Gresik United atas kekalahan tim mereka. Kericuhan itu mengakibatkan 17 orang (7 orang suporter dan 10 orang anggota kepolisian).

Penyidik Satreskrim Polres Gresik telah menetapkan 4 diantara 8 oknum suporter sebagai tersangka itu adalah anak-anak alias anak berhadapan hukum (ABH). Mereka dijerat pasal berlapis dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (yad)

4 Hari Dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim, 6 Korban Kericuhan Suporter Membaik Selengkapnya

Polisi Tetapkan 8 Tersangka, Buntut Ricuh  Suporter dengan Aparat Kepolisian

GRESIK,1minute.id – Kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo berbuntut. Polisi menetapkan delapan oknum suporter sebagai tersangka. Kericuhan itu  mengakibatkan 17 orang (7 suporter dan 10 aparat kepolisian) luka-luka itu terjadi di kawasan Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023.

Dari delapan tersangka itu, empat diantaranya adalah anak atau anak berhadapan hukum.   Delapan orang tersangka itu yakni FJ, 24, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik dan JH, 20, warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Kedua tersangka berperan sebagai pelemparan batu. Tersangka berikutnya berinisial MT, 49, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

MT adalah ketua harian suporter ini ditengarai aktor intelektual yakni mengajak suporter untuk turun ke depan pintu VVIP. Dan, empat anak berhadapan hukum, yang juga telah melakukan pelemparan batu ke arah petugas pengamanan.

“Setelah kejadian tersebut, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Gresik berhasil mengamankan 15 orang diduga pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 15 orang tersebut dan dilakukan gelar perkara yang menetapkan 8 orang menjadi tersangka,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dalam keterangan pers ruang Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik pada Selasa, 21 November 2023.

Dalam rilis tersebut dihadiri oleh Wadir Reskrimum Polda Jatim AKBP Pieter Yanottama, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan.

Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh polisi, diantaranya, satu buah HP, batu berbagai macam jenis dan ukuran, beberapa potongan kayu, visum et repertum korban yakni Kompol AD dan 9 personil Polda Jatim. Penyidik Satreskrim Polres Gresik menjerat para tersangka dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 KUHP, Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 214 KUHP, yang berbunyi Pasal 170 ayat (2) ke 1e KUHP Barang siapa dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang yang mengakibatkan luka diancam dengan penjara selama-lamanya 7 tahun.

Pasal 160 KUHP berbunyi barang siapa dimuka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan tindakan pidana dengan ancaman penjara 6 tahun. Sedangkan, pasal 214 KUHP paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (yad)

Polisi Tetapkan 8 Tersangka, Buntut Ricuh  Suporter dengan Aparat Kepolisian Selengkapnya

Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengunjungi sejumlah korban luka diduga terkena gas air mata dalam kericuhan suporter dengan aparat kepolisian di Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. 

Perwira dua melati di pundak itu menjenguk korban bersama Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia pada Senin, 20 November 2023. Adhitya Panji Anom kali pertama mengunjungi korban Ahmad Vito Rochim di Perum Cerme Indah, Desa Betiting, Kecamatan Cerme. Vito sempat dirawat di RS Ibnu Sina Gresik akibat terkena gas air mata. Mata sebelah kanan masih dibalut kain perban.

Selama hampir 60 menit Kapolres Adhitya Panji Anom bertemu dengan Vito yang memakai jersey warna kuning berlambang kerbau giras itu. Kunjungan berikutnya menuju ke rumah 

Lutvian Decky. Pemuda 25 tahun ini warga Jalan Kihajardewantoro, Desa Padeg, Kecamatan Cerme. Decky mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.

Dalam kunjungannya, Kapolres Gresik menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United versus Deltras Sidoarjo. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United vs Deltras Sidoarjo. Kami juga akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut secara profesional,” ucap Kapolres Gresik.

Kapolres Gresik juga menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban. “Kami siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban,” kata Kapolres Gresik.

Kunjungan Kapolres Gresik ini disambut baik oleh keluarga korban. Mereka mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan tersebut. “Kami mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan ini. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata keluarga korban.

Seperti diberitakan, kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian terjadi pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. Dalam laga kelanjutan Liga 2 itu, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu keok 1-2. Kericuhan itu mengakibatkan 7 suporter dan 10 anggota Polres Gresik mengalami luka-luka. Untuk membubarkan aksi itu polisi akhirnya menembakkan gas air mata. (yad)

Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf Selengkapnya

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengaku prihatin kericuhan pascapertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 19 November 2023. Kericuhan itu mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka. Rinciannya, tujuh korban dari pihak suporter dan 10 orang dari pihak aparat keamanan. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu.

Menurut Adhitya Panji Anom kericuhan tersebut dipicu oleh kekecewaan suporter Gresik United atas kekalahan tim kesayangan mereka saat menjamu Deltras Sidoarjo. Skor 1-2. Kekecewaan tersebut kemudian diekspresikan dengan melakukan pelemparan batu terhadap kendaraan bus pemain Deltras Sidoarjo.

“Sehingga pihak Kepolisian mengambil langkah-langkah preventif dengan menembakan gas air mata secara prosedur di luar stadion untuk membubarkan massa,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Minggu malam, 19 November 2023. Adhitya didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan Humas Polres Gresik melanjutkan peristiwa itu mengakibatkan kerusakan material dan korban luka, baik dari pihak suporter maupun petugas kepolisian.

Dari kejadian tersebut ada korban dari pihak suporter ada 7 orang luka-luka dan dari pihak aparat keamanan sebanyak 10 orang. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu. (yad)

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo  Selengkapnya

Tekuk Deltras Sidoarjo Dikandang, GU Melaju Semifinal Liga 3 Jatim

GRESIK, 1minute.id – Gresik United melenggang ke semifinal Liga 3 Jawa Timur. Capaian positif direngkuh oleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu dengan mengalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2 – 1 di Stadion Gelora Delta pada Sabtu, 11 Desember 2021. 

Kekalahan di kandang itu membuat Deltras Sidoarjo harus mengubur mimpi menjadi kampiun Liga 3 Jawa Timur. Gresik United unggul lebih dulu lewat titik pinalti di menit ke-31. Randy Jaya Firnanda sukses melakukan eksekusi pinalti sehingga mengubah skor menjadi 1-0. Pada menit ke-39 Deltras Sidoarjo  menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.  GU kembali membobol gawang pada menit ke-41 sehingga unggul 1-2 hingga turun minum.

Duel Deltras Sidoarjo dan Gresik United berlangsung ketat dan  keras. Sebanyak 7 kartu kuning ( 3 pemain GU dan 4 pemain Deltras Sidoarjo) dan satu kartu merah dikeluarkan oleh wasit Ahmad Romadlon kepada pemain Deltras Almeyda Shaputra Setyawan. Skor akhir tetap 2-1 untuk kemenangan Gresik United. Dengan hasil tersebut maka Gresik united berhak lolos ke semifinal liga 3 Zona Jawa Timur. (yad)

Tekuk Deltras Sidoarjo Dikandang, GU Melaju Semifinal Liga 3 Jatim Selengkapnya