Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Desa Kambingan, Kecamatan Cerme dan 8 Desa sekitarnya sumringah. Sebentar lagi, mereka tidak perlu melewati rute memutar untuk beraktifitas sehari-hari. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai melakukan perbaikan ruas jalan Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Pundutrate, Kecamatan Benjeng.

Kepala Seksi Pemerintah Desa Kambingan Muhammad Mukharom menceritakan bagaimana kondisi jalan sebelum adanya perbaikan. Apalagi saat musim hujan, ruas jalan poros kabupaten ini tergenang air hingga menutupi lubang-lubang yang sudah ada.

Kondisi ini tentunya menyulitkan aktivitas bagi masyarakat, apalagi ruas jalan itu memiliki peranan vital dalam mobilitas masyarakat lantaran menjadi penghubung antara Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Cerme. Belum lagi terdapat besarnya potensi sektor perikanan, pertanian, dan sentra industri tenun, Tenun Wedani yang sudah go internasional di wilayah tersebut.

“Akses jalan ini sangat-sangat dibutuhkan oleh warga,” tegas Mamad-sapaan-Muhammad Mukharom pada Sabtu, 17 Juni 2023. “Di sebelah utara merupakan kawasan pertambakan dan pertanian, dan sebelah selatan adalah area rumah penduduk. Roda perekonomian jelas terganggu, lantaran masyarakat yang mau menjual dan mengolah hasil tambak atau hasil tani harus memutar jauh,” sambungnya.

Disamping itu, Mamad juga menceritakan tentang faktor keamanan dan kemacetan yang cukup mengkhawatirkan. Khususnya bagi pekerja perempuan, yang bekerja sif malam apabila melewati jalan memutar lewat selatan, Bogomiring-Pasar Cerme.

“Kalau lewat selatan selain rawan, juga pastinya makan waktu 10-15 menit lebih lama. Apalagi ketika jam sibuk, waktu yang ditempuh bisa lebih dari 30 menit akibat macet,” terangnya.

Mewakili masyarakat, Mamad mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani dan Pemerintah Kabupaten Gresik atas perbaikan jalan yang dilakukan. Pada tahun-tahun yang akan datang, dirinya dan masyarakat berharap bisa dipasang penerangan lebih banyak agar jalan semakin nyaman dilalui saat malam hari.

Saat ini, Pemkab Gresik melalui Dinas PUTR menargetkan pengerjaan ruas Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Punduttrate, Kecamatan Benjeng dengan panjang sekitar 1.4 Km dan lebar 6 meter ini selesai pada November 2023. Ruas ini  melewati 9 Desa di dua kecamatan yakni Cerme dan Benjeng.  Di Kecamatan Cerme meliputi  Desa Cerme Lor, Cagak Agung, Ngabetan, Kambingan, Wedani, Jenggolok, Kedangkulud dan Sawahan. Sedangkan, Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng m

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajaran juga melakukan sidak saat pengerjaan berjalan. Dirinya ingin memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai standar dan seleasai tepat waktu. (yad)

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi Selengkapnya

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus di kebut. Kini, giliran ruas Jalan Banter-Kalipadang di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan penghubung antarwilayah panjangnya 506 meter dengan konstruksi rigit dan lebar 6 meter. Harapannya, dengan begitu ruas jalan menjadi lebih awet dan tahan banjir. 

Rigid Pavement (Perkerasan Kaku) merupakan salah satu jenis perkerasan jalan yang menggunakan beton. Ruas jalan yang melintasi, Desa Banter, Munggugebang, Karangan Kidul, dan Desa Kalipadang ini mulai dikerjakan awal Mei 2023, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2023. Dalam pengerjaannya, dilakukan separuh ruas terlebih dahulu. Arus lalu lintas buka tutup alias contra flow. Aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Rekonstruksi ruas jalan tersebut mendapat respon yang baik dari masyarakat. Ini lantaran ruas jalan yang sedang di perbaiki saat ini, merupakan akses utama bagi warga untuk bermobilitas. Sebelumnya, ruas tersebut kondisinya kurang maksimal lantaran kerap tergerus air akibat luapan banjir.

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR: Ruas Jalan Banter-Kalipadang Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik sedang proses rekonstruksi (Foto : Prokopim GRESIK for 1minute.id)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini berkomitmen terus mendorong perbaikan infrastruktur hingga ke tingkat desa, terutama yang berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan. 

Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program strategis. Kabupaten Gresik yang memiliki total ruas jalan tingkat kabupaten sepanjang 566,61 km atau 179 ruas jalan, tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri. Namun, ia optimistis tantangan tersebut bukan merupakan alasan untuk alpa dalam memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat. (yad)

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid Selengkapnya

Proyek Pembangunan Jembatan Kacangan Kelar, Bupati Gresik : Silaturahmi Lebaran Nggak Muter Jauh Lagi

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menempati janjinya sebelum lebaran Idul Fitri 1444 Hijrah,  proyek pembangunan jembatan Kacangan kelar. Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pun bisa dilewati untuk unjung,-unjung saat lebaran nanti. 

Sebelum jembatan secara resmi dibuka untuk masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan meninjau jembatan tersebut untuk memastikan kondisi dan kelayakan fungsi jembatan.

“Selesainya pas Ramadan, kita resmikan dibuka menjelang lebaran. Ini adalah momen yang pas. Sebab pada perayaan Idul Fitri nanti, kedua kecamatan sudah terhubung lagi melalui jembatan ini,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 19 April 2023.

Jembatan Kacangan dibangun ulang dengan desain yang baru dengan panjang 90 meter dan lebar 7 meter termasuk trotoar di kanan dan kiri menelan biaya kurang lebih Rp 13 miliar.

“Jembatan Kacangan hampir satu tahun. Pada Desember 2021 patah, 2023 di momen sebentar lagi Hari Lebaran bisa digunakan kembali. Ini bisa menyambungkan kembali dua kecamatan yang sempat terputus karena akses jalan,” tambah Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut sudah 99 persen dan sudah bisa dilintasi. Hanya kurang finishing beberapa di ujung jembatan. Khusus truk bertonase besar masih ada larangan melintasi jembatan kacangan. Selama kurang lebih 28 hari mencapai peningkatan kekuatan beton.

“Untuk pengendara roda dua dan roda empat bisa melintas tidak perlu muter lagi. Untuk kendaraan bertonase besar sementara belum boleh melintas dulu. Kita tunggu peningkatan kekuatan betonnya,” ujarnya. 

Syamsul, 40, penjual ayam keliling mengaku bersyukur dengan dibukanya kembali Jembatan Kacangan. Ia bercerita kepada Gus Yani, semenjak jembatan putus, rute yang ia lalui cukup jauh untuk pergi ke pasar.

“Sekarang Alhamdulillah sudah bisa lewat jembatan Kacangan lagi. Jadi gak perlu jauh-jauh ambil rute. Terima kasih pak Bupati Gresik,” ujarnya di hadapan Gus Yani. Jembatan Kacangan merupakan jalur alternatif dari Benjeng ke Menganti dan Kedamean.

Dengan diresmikannya Jembatan Kacangan, warga sekitar merasa senang. Mereka tidak perlu lagi memutar lewat Desa Bengkelo Lor yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer.

“Seneng sudah tidak muter lagi, kan sebentar lagi idul fitri, pastinya akan banyak warga yang melakukan kunjungan ke sanak keluarga. Apalagi jembatannya bagus dan lebih terlihat kokoh,” kata Rusdiyanto salah satu warga.

Seperti diberitakan, Jembatan Kacangan patah pada Minggu, 21 Desember 2021. Selama 2 pekan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan kajian penyebab patah Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng itu. Pemkab Gresik memutuskan untuk membangun baru jembatan yang melintasi aliran Kali Lamong itu.  

Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE  tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022). (yad)

Proyek Pembangunan Jembatan Kacangan Kelar, Bupati Gresik : Silaturahmi Lebaran Nggak Muter Jauh Lagi Selengkapnya

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar 

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Jembatan Kacangan terus dikebut. Pembangunan jembatan yang menghubungkan  Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu diperkirakan kelar 180 hari kerja. Mulai 28 Juni 2022 sampai 24 Desember 2022. 

Angggaran untuk pembangunan jembatan yang patah sejak Minggu, 19 Desember 2021 lalu berasal dari APBD Gresik sebesar Rp 13,074 miliar. “Progres pembangunan jembatan Kacangan saat sudah 5,37 persen dari rencana 5,01 persen,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Pembangunan jembatan Kacangan ini molor dari rencana. Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE  tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022).

Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jembatan baru dengan bentang 60 meter dengan rangka baja lebar 7 meter. Dan, peleberan jembatan bentang 30 meter dari 5 meter menjadi 6 meter. Pekerjaan jalan (overlay)  150 meter. 

Sebelumnya, jembatan Kacangan yang ambruk itu memiliki panjang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar 4 meter. Jembatan dengan konstruksi baja dan beton.

Kadis PUTR Gresik Achmad Hadi mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan Kacangan itu selesai akhir tahun ini. “Estimasi pekerjaan selesai 24 Desember 2022,”katanya. 

PATAH ,: Jembatan Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng yang patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Foto diambil pada 14 Februari 2022 ( Foto dokumen : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan jembatan Kacangan patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Hasil investigasi dan kajian tim ahli Pemkab Gresik, diduga penyebab jembatan Kacangan itu patah karena tebing longsor menghantam pondasi jembatan sehingga meruntuhkan pilar jembatan. Tidak ada kesalahan desain dan murni karena faktor alam.

Pemerintah kemudian menutup jembatan itu. Namun, karena jembatan itu cukup vital sehingga banyak pengendara yang nekat melewati jembatan yang berdiri diatas aliran Kali Lamong itu. (yad)

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar  Selengkapnya

Peresmian Hanya Seremoni, Yang Penting Underpass Bisa Bermanfaat Untuk Pengguna Jalan

GRESIK, 1minute.id – Proyek pembangunan underpass sudah kelar. Sejak awal bulan Januari 2022 kerukup jalan penghubung Jalan Sumatra Gresik Kota Baru (GKB) dengan Jalan Raya Randuagung, Perumahan Randuagung itu telah dibuka.

Rambu jalan, traffic light sudah di pasang. Sejumlah pengendara telah memanfaatkan terowongan tersebut. Namun, pengendara dari GKB menuju Masjid Agung Gresik tetap harus hati-hati. Meski ada cermin cembung di pasang di ujung terowongan karena pengendara lain dari Randuagung tidak terlihat jelas. 

Bila malam hari pengendara yang melewati terowongan itu ekstra waspada karena jalan gelap. Beberapa waktu lalu, akses jalan digunakan sejumlah anak-anak milenial melakukan balap liar.  Sebab, akses jalan terowongan itu sepi dan mulus.  

“Bisa memangkas jarak lumayan bila mau ke masjid Agung Gresik,”kata Nurdin, warga Gresik Kota Baru, (GKB). 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Akhmad Hadi mengatakan, untuk jalan underpass secara fisik konstruksi jalan sudah selesai sejak Desember 2021. Sedangkan untuk operasional pemanfaatan jalan bagi masyarakat umum diperlukan kelengkapan sarana prasarana lalu lintas yang menjadi domain dari Dinas Perhubungan yang secara bertahap sudah dipasang rambu rambu dan lampu TL.  

“Sejak bulan kemarin (Maret 2022,Red) sebenarnya jalan underpass tersebut  sudah dibuka  untuk trial alur lalu lintas dengan skenario difungsikan sebagai jalur alternatif,”kata Ahmad Hadi. Selanjutnya akan dievaluasi perkembangannya dengan melibatkan OPD terkait, Satlantas dan stakeholder lain. Jika ada perubahan jalur atau rekayasa lalu lintas  secara signifikan yang berpengaruh terhadap jalur utama Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Kapan diresmikan? “Kalau terkait peresmian hanya seremonial saja, yang penting underpass ini sudah bisa dimanfaatkan pengguna jalan    dan semoga dengan perkembangan waktu dan peningkatan aktifitas ekonomi masyarakat,  keberadaan underpass ini nantinya bisa jadi pilihan jalur lalu lintas sekaligus dapat mengurangi potensi kemacetan di poros Jalan DR Wahidin Sudirohusodo dan  sekitar GKB-GKA,”kata Ahmad Hadi.

Seperti diberitakan, terowongan yang membelah jalan nasional, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yakni Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas itu ditutup sejak September 2020. Proyek underpass itu, memiliki panjang 8 meter, lebar 15 meter dan kedalaman sekitar 7 meter. Anggaran pembangunan underpass itu sekitar Rp 9,2 miliar. Rinciannya, pada 2020 Rp 4,2 miliar dan 2021 sebesar Rp 5 miliar. (yad)

Peresmian Hanya Seremoni, Yang Penting Underpass Bisa Bermanfaat Untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Pelebaran Jalur Deandles Segera Dikerjakan

GRESIK,1minute.id – Kemacetan arus lalu lintas jalur Deandles di sekitar Tugu Manyar, Kemacetan Manyar, Gresik akan segera terurai. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) akan melebarkan jalan nasional di pantai utara Gresik itu. Pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemkab Gresik. 

Pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sangat urgent. Apalagi sering macet akibat bottleneck atau penyempitan jalan depan gerbang kawasan industri, satunya kawasan ekonomi khusus (KEK) JIIPE serta Smelter Freeport Indonesia.

PPK BBPJN ruas Surabaya Gresik Sadang, Pungki Enggar Paweninggale mengatakan sampai saat ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah pelebaran jalan dilakukan tahun ini atau tahun depan. “Sampai saat ini masih menunggu (lahan,Red) kami, hanya di konstruksi,” katanya kepada wartawan pada Senin, 10 Januari 2022. 

Pungki mengungkapkan, untuk pelaksanaan perbaikan dan pelebaran jalan, pihaknya menunggu dokumen resmi dari Pemkab Gresik terkait pembebasan lahan. Setelah itu klir nanti anggaran baru diusulkan. “Untuk plot anggaran setelah ada dokumen dari pemkab yang menyatakan bahwa tanah sudah ready,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ahmad Hadi menambahkan, memang pekerjaam ruas Manyar kewenangannya BBPJN dibawah kendali Kementerian PUPR. “Pekerjaan pelebaran jalan dapat dimulai tahun ini jika lahan yang diperlukan sudah dapat di kondisikan dengan rencana lebar rumija 22-26 meter tergantung kesiapan lahan,”imbuhnya. 

Oleh karena itu, ujar Hadi, untuk percepatan dan penataan lokasi lahannya diperlukan kerjasama semua pihak diantaranya OPD teknis, aparatur kecamatan maupun pemerintah desa setempat. Untuk pelaksanaan pengkondisian lahan jalan dan penataan lokasi tersebut telah dialokasikan anggaran 2022 yang akan dilaksanakan Dinas Pertanahan. 

“Dengan pelebaran jalan tersebut diharapkan dapat  mengurangi secara signifikan tingkat kemacetan yang hampir setiap hari dirasakan masyarakat di jalur deandles tersebut,” jelasnya. (yad)

Pelebaran Jalur Deandles Segera Dikerjakan Selengkapnya

Resolusi 2022 : Gercep, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas untuk Masyarakat Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua organisasi perangkat daerah (OPD) yakni DPUTR dan DPKP membuat komitmen baru. Resolusi 2022 mereka adalah Kerja Cepat, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas Untuk Masyarakat Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi motto dua OPD yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) digawangi oleh Ahmad Hadi dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) dibawah nahkoda Ida Lailatussa’adiyah itu.

Untuk mewujudkan tekad itu, mereka mengawali dengan kegiatan Khotmil Qur’an, Istighotsah, Doa Bersama dan memberikan santunan anak yatim dan piatu di halaman kantornya di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas pada Senin dan Rabu, 3 dan 5 Januari 2022.

Bupati Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan KH Muchtar Jamil  kegiatan tersebut. Kiai Muchtar Jamil memimpin doa. Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada pegawai di dua OPD tersebut. 

Fandi Akhmad Yani ngonceki tentang motto Kerja Cepat, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas Untuk Masyarakat Gresik. “Sejatinya ada 2 hal utama dalam motto tersebut, yaitu akal dan rasa. Bekerja tanpa menggunakan akal dan rasa dipastikan tidak akan tuntas, tidak fokus. Di tahun 2022 kita harus fokus agar seluruh pekerjaan yang sudah kita rencanakan bisa tuntas,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 5 Januari 2022.

Kerja cepat, lanjutnya, diperlukan disaat ini karena kita memerlukan akselerasi. “Akselerasi atau lompatan ini kita perlukan agar kita tidak tertinggal dari waktu yang terus berjalan,”katanya. Kenapa kita harus kerja cepat? Menurut Bupati 36 tahun itu, karena hari ini kita dihadapkan pada tantangan yang cukup besar, seperti Covid-19 hingga kemajuan teknologi yang pesat. “Semuanya harus berjalandengan cepat, yang lambat pasti akan tertinggal,” kata Bupati Yani.

Bagaimana kerja tuntas?  Menurut mantan Ketua DPRD Gresik, merupakan suatu budaya kerja yang harus kita biasakan. Kerja tuntas berarti fokus untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan semaksimal mungkin. Dan yang terakhir adalah kerja ikhlas yang bermakna bahwa kita harus bekerja dengan hati, untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Gresik.

Bupati Yani juga menegaskan bahwa dalam era teknologi informasi seperti saat ini, media sosial tidak boleh dijadikan lawan. Sebaliknya, media sosial harus dijadikan partner dalam keseharian di pekerjaan kita.
“Media sosial jangan dianggap lawan. Jadikan media sosial menjadi mitra yang kerap kali mengingatkan kita. Jangan memakai kacamata yang negatif saat di media sosial ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka, yang harus kita lakukan tentunya adalah bersikap responsif,”tegasnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati Fandi Akhmad Yani tetap mengingatkan kepada semua aparatur sipil negara (ASN) tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan, terlebih saat ini ada varian baru, Omicron yang baru-baru ini di konfirmasi terdeteksi di Surabaya. “Dipakai maskernya, kalau sekitar kita tidak ada yang memakai masker dan kita tidak berani menegur, setidaknya dari kita sendiri yang memakai masker dan terus menjaga protokol kesehatan,”pesannya. (yad)

Resolusi 2022 : Gercep, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas untuk Masyarakat Gresik Selengkapnya

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mengaku masih banyak pelaku penyedia jasa konstruksi yang belum memahami administrasi pekerjaan sesuai peraturan yang ada. Yakni, Peraturan daerah (Perda) 14 / 2020 tentang jasa konstruksi.  DPUTR pun ngelus dada, prihatin.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji menyatakan keprihatinannya dengan beberapa pelaku penyedia jasa konstruksi yang tidak memahami aturan yang ada. Gunawan mencontohkan, pelaku jasa konstruksi tidak melaporkan hasil pekerjaan setiap termin (berkala). “Padahal ini suatu keharusan agar bisa mengecek hasilnya,”kata Gunawan dalam sosialisasi Perda 14/2020 tentang jasa konstruksi yang berlangsung di Hotel Horison pada Kamis, 24 Juni 2021. 

Beberapa lagi, imbuhnya, ada peserta lelang pekerjaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran lelang tapi tidak mencantumkan jumlah modal dan harta kekayaannya. Padahal itu penting untuk mengukur kemampuan atas proyek yang akan dikerjakan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana menambahkan, terbitnya Perda 14 / 2020 ini mengibaratkan Pemkab Gresik sudah berlari cepat dibanding yang lain. “Perda ini baru dan terbit sedikit lebih cepat dari undang undang Cipta Kerja. Untuk itu perlu beberapa masukan dari seluruh peserta dalam rangka untuk penyempurnaan serta penerbitan perbup untuk pelaksanaan Peda tersebut. Semata untuk memenuhi kebutuhan para penyedia jasa konstruksi di Gresik,”katanya.

Politikus Partai Golkar ini berharap agar pelaku usaha konstruksi di Gresik bisa lebih banyak mendapat pekerjaan. Bagaimanapun suatu proyek yang sudah direncanakan, disiapkan dan sangat disayangkan bila tidak dilaksanakan yang akhirnya dananya dikembalikan dalam bentuk SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan).  

“Setelah sosialisasi ini kami berharap semua pekerjaan konstruksi bisa lancar sesuai yang diharapkan yaitu lelang cepat, pelaksanaan bisa diawal tahun dan bisa dilaksanakn sesuai skedul dengan hasil yang baik,”harapnya.

Selain Asroin, sosialisasi Perda 14/2020 ini juga menghadirkan narasumber Mohammad Afifudin Soleh. Afifudin lebih banyak memberikan kajian hukum perizinan dan OSS (online single submission) yang diterapkan di Dinas  Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). (yad)

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin Selengkapnya

Pembukaan Jalan diatas Proyek Underpass masih Misterius

GRESIK,1minute.id – Dinas Peketjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mengklaim  proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Pemenang lelang telah ditetapkan pada akhir April 2021. 

Seperti diberitakan 1minute.id proyek  underpass tahap dua menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik 2021. Anggarannya sekitar Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. DPUTR Gresik mengaku sudah menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua  proyek  terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Dalam pantauan 1minute.id pada Sabtu, 15 Mei 2021 proyek tahap dua belum ada tanda-tanda mulai dikerjakan. Kini, akses jalan diatas proyek underpass ini sudah banyak pengendara motor nekat merobos jalan tersebut. Kondisi jalan mulus dibandingkan jalan alternatif di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Marka jalan sudah rampung. Bahkan, sore hari jalan nasional itu diatas proyek underpass itu kerap digunakan sejumlah pemuda untuk latihan freestyle motor. 

Kapan jalan itu dibuka untuk umum? Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji belum menjawab konfirmasi 1minute.id pada Sabtu, 15 Mei 2021. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp terlihat dua centang putih.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan pembukaan jalan itu. “Sampai hari ini belum ada pemberitahuan terkait rencana pembukaan jalan itu,”kata Yanto Mulyanto pada Sabtu, 15 Mei 2021. (yad)

Pembukaan Jalan diatas Proyek Underpass masih Misterius Selengkapnya
Pengendara melintas di depan proyek underpass di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru pada Selasa, 16 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DPUTR Anggarkan Pembangunan Underpass Tahap Kedua Rp 7 Miliar

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melanjutkan pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pembangunan terowongan menghubungkan Jalan Sumatera dengan Perumahan Randuagung tahap dua itu dianggarkan Rp 7 miliar.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji mengatakan, pembangunan underpass tahap dua masih proses lelang. Pekerjaan tahap kedua itu meliputi pekerjaaan dinding underpass yang longsor, peninggian dan pengaspalan jalan serta bagian dalam underpass. 

“Pembangunan underpass tahap dua dalam proses lelang. Anggarannya sekitar Rp 7 miliar,”ujar Gunawan ditemui di lobi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Senin, 15 Februari 2021. 

Karena pembangunan tahap kedua , underpass kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu belum bisa difungsikan dalam waktu dekat. Akan tetapi, tambahnya, jalan raya nasional selama pembangunan underpass tahap pertama di tutup akan segera di buka untuk umum. “Yang terdekat, mungkin membuka akses jalan DR Wahidin Sudirohusodo,”katanya.

Dalam pengamatan 1minute.id bangunan terowongan ditutup dengan seng. Sedangkan, dinding underpass yang longsor hanya ditutupi terpal warna biru. Tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi pembangunan terowongan yang menghubungkan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru dengan Randuagung itu.

Seperti diberitakan proyek underpass sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dijaiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sebesar Rp 4,23 miliar. Tinggi terowongan yang membela dari utara ke selatan 4,7 meter. Lebar 7,2 meter. Lebar jalan 5,9 meter ditambah trotoar 1,5 meter. (*)

DPUTR Anggarkan Pembangunan Underpass Tahap Kedua Rp 7 Miliar Selengkapnya