Pemkab, TNI dan Polri Sinergi Bersih-bersih Sampah di Pasar Baru Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Polres Gresik melakukan aksi bersih-bersih di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Jumat, 8 Desember 2023. Sinergi dan kolaborasi ketiga institusi untuk menciptakan suasana pasar tradisional berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu bersih dan nyaman. 

Karya bakti ini dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar. 

“Ini gagasan yang luar biasa, kegiatan karya bakti pada area Pasar Baru Gresik. Harus kita ingat bahwa pasar ini adalah pasar kita, Pasar Kabupaten Gresik. Yang artinya pemanfaatannya akan sangat luas bagi masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujar GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan.

Menurutnya, kegiatan karya bakti menyasar wilayah pasar, merupakan suatu pilihan yang strategis. Sebab, pasar merupakan salah satu fasilitas umum masyarakat, yang juga dapat menggerakkan roda perekonomian wilayah. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat saat beraktifitas di pasar dan area sekitarnya bisa terjamin. 

“Kegiatan ini tidak hanya akan dilakukan disini saja. Insya Allah kita akan replikasi untuk terus dilakukan secara berkelanjutan di semua wilayah kecamatan di Kabupaten Gresik. Bersama, kita juga canangkan gerakan menanam pohon tiap hari Jumat, dengan tagline “Gresik Lestari, Menanam Sampai Mati,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain melakukan bersih-bersih pasar, juga dilakukan penanaman pohon dan membersihkan saluran air di sekitar area pasar itu. Aksi “semut” alias semangat memungut sampah adalah bagian mitigasi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik. Sebab, saat ini musim hujan telah tiba. Bupati Fandi Akhmad Yani juga meminta kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari buang sampah pada tempatnya,” ajak Gus Yani kepada sejumlah warga yang ditemui di lokasi karya bakti tersebut. (yad)

Pemkab, TNI dan Polri Sinergi Bersih-bersih Sampah di Pasar Baru Gresik  Selengkapnya

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua kepala desa (Kades) terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 Desember 2023. Dua kades PAW itu adalah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Taqwa Zaifuddin dan Kades Gedangkulut, Kecamatan Benjeng Mukhamad Syahroni. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada kedua Kades PAW periode 2023-2025 itu untuk menjaga amanah yang diberikan kepada masyarakat. Kepala desa mempunyai tanggungjawab besar. “Niatkan dengan tulus dan ikhlas sebagai pemimpin yang mempunyai komitmen kuat dalam membangun desa,” pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan.

Desa Gedangkulut dan Desa Roomo berbeda, punya kondisi wilayah dan jumlah masyarakat yang berbeda. “Tantangan 2024 semakin besar, di tahun politik kedewasaan masyarakat dalam berpolitik harus ikut serta menjaga stabilitas Pemilu yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya. 

Dikatakan, menjaga kondusifitas tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD dan masyarakat desa. Selain itu intervensi anggaran dana desa harus jelas dan berdampak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBD 2024 sudah kita gedok, sebagian dialokasikan untuk desa, maka dana desa (DD), Bantuan Keuangan (BK), harus benar benar digunakan secara efisien. Hemat belanja sesuai kebutuhan desa,” tutur Gus Yani.

Tidak hanya itu, lanjut Gus Yani, harus ada akselerasi dalam menurunkan angka kemiskinan, dan pencegahan stunting. Kepala desa harus komitmen bangun desa dan mendorong anak-anak muda melalui keterampilan dan skill menuju SDM yang unggul.

Dalam menyusun APBDes, lanjutnya, harus berdampak kepada kesejahteraan warga dan ketahanan pangan desa, terutama dalam menurunkan angka stunting. Selain itu juga permasalahan sampah yang juga menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah masih mempunyai pekerjaan yang sangat besar, yaitu mengatasi permasalahan sampah, pengentasan kemiskinan serta menurunkan dan mencegah kasus stunting,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan menyampaikan, pihaknya telah memproses 7 PAW Kades. Dan, semuanya telah dilantik. Pada 2023, ini kata Abu Hassan, ada 19 kepala desa yang berakhir masa tugasnya. Akan tetapi, ada moratorium dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak memperbolehkan melakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) per 1 November 2023. 

Selain moratorium Pilkades, Abu Hassan juga menjlentrehkan tentang kinerja organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya. Menurut Abu Hassan, capaian kinerja dari PMD 2023 penyerapan DD sudah berhasil tuntas semuanya. “Selain itu bulan November kemarin ada keberhasilan keberhasilan yang sudah diterima oleh bupati. Diantaranya Gresik ditetapkan sebagai desa 3 besar nasional oleh Posdakel Mendagri,” katanya. 

Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani, Lencana Pembangunan Desa atas komitmen mengembangkan desa wisata, utamanya Desa Hendrosari mencapai peringkat 4 nasional.

Sedangkan, penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas komitmen kuatnya dalam mensejahterakan dan meningkatkan indeks desa membangun. “Sehingga di Kabupaten Gresik tidak ada lagi desa yang berkembang apalagi desa tertinggal. Semuanya desa mandiri dan desa maju,” pungkasnya. (yad)

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mendapatkan apresiasi. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo itu meraih piagam penghargaan SAKIP 2022. SAKIP 2022. SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. 

DPMPTSP Gresik bersama OPD lainnya menyatakan kesiapan menerapkan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik. Hal itu, terungkap dalam Gelar Pengawasan Daerah (Lawasda) 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik pada Rabu, 29 November 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus mendorong Inspektorat Gresik tidak kendor untuk terus turun ke bawah. “Jajaran inspektorat, bisa lebih sering untuk turun ke bawah. Memberikan pendekatan baik monitoring, pengawasan maupun pembinaan di semua sektor,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mengajak  semua pihak untuk bersama-sama mengevaluasi apa yang harus dikerjaan. Dan mengharapkan akan adanya sinergitas yang baik antara eksekutif, maupun legislatif.

“Kita yakini baik dari eksekutif dan legislatif, tingkat kepala desa dan kecamatan memiliki niat yang sama yaitu membangun Kabupaten Gresik. Niat untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Gresik yang lebih baik,” pungkasnya.

Menanggapi keinginan Bupati Fandi Akhmad Yani,  Kepala Inspektorat Gresik Achmad Hadi menyatakan kesanggupannya untuk aktif membantu kepala daerah dalam melakukan pengawasan. Pengawasan tersebut, meliputi pengawasan secara digital dan pengawasan secara langsung. “Ini sudah kita lakukan, dan kita sampaikan bahwa sepanjang tahun ini terdapat 890 pendampingan, asistensi, dan pembinaan. Ini secara berkala kita jadwalkan secara bertahun di perangkat daerah hingga ke desa,” terang mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu.

Diakui bahwa dalam setahun Inspektorat tidak bisa 100% untuk melakukan pengawasan secara on the spot namun hal tersebut diatasi dengan melakukan mapping risiko mana saja instansi/desa yang memiliki potensi kendala. “Jadi data-data terkait instansi/desa”.

Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik diawali dengan pembacaan komitmen bersama oleh Inspektur  Achmad Hadi dan selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas oleh 34 Kepala OPD, 18 Camat , 34 Kepala Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Gresik. Usai Penandatanganan Pakta integritas, kegiatan dilanjutkan dengan  penguatan materi terkait Pembangunan Zona Integritas. 

Ada empat orang Pemateri yang memberikan pencerahan, yakni  tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual dengan tema Penanganan Gratifikasi dan Benturan Kepentingan. Pemateri berikutnya, dari Koordinator Pengawasan (Korwas) Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur dengan topik Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal, dan  tim Ombudsman RI dengan Substansi Pelayanan Publik yang Prima dan Inspektorat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tentang Tahapan dan Implementasi Pmbangunan Zona Integritas. (yad)

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik Selengkapnya

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani dan Nurul Haromaini Ali hunting stunting di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 30 November 2023. Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Gresik itu melakukan pelacakan stunting  di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Camat Benjeng Siti Sulichah.

Mereka blusukan dari kampung ke kampung. Sebab, mereka hakul yakin penanganan stunting harus di mulai dari desa. Melakukan pelacakan stunting bukan pekerjaan mudah. Apalagi, bila orang tua dan warga sekitar kurang peduli. Dalam pelacakan stunting ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali tidak menemukan kasus baru stunting di Kecamatan Benjeng itu. 

Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak bila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi pada seribu hari pertama kehidupan. Stunting menjadi ancaman terhadap kualitas hidup, baik dari sisi kecerdasan maupun kondisi kesehatan generasi penerus bangsa yang di gadang-gadang sebagai generasi emas pada 2045.

Dalam jangka panjang, anak stunting membawa dampak seperti kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembulu darah, kemampuan perkembangan kognitif menurun, dan lemahnya daya tahan tubuh sehingga rawan terkena penyakit. Karenanya, Presiden Joko widodo menginstruksikan dengan lugas untuk mewujudkan angka prevalensi stunting 0%.

Di Kabupaten Gresik, persoalan stunting juga menjadi salah satu agenda pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani. Berbagai upaya dilakukan dengan menggandeng semua pihak dalam “perang melawan stunting”. Hasilnya cukup menggembirakan, angka stunting yang awalnya 22% pada awal kepemimpinan Gus Yani, bisa ditekan menjadi 10% pada tahun 2023. Angka ini jauh dibawah target nasional yakni 14%. Namun, hal tersebut bukan menjadi “garis finish”, karena Kabupaten Gresik memasang target stunting 0%.

“Kita akan terus mendorong agar angka ini terus turun hingga Gresik merdeka stunting. Saya bersama bu wabup, dan Ketua TP PKK akan terus menyuarakan tentang stunting agar makin banyak orang yang mengerti apa itu stunting. Selain itu, dukungan dari dinas terkait juga tidak akan berhenti dalam memberantas stunting,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Nurul Haromaini Ali menambahkan, temuan kasus stunting di Kabupaten Gresik merupakan hasil akhir dari berbagai persoalan yang kompleks. Ini lantaran banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada anak.

“Faktor pertama adalah faktor ekonomi, dimana ini berkaitan erat dengan asupan gizi untuk anak. Berikutnya adalah faktor pola asuh orang tua ditambah dengan banyaknya mitos yang ada di masyarakat. Selain itu pernikahan dini juga menjadi salah satu penyebab stunting, dan yang lainnya adalah faktor lingkungan dan penyakit bawaan,” beber Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali..

Dalam PKK,  penanggulangan stunting ada pada Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4. Pada Pokja 1, PKK Kabupaten Gresik berfokus pada pencegahan pernikahan anak. Sedangkan Pokja 2 berfokus pada penuntasan pendidikan lewat program Jaketku (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah).

Pada Pokja 3 berfokus pada penanganan sampah, dan Pokja 4 berperan secara langsung dalam kegiatan penanggulangan stunting lewat program Cekal Tanding (Cegah dan Tangkal Stunting) dengan kegiatan 10 indikator prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga). Selain melakukan pelacakan stunting, kegiatan hari juga menjadi awal dalam program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil hingga 30 hari kedepan. Dengan begitu, diharapkan angka stunting di Kecamatan Benjeng yang hanya ada 5 kasus stunting, tidak bertambah dan menjadi 0. (yad)

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru Selengkapnya

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar deklarasi damai Pemilu serentak 2024 di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB) pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, serta 18 perwakikan partai politik.

“Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Mari kita jaga pemilu dengan jujur dan adil sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, dirinya bersama seluruh jajaran Forkopimda selalu berkoordinasi dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan lancar dengan tidak saling menghujat namun tetap menjaga kerukunan, kesatuan dan persatuan.

“Silahkan berkompetisi dengan baik dan sehat. Untuk mewujudkan kondusifitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, untuk mewujudkan Pemilu yang yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan baik menjelang dan sesudah Pemilu,” tandasnya.

Sebelumnya, koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menyampaikan, saat ini tahapan krusial pemilu yakni tahapan kampanye sudah dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

“Kepada seluruh peserta ikuti tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi kelompok yang dilarang untuk mengikuti kampanye harap menahan diri agar kampanye pemilu di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan damai,” katanya. 

Selanjutnya, pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai dipimpin oleh Rozikin selaku Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi Bawaslu Gresik diikuti perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024. Dilanjutkan penandatanganan Deklarasi damai pemilu serentak 2024. (yad)

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat  Selengkapnya

Kemendag dan Freeport Indonesia Bagikan 5000 Paket Sembako, Warga Semringah 

GRESIK,1minute.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membagikan ribuan sembako kepada masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 November 2023. 

Ribuan paket sembako itu, diantaranya dibagikan kepada warga di Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Pembagian paket sembako itu dalam Program Kemendag Peduli itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. “Paket sembako ini dari PT Freeport Indonesia,” kata Mendag Zulkifli Hasan usai acara pada Selasa, 28 November 2023.

Paket sembako itu, diantaranya, berupa beras, minyak goreng, telur, mentega dan gula itu membuat para penerima semringah. Zulhas-sapaan-Zulkifli Hasan harus merogog kocek sendiri untuk membelikan warga yang belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) itu. Diantaranya, membeli ayam dan beras. 

PENERIMA BANSOS : Seorang warga nyunggi bantuan paket sembako dari Kemendag dan PT Freeport Indonesia di Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Selasa, 28 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dukungan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam program Kementerian Perdagangan Peduli mendapatkan apresiasi dari Zulhas. Pemerintah berharap bantuan sosial ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Usai menyerahkan bantuan sosial di Pasar Baru Gresik, Zulhas menuju Gedung Dakwah Muhammadiyah berada di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Di Gedung Dakwah Muhammadiyah itu, kembali membagikan sembako kepada masyarakat sekitar. Totalnya berjumlah 5 ribu paket sembako. “Kami mengapresiasi peran dan dukungan PT Freeport Indonesia, melalui kegiatan ini,” kata Zulkifli setelah melakukan penyerahan bantuan sosial di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah. 

Presiden Direktur (Presdir)  PTFI Tony Wenas mengatakan, PTFI mendukung langkah Kemendag dalam melaksanakan program Kemendag Peduli untuk masyarakat. Ini menunjukkan sinergi positif dengan para pemangku kepentingan dan sesuai komitmen PTFI untuk berkontribusi kepada masyarakat setempat. “Kegiatan Kemendag Peduli sejalan dengan upaya PTFI untuk terus berkontribusi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Muslih, salah satu penerima bansos mengaku bantuan bahan pokok sangat bermanfaat di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. “Terima kasih atas bantuan dan perhatian kepada kami. Semoga bansos ini bisa berlanjut karena sangat bermanfaat untuk mensejahterakan warga,” kata Muslih sambil tersenyum bahagia. (yad)

Kemendag dan Freeport Indonesia Bagikan 5000 Paket Sembako, Warga Semringah  Selengkapnya

Nataru, Mendag Zulhas Jamin Harga Kebutuhan Stabil 

GRESIK,1minute.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkiflin Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Selasa, 28 November 2023.

Zulhas-sapaan-Zulkifli Hasan lega. Sebab, harga kebutuhan turun. Dia mencontohkan harga cabe rawit semula Rp 100 ribu turun menjadi Rp 70 ribu per kilogram ; bawang merah berkisar antara Rp 23 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogram. Harga bawang putih kini Rp 33 ribu per kilogram. “Jadi turun semua hargppppa-harga itu,” kata Zulhas didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai sidak di pasar berlokasi Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu.

Kemudian harga beras stabil, akan tetapi harga bawang putih dan merah fluktuatif. Sedangkan, harga ayam berkisar antara Rp 33 ribu sampai Rp 35 ribu. “Kalau pagi ini masih Rp 33 ribu nanti agak siang akan turun bisa Rp 30 ribu karena ayam tidak boleh tidak laku harus dijual,” terangnya. Melihat harga kebutuhan relatif terkendali Zulhas pun lega. Sebab, stok barang cukup banyak. “Mudah-mudahan nataru (natal dan tahun baru) semua harga-harga bisa stabil,” harapnya. 

Mengapa barang kebutuhan cenderung menurun? Zulhas mengatakan, terkendalinya harga kebutuhan ini karena kolaborasi dan sinergi semua pihak. Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta pelaku usaha lainnya. “Harga bisa turun karena adanya kerja sama, ada pak bupati,  ada bu gubernur mendagri setiap senin rapat. Jadi ini (harga stabil) berkat kerja sama semuanya,” katanya.

Pada kesempatan sidak pasar itu, Zulhas terlihat beberapa kali memborong barang seperti ayam dan beras untuk diberikan kepada masyarakat. (yad)

Nataru, Mendag Zulhas Jamin Harga Kebutuhan Stabil  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik memberikan beasiswa kepada 96 mahasiswa ekonomi kurang mampu. Penyerahan beasiswa diberikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 27 November 2023.

Rinciannya,  69 mahasiswa internal atau warga Gresik yang kuliah di Gresik dan 27 mahasiswa eksternal adalah mahasiswa asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang kuliah di luar Kabupaten Gresik. Untuk mahasiswa internal mendapatkan beasiswa Rp 1,5 juta per semester. Sedangkan, mahasiswa eksternal mendapatkan beasiswa Rp 2 juta per semester. Total beasiswa yang digelontorkan sebesar Rp 155 juta.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi program beasiswa produktif Baznas. Dirinya menegaskan bahwa program semacam ini, akan mendukung keberhasilan bonus demografi yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah.

“Kami sangat konsern dalam bidang pendidikan. Mulai tahun depan, yang akan kita perkuat adalah keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda di Kabupaten Gresik,” kata Fandi Akhmad Yani. Keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda adalah bekal kesuksesan mereka. “Jadi pekerjaan rumah kita adalah bagaimana pemerintah daerah bersama rekan-rekan Baznas baik Gresik maupun Jawa Timur fokus dalam hal tersebut. Bonus demografi harus dimulai dari sekarang, salah satu caranya adalah dengan mendorong pendidikan mereka,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, fakta di Kabupaten Gresik bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan semakin kecil jumlah mahasiswanya harus mulai diubah. “Ayo terus belajar setinggi mungkin. Kabupaten Gresik memilki banyak sarjana S1, tetapi jumlahnya makin kecil bahkan hanya hitungan jari pada tingkat S3,” terangnya.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur KH. Muhammad Zakki. Menurutnya, apa yang dilakukan Baznas Gresik dalam membantu mahasiwa merupakan bentuk empower enlightment bagi masa depan.

Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa golongan ekonomi kurang beruntung. “Semua mahasiswa yang mendapat bantuan dari baznas ini adalah mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu. Itu sesuai ketentuan bahwa zakat itu harus disalurkan kepada kelompok-kelompok tertentu,” terang Mujib.

Pada kesempatan itu, Baznas Gresik dan Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina sebesar Rp 235.479.613. Uang ratusan juta berasal dari sumbangan berbagai organisasi. Diantaranya, PKK Gresik sebesar Rp 107.774.958 diberikan oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan BMT Mandiri Sejahtera sebesar Rp 50 juta. (yad)

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik  Selengkapnya

Tahun Depan, Pelebaran Jalan Raya Manyar Tahap Dua Dimulai

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur Bali (BBPJN Jawa Bali) menggelar sosialisasi pelebaran jalan raya Manyar tahap 2 pada Jumat, 24 November 2023

Pelebaran kali ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah rampung beberapa waktu lalu. Pelebaran tahap dua sebanyak 18 peta bidang tanah seluas 6.233 meter persegi dengan panjang kurang lebih 2,2 kilometer 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelebaran jalan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional dalam mengembangkan potensi Kabupaten Gresik.

“Kita harus bersyukur, kita ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai titik lokasi proyek strategis nasional. Maka pelebaran inilah yang kita harapkan dapat membawa dampak positif kepada Kabupaten Gresik terutama masyarakatnya,” ujar Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, selain dapat mengurangi kemacetan, pelebaran jalan ini juga dapat mendukung pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di JIIPE. Ia melihat dalam beberapa tahun kedepan, Gresik akan menjadi salah satu titik terpenting di Indonesia. Peningkatan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan saat ini. 

“Artinya, ini merupakan bagian dari proses yang besar. Dimana 22 tahun ke depan, Gresik akan menjadi pusat perekonomian nasional. Maka ini butuh dukungan panjenengan semua agar cita-cita ini dapat terwujud,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Sosialisasi pelebaran jalan Raya Manyar tahap dunia ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman, 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Gresik Suyono, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan BBPJN Jatim Bali Ayu Pertimasari Sekar Handayani, Forkopimcam Manyar, serta pemilik lahan di sepanjang jalan raya Manyar.

Setelah infrastruktur berjalan baik, lanjutnya, maka langkah selanjutnya adalah fokus meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah melalui bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti mengatakan, pembangunan jalan diperkirakan dapat dimulai pada tahun 2024. Pelebaran akan dimulai dari tikungan Desa Leran, Kecamatan Manyar hingga kawasan Java Integrited Industrial and Port Estate (JIIPE)..

“Kami harapkan bulan ini persiapan bisa clear semua, sehingga tahun depan kita bisa mulai membangun jalan lagi. Selanjutnya 2025 kita lanjutkan dengan pembuatan jembatan baru,” ucapnya. (yad)

Tahun Depan, Pelebaran Jalan Raya Manyar Tahap Dua Dimulai Selengkapnya

Ikhtiar Gresik Bebas Stunting, Bupati dan Ketua TP PKK Gresik Berikan PMT hingga Lacak Bumil KEK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah bertekad mewujudkan Gresik bebas stunting. Sejumlah program rencana dan aksi dilakukan. Antara lain, pemberian makanan tambahan (PMT), pelacakan anak berisiko stunting dan Ibu hamil berstatus kekurangan energi kronik (Bumil KEK) mulai dilakukan pada Rabu, 22 November 2023.

Kick off PMT, pelacakan anak berisiko stunting serta Bumi KEK diawali di Desa Peganden, Kecamatan Manyar dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali. Pelacakan stunting ini bertujuan untuk melihat lebih dekat penyebab balita stunting di masyarakat dan melaksanakan pendekatan yang tepat dalam penanggulanganya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, stunting di Indonesia secara global di urutan ke-7 dan urutan ke-5 di Asia. Di Kabupaten Gresik angka stunting sudah turun di angka 10,7 persen. Dan, perlu terus didorong sampai angka 0% atau zero hingga menjadi kabupaten bebas stunting.

“Untuk itu, pencegahan stunting pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 November 2023.

Dikatakan, situasi penanggulangan stunting di Kabupaten Gresik cukup menggembirakan, karena berdasarkan data SSGI tahun 2022 angka prevalensi stunting sebesar 10,7 %. Dimana sudah melampaui target nasional yaitu 14%.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama terintegrasi antar OPD dan lintas sektor di Kabupaten Gresik dalam kerangka 8 aksi konvergensi untuk penanggulangan stunting, “ungkapnya.

Pihaknya mengapresiasi PKK, salah satu lembaga sosial kemasyarakatan yang turut mengambil peran besar dalam upaya percepatan penurunan stunting. Salah satunya melalui kegiatan pelacakan stunting seperti saat ini.

“Melalui pelacakan pemerintah mampu melihat lebih dekat penyebab balita stunting di masyarakat dan melaksanakan pendekatan yang tepat dalam penanggulannnya,” tuturnya. Ia berharap hasil dari pelacakan stunting dapat ditindaklanjuti oleh kepala desa, camat, tokoh dan seluruh lapisan masyarakat Desa Peganden dan Kecamatan Manyar. Dengan cara berbagi peran dan sumber daya disertai dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Masih banyak cara kita untuk menangani stunting. Mulai dari pencegahan pernikahan dini, menjaga kebersihan lingkungan hidup sehat di dalam dan luar rumah, pola asuh yang tepat serta perbaikan gizi,” katanya. 

PMT bukan berarti makanan pokok, stunting bisa dicegah dan perbaiki. Apalagi Kecamatan Manyar dikelilingi industrisasi. Maka kondisi generasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tidak boleh lemah, anak-anak harus berkompetisi, harus cerdas. Peran orang tua juga harus paham apa yang disukai oleh anak-anak. Ini semua untuk kecerdasan mereka.

“Perlu kolaborasi lintas sektor, masyarakat dan industri. Peran industri juga harus punya komitmen dalam pencegahan stunting di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Di tempat sama, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan, Pemkab Gresik berkomitmen mencegah dan menurunkan angka stunting. Permasalahan stunting saat ini sedang gencar diperangi oleh pemerintah harus mendapat perhatian oleh berbagai pihak.

Hal ini tidak terlepas dari betapa pentingnya pencegahan stunting guna mencetak generasi emas di masa mendatang. “Secara langsung stunting disebabkan asupan yang kurang dan penyakit infeksi yang keduanya saling mempengaruhi. Secara tidak langsung, ketahanan pangan hingga tingkat rumah tangga, pola asuh, serta akses terhadap kelayakan sanitasi utamanya air bersih harus ditingkatkan,” kata istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Gerakan PMT dan pelacakan anak berisiko stunting, merupakan salah satu ikhtiar bersama-sama dalam mencegah stunting di Kabupaten Gresik ini menjadi tanggung jawab bagi bersama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan pentingnya makanan bergizi.

“Salah satunya dengan memberikan makanan tambahan bagi anak-anak dan Ibu hamil KEK. Sebagai upaya untuk meningkatkan kebutuhan gizi mereka, sehingga anak-anak usia dini yang kita miliki akan memperoleh masa tumbuh kembang yang baik,” harap Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Ikhtiar Gresik Bebas Stunting, Bupati dan Ketua TP PKK Gresik Berikan PMT hingga Lacak Bumil KEK Selengkapnya