GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional

GRESIK,1minute.id – Manajemen Gresik United mengontrak dua pemain muda. Dua pemain itu Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah. Kontrak jangka panjang diteken pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Penandatanganan kontrak itu menjadi status kedua pemain berubah dari sebelumnya pemain pinjaman dari Persebaya menjadi pemain sah klub berjuluk Joko Samudro itu. Presiden Klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menuturkan, dengan bergabungnya dua pemain ini merupakan bentuk sinergitas kolaborasi antara Gresik dan Surabaya.

“Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansyah resmi kami akuisisi. Mereka kami kontrak jangka panjang, dan Gresik United ingin menjadikan Persebaya sebagai inspirasi bagaimana mengelola klub secara profesional,” tutur Gus Yani-panggilan akrab- Fandi Akhmad  Yani pada Sabtu, 28 Januari 2023.

Gus Yani juga berterima kasih kepada manajemen Persebaya. Ini karena Gresik United punya mimpi besar menjadi klub profesional tanpa campur tangan. “Perjuangan sepak bola tidak boleh berhenti. Sebab, olahraga ini hiburan masyarakat dan tontonan menghibur masyarakat,” ungkapnya.

CEO Gresik United Muhammad Allan  mengatakan, dua pemain Persebaya ini aset bagi kami. Sekaligus bentuk keseriusan manajemen dalan jangka panjang. “Rata-rata pemain kami berusia 19 hingga 21 tahun banyak dihuni pemain muda,” kata Gus Allan, sapaan akrab, Muhammad Allan.

Sementara itu, Manager Persebaya Yahya Alkatiri menyatakan timnya dengan Gresik United sudah banyak berkolaborasi. Salah satunya pemain. “Sebenarnya Dicky dan Akbar sudah dilirik oleh klub papan atas liga 1. Tapi kami lebih sreg ke Gresik United karena manajemennya lebih serius dan profesional,” pungkasnya. (yad)

GU Akuisisi Dua Pemain Muda Persebaya, Presiden GU : Kami Punya Mimpi Jadi Klub Profesional Selengkapnya

Bupati Gresik Dorong DKG Manfaatkan GNI untuk Mendukung Kebangkitan Pariwisata di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan pengurus Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) periode 2022-2025 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Jumat malam, 27 Januari 2023. Pengurus DKG-dulu bernama-Dewan Kesenian Gresik, mayoritas anak muda.  Irfan Akbar Prawiro, ketuanya. 

Munculnya anak-anak muda di DKG ini membawa optimisme bagi para pekerja seni dan kebudayaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap pengurus DKG membangkitkan  seniman dan kebudayaan di Kabupaten Gresik tanpa meninggalkan nilai sejarah.

“Selama ini Gresik dikenal sebagai salah satu daerah, yang memiliki keberagaman budaya dan sejarah,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Menurut Gus Yani, DKG merupakan wadah penggiat seni dan pemerhati budaya. Harus mampu memberikan sumbangsih, pemikiran dan menghasilkan karya karya yang mengharumkan Gresik.

“Saya yakin melalui seni dan budaya yang dilakukan oleh DKG, dapat mengedukasi masyarakat hal yang positif. Dan menjadi salah satu unsur pendukung sektor pariwisata di Kabupaten Gresik,” tuturnya. Pengukuhan pengurus DKG di GNI kali pertama pascarevitalisasi. Puluhan tahun gedung berlokasi di Jalan Pahlawan itu suwung. Kondisi kumuh. 

Pemkab Gresik kemudian melakukan revitalisasi secara bertahap mulai 2021 dan 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno meresmikan gedung itu bersamaan launching Bandar Grissee pada 18 Desember 2022. Bupati juga berharap gedung GNI dihidupkan dan dimanfaatkan kembali. Dirinya membuka lebar seluas luasnya penggunaan GNI. Sebagai tempat kegiatan musik, tari, teater, seni dan budaya, dengan tetap menjaga dan merawat bersama sama tempat tersebut.

“Pelantikan DKG di GNI malam ini, mencatat sejarah difungsikannya kembali gedung ini,” ungkapnya. Meski sederhana, pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Gresik ini tetap meriah karena ada pertunjukan yang ditampilkan. Antara lain, tari Damarkurung dari kelompok Sanggar Seni Nyai Ageng Pinatih Gresik, karawitan dari kelompok Widya Budaya Lowayu.

Serta Macapatan oleh maestro macapat Mat Kauli dari Macapat Gresik. Para undangan seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Olahraga Gresik Syaifudin Ghozali serta anggota DPRD Gresik Syaikhu Busyiri. (yad)

Bupati Gresik Dorong DKG Manfaatkan GNI untuk Mendukung Kebangkitan Pariwisata di Gresik  Selengkapnya

UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik  melakukan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC). Program jaminan kesehatan masyarakat Gresik telah menca cakupan sebanyak 99,65 persen sejak dilaunching pada Oktober 2022.

“Prinsipnya, kita berani memulai sesuatu yang baru itu sudah jempol. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi apa yang salah, apa yang kurang kita perbaiki bersama-sama,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu dengan seluruh ekosistem kesehatan pada Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kecamatan Manyar pada Kamis, 26 Januari 2023.

Menurut Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani kerap disapa, dengan adanya UHC ini program pelayanan jaminan kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi tuntas. Pemantapan ini, menurutnya, juga harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar.

Gus Yani berharap, dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi pelayanan yang kurang ramah, cemberut, atau kurang simpatik. “Ini harus benar-benar tidak ada lagi. Karena panjenengan semua ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus diingat bahwa secara psikologis, orang yang sakit itu cenderung tidak sabar. Jadi harus diniati pelayanan ini penuh keikhlasan,” tegas Gus Yani.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga menegaskan akan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam penyempurnaan program UHC. Contohnya dalam permasalahan BPJS bagi tenaga kerja, Gus Yani mengungkapkan agar dilakukan koordinasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk ditemukan solusi.

Contoh lain menurut Gus Yani adalah, penyelarasan data kependudukan tiap-tiap wilayah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa sehingga bisa memudahkan program UHC berjalan lancar. Rama, salah warga Gresik yang telah menikmati program jaminan kesehatan (UHC) itu. 

Remaja 16 tahun menangis karena menahan sakit setelah terjatuh di rumah. Rama dibawa oleh orang tuanya  ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Ia hanya berbekal kartu induk anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK).
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dokter rumah sakit milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik itu memutuskan untuk melakukan operasi karena tulang yang patah. Proses operasi hingga obat diberikan secara gratis. Rama, satu dari ratusan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menikmati program 

Universal Health Coverage (UHC). 

Tahun ini, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu menganggarkan salah satu program Nawa Karsa itu sebesar Rp 100 miliar. 

Sementara itu, Kadinkes Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Gresik ini banyak dan menyentuh permasalahan kesehatan di masyarakat. Salah satunya adalah penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.

Tak hanya membahas masalah UHC, dalam kesempatan ini ditampilkan juga berbagai kebolehan dari dokter dan perawat Puskesmas di Kecamatan Manyar. Momen haru terasa kala dipertunjukkan berbagai kebolehan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari Puskesmas Sukomulyo. 

Di Puskesmas Sukomulyo memiliki pelayanan khusus bagi anak-anak spesial. Inovasi pelayanan tersebut juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Gus Yani. “Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong kesetaraan. Dan kedepan harapannya seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik memiliki pelayanan sama seperti yang ada di Puskesmas Sukomulyo ini,” pungkasnya. (yad)

UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan Selengkapnya

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah menangani dugaan guru menganiaya 15 siswanya. Akibat, dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berinisial AN itu, sejumlah siswa pingsan.

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan AN sebagai tersangka. Ia pun di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dugaan kekerasan oknum guru kepada peserta didik yang semuanya perempuan itu menimbulkan keprihatinan. Apalagi, kejadian kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tengah gencar mengkampanyekan Gresik, kota ramah dan layak anak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku miris membaca ada kejadian kekerasan terhadap anak. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menduga kejadian kekerasan terhadap anak di era digital itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik antara yayasan, pihak sekolah dan wali murid. 

“Kejadian pemukulan terhadap siswa tak boleh terjadi lagi. Kabupaten Gresik adalah kabupaten ramah, layak anak,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai peresmian gedung Teater dan launching 9 buku karya siswa SMP  Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Kabupaten Gresik, imbuhnya, adalah kabupaten layak untuk semua anak. Termasuk, penyandang disabilitas. Dia mencontohkan Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah yang juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik pada 2009. Ia menjadi inspirasi bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, sebuah motivasi bagi anak kebutuhan khusus. Aam punya harapan, mimpi mempunyai galeri. Akan kita komunikasi kepada Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk memberikan sebuah wadah anak muda ini menjadi motivator bahwasanya anak berkebutuhan khusus bisa meraih kesuksesan,” kata Gus Yani. 

Dalam peresmian gedung teater, musala Baiturrahman dan kantin sekolah, sekolah dipimpin oleh Arif Abdul Rahman ini, Aam memberikan sebuah lukisan wajah kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Lukisan ini Saya kerjakan selama tiga hari, dan sebagai hadiah khusus untuk pak Bupati,” kata Aam.

Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap AN,  Kepala  MTs NI di Kecamatan Manyar. AN  diduga melakukan pemukulan terhadap belasan siswinya hanya karena jajan di kantin sekolah lain. Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kepala sekolah berinisial AN itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap belasan siswi yang masih di bawah umur.

“Kepala sekolah AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam,” ujar AKBP Nur Azis.  AN diduga melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin sekolah lain. “AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum,” kata Nur Azis. (yad)

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga

SURABAYA,1minute.id – Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik bakal bertambah. Tambahan PAD diproyeksikan dari pendapatan sektor minyak dan gas (migas). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menadatangani kesepakatan bersama terkait Participating Interest (PI) 10 % minyak dan gas bumi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Selasa, 3 Januari 2023. Selain Kabupaten Gresik ada empat kabupaten lainnya yakni Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Bojonegoro dan Tuban. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, penandatanganan ini merupakan bentuk sinergitas yang luar biasa utamanya bagi Kementrian ESDM bersama SKK Migas. Langkah selanjutnya, setelah ditandatanginya kesepakatan ini,  kata Khofifah, yakni adanya komitmen oleh setiap daerah penerima untuk mengelola didalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah yang mendapatkan PI 10 %. Baik wilayah kerja Tuban maupun wilayah kerja Brantas jika sudah final nantinya.

Sebagai informasi, dalam kesepakatan ini terdapat dua wilayah kerja yang masuk dalam penandatanganan kesepakatan bersama. Pertama, wilayah kerja Tuban yang meliputi tiga Kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban dan  Gresik. Sedangkan, wilayah kerja Brantas meliputi Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

PI 10 % sendiri merupakan share atau pemberian saham sebesar 10 persen, dengan persentase yang didapatkan sebesar 6,4% dari PI 10% tersebut. Share tersebut berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di daerah-daerah wilayah kerja Migas, dalam hal ini wilayah kerja Tuban dan Brantas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  kesepakatan bersama merupakan “kado” awal tahun bagi Kabupaten Gresik. Hal ini karena pengelolaan hasil migas atau sumber daya alam yang akan mampu mengungkit ekonomi di daerah dan berujung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi daerah pengelola PI 10 %. “Nantinya dalam pelaksanaannya, Gresik Migas selaku BUMD Kabupaten Gresik akan ditunjuk sebagai penerima PI 10%,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Gresik Migas M. Habibulloh mengungkapkan bahwa dengan adanya PI 10% ini, diharapkan menjadi tambahan pendapatan asli daerah yang bersumber dari sektor migas. “Penandatanganan PI ini sudah ditunggu lama sebagai bagian dari hak yang akan diterima oleh pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Habib- begitu panggilan Habibullah. “Penandatangan ini merupakan awal dari proses penerimaan PI yang kemudian akan dibentuk PPD ( Perusahaan Perseroan Daerah) bersama daerah lainnya untuk menerima PI secara resmi,” imbuhnya. (yad)

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Bupati Gresik Antar 595 Penumpang KRI dr Soeharso tujuan Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 595 orang akhirnya bisa “mudik” ke tanah kelahiran di Pulau Bawean pada Kamis, 29 Desember 2022. Mereka bisa berlayar dan merayakan Tahun Baru di kampung halamannya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengantarkan langsung ratusan penumpang tujuan Pulau Bawean di Dermaga Madura, Mako Koarmada II, Surabaya.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Dinas BPPKAD A.M. Reza Pahlevi ;  Kepala Dinas Perhubungan Tarso Sagito, Kepala BPBD Darmawan, serta beberapa jajaran TNI Angkatan Laut Koarmada II.

Mereka berlayar dengan menumpang KRI dr Soeharso 590 secara gratis. Muhammad Rustan, salah satu calon penumpang berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Alhamdulilah, berarti pemerintah kabupaten Gresik itu cepet tanggap. Karena rencana awal kami mau pulang hari Sabtu kemarin tapi sudah tidak ada kapal,” katanya. Kapal bantuan TNI AL ini dikerahkan setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersurat kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meminta bantuan kapal untuk transportasi moda laut akibat cuaca buruk.

Selama 9 hari, ratusan calon penumpang tujuan Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean tertahan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebaliknya, warga Pulau Bawean harus menahan diri untuk berlayar ke Gresik sampai kondisi cuaca di perairan Gresik kembali bersahabat untuk berlayar. 

Selain transportasi laut Lumpuh. Persediaan sembako dan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean menipis. Ikhtiar Bupati Fandi Akhmad Yani mendapatkan respon cepat dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. 

Selain calon penumpang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga menggelontorkan bantuan sosial kepada masyarakat di Pulau terluar Gresik itu. Yakni,

Bantuan sosial sembako sebanyak 60 ton terdiri dari beras, telur, sayuran, dan 200 kardus makanan instan. Serta, 4 unit genset PLN, 22 unit peralatan komunikasi, dan 450 kilogram obat-obatan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI AL. “Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan oleh TNI Angkatan Laut. Karena seperti yang kita tahu, sudah hampir 9 hari kita tidak bisa berlayar,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Gus Yani mengharapkan, dengan bantuan sembako yang dikirimkan dapat mengurangi risiko inflasi di Bawean. Mengingat, stok sembako di sana sudah menipis.

“Masyarakat Bawean tidak perlu cemas, karena kita bisa mengirim seluruh bahan kebutuhan di sana. Tentunya dengan sinergitas bersama Pangkoarmada II,” ujarnya.  Sekitar pukul 15.00 WIB KRI dr Soeharso 590 berangkat menuju Bawean. Diperkirakan KRI dr Soeharso yang difungsikan sebagai kapal Bantu Rumah Sakit itu tiba di Pelabuhan Sangkapura, Bawean pada Jumat, 30 Desember 2022 pukul 07.00 WIB. 

KRI dr Soeharso langsung balik dengan membawa 615 orang dari Bawean tujuan Gresik. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean akibat cuaca. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit. (yad)

Bupati Gresik Antar 595 Penumpang KRI dr Soeharso tujuan Bawean Selengkapnya

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua

GRESIK,1minute.id – Puncak Peringatan Hari Ibu digelar oleh Tim Pengerak (TP) PKK Gresik terasa berbeda. Lebih meriah dan seru. Dikemas berbeda di helat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang masih gress, paskarevitalisasi.

Dalam peringatan Hari Ibu, penyelenggara menggemar lomba memasak nasi goreng. Peserta berjumlah 31 orang.  Semuanya kaum adam. Mereka adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Asisten, Sekretaris Daerah hingga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini digelar pada Rabu, 28 Desember 2022.

Dalam perlombaan ini, penilaian tidak hanya kelezatan masakan. Juga, kostum para koki juga mendapatkan penilaian. Untuk masakan, juara I diraih Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, runner up Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan ketiga Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Penampilan terunik disabet Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Peserta Terkeren dari Diskominfo dan Dinas Perikanan dan Kelautan, Peserta terkreatif didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Terfavorit diraih oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora).

Fandi Akhmad Yani mengatakan, kontes ini merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Menurutnya, laki-laki juga harus bisa memasak kala istri sedang sibuk. “Ini sudah menjadi pekerjaan sehari-hari, jadi sudah biasa memasak seperti ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun  mengajak semua orang untuk mengapresiasi para perempuan terutama seorang ibu. Dimana sosok ibu dimata Gus Yani merupakan suatu hal yang sangat spesial.

“Ibu menjadi sebuah pintu kesuksesan kita semua, kita memperingati Hari Ibu ini memberikan ruang kepada perempuan. Betapa hebatnya kaum perempuan dapat menjadi pondasi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Dengan adanya peringatan Hari Ibu, Gus Yani mengharapkan agar seluruh warga Gresik dapat lebih memuliakan orang tuanya. “Mudah-mudahan ini menjadi momen penting, agar kita bisa menghargai orang tua kita khususnya ibu,” harapnya dalam acara yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani, Ketua DWP Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, dan perwakilan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gresik ini. Untuk diketahui Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember. (yad)

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua Selengkapnya

Ikhtiar Bupati Gresik, Besok Bantuan Kapal TNI AL Berlayar ke Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kapal kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk moda transportasi laut ke Pulau Bawean mendapatkan respon positif. Rencananya, kapal bantuan TNI AL untuk membawa penumpang dan logistik ke pulau terluar sekitar 80 mil laut dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tarso Sagito membenarkan terkait permohonan bantuan kapal tersebut. Rencananya, kapal bantuan dari TNI Angkatan Laut berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

“Alhamdulillah atas keuletan Bapak Bupati dlm berkordinasi denganbberbagai pihak terutama dg pihak Mabes TNI AL. Insya Allah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan kapal milik TNI AL pada jam 14.00 WIB melalui pelabuhan Tanjung Perak , untuk itu masyarakat diminta berkumpul di halaman kntr Pemda pada jam 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 28 Desember 2022. 

Seperti diberitakan sejak sepekan terakhir perairan Gresik mengalami cuaca buruk. Cuaca yang tidak bersahabat untuk pelayaran itu membuat aktivitas transportasi moda laut mandeg. Tidak ada aktivitas penyeberangan Gresik-Pulau Pulau Bawean dalam sepekan terakhir. Ketinggian ombak diatas 2 meter. 

Kondisi tersebut membuat ratusan calon penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean tertahan. Sebaliknya, calon penumpang dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengurungkan niat berlayar sambil menunggu cuaca di perairan Gresik kembali normal. Selain itu, persediaan sembako menipis. Bahkan, persediaan compressed natural gas (CNG/gas alam terkompresi) untuk pembangkit listrik PLN di pulau terluar Gresik terancam habis. 

Ribuan warga di pulau berjarak 80 mil laut terancam blackout atawa petheng ndedet karena kehabisan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Kondisi itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean itu. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit. (yad)

Ikhtiar Bupati Gresik, Besok Bantuan Kapal TNI AL Berlayar ke Pulau Bawean  Selengkapnya

Cuaca Buruk, Bupati Gresik Minta Bantuan Panglima TNI Kapal untuk Warga Bawean 

GRESIK,1minute.id – Cuaca buruk yang melanda perairan Gresik membuat aktivitas transportasi moda laut mandeg. Tidak ada aktivitas penyeberangan Gresik-Pulau Pulau Bawean dalam sepekan terakhir. Ketinggian ombak diatas 2 meter. 

Kondisi tersebut membuat ratusan calon penumpang dari Pelabuhan Gresik tujuan Pulau Bawean tertahan. Sebaliknya, calon penumpang dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengurungkan niat berlayar sambil menunggu cuaca di perairan Gresik kembali normal. Selain itu, persediaan sembako menipis. Bahkan, persediaan compressed natural gas (CNG/gas alam terkompresi) untuk pembangkit listrik PLN di pulau terluar Gresik terancam habis. 

Ribuan warga di pulau berjarak 80 mil laut terancam blackout atawa petheng ndedet karena kehabisan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Kondisi itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk mengatasi problem yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean itu. Bupati Fandi Akhmad Yani meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, yang berasal dari TNI Angkatan Laut itu. Surat permohonan bantuan kapal untuk masyarakat Pulau Bawean diluncurkan pada Selasa, 27 Desember 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan ; Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit.

Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tarso Sagito membenarkan terkait permohonan bantuan kapal tersebut. Rencananya, kapal bantuan dari TNI Angkatan Laut berangkat pada Kamis besok, 29 Desember 2022.

“Alhamdulillah atas keuletan Bapak Bupati dlm berkordinasi denganbberbagai pihak terutama dg pihak Mabes TNI AL. Insya Allah masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman di Pulau Bawean akan diberangkatkan dengan kapal milik TNI AL pada jam 14.00 WIB melalui pelabuhan Tanjung Perak , untuk itu masyarakat diminta berkumpul di halaman kntr Pemda pada jam 11.00 WIB,” kata Tarso Sagito dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 27 Desember 2022. (yad)

Cuaca Buruk, Bupati Gresik Minta Bantuan Panglima TNI Kapal untuk Warga Bawean  Selengkapnya