Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim 

GRESIK,1minute.id – Shafira Zifa Arrosyikha dan Maydi Nala Akmal  Mirzaqi menyebut Pemkab Gresik berencana menggunakan seragam batik Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Dua peserta Gresik Vlog Competition “Refleksi 1 Tahun Nawa Karsa Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min” di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik itu menyebut seragam batik untuk aparatur sipil negara (ASN) dimulai tahun ini.

Dalam vlog dua pelajaran SMA Muhammadiyah 8 Gresik itu memperlihatkan sejumlah ASN dari RSUD Ibnu Sina Gresik sedang melakukan penjajakan pembelian.  Mereka mengaku memesan batik Wedani untuk Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret dan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. 

Mengapa tenun batik Desa Wedani ? Karena  tenun batik di Desa Wedani ini sudah masuk pasar ekspor yakni Timur Tengah, Eropa dan Asia. Masih menurut Shafira dan Akmal, kain tenun di Desa Wedani ini memiliki nilai historis tinggi dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. “Turun temurun sejak Maulana Malik Ibrahim,”katanya. Maulana Malik Ibrahim adalah Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu dimakamkan di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik.

Malik Ibrahim yang juga Syahbandar Gresik Pertama itu wafat pada12 Rabiul Awal 882 hijriah atau 9 April 1419 Masehi. “95 persen warga Desa Wedani menekuni kerajinan tenun,”kata Shafira. Desa Wedani kemudian ditetapkan sebagai Desa Devisa, satu-satunya di Kabupaten Gresik. 

Menjelang Hari Jadi Kota Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali kompak menggunakan baju batik hasil tenun Desa Wedani. Keduanya tampak serasi dan keren menggunakan setelan batik tersebut. “Dengan kualitas yang tidak diragukan tersebut, tidak ada lagi alasan untuk ragu-ragu dalam memilih produk UMKM sebagai produk favorit,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengunjungi galeri dan tempat pengrajin kain Wedani. Disana ia menyapa dan mendengar aspirasi pengrajin untuk pengembangan lebih lanjut. Tak lupa, Gus Yani mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk untuk selalu maksimal, dan pesan tersebut tidak terbatas pada UMKM Desa Wedani saja. (yad)

Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim  Selengkapnya

Keren! SMP Daris Dilengkapi Cinema, Tak Kalah Bioskop di Mal

GRESIK,1minute.id –  SMP Daris semakin mbois. Keren!. Lembaga pendidikan awal berdiri bernama Perguruan Darul Islam-kini-Yayasan Darul Islam berdiri 1930 itu memiliki fasilitas nonton film. Daris Cinema. Gedung bioskop itu berada di lantai 2 sekolah berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. 

Gedung bioskop itu berkapasitas sekitar 48 seat itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 5 Maret 2022. SMP Darul Islam, adalah lembaga pendidikan satu-satunya di Kabupaten Gresik yang memiliki fasilitas ruang sinema yang sekelas gedung bioskop di mal itu. Wartawan 1minute.id sempat menikmati pemutaran perdana film di ruang sinema dirancang seperti gedung bioskop itu. Tempat duduk emput dan berundak. Layar lebar dengan sound system yang terasa nyaman di telinga seperti gedung bioskop berlaringan.  Pemutaran filmnya menggunakan proyektor.  Untuk penonton ada sejumlah persyaratan yang harus ditaati. Antara lain, tidak membawa makanan dan minuman, dan  tidak boleh merekam.

Lalu, film apa yang diputar di Daris Cinema? Nah, film yang diputar adalah film edukasi atau dokumenter.  Selain ruang sinema, SMP Daris juga dilengkapi dengan perpustakaan digital. “Mensinergikan Kebudayaan dan teknologi,”kata Kepala SMP Darul Islam (Daris) Gresik Sumarga Adhi Satria pada Sabtu, 5 Maret 2022.

CEKREK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memotret suasana Daris Cinema, gedung bioskop di SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Daris Cinema, kata Sumarga, akan mengangkat tema kesenian dan kebudayaan khususnya berada di Gresik Kota Lama. Gresik Kota Lama ini memiliki sejarah yang sangat tinggi.  “Kita mengejar nusantara. Dan, internasional datang kesini,”kata Sumarga bertamsil.

Seperti di beritakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menyebut kawasan Gresik Kota Lama sangat istimewa. Tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Sebab, Gresik Kota Lama ini memiliki 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). 
Kampung Arab terdapat Makam Maulana Malik Ibrahim dan K.R.T.Poesponegoro. Kampung Pecinan terdapat Klenteng Kim Hin Kiong yang berdiri 1 Agustus 1153 Masehi.

Berikut, Jalan Basuki Rahmat, Raden Santri dan sekitarnya kawasan bangunan Kolonial Belanda dan terakhir Kampung Melayu (Jawa) terdapat di Kampung Kemasan di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. “Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya memiliki 3 Budaya,”katanya. (yad)

Keren! SMP Daris Dilengkapi Cinema, Tak Kalah Bioskop di Mal Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik (KLG) terasa meriah pada Sabtu, 5 Maret 2022. Gelaran acara itu seperti nguri-uri budaya dan kesenian khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dipusatkan di halaman SMP Darul Islam (Daris) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Para pencipta sejarah dan budaya Gresik tumplek blek di acara itu. Antara lain, Mat Kauli, seniman macapat,  sejarawan Kota Lama Gresik (KLG) Oemar Zainuddin, keturunan Kanjeng Poesponegoro Askabul Kahfi, dan lainnya. Lahirnya komunitas anyar yang diketuai oleh Sumarga Adhi Satria ini menjadi sebuah harapan baru bagi masyarakat yang peduli terhadap budaya dan sejarah yang ada di KLG itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengawali  sambutannya mengutip ucapan Presiden Indonesia pertama, Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Bangsa yang besar, bsngsa yang menghargai para pahlawannya”.

Maknanya apa dari kutipan tersebut,  kata Fandi Akhmad Yani, kita harus belajar dari sejarah. Belajar tentang kejayaan masa lalu,  juga bisa belajar tentang kehancuran. “Belajar sejarah bisa melihat kejayaan di masa lampau.  Belajar pula bisa melihat kehancuran  mudah-mudahan di Kabupaten Gresik, khusus lembaga pendidikan memberikan kurikulum  yang mengenal sejarah lokal. Ini sangat luar biasa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada sambutannya.

Bupati berusia 36 tahun ini, memberikan apresiasi dan akan mendukung Dinas Pendidikan membuat kurikulum sejarah muatan lokal Gresik.  “Kami mendukung betul karena kita belajar sejarah kota Gresik faktanya Kota yang sangat tua, Kota Bandar tertua. Kota bandar terbesar di eranya,”kata Gus Yani. 

Pelabuhan Gresik, imbuhnya, yang ada saat ini punya cerita kesuksesan luar biasa. Pusat perdagangan dari bangsa mana pun.  India,  Gujarat, China dan ini meninggalkan fakta.Banyak prasasti-prasasti kuno mulai dari Makam Nyai Fatimah binti Maimun,  Makam para waliyullah,  Maulana Malik Ibrahim,  makan Sunan Giri 

NGURI-URI BUDAYA: Seniman Macapat satu-satunya di Gresik, Mbah Mat Kauli, 77, bersama keturunan KRT Poesponegoro, Bupati Gresik pertama di launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bahkan di ada klenteng Kim HinKiong yang umurnya sudah ratusan tahun.  Ini fakta yang masih ada prasastinya. Jadi, Gresik ini sangat luar biasa. Lokasi sangat setrategis, tentunya banyak sejarah yang harus kita lestarikan.  Salah satunya ada tari tadi,  Tari Masmundari,”ujarnya. 

Keistimewaan Kota Gresik ini, jelas Gus Yani, tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua,  masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya. 

Karena sejarah yang kuat itu, pemerintah pusat memberikan hadiah bentuk pembangunan senilai Rp 50 miliar.  “Anggaran itu digunakan untuk membetulkan irigasi yang sudah berpuluh-puluh tahun ngak menata irigasi, memperbaiki lampu dan sebagainya,”ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Sumarga Adhi Satria mengungkapkan rasa syukur karena Launching dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadispendik Gresik S. Harianto,  Kepala Dinas Kebudayaan, Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafparpora) Gresik Sutaji Rudi dan lainnya. “Hari ini begitu menggembirakan karena nguri-uri budaya mendapatkan respon positif,”katanya. (yad)

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Minta Kades Inovatif dan Mengembangkan Potensi Desa 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua Kepala Desa (Kades) hasil Pemilihan Kepala Desa  Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 4 Maret 2022.

Dua Kepala Desa itu adalah Kades Bungah, Kecamatan Bungah Subakir dan Kades Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan Ziadatul Akmal. Dalam pelantikan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Gresik juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Suyono. 

Fandi Akhmad Yani meminta Kepala Desa yang baru saja dilantik diminta segera menjalankan tugas dengan baik, profesional, inovatif, kreatif, produktif, cepat berdaptasi dengan segala perkembangan yang ada dalam mengembangkan potensi desa. “Di situasi dan kondisi seperti Pandemi Covid-19 saat ini ditambah dengan kelangkaan minyak goreng, Kepala Desa sebagai leadership harus siap dalam pembangunan apapun serta harus menjaga kondusif desa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, Ia juga mengingatkan kepada kepala desa untuk sering ngelutus. “Disitulah akan paham akan masalah dan jangan pernah takut menyelesaikan persoalan yang ada, selamat dan sukses selamat bekerja semoga amanah bermanfaat di Masyarakat dalam menjalankan tugas,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Minta Kades Inovatif dan Mengembangkan Potensi Desa  Selengkapnya

Anak Jukir e-Parkir Diusulkan Dapat Beasiswa 

GRESIK,1minute.id – Penerapan parkir non tunai alias cashless tinggal hitungan jari. Sosialisasi, dan ujicoba telah dilakukan sejak Desember 2021. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus melakukan pemantauan pelaksanaan e-parkir itu. 

Bagaimana hasil pemantauan? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (rakor) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik dengan juru parkir memberikan apresiasi kepada para juru parkir (jukir) yang telah mendukung program e-parkir Kendati masih ditemukan sejumlah kendala lapangan. Antara lain,nmasih dijumpai masyarakat yang belum mengerti sistem cashless hingga adanya error sistem ketika transaksi.

Namun, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tetap optimistis permasalahan akan bisa diatasinya. Ia menyebut permasalahan seperti itu lumrah terjadi pada kebijakan-kebijakan yang baru dilaksanakan. “Dimanapun kalau ada kebijakan baru, pasti ada saja kendala-kendala yang terjadi, namun kita terus mencari solusi dan penyelesaian,”ujarnya. 

Gus Yani menyebut bahwa penerapan e-parkir dengan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital yang direncanakan akan diterapkan pada semua sektor penunjang pendapatan asli daerah (PAD). “Kita mulai dari sektor parkir,”katanya. 

Ia menyebut kebijakan ini demi kepentingan seluruh masyarakat Gresik sebagai salah satu penunjang pembangunan dan transparansi yang diaplikasikan dalam program kerja disektor PAD. “Kita sudah melakukan sosialisasi mulai Desember 2021, tahapan orientasi 2022 juga kita terapkan di 116 titik ruas jalan tepi umum. Kami berharap diatas bulan Maret, sudah tidak ada lagi tunai,”katanya. 

Untuk itu, ia meminta kepada semua pihak, baik jukir, koordinator parkir dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar bersama-sama jadi pengawas sesuai kewenangannya masing masing. Gus Yani juga meminta agar semua taat aturan agar kebijakan dan sistem yang terbangun saat ini terlaksana dengan baik.

Selain evaluasi parkir elektronik, Bupati Fandi Akhmad Yani mewacanakan untuk memberikan beasiswa kepada jukir yang mempunyai anak usia sekolah. Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SD-SMA). Pemerintah Kabupaten (Pemkab), katanya, akan menanggung biaya pendidikan anak-anak para juru parkir dari mulai tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak bagi para juru parkir. Kami masih melakukan pembahasan, tetapi kami terus berupaya agar dapat terealisasi. Kami berusaha bantu meringankan beban jukir,”katanya. (yad)

Anak Jukir e-Parkir Diusulkan Dapat Beasiswa  Selengkapnya

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor 

GRESIK,1minute.id – Kelangkaan minyak goreng masih belum berujung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan dengan menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) sesuai ketentuan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter pada Rabu, 23 Februari 2022.

Gelontoran ribuan liter migor dipusatkan di dua kecamatan yakni Ujungpangkah dan Panceng. Sebanyak 8.400 liter yang  digelontorkan Pemkab untuk menstabilkan harga migor tersebut. Masing-masing kecamatan mendapatkan pasokan 4.200 liter. Setiap warga maksimal membeli 2 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung pasar murah migor di dua kecamatan di Pantai Utara Gresik itu. Fandi Akhmad Yani mengatakan, operasi pasar migor ini membantu masyarakat mendapatkan migor sesuai ketentuan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter. 

“Untuk (pasar murah, Red) menjawab persoalan yang menjadi problem masyarakat akan kelangkaan minyak goreng, Ini merupakan bagian dari Nawa Karsa rembug akur warga. Kita lakukan operasi pasar murah hingga di tingkat desa untuk mengatasi langkanya minyak goreng dipasaran,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat untuk mengantisipasi ketergantungan di saat kelangkaan minyak goreng untuk berbudaya baru dengan mengurangi  gorengan dan makan makanan yang serba direbus. “Mudah mudahan menjelang puasa nanti melalui Diskoperindag kita mendapat tambahan 1 Juta liter minyak goreng. Semoga dapat bermanfaat untuk warga masyarakat di Kabupaten Gresik,”katanya. 

Sementara itu, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan operasi pasar dilakukan di sejumlah desa se-Kabupaten Gresik. Jumlahnya sebanyak 33.600 liter minyak goreng dengan harga sesuai HET Rp 14 ribu per liter. Pasar murah di Kecamatan Panceng dan  Ujungpangkah masing masing sebanyak 4.200 liter minyak. 

Di Kecamatan Ujungpangkah, pasar murah diperuntukkan warga Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip. Sedangkan di Kecamatan Panceng tahap awal diperuntukkan warga Desa Prupuh. “Besok (Kamis) operasi dilakukan di Kecamatan Manyar dan Kedamean,”kata Agus Budiono. (yad)

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor  Selengkapnya

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani duduk bareng dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dua tokoh muda itu duduk bareng dalam Leader Talk “Bincang SDM Unggul Mahasiswa” Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya pada Senin, 21 Februari 2022.

FAY atau Fandi Akhmad Yani dan AHY tampil sebagai narasumber secara hybrid dipusatkan di Gedung Sekolah Pascasarjana Unair Kampus B. Sedangkan, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof. Badri Munir dan Koordinator Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Unair Prof. Fendy Suhariadi yang menjadi pembicara secara daring.

Fandi Akhmad Yani dalam paparannya menegaskan bahwa pendidikan merupakan solusi untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul. Berdasarkan data dari Dikti, total terdapat sekitar 8,5 juta jiwa mahasiswa Indonesia. Rinciannya, 7,1 juta mahasiswa sarjana, 318.789 mahasiswa magister dan 12.989 mahasiswa doktoral.

“Dari data tersebut, bisa dilihat bagaimana mengkerucutnya jumlah mahasiswa dari tingkat sarjana ke tingkat magister, hingga ke doktoral. Inilah yang menjadi tumpuan kita, untuk menjadi SDM yang kita dorong sehingga nanti di 2045 kita bisa memetik hasil dari bonus demografi,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Bupati berusia 36 tahun itu mengingatkan kepada generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik, bahwa kesuksesan merupakan hasil kumulatif dari perubahan yang baik walaupun hanya 1 Persen, asalkan dilakukan secara konsisten

“Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, butuh kerja keras, keuletan dan tahan banting. Serta tidak kalah pentingnya diperlukan adanya inovasi dan kreatifitas. Untuk anak-anak muda Gresik, kita bersama-sama belajar untuk kemajuan Gresik,”ajak Bupati Fandi Akhmad Yani yang juga Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Bencana Unair Surabaya itu. Acara Leader Talk yang di moderatori oleh Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair Suparto Wijoyo ini merupakan program podcast interaktif. (yad)

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten Selengkapnya

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV

SIDOARJO, 1minute.id – Generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh sungkan dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya media sosial sebagai sarana dalam melakukan kegiatan dakwah.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Grand Launching Progresif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital yang diadakan di Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo pada Minggu, 20 Februari 2022.
Dalam Kegiatan yang mengangkat tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini, Gus Yani, begitu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani biasa disapa, menyampaikan pandangannya terhadap pentingnya pemanfaatan pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam kegiatan dakwah.

Gus Yani, mengajak para santri dan alumni pondok pesantren untuk memahami pola kehidupan masyarakat, lalu kemudian mengubah metode dakwah sesuai dengan pola tersebut. Berikutnya, menyesuaikan substansi dakwah yang disampaikan dengan kondisi yang ada di masyarakat. Dan yang terakhir dan tidak kalah penting di era saat ini adalah memaksimalkan teknologi dan penggunaan media sosial seperti Youtube, Zoom, Instagram, bahkan Tiktok.

“Dengan kemajuan teknologi yang begitu luar biasa, diharapkan santri-santri kita harus melek teknologi, harus bisa mengimbangi tantangan kemajuan teknologi yang begitu cepat,”ujar Gus Yani. Menantu KH Agoes Ali Masyhuri itu mengibaratkan bahwa dunia saat ini ada dalam genggaman, oleh karenanya kita harus beradaptasi dan cerdas dalam genggaman tersebut.

“Melalui dakwah yang merupakan suatu ikhtiar dalam menyebarkan agama, jika dalam prakteknya masih menggunakan cara-cara konvensional maka ini akan tertinggal dengan perubahan zaman. Padahal hari ini kita bisa berdakwah lewat berbagai saluran media sosial, ini lebih mudah tersampaikan,”jelas Bupati berusia 36 tahun itu.

Seperti nasihat para orang bijak, didalam suatu tantangan dan kesulitan sejatinya ada kesempatan. Hal inilah yang coba ditangkap Pesantren Progresif Bumi Sholawat dengan dilaunchingnya Progresif TV. “Mudah-mudahan, dalam kesempatan ini Progresif TV bisa hadir ditengah masyarakat dengan konten-kontennya yang dibuat semenarik mungkin, sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya dan menutup kesempatan berkembangnya radikalisme,”tutup suami Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini.

Kegiatan Grand Launching Progressif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital dengan tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini dihadiri oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang didapuk menjadi narasumber dalam sarasehan yang dimoderatori oleh pakar komunikasi Suko Widodo itu.

Beberapa tokoh tampak hadir di Pesantren yang diasuh oleh KH. Agoes Ali Masyhuri ini, diantaranya seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan ketua Bu Nyai Nusantara yang mengikuti kegiatan launching di Pesantren Progresif Bumi Sholawat hari ini. (yad)

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV Selengkapnya

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga

GRESIK,1minute.id – Dokter Umar Nur Rachman, kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.  Pelantikan pengurus baru dihelat di Hotel AstonInn pada Sabtu, 19 Februari 2022. Pelantikan pengurus organisasi profesi mengusung tema  “IDI Tumbuh Maju, Bersinergi Mendukung Nawakarsa Gresik Baru”dilakukan secara hybrid dan virtual ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak organisasi  IDI semangat gotong royong dan saling membantu. Dampak pandemi Covid-19hanya pada kesehatan. “Namun juga di sisi ekonomi dimana semua kegiatan atau mobilitas yang dibatasi,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengapresiasi langkah IDI yang ikut serta dalam strategi kebijakan vaksinasi  dilaksanakan oleh pemerintah sebagai langkah untuk segera bangkit dalam pemulihan ekonomi masyarakat secara nasional.

Bupati Fandi Akhmad Yani menghimbau pengurus IDI yang baru dilantik agar bekerja dengan dedikasi yang tinggi dan sikap profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat di Kabupaten Gresik. “Pemerintah Kabupaten Gresik membuka lebar kerjasama dengan IDI sebagai jembatan mitra kerja antara dokter dengan pemerintah daerah,”tegasnya. 

Menanggapi ajakan Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua IDI Gresik dr. Umar Nur Rachman menyambut baik. Pihaknya, akan mendukung penuh program Nawakarsa dari Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Salah satunya adalah peningkatan pelayanan di bidang Kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu hadir secara daring, Ketua Umum IDI Jawa Timur  dr. Sutrisno, SpOG berharap sinergi antara IDI dengan Pemkab Gresik semakin baik. Pemkab telah menjadi jembatan mitra terbaik IDI Gresik. Ia berharap penambahan tenaga kesehatan spesialis di Pulau Bawean menitipkan warga asli Bawean melalui pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa.”Warga Bawean yang sekolah di Jurusan Kesehatan untuk pemenuhan tenaga spesialis di pulau tersebut,”ungkapnya. (yad)

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga Selengkapnya

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM 

GRESIK,1minute.id – Investasi masuk ke kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Pada 2021, realisasi investasi yang masuk melebihi target yang dicanangkan Pemkab Gresik sebesar Rp 9,09 triliun. Tahun ini,  Pemkab Gresik mengestimasikan target investasi yang masuk sebesar Rp 15,9 triliun. 

Capaian positif bidang investasi itu membuat  Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengganjar dengan apresiasi. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Reza Pahlevi di ruang rapat Nusantara Kementerian Investasi/BKPM Jl Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore, 16 Februari 2022.

Penghargaaan itu diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia yang berhasil menaikkan target capaian realisasi Investasi 2021 sesuai yang diharapkan negara. “Bupati Gresik telah memberikan kontribusi terhadap target capaian realisasi investasi 2021 yang diinginkan pemerintah,”kata Bahlil.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penghargaan ini menjadi salah satu kebanggaan yang mendorong untuk lebih baik dalam melakukan inovasi, mendorong penguatan di bidang perizinan berinvestasi, terutama di era new normal ini menciptakan inovasi baru. “Proses pelayanan publik tidak terganggu, bahkan lancar dan dijamin kemudahan,”ungkap Fandi Akhmad Yani. 

Penghargaan itu, imbuhnya, akan menjadikan semangat dan motivasi untuk lebih berinovasi, khususnya dalam peningkatan investasi di daerah. (yad

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM  Selengkapnya