Wilmar dan KPN Grup Sinergi dengan TNI AU Distribusikan 26.400 Liter Migor ke Papua Menggunakan Pesawat Hercules 

GRESIK, 1minute.id– Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dan KPN Grup melakukan operasi pasar minyak goreng (migor) ke Papua. Sebanyak 26.400 liter migor dengan harga Rp 14 ribu per liter di terbangkan ke Papua menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) pada Minggu malam, 20 Februari 2022.

Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia  Ridwan Brandes mengatakan, pengiriman minyak goreng ke Papua ini dalam rangka mendukung program pemerintah minyak goreng murah dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14 ribu per liter 

“Kita mengetahui di mana-mana terjadi kelangkaan minyak goreng (migor). Termasuk di Papua. Wilmar bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara (AU) dan KPN Grup masing-masing 13.200 liter atau 26.400 liter ke Papua,”kata Ridwan Brandes didampingi Manajer Humas WINA Hartono dan Plant Manajer Syahrizal pada Minggu malam, 20 Februari 2022. “Minyak goreng ini langsung diterbangkan dengan pesawat Hercules milik TNI AU,”imbuh Ridwan Brandes. Ia berharap dengan droping 26.400 liter kelangkaan migor di Papua bisa segera teratasi.

Informasi yang dihimpun selama ini, distribusi migor ke Papua dilakukan menggunakan moda transportasi kapal. Untuk distribusi dengan moda kapal itu membutuhkan waktu 2 minggu bahkan 1 bulan. Karena kondisi mendesak itu, droping migor ke Papua menggunakan pesawat terbang. Wilmar dan KPN Grup, masing-masing mengirimkan 13.200 liter. Total menjadi 26.400 liter minyak goreng. Ribuan liter minyak goreng itu diberangkatkan dari  pabrik pengolahan sawit berlokasi di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu sekitar pukul 22.00.

CEK MIGOR : (kiri-kanan) Unit Business Head Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes didampingi Manajer Humas Hartono Subechi dan Manajer Plant Minyak Goreng Syahrizal melakukan pengecekan migor sebelum di distribusi ke Papua pada Minggu malam, 20 Februari 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi)

Migor yang diangkut menggunakan truk itu kemudian dibawah ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Rencananya, pesawat Hercules milik TNI AU yang membawa migor terbang pada Senin pagi, 21 Februari 2022. Penerbangan Juanda, Sidoarjo – Papua membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.  Minyak goreng harga sesuai ketentuan pemerintah dengan HET sebesar Rp 14 ribu per liter sudah bisa nikmati masyarakat berada di “Bumi Cendrawasih” itu di perkirakan sekitar pukul 10.00 pada Senin hari ini, 21 Februari 2022.

“Karena kondisi mendesak, akibat kelangkaan minyak goreng distribusi dilakukan menggunakan pesawat terbang Hercules milik TNI AU,”tegas Ridwan Brandes. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan pengiriman minyak goreng ke Jawa dan luar Jawa. Antara lain,  Sumatera. “Kita tetap konsisten mendukung program pemerintah untuk minyak goreng harga murah ini. Untuk menghindari kelangkaan,”katanya. 

Terkait terjadinya kelangkaan minyak goreng, Ridwan Brandes mengaku tidak mengetahui mengapa sampai terjadi kelangkaan migor. Sebab, selama ini, terangnya, produksi minyak goreng di Wilmar tetap normal. Wilmar memproduksi migor sekitar 50 ribu sampai 70 ribu ton per bulan. Produksi itu normal dari sebelum dan setelah ada penetapan satu harga tersebut. “Untuk mendukung program pemerintah itu memproduksi secara maksimum,”tegasnya.

Meski kebutuhan bahan baku sangat memengaruhi. Akan tetapi, Ridwan Brandes menegaskan trading Wilmar berkomitmen untuk memenuhi bahan baku minyak goreng sesuai dengan kebutuhan. (yad)

Wilmar dan KPN Grup Sinergi dengan TNI AU Distribusikan 26.400 Liter Migor ke Papua Menggunakan Pesawat Hercules  Selengkapnya

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga

GRESIK,1minute.id – Dokter Umar Nur Rachman, kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.  Pelantikan pengurus baru dihelat di Hotel AstonInn pada Sabtu, 19 Februari 2022. Pelantikan pengurus organisasi profesi mengusung tema  “IDI Tumbuh Maju, Bersinergi Mendukung Nawakarsa Gresik Baru”dilakukan secara hybrid dan virtual ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak organisasi  IDI semangat gotong royong dan saling membantu. Dampak pandemi Covid-19hanya pada kesehatan. “Namun juga di sisi ekonomi dimana semua kegiatan atau mobilitas yang dibatasi,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengapresiasi langkah IDI yang ikut serta dalam strategi kebijakan vaksinasi  dilaksanakan oleh pemerintah sebagai langkah untuk segera bangkit dalam pemulihan ekonomi masyarakat secara nasional.

Bupati Fandi Akhmad Yani menghimbau pengurus IDI yang baru dilantik agar bekerja dengan dedikasi yang tinggi dan sikap profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat di Kabupaten Gresik. “Pemerintah Kabupaten Gresik membuka lebar kerjasama dengan IDI sebagai jembatan mitra kerja antara dokter dengan pemerintah daerah,”tegasnya. 

Menanggapi ajakan Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua IDI Gresik dr. Umar Nur Rachman menyambut baik. Pihaknya, akan mendukung penuh program Nawakarsa dari Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Salah satunya adalah peningkatan pelayanan di bidang Kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu hadir secara daring, Ketua Umum IDI Jawa Timur  dr. Sutrisno, SpOG berharap sinergi antara IDI dengan Pemkab Gresik semakin baik. Pemkab telah menjadi jembatan mitra terbaik IDI Gresik. Ia berharap penambahan tenaga kesehatan spesialis di Pulau Bawean menitipkan warga asli Bawean melalui pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa.”Warga Bawean yang sekolah di Jurusan Kesehatan untuk pemenuhan tenaga spesialis di pulau tersebut,”ungkapnya. (yad)

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga Selengkapnya

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut

GRESIK,1minute.id – Seleksi Calon Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik memasuki babak baru. Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi dan Dewas di perusahaan milik Pemkab Gresik itu menetapkan 34 orang kandidat calon direksi dan dewas pada Jumat, 18 Februari 2022.

Rincian, 22 pendaftar calon direksi dan 12 calon dewas. Mayoritas calon yang lolos administrasi itu adalah wajah baru. Ada satu atau dua kandidat wajah lama. Di posisi calon direksi, wajah lama adalah Harisun Awali.  Ia sebelumnya ada Direktur Teknik (Dirtek). Harisun yang berada satu gerbong bersama Siti Aminatus Zariyah, Direktur Utama (Dirut) di Perumda Giri Tirta yang diberhentikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sedangkan di posisi Dewas, terdapat nama Gunawan Setiadji. Gunawan, saat ini adalah Plt Dirut Perumda Giri Tirta Gresik yang Asisten Pembangunan Setkab Gresik.  
Penetapan calon yang lolos seleksi itu tertuang dalam surat Nomor 801/072/437.22/2022 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Kabupaten Gresik 2022.

Penetapan calon direksi dan Dewan di teken oleh Akhmad Washil Miftahul Rachman, Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) itu. Penetapan diteken Jumat, 18 Februari 2022. Tahapan berikutnya, 34 kandidat itu akan menjalani psikotes, ujian tulis, wawancara dan presentasi. Nantinya, pansel akan menetapkan masing-masing tiga orang untuk dewas dan direksi. (yad)

Tahapan Calon Dewas  22 Februari :  Psikotes 
24 Februari :  Ujian tulis. 1-4 Maret.   : Pengumpulan makalah strategi                          pengawasan. 7 Maret.       : Presentasi  dan wawancara                         makalah strategi pengawasan 

Tahapan Calon Direksi 23 Februari. : Psikotes 
25 Februari  : Ujian Tertulis Keahlian 
1-4 Maret.    : Pengumpulan makalah strategi                         rencana bisnis. 8 Maret         : Presentasi dan wawancara  rencana bisnis. (Data Pansel Calon dewas dan direksi Perumda Giri Tirta Gresik)

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut Selengkapnya

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi 

GRESIK,1minute.id – Mata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berkaca-kaca. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu seakan menahan tangis melihat kondisi tiga bersaudara yakni Waras, 70 ; Chamim, 62 , dan Siti Chodijah, 53, serba kekurangan. Hidup di rumah sederhana di gang sempit di Jalan K.H.Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. 

Apalagi, mereka selama ini belum tersentuh oleh bantuan dari Kementerian Sosial. Antara lain, Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah begitu mendapatkan kabar ada warga belum tersentuh bantuan sosial dari Kementerian Sosial langsung menyambangi mereka pada Jumat, 18 Februari 2022. 

Bu Min tiba sebelum salat Jumat didampingi Lurah Pakelingan Muslich disambut Chamim, dan Siti Khodijah. Sedangkan, Waras, sulung dari tiga bersaudara tergolek sakit. Tidur di kasur lantai di ruang tamu tanpa perabot rumah tangga seperti meja dan kursi. Apalagi, televisi. 
Bu Min mengatakan seharusnya mereka masuk dalam data penerima  PKH maupun BPNT. Akan tetapi, karena mereka tidak punya anak maka tidak bisa masuk. “Ketiganya  belum mendapakan  PKH dan BPNT karena syarat dari Kemensos harus punya anak, sedangkan mereka tiga bersaudara ini belum berkeluarga,”kata Bu Min. 

Saat ini, Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusi. “Nanti kita masukkan pada program tersebut agar bisa membantu meringankan bebannya,”imbuhnya. Wabup meminta kepada kepala desa atau lurah untuk melakukan pendataan warga yang kurang mampu di data secara real. Sehingga, bisa tercover oleh bantuan PKH Inklusi.  Tujuan akhir, tingkat kemiskinan bisa segera teratasi. Tingkat kemiskinan menurun. 

“Gresik ini terlihat tingkat kemiskinan masih tinggi karena pengaruh dari besar UMK yang tinggi. Sehingga ada kesenjangan yang tinggi dari yang berpendapatan UMK dibanding  mereka yang berpendapatan di bawah UMK. Padahal dibandingkan kabupaten lain tingkat pendapatan di Kabupaten Gresik  sudah cukup tinggi,”imbuhnya. Sebelumnya pamit, Bu Min menyerah bantuan sembako dan uang tunai kepada keluarga Waras.

“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini tadi bisa bermanfaat bagi ketiga bersaudara. Dan kelurahan juga agar memperhatikan dan mengupayakan bantuan bagi warganya yang kurang mampu,”tegasnya.

Untuk diketahui, selama ini kebutuhan hidup tanggung oleh Chamim yang bekerja di kerajinan kopyah. Namun, sejak Waras, kakak sulung sakit, Chamim memilih berhenti bekerja. Untuk kebutuhan hidup mereka bergantung welas asih tetangga. Pada Ramadan lalu bantuan mulai mengalir. Antara lain, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. (yad)

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi  Selengkapnya

Pasien Klinik Kecantikan dengan Dokter Spesialis Kulit Diduga Abal-abal Melapor ke Polisi

GRESIK,1minute.id – “Bu Saya ini dokter,. Bukan….!”kata FFB kepada korban Lilik Fauziyah melalui pesan WhatsApp. Perempuan asal Jalan Link Jarkali, Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur itu akhirnya kepincut. Ia pun akhirnya melakukan perawatan kecantikan kepada FFB.

Ada tiga jenis perawatan dilakukan oleh Lilik Fauziyah di klinik FSC Aestetic yakni perawatan kulit, pengencangan payudara dan penyempitan miss V di milik dokter FSC di Jalan Merak, Kompleks Perumahan Griya Kembangan Asri (GKA), Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Hasilnya? Lilik Fauziyah kemudian melapor ke Polres Gresik pada Kamis, 17 Februari 2022. Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Willem Mintarja. Ia melaporkan FFB atas dugaan tindak pidana malapraktek yang dilakukan di klinik kecantikannya. Kuasa hukum korban, Wellem Mintarja mengatakan awalnya korban datang ke klinik milik dr. FFB untuk melakukan perawatan kulit, pengencangan payudara dan penyempitan Miss V. Waktu itu, korban bertemu lansung dengan FFB yang mengaku sebagai dokter spelalis kulit.

“Wajah Saya di anestesi dan  di suntik beberapa kali sehingga wajah saya bengkak. Tidak hanya itu, untuk mengencangan Miss V dimasuki alat selama setengah jam. Rasanya terasa panas dan nyeri. Itu semua yang melakukan adalah dr. FFB,”kata korban Lilik didampingi kuasa hukum Wellen Mintarja saat selesai diperiksa di Polres Gresik pada Kamis, 17 Februari 2022.

Masih menurut korban, setelah perawatan selang dua hari kulit tangan dan kaki saya mengering dan mengelupas dan wajah lebam dan merah merah. “Wajah saya seperti kena pukul,”terangnya. Korban Lilik lalu konsultasi. “Saya disuruh untuk kontrol lagi akan tetapi tidak ada hasil bahkan wajah saya rusak,” ujarnya.

Lalu berapa biaya treatment ke klinik FSC Aestetic ? Untuk tindakan treatment pertama selama 8 jam biaya Rp 8 juta. Selanjutnya ketika kontrol bayar lagi sebesar Rp 1,6 juta. “Saya juga dikasih krem perawatan wajah, karena tidak ada hasil maka saya berhentikan,” tegasnya.

Sementara itu, Wellem Mintarja mengatakan bahwa pemilik klinik berinisial FFB yang mengaku dokter patut diduga abal-abal. Pasalnya, kami sudah melakukan kordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik maupun Jawa Timur. “Nama dr. FFB tidak terdaftar sebagai dokter,”kata Wellem. 

Atas dasar itulah, kliennya kemudian melapor ke Polres Gresik.  “Dugaan kami FFB itu bukan dokter. Anehnya, dia malah mengaku sebagai dokter spesilis kulit pada klien kami,”tegasnya. Ditambahkan Wellem, saat ini krem perawatan kulit yang dberikan ke kliennya patut dipertanyakan keaslian dan risikonya. Pasalnya, pada produk itu BPOM-nya tertera kode MD yang digunakan untuk produk makanan bukan untuk kosmetik.

“Kami laporkan dugaan malapraktek ini agar tidak ada lagi korban lain. Pasalnya, saat ini banyak klinik kecantikan ilegal yang beredar di masyarakat. Untuk itu, kami himbau agar masyarakat lebih teliti untuk datang ke klinik kecantikan,”ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum FFB, Muhammad Takim mengatakan, pihaknya belum memegang secara utuh dan penuh terkait perizinannya. “Maka kami belum bisa memberikan statemen,”kata Takim dikonfirmasi melalui seluler milik keluarga kliennya. “Kami belum berani membantah atau bagaimana pun karena kami belum memegang data-data secara langsung dari klien kami.  Sebab, hari ini ada pergantian kuasa hukum,”imbuh pengacara dari kantor Hukum Riyadi & Patner itu. (yad)

Pasien Klinik Kecantikan dengan Dokter Spesialis Kulit Diduga Abal-abal Melapor ke Polisi Selengkapnya

Kuasa Hukum Pak Eko, Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa Terduga Pembunuh Janda

GRESIK,1minute.id – Sidang perkara dugaan pembunuhan dengan terdakwa Abdullah Musyafak alias Pak Eko kembali digelar di Pengadilan Negeri Gresik, dengan agenda nota pembelaan pada Rabu,16 Februari 2022. Agenda sidang adalah pembacaan nota pembelaan terdakwa. Isi nota pembelaan tersebut menerangkan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya berangkat dari sebuah asumsi. Tidak ada bukti materiil sebagaimana asas pembuktian dalam pemeriksaan hukum pidana.

“Tidak ada seorang saksi yang melihat dan mengetahui perbuatan terdakwa. Mulai kapan, di mana dan dengan cara apa terdakwa melakukan perbuatannya,”kata Kuasa Hukum terdakwa dari Posbakum YLBH Fajar Trilaksana, Rudi Suprayitno usai sidang pada Rabu, 16 Februari 2022.

Tidak hanya itu, dalam perkara tersebut juga tidak ada bukti materiil sidik jari terdakwa yang ditemukan pada mayat korban, Erni Kristianah. Begitu juga hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari sidik jari terdakwa. Jaksa penuntut umum juga belum cukup mampu memperkuat dalil-dalil dakwaan dan tuntutannya sehingga terdapat keragu-raguan bagi Majelis Hakim.
“Jika terjadi keragu-raguan apakah terdakwa salah atau benar, maka sebaiknya diberkan hal yang menguntungkan bagi terdakwa. Yaitu, dibebaskan dari dakwaan,”jelasnya. Atas dasar itulah, serta fakta di persidangan pihaknya meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai Fitra Dewi Nasution untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut.

Menyatakan terdakwa Abdullah Musyafak tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain. Kemudian meminta majelis hakim membebaskan terdakwa Abdullah Musyafak dari seluruh dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Menyatakan hukum, mengembalikan terdakwa pada harkat dan martabar serta nama baiknya. 

Seperti diketahui, terdakwa Abdullah Musyafak diseret ke persidangan karena diduga membunuh Erni Kristianah warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik pada Juli 2021. Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk.Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. 

Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban. Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar.

Kematian korban akibat kekerasan tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun. Pada sidang sebelumnya, terdakwa telah dituntut dengan pasal 338 KUHP dengan anacaman hukuman 12 tahun penjara. (yad)

Kuasa Hukum Pak Eko, Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa Terduga Pembunuh Janda Selengkapnya

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM 

GRESIK,1minute.id – Investasi masuk ke kabupaten Gresik menunjukkan tren peningkatan. Pada 2021, realisasi investasi yang masuk melebihi target yang dicanangkan Pemkab Gresik sebesar Rp 9,09 triliun. Tahun ini,  Pemkab Gresik mengestimasikan target investasi yang masuk sebesar Rp 15,9 triliun. 

Capaian positif bidang investasi itu membuat  Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengganjar dengan apresiasi. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP-PTSP) Reza Pahlevi di ruang rapat Nusantara Kementerian Investasi/BKPM Jl Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore, 16 Februari 2022.

Penghargaaan itu diberikan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di Indonesia yang berhasil menaikkan target capaian realisasi Investasi 2021 sesuai yang diharapkan negara. “Bupati Gresik telah memberikan kontribusi terhadap target capaian realisasi investasi 2021 yang diinginkan pemerintah,”kata Bahlil.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penghargaan ini menjadi salah satu kebanggaan yang mendorong untuk lebih baik dalam melakukan inovasi, mendorong penguatan di bidang perizinan berinvestasi, terutama di era new normal ini menciptakan inovasi baru. “Proses pelayanan publik tidak terganggu, bahkan lancar dan dijamin kemudahan,”ungkap Fandi Akhmad Yani. 

Penghargaan itu, imbuhnya, akan menjadikan semangat dan motivasi untuk lebih berinovasi, khususnya dalam peningkatan investasi di daerah. (yad

Realisasi Investasi Melebihi Target,Bupati Gresik Raih Penghargaan Menteri Investasi/BKPM  Selengkapnya

Alfan Wahyuddin  : Apindo Akan Lebih Modern, Digitalisasi dan Transparan

GRESIK,1minute.id – Alfan Wahyuddin, nakhoda baru Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik. CEO Asuka Grup itu meraih suara mayoritas, 50 dari 84 suara anggota yang memiliki hak pilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Apindo DPK Gresik di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik pada 16 Februari 2022.

Sedangkan, tiga calon lainnya yakni Brigjend Pol F.X. Sumarno 8 suara ; Tri Andhi Suprihartono 17 suara dan Ichwansjah 6 suara. Tidak sah 3 suara serta 11 anggota tidak menggunakan hak pilih. Total 95 bukan 94 hak suara seperti diberitakan sebelumnya. 

Tri Andhi Suprihartono adalah inkumben dua periode di asosiasi para pengusaha di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Apa saja yang bakal dilakukan oleh ketua terpilih, Alfan Wahyuddin? Sebelum proses pencoblosan dengan sistem drive thru untuk menghindari kerumunan pemilih, Alfan Wahyuddin kepada wartawan mengatakan pihaknya akan menjalin hubungan lebih harmonis dengan tiga pilar yakni pemerintah, pengusaha dan pekerja. “Yang lebih penting lagi, Apindo kedepan lebih punya marwah dan martabat sebuah organisasi pengusaha yang besar di Gresik,”kata Alfan.

Apindo, katanya, harus mewakili  1.600 lebih perusahaan di Gresik. Saat ini, baru 10 persen menjadi anggota Apindo Gresik. “Saya terpilih sebagai ketua Apindo maka jumlah anggota harus di tingkatkan. Lebih dari yang ada sekarang,”katanya. 

Kedua, keberpihakan asosiasi terhadap kepentingan perusahaan. Saat ini,  banyak perusahaan dalam kondisi sulit karena pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua ini. Bahkan, katanya, ada yang tidak produksi faktor lain. Seperti kesulitan masalah keuangan dan sebagainya. ” (Anggota) akan kita ayomi , kita akan melakukan pendampingan sehingga bisa tumbuh kembali sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Gresik,”ujarnya. 

Berikutnya adalah masalah transparasi dalam organisasi. Karena transparan itu penting. Adanya transparansi muncul adanya trust.  Adanya kepercayaan akan mendapatkan dukungan dari anggota dan mungkin yang akan mendaftar sebagai anggota Apindo. 

“Dengan adanya transparasi yang selama ini kurang mendapatkan manfaat akan merasa senang bergabung dengan Apindo,”harapnya. Selain itu, Alfan berjanji akan membangun komunikasi yang baik dengan pekerja yang ada di Gresik. “Kita akan kerjasama dengan pemerintah. Khusus dalam pelatihan, training, serifikasi. Kebetulan Pemkab Gresik saat ini lagi menggagas berdirinya rumah vokasi. Dengan ada vokasi akan tercipta link and macht,”terangnya. 

Rumah vokasi ini menjadi nanti media pendidikan akan dilakukan sejenis magang di perusahaan. “Ini akan kami inisiasi menjadi program unggulan,”tegasnya. Program terakhir adalah akan membuat  portal website yang aktif sehingga seluruh anggota bisa mencari apa pun di website tersebut. Kegiatan maupun program Apindo. Nantinya, bisa dugunakan untuk orang mencari kerja. 

“Sekarang orang mencari kerja di website orang lain. Ini kah parah. Sementara websitenya pengusaha tidak punya. Bila saya terpilih digitalisasi semua pengurus dan anggota bisa mengakses websitenya Apindo,”janji Alfan. Seperti diberitakan, Muskab perdana Apindo DPK Gresik ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup perempuan pertama itu berharap Apindo bisa menjadi mitra dan bersinergi untuk mengurangi angka pengangguran di Gresik. Saat ini, angka pengangguran masih dua digit, tepatnya 12,9 persen. 

Sebelumnya , Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dihadapan perwakilan perusahaan di Pudak Galeri mengatakan tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggungjawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi,”katanya. 

Disisi lain, Gus Yani menegaskan bagi investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan Saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami,”tegasnya. 

“Dan Saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perushaaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,”imbuhnya dengan nada serius. Ia berharap bagaimana pemerintah  juga pemangku kepentingan serta perusahaaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik. (yad)

Alfan Wahyuddin  : Apindo Akan Lebih Modern, Digitalisasi dan Transparan Selengkapnya

Muskab Perdana Apindo, 4 Kandidat Bersaing Memperebutkan 94 Suara, Sistem Nyoblos Drive Thru


GRESIK, 1minute.id – Musyawarah Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gresik dihelat di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik. Muskab kali pertama ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 16 Februari 2022.

Muskab dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPP Apindo Eddy Wijanarko, penggurus Apindo Jawa Timur serta anggota Apindo Gresik. Empat kandidat akan bersaing merebut 94 suara anggota asosisasi para pengusaha di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Aminatun Habibah berharap pengurus yang baru bisa bekerjasama dengan Pemkab Gresik.  “Khususnya mengurangi jumlah pengangguran di Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah pada 16 Februari 2022. Saat ini, imbuhnya, prosentase pengangguran masih cukup tinggi. “Angkanya (pengangguran) masih dua digit. Sekitar 12,9 persen,”katanya. 

Pemkab Gresik akan mendirikan rumah vokasi untuk memberikan pelatihan kepada pencari kerja sehingga bisa meningkatkan kopetensi tenaga kerja. 
Sementara itu, Muskab Apindo DPK Gresik masih berlangsung. Sebanyak 4 kandidat bakal bersaing menduduki Ketua Apindo periode 2022-2026. Empat kandidat akan memperebutkan 94 suara. Pemilihan akan dilakukan secara drive thru. Pemilihan melakukan registrasi lalu mendapatkan surat suara untuk di coblos di mobil masing-masing. Sehingga, tidak menimbulkan adanya kerumunan massa. 

KANDIDAT KETUA APINDO Gresik Alfan Wahyuddin (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Alfan Wahyuddin, salah satu kandidat calon ketua Apindo DPK Gresik menyatakan kesiapan untuk menakhodai Asosisasi para pengusaha itu. Alfan sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengembalikan marwah dan martabat organisasi. “Apindo kedepan lebih punya marwah dan martabat sebuah organisasi pengusaha yang besar di Gresik Karena kita harus mewakili 1.600 lebih perusahaan di Gresik. Cuma yang Saya sayangkan baru 10 persen menjadi anggota Apindo,”kata Alfan.

“Harapan Saya bila terpilih sebagai ketua Apindo maka jumlah anggota harus ditingkatkan. (Anggota) lebih dari yang ada sekarang,”kata Alfan yang CEO Asoka Grup itu.
Untuk menambah anggota itu, pengurus harus memiliki keberpihakan terhadap kepentingan perusahaan. Saat ini, imbuhnya, banyak perusahaan dalam kondisi sulit karena pandemi.  Bahkan, ada yang tidak produksi akibat faktor lain. Seperti kesulitan masalah keuangan, diantaranya. “Akan kita ayomi  kita akan melakukan pendampingan sehingga bisa tumbuh kembali dan bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Gresik,”tegasnya. 

Asosiasi akan lebih transparan dan terpenting nanti akan dibuatkan portal website yang aktif.  Sehingga seluruh anggota bisa mencari apa pun di Apindo dan program Apindo. Nantinya, bisa dugunakan untuk orang mencari kerja. “Sekarang orang mencari kerja di website orang lain. Ini kah parah. Sementara websitenya pengusaha tidak punya. Bila saya terpilih digitalisasi semua pengurus dan anggota bisa mengakses websitenya Apindo, “katanya. (yad)

Muskab Perdana Apindo, 4 Kandidat Bersaing Memperebutkan 94 Suara, Sistem Nyoblos Drive Thru Selengkapnya

Eksepsi Bos Rafi Vision Ditolak, Majelis Hakim PN Perintahkan Jaksa Lanjutan Perkara 

GRESIK,1minute.id– Teddy AnugriantoBos Rafi Vision kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Gresik. Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana menyiarkan dan mengkomersilkan program TV tanpa izin dari pemiilik dan pemegang hak siar memasuki agenda putusan sela dari Majelis hakim diketuai M Fatkur Rochman ini digelar pada Selasa, 15 Februari 2022.

Pada putusan sela, Majelis Hakim menolak seluruh eksepsi dari kuasa hukum terdakwa. “Menolak eksepsi seluruhnya dari kuasa hukum terdakwa. Memerintahkan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanjutkan perkara ini dan memerintahkan agar memanggil saksi untuk diperiksa dipersidangan,”tegas Fatkur saat membacakan putusan sela.

Menurut majelis hakim, dakwaan yang disusun oleh jaksa memenuhi syarat formil sehingga majelis menolak eksepsi dari kuasa terdakwa yang menyatakan bahwa dakwaan cacat hukum. Tidak hanya itu, eksepsi yang menyatakan bahwa Pengadilan Negeri Gresik tidak berhak untuk mengadili perkara ini terkait locus delicty penangkapan di Banyuwangi, Majelis hakim sependapat dengan jaksa bahwa meskipun locus delicty di Banyuwangi akan tetapi sarana, saksi dan bukti serta kantor pusat  Ravi Vision berada di Komplek Kawasan Industri Gresik (KIG). 

“Maka eksepsi itu pun ditolak,”kata Fatkur yang juga Humas Pengadilan Negeri Gresik itu. Seperi diberitakan, terdakwa Teddy Anugrianto,  bos PT Krisna Ravi Nusantara (Ravi Vision) duduk di kursi pesakitan di PN Gresik karena didakwa dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara melakukan transmisi, memindahkan, suatu Informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik.

Tindak pidana tersebut dilakukan dengan cara, PT. Kristal Rafi Nusantara membuat TV kabel bernama Rafi Vision mengadakan paket siaran channel milik PT. Digital Vision Nusantara (K-Vision) selaku pemegang hak siaran eksklusif untuk dijual ke masyarakat.

Channel-channel yang disiarkan PT. Krista Rafi Nusantara kepada para pelanggan atau konsumennya tanpa izin pemegang hak siar antara lain RCTI channel milik PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (MNC Group).
Kemudian GTV channel milik PT. Global Informasi Bermutu, INEWS, channel milik MNC Televisi Network, MNC TV, yang merupakan channel milik PT. MNC Televisi Indonesia (semuanya MNC Group).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Th. 2008 tentang ITE,” kata Jaksa Argha saat membacakan dakwaan. (yad)

Eksepsi Bos Rafi Vision Ditolak, Majelis Hakim PN Perintahkan Jaksa Lanjutan Perkara  Selengkapnya