Hitung Potensi Kerugian Negara, Kejari Gresik Sinergi dengan Inspektorat dan DPUTR Melakukan Cek Fisik di Desa Roomo

GRESIK,1minute.id – Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terus melakukan penyelisikan dugaan korupsi di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik.  Sejumlah pihak telah dimintai keterangan. Kini, jaksa penyidik mulai melakukan kerugian negara dalam perkara penyelewengan Dana Desa (DD) periode 2016-2018. Untuk menghitung kerugian negara, penyidik Kejari Gresik meminta bantuan inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Kedua organisasi perangkat daerah (OPD) itu dilibatkan untuk melakukan cek fisik sejumlah pekerja yang dilakukan oleh pemerintah desa (Pemdes) Roomo, Kecamatan Manyar itu. Cek fisik dilakukan selama 3 hari mulai Senin sampai Rabu, 7-9 Februari 2022. Pada Senin, 7 Februari 2022, tim dari inspektorat dan DPUTR mengawali dari aset kantor Desa. Mulai dari alat elektronik seperti komputer hingga peralatan kantor lainnya.

Hari kedua, pada Selasa, 8 Februari 2022 tim inspektorat dan DPUTR berfokus pada pekerjaan infrastruktur jalan. Pekerjaan pavingisasi di RT 01 sampai 05. Selain pavingisasi jalan, pengecekan menyasar pembangunan sarana dan prasarana pemakaman, sumur bor dan drainase. 

Hari ketiga, pada Rabu , 9 Februari 2022 mengagendakan melakukan pengecekan fisik lainnya. Akan tetapi,  rencana tersebut urung dilakukan. 
Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo mengatakan, pengecekan fisik sarana, prasarana serta aset desa untuk menghitung potensi kerugian negara. Apakah pekerjaan yang telah dilakukan sesuai dengan RAB (Rencana anggaran biaya).

“Setelah pemeriksaan fisik selesai dilakukan, kemudian dilakukan perhitungan adanya kerugian negara oleh Inspektorat,”kata Dymas kepada wartawan pada Rabu, 9 Februari 2022. Untuk diketahui, korp Adyaksa turun melakukan pengumpulan bahan keterangan dan data (pulbaket dan puldata) setelah menerima laporan dari masyarakat setempat. 

Masyarakat menengarai adanya patgulipat atau dugaan penyalahgunaan anggaran di desa tersebut. Dugaan penyelewengan uang negara antara lain adalah dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), bantuan khusus (BK) , sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA)  periode 2016-2018. 

Pasalnya, masyarakat merasa janggal terkait pembangunan dilakukan oleh  pemerintah desa setempat selama 3 tahun terakhir. “Kami berharap kepada kejaksaan untuk segera mengungkap semua dugaan penyelewengan di sana,”kata seorang warga setempat itu. Masyarakat melaporkan ke kejaksaan sejak 2020. (yad)

Hitung Potensi Kerugian Negara, Kejari Gresik Sinergi dengan Inspektorat dan DPUTR Melakukan Cek Fisik di Desa Roomo Selengkapnya

Bobol Rumah Tetangga Pasutri Diringkus Polisi 

GRESIK,1minute.id – Khorik Achmad Maulidli, 24 dan Siti Hamidah, 45 dibekuk polisi. Pasangan suami dan istri  tidak hanya kompak di ranjang. Juga, di luar rumah. Pasutri mengaku tinggal di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik ini sementara harus berpisah. Sebab, keduanya harus menjalani hidup di tahanan karena terlibat pencurian. 

Mereka membobol rumah korban Muhammad Romadhon di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. Modus operandinya, mereka berboncengan motor mencari sasaran rumah kosong. Setelah menemukan sasaran, Siti Hamidah turun mengetuk pintu. Ketika tidak ada jawaban Siti Hamidah balik. 

Selanjutnya, Khorik giliran bertugas melakukan eksekusi. Siti Hamidah giliran memantau kondisi kampung. Saat membobol rumah Romadhon menggasak dompet milik istri Romadhon, Kusmini. Dompet berisi uang Rp 1,15 juta. Aksi pencurian dilakukan pasutri sempat diketahui oleh Kusmini. Namun, kedua pasutri itu bisa lolos. Korban Romadhon kemudian melapor ke Polsek Kebomas. 

Dalam oleh tempat kejadian perkara (TKP) polisi menyita rekaman kamera pengintai atawa closed circuit television (CCTV) mengidentifikasi pelakunya. Keduanya pun ditangkap di tempat kosnya.

Pasutri itu sempat mengelak ketika ditangkap oleh anggota reskrim Polsek Kebomas. “Setelah diamankan dan ditunjukkan bukti rekaman CCTV, kedua pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di rumah korban,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Selasa, 8 Februari 2022. (yad)

Bobol Rumah Tetangga Pasutri Diringkus Polisi  Selengkapnya

47 Desa Gelar Pilkades, Hasil Mitigasi 8 Desa Kategori Rawan

GRESIK,1minute.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik bakal di helat pada 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan yang bakal melaksanakan pemilihan jabatan tertinggi di tingkat desa itu.

Kecamatan Cerme terbanyak menggelar Pilkades. Ada lima desa yang bakal melakukan pemilihan. Lima desa itu yakni Desa Padeg ;  Pandu ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Dampa’an. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung ; Dahanrejo ; Randuagung dan Sukorejo.

Sedangkan di Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun ; Manyarrejo ; Banyuwangi dan Betoyo Kauman. ” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”kata Plt PMD Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 8 Februari 2022.

Proses pendaftaran tahap pertama berakhir pada 5 Februari 2022. Bila kandidat tidak sampai 2 orang,  pendaftaran dibuka tahap 2 mulai 6-14 Februari 2022. Bila masih belum ada calon lebih dari 2 diperpanjang tahap 3 mulai 15 Februari-3 Maret 2022. 

Pengalaman sebelumnya, pilkades rawan menimbulkan perselisihan antarpendukung. Antisipasi terjadinya gesekan antar pendukung calon , Suyono mengatakan pihaknya telah melakukan mitigasi kerawanan tersebut. Hasil mitigasi kerawanan dari 47 desa yang menggelar pilkades terdapat 8 desa berpotensi menimbulkan gejolak. Kerawanan itu dikarenakan banyak kandidat calon yang maju dalam pilkades.

Kemudian, 5 desa masuk kategori waspada dan 34 desa lainnya kategori terkendali. “Doakab saja Pilkades lancar dan aman terkendali,”kata Suyono yang juga Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu. 

Sementara itu, dalam pantauan 1minute.id, sejumlah calon mulai melakukan pemanasan. Mereka menyapa masyarakat sambil ngowes. Ada pula yang terang-terangan membawa poster untuk mendapatkan dukungan dari pemilih. (yad)

47 Desa Gelar Pilkades, Hasil Mitigasi 8 Desa Kategori Rawan Selengkapnya

Gol Cepat Gresik United Mengubur Mimpi Alesha F.C Curi Poin di Stadion G-JOS 


GRESIK, 1minute.id – Gol cepat yang dilesakkan  Muhammad Irvan, pemain Gresik United di menit ke-6 mengubur mimpi anak asuh Basri Baddu Salam, pelatih Alesha F.C mencuri poin  di laga perdana Babak 64 Besar Liga 3 Nasional pada Minggu, 6 Februari 2022.

Laga perdana di kandang Laskar Joko Samudro berlangsung sengit. Kedua tim saling serang. Anak asuh karateker Pelatih Gresik United Khusairi berusaha menambah gol. Sedangkan, pemain Alesha F.C mencoba mengejar ketertinggalan satu gol. 

Hingga pertandingan berakhir Alesha F.C harus mengakui keunggulan Gresik United. Asisten pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawanmangaku bersyukur atas kemenangan perdana ini. Menurutnya, para pemain cukup bagus. Namun, tetap ada evaluasi ke depan agar permainam lebih agresif.

“Kami merasa bersyukur para pemain bisa keluar dari tekanan sebagai tuan rumah,” katanya. 
Sementara itu, Pelatih Alesha FC Basri Baddu Salam mengatakan, anak asuh telah bermain bagus. “Namun, anak-anak sempat kehilangan akibat gol cepat GU,”katanya. 

Dia mengatakan, kekalahan melawan Gresik United bakal menjadi evaluasi dalam menghadapi dua laga lainnya yakni Persemar Martapura dan Perseden Denpasar. “Kami akan lakukan evaluasi. Pertandingan kedua nanti akan lebih fight,”tegas Basri. (yad)

Gol Cepat Gresik United Mengubur Mimpi Alesha F.C Curi Poin di Stadion G-JOS  Selengkapnya

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah

GRESIK,1minute.id –  Kampung Devisa Desa Wedani, Kecamatan Cerme , Gresik kedatangan tamu istimewa pada Jumat, 4 Januari 2022. Tamu itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur perempuan pertama itu tidak hanya berkunjung di sentra pengrajin sarung tenun itu. 

Tapi, mantan Menteri Sosial itu memesan kain tenun yang mayoritas mempekerjakan kaum hawa itu. Khofifah merencanakan kain tenun pesanannya digunakan untuk seragam pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. 

Khofifah tiba di Koperasi Wedani Giri Nata (WGN) sekitar pukul 16.00. Orang nomor satu di Pemprov Jatim mengamati langsung satu per satu kain tenun produksi WGN yang sudah masuk pasar ekspor di mancanegara itu. Khofifah tersenyum senang. Ia pun mengapresiasi hasil karya tangan pengrajin tenun di Desa Wedani itu.

Khofifah menyebut, dirinya sudah banyak melihat di berbagai tempat hasil tenun di beberapa daerah. Dan, tenun di Desa Wedani ini ada sinergitas antarelemen antara Pemkab Gresik dan Bea Cukai. “Disini ada inovasi kerativitas jejaring, desainer, bahan baku, marketplace akses. Semuanya harus menyatu. Dan kebersatuan tim seluruh di Gresik dan dikuatkan di Desa Wedani,”katanya. 

Dikatakan, hasil tenun ini tentu menjadi inspirasi bagi daerah penghasil tenun lainnya dari beberapa generasi. “Kalau di Desa Wedani ini sudah generasi ke empat dengan komunal branding WGN,”imbuhnya. “Bea Cukai, Perindag, dan pelaku tenun semuanya luar biasa,”sambungnya.

Kepala Desa Wedani Hadi Sanjaya mengaku saat ini pemesanan tenun di desanya semakin meningkat. Dan saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa datang pun memesan tenun untuk seragam Dinas Provinsi Jatim. “Alhamdulillah tadi Bu Khofifah pesan tenun untuk baju dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Jawa Timur,”katanya.

Dikatakan, pemesanan untuk pegawai ASN Pemprov itu tentu akan ada motif khusus yang direncanakan. “Kita tunggu saja, karena masih proses pemesanan yang akan dijadikan seragam dinas. Dan tadi disuruh untuk tenun panjang,”ujarnya. 

Hadi bersyukur dimasa pandemi Covid-19 yang belum berujung pesanan terus mengalir. Permintaan melonjak. Hadi optimistis bersama 61 pengusaha tenun bisa memenuhi pesanan. “Satu pengrajin biasanya menghasilkan satu tenun. 61 pengusaha dikali 20 pekerja menghasilkan sekitar 1.200 tenun. Begitupun dengan ekspor ke Timur Tengah berjalan lancar. Dengan dibantu Bea Cukai, Diskoperindag, Gading Mas,”kata bersemangat. (yad)

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah Selengkapnya

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles

GRESIK,1minute.id – Anggota Polisi Sektor (Polsek) Manyar turun jalan pada Jumat, 4 Februari 2022. Mereka turun jalan bukan untuk mengamankan unjukrasa. Tapi,  anggota Polsek Manyar itu turun jalan untuk ngecor jalan berlubang. Di ruas Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Jalan nasional di pantai utara (Pantura) di Kota Santri-julukan lain-kabupaten Gresik itu. 

Puluhan jeglongan di cor dengan adonan semen itu berada di jembatan Sukomulyo. Ngecor jalan deandles itu dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Rozi dan Bripka Hadi Supriyanto. Mereka mengaduk material pasir, batu koral dan semen diatas gerobak roda tiga menggunakan cangkul.

Adonan semen itu kemudian dimasukkan ke lubang jalan berukuran lebar 15 centimeter dan panjang 3 meter yang membujur di bahu jembatan itu.Penambalan jalan lubang itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penambalan jalan lubang itu menuai respon positif dari pengguna jalan. “Saya acungi jempol,”puji Edi Purwanto, 45 tahun.  

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, pengecoran jalan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. “Saya perintahkan anggota untuk melakukan penambalan sementara. Aspal jalan sudah banyak yang berlubang besar berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas,”kata  Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk cepat dilakukan perbaikan. (yad) 

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles Selengkapnya

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter

GRESIK,1minute.id – Operasi pasar minyak goreng semakin gencar dilakukan untuk menstabilkan harga salah satu kebutuhan pokok rumah tangga itu. Antara lain dilakukan di kantor Dinas Pendapatan Jawa Timur Cabang Gresik pada Jumat, 4 Februari 2022.

Operasi pasar migor ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Masyarakat menyambut antusiasme pasar murah itu. Sebab, migor kemasan dijual seharga Rp 12.500 per liter. Harga sesusi harga eceran tertinggi (HET) pemerintah Rp 14 ribu per liter.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, operasi pasar ini untuk memastikan harga migor sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Untuk migor curah seharga Rp 11.500 per liter,  migor kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan migor kemasan premium Rp 14 ribu per liter. HET migor itu berlaku mulai 1 Februari 2022.

“Pemerintah pusat mengalokasikan subsidi migor ini sampai Rp 3 triliun,”kata Khofifah pada Jumat, 4 Februari 2022. Namun, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan disejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur, penetapan HET belum bisa maksimal. Sebab, ada kendala. “Ada missing link. rantai pasokan tersendat-sendat,”ujarnya. 

Padahal, lanjutnya, kebutuhan migor di Jatim sebesar 59 ribu ton per bulan. Produksi migor sebesar 62 ribu ton. “Ada surplus 3 ribu ton per bulan,”tegasnya. Gubernur Khofifah menengarai produksi berjalan, tapi proses distribusi tidak selancar yang diperkirakan. Ada missing link. “Kita coba mengurainya diantara refaksinya. Harus segera ada regulasinya. Regulasi ini harus diputuskan secara nasional,”katanya. 

Terkait operasi pasar, Gubernur Khofifah menegaskan, setiap titik digelar oleh Pemprov Jatim harga migor dipatok lebih rendah daripada harga pasar. Ia menyebut harga migor dalam operasi pasar ini kelas premium dengan harga Rp 12.500 per liter.  “Maksimal per KTP hanya membeli 2 liter seharga Rp 25 ribu”

Operasi pasar ini bagian dari proses penetrasi harga pasar. Meskipun tidak terlalu signifikan di masing-masing titik yang dilakukan operasi pasar. (yad)

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik salah satu penghasil bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai  87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya.

Potensi besar di sektor perikanan, antara lain di Wilayah Kecamatan Manyar yakni Desa Betoyo Guci, BetoyoKauman, Sumberejo, Tanggulrejo, Gumeno, dan sekitarnya. Selain sektor perikanan, petumbuhan sektor industri juga sangat pesat. Kondisi tersebut tentu akan sangat berpengaruh pada sektor perikanan, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap para petani tambak.

Faktanya, kalangan petani tambak di Kabupaten Gresik saat ini justru dibuat waswas dengan adanya kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan RI) mencabut alokasi pupuk subsidi di bidang perikanan. Padahal, petani tambak juga membutuhkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas perikanan. Jika petani tambak hanya memakai pupuk non subsidi, hasil keuntungan tidak begitu memuaskan akibat selisih harga yang terlampau tinggi.

Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, jika kondisi itu tidak segera diatasi oleh pemerintah, maka pihaknya khawatir lambat laun para petani tambak akan putus asa. Akibatnya, petani tambak  pada akhirnya menjual lahannya, karena biaya operasional tidak berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan.

”Saya juga turut prihatin jika fasilitas dan sarana prasana perikanan di Gresik, khususnya di kawasan perikanan budidaya seperti Betoyo Guci ini . Saya khawatir petani tambak lelah menjadi petani dan lebih senang menjual tambaknya untuk dijadikan pabrik atau gudang,” ujar Syahrul saat menanggapi beberapa keluhan petani tambak dalam Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Sabtu malam, 29 Januari 2022.

SOSIALISASI : Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir ketika sosialisasi kepada masyarakat di Desa Betoyo, Guci, Kecamatan Manyar (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Politisi muda asal PKB ini, mengajak masyarakat untuk sama-sama berfikir kemudian bersikap bahwa wilayah perikanan di Kabupaten Gresik harus dipertahankan agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan industri.
”Tentu masyarakat harus bersiap diri,”tegasnya.

Syahrul,produksi perikanan di Kabupaten Gresik mencapai sekitar ribuan bahkan jutaan pertahun. Namun, hasil produksi itu dinilai murni dari kreativitas para petambak, sebab hingga saat ini pemerintah belum punya support sistem yang baik bagi keberlangsungan para petambak.

”Perencanaan pembangunan berkelanjutan belum terlihat keberpihakannya kepada sektor perikanan,”tuturnya. Pemerintah, lanjutnya, juga belum memiliki pusat penelitian perikanan untuk menjaga kualitas air dan kualitas ikan di Kabupaten Gresik. Maka tak heran bila jaringan irigasi dan drainase bertabrakan sehingga kualitas air semakin lama semakin tercemar oleh limbah. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan Selengkapnya

BNNK Ajak Media Bersinergi Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemberantasan penyalagunaan narkoba gencar dilakukan oleh BNNK Gresik maupun Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Gresik. Tapi, jumlah pencandu narkoba tren naik. Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik maupun Satreskoba Polres sama-sama naik. 

Ngelus dada. Prihatin. Apalagi kuantitas peredaran narkoba juga meningkat. BNNK Gresik kali terakhir mengamankan barang bukti (BB) 150 gram. Barang dikirim lewat paket pos. Sedangkan, Satreskoba Polres pada 2020 mengungkapkan 103 kasus. Pada 2021 meningkat menjadi 121 kasus dengan 153 tersangka. 

Nah, guna perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Gresik BNNK Gresik mengajak semua pihak untuk bersinergi. Seluruh komponen stakeholder dan masyarakat memiliki peranan masing-masing untuk meminimalisir peredaran narkoba.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto dalam acara Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media mengatakan untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang diselenggarakan BNNK Gresik pada 3 Februari 2022. Menurutnya, pers memiliki peranan penting dalam upaya pemberantasan barang haram di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Bagaimana berita yang disajikan oleh media bisa mengedukasi masyarakat, memberikan sosialisasi sehingga harapannya dapat meminimalisir peredaran narkoba di Kota Santri. Peranan ini yang harus didorong, mari bersama – sama berantas narkoba,”ujarnya.
Workshop menghadirkan empat narasumber yakni Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi, Kepala Bakesbangpol Gresik Nanang Setiawan dan Bachtiar dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik. 

Supriyanto melanjutkan narkoba memiliki efek buruk bagi generasi muda Indonesia. Di mana bisa menimbulkan efek ketergantungan. Mayoritas pengguna yang tertangkap kepolisian mengaku mengkonsumsi narkoba untuk doping atau menambah energi. “Mirisnya, rata-rata adalah generasi muda bahkan pelajar,”katanya. 

Oleh karenanya, semua komponen diajak untuk bersama-sama melawan ancaman narkoba. Ini bukan tentang tanggung jawab BNN dan Polri, tapi seluruh stakeholder dan masyarakat. Bagaimana mengawasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar kemudian melapor untuk ditindaklanjuti.

Pihaknya optimis, ketika sinergitas terbangun secara kuat, peredaran narkoba akan bisa diminimalisir. Sekarang ini yang menjadi faktor besar adalah Gresik menjadi wilayah penyangga ibukota Jawa Timur. Pengedar dan pengguna narkoba dengan mudah seliweran.

Sementara, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi menuturkan  persoalan narkoba di Gresik semakin tahun semakin naik tidak malah turun mulai dari pengedar dan pemakai. Dimana ada permintaan tinggi pemakai juga banyak. Indikator peningkatan peredaran narkoba adalah kasus narkoba semakin naik. “Pada 2020 terdapat 103 kasus dan tahun lalu, 2021 menjadi 121 kasus yang terungkap,” ungkapnya. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan DPRD Gresik melalui hak inisiatif telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) 11/2020 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika dan Prekursor Narkotika. “Perda sudah disahkan,”tegasnya.(yad)

BNNK Ajak Media Bersinergi Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Gresik  Selengkapnya

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Konflik berkepanjangan antarwarga di Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mulai diurai oleh Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang langsung untuk menyelesaikan di Balai desa setempat pada Rabu, 2 Februari 2022.
M

Sebelumnya, puluhan warga desa setempat mendatangi Mapolsek Panceng. Mereka mendesak tiga warga desa yakni Syaiful Arif, Basir dan Nasihin tidak di proses hukum. Sebab, ketiga warga tersebut dianggap telah membela kepentingan warga setempat. Ketiga warga tersebut berurusan dengan aparat kepolisian atas laporan Suhud, warga setempat. 

Bahkan, untuk membela Syaiful Arif dkk itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama ormas Keagamaan dan organisasi kepemudaan Desa Sumurber membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap berisi 5 poin itu dibacakan oleh Ketua BPD Sumurber Muhammad Natiq dihadapan Bupati Fandi Akhmad Yani, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Suyono, dua anggota DPRD Gresik Suberi dan Fauzi. Serta forum pimpinan Kecamatan Panceng. 

Lima poin itu, bunyinya : Menyikapi aksi massa yang terjadi di Balai Desa Sumurber pada hari Sabtu, 22 Januari 2022 terhadap Suhud.Kami menyatakan sikap sebagai berikut:1. Mengecam keras tindakan saudara Suhud yang melakukan penodaan terhadap simbol kenegaraan tingkat desa dan tindakan-tindakan mengganggu pelayanan publik dan ketentraman masyarakat.2. Mendorong dilakukannya musyawarah mufakat dengan azas kekeluargaan dalam penyelesaian persoalan-persoalan kemasyarakatan3. Menolak dengan tegas dilakukannya penanganan terhadap 3 (tiga) orang terlapor yaitu; saudara Syaiful Arif, Basir dan Nasihin yang telah membela kepentingan masyarakat, dan selama ini pihak kepolisian cenderung diam dan melakukan pembiaran terhadap pelaku (Suhud) yang telah menghina, menodai, dan merendahkan kehormatan simbol Negara yang ada di desa kami4. Pihak kepolisian diharapkan bisa adil dan bijaksana dalam menyikapi persoalan yang terjadi di desa kami5. Mendorong seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.Demikian pernyataan sikap kami.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada masyarakat tetap tenang dan tidak emosional. Sebab, tidak ada keberkahan dalam pertikaian. Sebab, program pemerintah bisa berjalan bila kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) stabil. “Tadi, Saya kesini melewati jalan yang rusak. Program perbaikan infrasruktur bisa berjalan bila tidak ada saling curiga,”katanya.

Ia berharap pertikaian yang sudah menahun antarwarga bisa diselesaikan secara Musyawarahkan. Ia berjanji warga yang selama ini bertikai akan diundang ke Pemkab Gresik. “Saya akan mengundangnya sendiri. Berupaya tidak ada tukang gosok di Sumurber.Mudah-mudahan an tidak pertikaian lagi,”katanya disambut tepuk sorak warga yang memadati Balai desa setempat itu.

Ia meminta problem yang terjadi bisa diselesaikan melalui jalur Musyawarah. “Kita niatkan damai,”tegasnya dan lagi-lagi me mendapatkan aplaus masyarakat. Terkait rencana pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 47 desa tersebar 18 Kecamatan bisa berjalan lancar. Satu dari 47 desa yang bersiap untuk Pilkades itu adalah Desa Sumurber.

MASSA : Warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mendatangi Mapolsek Panceng meminta 3 warga tidak di proses hukum pada Rabu, 2 Februari 2022

Gus Yani meminta kepada panitia Pilkades bisa menjadi momentum pemersatu warga. “Jangan sampai Pilkades sebagai moment pemecah bela,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan. Semua warga diperbolehkan mencalonkan diri. “Asal sesuai dengan aturan yang ada,”ujar Bupati berusia 36 tahun itu. Mengapa? Sebab, Drsa Sumurber memiliki potensi luar biasa,  “Masyarakat berkualitas , banyak orang Santri,”tegasnya.

Untuk diketahui, seorang warga diduga berinisial Shd melabur Balai desa dengan teletong sapi.  Ulah Shd menimbulkan emosi massa. Syaiful dkk emosi kemudian melakukan aksi balasan melabur oknum warga itu dengan teletong sapi. Diduga kuat saat melabur teletong ada unsur kekerasan fisik. Lelaki berinisial Shd kemudian melapor ke Polsek Panceng. 

Kapolsek Panceng AKP Didik H., menyatakan setelah pemeriksaan awal, pihaknya melimpah perkara tersebut ke Polres Gresik. “Perkara sudah kami limpahkan ke Polres tiga hari lalu,”ujar AKP Didik usai acara di Balai Desa Sumurber pada Rabu, 2 Februari 2022. (yad)

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati  Selengkapnya