Siapkan Strategi Mitigasi Bencana dengan Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Bencana alam dapat terjadi secara tiba-tiba maupun melalui proses yang berlangsung secara perlahan. Pemerintah Kabupaten Gresik mulai mempersiapkan diri menyambut musim hujan. Meningkatkan kewaspadaan adanya bencana banjir Kali Lamong di Gresik Selatan dan luapan daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo di Gresik Utara. 

Ratusan personel disiagakan dalam Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam 2021 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 25 Oktober 2021. Apel dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Dalam apel itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan adanya potensi bencana alam yakni banjir, angin puting beliung hingga tanah longsor. Kabupaten Gresik, imbuhnya, menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang sering dilanda bencana khususnya bencana alam Hidrometeorologi.

“Bencana Hidrometeorogi tersebut tidak hanya banjir saja, namun juga memiliki potensi terjadinya angin kencang, angin puting beliung serta bencana tanah longsor,”katanya dalam apel yang diikuti oleh TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan organisasi lainnya. 

Dalam menghadapi potensi bencana yang terjadi, imbuhnya, meminta kepada semua masyarakat dan juga stakeholder untuk meningkatkan kewaspadaan. Berbagai strategi dan mitigasi bencana harus dipersiapkan guna antisipasi cuaca ekstrim.

“Seperti kita ketahui bahwa sejak 2020 kita dihadapkan berbagai bencana, baik bencana alam maupun non alam berupa pandemi Covid-19, sehingga dalam penanganan bencana tersebut selain memperhatikan faktor evakuasi korban bencana alam juga harus memperhatikan faktor protokol kesehatan agar dalam proses penanganannya tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19,”kata Gus Yani.

Dalam mitigasi bencana, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, dibutuhkan penyusunan program. Salah satu strategi yang dilakukan dalam menghadapi banjir setiap tahun terjadi adalah dengan melakukan normalisasi sungai. “Minimal ada peningkatan strategi dalam menghadapi bencana alam. Program mitigasi secara fisik yang segera kita lakukan  adalah melakukan normalisasi pada bantaran sungai Kali Lamong. Setelah apel ini kita akan meninjau Kali Lamong untuk memastikan rencana normalisasi,”tegas Gus Yani.

Selain itu, normalisasi sungai juga akan dilakukan di bantaran sungai Kali Avour yang ada di wilayah Driyorejo. “Kita minta perusahaan sekitar untuk membantu normalisasi melalui CSR. Mereka kita minta untuk gotong royong melakukan normalisasi. Mudah-mudahan ikhtiar yang kita lakukan bersama ini dapat meminimalisir dampak bencana yang terjadi,” kata Gus Yani. (yad)

Siapkan Strategi Mitigasi Bencana dengan Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo

TURNAMEN Bupati Cup 2021 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dijadwalkan pada 3 November 2021. Liga bergengsi ini diikuti 69 klub terbagi dalam 14 grup ini dihelat dengan sistem home tounament. Dilansir dari pssijatim.com, ada 14 daerah yang akan menjadi tempat gelaran babak penyisihan nanti. Diantaranya,  Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

DI Gresik ada dua klub yang berlaga di kompetisi ini. Yakni, Gresik United dan Persegres Putra. Akan tetapi, mereka berbeda grup.  Gresik United berada grup C bersama Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo dan Malang United. Sedangkan, Persegres Putra berada di grup G bersama Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC dan Gen-B Mojokerto.

Laga perdana di C akan mempertemukan Gresik United dengan Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap klub bola asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2 nanti. “Semoga 2 klub Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai membuka turnamen sepak bola Bupati Cup 2021 di Stadion G-JOS pada Sabtu sore, 23 Oktober 2021. 

Stadion G-JOS menjadi home base tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Dalam Liga 3 Jatim musim ini PSSI Jatim menerapkan beberapa ketentuan baru, seperti mewajibkan seluruh pemain, pelatih, official tim, dan para perangkat pertandingan harus sudah vaksin 2x. Terbaru adalah setiap tim juga akan langsung terdaftar untuk sebagai peserta E-sport. (yad)

Berikut Hasil Drawing Liga 3 Jatim:

GRUP A: Persedikab Kediri ; PSBI Blitar ; PSID Jombang ; Persem Mojokerto ; Persekam Metro FC

GRUP B: NZR Sumbersari FC ; Persema Malang ; Akor FC Jombang ; Triple’s Kediri dan Gresik Putra FC.

GRUP C: Gresik United ; Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo ; Malang United

GRUP D: Persepam Pamekasan ; Perssu Sumenep ; Kresna FC ; PS Kota Pahlawan

Grup E: Blitar Poetra ;  Arema Indonesia ; Perseta Tulunggagung ; Mojokerto FC ; Akademi Arema Ngunut

GRUP F: AC Majapahit ; Mojosari Putra ; Naga Emas Asri ; Bumi Wali FC ; Ngawi FC

GRUP G: Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC ; Persegres Putra ; Gen-B Mojokerto

GRUP H: Persiga Trenggalek ; Persenga Nganjuk ; Perspa Pacitan ; Persemag Magetan ; Swiss FC Magetan

GRUP I: Madura FC ; Cahaya Madura Muda ; Mitra Surabaya ; Perseba Bangkalan ; Bajol Ijo

GRUP J: Persid Jember ; PSIL Lumajang ; Banyuwangi Putra ; Persipro 1954 ; Singhasari FC

GRUP K: Putra Delta Sidoarjo FC ; Persikoba Batu ; Arek Suroboyo ; Assyabaab Bangil ; Deltras Sidoarjo

GRUP L: Persekabpas ; Persekap Kota Pasuruan ; AFA Syailendra ; Asifa Malang ; Mitra Bola Utama

GRUP M: Persinga Ngawi ; Bojonegoro FC ; Persekam Kabupaten Madiun ; Persepon Ponorogo ; Nganjuk Ladang

GRUP N: Persewangi Banyuwangi ; Persebo Muda Bondowoso ; PSPK Kota Pasuruan ; Persikapro Probolinggo ; PSSS Situbondo. (*)

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo Selengkapnya

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Sepak Bola U-20 kembali digelar oleh Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Gresik. Kompetisi mempertemukan Piala Bupati, Bupati Cup 2021 dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021. 

Sedangkan, tendangan pertama pertandingan dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kompetisi pencarian talenta muda di cabang olahraga (cabor) paling favorit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diikuti 29 klub sepakbola seluruh Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan kompetisi sepakbola akan melahirkan talenta muda berbakat yang kelak bisa mengharumkan nama Gresik dan Indonesia umumnya. “Semoga kompetisi ini melahirkan anak-anak prestasi dan membanggakan Gresik dan Indonesia,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Klub sepakbola di Gresik pernah mengalami kejayaan. Dan, diperhitungkan klub sepakbola di tanah air. Namun, kejayaan terus merosot.  Gresik akhirnya turun kasta ke Liga 3. “Target kedepan Gresik liga 1,”tegas Bu Min.  Ia minta kepada Askab PSSI Gresik semakin aktif melakukan pembinaan. Mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB).

WAKIL BUPATI GRESIK Aminatun Habibah ketika membuka kompetisi sepakbola U-20 Bupati Cup 2021 di G-JOS pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan pembinaan yang baik, akan muncul talenta muda yang bisa ikut berkompetisi di klub luar negeri,”kata Bu Min sambil menyebutkan Real Madrid, Manchester United, AC Milan dan lainnya.
Munculnya talenta muda yang berprestasi baik, imbuhnya, bila organisasi melakukan pembinaan secara transparan. “Transparan keuangan dan lainnya,”tegasnya. 

Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup Usia-20 akan bergulir selama 3 bulan ini diikuti 29 klub sepakbola dengan 629  pemain se-Kabupaten Gresik. Ketua Askab PSSI Gresik Rifiqi mengatakan, kompetisi ini untuk menjaring atlet-atlet baru untuk melengkapi tim yang telah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2021. “Tidak menutup kemungkinan akan ada penjaringan atlet-atlet baru untuk melengkapi yang sudah kita bentuk,”katanya. 

Kompetisi sepakbola Bupati Cup 2021 bisa diselenggarakan setelah panitia mendapatkan lampu hijau oleh aparat keamanan dengan persyaratan tanpa penonton. Selain itu, atlet wajib menjalani vaksinasi.  Pembukaan kompetisi sepakbola kali pertama di masa pandemi Covid-19 dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.

Kemudian, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri,  Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Agustin Halomoan Sinaga dan Plt Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. Di acara pembukaan ada dua pertandingan yang digelar. Pertandingan berjalan lancar meski diwarnai satu kartu merah saat klub asal Kebomas berhadapan dengan klub asal Wringinanom.  (yad)

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati Selengkapnya

Kado HSN, Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Diserahkan kepada PCNU


GRESIK,1minute.id – Pengurus Lajnah Falakiyah Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (LF-PCNU) Gresik semringah. Pasalnya, balai Rukyat, tempat rukyatul hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu telah resmi menjadi aset organisasi keagamaan terbesar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Sertifikat tanah tempat para perukyat melakukan observasi tata surya telah kelar diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, didampingi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik Asep Heri kepada Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Khusnah Ali usai upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-VI di halaman kantor PCNU Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo yang sudah 20-an tahun proses persertifikatan itu sebagai kado istimewa dari BPN Gresik di HSN 2021 ini.Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan mobil ambulans kepada pengurus PCNU dan hibah senilai Rp 60 juta untuk AMTv dari Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Upacara bendera dengan pemimpin upacara Kiai Khusnan Ali itu dihadiri Rais Syuriah PCNU Gresik KH Mahfudz Mas’um, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan jajaran pengurus PCNU dan badan otonomi (Banom)-nya. 
Bupati Fandi Akhmad Yani ikut bangga atas terbitnya sertifikat tanah milik balai rukyat. Menurutnya, hal ini suatu pencapaian yang bagus. Gus Yani menyatakan, balai rukyat Condrodipo ini menjadi salah satu tempat pemantauan bulan atau rukyatul hilal, sebagai penentu awal bulan hijriah, awal puasa ramadan maupun hari raya Idul Fitri.

“Kita terus berdedikasi, ini sebuah kewajiban yang mana fasilitator adalah pemerintah yang berperan kebijakan. Hari ini, aset balai rukyat kita serahkan dibantu oleh BPN. Mudah-mudahan legalitas yang jelas ini bermanfaat ke depan,”katanya. 

Sementara itu, Kepala BPN Gresik Asep Heri mengatakan luas tanah balai rukyat hilal seluas 1.047 meter persegi tersebut sudah resmi milik Lembaga Falakiyah PCNU Gresik. Legalitas kepemilikan sah. Selain itu, BPN juga menyerahkan 19 bidang sertifikasi tanah dengan pemegang hak NU yang tersebar di seluruh wilayah Gresik mulai dari masjid, lembaga pendidikan, mushollah serta kantor MWC NU.

“Kami serahkan 19 sertifikat atas nama NU, salah satunya hak milik Balai Rukyat Condrodipo. Sudah sangat lamanya belum selesai karena ada kendala dan akhirnya kini memiliki sertifikat sebagai kepastian hukum hak atas tanah yang sah,”katanya.

Asep mengatakan, pihaknya terus menargetkan pada tahun 2023 seluruh peta bidang tanah milik pemerintah maupun organisasi sosial keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah bisa bersertifikat. “Kami juga serahkan sertifikat tanah ke Pemkab Gresik, yang akan digunakan untuk membangun kantor dinas. Sinergitas ini akan terus kami lakukan,” ujarnya. (yad)

Kado HSN, Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Diserahkan kepada PCNU Selengkapnya

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong

GRESIK,1minute.id – Daftar produk UMKM Gresik masuk pasar mancanegara negara bertambah. Kali ini, adalah produk sarang burung walet asal Kecamatan Ujungpangkah, Gresik di ekspor ke Hongkong pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Ekspor perdana ini, sebanyak 1.200 botol minuman olahan sarang burung walet dan 30 kilogram liur walet dengan nilai sebesar Rp 900 juta. Sarang burung walet olahan itu milik Uly Darojah. Ekspor sarang burung walet olahan menambah panjang produk UMKM asal Gresik yang menembus pasar Internasional.

Sebelumnya, Kacang hijau dari Desa Metatu,  Benjeng ; Mangga, Kecamatan Sidayu ; Rotan asal Menganti. Kemudian, Gula Merah, Jahe hingga ikan kerapu, ketiga produk UMKM asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 
Ekspor minuman olahan dan liur burung walet diberangkatkan oleh Ketua  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik Nurul Haromaini Ali , Perwakilan Bea Cukai Gresik dan Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dari Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. 

“Keberhasilan produk sarang burung walet dari UMKM Ujungpangkah ini memberikan harapan untuk pemulihan ekonomi Gresik dan khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah Kabupaten Gresik,”kata Agus Budiono. Ia  kembali mengingatkan kepada pelaku UMKM mengenai arahan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk tidak takut berorientasi ekspor dan cukup berfokus pada kualitas produknya. 

“Bupati pernah menyampaikan kepada teman-teman UMKM jangan pusing mengurusi administrasi ekspor dan lain sebagainya, masalah itu biar diurus oleh Bea Cukai dan Diskoperindag, UMKM cukup fokus menjaga kualitasnya,”imbuhnya. 

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono mengatakan Birdnestjoy, salah satu produk hasil UMKM Gresik yang aktif berasistensi dengan Diskoperindag dan Bea Cukai Gresik. “Kami dari Bea Cukai, Diskoperindag dan Asosiasi UMKM Genk (Gading Emas Naik Kelas) terus melakukan asistensi dan pendampingan, dari proses pengurusan legalitas, mempertemukan dengan buyer,”ujar Eko Rudi Hartono. “Bahkan kita juga bergerak untuk pengurusan di BPOM, semuanya sebagai support kami kepada teman-teman UMKM,”imbuhnya. 

Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Alimemberikan apresiasi keberhasilan produk UMKM Gresik ekspor dengan nilai yang cukup tinggi. “Ini patut diapresiasi, karena hasil produksi teman-teman UMKM ini membawa nama Kabupaten Gresik di dunia internasional,” ujar Ning Nurul. 

Istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini  berpesan, teman-teman UMKM untuk terus fokus pada kualitas produknya. “Karena kalau kualitas produknya bagus, tentunya harapannya adalah agar ekspor ini tidak hanya terjadi satu kali, tetapi terus berkesinambungan,” pesan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali. Ia menegaskan Bupati Fandi Akhmad Yani sangat pro UMKM Go-Global dan Go Export.(yad)

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong Selengkapnya

Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia


GRESIK,1minute.id – Bupati Fandi Akhmad Yani memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021. Dalam upacara HSN yang mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga” ini pemimpin dan peserta upacara memakai baju muslim, sarung dan kopyah.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya, tema “Santri Siaga Jiwa Raga” merupakan suatu bentuk pernyataan sikap yang tegas, bahwa santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela tanah air serta mempertahankan persatuan Indonesia. 

Siaga jiwa, imbuhnya, berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Selain itu, tambahnya, dalam jiwa santri hari ini memiliki peran untuk tidak akan memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang akan mengancam persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia. 

HSN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda dalam peringatan Hari Santri Nasional di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021 (Foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

“Siaga raga berarti badan tubuh dan tenaga buah karya santri di dedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu santri tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk Indonesia,” sambung GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani menambahkan santri Indonesia mendapat kado menjelang Hari Santri Nasional, yaitu dengan ditekennya Perpres no 82/2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.  Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur mengenai dana abadi pesantren yang dialokasikan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan pesantren. 

Diakhir sambutannya, Bupati Yani juga mengajak para Santri untuk mendoakan para pahlawan, terutama para ulama, kiai dan santri yang sahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Upacara dalam Peringatan HSN ini merupakan rangkaian dari acara peringatan HSN di Gresik. Upacara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Forkopimda Kabupaten Gresik, serta diikuti oleh elemen Ormas keagamaan yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia Selengkapnya

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bergerak cepat menjaga kamtibmas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tetap kondusif. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis duduk bersama dengan tiga pengurus perguruan oencak silat yang ada di Gresik pada Kamis malam, 21 Oktober 2021.

Alumnus Akpol 2002 ini duduk bersama anggota Pagar Nusa, IKSPI dan PSHT di Mustika Rasa, Kebomas. Turut mendampingi, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono dan PJU Polres Gresik.

Kapolres  Azis mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Perguruan pencak silat yang hadir. Dikarenakan pertemuan pada malam hari ini untuk kemaslahatan orang banyak. Bersama-sama menjaga Gresik. “Mari kita bersama sama untuk menciptakan keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Gresik,”terang alumnus Akpol 2002 itu.

Diharapkan setiap permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa diselesaikan kekeluargaan akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Berusaha menangani setiap permasalahan secara profesional, serta memberikan manfaat bagi semua orang. 

“Dengan duduk bersama-sama menjaga kamtibmas di Gresik semoga tidak ada gesekan antar perguruan silat di Gresik,”harap mantan Kapolres Ponorogo itu.
Khusnul Khuluq dari Pagar Nusa mengatakan kesiapannya senantiasa menjadikan Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. “Selaku yang dituakan di IPSI Gresik diamanahkan untuk menjaga dan meredam masa dibawah,”katanya.

Sukamto dari PSHT Gresik sepakat dengan penyampaian Kapolres dan Wakapolres Gresik bila kedapatan anggotanya bersalah untuk kooperatif dengan Kepolisian. “Bila terjadi permasalahan antar perguruan silat agar dihadirkan pengurus / sesepuh dari Perguruan tersebut,”kata dia. 

Didik Permanto, Pengurus Cabang IKS.PI Kera Sakti mengatakan anggotanya terdapat anggota asli Gresik dan perantauan, untuk perihal pemantauan sudah dilakukan sesuai prosedur hingga tingkat ranting. “Pihak pengurus tidak letih untuk mengingatkan kepada jajaran bawah agar tidak terprovokasi dalam pergerakan esok,”ucapnya. 

Kesepakatan bersama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ini melegakan masyarakat Kota Santri. Untuk diketahui pada 20 Oktober 2021 sejumlah pemuda diduga dari salah satu perguruan pencak silat di Lamongan terlibat gesekan dengan massa di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Akibatnya, tiga orang mengalami luka-luka. Korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit itu, dua berasal dari Lamongan dan satu korban berasal dari Kabupaten Gresik.  (yad)

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri Selengkapnya

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting

GRESIK,1minute.id – Semarak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-6 mulai terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Diantaranya, seminar mengusung tema “Santri Gresik Pelopor Pencegahan Stunting untuk Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Cerdas”.

Seminar digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 21 Oktober 2021. Seminar dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, momentum peringatan HSN 2021 ini, para santri dapat menjadi sumber daya manusia yang bagus dan didukung oleh kesehatan yang baik. Serta, mendukung usaha pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menurunkan angka stunting.
Stunting dan gizi buruk merupakan masalah krusial yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya Gresik yang saat ini menjadi salah satu lokus stunting.

Kasus stunting di  Gresik saat ini berada pada angka 27 persen. “Gresik merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting, sehingga perlu diadakan sosialisasi kepada masyarakat Gresik mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara menghindarinya,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Diperingati sejak 2015. Tahun ke-6 ini HSN mengusung tema Santri Siaga Jiwa Raga. Seminar diikuti 80 santri dari sepuluh pondok pesantren (Ponpes) di Gresik ini menghadirkan narasumber Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Kabupaten Gresik dr. Yeni Kurniawati ini dihadiri oleh Asisten 1 Sekretariat Daerah Gresik Abu Hassan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna serta Direktur Utama PT. Phapros Tbk Hadi Kardoko. 

Bu Min menambahkan peringatan HSN bentuk pengakuan para santri juga ikut berjuang dalam Kemerdekaan Indonesia. Di masa saat ini santri juga berjuang dalam bentuk mengangkat Indonesia ini agar menjadi negara yang bermartabat di mata dunia sebagai bentuk kecintaannya pada tanah air. “Insya Allah ini terus didengungkan di pondok pesantren kita, senantiasa kita mengaji selalu dikatakan Hubbul Wathon Minal Iman,”sambungnya. 

Sementara itu, Hadi Kardoko mengungkapkan stunting adalah problem krusial. Karenanya, pihaknya,  berkontribusi dengan memberikan edukasi dengan harapan program pencegahan stunting nasional bisa berjalan dengan baik. “Kami melihat Gresik sebagai Kota Santri, dimana santri bisa memberikan kontribusi dan pengaruh yang signifikan dalam program pencegahan stunting,”ujarnya. (yad)

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting Selengkapnya

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir diatas kapal EB 8E pada Rabu,20 Oktober 2021 (Foto : Rizal Kemas)

GRESIK,1minute.id – Suara tangis bayi pecah. Sejumlah penumpang kapal cepat, KM Express Bahari 8E dari Pulau Bawean tujuan Pelabuhan Gresik mengucapkan rasa syukur. “Alhamdulillah, Rul (Alfi Zairul, Red) anak mu lahir,”teriak seorang penumpang kapal cepat itu pada Rabu, 20 Oktober 2021. 

Alfi Zairul adalah suami Zaidatul Amanah, yang melahirkan bayi di dalam EB 8E. Siang itu, pasangan suami-istri asal Dusun Labuhan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean itu dalam perjalanan menuju Gresik. Zaida-sapaan-Zaidatul Amanah berkeinginan melahirkan anaknya di Gresik. Ia didampingi bidan Tutut, istri Lutfil Manar, Kepala UPT Dinas Perhubungan Bawean.

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi.dr Asluchul Alif yang berada di dalam kapal perjalanan dari Bawean ke Gresik pada Rabu, 20 Oktober 2021 ( foto : ist)

Sekitar pukul 11.45 atau tiga jam perjalanan menuju Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik perut Aida mulas-mulas. Dalam kapal itu, juga ada dr Mukhibatul Khusna, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Aida melahirkan anak dengan selamat. dr Khusna pun lega. “Serasa jantung mau copot,”ujar dr Khusna.  Mukhibatul Khusna mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean mulai Minggu-Rabu, 17-20 Oktober 2021. Nah, Rabu rombongan balik ke Gresik dengan menumpang KM Express Bahari 8-E. Berangkat pukul 09.20.

Alfi Zairul telah menyiapkan nama kelahiran buah hatinya itu. Bayi perempuan itu diberikan nama Rania Balqis. Proses melahirkan diatas kapal kejadian langka. Kurun waktu tiga tahun terakhir sekitar 3-4 kejadian atau setahun satu ibu melahirkan diatas kapal (Kemas rizal)

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal Selengkapnya

Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes

DERMAGA SANGKAPURA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Dermaga Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 20 Oktober 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2, dan 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada Senin, 18 Oktober 2021 dan berlaku mulai 19 Oktober hingga 1 November tersebut, sudah tidak ada kabupaten (kab)/kota yang menerapkan PPKM Level 4. Sebanyak 64 kabupaten/kota menerapkan PPKM Level 3 ; 55 kabupaten/kota menerapkan Level 2, serta 9 kabupaten berada di Level 1.

Pada periode kali ini tidak ada kabupaten/kota yang mengalami pemburukan level. Adapun seluruh kab/kota di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Jogyakarta (DIJ), dan Bali mengalami perbaikan dari Level 3 ke Level 2.

Daerah lain yang mengalami perbaikan dari Level 3 ke 2 di Jawa Timur adalah Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kota Batu dan Kota Malang.  

Sedangkan daerah yang mengalami perbaikan dari Level 2 ke Level 1 di Jawa Timur adalah Kota Kediri dan Kota Pasuruan. Dan, dua daerah di Jatim yaitu Kota Surabaya dan Kota Mojokerto bahkan berhasil memperbaiki dari Level 3 ke Level 1.

Untuk daerah yang masih menerapkan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Jawa Timur adalah Kabupaten Tulungagung ;  Kabupaten Trenggalek ;  Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo ; Kabupaten Pacitan dan  Kabupaten Ngawi. Kemudian, Kabupaten Magetan ; Kabupaten Lumajang ; Kota Probolinggo ; serta Kabupaten Kediri. 

Selanjutnya, Kabupaten Bondowoso ; Kabupaten Blitar ; Kabupaten Tuban ; Kabupaten Sumenep ; Kab Sampang dan Kabupaten Probolinggo. Serta, Kabupaten Pasuruan ; Kabupaten Pamekasan ; Kabupaten Nganjuk ; Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang ;  Kabupaten Jember ; Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bangkalan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, perbaikan level  tersebut tidak boleh disikapi dengan euforia. “Tetap patuhi protokol kesehatan dan manut aturan pemerintah,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani disela meninjau Perang Melawan Pandemi di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.  Perang Melawan Pandemi Covid-19 dengan vaksinasi jenis Sinopharm itu diprakarsai oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Gresik. 

Selain, vaksinasi massal, Pemkab Gresik bersama Kadin Indonesia mengubah strategi vaksinasi kepada masyarakat dengan cara mobile. Jemput bola mendatangi rumah-rumah warga. Vaksinasi door to door itu, dengan sasaran lanjut usia (lansia) ; ibu hamil (Bumil) ; penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Vaksinasi masif itu, digeber di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik.  Meski, Satgas Covid-19 Gresik telah mencapai pembentukan herd immunity secara umum diatas 70 persen. Sedangkan, vaksinasi lansia 45 persen. (yad)

Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes Selengkapnya