Kosam, hanya Tukar Sampah 1 Kilogram bisa Seruput Kopi


GRESIK,1minute.id – Ngopi bayar pakai sampah (Kosam). Ini cara kelompok karang taruna Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Gresik mengajak masyarakat peduli sampah. Mengubah mindset masyarakat peduli sampah dari rumah tidak semudah membalik telapak tangan. Dimulai 2019. 

Gerakan kampanye lingkungan masif dengan berkalaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik dan PT Pertamina Lubricant, sebagai penyokong kegiatan melalui corporate social responsibility (CSR) berbuah manis.

Kampung di dekat rumah potong hewan (RPH) itu dulunya dikenal kumuh. Kini, menjadi elok. Bersih dan asri. Bahkan, menjadi kampung eduwisata di tengah perkotaan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching Kampung Eduwisata Daur Ulang dan Urban Farming pada Rabu, 2 Juni 2021. Dua event resmi di launching di kafe Kosam alias Ngopi bayar pakai sampah. Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi gerakan karang taruna setempat itu. Sebab, gerakan itu mengkalaborasi tiga unsur yakni masyarakat, pemerintah dan perusahaan yakni PT Pertamina Lubricant.

Tidak mudah untuk mengubah mindset masyarakat untuk mengelola sampah dari rumahnya. Mengelola sampah sistem 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle). Butuh waktu tiga tahun, mulai Agustus 2019. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat keliling kampung sempit yang hanya bisa dilewati sepeda motor itu. Selama 20 menit, Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir,  Pj Sekda Gresik Abimanyu, Waka Polres Gresik Eko Iskandar, Kepala DLH Gresik Mokh Najikh dan perwakilan dari Kodim 0817 Gresik berjalan kaki.

Mengamati semua sudut kampung terlihat asri. Karena setiap rumah terdapat tanaman hidroponik yang tumbuh subur. Media tanam mengunakan pipa PVC. Sedangkan, kampung berhias pernak-pernik. Semua terbuat dari sampah alias barang bekas.

Gus Yani beberapa kali menghentikan langkah kakinya untuk berdialog dengan warga yang ditemuinya. “Di kampung ini masyarakat memiliki penghasilan tambahan dengan mengubah dan daur ulang sampah plastik.Kampung ini bisa menjadi pilot project sehingga diadopsi di wilayah lain atau lingkungan OPD,”ujar Gus Yani.

Selain itu, tambahnya, para masyarakat juga memulai mengembangkan pertanian dan perikanan dengan memanfaatkan lahan sempit di wilayah perkotaan dengan pola pertanian hidroponik. 

“Kita tahu disini mulai dari olahan sampah plastik kain dijadikan nilai tambah. Sekarang merambah ke kampung edukasi pertanian, urban farming. Bahkan ada melon yang tumbuh di lahan sempit. Cerdas dan inovatif,”puji bupati berusia 35 tahun ini usai Rebuk Akur Ngopi Bayar Pakai Sampah.

Kepala DLH Gresik Mokh Najikh mengatakan, Kosam dirintis sejak 2019. Pada tahun lalu, imbuhnya, bisa mengumpulkan 1ton sampah, yakni plastik dan kertas. “Bila setiap desa atau kecamatan memiliki satu saja cukup lumayan mengurangi sampah di TPA Ngipik,”ujar Najikh.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  Kelurahan Sidokumpul Imam Wahyu menceritakan, dahulu kampungnya dikenal sebagai kawasan kumuh di tengah kota. Apalagi, pada tahun 80-an merupakan kawasan pemulung.

Namun lambat laun diterangkan Wahyu, dirinya bersama sekelompok pemuda memberikan edukasi pentingnya menjaga alam dan kebersihan lingkungan. “Kini seluruh masyarakat sudah sadar tentang edukasi persampahan dan urban farming,”kata Imam.

Masyarakat mulai mengelola sampah dari rumah. Sampah kemudian diolah menjadi kerajinan memiliki nilai ekonomis. Yakni, damarkurung, lampu kenangan, pot hidroponik , hingga kursi. “Warga kini melakukan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle),”kata Imam.

Untuk Kosam, masyarakat cukup membawa sekilo sampah baik plastik atau kertas untuk ditukar secangkir kopi. Pada 2020, Kosam bisa mengumpulkan 1 ton sampah plastik dan kertas. Bagaimana sensasinya? Wartawan 1minute.id  menyempatkan nyerup kopi hitam di Kosam itu. Seduhan kopi hitam terasa nikmat. (yad)

Kosam, hanya Tukar Sampah 1 Kilogram bisa Seruput Kopi Selengkapnya

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan


GRESIK, 1minute.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP running. Ada empat sistem yang bisa ditempuh calon peserta didik baru. Yakni, jalur zonasi , prestasi, perpindahan tugas orang tua/ wali dan afirmasi. 

Proses PPBD ini menjadi perhatian serius pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik. Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno memantau langsung ke kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada warga melapor jika ada pungutan dalam proses PPDB 2021. “PPDB sedang berlangsung, berharap tidak ada pungutan terhadap penerimaan murid. Kita lebih terbuka, regulasi jelas,”kata Gus Yani.

Gus Yani berharap dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan terbuka tidak ada pungutan di seluruh SD dan SMP. Tidak ada lagi suara-suara dari para wali murid terkait adanya punguntan dalam penerimaan. “Kalau ada laporkan ke saya, bisa ke bu Wabup. Sanksi tegas akan kita berikan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Pada PPDB ini pihaknya lebih terbuka, regulasi jelas, seluruh prestasi pelajar diberikan poin. Mulai jalur akademik dan dan non akademik, seperti prestasi di bidang musik, olahraga, tahfidz diberikan poin. 

“Bagi staf di lapangan, baik itu dinas atau lembaga, jika benar-benar ada laporan dari masyarakat menggunakan kewenangan tidak seusai aturan, akan diberikan sanksi baik sanksi ringan berupa peringatan maupun sanksi berat tentunya penundaan kenaikan pangkat,”tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin mengatakan PPDB sistem zonasi, mengacu prosedur dan aturan yg ada. Pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran kepada hal-hal tidak baik. 

“Apabila para pendaftar sampai melakukan hal yang tidak punya integritas. Kalau ada temuan atau laporan, yang bersangkutan baik itu pendaftar masyarakat melakukan kecurangan manipulasi akan diberikan sanksi bahkan bisa digugurkan,”tegas Mahin.

Sementara itu, tahun ini jumlah sekolah jenjang SMP Negeri bertambah satu lembaga yakni SMP Negeri 33 Gresik. Sekolah anyar ini membuka empat rombongan belajar (rombel). Setiap rombel maksimal 32 siswa. Selain sekolah baru, untuk jalur zonasi tidak diperbolehkan menggunakan surat keterangan domisili. 
Sedangkan, jalur prestasi Dispendik tetap mempertahan bagi calon peserta hafidz alquran minimal 3 juz. (yad)

Jadwal PPDB Jenjang SMP di Gresik

1. Zonasi 31 Mei – 17 Juni 2021

2. Prestasi 31 Mei – 9 Juni 2021

3. Perpindahan tugas orang tua/wali 31 Mei – 9      Juni 2021

4. Afirmasi 31 Mei – 9 Juni 2021

(Data Website www.gresik.siapppdb.com)

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan Selengkapnya

Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable


GRESIK,1minute.id – Cerdas dan penuh inovasi. Pujian itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching kampung Kreasi dan Ngopi Bayar Pakai Sampah di Kampung Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

“Butuh waktu panjang bisa terwujud harmonisasi antara pemerintah, karang taruna dan perusahaan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Kampung Kreasi dan Ngopi Bayar pakai Sampah di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik ini dirintis sejak 2019. Kampung yang sempit dan hanya bisa dilewati sepeda motor itu terlihat asri.

Setiap rumah terlihat hijau karena tanaman hidroponik. Tembok kampung warna-warni. Jenis tanaman beraneka macam. Antara lain, brokoli dan sawi. Tanaman terlihat segar. Sehingga menjadi kampung wisata yang instagramable.

ASRI : Suasana Kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani -sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani berharap tanaman hidroponik semakin dikembangkan. Diantara menanam timun emas atau melon. Gus Yani meminta karang taruna Kampung Kreasi untuk mengembangkan inovasi ini dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga hasil tanaman hidroponik bisa semakin banyak.

“Timun mas dan melon kita coba di OPD. 
Kalo pamen bersama bisa satu truk lebih.,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bupati Gus Yani optimistis penghijauan metode hidropinik ini bisa berhasil. Sehingga bisa menjawab Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebagai kota industri, banyak polusi bisa dijawab dengan prestasi penghijauan.

KAMPUNG KREASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Selasa, 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Banyak industri, polusi kita jawab dengan prestasi. Kita punya inovasi, teknologi berkembang. Dilahan sempit tetap bisa kita menanam. Bukan kaleng-kaleng lagi,”tegas Bupati Gus Yani. 

“Saya berharap tidak hanya disini saja. Saya tidak malu untuk mencontoh inovasi baik,”tegas Gus Yani dalam sambutannya dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Wiwin Arodawanti, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan perwakilan Kodim 0817 Gresik dan PT Pertamina Lubrican dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh. (yad)

Inovasi, Kalaborasi Ubah Kampung jadi Asri dan Instagramable Selengkapnya

Pengunjung sebut Mirip Kawasan Malioboro

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Gresik tidak perlu jauh-jauh ngelencer ke Malioboro, Jogjakarta. Kini, di Kota Santri ada tempat hangout nyerupai kawasan Malioboro yang sudah kesohor di Jogjakarta itu.

Tempat wisata anyar itu berada di kawasan Desa Kauman, Kecamatan Sidayu, Gresik. Hanya beberapa meter dari Masjid Kanjeng Sepuh di dekat Alun-alun Sidayu. Pemerintah desa setempat menyulap trotoar lebih ciamik. Lantai keramik, dan dihiasi aneka lampu. Bila malam hari semakin elok karena banyaknya lampu hiasan dengan aneka bentuk.

Desain lampu yang berwarna-warni. Kemudian trotoar yang luas dan dipasang beberapa kursi, membuat pengunjung betah berlama-lama menghabiskan waktu. Warga pun ramai berdatangan, bahkan berasal dari luar desa Kauman. Mereka berswafoto di area wisata tersebut. 

MIRIP MALIOBORO : Trotoar di Desa Kauman, Kecamatan Sidayu, Gresik yang semakin ciamik. Pengunjung menyebut mirip kawasan Malioboro, Jogjakarta ( foto : ist )

Banyaknya pengunjung yang datang, dimanfaatkan pedagang sekitar berjualan makanan khas pesisir Gresik seperti bonggolan dan lain sebagainya. 

Menurut Nurul Mufidah, salah satu warga setempat mengatakan hiasan lampu di trotoar jalan itu mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak bulan suci Ramadan. “Bahkan, ibu-ibu hampir tiap hari membagikan takjil di sini sambil berswafoto,”kata Nurul Mufidah pada Senin, 31 Mei 2021.

Sekarang semakin banyak kunjungan. Bahkan, para peziarah ke Makam Kanjeng Sepuh menikmatinya. “Dagangan masyarakat pun semakin ramai,”kata Nurul. Geliat ekonomi khususnya makanan khas Sidayu seperti bonggolan semakin banyak dikenal masyarakat.

Kepala Desa Kauman Muhammad Fatih mengaku mengubah kawasan yang dulunya berdiri adalah pertokoan. Kemudian diubah mirip dengan kawasan Malioboro. “Gratis, disini menjadi ikon desa. Untuk wisatawan lokal tidak perlu jauh-jauh ke Jogjakarta,”katanya kepada wartawan. 

Pihaknya juga memberikan fasilitas angklung dari seniman Gresik di trotoar tersebut. Sehingga membuat suasana semakin ramai. Dengan adanya ikon ini, kata Fatih, omzet para pedagang mengaku semakin laris karena banyaknya wisatawan. 

“Setiap akhir pekan atau malam minggu ada musik angklung. Omzet pedagang meningkat hampir diatas 90 persen. Biasanya sore belum habis sekarang sore sudah habis,”imbuhnya. (yad)

Pengunjung sebut Mirip Kawasan Malioboro Selengkapnya

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan


GRESIK, 1minute.id –  Ngaji Isyarat metode Amakasa 2021 mulai dikembangkan UPT Reseurce Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Ngaji Alquran bagi penyandang disabilitas tuna rungu ini kali pertama di Jatim.

Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pun ditetapkan sebagai kabupaten percontohan ngaji alquran metode Amakasa di Jawa Timur. Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan ngaji Alquran ini saat ini dikembangkan di UPT Resource Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. Tahap awal ada 21 anak disabilitas penyandan tuna rungu yang bisa mengaji dengan metode Amakasa ini.

Puluhan anak-anak luar biasa dan hebat belajar tiga kali ngaji bahasa isyarat itu. Mereka mulai belajar ngaji di bulan suci Ramadan. “Tadi kita saksikan mereka telah hafal ngaji bahasa isyarat,”katanya. Pemkab Gresik, tambah Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah akan mengusahakan membuka pembelajaran ngaji metode Amakasa ini di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. 

“Sehingga, anak-anak penyandang disabilitas ini tidak perlu jauh-jauh ke Gresik untuk belajar ngaji isyarat ini,”kata Bu Min usai acara di  Pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021 di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Senin, 31 Mei 2021.

Untuk guru ngajinya, kata Bu Min, akan memberdayakan guru pendamping yang ada di naungan UPT Resource Centre (RC) Dispendik Gresik. “Saya akan komunikasikan kepada pak Bupati (Fandi Akhmad Yani,Red). Insya Allah beliau setuju,”ujar perempuan berlatar pendidik itu. 

Data UPT RC Dispendik Gresik, penyandan tuna rungu di Kota Santri berjumlah 140-an. Saat ini, baru 21 anak yang bisa mengaji metode Amakasa ini. Dia berharap ke depan anak-anak luar biasa ini bisa mengaji dan Salat dengan baik. “Karena apa yang di baca mengetahui dan mengerti,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

BAHASA ISYARAT : The Arabic Alphabet ini penyandang disabilitas belajar mengaji bahasa isyarat metode Amakasa di UPT RC Dispendik Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui lantunan ayat suci Alquran  berkumandang di Aula Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Resource Centre (RC) Dinas Pendidikan Gresik. “Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi dalam sambutannya. (yad)

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan Selengkapnya

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin


GRESIK, 1minute.id – Lantunan ayat suci Alquran itu berkumandang di Aula Maulana Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Surat Al Fatikha dan Al Asr itu dibacakan begitu sempurna. 

Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Mereka adalah peserta pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021. Mereka membaca Surat Al Fatikha dan Al Asr begitu sempurna. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi, Kepada Dinas Pendidikan Gresik Mahin dan Ketua Pokja Pendidikan Insklusi Dinas Pendidikan Jatim Muh Ilyas terlihat begitu khusyuk mendengarkan ngaji isyarat dilakukan kedua siswa SD IT Melati Nusantara itu.

Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Recource Centre Dinas Pendidikan Gresik.
“Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi.

Muchlis mengatakan saat ini Kementerian Agama RI sedang merintis membuat pedoman membaca, menulis bahasa isyarat. Nantinya, akan membuat terjemahan dan tafsir alquran. “Saat ini baru 3 ribu kosakata isyarat keislaman,”ujar Muchlis.

NGAJI ISYARAT : Almaira Raisa Ayu Naeswari dan Joevanka Putra W., ketika membaca alquran dengan metode Amakasa atau ngaji isyarat di Aula Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 31 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk mendirikan Recource Centre untuk anak-anak disabilitas di setiap kecamatan. ” Sehingga anak-anak hebat tidak perlu ke Gresik untuk belajar. Terutama belajar ngaji isyarat,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Sementara itu, Ketua Pokja pendidikan Insklusi Dinas pendidikan Jatim Muh Ilyas menambahkan, Kabupaten Gresik telah menjadi kabupaten percontohan pendidikan di Jatim. “Saya mengapresiasi gerak cepat Pemkab Gresik dengan mengembangkan metode amakasa ini,”katanya.

Pemprov Jatim tambahnya sangat konsern untuk berusaha memenuhi hak-hak disiabilitas. Karena itulah, pemprov Jatim telah membuat Peraturan Gubernur nomor 20/2018 tentang pendidikan insklusi. “Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia,”kata Ilyas yang asli kelahiran Ujungpangkah, Gresik itu.

Sedangkan, Kadispendik Mahin mengatakan, sekolah inklusi telah berdiri di Gresik sejak 2009. “Tapi, pencangannya dilakukan mulai 2013,”kata Mahin. (yad)

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin Selengkapnya
PENGABDIAN MASYARAKAT : Dosen FKIP UMG bersama guru MTs dan MA saat melakukan pengabdian masyarakat di Pulau Bawean ( foto: istimewa )

Pendemi Corona, Tak Jadi Kendala Dosen FKIP UMG Melakukan Pengabdian Masyarakat di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Masa pandemi tidak menjadi kendala bagi dosen Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini, empat dosen yakni Dr. Nur Fauziyah, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua tim dan anggotanya Dr. Slamet Asari, M.Pd., Ulfatul Ma’rifah, M.Pd. dan Churun L. Maknun itu menyasar ke Pulau Bawean, sekitar 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik sebagai tempat melakukan pengabdian mereka. 

Tepatnya, Yayasan Penaber di Kecamatan Tambak. Yayasan ini terdapat sekolah jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Dua lembaga pendidikan di yayasan itu menjadi tujuan pengabdian bagi empat dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMG itu merujuk hasil analisis sebelumnya bahwa sebagian besar siswa di sekolah ini masih kurang aktif dalam proses pembelajaran di kelas. 

Sedangkan, guru cenderung ceramah dan tidak menggunakan media pembelajaran yang interaktif yang dapat melibatkan siswa baik kognitifnya maupun psikomotoriknya. 

“Kegiatan pengabdian kali ini dilakukan melalui kegiatan workshop design pembelajaran yang dapat menumbuhkan keaktifan dan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi (HOTS),”kata Dr Nur Fauziyah dalam rilis yang diterima  1minute.id pada Minggu, 30 Mei 2021.

Kegiatan workshop yang dilakukan selama 2 hari ini menghasilkan 3 perangkat pembelajaran yaitu masing-masing berupa chapter design dan lesson design. Dalam menyusun chapter dan lesson design ini para guru melakukannya secara berkelompok dan berkolaborasi. 

Diskusi berjalan sangat baik, satu sama lainnya saling memberikan ide dan gagasannya. “Hasil lesson design ini telah direncanakan akan di implementasikan di kelas pada akhir semester genap tahun pelajaran 2020/2021 ini setelah siswa masuk kelas,”ujar Nur Fauziah. 

Pada saat implementasi nanti, imbuhnya, masing-masing tim guru akan mengimplementasikannya di kelas masing-masing. Seorang guru akan bertugas menjadi guru model dan guru lainnya dalam satu tim tersebut akan menjadi observer. 

Kemudian, tugas guru model adalah mengeksekusi pembelajaran di kelas dan tugas observer adalah mengamati aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. “Hasil observasi akan didiskusikan bersama tim pengabdi secara daring melalui aplikasi zoom,”terangnya.

Kegiatan selanjutnya akan dilakukan kunjungan kembali pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 untuk melakukan kegiatan peningkatan kualitas pembelajaran pada siklus kedua. Setelah kegiatan pengabdian ini selesai maka harapannya sekolah dapat melakukan kegiatan peningkatan pembelajaran secara mandiri. (yad)

Pendemi Corona, Tak Jadi Kendala Dosen FKIP UMG Melakukan Pengabdian Masyarakat di Pulau Bawean Selengkapnya

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Moda transportasi laut dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawaen semakin mudah. Sebelumnya, pelayaran dua hari sekali. Kini, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean bisa saban hari. Menggunakan kapal cepat.

Ada dua kapal yang melayani pelayaran sejauh 80 mil laut dengan waktu tempuh 3-4 jam itu. Satu kapal berangkat dari Pelabuhan Gresik tujuan Pelabuhan Sangkapura, Bawean.  Kapal satunya berangkat dari Pelabuhan Sangkapura, Bawean tujuan Pelabuhan Gresik. Dua kapal itu adalah Expresss Bahari 8E dan 6F. 

Tadi pagi, EB 8E berlayar ke Bawean dengan membawa penumpang 176 orang dan 10 balita. Kapasitas kapal ini, 390 seat. Kapal berangkat pukul 09.00. Sedangkan, EB 6F dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengangkut 150 penumpang.

“Rata-rata setiap hari penumpang berkisar segitu tidak sampai 200-an,”ujar petugas dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik pada Minggu, 30 Mei 2021.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri mengatakan transportasi ke pulau Bawean semakin mudah. “Karena setiap hari ada pelayaran Gresik – Pulau Bawean dan sebaliknya,”kata Amri.

Namun, pertengahan Juni 2021 nanti ada satu kapal penumpang melakukan perbaikkan (doking). Amri mengaku belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi rencana doking itu. “Baru sebatas mendengar, tapi secara resmi belum dapat pemberitahuan,”katanya melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 30 Mei 2021. (yad)

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri Selengkapnya

Cegah Virus, Semprot Ruang Sidang dengan Disinfektan

GRESIK, 1minute.id – Wabah corona virus disease 2019 belum berakhir. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Gresik per Sabtu, 29 Mei 2021 terdapat penambahan kasus konfirmasi 5 orang terakumulasi 5.632 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 3 orang menjadi 5.232 kasus. Pasien isolasi 45 orang dan meninggal bertambah satu orang menjadi 355 orang.

Lima kecamatan penyumbang kasus terbesar di Kota Santri adalah Manyar tercatat 1.027 kasus konfirmasi ;  Kebomas (914) ; Gresik (651) ; Driyorejo (596) dan Menganti (569).  Tidak ada bisa memprediksi kapan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok ini berakhir.

Untuk mencegah penyebaran virus itu Satgas Covid-19 Gresik seakan tidak pernah lelah mengingatkan masyarakat Kota Santri untuk mematuhi protokol kesehatan dan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), antara lain memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dalam beraktivitas. 

Sementara itu, wabah corona yang tidak bisa diprediksi membuat Pengadilan Negeri (PN) Gresik ekstrawaspada. Setiap selesai sidang, semua ruang persidangan di kantor berlokasi di Jalan Permata Komplek Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik itu dilakukan penyemprotan disinfektan. “Kami tidak mentolelir semua wajib memakai masker dan menjaga jarak,”kata Humas PN Gresik M.Fatkur Rochman. (yad)

Cegah Virus, Semprot Ruang Sidang dengan Disinfektan Selengkapnya

BKN Resmi Menunda Jadwal Pendaftaran CASN dan PPPK

GRESIK, 1minute.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi menunda pendaftaran CPNS dan PPPK yang semula dijadwalkan mulai pada Senin, 31 Mei 2021.

Dalam akun resmi @bkngoidofficial ada tiga slide surat dari BKN terkait penundaan pendafraran calon aparatur sipil  negara (CASN) dan PPPK 2021. Dalam surat tertanggal 28 Mei 2021 ada delapan poin yang melatarbelakangi penundaan pendaftaran CASN dan PPPK 2021. Tujuh poin terkait teknis dan pembiayaan seleksi bagi pemerintah kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK 2021.

Antara lain, poin kedua berbunyi Seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 dibebankan pada Anggaran Kementerian Pendidikan,  Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Poin keempat, setiap instansi pusat dan daerah wajib membentuk tim panitia seleksi pengadaan instansi, petugas verifikasi, petunjuk teknis verifikasi, petugas help desk instansi dan pengumuman persyaratan pendaftaran seleksi instansi masing-masing.

Sedangkan, satu poin lainnya terkait penyempurnaan formasi untuk non guru dan PPPK guru 2021 itu ada di poin terakhir yakni delapan. 

SURAT BKN : Badan Kepegawaian Negara resmi menunda pendaftaran penerimaan CASN dan PPPK yang semula di jadwalkan mulai 31 Mei 2021 (tangkapan layar @bkngoidofficial)

Bunyinya begini, mengingat masih terdapat beberapa peraturan pengadaan CPNS, PPPK non guru dan PPPK guru tahun 2021 yang belum ditetapkan oleh pemerintah serta masih adanya usulan revisi penetapan kebutuhan (formasi) oleh beberapa instansi, maka jadwal pelaksanaan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut.

“Sekarang masih tahapan usulan revisi penetapan kebutuhan formasi oleh beberapa instansi, makanya jadwal pelaksanaan akan diinformasikan lebih lanjut,”kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dikutip dari JPNN.com pada Sabtu, 29 Mei 2021.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 828 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2021 membuka lowongan 2.272 formasi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2021. 

Rinciannya, 1.715 tenaga guru ; 465 tenaga kesehatan dan 92 tenaga teknis. SK 828 itu sempat viral di media sosial. Sejumlah guru yang ditemui 1minute.id  mengaku ada sejumlah kejanggalan penentuan formasi untuk PPPK guru. Guru yang enggan disebut identitasnya itu menengarai pengusulan formasi tidak berdasarkan dapodik (data pokok pendidikan) atau sistem pendataan skala nasional yang terpadu. 

“Ada sekolah yang kekurangan guru mapel tidak masuk dalam formasi. Ada sekolah formasi melebihi kebutuhan gurunya di sekolah,”katanya. Sayangnya, Kepala BKD Gresik Nadlif belum bisa dikonfirmasi. (yad)

BKN Resmi Menunda Jadwal Pendaftaran CASN dan PPPK Selengkapnya