Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara


GRESIK,1minute.id – Fariantono di vonis hukuman penjara selama 5 tahun. Mantan Kepala Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu juga dibebani denda Rp 300 juta dan membayar uang pengganti kerugian negara Rp 871,8 juta.

Majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya diketuai Tongani menyatakan, terdakwa Feriantono terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi  menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018 untuk kepentingan diri sendiri.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik, Dymas Adji Wibowo, mengatakan, dalam persidangan, majelis hakim Tongani memvonis terdakwa Fariantono, bersalah. 
Terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU 31/1999, sebagaimana  diubah dan ditambah dengan UU 20 / 2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

“Atas pelanggarannya, majelis hakim menghukum terdakwa Fariantono dengan hukuman penjara selama 5 tahun dan denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan kurungan. Terdakwa juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp  871,8 juta lebih subsider  2 tahun penjara,”kata Dymas. 

Putusan tersebut masih berat dari tuntutan jaksa Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik Faris Almer dan Esti Harjanti Candrarini. Jaksa menuntut terdakwa Feriantono  dihukum penjara selama 7 tahun dan  denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan. 

Dalam tuntutan itu, terdakwa juga diminta membayar uang pengganti (UP) sebanyak Rp  871,87 juta subsider 3 tahun dan 6  bulan penjara. “Atas putusan majelis hakim, kita menyatakan pikir-pikir,” imbuhnya. 

Diketahui, terdakwa Fariantono, mantan kades menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018   untuk kepentingan diri sendiri. (yad)

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara Selengkapnya

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua proyek terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Pembangunan tahap dua proyek terowongan ini menghubungkan Kompleks Perumahan Randuagung dengan Perumahan Gresi Kota Baru ini diperkirakan membutuhkan waktu 4 bulan. “Secara pasti, hubungi binamarga,”ujar Gunawan.

Proyek Underpass tahap dua ini membutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. 

Dalam pengamatan 1minute.id pada Senin, 26 April 2021 belum terlihat adanya aktivitas pembangunan dari sisi Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan GKB. Bangunan trowongan masih ditutup pagar seng. Sedangkan, dinding yang longsor dikerupi terpal warna biru.

Seperti diberitakan, proyek underpass dikerjakan mulai tahun lalu, 2020. Tahap pertama pekerjaan konstruksi dengan anggaran sekitar Rp 4,23 miliar. Proyek dikerjakan CV Wijaya asal Lamongan. Tahun ini, anggaran sekitar Rp 4,9 miliar. Selama dua tahap proyek yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sekitar Rp 9,1 miliar. (yad)

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan Selengkapnya

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup

GRESIK,1minute.id – Muhammad Yunus tidak bergairah. Padahal, ia baru mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebagai penilik kabupaten.

Ada 38 orang penilik dan 8 orang pamong belajar lainnya senasib dengan Yunus itu. Mengapa mereka tidak semringah sehingga wadul kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sejak tertibnya peraturan bupati (Perbup) nomor 1 tahun 2021, TTP yang mereka terima hanya 60 persen, kurang 40 persen per Februari 2021. Karena itulah, Yunus, koordinator penilik meminta kepada Wabup perempuan pertama di Kota Santri ini untuk membatalkan Perbup nomor 1 tahun 2021 itu. 

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen (sesuai dengan aturan Perbup nomor 07/2020). Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40 persen. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” kata Yunus. 

Menurut keterangan beberapa penilik, tentang tugas kerja penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga PAUD di Gresik. Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga PAUD membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Antara lain, menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.  

Menanggapi keluhan para penilik dan pamong belajar, Wabup Gresik Aminatun Habibah berjanji mempelajari perbup 01/2021 yang dikeluhkan mereka itu kepada dinas pendidiksn dan BPPKAD Gresik. 

“Tolong beri saya semua dokumennya. Nanti, Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten,”kata Bu Min -sapaan-Wabup Aminatun Habibah. (yad)

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup Selengkapnya

Dilantik jadi Anggota Dewan, Atek Masuk di Komisi IV DPRD Gresik

GRESIK,1minute.id – Atek dilantik sebagai anggota DPRD Gresik sisa jabatan 2019-2024. Pelatikan Atek sebagai legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu dilakukan di ruang paripurna DPRD Gresik pada Kamis, 22 April 2021. 

Pengucapan sumpah/Janji dengan dipandu oleh Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. 

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim yang memimpin rapat mengatakan, Atek dilantik sebagai pergantian antarwaktu (PAW) anggota Fraksi Golkar Sugio yang meninggal dunia.

PAW Atek menindaklanjuti SK Gubernur Jatim No. 171.437/410/011.2021, tentang peresmian pengangkatan penggantian antar waktu anggota DPRD Kabupaten Gresik.

“Atek masuk di Komisi IV membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat (kesra). Pak Atek juga masuk di Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bappemperda),”ujar Nurhamim. 

Menurut Nurhamim, hal ini sesuai tata tertib (tatib) DPRD Gresik Nomor 1 tahun 2019, bahwa anggota DPRD harus masuk di Alat Kelengkapan DPRD (AKD).

Sementara Atek menyatakan siap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Gresik sisa periode 2019-2024. “Saya akan melanjutkan tugas-tugas Pak Sugio saat menjabat Anggota Komisi IV dan Bappemperda,” kata legislator daerah pemilihan Gresik IV meliputi Kecamatan Driyorejo dan Wringinanom itu. (yad)

Dilantik jadi Anggota Dewan, Atek Masuk di Komisi IV DPRD Gresik Selengkapnya

Usai Dilantik, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah Siap Sukseskan Program Nawa Karsa

GRESIK,1minute.id – Nur Saidah kembali menjabat pimpinan di DPRD Gresik pada Kamis, 22 April 2021. Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Gresik ini dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD menggantikan Asluchul Alif yang mengundurkan diri karena running sebagai calon wakil bupati pada Pilbup Gresik 2020 lalu.

Pelantikan Nur Saidah dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik disaksikan puluhan anggota DPRD Gresik serta Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menyaksikan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Nur Saidah di kantor Bupati.

Rapat paripurna dengan agenda Pengucapan Sumpah dan Janji pergantian antar waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Gresik masa jabatan 2019-2024 dipimpin oleh Ahmad Nur Hamim itu pun terasa khidmat. 

Pelantikan Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah pada Kamis, 22 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Pelantikan politisi berhijab ini dilakukan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gresik Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tidak lebih dari 10 menit. 

Usai dilantik, Nur Saidah mengatakan akan bekerja semaksimal mungkin bersama pimpinan DPRD lainnya dalam mensukseskan program Nawa Karsa Gresik baru dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.

“Saya bersama akan bekerja sesuai tupoksi pimpinan DPRD. Saat ini kan eranya perubahan Gresik baru. Jadi kita pasti mensukseskannya selama demi kepentingan masyarakat,”ujar Nur Saidah. (yad)

Usai Dilantik, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah Siap Sukseskan Program Nawa Karsa Selengkapnya

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sejumlah perempuan berkebaya nyebur ke sebuah telaga.  Perempuan pegiat lingkungan kemudian menuangkan  beberapa botol cairan di telaga di kawasan Kebomas itu.

Diantara emak-emak yang getol berupaya menyelamatkan lingkungan itu adalah Siti Fitriah. Ia adalah ketua asosiasi bank sampah Gresik (Asbag). 

Menurut Siti Fitriah, cairan yang dituangkan ke telaga itu adalah cairan alami. Cair serbaguna hasil fermentasi dari sisa buah atau sayuran kemudian dicampur gula aren dan air menghasilkan O3.

“Untuk membuatnya cairan fermentasi itu minimal butuh waktu 90 hari,”kata Siti Fitria pada Kamis, 22 April 2021. Cairan alami fermentasi itu biasa di sebut ecoenzim. Ecoenzim ini memiliki banyak fungsi. Bisa untuk pembersih alami, sabun cair alami hingga bahan kosmetik kecantikan alami.

“Fungsinya itu luar biasa banyak sekali. Pembersih alami sabun cair,  pembersih udara alami, pembersih rumah tangga alami dan hand sanitizer,”terang Fitri.

Cairan ecoenzim itu ketika dituangkan dalam telaga yang tidak mengalir, maka akan ada perbaikan ekosistem atau perbaikan biota air disitu.

“Saya tuang ke danau kemarin itu ph-nya rendah kali 2,60 sampai 2,90 itu berarti pH yang seperti itu cocok untuk perawatan atau di manfaat medisnya untuk mengobati luka detox dan sebagainya mangkanya saya juga menyimpan kalau itu enzim sangat ramah lingkungan,” terangnya.

Mengapa ia dan kaum hawa lainnya membuatekoenzim, sebab 70 persen sampah yang terbuang di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik, di Kelurahan Ngipik, Kabupaten Gresik adalah sampah organik.

“Dengan membuat ecoenzim ini kita bisa mengurangi beban di TPA. Dengan memproduksi ekoenzim berarti kita telah membantu mengelola banyak daripada sampah non-organik,”katanya.

Ecoenzim ditemukan doktor Rosukon Poompanvong. Pada 2003, doktor dari Thailand ini menerima penghargaan dari FAO (lembaga PBB yang mengurus soal pangan–red).  Ecoenzim ini memiliki manfaat yang berlipat ganda.

Dengan memanfaatkan sampah organik sebagai bahan bakunya, kemudian dicampur dengan gula aren dan air, proses fermentasinya menghasilkan gas O3 dan hasil akhirnya adalah cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan.

Sejak berhasil dalam penelitiannya, Dr. Rosukon dengan arif mempersembahkan penemuan ini bagi masyarakat luas, tanpa meminta royalti apa pun. Pengetahuan ini bersikap terbuka untuk siapa saja, demi kepentingan lingkungan.

Masyarakat Malaysia, Australia, Taiwan, hingga Amerika Serikat telah membuat ekoenzim dari sampah dapur mereka sejak beberapa tahun lalu. Di Indonesia, tren ini baru dimulai beberapa tahun belakangan. (yad)

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan Selengkapnya

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil

GRESIK,1minute.id – Suasana Pasar Baru Gresik terlihat sepi pada Rabu, 21 April 2021.  Sejumlah pedagang memilih untuk tidur sambil menunggu pembeli.  Pedagang lainnya memilih bercengkrama dengan tetangga kios. Karena pengunjung pasar berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik bisa dihitung dengan jari. Daya beli masyarakat belum pulih akibat wabah corona setahun terakhir ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik. Sidak untuk mengetahui persediaan dan harga sembako selama puasa suci Ramadan. 
Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah merasa lega karena harga kebutuhan relatif stabil.

“Stok aman, harga relatif stabil,”ujar Bu Min didampingi Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga pada Rabu, 21 April 2021.

PKL : Pedagang pakaian di trotoar depan Pasar Baru Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementera itu, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengaku bersyukur harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Hanya satu atau dua kebutuhan ada kenaikkan,”ujarnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, dua harga kebutuhan tren naik adalah ayam potong dan daging sapi. Harga ayam potong naik Rp 286 menjadi Rp 24.214 perkilogram. Harga daging sapi naik Rp 429 menjadi Rp 99.734 perkilogram. “Kalau daging sapi yang baik Rp 100 ribu sak kilone,”ujar seorang pedagang. (yad)

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil Selengkapnya

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual

GRESIK,1minute.id – Pasar dan kontes ikan bandeng kembali digelar Pemkab Gresik. Tradisi turun temurun dinyakini sejak Sunan Gir, sekitar 5 abad silam itu sempat terhenti karena wabah covid-19.

Tapi, tadisi pasar bandeng biasanya digelar pada 27 Ramadan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dipusatkan di sepanjang Jalan H.Samanhudi, HOS Cokroamikoto, Basuki Rahmat dan Raden Santri. Karena masih masa pandemi, pasar bandeng digelar di sepuluh dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan Kontes bandeng akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 secara virtual. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami berharap bandeng peserta kontes ini adalah asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Abimanyu menyampaikan harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kontes bandeng yang berlangsung di Ruang rapat kantro Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Bandeng hasil kontes ini nantinya akan dilelang secara virtual kepada masyarakat serta para Bupati Walikota se-Jawa Timur yang diundang secara daring.  

Pj Sekda Abimanyu menambahkan sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani agar tradisi pasar bandeng, lelang dan kontes bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. 

Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan event tahunan ini juga runtuh akibat pandemi. Untuk itu panitia telah menyiapkan 10 tempat pasar bandeng yang tersebar di 10 tempat di beberapa kecamatan di Gresik. Masing-masing titik pasar bandeng akan melaksanakan kegiatan jual bandeng dan pernak-pernik kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai tanggal 5 sampai 10 Mei 2021.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol  Reza Pahlevi , pasar bandeng digelar di 10 titik.Masing-masing tempat yaitu, di Lapangan Sitarda Ujungpangkah, Alun-alun Sidayu, Lapangan Gembos Bungah, Lapangan Suci Manyar, Areal Pasar Baru Gresik, Lapangan Manunggal Kedamean, Lapangan Klampok Benjeng, Halaman Kecamatan Cerme, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan. (yad)

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual Selengkapnya