Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli blue light pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru itu itu menyisir jalur rawan aksi kriminalitas, laka lantas dan balap liar. 

Patroli dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2021 diharapkan bisa memberikan perasaan aman masyarakat Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Turjawali Iptu Darwoyo mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan sasaran tempat keramaian seperti SPBU, ATM Center, minimarket, serta perumahan atau pemukiman warga.

Selain, pelaksanaan penggal jalan di jalur protokol maupun jalur rawan laka dan balap liar dalam wilayah hukum Polres Gresik. Serta memberikan himbauan kepada kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya. 

“Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan, jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,”kata Iptu Darwoyo. 

Selain itu, anggota juga menghimbau kepada warga masyarakat Gresik agar selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Adanya partisipasi dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat dapat mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19,”tambah Darwoyo.

Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Dalam catatan 1minute.id kurun waktu dua pekan terakhir aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polres Gresik. Sedikitnya ada lima kejadian yang menjadi pekerjaan rumah kepolisian resor Gresik. Lima kejadian itu adalah :

3 April 2021 : Perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon. Korban dikalungi golok, disekap. 

4 April 2021 : Rumah Husni di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dibobol maling.

9 April 2021 : Nurul Askin membonceng istrinya, Sunarti dijambret di dekat kantor Dinas Informasi dan Komunikasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Tas korban berisi uang Rp 10 juta dan smartphone ditarik bandit jalanan. Nurul Asikin terjatuh dari motor (belakangan korban meninggal dunia)

9 April 2021 jambret beraksi di kawasan industri Gresik. Korban mengalami luka-luka

11 April 2021 : Nenek Siti Aisyah, 85, diculik pelaku membawa mobil ketika pulang dari salat duhur di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar. Pelaku mempreteli perhiasan korban seberat 25 gram. Korban diturunkan di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. (yad)

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik Selengkapnya

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 217 ahli waris korban meninggal dunia akibat virus Covid-19 Gresik akan mendapatkan santunan. Santunan korban corona virus disease 2019 ini berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Nominalnya Rp 5 juta.

Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah mengajukan ratusan berkas korban Covid-19 kepada Dinas Sosial Jatim. Ratusan berkas itu telah diverifikasi oleh Dinsos Jatim. “Ada 217 berkas yang sudah dinyatakan lengkap. Sehingga menunggu proses pencairan,”kata Kadinsos Gresik Sentot Supriyohadi dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 17 April 2021.

Dia melanjutkan 217 berkas itu adalah tahap pertama. Berdasarkan data 1minute.id dari Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 16 April 2021 jumlah kasus Covid-19 terakumulasi 5.475 kasus. Kasus sembuh 5.073 kasus. Meninggal dunia 352 kasus. Perawatan atau isolasi mandiri 50 orang.

Artinya, masih tersisa 135 orang (data per 16 April 2021) korban Covid-19 yang ahli warisnya berharap mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim itu. “Jumlah 217 orang itu tahap pertama. Dan, berkasnya sudah lengkap,”kata Sentot.

Untuk diketahui Kementerian Sosial menghentikan santunan korban meninggal karena Covid-19. Penghentian santunan Kementerian Sosial (Kemensos) tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Sunarti.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan korban Covid-19 tertuang dalam surat nomor 460/5026/107.4.07/2021 tertanggal 12 Maret 2021. 

Bunyi surat itu, sehubungan penghentian pemberian santunan kematian korban meninggal Covid-19 yang menimbulkan perasaan kecewa ahli waris korban, maka pemerintah Provinsi Jatim akan memberikan santunan bagi masyarakat Jawa Timur yang meninggal dunia akibat Covid-19  sebesar Rp 5 juta akan diberikan kepada ahli waris korban.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada Bupati/walikota untuk mengajukan permohonan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia karena Covid-19. Permohonan tahap pertama diprioritaskan kepada ahli waris yang sudah mengusulkann ke kementerian sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim paling lambat 31 Maret 2021.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan 217 orang untuk mendapatkan santunan korban Covid-19. “Proses tahap pertama berkas lengkap 217 orang. Sekarang nunggu pencairan,”ujar Sentot dikonfirmasi melalui WhatApps pada Sabtu,17 April 2021. (yad)

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan Selengkapnya

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor


GRESIK,1minute.id – Seorang anggota grup hadrah Kolomunyeng, Kecamatan Menganti dianiayah sekelompok pemuda. Diduga pelaku pengeroyokan itu anggota Geng Motor. 

Pelaku memukul korbannya menggunakan senjata ruyung. Polisi Sektor Menganti melakukan penyelidikan dugaan aksi brutal tersebut. Penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng itu terekam closed circuit television (CCTV) sebuah kafe di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.

Video berdurasi 20 menit itu lalu diunggah grup facebook Gresik Waras. Netizen mendesak aparat untuk menangkap pelako sok jagoan itu. “Uda ng tangkap biar mewek,”kata pemilik akun jarang ireng.

Berdasarkan rekaman CCTV itu penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng yang diasuh oleh Kepala Desa Setro, Kecamatan Menganti itu terjadi pada Selasa, 13 April 2021 sekitar pukul 02.29. 

Salah satu pelaku yang menggunakan hudy jaket berwarna abu-abu meminta korban menunjukkan kaos yang digunakan itu. Saat korban yang mengenakan kaos hitam dan sarung biru menghadap belakang, pelaku menyerang dengan senjata ruyung dan mengenai bagian belakang kepala.

Pelaku kemudian meninggalkan korban. Korban bernama Saifudin Wakit, 20. Korban dengan pelaku tidak saling kenal. Korban didampingi orang tuanya dan kelompok hadrah melaporkan kebrutalan remaja diduga anggota geng motor tersebut.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan penganiayaan itu. “Kami lakukan lidik,”kata Tatak melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021. (yad)

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor Selengkapnya

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas

GRESIK,1minute.id – Kondisi Jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti semakin mengkhawatirkan. Bagian pondasi jembatan yang menghubungkan dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ambles.

Akibatnya, konstruksi bangunan terlihat patah. 
Masyarakat pengguna jalan itu harus ekstrawaspada bila melintasi jembatan itu. Bisa saja sewaktu-waktu bisa ambruk.

Camat Menganti Sujarto mengatakan jembatan Desa Beton itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter. Jembatan sudah lama rusak. “Kerusakan paling parah tahun lalu,”kata Sujarto dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021.

Kondisi kerusakan jembatan semakin parah sehingga pihak desa melarang mobil untuk melintasi jembatan itu. “Hanya kendaraan roda dua yang boleh menyeberang,”katanya. (yad)

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas Selengkapnya

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak di Kabupaten Gresik. Dan pelatihan pertanian terpadu di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan produktivitas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disekitar wilayah operasional Perseroan.

Pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak, diikuti oleh 16 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Singosari, Gresik. Kegiatan dilaksanakan selama selama 5 hari, mulai Senin, 29 Maret 2021 hingga Jumat, 2 April 2021.

Materi pelatihan diantarany teori, demonstrasi dan praktik menjahit. Selain itu, SIG juga memberikan 16 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada para peserta.

Sedangkan di Kabupaten Rembang, SIG memberikan pelatihan pertanian terpadu bagi 40 UMKM mitra binaan sektor peternakan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 7-8 April 2021 di Auditorium Fave Hotel. 
Program pelatihan meliputi cara budidaya sapi, domba, ayam serta pengolahan limbah ternak menjadi bio gas.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata SIG bagi masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi, terutama masyarakat sekitar perusahaan. 

“Melalui pelatihan ini, SIG berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, lebih kreatif serta terus berinovasi demi menjaga kelangsungan usahanya terutama dimasa Pandemi Covid-19,”kata Edy Saraya.

Pelatihan ini disambut baik oleh Syamsuddin, salah satu mitra binaan sektor peternakan SIG asal Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurutnya Rembang memiliki potensi besar dalam hal peternakan, karena didukung oleh potensi alam yang baik. Melalui pelatihan ini, kian mendukung upaya peternak dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Banyak ilmu yang kami dapat, diantaranya bagaimana membuat pakan ternak alternatif, mampu merawat hewan ternak yang baik serta bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi kompos yang ternyata dapat menambah penghasilan para peternak.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepan pengelolaan ternak hewan lebih produktif,”harap Syamsuddin. (yad)

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang Selengkapnya

Kabar Panceng Siapkan Tenda, Rombong hingga Takjil Delivery Gratis

GRESIK,1minute.id –Pegiat media sosial facebook Kabar Panceng tidak hanya berbagi informasi. Komunitas ini juga berbagi takjil untuk warga yang sakit dengan tajuk “Takjil Delivery” gratis. Bulan suci, Ramadan menjadi momentum bagi admin medsos itu berbagi kebaikkan. 

Ketua Kabar Panceng Didik Ahmad Sihabul Milah mengaku selama bulan Ramadan ini, dia bersama para admin Kabar Panceng setiap hari membeli dagangan masyarakat secara bergilir.Kemudian takjil itu dikumpulkan dan diantar ke rumah-rumah warga dengan mengendarai sepeda motor.

“Takjil kami bagikan ke setiap rumah warga di Desa Wotan tanpa terkecuali sampai seluruh rumah mendapatkan manfaat. Program ini kita beri nama takjil dilevery gratis,”kata Didik pada Rabu, 14 April 2021. Takjil delivery ini juga berisikan beras dan mi instan kepada warga.

Selain membagikan takjil, kata pria 33 tahun itu, pegiat medsos ini juga membuka bazar ramadan untuk memfasilitasi para pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) bahkan masyarakat yang menjadi pedagang takjil dadakan dengan menyediakan tenda dan rombong untuk berjualanan.

“Semua tenda dan rombong di Bazar Ramadan Kabar Panceng kita siapkan bagi masyarakat dan gratis. Program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian akibat wabah Covid-19,”kata Didik. 

Menurut Didik, fasilitas tenda dan rombong untuk jualan tidak berhenti setelah bulan Ramadan. Fasilitas itu akan kembali bisa digunakan warga setempat secara cuma-cuma. Jika tidak ada aral melintang setiap akhir pekan akan ada bazar dan pasar malam.

“Tidak cuma itu nantinya setelah ramadan tenda-tenda dan rombong-rombong ini akan kami jadikan pasar malam dan pasar tradisional yang bertujuan untuk menumbuhkan UMKM untuk menjadi lebih maju dan punya daya saing bagi target pasar,” terangnya. (yad)

Kabar Panceng Siapkan Tenda, Rombong hingga Takjil Delivery Gratis Selengkapnya

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP

GRESIK,1minute.id – Single identitas untuk semua pelayanan terus diupayakan pemerintah. Antara lain, pelayanan kesehatan dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang terdapat di kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  terus mengupayakan capai cakupan pelayanan atau universal health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Gresik. Artinya, pada saatnya nanti masyarakat Gresik dapat menikmati layanan Kesehatan hanya dengan Kartu Tanda Penduduk.

Rabu pagi tadi, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pematangan program itu dengan mengundang pimpinan BPJS Gresik, pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Gresik dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta disaksikan oleh perwakilan DPRD Gresik. 

Rapat tersebut merundingkan kebijakan Bupati di bidang Kesehatan yang sangat ditunggu masyarakat Gresik tersebut.“Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selain menjadi program prioritas, Kami ingin di era Gresik Baru jumlah angka kemiskinan menurun dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pelayanan Kesehatan,” katanya pada Rabu,14 April 2021.

Bupati berharap, UHC ini ada inovasi dari seluruh peserta rapat dan tidak hanya mengandalkan APBD dalam pembiayaannya. “Sebagai kabupaten industri, kami berharap agar ada optimalisasi dari semua pihak. Baik dari dunia industri dan swasta, pihak rumah sakit dan pelayanan kesehatan di Gresik atau dari program yang lain untuk optimalisasi dalam percepatan program UHC ini,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani serius.

Kepala Cabang BPJS Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan jumlah kepesertaan BPJS kesehatan masyarakat Gresik 77,28 persen. Ada peningkatan dari beberapa minggu sebelumnya yang hanya 74 persen. Untuk pembayaran klaim selama 8 bulan terakhir  2020 sebesar Rp 421 miliar, sedangkan jumlah pemasukan iuran peserta selama setahun sebesar Rp 435 miliar.  

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap BPJS juga semakin meningkat. Hal ini sesuai komitmen kami bersama seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan kami untuk tidak melakukan pungutan kepeda peserta BPJS dan tidak diskriminasi dalam layanan,”ujar Tutus.

Menanggapi kepesertaan BPJS masyarakat Gresik meskipun ada peningkatan, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno prihatin. 

Menurut Sekda prosentase kepesertaan BPJS masyarakat Gresik masih dibawah rata-rata prosentase Provinsi Jawa Timur yang mencapai 80,25 persen. “Kami berharap kedepan jumlah masyarakat Gresik yang tercover BPJS akan terus meningkat,” harapnya. (yad)

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP Selengkapnya

Kenalkan Phonska OCA dengan Demplot Dambaan di 15 Kecamatan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Penggunaan pupuk Phonska OCA untuk petani semakin diintensifkan. Diantaranya, melakukan demonstration plot (Demplot) Dambaan di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

Antara lain di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Senin, 12 April 2021. Demplot Dambaan ini, Petrokimia Gresik menggandeng Kodim 0817 Gresik dan Pemkab Gresik. Tamam bersama ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Taufik Ismail dan Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih.

Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaska Petrokimia Gresik melalui program Demplot Dambaan ini ingin memberikan “Dampak Baik Berkelanjutan” bagi pertanian di Gresik yang merupakan homebase perusahaan.

“Gresik selama ini dikenal sebagai kota industri, tapi peranan sektor pertanian dalam pencapaian swasembada pangan juga cukup besar. Demplot ini merupakan dukungan Petrokimia Gresik agar sumbangsih pertanian di Gresik untuk ketahanan pangan nasional semakin optimal,”ujar Digna.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini Gresik memiliki 64 hektare (ha) lahan tanaman padi. Sedangkan, produksi beras yang dihasilkan mencapai 264 ribu ton per tahun.

Produktivitas ini membuktikan bahwa Gresik masih tetap berpotensi sebagai wilayah agraris.
Digna menambahkan, bahwa semua potensi pertanian saat ini harus dioptimalkan, termasuk di Gresik, mengingat peranan pertanian krusial di masa pandemi Covid-19 ini.

Pertanian menjadi tonggak pengaman di tengah wabah karena masyarakat membutuhkan pangan yang sehat sebagai kebutuhan dasar. “Peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan menjadi semakin penting dan strategis di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya.

Demplot Dambaan, lanjut Digna, digelar di 21 titik yang berada di 15 kecamatan di Kabupaten Gresik. Lima belas kecamatan tersebut adalah Kebomas, Cerme, Benjeng, Wringinanom dan Menganti. Kemudian, Kedamean, Manyar, Bungah serta Sidayu. Selanjutnta, Ujung Pangkah, Panceng, Dukun, Duduksampeyan, Driyorejo, dan Balongpanggang.

Total luas lahan demplot mencapai 10,5 ha, dimana masing-masing titik seluas 0,5 ha. Demplot ini melibatkan 20 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21 Kelompok Pertanian (Poktan), serta didampingi Perwira dan Staf Teritorial dari 15 Koramil dan 21 Babinsa.

“Dalam hal ini, Petrokimia Gresik memberikan bantuan berupa benih, serta pendampingan teknologi pemupukan dan kawalan pestisida,” ujar Digna.

Lebih lanjut Digna menjelaskan bahwa melalui demplot ini, Petrokimia Gresik ingin mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik.

Pola pemupukan yang diaplikasikan antara lain NPK Phonska Plus (150 kg/0,5 ha), Petroganik (250 kg/0,5 ha), Urea (100 kg/0,5 ha) dan Phonska OCA 3 liter/0,5 ha.

Pengunaan sesuai dosis yang dianjurkan agar produktivitas meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga. “Intensifikasi pertanian dan perbaikan kualitas lahan menjadi salah satu strategi untuk menggenjot produktivitas tanaman pangan, khususnya di Gresik yang juga dikenal sebagai kota satelit ini.

Selain itu, melalui demplot ini, Petrokimia Gresik juga ingin memperkenalkan langsung pupuk organik cair Phonska Oca kepada petani Gresik untuk pertama kalinya. Aplikasinya sebanyak 3 liter/0,5 ha dengan cara disemprotkan. Phonska Oca merupakan produk organik yang produksinya 100 persen menggunakan bahan baku dalam negeri. (yad)

Kenalkan Phonska OCA dengan Demplot Dambaan di 15 Kecamatan di Gresik Selengkapnya

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menjamin ketersedian sembilan barang pokok (sembako) selama Ramadan. 

Memasuki awal bulan suci bagi umat muslim harga komoditas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini masih tergolong stabil. 
Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan pasar.

Utamanya, sebelas komoditas kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan di awal ramadan ini. “Perlu kita waspadai ayam potong, telor, cabai besar dan bawang putih,”kata Agus Budiono kepada wartawan pada Selasa, 13 April 2021.

Ayam potong mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu, dari Rp 36.857 perkilogram menjadi Rp 40.143 perkilogram. Kemudian harga telor saat ini Rp 23.357 per kilogram atau naik seribu rupiah.

Cabai besar saat ini harganya tembus Rp 51.429 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 47.143 per kilogram. Harga bawang putih di pasar hanya mengalami kenaikan menjadi Rp 28.286 per kilogram.

Sedangkan dua bahan pokok mengalami penurunan harga di awal ramadan ini. Yaitu cabai rawit dan ikan pindang. “Cabai rawit dari Rp 71.429 per kilogram turun menjadi Rp 67.143 per kilogram. Kemudian harga ikan pindang per besek sekarang Rp 6.500,” ucapnya.

Terkait ketersediaan bahan pangan, Agus memastikan semuanya aman dan terkendali. Bahkan, jajaranya terus memantau harga di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Santri. “Kami berencana untuk menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga,”ujar Agus Budiono.

“Ketersediaannya aman sampai hari raya idul fitri 1442 Hijriah,”imbuhnya. Pihaknya juga memberikan informasi terbaru harga kebutuhan pokok melalui aplikasi Gresikpedia.

Aplikasi yang masuk dalam program 99 hari kerja Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini baru bisa diunduh melalui smartphone berbasis android, seputar informasi di Kabupaten Gresik dapat diakses melalui smartphone. (yad) 

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan Selengkapnya

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos

GRESIK,1minute.id – Warung Soto Ayam pak Pur dilahap si jago merah nenjalang sahur perdana Ramadan pada Senin malam, 12 April 2021.

Kebakaran yang terjadi pukul 23.58 itu diduga akibat elpiji ngowos. Seluruh bangunan warung di depan Mapolres Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik hangus. 

Warung soto itu belum lama beroperasi. Pak Pur menyewa lahan depan jalan nasional itu. Kabarnya , pemilik warung itu sedang pulang untuk megengan atau padusan menyambut Ramadan. Sehingga warung kondisi tutup.
Tidak ada korban dalam kebakaran kali ketiga di bulan April 2021 ini. 

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gresik Eka Prapagasta mengatakan, warung dalam kondisi kosong ketika terbakar. “Kami dapat laporan dari polisi yang sedang berjaga,”kata Eka. 

Sekitar pukul 23.58 laporan masuk. Satu tim melucur ke lokasi. Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 01.10. “Sekitar satu jam api bisa kami kuasai. Tidak ada korban karena warung kosong,”imbuh Eka.

Eka mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada karena memasuki musim kemarau. “Bulan ini sudah ada tiga kebakaran di Gresik,”ujar Eka. (yad)

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos Selengkapnya