Kelas Industri mulai Pembelajaran, Kuliah Perdana Menghadirkan Direktur Human Capital Indospring

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24 siswa kelas industri Indospring SMK PGRI 1 Gresik memulai pembelajaran, Sabtu 12 Desember 2020. Kuliah perdana angkatan VII ini dibimbing langsung Human Capital Director PT Indospring Bob Budiono.

Masa pandemi Covid-19 Bob Budiono lebih banyak memotivasi siswa untuk disiplin protokol kesehatan dan budaya kerja. Sebab, virus corona tidak terlihat oleh mata.

Sehingga disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun harus dilakukan. “Vaksin sesungguhnya adalah memenuhi prokes,”tegas Bob Budiono dihadapan 24 siswa dan perwakilan wali murid di lantai 2 Gedung SMK PGRI 1 Gresik, Sabtu 12 Desember 2020. 

Dia melanjutkan masa pandemi semua industri terdampak. Pabrik pegas daun maupun pegas keong (pegas ulir) terdampak virus berawal dari Wulan, Tiongkok itu sempat terdampak. 

“Terpuruk di bulan Mei.Beruntung pencipta alam sangat baik dengan Indospring. Dan, kemudian merangkak naik terutama ekspor,”katanya. “Dan, hari ini Indospring akan melakukan ekspor perdana ke Taman,”imbuhnya. 

Kuncinya, disiplin dan inovasi. Bob berharap 24 dari 380 siswa lolos seleksi ini dari segi kemampuan hampir sama. Lalu apa pembedanya? “Harus memiliki agile (tangkas),”kata Bob Budiono. 

Selain itu, siswa harus berbakti kepada orang tua. “Nanti bila di terima di Indospring jangan lupa berikan perhatian kepada orang tua,”pesannya.

Biasanya, Bob Budiono memberikan kuliah perdana bisa lebih 60 menit. Namun, masa pandemi Bob hanya memberikan kuliah perdana selama 30 menit. Bob mempersilakan siswa untuk mengcopi materi di flasdisk. “Silakan di copi untuk dipelajari,”ujarnya. 

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arief Susanto mengatakan, mengapresisi kepedulian Bob Budiono dan Indospring atas kepedulian kepada dunia pendidikan.

Selain itu, Arief juga meminta kepada 24 siswa kelas industri untuk selalu bersyukur karena terpilih menjadi siswa Indospring Class. 

“Dan utamakan budaya kerja,  seperti tempat waktu, menggunakan APD dan K3,”tegas Arief. (*)

Kelas Industri mulai Pembelajaran, Kuliah Perdana Menghadirkan Direktur Human Capital Indospring Selengkapnya

Pandemi Covid-19, Sertijab Waka Polres Gresik dengan Prokes, Tetap Khidmat

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didampingi (kiri) Kompol Dhyno Indra Setyadi dan (kanan) Kompol Eko Iskandar


GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di Polres Gresik kembali bergerak. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin serah terima jabatan (sertijab) Waka Polres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi kepada Kompol Eko Iskandar. 

Sertijab dilanjutkan pisah sambut secara sederhana dengan protokol kesehatan itu digelar di Mapolres Gresik di Jalan Basuki Rahmat,  Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengatakan mutasi dalam institusi Polri adalah hal yang wajar. Hal ini sebagai upaya penyegaran dan promosi jabatan anggota kepolisian.

“Puji syukur kita semua bisa menghantarkan sekaligus menyambut pergantian pejabat Wakapolres Gresik,” ujarnya, Jumat 11 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 menyampaikan apresiasinya terhadap Kompol Dhyno yang telah mengemban tugas dengan baik selama menjabat di Polres Gresik. Dhyno bakal menempati pos barunya sebagai Kasubbag TIK Bagbinopsnal Ditlantas Polda Jatim.

Sedangkan penggantinya Kompol Eko Iskandar sebelumnya menjabat Kasatlantas Polresta Sidoarjo. 

“Momen ini merupakan acara yang haru namun penuh optimisme. Di mana orang-orang hebat pergi untuk mengemban tugas yang baru dan telah datang orang yang hebat untuk menggantikannya,”ungkapnya. 

Sementara itu, Kompol Dhyno mengaku bersyukur dapat menjalankan tugas selama dua tahun tiga hari sebagai Wakapolres Gresik. Perjalanan begitu tak terasa hingga berganti tiga Kapolres.

“Mohon maaf kepada rekan-rekan apabila dalam tutur kata maupun perbuatan yang telah kami perbuat disengaja ataupun tidak disengaja,”kata Dhyno. (*)

Pandemi Covid-19, Sertijab Waka Polres Gresik dengan Prokes, Tetap Khidmat Selengkapnya

DPP PDI-P Datang ke Gresik Bawa Hasil Survei Kemenangan Niat, Kawal Pemenangan di PPK

(ki-ka) Ketua DPC PDIP Gresik Mujib Ridwan, By Risma dan Sadarestuwati di kantor DPC PDI-P


GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesian Perjuangan mengunjungi kantor DPC PDI-P Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Kamis 10 Desember 2020.

Kunjungan Wasekjen DPP PDIP Sadarestuwati didampingi Tri Rismaharini itu membawa hasil survei Dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP. Mereka disambut Ketua DPC PDI-P Gresik Mujib Ridwan dan jajaran pengurus partai.

“Dari hasil survei BSPN itu,  paslon nomor urut 1, pak Qosim dan dokter Alif mendapatkan suara 48,97 persen. Pasangan yang diusung PDIP nomor urut 2, Gus Yani dan Bu Min alhamdulilah bisa 51,03 persen,”paparnya di kantor DPC PDIP Gresik, Kamis 10 Desember 2020. 

Pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) diusung enam partai. Yakni, PDI-P, PPP, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN. 

“Ini bukan akhir tugas dari tim, karena mulai besok (Jumat) akan bertugas mengawal pemenangan di PPK,”tegas Sadarestuwati. 

Sementara itu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang juga Ketua DPP PDIP menyampaikan harapannya kepada pemerintahan Gresik baru.

Adanya wakil Bupati dari kalangan perempuan akan memberikan sifat perempuan yang lebih detail dalam pembangunan di Gresik.
Menjadi kepala daerah, lanjut Risma, bukanlah kuat-kuatan badan atau kuat-kuatan fisik.

“Saya percaya kedepan di Gresik kotanya akan lebih ramah, lebih bersih, nyaman dengan hal-hal yang sifatnya kecil-kecil. karena kita terbiasa Kabupaten itu adalah rumahnya,”katanya.

Lebih nyaman, karena sifat perempuan peduli kepada anak-anak memberikan rasa aman dan nyaman. (*)

DPP PDI-P Datang ke Gresik Bawa Hasil Survei Kemenangan Niat, Kawal Pemenangan di PPK Selengkapnya

Diduga Pengaruh Miras, Dua Pemuda Bersenjata Pisau Dapur Keroyok Tetangga


GRESIK,1minute.id – Aksi brutal diduga dilakukan Robert, 18 tahun. Pemuda asal Lampung itu tiba-tiba masuk rumah Nuh al Mubarok di Desa Campurrejo, Kecamatan Penceng, Gresik, Rabu 9 Desember 2020. 

Robert dan temannya, Aris, 18, membawa pisau dapur lalu menyerang korban Nuh itu. Serangan mendadak itu membuat Nuh kelagapan untuk menangkis. Akibat serangan itu, Nuh mengalami luka di jari dan bagian kepalanya. Korban Nuh dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Informasi yang dihimpun Rabu, 9 Desember 2020 badal Mahgrib Roziqin bertemu keponakan Nuh al Mubaroq Di Desa Campurrejo, Kecamatan Penceng, Gresik untuk menanyakan terkait kepergiannya dengan anaknya. 

Setelah bercengkrama Roziqin masuk rumah. Tiba-tiba, lelaki 41 tahun itu mendengar keributan di luar rumahnya. Roziqin melihat ada dua pemuda menyerang Nuh menggunakan pisau dapur. 

Robert, Sarah satu pelaku mengarahkan pisau dapur kearah korban Nuh. Serangan dadakan itu membuat Nuh berusaha menangkisnya. Akibatkan jari tangan terluka. Roziqin keluar dan mencoba melerai akan tetapi Roberts berusaha menyerangnya.

Korban Nuh memilih lari menyelamatkan diri. Melihat Nuh kabur Aris, teman Robert memburunya dengan membawa pisau dapur. Sebetan pisau Aris mengenai bagian tangan korban dan kepala. Masyarakat yang mendengar adanya keributan itu berhamburan keluar rumah. 

Massa berhamburan keluar rumah membuat , Robert dan Aris kabur. Korban Nuh lalu ditolong masyarakat. Setelah itu, Roziqin melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Polsek Penceng. 

Kapolsek Panceng AKP D. Jannah melalui Kanitreskrim Polsek Penceng Iptu Dawud membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut. “Setelah dapat laporan kami lakukan pengejaran. Malam itu juga kedua pelaku kami tangkap,”ujar Iptu Dawud, Kamis 10 Desember 2020.

Kedua pelaku, tambahnya, dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. “Mereka kami than,”umar mantan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik itu. Tentang motif penganiayaan, kedua pelaku mengaku dendam terhadap korban. “Pengaruh minuman keras,”tegasnya. (*)

Diduga Pengaruh Miras, Dua Pemuda Bersenjata Pisau Dapur Keroyok Tetangga Selengkapnya

Peringati Hari Anti Korupsi,Kejari Gresik Baberkan Hasil Kinerja Penanganan Korupsi, Tidak Ada Perkara yang Dihentikan

Kajari Gresik Heru Winoto didampaingi Kasi Pidsus Kejari Gresik,  Dymas Adji Wibowo


GRESIK,1minute.id – Masa pandemi Covid – 19 membuat Peringatan HariAnti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2020 terasa beda. Apalagi, Harkodia bertepatan Pemilihan kapala daerah (Pilkada)  Serentak ,9 Desember 2020.

Kejaksaan Negeri Gresik untuk memperingati Harkodia itu dengan meliris hasil kinerja kurun waktu Januari hingga 8 Desember 2020. 

Kurun waktu itu, korp Adhyaksa telah menangani dua perkara korupsi saat ini telah naik ke penyidikan, yakni kasus dugaan penyalahgunaan pengelolahan ADD tahun 2015-2017 Desa Dooro Kecamatan Cerme dan Dugaan tindak pidana korupsi pengelolahan dan keuangan di Kecamatan Duduksampeyan antara 2017- 2019.

Terbaru Kejari Gresik melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pekerjaan perbaikan lingkungan di lokasi Driyorejo Perumahan Nasional (Perumnas)  Cabang Gresik 2018 sebesar Rp 11 miliar. 

Sedangkan, perkara melalui bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) telah melakukan penuntutan atas dugaan tindak pidana korupsi di Badan Pendapatan, Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Dan perkara mask tingkat kasasi.

Kajari Gresik Heru Winoto mangatakan bahwa saat ini perkara tindak pidana korupsi ditingkat penyidikan masih menungu hasil audit pemeriksaan kerugian negara dari Inspektorat Gresik,  sehingga pihaknya belum bisa menentukan kerugian negara dan tersangka. 

“Hasil pemeriksaan audit kerugian negara saat ini masih diperiksa oleh tim audit dari Inspektorat Kabupaten Gresik sehingga kami belum bisa menentukan berapa kerugian negara,” jelas Heru Winoto didampaingi Kasi Pidsus Kejari Gresik,  Dymas Adji Wibowo kepada wartawan, Rabu 9 Desember 2020.

Ketika ditanya terkait progres penyidikan perkara dugaan penyalahgunaan ADD Desa Dooro dan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan Kecamatan Duduksampeyan apakah akan dihentikan,  Kajari Gresik dengan tegas mengatakan tidak ada penghentian perkara yang sudah masuk ke tingkat penyidikan. 

“Kami tegaskan, kejaksaan tidak akan pernah menghentikan perkara ditingkat penyidikan yang saat ini ditangani,  seperti perkara penyalahgunaan ADD Desa Dooro maupun di Kecamatan Duduksampeyan,”tegas Kajari.

Sementara itu, terkait penyelidikan dugaan pengadaan barang dan jasa pekerjaan perbaikan lingkungan dilokasi Driyorejo Perumahan Nasional (Perumnas) saat ini sedang dilakukan pemeriksaan.  

“Kami mendapatkan laporan jika ada dugaan penyimpangan korupsi sebesar Rp 11 miliar di Perumnas cabang Gresik tahun 2018. Saat ini tim pidsus masih melakukan progres pemeriksaan dan sudah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan,”jelasnya juga didampingi Kasi Intel Kejari Gresik, Dimaz Atmadi Brata Anandiansyah.

Pada kesempataan ini, Kajari Gresik juga membeberkan kinerja kejaksaan selama 2020.  Kejaksaan juga telah melakukan eksekusi pada tepidana korupsi Agus Eko Isnanto ;  dr. Nurul Dholam dan terpidana Mukhtar.  

Tidak hanya itu, Kejaksaan juga berhasil mengamankan kerugian negara dari hasil uang pengganti dari terpidana Elly Sundari sebesar Rp 478.824.400, dari terpidana dr. Nurul Dholam sebesar Rp. 500 juta dan dari terpidana Mukhtar sebesar Rp 542.086.000. (*)

Peringati Hari Anti Korupsi,Kejari Gresik Baberkan Hasil Kinerja Penanganan Korupsi, Tidak Ada Perkara yang Dihentikan Selengkapnya

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes

Ape pergeseran personel pengamanan Pilbup Gresik


GRESIK ,1minute.id – Ribuan personel pengamanan Pilbup Gresik mulai digest ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebelum menempati posisinya, mereka  menjalani apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas, Selasa 8 Desember 2020.

Apel pergeseran pengamanan itu dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto itu dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan pilbup Gresik melibatkan 1.144 personel. Personel yang terlibat berasal dari berbagai kesatuan. Yani, 584 Dari Polres Gresik ; 60 BKO Polda Jatim;  300 anggota Sat Brimob Polda Jatim ; 200 personel Kodim 0817 Gresik dan 4.305 Linmas.

“Apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek kesiapan personel sebelum bergeser untuk melaksanakan PAM TPS,” kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto saat apel pergeseran pasukan di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 8 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, alumnus Akpol 2001, juga mengingatkan ke personel yang bertugas agar terus mengawasi dan mentaati protokol kesehatan ketat. Kewajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Pasukan ini disebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pudak. Bahkan, juga ada yang bertugas di Pulau Bawean. Selain menjaga Kamtibmas, personel juga mengawal penyaluran surat suara, pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Alumnus Akpol 2001 ini juga mewanti-wanti anggotanya agar berhati-hati dalam menjalankan tugas, hal ini karena pemilihan Bupati 2020 ini berlangsung dalam masa pandemi Covid-19.

“Satukan tekad untuk mensukseskan pelaksanaan Pilbup Gresik 2020 sehingga berjalan aman dan lancar dan tentu sehat semua tidak ada kluster penyebaran Covid-19,”pungkasnya. (*)

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes Selengkapnya

Jelang Pilbup dan Libur Nataru, Penegakan Prokes Diintensifkan

GRESIK, 1minute.id – Kasus terkonfirmasi Covid-19 cenderung meningkat. Sinyal itu berasal pemerintah pusat. Menyikapi kondisi itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengambil langkah cepat. 

Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu mengumpulkan seluruh anggota forkopimda dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Senin 7 Desember 2020.

Dalam pertemuan di Ruang Mandala Bakti Praja lantai IV, itu Bupati Sambari memwarning seluruh jajarannya tidak kendor dalam disiplin peningkatan penegakan protokol kesehatan (prokes).

“Hal ini kami ingatkan karena dalam waktu dekat ada kegiatan yang berpotensi terjadi peningkatan kasus Covid-19, yaitu pelaksanaan Pemilukada dan pelaksanaan libur Natal dan Tahun baru,”kata Bupati Sambari serius. 

Pertemuan yang dihadiri Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qosir, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua PN Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, perwakilan dari Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri Gresik, Kepala OPD serta Ketua PMI Gresik M. Nadjib, Bupati Sambari beserta anggota forkopimda yang lain mensinyalir akhir akhir ini kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan sudah mulai kendor.

“Kami sudah sering melihat masyarakat mulai bebas berkerumun. Bahkan mereka sudah melupakan dalam menggunakan masker saat beraktifitas. Tolong kepada anggota tim Satgas Covid Gresik untuk menggiatkan kembali kegiatan penegakan protokol Kesehatan dengan menggelar operasi yustisi seperti dulu lagi,”pinta Bupati Sambari. 

Kepada para Camat dan muspika,  yang sudah dibekali dengan mobil operasi penegakan protokol Kesehatan, agar menggiatkan kembali keliling desa.

“Tolong kepada pihak Inspektorat agar dicek kembali pengeras suara yang ditempatkan pada mobil operasional yang dipinjamkan ke kecamatan agar digiatkan kembali pemberian informasi kepada seluruh desa di wilayah kecamatan. Sekaligus juga mengajak masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara,”tegas Sambari.

Hampir semua Kepala OPD diperintahkan untuk mendukung kembali pelaksanaan penegakan disiplin protokol Kkesehatan. 

“Untuk Dinas Pariwisata, agar kembali mengintensifkan pemeriksaan pada tempat wisata di Gresik. Baik itu wisata religi, wisata budaya, industri pokoknya semua pengunjung tempat wisata di Gresik,”katanya. 

“Kalau tidak membawa surat keterangan hasil rapid test, sebaiknya dilarang turun dari bus. Biarkan mereka menunggu di bus,”tandas Sambari. 

Bagaimana dengan Dunia Pendidikan? 

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan pelaksanaan protokol kesehatan pada dunia pendidikan, semuanya diserahkan kepada Kadis Pendidikan, Kepala Kemenag Gresik dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Gresik.

“Aturanya mengacu kepada Perbup. Tolong Perbup tersebut dirapatkan bersama. Tapi kami tetap akan mereview kembali, apabila ada hal-hal serta kejadian yang tidak diinginkan,” papar Sambari.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengusulkan agar pemberian izin keramaian resepsi pernikahan dan lain sebagainya untuk ditinjau kembali.

“Sepertinya orang orang yang hadir pada pernikahan kadang sudah lupa akan protokol Kesehatan. Saya melihat banyak yang hadir tidak bermasker bahkan kerumunan sering terjadi. Kami mohon pihak keamanan atau satgas Covid-19 ikut memantau pada setiap keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat,”saran Qodir. (*)

Jelang Pilbup dan Libur Nataru, Penegakan Prokes Diintensifkan Selengkapnya

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih


GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresi, Rabu 9 Desember 2020. Dua pasangan calon (Paslon) dalam kontestasi lima tahunan itu duduk bareng dalam satu meja bundar. 

Di Lontar Room Hotel AstonInn di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Senin 7 Desember 2020. 
Dua paslon itu adalah Moh Qosim-Asluchul Alif dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Kedatangan dua paslon Pilbup Gresik itu untuk menghadiri Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih yang digagas Polres Gresik. 

Deklarasi Damai itu dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dan Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi dan Kesbangpol Darman serta Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi selama kampanye tidak terdapat permasalahan yang menonjol di Kota Santri ini.  “Nantinya tanggal 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara Saya harapkan pada paslon agar tetap bersama-sama menjaga situasi di Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. 

Selain kepada Paslon, Kapolres Arief juga meminta kapolsek jajarannya dan penyelenggara agar tetap bersama menjaga situasi agar tetap kondusif. 

“Mengharapkan kepada paslon agar memberikan himbauan kepada pendukung agar tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan pada saat ke TPS,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Harapan sama juga diungkapkan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni. Roni tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Bupati Gresik yang telah bekerja sama dalam melaksanakan pengamanan Pilbup Gresik. 
Usai sambutan semua pihak bersama-sama membacakan dan menandatangi naskah deklarasi Damai itu.  (*)

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih Selengkapnya

Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor

GRESIK,1minute.id – Tabrakan beruntun terjadi depan Pasar Legi Jalan Raya Bungah, Sabtu 5 Desember 2020 . Tabrakan melibatkan lima mobil dan empat motor itu terjadi  sekitar pukul 10.00 diduga rem dump truck bermuatan galian C ngeblong. 

Kendaraan berat itu, lalu nyeruduk kendaraan lainnya yang ada di depannya. Laju dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh. Sopir dump trcuk W 6832 UA tergencet bodi kendaraannya. Sedangkan, seorang pemotor dilarikan ke rumah sakit Mabarrot, Kecamatan Bungah. 

Informasi yang dihimpun, dump truck nopol W 6832 UA melanju dari arah Sidayu kearah Manyar. Dump truck yang biasa digunakan mengangkut galian C diduga melaju kencang.

Setelah tanjakkan, jalan kemudian menurun. Sopir dump truck-belum diketahui identitasnya- itu panik. Sebab, beberapa kali sopir menginjak pedal rem.  Kendaraan berat itu terus melaju.

Sopir dump truck semakin panik memasuki simpang tiga Jalan Raya Bungah ada sejumlah kendaraan melaju lambat karena ada beberapa orang nyebrang ke Pasar Legi, Bungah. Dan,  tiba-tiba brakkkkk!  “Seperti rem dump truck blong,”kata Purnono, salah satu warga setempat. 

Serudukan dump truck itu, menghantam kendaraan di depannya . Ada lima mobil dan empat sepeda motor terlibat kecelakaan karambol itu.

Lima mobil dan motor itu adalah, mobil Elf W 1569 DY ; Suzuki Ertiga W 1336 CL ;  Toyota Kijang B 8379 BH ; Toyota Avanza Veloz W 1468 EI, dan Daihatsu Xenia L 1790 O.

Dump truck terhenti setelah menabrak pohon peneduh di Jalan Raya Bungah

Kemudian motor Honda CB S 6452 JV ; Honda Beat W 4760 BA, dan dua motor Honda Supra X-125 W 5466 dan W 4435 BO “Pengendara motor CB yang mengalami luka cukup parah,”imbuh Purnomo. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran mengatakan untuk korban pengendara motor sudah kita bawa rumah sakit. “Tidak ada korban jiwa,”ujar Kapolsek Bungah dikonfirmasi seluler, Sabtu, 5 Desember 2020. 

Sujiran menambahkan pihak membantu pertolongan pertama dan melakukan pengaturan lalu lintas. “Saat ini sudah ada Kanit Laka Satlantas yang standby di lokasi,”ujarnya. 

Kecelakaan ini mengakibatkan arus lalu lintas terganggu dua arah. Yakni arah Manyar menuju Sidayu. Juga, sebaliknya. Bodi dump truck yang menabrak pohon peneduh hingga pukul 12.30 belum dievakuasi. (*)

Diduga Rem Dump Truck Blong, Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Mobil dan 4 Motor Selengkapnya

Viral, Jenazah “Dihanyutkan” Aliran Kali Lamong untuk Dimakamkan

GRESIK,1minute.id  – Vidoe jenazah “dihanyutkan” Kali Lamong viral di media sosial (medsos).

Video berdurasi 2 menit,  28 detik itu, terlihat sejumlah warga Dusun Gorekan Lor,  Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik membawa keranda jenazah Ny Kasti, 66, mengarungi derasnya Kali Lamong di dusun setempat. 

Dalam vidoe yang viral tersebut, kali pertama seorang berenang seperti membuat jalur untuk pemakaman Ny Kasti. Pemuda itu lalu balik lagi. Sejurus kemudian sekitar delapan orang membawa keranda jenazah Ny Kasti. 

Mereka lalu menyebur bareng-bareng sambil membawa jenazah menyeberangi Kali Lamong untuk dimakamkan. Ny Kasti meninggal dunia, Rabu 2 Desember 2020 pukul 21.30.

Karena tempat pemakaman berada di seberang aliran Kali Lamong pihak keluarga kemudian memakamkan keesokan harinya.  Kejadian yang menimpah Ny Kasti kali kedua kurun waktu 2 tahun terakhir.

Pada 2019, Ny Sayu juga “dihanyutkan” kealiran Kali Lamong untuk proses pemakamannya.  Kini,  kembali terulang.  Mengapa?  Camat Kedamean Arifin dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Jenazah Ny Kasti, 66, akan dimakamkan di pemakaman Dusun Gorekan Lor, Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik, Kamis 3 Desember 2020 ( foto : ist)

“Itu pemakamnya hari Kamis,”kata Arifin dikonfirmasi seluler, Jumat 4 Desember 2020. Karena lokasinya ada di seberang Kali Lamong,  dan kondisi sedang tinggi, tambahnya,  pemakaman bisa dilakukan di Dusun Gorekan Kidul.

Akan tetapi, keluarga duka tetap menghendaki pemakanan di seberang Kali Lamong itu. “Keluarga duka berdalih semua keluarga dimakamkan di sana,”ujar mantan Camat Dukun itu. 

Sehingga Ny Kasti tetap dimakamkan di pemakaman dusun Gorekan Lor yang ada di seberang Kali Lamong itu.  Arifin menambahkan pada 2019 pemerintah berencana akan membangunkan jembatan penyeberangan itu.

Akan tetapi,  karena ada rencana revitalisasi Kali Lamong rencana itu tidak jadi lakukan. “Khawatir muspro (mubazir),”tegasnya. 
Namun,  pemerintah memberikan alternatif untuk membelikan lahan pemakaman untuk warga dusun itu.

“Tahun ini sudah direncanakan, akan tetapi ada wabah korona. Sehingga, anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19,”katanya. 

Arifin berharap pada tahun depan pembelian lahan untuk pemakaman warga dusun Gorekan Lor bisa terealisasikan. (*)

Viral, Jenazah “Dihanyutkan” Aliran Kali Lamong untuk Dimakamkan Selengkapnya