Tekan Angka Laka Lantas, Mulai 4 Maret, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2024

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor Gresik akan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan mulai Senin, 4 Maret 2024. Operasi Keselamatan Semeru digelar selama 14 hari atau sampai 17 Maret 2024.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa perkembangan kehidupan masyarakat yang cepat menjadikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan dengan modernisasi sistem teknologi informasi dan mendorong inovasi pelayanan publik berbasis IT.

“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2022 dan 2023, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar 14%. Sementara itu, pelanggaran lalu lintas juga meningkat dengan jumlah tilang sebanyak 498 % dan teguran sebanyak 5216%,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Maret 2024.

Operasi Keselamatan Semeru 2024 akan berlangsung selama 14 hari ini melibatkan 122 personel dan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis dan persuasif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024.

Terhadap pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan, yaitu 8 pelanggaran lalu lintas prioritas, imbuhnya penindakan akan lebih diutamakan. “Apel gelar pasukan ini dapat mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, sehingga operasi dapat berjalan dengan optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar mantan Kapolres Blitar itu. Apel Gelar Pasukan diikuti oleh PJU Polres Gresik, anggota yang terlibat dalam operasi, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, ojek online, Saka Bhayangkara, dan perwakilan masyarakat.

Kapolres Gresik juga menyampaikan beberapa pesan kepada para personel yang terlibat dalam operasi, antara lain:

1. Lakukan deteksi dini, aksi, dan intervensi dini terhadap seluruh potensi kerawanan terkait kamseltibcarlantas.

2. Laksanakan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens, khususnya kepada kaum milenial.

3. Jaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas.

4. Tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna mengantisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2024, angka laka lantas dan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Gresik dapat diminimalisir,” pungkas Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom. (yad)

Tekan Angka Laka Lantas, Mulai 4 Maret, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik 

BATU,1minute.id – Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Gresik memiliki peran besar dalam menyebarluaskan informasi positif sekaligus menangkal hoax. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada pembukaan rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik 2024 pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Melalui Bakohumas, kita inginkan untuk bisa membantu menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta kegiatan-kegiatan di seluruh Kabupaten Gresik. Dengan begitu, harapannya bisa memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Gresik,” harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Rapat kerja perdana Bakohumas Gresik dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengharapkan Bakohumas, yang memiliki fungsi strategis sebagai “jembatan” yang menghubungkan antara Pemerintah Kabupaten Gresik, dunia industri, masyarakat maupun stakeholder dengan urusan-urusan yang ada di Kabupaten Gresik ini.

“Karenanya, saya berpesan melalui rapat kerja Bakohumas ini bisa tersusun dengan baik langkah-langkah yang akan dilakukan pada periode kerja ini. Apa-apa saja yang sudah menjadi capaian kita, kita sampaikan secara terbuka. Namun ketika ada hal-hal yang masih kurang kita evaluasi bersama-sama, panjenengan yang berhubungan langsung dengan masyarakat bisa memberikan masukan sehingga tercipta komunikasi yang baik,” harapnya. 

Disampaikan Wabup, Kabupaten Gresik sejatinya memiliki banyak capaian yang cukup membanggakan. Seperti di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, hingga penurunan angka stunting. Capaian-capaian ini nyata dan bisa menjadi branding Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bakohumas Kabupaten Gresik Choirul Rizal mengungkapkan, rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik ini memiliki agenda utama membuat program-program agar Bakohumas dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Kita berharap Bakohumas punya peran besar dalam menciptakan kondusifitas di kota tercinta kita. Semoga kita bisa memberi manfaat untuk pemerintah daerah, stakeholder, dan utamanya untuk masyarakat Gresik,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang sama, digelar juga sesi diskusi antara pengurus Bakohumas. Dalam kesempatan ini, perwakilan dari dunia usaha menggarisbawahi pentingnya situasi daerah yang kondusif dalam hubungannya dengan investasi. Disini, peran Bakohumas dalam menyebarluaskan informasi positif dan menangkal hoax menjadi salah satu kunci terciptanya kondusifitas tersebut. (yad)

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik  Selengkapnya

Pertama di Gresik, Spenda Gresik Gunakan Absensi Siswa Scan Wajah,  Mohammad Salim : Siswa Tak Lagi Titip Absensi

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik patut mendapatkan julukan sekolah inovasi. Sekolah berada di Jalan KH Kholil 16 Gresik itu kali pertama menerapkan Program Sekolah Zero Waste dan Kantin Halal. Kini, lembaga pendidikan yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu menggunakan absensi SpeedFace-Mini Series atau scan wajah. 

Kali pertama di Gresik yang tidak lagi menggunakan sistem absensi siswa dengan mengetik nomor induk. “Absensi scan wajah untuk siswa ini pertama di Kabupaten Gresik,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 28 Februari 2024. Absensi scan wajah untuk peserta didik itu resmi gunakan setelah sepekan dilakukan ujicoba, mulai 13 Februari 2024. “Dan, hasilnya sangat efektif dan efisiensi waktu. Kini, siswa tidak bisa lagi titip absensi kehadiran,” imbuh Salim yang juga pembina musyawarah guru mata pelajar (MGMP) Agama Islam jenjang SMP ini.

Salim menceritakan, awal munculnya ide digitalisasi absensi scan wajah itu. Sebelumnya sekolah menggunakan sistem absen manual dengan mengetik nomor induk pada komputer yang berada di pintu masuk dekat pos satpam tersebut. Ada dua komputer untuk absensi siswa. Setelah absen kehadiran secara langsung terkirim ke orang tua lewat aplikasi Whatsapp Sender yang berisi pesan waktu kedatangan siswa. 

“Celah (absensi ngetik nomor induk) inilah yang digunakan oleh siswa yang ingin bolos dengan cara menitipkan absen dengan memberikan nomor induk kepada teman-temannya,” terangnya. Celah itu ditemukan, kata Salim, ketika ada seorang siswa berada di depan komputer cukup lama karena membawa contekan. Berdasarkan temuan tersebut, imbuhnya, kemudian sekolah menemukan sistem absensi yang lebih akurat yaitu SpeedFace-Mini Series. “Dengan menggunakan metode scan wajah ini sudah terbukti dapat menangkal probelematika (titip absensi) ini,” ujarnya. 

Absensi scan wajah ini, selain lebih akurat juga lebih cepat dibandingkan sistem lama, mengetik nomor induk siswa. Dalam absensi ini, terekam tanggal dan jam waktu absensi yang dapat di monitor orang tua siswa. “Sistem akan menolak ketika absensi diatas jam 8,” terang Salim. 

Pengamatan wartawan 1minute.id  setiap siswa saat absen scan wajah tidak lebih 5 detik. Sebab, alat scan yang berukuran sekitar 10 x 20 centimeter yang ditempel di dinding sekolah dekat pos satpam itu memiliki kepekaan tajam. Dari jarak sekitar 1,5 meter wajah siswa masih terdeteksi. Berhasil atau  gagal ada notifikasinya. Sejumlah siswa dengan memakai masker wajah tetap bisa dikenali oleh alat tersebut. Ada juga siswa dengan action melambaikan tangan, atau seakan berswafoto juga bisa terekam alat tersebut. Sehingga, siswa tidak perlu berhenti untuk absensi. Cukup menoleh sambil berjalan pun bisa. “Keren pak. Kayak di bandara atau di stasiun kereta,” ujar Indana Nailul Muna, siswa kelas 8-A Spenda Gresik. 

Salim mengaku sistem absensi scan wajah ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah orang tua dan alumni Spenda. Diantaranya, Prof Dr Agus. “Mereka merasa bangga kepada sekolahnya yang terus tak henti berinovasi,” kata Salim menirukan apresiasi para alumni Spenda Gresik. (yad)

Pertama di Gresik, Spenda Gresik Gunakan Absensi Siswa Scan Wajah,  Mohammad Salim : Siswa Tak Lagi Titip Absensi Selengkapnya

Razia Warung Pangku Siang Hari, Pol PP Gresik Sita 215 Miras dan Amankan 3 Pramusaji

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja Gresik semakin gencar melakukan razia peredaran minuman keras (miras) atau minuman beralkohol di sejumlah warung “pangku” di Gresik. Pada Rabu, 28 Februari 2024, aparat penegak peraturan daerah itu melakukan razia di wilayah Kecamatan Sidayu.

Biasanya, razia miras yang dilakukan pada malam hari. Akan tetapi, razia kali ini dilakukan pada siang hari. Ada sejumlah warung  berkedok warung kopi akan tetapi dilengkapi tempat karaoke dan pramusaji wanita disasar. Diantaranya, warung yang berada di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Dalam razia dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB berhasil menyita ratusan botol miras berbagai merek. “Kami amankan 215 botol miras berbagai merek, 3 pramusaji wanita tanpa identitas dan pemilik warung,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Rabu, 28 Februari 2024.

“Pemilik warung akan kami jerat Perda no 15/2002 jo nomor 19 / 2004 Pasal 9 dan 10 tentang larangan peredaran minuman keras di Kabupaten Gresik,” tegas Sinaga. Ia kembali menegaskan, razia miras akan semakin intensif dilakukan. Apalagi menjelang bulan Suci Ramadan. (yad)

Razia Warung Pangku Siang Hari, Pol PP Gresik Sita 215 Miras dan Amankan 3 Pramusaji Selengkapnya

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak 

GRESIK, 1minute.id – Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah runtuh. Rumah warga di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik itu  runtuh karena tanah ambles hingga kedalaman lebih dari satu meteran. 

Lima rumah yang ambles itu milik Jaka, 54 ; Lumanto, 56 ; Agus Sulistiyono, 39 ; Yohanes Wiyono, 60 dan Rita Indrawati, 45. Mereka kini memilih untuk mengungsi di rumah kerabat atau tetangga. “Untuk penyebab ambles tanah itu, kami belum bisa memastikan,” ujar Muhammad Amri dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 27 Februari 2024.

Lima unit rumah warga di Kompleks Perumahan Graha Mutiara Indah ini rusak karena tanahnya ambles diketahui pada Senin malam, 26 Februari 2024. Akibatnya, tanah ambles itu pondosi rumah bergerak turun. Ada yang tembok ruang tahun ambruk. Ada juga  bagian dapur rusak. Kondisi itu, membuat pemilik rumah khawatir sehingga mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga. 

Sumber menyebutkan, tanah ambles itu diduga saat pengurukkan tidak padat. Ketika curah hujan tinggi, dan terus menerus membuat struktur tanah bergerak. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Gresik. Dan, semalam juga sudah dilakukan pengecekan dan hari dilanjutkan pengecekan ulang,” jelas mantan Camat Balongpanggang itu. 

Selain berkoordinasi dengan BPBD Gresik, imbuhnya, juga melakukan komunikasi dengan Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik. “Kabar dari masyarakat, pihak developer sudah siap membantu,” jelas Amri. Untungnya, peristiwa ambles rumah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Tidak ada korban,” tegasnya. (yad)

Tanah Ambles, 5 Rumah Warga Di Driyorejo, Gresik Rusak  Selengkapnya

Kejari Gresik Tetapkan 2 Tersangka Baru Jadi 4 Tersangka Dugaan Korupsi Hibah Barang UMKM DI Diskoperindag Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tersangka dugaan korupsi dana hibah untuk UMKM di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik bertambah dua orang menjadi empat orang. Dua tersangka baru itu adalah Joko Pristiwanto, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) di Diskoperindag Gresik dan  Fransiska Dyah Ayu Puspitasari, Kabid Koperasi dan UKM di Diskoperindag Gresik.

“Hari ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka baru, yakni tersangka Fransiska dan Joko. Keduanya saat ini masih aktif menjabat di Diskoperindag Gresik,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda pada Senin, 26 Februari 2024. Kedua tersangka itu, imbuhnya, diduga kuat ikut bersama-sama dan turut serta dalam dugaan tindak pidana korupsi hibah UMKM.

“Saat ini kedua tersangka belum dilakukan penahanan oleh penyidik. Pasalnya, proses penyidikan masih terus dikembangkan dan juga masih proses pemberkasan,” katanya. 

Dengan penambahan dua tersangka baru ini, sudah ada 4 tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana hibah UMKM tahun anggaran 2022 itu. Dua diantaran empat tersangka dilakukan penahanan adalah Direktur PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi berinisial RF, sebagai penyedia jasa ditahan sejak 28 November 2023, dan mantan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah ditahan sejak 22 Februari 2024.

Seperti diberitakan,  Kejari Gresik telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM sejak 2023. Akan tetapi anggaran yang terserap hanya sebesar Rp 17,6 MilIar untuk 774 UMKM atau KUM. Dalam pengadaan barang melalui e-katalog itu, terdapat 12 penyedia barang. Potensi kerugian negara dari realisasi anggaran Rp 17,9 miliar itu sekitar Rp 1,7 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penyidikan dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama ini, penyidik pidsus fokus pada dua dari 12 penyedia jasa. Yakni, PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi. Dua perusahaan penyedia itu, telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 dari 740 UMKM atau KUM sebesar Rp 3,7 miliar. Potensi kerugian negara sebesar Rp 860.211.548. (yad)

Kejari Gresik Tetapkan 2 Tersangka Baru Jadi 4 Tersangka Dugaan Korupsi Hibah Barang UMKM DI Diskoperindag Gresik  Selengkapnya

Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak 

GRESIK,1minute.id – Siswa berprestasi di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bertambah satu lagi. Ia adalah Nayla Agista Anggraeny. Siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil 16 Gresik berhasil merebut posisi keempat dalam Olimpiade Literasi, Bahasa dan Sastra diselenggarakan oleh University of Amsterdam, Belanda. Olimpiade literasi internasional ini digelar dua tahap itu diikuti 23 ribu peserta dari berbagai negara. 

Keberhasilan anak sulung dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Agus Widodo dan Rani Permata Sari ini merebut posisi empat besar olimpiade literasi internasional itu menambah panjang deret prestasi sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. 

“Awalnya Saya hanya ingin coba-coba saja. Tahap pertama diikuti 8 ribu peserta, Saya masuk urutan 19 besar,” kata Nayla didampingi Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim kepada wartawan 1minute.id pada Jumat, 23 Februari 2024. Olimpiade Bahasa dan Sastra ini digelar secara daring (dalam jaringan). Tahap pertama setiap peserta menjalani tes bahasa Belanda pada 18-19 Januari 2024. Tahap kedua, tes pengetahuan kesastraan Belanda diikuti 15 ribu peserta dilaksanakan pada 8 Februari 2024.

“Tahap dua ini, setiap peserta harus menjawab 130 soal dalam Bahasa Belanda dan Inggris dengan waktu 120 menit. Saya menempati ranking 4 dengan poin 93,” katanya. 

Nayla mengaku tidak menyangka bisa berada diurutan keempat besar tersebut. Peringkat pertama pesarta asal Belanda ; kedua dari Amerika Serikat; Ketiga dari Turki  ; Keempat, Nayla Agista dari Indonesia dan kelima Qatar. 

“Saya tidak menyangka bisa meraih ranking empat. Saya langsung sujud syukur. Peserta dari Indonesia juga banyak,” ujarnya. Bagaimana Nayla bisa bahasa Inggris dan Belanda dengan baik. Bahkan, salah satu dosen di University of Amsterdam Mr Van Devender menganggumi kecerdasan dan kepribadian Nayla. “Baru kali ini saya menemukan peserta dengan cara bicaranya yang sungguh sopan, hormat, serta suaranya yang lemah lembut dalam berkata, saya suka dengan kepribadiannya,” ujar Mr. Van Devender ditirukan oleh salah satu guru Nayla. 

Ia mengaku bisa berbahasa Inggris dan Belanda belajar secara otodidak. Sejak di kelas VIII melalui aplikasi online yang sangat mudah ditemukan di era digital saat ini. Diantaranya, youtube dan mesin penerjemah di google. Selain itu, Nayla juga mengoleksi beberapa kamus Bahasa Inggris dan Belanda sebagai bahan bacaan. Tidak setiap hari, Nayla memeloti gawai melihat chanel youtube itu. “Biasanya, Saya lihat tutorial di Youtube itu hari Sabtu dan Minggu karena libur sekolah mulai badal (usai) Mahrib sampai jam 8 malam,” terangnya. 

Selama lebih kurang 2 jam itu, Nayla mempraktikkan dengan berbicara di depan kaca rias di rumah yang sederhana di Kelurahan Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  “Saya pelajari supaya bisa berbicara bahasa Belanda sejak dari kelas 6 SD. Saya mempunyai keinginan yang cukup besar yaitu bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Belanda dan mengetahui beberapa sejarah atau ilmu kesastraan Belanda. Tapi, Saya belajar otodidak ini sejak awal kelas 8 dan saya selalu mempelajarinya melalui beberapa aplikasi online seperti YouTube Translate bahasa Inggris dan buku kamus,” terang anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik itu.

Keberhasilan Nayla menempati ranking keempat di olimpiade literasi internasional itu dikabarkan akan mendapatkan beasiswa di University of Amsterdam, Belanda. Nayla pun tersenyum. Ia mengakui berkeinginan bisa kuliah di luar negeri. Akan tetapi, ia merasa ragu. Sebab, ekonomi keluarga Nayla yang sederhana itu bisa membiayai sekolah di luar negeri. Nayla menceritakan, orang tuanya hanya seorang staf di salah satu perusahaan. Ketika wabah Covid-19 merebak, Agus Widodo, ayah Nayla terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). “Papa kemudian membuka warung. Alhamdulillah sekarang bisa kembali kerja. Pulang kerja, papa ya jaga warung di rumah,” terang perempuan berjilbab yang tinggal di Kelurahan Tenggulunan, Kebomas Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

“Tapi, kalau ada beasiswa ke luar negeri, Saya lebih senang kuliah di Inggris daripada di Belanda,” lanjutnya sambil tersenyum. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, Nayla Agista adalah salah satu siswa yang aktif di kegiatan sekolah. Ia menjadi anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik. “Banyak anak-anak yang aktif kegiatan karena senang berada di sekolah karena nyaman,” ujar Salim.

Untuk diketahui, Spenda Gresik adalah sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah berada di Jalan KH Kholil 16 Gresik adalah sekolah “zero waste” dan sekolah yang memiliki kantin Halal satu-satunya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak  Selengkapnya

Kajari Gresik Nana Riana: Tersangka Dugaan Korupsi Hibah UMKM Gresik Potensi Bertambah. Siapa? 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana menegaskan  penyidikan dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM terus berlanjut. 

Saat ini, satu tersangka yang dilakukan penahanan. Tersangka itu adalah mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah menjalani penahanan selama 20 hari, mulai Kamis 22 Februari 2024. Dan, bisa diperpanjang. “Kami akan terus melakukan pengembangan perkara tersebut,” kata Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky dalam konferensi pers di kantor Kejari Gresik pada Kamis, 22 Februari 2024. 

Pengembangan perkara tidak hanya berfokus pada penyedia jasa. Juga, aparatur sipil negara di organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Diskoperindag Gresik. “Sangat mungkin tersangka akan bertambah. Teman-teman harap bersabar,” katanya. Pengembangan perkara akan lebih fokus pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid). 

Seperti diberitakan, Kejari Gresik melakukan penahanan terhadap mantan Kadiskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 22 Februari 2024 sekitar pukul 17.45 WIB. Penahanan dilakukan setelah tersangka  menjalani pemeriksaan selama 2 jam, mulai pukul 15.30 WIB. “Tiga kali kami lakukan pemanggilan, 2 kali tersangka hadir. Saya berharap untuk yang lainnya lebih korporatif,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan mantan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah yang tersandung dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM Gresik 2022. Kerugian negara sekitar Rp 860,2 juta. 

“Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan,” ujar  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky dalam konferensi pers di kantor Kejari Gresik pada Kamis, 22 Februari 2024.

Kejari Gresik telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM sejak 2023. Akan tetapi anggaran yang terserap hanya sebesar Rp 17,6 MilIar untuk 774 UMKM atau KUM. Dalam pengadaan barang melalui e-katalog itu, terdapat 12 penyedia barang. Potensi kerugian negara dari realisasi anggaran Rp 17,9 miliar itu sekitar Rp 1,7 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penyidikan dugaam korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama ini, penyidik pidsus fokus pada dua dari 12 penyedia jasa. Yakni, PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi. Dua perusahaan penyedia itu, telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 dari 740 UMKM atau KUM sebesar Rp 3,7 miliar.

“Barang yang di distribusikan oleh dua penyedia barang untuk 172 UMKM/KUM didapatkan adanya kerugian negara sebesar Rp 960 juta,” kata Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky pada Selasa, 28 November 2023. Akan tetapi, setelah dilakukan perhitungan ulang oleh auditor madya Kejati Jawa Timur turun menjadi sebesar Rp 860.211.548. (yad)

Kajari Gresik Nana Riana: Tersangka Dugaan Korupsi Hibah UMKM Gresik Potensi Bertambah. Siapa?  Selengkapnya

Musrenbang Anak 2025, Gen Z Sodorkan 9 Usulan, Salah Satunya Transportasi Khusus Anak

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terus mendorong generasi (Gen) Z turut aktif dalam pembangunan di Kabupaten Gresik. Caranya, mereka memberikan masukkan dan usulan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pembangunan pada 2025 mendatang. Ide dan usulan itu mereka tuangkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak 2024 yang digelar di Hotel Khas pada Kamis, 22 Februari 2024.

“Anak-anak dilibatkan, karena seperempat  penduduk Gresik dihuni oleh mereka. Anak-anak ini pula yang akan menjadi tumpuan pembangunan Indonesia termasuk di Kabupaten Gresik,” kata Wabup Aminatun Habibah saat membuka Musrenbang yang dihadiri 53 Anak pada Kamis, 22 Februari 2024.

Puluhan peserta yang usianya dibawah 18 tahun ini dari berbagai komunitas Gresik. Antara lain, forum anak sekolah, fasilitator forum anak, wartawan sayang anak (Warsana), dan perwakilan anak disabilitas. Ia melanjutkan hasil usulan Musrenbang anak tahun ini relatif berkurang. Pada tahun lalu, usulan yang diberikan ada 26 poin, sedangkan tahun ini hanya 9 poin.

“Ini menandakan banyak usulan anak-anak yang telah direalisasikan oleh Pemkab Gresik,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah sambil mencontohkan pembatasan jam operasional kendaraan berat. Pembatasan jam operasi kendaraan berat, memberikan dampak keamanan berkendara. “Dampak pembatasan operasional kendaraan berat ini, keamanan berkendara baik itu anak-anak maupun dewasa, dan efeknya telah kita rasakan sendiri, khusus di Gresik Utara,” ujarnya.

Smbilan poin  usulan yang diajukan adalah tersedianya fasilitas publik untuk anak tuna daksa seperti kursi roda di tempat umum, memperketat penerapan zona/ruangan bebas asap rokok, menambah ruang bermain ramah anak, menyediakan tempat rehabilitasi anak anak ABK yang mengalami perundungan, peninjauan dan pengawasan lembaga alternatif serta mengadakan penilaian layak anak di panti asuhan.

Kemudian, memberikan akses jalan dan trotoar yang aman bagi anak difabel, pengadaan transportasi layak anak dan memperketat jam operasional kendaraan besar, pengadaan ruang ibadah non muslim di setiap sekolah, dan program pelatihan khusus serta program pembelajaran inklusif untuk orang tua. (yad)

Musrenbang Anak 2025, Gen Z Sodorkan 9 Usulan, Salah Satunya Transportasi Khusus Anak Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim : Multiplier Effect Industri Hijau Bisa Selesaikan 4 Problem di Gresik 

JAKARTA,1minute.id – DPRD Gresik mendorong industri ramah lingkungan yang beroperasi di Gresik. Sebab, industri hijau memiliki multiplier effect untuk menyelesaikan permasalahan daerah. Yakni, lingkungan, mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Industri-sebutan-Kabupaten Gresik ini.

Hal itu ungkapkan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim saat menjadi narasumber dalam workshop bertajuk “Industri Hijau, Dari Gresik untuk Indonesia” yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara pada Senin, 19 Februari 2024.

Selain Nurhamim, acara tersebut juga yang dihadiri VP Government Relation & Smelter Technical Support PT Freeport Indonesia (PTFI) Harry Pancasakti. Nurhamim menyebutkan  saat ini ada 4 problem yang sedang terjadi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Kabupaten Gresik. Pertama, angka pengangguran terbuka yang masih tinggi di atas rata-rata Jatim dan nasional.

Kedua, angka kemiskinan yang masih tinggi. Ketiga, anggaran fiskal daerah yang sedang tidak baik-baik saja. Dan yang keempat, infrastruktur. “Jangan sampai ini ditambah dengan satu problem lagi yang kaitannya dengan industri hijau ini. Maka ke depan harus bagaimana kita? Kita bangga kalau pertumbuhan ekonomi Gresik tinggi di atas 7 persen, tapi maknanya apa jika angka kemiskinan kita tinggi, angka pengangguran terbuka kita juga tinggi? Berarti ada hal yang salah dengan pengelolaan Gresik,” kata Anha-panggilan-Ahmad Nurhamim.

Ia melanjutkan, pengelolaan industri hijau bisa memberikan dampak signifikan terhadap 4 problem daerah yang saat ini terjadi. Contoh dalam pengelolaan persampahan. “Bagaimana industri ini bisa back up  dalam menyelesaikan problematika Gresik. Maka Kami di DPRD Gresik membuat 3 regulasi inovasi, yakni Perda Ketenagakerjaan, Perda Kemitraan, dan Perda persampahan,” terang ketua DPD Partai Golkar Gresik itu.

Regulasi Ketenagakerjaan tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang intinya penyerapan tenaga kerja lokal minimal 60 persen di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Gresik. Kemudian, Perda nomor 5 tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah. Serta, Perda fasilitasi Kemitraan untuk menstimulasi tumbuhnya ekonomi menengah ke bawah di Kabupaten Gresik.

WORKSHOP INDUSTRI HIJAU: Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menjadi narasumber workshop bertajuk Industri Hijau Dari Gresik untuk Indonesia yang digelar Oleh PWI Gresik di Hotel Mercure Ancol pada Senin, 19 Februari 2024 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bayangkan kalau hari ini limbah Freeport bisa kita kelola, kita tidak perlu mengganggu untuk produk konsentrat dan lain halnya. Komponen apa saja yang potensial seperti tinja pekerja, retribusinya bisa kita ambil Rp 120 ribu untuk satu kubiknya. Kotorannya bisa kita kelola entah jadi pupuk atau gas apa, coba kita manfaatkan potensinya bisa jadi multiplier effect,” jelasnya.

Ia meminta Pemerintah mengkolaborasikan antara masyarakat dan perusahaan melalui hal-hal yang kecil, untuk bisa menyelesaikan problem di Gresik. “Kita nggak hanya fokus di CSR, tapi pengelolaan yang tidak terlihat tapi besar. Seperti limbah-limbah kecil,” tuturnya.

Ia mengajak PT. Freeport Indonesia (PTFI) bersama media dalam mendorong pengaplikasian industri hijau. Ide dan gagasan itu bisa menjadi referensi untuk pemerintah Kabupaten dalam penyusunan RPJPD tahun 2025-2026. “Kami DPRD Gresik selalu mendorong kegiatan yang produktif baik dari komponen masyarakat, PWI atau yang lainnya. Semoga ini bisa menjadi dinamisasi hubungan komunikasi yang baik untuk kesejahteraan masyarakat ke depan,” katanya. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim : Multiplier Effect Industri Hijau Bisa Selesaikan 4 Problem di Gresik  Selengkapnya