Satlantas Polres Gresik Luncurkan “Srikandi Giri” Untuk Keamanan dan Kenyamanan Lalu Lintas 

GRESIK,1minute.id – :Srikandi Giri” bakal sering ditemui para pengguna jalan di wilayah hukum Polres Gresik. Terobosan baru dari Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Gresik AKP Derie Fradesca ini bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan di jalan raya. 

Sesuai dengan namanya, “Srikandi” adalah personel Polisi Wanita (Polwan) korp sabuk putih-sebutan lain-Polisi Lalu Lintas (Polantas).

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, Srikandi Giri merupakan terobosan gemilang yang menandakan komitmen Polres Gresik dalam menghadirkan keamanan dan kenyfamanan di jalan raya. 

“Tim Srikandi Giri, dengan patroli yang cekatan dan penuh kepedulian, menjadi simbol dedikasi dan semangat humanis dalam menjaga keselamatan setiap pengguna jalan raya di Gresik,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Senin, 5 Februari 2024. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, dengan julukan Srikandi Giri, tim ini mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Kecepatan dan ketepatan respon menjadi ciri khas mereka dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan raya.

“Srikandi Giri merupakan komitmen Satlantas Polres Gresik dalam memberikan layanan optimal bagi masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar simbol, melainkan manifestasi dari perhatian dan tanggung jawab terhadap keselamatan setiap pengguna jalan raya,” kata AKP Derie Fradesca pada Senin, 5 Februari 2024.

“Tim ini bukan hanya petugas yang melintas, melainkan penjaga keamanan yang senantiasa berada di garis terdepan untuk merespon setiap situasi darurat dengan sigap dan tangkas,” imbuhnya. Sebagai bagian dari program unggulan Kasat Lantas Polres Gresik, Srikandi Giri menjadi tonggak baru dalam menyelesaikan tantangan lalu lintas. (yad)

Satlantas Polres Gresik Luncurkan “Srikandi Giri” Untuk Keamanan dan Kenyamanan Lalu Lintas  Selengkapnya

Betiring Diobrak, Pol PP Gresik Amankan 4 PSK, Ngaku Puaskan 2 Lelaki 

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik mengobrak-abrik rumah diduga  tempat prostitusi liar di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Kamis malam, 1 Februari 2024. Dalam operasi penegakan peraturan daerah tentang Larangan Pelacuran Dan Perbuatan Cabul itu, petugas mengamankan empat perempuan. Mereka diduga pekerja seks komersial (PSK).

“Keempat perempuan itu berasal dari luar Gresik,” ujar Kepala Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis malam, 1 Februari 2024. Sekitar pukul 21.00, sejumlah petugas melakukan penggerebekan salah satu rumah di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Selama ini dikenal  diduga sebagai tempat prostitusi liar.

Berulang kali dilakukan razia. Akan tetapi, para penjaja seks tetap mokong. Menurut Sinaga, dalam penertiban Perda nomor  07 tahun 2002 Jo no 22 tahun 2004 Tentang Larangan Pelacuran Dan Perbuatan Cabut, pihaknya mengamankan empat perempuan yang diduga PSK. Dua diantara empat perempuan itu, mengaku telah melayani dua orang lelaki hidung belang. 

Tarif sekali kencan, imbuhnya, sebesar Rp 150 ribu. “Untuk sewa kamarnya sebesar Rp 30 ribu,” terang mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik itu. Dalam pemeriksaan di kantor Pol PP Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, dua perempuan itu mengaku terpaksa menjadi pemuas lelaki hidung belang. Uangnya digunakan untuk apa? “Memenuhi kebutuhan hidup,” terang Sinaga. 

Meski mengaku “terpaksa” menjual diri petugas penegak Perda itu menjerat mereka dengan Perda No 07 Th 2002 Jo no 22 Th 2004 Tentang Larangan Pelacuran dan Perbuatan Cabul. “Memberikan Pembinaan Kepada 4 perempuan tersebut untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar lagi,” katanya.

Sebelum mereka bisa berinteraksi dengan keluarga atau lelaki hidung belang lagi, petugas melakukan pemeriksaan organ intim untuk deteksi dini kesehatan reproduksinya. “Dilakukan ]emeriksaan kesehatan dari hasil penertiban tersebut oleh Dinas Kesehatan,” katanya. (yad)

Betiring Diobrak, Pol PP Gresik Amankan 4 PSK, Ngaku Puaskan 2 Lelaki  Selengkapnya

TNI, Polri dan Pol PP Patroli Bersama, Pastikan Gresik Kondusif Jelang Pemilu 2024

GRESIK,1minute.id – Ratusan personel dari TNI, Polri dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik melakukan patroli skala besar pada Kamis, 25 Januari 2024. Patroli gabungan ini untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024 tetap kondusif. 

Diawali dengan pelaksanaan apel pengecekan kesiapan personel dan kendaraan di halaman Markas Komando Distrik Militer 0817/Gresik dipimpin oleh Pgs. Kasdim 0817/Gresik Kapt. Inf Siari.

Dalam arahannya Kapt. inf Siari  menghimbau pada seluruh personel patroli gabungan agar melaksanakan kegiatan dengan penuh rasa tanggungjawab serta selalu berhati-hati. Tujuan dari kegiatan tersebut ialah untuk monitoring perkembangan situasi dan kondisi keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Gresik.

“Utamakan faktor keselamatan dan keamanan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Kapten Inf Siari. Usai apel, mereka melakukan patroli sejumlah tempat menggunakan sepeda motor trail. Ada dua tempat yang sempat disinggahi oleh petugas gabungan itu, yakni Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik dan Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Masih menurut Kapt Inf Siari, kegiatan patroli gabungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 di wilayah Kabupaten Gresik khususnya. Serta sebagai metode pencegahan akan potensi gangguan keamanan yang dapat mempengaruhi dan menjadi kendala jalannya proses pemilu. 

Sementara itu, Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya mengatakan, pengecekan petugas keamanan di wilayah Kebungson dilakukan oleh Danramil Gresik Kota Kapt. Arh M. Nurul Qomar. “Pengecekan personel dalam rangka kesiapsiagaan pengamanan pemilu 2024,” kata  Fither Kuntajaya.  (yad)

TNI, Polri dan Pol PP Patroli Bersama, Pastikan Gresik Kondusif Jelang Pemilu 2024 Selengkapnya

Diduga Korsleting, Toko Bangunan di Gresik Terbakar, 4 Unit Truk Hangus

GRESIK,1minute.id – Toko bangunan di Jalan Raya Putat Lor,  Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti ludes terbakar pada Kamis, 25 Januari 2024. Sebanyak empat unit mobil hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang ditengarai akibat korsleting tersebut.

Sekitar pukul 06.30 WIB toko bahan bangunan di Jalan Raya Putat Lor, Desa Putat, Kecamatan Menganti, Gresik itu masih tutup. Sejumlah pekerja masih melakukan mempersiapkan untuk buka. Tiba-tiba muncul asap sari bagian dalam toko bangunan tersebut.  Asap berubah menjadi bara api. Lidah api cepat membesar karena di dalam toko tersebut juga menjual alat bangunan, seperti cat, tiner dan peralatan lainnya. Jumlah pekerja yang minim membuat pemilik toko tidak bisa menyelamatkan sejumlah aset kendaraan. 

Aset toko bangunan yang tidak diselamatkan diantaranya dua unit truk (Hino Dutro dan  Isuzu NM 71) ; Pikap Isuzu Traga dan froklif, masing-masing satu unit. Empat kendaraan itu tidak terselamatkan karena para sopir di toko tidak berada di lokasi kejadian. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono, sekitar pukul 06.30 WIB menerima laporan kejadian kebakaran itu melalui call center 112. “Pelapor adalah ibu Eka, karyawan toko bangunan,” kata mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu.

Sekitar pukul 06.32 WIB, dua regu petugas Damkarmat menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan mengendarai 2 unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai. “Kami juga mendapatkan bantuan dari PMK Garuda Food sehingga bisa cepat melakukan proses pemadaman,” ujar Suyono. (yad)

Diduga Korsleting, Toko Bangunan di Gresik Terbakar, 4 Unit Truk Hangus Selengkapnya

RJTDC RSUD Ibnu Sina Gresik Segera Beroperasi, dr Soni : Satu Lantai Satu Poli, Nyaman dan Privasi Pasien Terjamin

GRESIK,1minute.id – Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik berdiri megah. Investasi yang gelontorkan untuk penbangunan gedung 8 lantai tahap pertama itu sebesar Rp 42 miliar. “Tahap kedua akan dilakukan tahun ini. Masih tahap lelang,” ujar Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dalam Konferensi Pers di lantai dasar Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center RSUD Ibnu Sina Gresik pada Rabu, 24 Januari 2024.

Mantan Direktur RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean, itu didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nana Riana dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. 

Tahap pertama pembangunan gedung RJTDC membutuhkan waktu 120 hari kerja dengan anggaran sebesar Rp 42 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 53 miliar.  Pembangunan tahap pertama ini, diantaranya, konstruksi bangunan gedung dengan delapan lantai, pemasangan dinding, pelapis lantai, pintu dan jendela. Kemudian, sebagai pekerjaan makanikal, instalasi listrik, instalasi air bersih dan air kotor atau pembuangan dan instalasi hidrant. 

Sedangkan, tahap kedua pagu anggaran sebesar Rp 21 miliar. “Saat tahap proses lelang. Semoga tahun ini bisa selesai dan beroperasi,” kata dokter murah senyum ini. Konsep pembangunan gedung RJTDC berbeda. Nanti, setiap lantai hanya digunakan untuk satu poli atau maksimal dua poli. “Sehingga, pasien akan nyaman dan privasi terjamin,” katanya. 

Ia mencontohkan poli kulit, privasi pasien yang akan terjamin karena tidak bersama pasien poli lainnya. Selain kenyamanan dan privasi, gedung RJTDC akan menggunakan sistem pelayanan digitalisasi. Mulai pendaftaran calon pasien mendapat barcode kemudian mendapatkan pelayanan. 

TAHAP PRATAMA: Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik diestimasikan beroperasi tahun ini, 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya berharap nantinya semua pasien rawat jalan hanya cukup dilayani di dalam satu gedung ini,” ujarnya.  Saat ini, pelayanan poli dilakukan di gedung lama di lantai satu. Ada sejumlah poli pelayanan. Sehingga, semua pasien berjubel dalam satu tempat. Ketika pasien harus ambil obat atau jalani pemeriksaan lainnya dilakukan di ruang lainnya. Mereka harus jalan. Sehingga, menyulitkan pasien. 

“Nanti Saya inginkan semua layanan rawat jalan cukup di dalam gedung ini,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, pembangunan Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik, satu dari sepuluh proyek strategis daerah (PSD) Gresik.

“Karena masuk proyek strategis daerah sehingga Bupati Gresik ( Fandi Akhmad Yani, Red) meminta Kejaksaan Negeri melakukan pendampingan. Agar proyek berjalan sesuai dengan rencana,” kata Nana Riana usai melakukan pemantauan kondisi bangunan gedung RJTDC pada Rabu, 24 Januari 2024.

Nana Riana mengaku puas dengan pekerjaan pembangunan gedung tersebut. Sebab,  pembangunan gedung selesai sesuai dengan rencana. “Kami ( Seksi Intelijen) melakukan pengawasan nyaris setiap hari. Apalagi,  gedung ini juga lewat kami setiap harinya,” ujarnya. 

Apakah pembangunan tahap kedua mendapatkan pengawasan dari korp Adhyaksa yang berkantor di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu. “Saya belum mengetahui.  Mudah-mudahan menjadi proyek strategis daerah (PSD). Kalau PSD pendampingan dilakukan oleh intelejen. Kalau bukan PSD pendampingan dilakukan oleh Datun (Perdata dan Tata Usaha),” katanya. (yad)

RJTDC RSUD Ibnu Sina Gresik Segera Beroperasi, dr Soni : Satu Lantai Satu Poli, Nyaman dan Privasi Pasien Terjamin Selengkapnya

Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 tenaga pendidik dari dua lembaga pendidikan  melakukan studi tiru ke sekolah zero waste pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024.

Puluhan pendidik itu berasal Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Nahdlatul Ulama Assa’adah Bungah dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik Jl. Raya Bungah, Desa/ Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan tiba di sekolah berlokasi Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

Di gerbang sekolah rombongan disambut oleh Kepala UPT Spenda Gresik Mohammad Salim didampingi Koordinator Sekolah Zero Waste Sumiarsih, dan Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya. Penampilan kesenian tari menyambut tamu yang dimainkan oleh Kelompok Cinta Lingkungan sekolah menambah kemeriahan studi tiru tersebut. 

Rombongan studi tiru yang dipimpin oleh Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah itu kemudian diajak menuju tempat pertemuan. Tempat pertemuannya di ruang rapat kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik yang cukup luas dan nyaman itu. Nyaman karena atap gedung haritage peninggalan kolonial Belanda ini tingginya lebih dari 4 meteran. Para tamu pun antusias dan akan mengimplementasikan program zero waste di lembaga masing masing.

KERJASAMA : (ki-ka) MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah Hadi Sugianto dan Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim sepakat kerja sama sekolah zero waste untuk mewujudkan program Pemkab Gresik Gresik Kawasan Merdeka Sampah disaksikan oleh fungsional DLH Gresik Umaya di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

“Madrasah Aliyah Negeri 1 Bunga dan MI  Assa’adah Bungah sudah Adiwiyata Mandiri tetap ingin mengembangkan sekolah ke zero waste,” kata Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah.

Aminah Ulfah dalam sambutanya mengatakan, sekolah SMPN 2 Gresik ini luar biasa sangat keren banget dalam menerapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan. “Semoga sekolah ini menjadi idaman masyarakat Gresik untuk menyekolahkan anaknya di sini,” puji Aminah Ulfa yang juga guru MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah itu. 

Hadi Sugianto menambahkan akan menerapkan sekolah ramah lingkungan dan ramah anak di MI Ma’arif NU Assa’adah. “Alhamdulillah sekolah keren dan layak menjadi percontohan zero waste penuh inovasi lingkungan yang bisa kami terapkan di MINU Maarif Assaadah,” kata Hadi Sugianto. 

Usai pertemuan, rombongan kemudian diajak oleh Koordinator Sekolah Zero Waste Spenda Gresik Sumiarsih keliling dan belajar penerapan kantin halal. Sumiarsih menjlentrehkan secara detail. Bahkan, para tamu disuguhi produk terbaru yakni pupuk organik dari kertas bekas dan eco enzim.

Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya berharap banyak sekolah yang studi tiru ke SMP Negeri 2 Gresik guna mendukung program pemerintah Daerah yakni GKMS (Gresik Kawasan Merdeka Sampah).

GRISSEE KOTA BANDAR: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan suvenir buku Grissee Kota Bandar karya Chusnul Cahyadi kepada Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah saat studi tiru sekolah zero waste di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya sangat terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Gresik atas kepercayaan kepada sekolah untuk menjadi rujukan percontohan program sekolah zero waste. “Insya Allah kami akan terus berinovasi di bidang lingkungan dalam mendukung ekonomi hijau di tingkat sekolah.  Dan, menyukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakni Gresik Kawasan Merdeka Sampah,” tegas Salim.

Seperti diberitakan, sejak Oktober 2023,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sejak saat itu sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim menjadi jujugan studi tiru. Antara lain, 27 orang  pegiat lingkungan dari berbagai organisasi. Diantaranya, Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Gresik; Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Sebanyak 40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. (yad)

Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

Pembinaan Tradisi Bintara Remaja, Kapolres Gresik : Melindungi, Mengayomi dan  Melayani Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Polres Gresik selama dua hari resmi ditutup pada Senin, 22 Januari 2024. Penutupan yang ditandai dengan pembaretan kepada 35 anggota Bintara remaja itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom di halaman Mapolres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom berpesan kepada seluruh Bintara Remaja Polres Gresik agar menjadi polisi yang dapat melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat. 

“Jadilah Polisi yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakat, hal ini akan menjadi pembelajaran bagi anggota bintara remaja bahwa menjadi Polisi tidaklah mudah. Para peserta sekalian bahwa rekan-rekan sudah dibekali ilmu kepolisian silahkan praktekan di lapangan,” beber Adhitya Panji Anom. 

Ia juga berharap agar para Bintara Remaja Polres Gresik memiliki semangat dan tolak punggung Satsamapta Polres Gresik, serta memberikan yang terbaik dengan tetap semangat. “Kepada senior tetap menularkan ilmu dan sikap perilaku yang baik kepada juniornya. Tantangan didepan kita, lakukan tugas secara profesionalisme berdasarkan tribrata dan catur Prasetya,” tegas perwira dua melati di pundak itu. 

Di akhir kegiatan, Bintara Remaja Polres Gresik melakukan peragaan senam tongkat dan borgol yang bertujuan sebagai alat pertahanan dan alat untuk melumpuhkan musuh. (yad)

Pembinaan Tradisi Bintara Remaja, Kapolres Gresik : Melindungi, Mengayomi dan  Melayani Masyarakat Selengkapnya

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terasa beda. Sebab, tidak sekedar seremonial. Tapi, dikemas dengan temu wicara dengan warga. Acara pun gayeng. 

Fandi Akhmad Yani menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Alasannya karena pustu saat ini telah tersebar di hampir seluruh desa se Kabupaten Gresik. Ini berarti, akses kesehatan akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pembangunan bidang kesehatan, merupakan prioritas utama Kabupaten Gresik yang diwujudkan melalui Nawa Karsa Gresik Sehati. Selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, telah mendirikan berbagai macam fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan Pustu. Selanjutnya untuk tahun ini Gresik akan berproses dalam pembangunan labolatorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambakberas di Kecamatan Cerme, Desa Randuboto,  Kecamatan Sidayu, Desa Klumpang Gubug, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean. Dan hari ini pustu Desa Randuagung,” urainya. 

Seluruh Faskes tersebut semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 puskesmas dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna. Gus Yani juga menjlentrehkan kembali program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses masyarakat dalam berobat.

Faskes untuk mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani meminta untuk seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menurunkan angka stunting. “Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (yad)

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi dengan Masyarakat dan Keluarga Karyawan Tingkatkan Budaya K3

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melibatkan masyarakat dan keluarga dalam peringatan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional 2024. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan budaya K3 di semua elemen perusahaan. Demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional di Gresik, Jawa Timur pada Jumat,12 Januari 2024.

Ia menyampaikan bahwa, sebagai objek vital nasional Petrokimia Gresik harus terus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan elemen penting karyawan yaitu keluarga. Sehingga, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga.

“Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga yaitu istri karyawan yang tergabung dalam Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA-PG) pada kegiatan-kegiatan Bulan K3 Nasional. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga,” tandas Dwi Satriyo.

 Peringatan Bulan K3 Nasional Petrokimia Gresik tahun ini diisi dengan berbagai lomba, antara lain Emergency Response Competition (ERC), Kuis K3, Emergency Response Drill, serta Safety Moment. Selain itu, Petrokimia Gresik menggelar lomba S.A.F.E. MOMS untuk istri karyawan dan S.A.F.E. FAMILY yang diikuti perwakilan masyarakat sekitar perusahaan.

Menurutnya, tujuan lomba K3 ini bukan semata-mata untuk mencari kemenangan dan menjadi juara, namun dengan adanya kegiatan lomba ini, setidaknya warga dapat memahami akan arti penting dari kegiatan K3. Diharapkan tindakan K3 dapat menjadi budaya, serta dapat melakukan tindakan jika suatu saat dibutuhkan dalam keadaan darurat.

“Melalui lomba ini, setiap warga maupun istri karyawan dapat mengubah budaya dan perilaku yang mengutamakan aspek keselamatan dimana menumbuhkan K3 dimulai dari diri sendiri. Maka dengan terwujudnya budaya K3 pada seluruh warga dan keluarga diharapkan dapat mencegah dan mengurangi risiko pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tandasnya.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menerangkan, kegiatan lomba juga diikuti oleh seluruh karyawan, anak perusahaan/yayasan Petrokimia Gresik dan kontraktor. Kegiatan ini, lanjutnya, menjadi langkah manajemen Petrokimia Gresik untuk melihat kesiapan dan keterampilan karyawan, anak perusahaan dan kontraktor dalam rangka menghadapi kondisi darurat, guna mencegah terjadinya kerugian terhadap sumber daya dan properti di Petrokimia Gresik.

“Keterampilan ini sangat penting, mengingat Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik dengan kapasitas produksi jutaan ton per tahun dan menempati areal lahan seluas lebih dari 550 hektar. Oleh karena itu, aspek K3 menjadi sangat penting dalam menjalankan bisnis atau industri dengan kompleksitas tinggi seperti di Petrokimia Gresik,” jelas Dwi Satriyo.

 Sementara itu, pada peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini, Petrokimia Gresik mengusung tema “Integrating Safety for A Safer Company”. Melalui tema ini, diharapkan seluruh elemen Perusahaan saling terintegrasi dalam mengimplementasikan “safety value” di setiap langkah untuk menstimulasi perbaikan dan mendorong kinerja Perusahaan yang berkelanjutan menuju bisnis excellent.

“Guna meningkatkan pemahaman dan implementasi K3 di lingkungan perusahaan, harus dilakukan kolaborasi untuk keselamatan berkelanjutan. Sebab keselamatan dan kesehatan kerja bukanlah tanggung jawab satu departemen, melainkan tanggung jawab semua. Dengan demikian keberlangsungan Petrokimia Gresik semakin terjamin,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi dengan Masyarakat dan Keluarga Karyawan Tingkatkan Budaya K3 Selengkapnya

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024 dipusatkan di smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) Gresik, Jawa Timur.  Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah yang membuka Peringatan Bulan K3 pada Jumat, 12 Januari 2024.

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan kembali akan pentingnya menanamkan budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja untuk meningkatkan produktifitas, sehingga dapat meningkatkan daya saing. 

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja,” kata Menaker Ida Fauziyah. 

Kehadiran Menaker di smelter terbesar di Indonesia berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik disambut oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi serta Kepala Teknik Tambang PTFI Carl Tauran. 

Menaker melanjutkan keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing nasional di era global. “Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan K3 di setiap kesempatan,” katanya. 

BK3N 2024 mengangkat tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga  Keberlangsungan Usaha”. Bulan K3.berlangsung selama satu bulan, mulai  12 Januari-12 Februari 2024. Pembukaan BK3N 2024 di kawasan Smelter PTFI diawali senam pekerja sehat, pemeriksaan kesehatan, peragaan alat berat yang dilakukan oleh operator alat berat proyek Smelter PTFI, dilanjutkan dengan apel peringatan BK3N, serta atraksi pekerjaan dalam ruang terbatas (confined space).

Tinjau Smelter PTFI

Usai membuka BK3N 2024, Menaker meninjau proyek pembangunan smelter yang telah mencapai 90,5 persen, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah. Ida mengapresiasi PT Freeport Indonesia atas capaian lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. “Itu semua bisa terlaksana karena PT Freeport Indonesia telah melaksanakan syarat-syarat K3 sesuai ketentuan perundang-undangan, maka pelaksanaan Bulan K3 Nasional kami tempatkan di PT Freeport Indonesia,” kata Ida.

Pembangunan Smelter PTFI merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam hilirisasi tambang. Smelter akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024 dan secara bertahap akan meningkatkan produksi hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) konsentrat tembaga ini, akan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan aspek keselamatan adalah yang utama dalam seluruh kegiatan operasi PTFI. Setiap karyawan menjalankan nilai-nilai SINCERE dalam bekerja, dan menempatkan Safety sebagai prioritas utama. “Perusahaan memastikan karyawan menjunjung tinggi keselamatan dalam menjalankan setiap aktivitas perusahaan,” katanya.

SINCERE merupakan singkatan dari nilai-nilai inti perusahaan, yang terdiri dari Safety/Keselamatan, Integrity/Integritas, Commitment/Komitmen, Respect/Rasa Hormat, dan Excellence/ Keunggulan. Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku yang diinternalisasi dalam bisnis dan budaya perusahaan, serta terintegrasi pada semua level unit bisnis.

Sementara itu peringatan BK3N 2024 juga berlangsung di area kerja PT Freeport Indonesia, di Kabupaten Mimika, Papua. Upacara BK3N 2024 dilaksanakan di area pabrik pengolahan bijih (SAG #3 Mile Post 74) dan dihadiri oleh perwakilan karyawan, kontraktor, dan perusahaan mitra PTFI.

Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran menyampaikan pesan serupa, menekankan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. “Kerja sama yang erat antar karyawan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan budaya kerja yang sehat dan selamat. Masing-masing kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan diri kita, rekan kerja, dan seluruh entitas perusahaan kita bekerja dengan selamat,” kata Carl. (yad)

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik Selengkapnya