Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Nafas Sahri masih ngos-ngosan. Kakek dua cucu itu berusia 75 tahun itu langsung menyelonjorkan kedua kakinya. Ngeluk geger alias mengistrihatkan badan setelah mengayuh becak dari simpang tiga Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menuju GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, tempat santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik itu. 

Jaraknya kurang lebih 4 kilometer. Ketika masih muda, Sahri hanya butuh waktu tidak lebih 15 menit. Namun, saat ini kakek yang kumis berwarna putih tinggal di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu membutuhkan waktu lebih 60 menit. “Berhenti beberapa kali. Jalan menanjak, becak Saya dorong,” cerita Sahri saat ditemui di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023. 

53 TAHUN MEMBECAK : Sahri,75, pengayuh becak asal Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ketika mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Lebih dari separuh hidup Sahri dihabiskan untuk membecak. Memberikan nafkah bagi istri dan anak semata wayangnya. Ia mengaku menekuni profesi sebagai pengayuh becak sejak 1970. Sudah 53 tahun atau setahun sebelum Petrokimia Gresik resmi beroperasi. 

Sahri lahir pada 1948. Ia memiliki satu anak dan dua cucu. Sahri pergi ke GOR Tri Dharma Petrokimia karena mendapat kabar perusahaan Solusi Agroindustri itu sedang memberikan santunan untuk Abang Becak. Sudah ada ratusan pengayuh becak yang datang. Catatan panitia, kegiatan bakti sosial rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik ini diikuti 565 orang, termasuk Sahri. Setiap abang Becak mendapatkan santunan uang tunai dan bingkisan.

“Saya dikabari Petrokimia Gresik bancakan. Jadi Saya langsung pergi,” katanya sambil memijat betis kakinya. 

CERIA : Ratusan Abang Becak usai mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Petrokomia Gresik berbagi berkah diikuti 535 abang becak.  Mengapa abang becak. Dwi Satriyo Annurogo menyebut beberapa alasan. Pertama, abang becak dianggap oleh warga dan manajemen perusahaan memiliki banyak jasa. “Saya atas nama warga dan manajemen mengucapkan terima kasih. Abang becak telah banyak membantu selama ini,” kata Dwi Satriyo Annurogo usai santunan di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023.

Ia mencontohkan, ketika ada tamu yang kebingungan mencari alamat seseorang, tanya kepada Abang Becak. Selain itu, Abang becak seringkali membantu anak sekolah menyeberang jalan. Di kawasan Petrokimia Gresik di Jalan Ahmad Yani, Gresik terdapat SD Petrokimia Gresik. 

“Ketika ada anak-anak kecil sekolah, mereka ini mau menolong menyeberangkan. Abang becak ini mau menolong, ini tentu luar biasa dan Saya sampaikan terima kasih,” imbuh peraih Best Performance di ajang Innolympia Festival Chief Business Development Officer (CBDO) Innovation School 2023 di Kantor Kementerian BUMN RI ini.

Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan, santunan Abang Becak ini akan dilakukan pada tahun-tahun mendatang. “Mohon doa agar Petrokimia Gresik terus beroperasi, lebih maju dan lebih berkembang dalam mengemban amanat untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa,” pungkasnya. (yad)

Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Semarakkan Peringatan HBA, Kejari Gresik Gelar Baksos Donor Darah, Periksa Kesehatan dan Khitan Massal, Gratis!

GRESIK,1minute.id – “Kamu sekarang menjadi pria sejati. Sudah di khitan. Besar nanti pingin jadi apa?” tanya Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nana Riana pada bocah belasan tahun itu di kantornya pada Selasa, 11 Juli 2023. “Pingin jadi pemain bola,” jawab bocah itu. Kajari Nana yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah pun tersenyum. 

“Ini buat beli bola,” lanjut Kajari Nana sambil memasukkan amplop ke saku bocah tersebut. Anak bungsu dari 4 bersaudara itu semringah. “Alhamdulillah, matur suwun, pak Kajari,” ucap si anak itu. Suprapno, ayah bocah itu pun ikut tersenyum. Ia bahagia. Sebab, lelaki 40 tahun tinggal di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas itu  bisa memenuhi keinginan anaknya, sunat. Ia sebelumnya sudah merencanakan untuk mengkhitan anak bungsu itu ke dokter. Namun, belum memiliki biaya. Biaya sunat diperkirakan sebesar Rp 1 juta.

“Alhamdulillah akhirnya bisa khitan gratis,” ungkapnya. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggelar bakti sosial memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 pada Selasa, 11 Juli 2023. Dalam kegiatan dipusatkan di kantor kejaksaan berlokasi di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu selain khitan massal. Juga, ada pemeriksaan kesehatan. Semuanya gratis untuk masyarakat dan keluarga korp Adhyaksa. Serta, donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. 

Kepala Kejari Gresik Nana Riaya mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke– 63 ini diadakan kegiatan sosial. Mulai dari kegiatan khitan kepada warga Gresik, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan khitan anak-anak ini mengundang anak-anak dari masyarakat sekitar Kantor Kejari Gresik. Harapannya, anak-anak yang sudah berani khitan bisa melaksanakan khitan dengan gratis saat libur sekolah.

“Khitan merupakan kegiatan menjaga kesehatan dan kebersihan bagi umat muslim, sehingga kita adakan khitan untuk anak-anak dari masyarakat sekitar,” kata Nana Riana.

Sedangkan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, diharapkan masyarakat dan pegawai Kejari Gresik dapat mengotrol kondisi kesehatannya, agar selalu sehat dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Agar masyarakat dan pegawai Kejari ini bisa memeriksakan kesehatannya, sehingga bisa untuk menjalankan tugas sehari-hari. Termasuk kegiatan donor darah, kita membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” katanya.  (yad)

Semarakkan Peringatan HBA, Kejari Gresik Gelar Baksos Donor Darah, Periksa Kesehatan dan Khitan Massal, Gratis! Selengkapnya

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia genap 51 tahun memakmurkan negeri dari sektor pertanian. Pada usia perusahaan yang lebih dari setengah abad ini Petrokimia Gresik juga berhasil meraih kinerja terbaiknya sepanjang sejarah sejak berdiri 1972.

Perayaan HUT ke-51 Petrokimia Gresik digelar secara sederhana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023. Manajemen bersama karyawan menggelar tasyakuran dengan memotong  tumpung nasi kuning dengan lima undakan kemudian diatasnya diberi angka 1 atau dibaca 51

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, capaian terbaik ini merupakan buah dari komitmen dan inovasi-inovasi yang dibangun Insan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia. Semangat ini kemudian diangkat dalam tema HUT 51 Petrokimia Gresik, yaitu “Solusi Makmurkan Negeri”.

“Pada pertengahan tahun 2022 lalu Petrokimia Gresik dihadapkan pada perubahan regulasi pupuk bersubsidi melalui Permentan 10 Tahun 2022. Dari awalnya ada lima pupuk yang masuk dalam skema subsidi, sekarang tinggal Urea dan NPK saja. Begitu juga dengan komoditas yang disubsidi dari semula ada 70 komoditas, sekarang hanya sembilan komoditas saja yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujar Dwi Satriyo pada saat tasyakuran HUT ke-51 Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023.

“Dengan keyakinan, semangat, optimisme serta sinergi yang baik antarinsan Petrokimia Gresik di bawah arahan Pupuk Indonesia, kami dapat menjalani tahun 2022 dengan kinerja terbaik,” imbuhnya.

Kinerja terbaik tersebut ditandai dengan perolehan laba perusahaan pada 2022 sebesar Rp3,23 triliun atau sekitar 285 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp 1,13 triliun. Laba ini menjadi laba terbesar yang berhasil dibukukan Petrokimia Gresik selama lebih dari 50 tahun memakmurkan negeri ini.

Kemudian, realisasi tingkat kesehatan perusahaan memperoleh skor 91 dengan predikat “Sehat AA” atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 78 predikat Sehat A. Begitu juga dengan capaian Key Performance Indicator perusahaan sebesar 106,11% atau lebih tinggi dibandingkan RKAP sebesar 100%.

Kinerja terbaik berikutnya diwujudkan melalui inovasi Insan Petrokimia Gresik sepanjang tahun lalu yang mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 277 miliar bagi perusahaan. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 91% karyawan yang terus berpikir improvement bagi perusahaan.

“Inovasi Petrokimia Gresik tersebut juga berhasil menarik dunia internasional. Sebanyak 5 gugus inovasi perusahaan telah berhasil meraih  predikat “4 Stars” (kategori tertinggi) pada ajang 27th Asia Pacific Quality Organization (APQO). Prestasi ini menegaskan bahwa karya inovasi Insan Petrokimia Gresik tidak hanya berdampak pada produktivitas dan perolehan laba bagi perusahaan, namun juga mampu menginspirasi dan membawa prestasi hingga level internasional,” tandas Dwi Satriyo.

Selanjutnya, program Makmur Petrokimia Gresik juga menjadi solusi bagi perusahaan untuk memakmurkan negeri. Dimana program yang diinisiasi Pupuk Indonesia dan selanjutnya menjadi program platform Kementerian BUMN ini berhasil membantu meningkatkan produktivitas pertanian dengan realisasi mencapai lebih dari 92 ribu Ha atau sekitar 93% dari target tahun 2023 sebesar 99 ribu. 

Pada 2022, realisasi Program Makmur Petrokimia Gresik mencapai 116% dari target, yaitu seluas 98.598 Ha dengan total serapan pupuk mencapai 63.779 ton. Capaian ini menunjukkan bahwa program ini merupakan wujud nyata solusi makmurkan negeri perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Terakhir, kinerja terbaik perusahaan telah mendapatkan pengakuan stakeholder melalui sejumlah penghargaan. Petrokimia Gresik berhasil meraih 70 penghargaan selama setahun, diantaranya Propernas Emas yang merupakan peringkat tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) atas kerja keras perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup; serta Industri Hijau Level V (level tertinggi) dari Kementerian Perindustrian atas upaya Petrokimia Gresik menjadi perusahaan ramah lingkungan secara konsisten.

“Keberhasilan dalam pencapaian kinerja terbaik perusahaan di tahun 2022 lalu tentunya tidak lepas dari implementasi tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dan penerapan Respectful Workplace Policy sebagai salah satu wujud AKHLAK,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, capaian tersebut tidak membuat Insan Petrokimia Gresik berpuas diri. Karena perusahaan kembali dihadapkan pada rencana perubahan regulasi pupuk subsidi, yakni Subsidi Langsung ke Petani (SLP). Hal ini semakin menegaskan bahwasanya persaingan di pasar komersil menjadi semakin terbuka.

Untuk itu, Petrokimia Gresik telah menyiapkan strategi untuk mengubah tantangan tersebut menjadi peluang, diantaranya menyiapkan program Smart Precision Farming. Program ini adalah wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi modern dan Internet of Things (IoT), penggunaan drone, implementasi produk berteknologi baru sehingga menghasilkan budidaya yang efektif, efisien, dan presisi menuju pertanian modern.

Menjadi milestone baru juga bagi Petrokimia Gresik, bahwasanya di tahun 2023 ini, perusahaan melahirkan pupuk teknologi nano pertama yang diproduksi di Indonesia yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Teknologi ini memungkinkan pupuk dapat terserap optimal melalui stomata daun sehingga lebih efektif penggunaannya.

Untuk terus menjadi solusi bagi pertanian Indonesia, berbagai upaya transformasi bisnis juga dilakukan perusahaan diantaranya melalui pengembangan pabrik dan berbagai fasilitas penunjang. Pada tahun 2023 ini Petrokimia Gresik membangun Pabrik Phonska V dengan kapasitas 600.000 ton dan Gudang Urea kapasitas 20.000 ton.

“Dunia tidak hanya sedang berubah tetapi juga menghadapi tantangan era disrupsi. Pola bisnis lama bisa tiba-tiba menjadi usang dan muncul pola bisnis baru yang mengambil alih. Untuk itu kemampuan beradaptasi dan berkreasi menjadi tumpuan dalam berkompetisi sehingga Petrokimia Gresik semakin baik lagi dalam memberikan Solusi Agroindustri guna memakmurkan negeri,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun  Selengkapnya

Gudang Bulu Ayam di Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Sebuah gudang bulu ayam, PT Kasih Prima di Jalan Jawar 99, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik terbakar pada Senin pagi, 10 Juli 2023. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. 

Sebanyak 12 unit mobil kebakaran dari Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik dikerahkan untuk memadamkan aduk si jago merah. Menurut keterangan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik kebakaran gudang bulu ayam itu diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Pagi itu, sedang proses pergantian satpam sif malam ke sif  pagi. 

Saat itu, sejumlah pekerja yang berada di mes melihat asap menyembul dari dalam gudang tersebut. Tidak pekerja. Melihat ada api gudang produksi pakan atau bulu ayam untuk campuran pembuatan pupuk itu, empat satpam berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam ringan (Apar). Namun, api tidak padam. Bahkan semakin membesar. Satpam perusahaan kemudian meminta bantuan Pos Damkar Pakal, Surabaya.

Tim pemadam dari Pakal lebih dulu tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan membawa kekuatan cukup banyak yakni 1 unit Fire Truck (unit pemadam), 1 unit water supply dan 9 unit pemadam Kota Surabaya. Disusul kemudian petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik.

“Kami baru dapat laporan dari warga pukul 07.30 WIB,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik A.H.Sinaga pada Senin, 10 Juli 2023. Sekitar pukul 09.55 WIB, petugas berhasil memadamkan api. “Kami belum mengetahui penyebab kebakaran,” imbuh Sinaga. (yad)

Gudang Bulu Ayam di Gresik Terbakar Selengkapnya

Rayakan HUT ke-45  PT Indospring Tbk Gelar Khitanan Massal, Anak-anak Ring I Semringah 

GRESIK,1minute.id – Wajah Angga Maulana terlihat semringah. Bocah berkeputusan khusus itu terus memutar mobil hotwheels baru di lantai II pabrik PT Indospring Tbk di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 8 Juli 2023.

Siswa kelas IV SD Negeri 10 Gresik memakai sarung. Anak bungsu dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Muzayin dan Siti Harni itu baru selesai khitan di perusahaan yang memproduksi pir mobil tersebut. “Ngak sakit kok,” kata Angga sambil tersenyum. Angga yang anak pekerja serabutan itu tinggal di Jalan Veteran, Gresik tidak sendirian. Ada 34 anak lainnya yang mengikuti khitanan massal gratis yang dihelat oleh PT Indospring Tbk tersebut. 

Antara lain, Arysaka Ranshi Abimanyu. Bocah berusia 6 tahun ini bisa melihat prosesi khitan yang dilakukan oleh tim medis dan paramedis dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik itu. Tidak ada teriakan menangis. Apalagi berteriak. Kedua orang tua Arysaka pun tersenyum. “Nanti setelah ini bisa langsung main sepak bola sama om!” hibur petugas yang mengkhitan Arysaka pun semringah.

Khitanan massal ini dibuka oleh General Manager (GM) Komersial PT Indospring Tbk Ricky Setiawan ini dipersiapkan cukup matang. Semua anak sebelum “burung” di gunting mendapatkan hiburan yang menyenangkan di lantai dasar. Setelah itu, mereka masuk ke ruang home teater di lantai 2 untuk menikmati film Upin & Upin sambil menunggu giliran untuk khitan. 

Ada 15 orang tenaga medis dan paramedis di RS Petrokimia Gresik yang menangani khitanan massal ini. Mereka dibagi dalam empat bilik khitan. Sehingga proses khitan bisa berlangsung cepat. 

CENGKRAMA : Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy bercengkrama dengan Angga Maulana, ABK dalam khitanan massal di PT Indospring Tbk pada Sabtu, 8 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Menurut Ketua PUK LEM SPSI PT Indospring Tbk Suhadak., khitan massal ini rangkaian peringatan HUT ke-45 PT Indospring Tbk diikuti sebanyak 35 anak. Mereka berasal dari ring I perusahaan dan anak-anak karyawan. “Sebenarnya, kami targetkan 45 anak sesuai dengan HUT perusahaan. Tapi, kami kesulitan mencari anak untuk khitan,” kata Suhadak didampingi Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy di sela acara pada Sabtu, 8 Juli 2023.

Dalam khitanan ini, selain diikuti anak-anak muslim juga ada satu anak non muslim. “Yang membuat kami bahagia khitanan ini banyak diikuti anak-anak yang berada di ring I perusahaan,” ujar Suhadak. Ia melanjutkan sebelum kegiatan bakti sosial yang bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik ini, pihaknya menggelar pengobatan gratis dan pembagian gerobak untuk UMKM di sekitar perusahaan. Puncak kegiatan akan digelar bersamaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

 “Sesuai keinginan masyarakat, kami bakal lebih banyak melakukan kegiatan sosial pada tahun berikutnya. Doakan perusahaan semakin berkembang,” ujarnya. (yad)

Rayakan HUT ke-45  PT Indospring Tbk Gelar Khitanan Massal, Anak-anak Ring I Semringah  Selengkapnya

Haul Habib Abu Bakar Assegaf Berkah bagi Pedagang Gresik

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023. Puncak acara dipusatkan di makam Habib Abu Bakar Assegaf di Masjid Jamik itu menjadi berkah puluhan pedagang. 

Dagangan para penjual laris manis. Penjual minuman, warung makan dan warung kopi sesak pembeli. Bahkan, penjual poster bergambar foto habib dan kiai hingga penjual secara keliling siwak ketiban rezeki dari jemaah yang hadir. 

RAMAI : Jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Alun-alun Gresik sedang melihat-lihat barang pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Roni, misalnya. Penjual poster bergambar habib, kiai khos serta ulama lainnya bersyukur karena banyak pembeli. Untuk poster bergambar tokoh agama ukuran 20 R, ia menjual seharga Rp 30 ribu per lembar. ” Alhamdulillah,” kata pemuda mengaku dari Jawa Barat itu. Roni tiba di Gresik pada Rabu, 5 Juni 2023. Roni membuka lapaknya di dekat tangga bagian timur Alun-alun Gresik. Lokasi cukup strategis. 

PENJUAL SUVERNIR: Sejumlah jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf menawar barang di Alun-alun Gresik pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Ahmad, lain lagi. Penjual suvernir gantungan kunci bertuliskan huruf arab dan gambar habib, kiai dan tokoh agama kharismatik laku keras. Ahmad menjual gantungan kunci dengan harga bersaing. “Lumayan, banyak pembeli,” ujarnya.  Pedagang lainnya yang ketiban rezeki dari haul Habib Abu Bakar Assegaf ini adalah penjual siwak. Ia memasarkan dagangan secara berkeliling sambil membawa poster bertuliskan Obral Siwak Rp 5 ribu. 

OBRAL SIWAK : Penjual siwak berkeliling menawarkan dagangan kepada jemaah yang hadir di puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Alun-alun Gresik pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Penjual makanan, minuman serta warung-warung juga ramai pembeli. Haul Habib Abu Bakar Assegaf menjadi berkah bagi masyarakat. “Semoga kita semua mendapat keberkahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)

Haul Habib Abu Bakar Assegaf Berkah bagi Pedagang Gresik Selengkapnya

Jemaah Menyemut di Puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf, Bupati Gresik : Semoga Semua Dapat Keberkahan

GRESIK,1minute.id – Puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023. Ribuan jemaah membanjiri kawasan Masjid Jamik dan sekitarnya. Saking banyaknya jemaah yang hadir sepanjang mata memandang yang tampak berwarna putih. Baju muslim dan kopyah haji warna putih yang dipakai jemaah.

Sedangkan jemaah  perempuan memakai busana muslim warna hitam. Mereka tumpah ruang mulai Jalan Malik Ibrahim, Jalan KH Agus Salim, Jalan Pahlawan hingga Alun-alun Gresik sesak lautan manusia. Simpang empat Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan simpang tiga Jalam Akim Kayat ditutup untuk semua kendaraan yang mengarah Alun-alun Gresik. 

Sebelum prosesi puncak di Masjid Jamik pukul 09.00 WIB, selapas Subuh para habaib dan keluarga lebih dulu mengikuti rangkaian acara di kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jalan K.H.Zubair dengan acara Maulid Nabi SAW.

Seusai itu, para habaib dan keluarga berjalan dari kediaman Habib Abu Bakar Assegaf menuju ke Masjid Jamik dengan membaca salawat diiringi musik hadrah berjalan mundur. Jaraknya tidak lebih 700-an meter. Jemaah yang hadir menyemut membuat jalan habaib tersendat. Sejumlah personel polisi, TNI serta anggota Banser membuat pagar betis membuka jalan para habaib dan undangan. Antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

DI TENGAH JEMAAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: Pemkab Gresik)

Di sepanjang perjalanan, jemaah menyapa dan memanggil para habaib. Tidak sedikit jemaah berebut mengacungkan kamera handphone. Mengabadikan momentum tersebut. 

Mengutip berbagai literatur, Habib Abu Bakar Assegaf lahir di kampung Besuki, Jawa Timur, pada 1285 H atau sekitar 1869 M. Putra dari Habib Muhammad bin Umar. Tapi, sejak kecil sudah ditinggal wafat ayahnya di Gresik pada 1293 H.

Habib Abu Bakar Assegaf wafat pada 1376 H, di usia 91 tahun. Beliau dimakamkan di sisi barat Masjid Jamik Gresik. Selama ini, makamnya selalu menjadi jujukan para peziarah dari berbagai daerah. Termasuk tokoh-tokoh nasional, seperti Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin.

Saat berusia 8 tahun, atas permintaan neneknya yang salihah bernama Fatimah binti Abdullah, Habib Abu Bakar meninggalkan tanah kelahirannya menuju ke Hadramaut. Setiba di Kota Sewun, disambut paman sekaligus gurunya. Yakni, Habib Abdullah bin Umar berikut para kerabatnya.

LARIS : Pedagang mendapatkan berkah dagangan laris di HaulnHabib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sejak itu, Habib Abu Bakar Assegaf mulai menimba ilmu. Dari ilmu fiqih hingga tasawuf di bawah bimbingan sang paman. Selain berguru kepada pamannya yang alim, juga belajar ilmu dari para ulama besar di sana.

Setelah menuntut ilmu di Hadramaut, pada 1302 H kembali ke Jawa bersama Habib Alwi bin Saggaf Assegaf. Menuju ke tempat kelahirannya di Besuki. Dari sinilah beliau mulai mensyiarkan dakwah Islam di kalangan masyarakat. Saat masih berusia 20 tahun, pindah ke Gresik. Sekembali dari Hadramaut, Habib Abu Bakar Assegaf juga masih memperdalam pendidikan ke ulama-ulama besar kala itu.

Singkat kisah, setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Jamik Gresik, beliau memilih beruzlah, mengasingan diri untuk memusatkan perhatian pada ibadah (berzikir dan tafakur) kepada Allah SWT. Uzlah tersebut dilakukan di kediamannya sampai 15 tahun lamanya. Akhirnya, Habib Abu Bakar Assegaf mendapatkan izin keluar dari uzlah melalui isyarat dari gurunya, yaitu Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi.

Setelah keluar dari uzlah, beliau ditemani gurunya berziarah ke Al-Imam Al-Habib Alwi bin Muhammad Hasyim Assegaf. Sehabis ziarah, mereka menuju ke Surabaya dan singgah di kediaman Habib Abdullah bin Umar Assegaf. Saat itu, warga  berbondong-bondong menyambut kedatangannya di rumah tersebut. Sejak itu, Habib Abu Bakar Assegaf mulai membuka majelis taklim dan zikir di kediamannya, Gresik. Masyarakat pun menyambut dengan begitu antusias.

Dakwahnya dengan cepat tersebar luas. Sebab, dakwahnya sejuk, penuh ilmu, dan ikhlas serta semata-mata mencari ridha Allah SWT. Dalam majelisnya, setidaknya telah mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Ghazali sebanyak 40 kali. Sedangkan, di rumah beliau menghatamkan 90 kali. Total 130 kali khatam kitab Ihya Ulumuddin.

Kebiasaan Habib Abu Bakar Assegaf, setiap kali mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin tersebut, selalu mengundang jamuan makan-makan kepada masyarakat luas. Tradisi itulah yang tetap dilestarikan pada setiap haul hingga saat ini. 

Kebiasaan Habib Abu Bakar Assegaf, setiap kali mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin tersebut, selalu mengundang jamuan makan-makan kepada masyarakat luas. Tradisi itulah yang tetap dilestarikan pada setiap haul hingga saat ini. Banyak murid atau santri Habib Abu Bakar Assegaf yang juga menjadi ulama besar.

“Semoga kita semua mendapat keberkahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani . (yad)

Jemaah Menyemut di Puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf, Bupati Gresik : Semoga Semua Dapat Keberkahan Selengkapnya

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat 

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 21 anggota Polres Gresik dan Satu Aparatur Sipil Negera (ASN) di Polres Gresik semringah. Pasalnya, mereka mengalami kenaikan pangkat satu strip di momen HUT ke-77 Bhayangkara ini.

Puluhan personel yang memperoleh kenaikan pangkat itu berbaris di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 5 Juli 2023. Mereka bersiap untuk menerima pangkat yang baru dan ucapan selamat dari Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra serta para pejabat utama (PJU) lain.

Setelah menerima surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat mereka kemudian disemprot air dari mobil water canon. Sebagian lainnya, diguyur dengan air kembang, seperti prosesi siraman dalam pernikahan adat Jawa. Meski diguyur air mereka tetap semringah. Karena kenaikkan pangkat ini, otomatis membuat pundi-pundi pendapatan mereka juga terkerek naik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra mengajak semua personel bersyukur. “Saya mengucapkan selamat,” kata Kompol Erika Purwana Putra.  Kenaikan pangkat ini  sesuai Surat Kapolda Jatim Nomor : ST/975/VI/KEP/Tgl 27-06-2023 Tentang petunjuk pelaksanaan korps rapor kenaikan pangkat anggota Polri periode 1juli 2023 dan PNS 1 April 2023.

“Kenaikan pangkat adalah amanah serta anugerah yang patut di syukuri. Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya merupakan suatu pencapaian, prestasi dan wujud penghargaan terhadap kemampuan personel baik dalam keseharian maupun dalam penugasan,” imbuh mantan Waka Polres Jombang itu.

Lebih lanjut mantan Kasat Lantas Polres itu, kenaikan pangkat juga merupakan apreasiasi dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan dan lembaga melalui penilaian yang cermat dan obyektif berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan. “Semakin tingginya pangkat yang disandang, diharapkan saudara dapat menunjukan kematangan sikap dan kinerja yang lebih baik,” harap Erika.

“Saya mewakili Kapolres berserta segenap staf Polres Gresik mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada 21 anggota Polri dan 10 ASN Polres Gresik 1 Juli 2023,” imbuhnya.pp

“Semoga melalui kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini, dapat memberikan kedewasaan dan ketegasan bagi para personel untuk bersinergi dan membimbing junior serta anggotanya menuju polri yang prediktif, responsibilitas dan transformasi yang berkeadilan,” tutup Wakapolres

Sementara perwakilan personil yang naik pangkat Iptu Tita Puspita Agustina mengucapkan terimakasih atas kenaikan pangkat semoga kedepannya dengan bertambahnya pangkat menjadi pribadi yang baik. “Kenaikan pangkat tentunya dapat melaksanakan tugas semakin baik dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (yad)

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Sebut Pelaksanaan Haji Tahun Ini Relatif Lancar, Layanan Lebih Baik

GRESIK,1minute.id – Bupati GresikFandi Akhmad Yani lega. Sebab, pelaksanaan haji secara keseluruhan berlangsung lancar. Bupati Gresik termuda itu menunaikan rukun Iman kelima bersama istri, Nurul Haromaini Ali. 

Seluruh jemaah haji asal Gresik sudah melaksanakan rangkaian ibadah mulai wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit dan lempar jumrah di Mina hingga tawaf ifadha di Makkah.

“Terima kasih kepada Kementerian Agama RI dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah membantu jemaah haji bisa melaksanakan safari wukuf, lempar jumrah hingga tawaf ifadhah,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 3 Juli 2023. Hari itu, Bupati Fandi Akhmad Yani sedang berada di Masjidil Haram Makkah. 

Selain melaksanakan rukun haji secara khusyuk, Gus Yani juga ikut memantau perkembangan warganya, asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang berhaji. Bupati Gus Yani bersyukur selalu mendapatkan update terbaru dari para petugas haji.

Selain itu, Ia juga menyambangi tempat pemondokan jemaah haji asal Kabupaten Gresik. Dikatakan, kondisi jemaah haji asal Kabupaten Gresik, hingga saat ini dikabarkan dalam kondisi baik dan sehat. Jemaah yang meninggal dunia asal Gresik ada dua, yakni di Madinah dan Mina. Sementara sejumlah jemaah masih menjalani perawatan medis oleh Petugas Kesehatan PPHI maupun dirawat di sejumlah rumah sakit di Makkah.

Jumlah jemaah haji yang berangkat dari Kabupaten Gresik pada 1444H/2023 M ini sebanyak 2.051 jemaah. Rincian, jamaah haji lunas sebanyak 2.103 jemaah, mutasi masuk sebanyak 30 jemaah, dan mutasi keluar sebanyak 82 jemaah. “Dari total 2.051 jemaah asal Gresik, sekitar 15 persen merupakan berisiko tinggi karena usianya sudah di atas 75 tahun serta memiliki penyakit kronis,” katanya.

Dari pengamatanya selama di Madinah dan Makkah, jemaah berisiko tinggi mendapat pendampingan ketat dari PPIH maupum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. “Para jeqmaah lansia juga nurut saat diarahkan untuk tidak keluar pemondokan siang hari karena cuaca terik. Serta jarak ke Masjidil Haram yang cukup jauh bila dengan jalan kaki sekira 2,5 hingga 3 km,” ujar Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengaku terus melakukan komunikasi intens dengan para jemaah asal Gresik untuk memantau keadaan dan kondisinya. Setiap kali bertanya tentang pelayanan, jemaah mengatakan sudah cukup baik, hotelnya bagus, pelayanan kesehatan bagus, makananya juga lumayan.

“Walau jarak hotelnya jauh di sektor 6 wilayah Sisyah Aziziah namun tidak alasan bagi jemaah haji Gresik untuk tidak ke Masjid Al Harram karena ada layanan bus shalawatnya 24 jam,” tuturnya.

Gus Yani, mengaku pelayanan haji terus mengalami peningkatan signifikan. “Alhamdulillah, layanan haji terus mengalami peningkatan meski ada kejadian haji terlantar di Muzdalifah dan Mina,” ujarnya. Menurutnya, penyelenggaraan haji semakin bagus dan teratur, baik dari pemondokan hingga makanan. Kesan ini muncul, aku Gus Yani, karena dirinya pernah berhaji pada 2015 silam. 

Perbaikan layanan bahkan tidak hanya dia rasakan saat di Tanah Suci. Perubahan signifikan juga sudah terjadi sejak awal proses pemberangkatan haji dari embarkasi. Secara umum, menurut bupati, mereka merasa puas terlayani. Terkait layanan katering, Bupati Gresik juga menilai sudah bagus. Dari segi menu sesuai selera orang Indonesia, pendistribusiannya juga sudah relatif tepat waktu. Namun demikian, Gus Yani berharap layanan katering bisa diberikan secara penuh selama jemaah berada di Makkah. (yad)

Bupati Fandi Akhmad Yani Sebut Pelaksanaan Haji Tahun Ini Relatif Lancar, Layanan Lebih Baik Selengkapnya

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas 

GRESIK,1minute.id – Mujiono, 39, merengang nyawa di tangan Bonadi, 44, tetangganya di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Bagian kepala dan bibir korban berdarah-darah setelah dikepruk oleh tersangka Bonadi menggunakan kayu usuk jati ukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter. 

Setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Mujiono meninggal. Bonadi pun meringkuk di hotel prodeo Polres Gresik. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan mati. “Tersangka terancam hukuman  maksimal 7 tahun penjara,” kata Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 3 Juli 2023.

Menurut keterangan polisi, penganiayaan terhadap korban Mujiono yang dilakukan oleh tersangka Bonadi ini terjadi pada 21 Juni 2023 sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi berada di belakang rumah tersangka di Desa Kesambenkulon. Sejumlah warga setempat melihat korban Mujiono dikepruk dengan kayu jati oleh tersangka Bonadi. 

Kayu berukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter mengenai bagian kepala dan wajah sehingga membuat korban Mujiono tersungkur. Dalam kondisi korban jatuh tertelungkup itu, tersangka menindih. Seorang warga bernama Budiono melerai dengan cara mendorong tubuh tersangka yang berada diatas tubuh tersangka. 

Setelah itu, korban Mujiono kabur meminta pertolongan kepada Eko, salah montir motor yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Melihat bagian kepala dan wajah korban Mujiono berdarah Eko membawa ke Puskesmas Kesambenkulon untuk mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi kesehatan korban semakin drop kemudian di rujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.  ‘Selama dua hari korban di rawat ke rumah sakit,” ujar polisi. 

Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Korban Mujiono dikabarkan meninggal pada Jumat, 23 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIB. “Farid, salah satu perangkat desa yang kali pertama mendapat kabar korban meninggal,” jelasnya. 

Kabar Mujiono meninggal setelah dianiaya oleh Bonadi cepat menyebar hingga ke telinga polisi. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan oleh tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti, polisi kemudian mengamankan dan menetapkan Bonadi sebagai tersangka. Bonadi langsung di tahan. 

Tersangka Bonadi berdalih murka karena anaknya, bernama Yudan diancam oleh korban Mujiono. “Anak saya diacungi celurit oleh korban,” kata Bonadi di Polres Gresik. Nasi sudah menjadi bubur, karena Bonadi tidak menahan emosi akhirnya meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik karena perbuatannya. (yad)

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas  Selengkapnya