Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19

GRESIK,1minute.id – Perpanjangan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 berakhir pada 2 Agustus 2021. Kasus baru konfirmasi Covid-19 mengalami tren penurunan. Angka kesembuhan juga meningkat. Namun, Pemkab Gresik tidak mau lengah. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai rumah sakit lapangan indoor terpadu. Stadion olah raga dengan tiga lantai berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu digunakan sebagai tempat isolasi terpusat. 

Nah, untuk menambahkan fasilitas pelayanan itu, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengundang sejumlah pihak di ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati pada Jumat,30 Juli 2021.

Dalam pertemuan itu, Gus Yani mengungkapkan pendirian tempat isolasi terpusat adalah instruksi pemerintah pusat disampaikan oleh forum koodinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim. Isolasi terpusat ini untuk menyikapi keadaan kasus isolasi mandiri (isoman) yang gagal dan berakhir dengan kematian.

Berdasarkan hal tersebut, Forkopimda Jawa Timur memerintahkan agar semua Bupati Walikota untuk mengubah kebijakan isoman menjadi isolasi terpusat. “Kami merencanakan program isolasi terpusat ini ada di Rumah Sakit Lapangan G-JOS, karena tempatnya memungkinkan. Target kami, rumah sakit lapangan bisa menampung seribu pasien. Mari kita bahas, apa saja yang harus kita lakukan,”papar Gus Yani pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada beberapa penambahan yang mutlak harus dilakukan yaitu penambahan tempat tidur dan perbaikan beberapa ruangan sehingga sesuai standar kebutuhan sebagai rumah sakit lapangan. “Kami akan menambah tempat tidur secara bertahap, dan akan saya tambah sesuai kebutuhan.

Semuanya sudah kami siapkan. Begitu juga nakes, kami akan mengoptimalkan tenaga yang ada ditambah relawan. Untuk instalasi oksigen sudah siap, tinggal mengalirkan saja,”ujar Gus Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini

Ia menyatakan kebijakan penanganan kasus Covid di Gresik akan semakim optimal. Saat ini sudah ada sepuluh puskesmas untuk perawatan tingkat pertama pasien Covid-19 dan lima Puskesmas untuk bersalin covid dan normal.

“Rumah sakit lapangan ini sifatnya hanya mendukung RS Ibnu Sina dalam penanganan pasien Covid-19. Sedangkan puskesmas adalah ujung tombak untuk menentukan tindakan lanjutan. Khusus untuk pasien sedang dan berat pasti akan dirujuk ke RS Ibnu Sina. Sedangkan yang tanpa keluhan, keluhan ringan menuju sedang di arahkan ke RS lapangan. Semuanya dalam pengawasan RS Ibnu Sina,”kata Gus Yani.

Untuk diketahui, G-JOS terdiri dari 3 lantai. Saat inj, stadion yang difungsikan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala dan ringan berkapasitas 140 tempat tidur. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji berjanji segera untuk segera merealisasi rencana tempat isoman terpusat.

“Hari ini, kami langsung mengadakan survei ke lokasi, bagian mana yang bisa kita perbaiki dan kita tambahkan. Tentunya segala sesuatunya akan kita rundingkan dengan pihak RS Ibnu Sina,”kata Gunawan Setiadji.

Plt Dirut RS Ibnu Sina dr. Rudyanto Dwi A Sp.PD juga menyatakan kesiapannya untuk membantu. Dia menyatakan akan mengirimkan beberapa tenaga teknis untuk memodifikasi ruangan, termasuk memodifikasi selang oksigen agar bisa dipakai lebih banyak sambungan.

Rakor ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik.drg Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mokh Najikh, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito, Kepala Polisi Pamong Praja Gresik Abu Hasan. (yad)

Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19 Selengkapnya

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik


GRESIK,1minute.id – Tidak kata terlambat untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Kaum hawa di Kota Santri pun mau berpangku tangan. Emak-emak itu mendirikan dapur umum di rumah dinas Bupati pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada dua tenda yang akan digunakan untuk memasak. Dalam tenda itu, semua kebutuhan memasak. Seperti kompor, wajan besar dan perkakas lainnya. Untuk mengawali beroperasinya dapur umum untuk masyarakat terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) itu, Bupati dan istri, Fandi Akhmad Yani – Nurul Haromaini serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ikut sibuk. Memasak , menggoreng lauk. Menu masakan malam itu nasi campur. 

Ada daging, telur, dan sayur. Ada juga susu. Usai menggoreng Gus Yani – sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani menyemangati para relawan yang bekerja untuk membantu sesama warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Tidak ada kata terlambat dalam membantu sesama,”kata Gus Yani.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan dari dapur umum ini akan disalurkan malam hari. Pagi hari, imbuhnya, ada bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemudian Posko Darurat yang tersebar di empat titik wilayah daratan Gresik dan satu di Pulau Bawean juga menyalurkan bantuan makanan, vitamin.

Jadi warga Gresik yang terdampak pandemi Covid-19 menerima bantuan makanan. Awal dibuka hari ini, ada 150 nasi kotak dari dapur umum disebar ke wilayah perkotaan. “Kedepan, setiap hari ada hampir 100 nasi kotak, diantar malam hari. Nanti akan digilir, besok di kecamatan mana besoknya ganti dikecamatan mana. Kami sebar merata,”kata Bu Min-panggilan-Wabup Aminatun Habibah.

Selain para relawan, ada ahli gizi yang memantau setiap masakan di dapur umum rumah Bupati Gresik. Kemudian Pramuka juga dilibatkan dalam mendistribusikan makanan kepada warga. (yad) 

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik Selengkapnya

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Kunjungan kerjaBupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Pulau Bawean tidak hanya memantau serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. Bupati juga membawa dua tabung oksigen dengan ukuran 6 meterkubik (m³) untuk Posko Darurat yang berada di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura.

Kini, fasilitas posko darurat yang di inisiasi Bupati Fandi Akhmad Yani bersama badan dan lembaga amil zakat (BAZ/NAZ) di Pulau Bawean sama dengan empat posko yang lainnya di daratan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Dua buah tabung oksigen bisa digunakan masyarakat di dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak untuk isi ulang atawa refill secara gratis diserahkan itu kepada Camat Sangkapura Hamim dan Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo. 

“Tabung oksigen medis ini untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan melakukan isi ulang. Gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 29 Juli 2021. Kunjungan kerja Gus Yani ke pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean sangat singkat. Tidak lebih 3 jam. Meski, begitu mantan Ketua DPRD Gresik itu memaksimalkan waktu sempit untuk masyarakat Bawean.

Berdialog dengan warga maupun para relawan Posko Darurat. “Semoga warga Bawean sehat semua. Pandemi Covid-19 segera berakhir,”doa Gus Yani ketika bertemu dengan masyarakat yang sedang menunggu gilaran untuk vaksinasi.

Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Seperti diberitakan TNI Angkatan Laut menggelar serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. Rombongan tiba di Pulau Bawean sekitar pukul 09.50. Rombongan naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. Setelah mengunjungi dua tempat itu, rombongan bertolak pulang menuju Surabaya. (yad)

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean Selengkapnya

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin


GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. 
Sekitar pukul 09.50, rombongan tiba di Pulau Bawean naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. 

SERBUAN VAKSIN : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, pihaknya membawa 10.500 dosis vaksin Sinovac untuk proses vaksinasi selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 28-30 Juli 2021. “Kalau melihat ekspektasi masyarakat sangat tinggi, kami bisa stay sampai Sabtu,”katanya.

Dalam serbuan vaksinasi di Pulau Bawean ini, TNI AL membawa 323 tenaga kesehatan (nakes). Ratusan nakes itu masih dibantu nakes dari RSUD Umar Mas’ud Bawean. Ratusan nakes ini tiba di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean sejak Selasa, 27 Juli 2021. Mereka berangkat dari Dermaga Semampir Lama Koarmada II, KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) tujuan Pulau Bawean.

Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi antusias masyarakat Bawean yang mengikuti vaksin. Dan animo di masyarakat juga sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi di Pulau Bawean. Iwan Isnurwanto menceritakan, para petugas datang dari Surabaya ke Bawean sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan vaksinasi agar bisa melawan wabah Covid-19 dan kekebalan tubuh.

SAPA WARGA : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

”Alhamdulillah, sejak kemarin dimulai dengan menggunakan satu kapal perang ini berjalan lancar, jika masyarakat terus antusias maka akan kita lanjut Hari Sabtu,”ujarnya.

Pada hari pertama vaksinasi ada 2.964 orang yang mengikuti. “Insyaallah hari ini lebih, karena harapan vaksin yang kami bawa bisa habis, dalam target tiga hari ini,”katanya. Para petugas TNI-AL juga dibantu oleh relawan nasional dalam membantu pasokan sembako makanan untuk di Pulau Bawean. ”Mohon doa restu agar kita bisa menjalankan tugas lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, dalam kunjungan di STAI Hasan Jufri  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membaca salawat saat meninjau vaksinasi untuk keselamatan warga negara Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi vaksinasi oleh TNI-AL, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak takut dan bisa mencegah pandemi Covid-19.

”Masyarakat tidak boleh takut, banyak para tokoh masyarakat di kota sampai pelosok desa juga mengikuti vaksin ini, dan sebagai bentuk membantu negara,”imbuhnya. (yad)

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin Selengkapnya

Kabar Gembira, Tren Kasus Baru Covid-19 Menurun, Tetap Patuhi Prokes


GRESIK,1minute.id – Kabar gembira. Tren persebaran wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri cenderung menurun. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di tempat berbeda.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kasus baru mulai menurun. Trennya menggembirakan. Karena keterisian tempat tidur di rumah sakit maupun puskesmas semakin longgar. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut sejumlah indikator penurunan kasus baru pagebeluk yang memasuki tahun kedua ink diantaranya, puskesmas Kebomas, rumah sakit lapanngan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) dan jumlah pengaduan masyarakat di Posko Darurat. 

Di Puskesmas Kebomas berlokasi di Jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas itu ada 12 tempat tidur yang dipersiapkan untuk penanganan Covid-19. Rinciannya, 10 tempat tidur di tenda darurat dan dua tempat tidur untuk pasien intensif care unit (ICU). “Alhamdulillah, tidak ada pasien,”ujar Gus Yani pada Selasa, 27 Juli 2021.

Kemudian, jumlah pasien isolasi di G-JOS juga berkurang. Kapasitas tempat tidur di stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas sebanyak 140 tempat tidur. “Sekarang hanya terisi 60-an pasien kategori ringan dan tanda gejala,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Indikator berikutnya adalah pengaduan di Posko Darurat. Posko yang beroperasi selama tiga minggu itu tersebar di empat wilayah yakni Kecamatan Kebomas yang melayani warga di kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Posko Darurat Kecamatan Cerme untuk masyarakat kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Benjeng dan Balongpangang.

Berikutnya, Posko di Kecamatan Kedamean untuk warga Menganti, Kedemean, Driyorejo dan Wringinanom. Kemudian di posko di pantai utara Gresik di Kecamatan Bungah, Dukun, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng. Satu lagi Posko Darurar Pesanggarahan untuk melayani masyarakat Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean.

Lima posko darurat ini berdiri atas inisiasi Bupati Fandi Akhmad Yani dengan badan dan lembaga amil zakat (BAZ/LAZ). “Awal berdiri posko pengaduan masyarakat yang masuk mencapai ratusan. Saat ini, laporan yang masuk hanya puluhan,”katanya. “Penambahan tempat tidur, sehingga menurun prosentasi BOR (keterisian tempat tidur),”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan selama lima hari masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai 20 sampai 25 Juli 2021 menunjukkan adanya tren penurunan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  “Telah ada tren penurunan Covid-19 di Gresik. Namun demikian, jangan sampai terlena,”kata Alumnus Akpol 2001 itu tanpa menjlentrehkan data Covid-19 Gresik. (yad)

Kabar Gembira, Tren Kasus Baru Covid-19 Menurun, Tetap Patuhi Prokes Selengkapnya

Pemerataan, Bupati Gelar Gerebeg Vaksin di Destinasi Wisata


GRESIK,1minute.id – Ratusan relawan tenaga kesehatan (nakes) telah menjalani pelatihan sebagai vaksinator. Mereka dipersiapkan untuk gerebeg vaksinasi di Kota Santri. Dimana lokasi gelar vaksinasi masal untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani merencanakan menggelar di empat destinasi wisata di Gresik. Empat destinasi itu yakni Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti ; Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk dan Wisata Gosari (Wagos) Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. Serta,  Wisata Pasir Indah Delegan (WISID) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. 

Empat pengelola destinasi itu telah diundang dalam rapat koordinasi (Rakor)  Gerebeg Vaksinasi di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021. “Kami menggunakan tempat wisata ini untuk kegiatan gerebeg vaksin untuk pemerataan vaksinasi diseluruh wilayah Gresik Utara, Tengah dan Selatan. Mumpung ada PPKM sehingga tempat wisata tersebut tutup dan dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,”kata Gus Yani dihadapan para pengelola wisata.

Ide bupati itu bersambut. Para pengelola wisata tersebut menyatakan kesanggupannya. Sistem vaksinasi masal mengadopsi kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) yang sudah berlangsung selama 3 minggu. Pendaftaran secara online itu dianggap sukses. Tidak terjadi kerumunan.

“Kami rencanakan gerebeg vaksin ini berlangsung mulai Senin depan. Saat ini kami masih akan mengadakan persiapan termasuk membuat dan merapikan aplikasinya, agar nantinya mudah digunakan oleh masyarakat,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain Gerebeg vaksin, pada Sabtu besok Pemkab Gresik bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Surabaya akan mengadakan vaksinasi masal di destinasi wisata Lontar Sewu. Pada kegiatan tersebut, Pemkab Gresik akan mengerahkan masyarakat sekitar lokasi melalui para Camat dan Kepala Desa untuk menjadi peserta vaksinasi. (yad) 

Pemerataan, Bupati Gelar Gerebeg Vaksin di Destinasi Wisata Selengkapnya

Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September

GRESIK,1minute.id – Pemerint <ah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan percepatan vaksinasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan palinh lambat September 2021 tercapai 70 persen herd immunity (kekebalan kelompok). Kota Santri terbebas dari corona virus disease 2019 (Covid-19).

Untuk mencapai target herd immunity itu, Gus Yani-begitu sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan berbagai terobosan dan inovasi menyeluruh untuk memutus penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona tersebut. Diantaranya, merekrut ratusan relawan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, ean menggeber vaksinasi di sejumlah tempat destinasi di Gresik. 

Ratusan relawan nakes itu,  telah menjalani pelatihan di kantor Dinas Kesehatan Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021. Pelatihan dibuka oleh Gus Yani. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, relawan nakes ini berasal dari para dokter, perawat, bidan,  apoteker dan mahasiswa kesehatan yang masih duduk pada semester akhir di Fakultas Kesehatan.

“Kami sangat menghargai dan berterimakasih sekali kepada Anda yang telah bersedia mengabdikan diri untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal ini akan menjadi kebanggaan Anda sebagai generasi milenial,”kata Gus Yani. 

Menurut Bupati, pelatihan vaksinator ini sebagai langkah persiapan vaksinasi masal yang diperkirakan dimulai Agustus 2021. “Sekitar bulan Agustus dan September akan ada droping vaksin dalam jumlah besar dari Pemerintah pusat. Dengan demikian kami sudah mempersiapkan tenaga, sarana dan prasarana untuk vaksinasi masal,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Bupati berharap setelah vaksinasi massal ini, maka 70 persen  masyarakat Gresik sudah melaksanakan vaksinasi. Herd imunity bisa dicapai di Gresik. Gus Yani menyatakan bangga terhadap masyarakat Gresik karena animonya sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi. Bahkan beberapa saat sampai kehabisan vaksin.

Saat ini, program vaksinasi telah mencapai 30 persen. Gus Yani optimistis kurun waktu dua bulan bisa mencapai 70 persen. Mayoritas warga Kota Santri telah mendapatkan vaksin. (yad) 

Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September Selengkapnya

Pemkab Gelontor 86,5 Ton Beras PPKM, Bupati Ajak Warga jadi Pelopor Prokes


GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggelontor beras bagi warga terdampak Covid-19. Penyaluran bantuan untuk jaring pengaman sosial di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ini sebanyak  86.553 ton beras.

Program Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 itu diserahkan simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di pendapa Kecamatan Kebomas pada Selasa, 27 Juli 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  pandemi Covid-19 berat. Semua terdampak. Baik usaha kecil maupun besar. “Mulai penjual gorengan maupun yang besar,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Pemberian bantuan 86.553 ton beras ini sebagai bentuk pemerintah hadir. Rinciannya, 47.765 ton beras untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan  38.886 ton beras untuk bantuan sosial tunai (BST). Plus 3 ton beras dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Gresik. “Mari selalu berdoa agar kondisi segera selesai,” imbuhnya.

Bupati lebih jauh menyatakan bahwa bantuan sebanyak 86 ribu ton lebih itu akan tersebar di 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Insya Allah 86 ton akan tersebar di Kabupaten Gresik. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu masyarakat,” tegasnya.

PENERIMA MANFAAT : Warga penerima manfaat ketika pulang sambil membawa beras premium program pemerintah di kantor Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gus Yani meminta kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan (prokes). “Mari dari diri kita sendiri yang menjadi pelopor kesehatan,” pungkasnya.

Gus Yani melanjutkan Pemkab Gresik telah melakukan upaya maksimal untuk membantu masyarakat terdampak. Di antaranya, melalui Posko Darurat Covid-19 Gresik, dengan ada sejumlah badan dan lembaga amil zakat (BSZ/LAZ) yang mem-back up.

“Insya Allah BAZ dan LAZ sudah berjuang selama 3 minggu mengelola posko darurat untuk warga yang sedang isolasi mandiri (isoman), termasuk kebutuhan hazmat dan multivitamin. Hampir semua masyarakat kenal posko darurat,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 ini dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Asisten I Tursulowanto Harijogi, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara Nur Juliansa Rahman, Kepala Dinas Sosial Sentot Supriyohadi, Kadisparbud Gresik Agustin Halomoan Sinaga, Camat Kebomas Miftahul Huda, Sekcam Kebomas Zainul Arifin, Camat Gresik Purwanto, Camat Manyar Nadlelah, Ketua Posko Darurat Covid-19 Gresik Zainal Abidin, dan Koordinator Pendamping PKH Lestari Widodo. 

Sementara itu, Wabup Aminatun Habibah  mengaku senang karena pemerintah bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Beras sudah ada. Tinggal pembagiannya. Untuk itu, saya minta pendamping PKH (pendamping keluarga harapan) segera menyalurkan,”ujarnya.

Wabup Bu Min meminta pendamping PKH agar bisa memilah penerima bantuan karena yang terdampak Covid-19 cukup banyak. “Semoga bantuan terus mengalir,”harapnya.

Ia juga meminta agar para pedagang kopi dan PKL yang terdampak juga diperhatikan, karena terdampak PPKM. Termasuk pekerja seni, para penceramah. “Sekarang boleh ngopi cuma 20 menit,”katanya.

Diungkapkan, bahwa akan ada tambahan bantuan dari Korpri. Selain itu, bupati dan wabup juga akan memberikan gajinya untuk warga terdampak Covid-19. “Insya Allah dengan jalan kebersamaan, kesulitan bisa disanggah bersama-sama,” jelasnya. “Kami minta camat, lurah, kades, dan lainnya bekerja sama,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi menambahkan, total bantuan sebanyak 86.553 dari Kemensos tersebut merupakan tambahan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) dengan masing-masing mendapatkan tambahan 10 kilogram.

Ia menjelaskan perinciannya, yakni untuk program keluarga harapan (PKH) sebanyak 47.765 orang dan bantuan sosial tunai (BST) sebanyak 38.688 orang.”Jadi, bantuan ini dari cadangan beras pemerintah (CBP),”tegasnya. (yad)

Pemkab Gelontor 86,5 Ton Beras PPKM, Bupati Ajak Warga jadi Pelopor Prokes Selengkapnya

Kini, Refill Oksigen Konsentrator Cukup ke Posko Darurat, Gratis .


GRESIK,1minute.id – Warga Kota Santri yang menjalani isolasi mandiri dan membutuhkan isi ulang (refill) oksigen semakin mudah. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menyediakan refill oksigen di empat posko darurat. Refill oksigen gratis.

Di Gresik ada empat posko darurat. Yakni Kecamatan Kebomas untuk melayani kebutuhan warga Gresik Kota yakni Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Posko di Kecamatan Cerme untuk warga Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Benjeng dan Balongpang. 

Posko Kecamatan Sidayu untuk masyarakat di Kecamatan Dukun, Sidayu, Panceng dan Ujungpangkah. Sedangkan posko Kedamean melayani warga Kecamatan Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Satu lagi, posko di Pulau Bawean ditempatkan di Pesanggrahan untuk warga Kecamatan Sangkapura dan Tambak. 

“Refill oksigen sudah siap 24 jam dan gratis di posko darurat,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang sampai 2 Agustus 2021.

SEMPROT DESINFEKTAN : Dua relawan Posko Darurat di Kecamatan Kebomas disemprot desinfektan usai menjemput dua pasutri lansia terpapar covid-19 yang tinggal di Kompleks Perumahan GKB pada Senin, 26 Juli 2021 ,(Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pendirian lima posko darurat sejak PPKM Darurat itu diinisiasi oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dengan bersinergi satu badan amil zakat dan tujuh lembaga amil zakat (BAZ/LAZ) se-Gresik. Posko untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak dan isoman. Selain mendistribusikan sembako, vitamin dan multivitamin. Posko ini juga menyediakan alat pelindung diri dan hazmat hingga kantong jenazah bagi desa yang membutuhkan.

Sejak Minggu, 25 Juli 2021, posko darurat melayani refill oksigen gratis. Di posko Kebomas ada tiga tabung masing-masing berukuran 6 meterkubik (M³). “Masyarakat atau keluarga isoman yang membutuhkan refill oksigen bisa ke posko. Posko buka 24 jam dan refill gratis,”ujar koordinator Posko Darurat  Zainal Abidin pada Senin, 26 Juli 2021. Untuk refill oksigen ini hanya menyertakan surat keterangan dari rukun tetangga atau rukun warga setempat.

Dalam pengamatan 1minute.id, posko darurat ini juga melakukan tugas kemanusiaan menjemput warga yang membutuhkan pertolongan pertama di puskesmas. “Ini tadi menjemput pasutri lansia yang isoman untuk dirawat ke puskesmas,”ujar seorang relawan di kecamatan Kebomas. (yad)

Kini, Refill Oksigen Konsentrator Cukup ke Posko Darurat, Gratis . Selengkapnya

PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus memacu para Kepala Desa untuk memaksimalkan Dana Desa (DD) dalam penanggulangan Covid-19 di desa masing-masing. Penggunaan dana desa diperbolehkan melebihi 8 persen. Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan  membeli Oxymeter atau alat pengukur kandungan oksigen dalam darah juga diperbolehkan.

“Anda boleh menggunakan dana desa tersebut lebih dari ketentuan tersebut asal pertanggungjawabannya jelas,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani yang diamini juga oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan PPKM level 4 di ruang Graita Eka Praja pada Senin, 26 Juli 2021. 

Rapat dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah itu diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, kepala puskesmas, danramil dan kapolsek di wilayah hukum kabupaten Gresik secara virtual. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kebijakan yang dilakukan sejumlah pihak di Kecamatan Panceng. Menurut Gus Yani, Manajemen penanganan Covid di wilayah Panceng sangat bagus. Sehingga Panceng sudah bisa memberikan sumbangan dana bahkan oksigen kepada warga yang membutuhkan.
“Saya ingatkan kembali kepada para kepala desa yang masih dibawah delapan persen penggunaan Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19 agar lebih ditingkatkan lagi,”kata Gus Yani.

Selain memaksimalkan penggunaan DD, Gus Yani juga menyinggung arahan Pemprov Jawa Timur agar pasien Covid sabaiknya tidak melakukan isolasi mandiri tapi isolasi terpusat. Hal ini agar ada pendampingan dari tenaga kesehatan. Bupati juga mengingatkan agar masyarakat melalui Satgas Covid Desa dan Kepala Desa untuk mengoptimalkan manfaat Posko Covid dan Puskesmas.

Para Kades, Lurah dan Camat, imbuh Gus Yani, agar tetap mendukung penanggulangan PPKM level 4 dang mengingatkan kembali tentang keberadaan dan fungsi Posko penanggulangan Covid-19.

“Tolong didata lebih valid semua warga yang saat ini terpapar Covid-19 baik yang isoman maupun yang dirawat di Rumah Sakit. Optimalkan penggunaan Posko Covid yang ada di setiap wilayah eks wilker Pembantu Bupati. Saat ini Posko sudah ada pengisian oksigen untuk masyarakat Isoman, tentunya selain obat-obatan dan sembako serta fasilitas ambulans,”tandasnya.

Dimasa PPKM level 4 Pemkab Gresik bertekad agar lebih meningkatkan vaksinasi di seluruh wilayah Gresik. Pihaknya akan terus mengupayakan pengadaan vaksin untuk masyarakat Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan tenaga nakes harus tetap fit. Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Gresik sudah mendapat tambahan 200 tenaga kesehatan untuk membantu puskesmas. Saat ini, kata Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah, sepuluh puskesmas sudah beroperasi untuk pelayanan Covid tingkat pertama dan lima puskesmas yang lain untuk persalinan normal Covid.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto meminta agar seluruh apartur negara mendukung kebijakan PPKM level 4 ini. Termasuk satgas Covid di tingkat Desa dan RT/RW. “Kami akan terus melaksanakan aktivitas yang lebih humanis,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail siap mendukung kebijakan isolasi terpusat. Menurutnya isolasi terpusat dapat meminimalisir dampak di masyarakat. (yad) 

PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas Selengkapnya