Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September

GRESIK,1minute.id – Pemerint <ah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan percepatan vaksinasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan palinh lambat September 2021 tercapai 70 persen herd immunity (kekebalan kelompok). Kota Santri terbebas dari corona virus disease 2019 (Covid-19).

Untuk mencapai target herd immunity itu, Gus Yani-begitu sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan berbagai terobosan dan inovasi menyeluruh untuk memutus penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona tersebut. Diantaranya, merekrut ratusan relawan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, ean menggeber vaksinasi di sejumlah tempat destinasi di Gresik. 

Ratusan relawan nakes itu,  telah menjalani pelatihan di kantor Dinas Kesehatan Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021. Pelatihan dibuka oleh Gus Yani. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, relawan nakes ini berasal dari para dokter, perawat, bidan,  apoteker dan mahasiswa kesehatan yang masih duduk pada semester akhir di Fakultas Kesehatan.

“Kami sangat menghargai dan berterimakasih sekali kepada Anda yang telah bersedia mengabdikan diri untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal ini akan menjadi kebanggaan Anda sebagai generasi milenial,”kata Gus Yani. 

Menurut Bupati, pelatihan vaksinator ini sebagai langkah persiapan vaksinasi masal yang diperkirakan dimulai Agustus 2021. “Sekitar bulan Agustus dan September akan ada droping vaksin dalam jumlah besar dari Pemerintah pusat. Dengan demikian kami sudah mempersiapkan tenaga, sarana dan prasarana untuk vaksinasi masal,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Bupati berharap setelah vaksinasi massal ini, maka 70 persen  masyarakat Gresik sudah melaksanakan vaksinasi. Herd imunity bisa dicapai di Gresik. Gus Yani menyatakan bangga terhadap masyarakat Gresik karena animonya sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi. Bahkan beberapa saat sampai kehabisan vaksin.

Saat ini, program vaksinasi telah mencapai 30 persen. Gus Yani optimistis kurun waktu dua bulan bisa mencapai 70 persen. Mayoritas warga Kota Santri telah mendapatkan vaksin. (yad) 

Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September Selengkapnya

Pemkab Gelontor 86,5 Ton Beras PPKM, Bupati Ajak Warga jadi Pelopor Prokes


GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggelontor beras bagi warga terdampak Covid-19. Penyaluran bantuan untuk jaring pengaman sosial di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ini sebanyak  86.553 ton beras.

Program Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 itu diserahkan simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di pendapa Kecamatan Kebomas pada Selasa, 27 Juli 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  pandemi Covid-19 berat. Semua terdampak. Baik usaha kecil maupun besar. “Mulai penjual gorengan maupun yang besar,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Pemberian bantuan 86.553 ton beras ini sebagai bentuk pemerintah hadir. Rinciannya, 47.765 ton beras untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan  38.886 ton beras untuk bantuan sosial tunai (BST). Plus 3 ton beras dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Gresik. “Mari selalu berdoa agar kondisi segera selesai,” imbuhnya.

Bupati lebih jauh menyatakan bahwa bantuan sebanyak 86 ribu ton lebih itu akan tersebar di 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Insya Allah 86 ton akan tersebar di Kabupaten Gresik. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu masyarakat,” tegasnya.

PENERIMA MANFAAT : Warga penerima manfaat ketika pulang sambil membawa beras premium program pemerintah di kantor Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gus Yani meminta kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan (prokes). “Mari dari diri kita sendiri yang menjadi pelopor kesehatan,” pungkasnya.

Gus Yani melanjutkan Pemkab Gresik telah melakukan upaya maksimal untuk membantu masyarakat terdampak. Di antaranya, melalui Posko Darurat Covid-19 Gresik, dengan ada sejumlah badan dan lembaga amil zakat (BSZ/LAZ) yang mem-back up.

“Insya Allah BAZ dan LAZ sudah berjuang selama 3 minggu mengelola posko darurat untuk warga yang sedang isolasi mandiri (isoman), termasuk kebutuhan hazmat dan multivitamin. Hampir semua masyarakat kenal posko darurat,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 ini dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Asisten I Tursulowanto Harijogi, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara Nur Juliansa Rahman, Kepala Dinas Sosial Sentot Supriyohadi, Kadisparbud Gresik Agustin Halomoan Sinaga, Camat Kebomas Miftahul Huda, Sekcam Kebomas Zainul Arifin, Camat Gresik Purwanto, Camat Manyar Nadlelah, Ketua Posko Darurat Covid-19 Gresik Zainal Abidin, dan Koordinator Pendamping PKH Lestari Widodo. 

Sementara itu, Wabup Aminatun Habibah  mengaku senang karena pemerintah bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Beras sudah ada. Tinggal pembagiannya. Untuk itu, saya minta pendamping PKH (pendamping keluarga harapan) segera menyalurkan,”ujarnya.

Wabup Bu Min meminta pendamping PKH agar bisa memilah penerima bantuan karena yang terdampak Covid-19 cukup banyak. “Semoga bantuan terus mengalir,”harapnya.

Ia juga meminta agar para pedagang kopi dan PKL yang terdampak juga diperhatikan, karena terdampak PPKM. Termasuk pekerja seni, para penceramah. “Sekarang boleh ngopi cuma 20 menit,”katanya.

Diungkapkan, bahwa akan ada tambahan bantuan dari Korpri. Selain itu, bupati dan wabup juga akan memberikan gajinya untuk warga terdampak Covid-19. “Insya Allah dengan jalan kebersamaan, kesulitan bisa disanggah bersama-sama,” jelasnya. “Kami minta camat, lurah, kades, dan lainnya bekerja sama,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi menambahkan, total bantuan sebanyak 86.553 dari Kemensos tersebut merupakan tambahan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) dengan masing-masing mendapatkan tambahan 10 kilogram.

Ia menjelaskan perinciannya, yakni untuk program keluarga harapan (PKH) sebanyak 47.765 orang dan bantuan sosial tunai (BST) sebanyak 38.688 orang.”Jadi, bantuan ini dari cadangan beras pemerintah (CBP),”tegasnya. (yad)

Pemkab Gelontor 86,5 Ton Beras PPKM, Bupati Ajak Warga jadi Pelopor Prokes Selengkapnya

Kini, Refill Oksigen Konsentrator Cukup ke Posko Darurat, Gratis .


GRESIK,1minute.id – Warga Kota Santri yang menjalani isolasi mandiri dan membutuhkan isi ulang (refill) oksigen semakin mudah. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menyediakan refill oksigen di empat posko darurat. Refill oksigen gratis.

Di Gresik ada empat posko darurat. Yakni Kecamatan Kebomas untuk melayani kebutuhan warga Gresik Kota yakni Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Posko di Kecamatan Cerme untuk warga Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Benjeng dan Balongpang. 

Posko Kecamatan Sidayu untuk masyarakat di Kecamatan Dukun, Sidayu, Panceng dan Ujungpangkah. Sedangkan posko Kedamean melayani warga Kecamatan Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Satu lagi, posko di Pulau Bawean ditempatkan di Pesanggrahan untuk warga Kecamatan Sangkapura dan Tambak. 

“Refill oksigen sudah siap 24 jam dan gratis di posko darurat,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang sampai 2 Agustus 2021.

SEMPROT DESINFEKTAN : Dua relawan Posko Darurat di Kecamatan Kebomas disemprot desinfektan usai menjemput dua pasutri lansia terpapar covid-19 yang tinggal di Kompleks Perumahan GKB pada Senin, 26 Juli 2021 ,(Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pendirian lima posko darurat sejak PPKM Darurat itu diinisiasi oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dengan bersinergi satu badan amil zakat dan tujuh lembaga amil zakat (BAZ/LAZ) se-Gresik. Posko untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak dan isoman. Selain mendistribusikan sembako, vitamin dan multivitamin. Posko ini juga menyediakan alat pelindung diri dan hazmat hingga kantong jenazah bagi desa yang membutuhkan.

Sejak Minggu, 25 Juli 2021, posko darurat melayani refill oksigen gratis. Di posko Kebomas ada tiga tabung masing-masing berukuran 6 meterkubik (M³). “Masyarakat atau keluarga isoman yang membutuhkan refill oksigen bisa ke posko. Posko buka 24 jam dan refill gratis,”ujar koordinator Posko Darurat  Zainal Abidin pada Senin, 26 Juli 2021. Untuk refill oksigen ini hanya menyertakan surat keterangan dari rukun tetangga atau rukun warga setempat.

Dalam pengamatan 1minute.id, posko darurat ini juga melakukan tugas kemanusiaan menjemput warga yang membutuhkan pertolongan pertama di puskesmas. “Ini tadi menjemput pasutri lansia yang isoman untuk dirawat ke puskesmas,”ujar seorang relawan di kecamatan Kebomas. (yad)

Kini, Refill Oksigen Konsentrator Cukup ke Posko Darurat, Gratis . Selengkapnya

PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus memacu para Kepala Desa untuk memaksimalkan Dana Desa (DD) dalam penanggulangan Covid-19 di desa masing-masing. Penggunaan dana desa diperbolehkan melebihi 8 persen. Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan  membeli Oxymeter atau alat pengukur kandungan oksigen dalam darah juga diperbolehkan.

“Anda boleh menggunakan dana desa tersebut lebih dari ketentuan tersebut asal pertanggungjawabannya jelas,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani yang diamini juga oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan PPKM level 4 di ruang Graita Eka Praja pada Senin, 26 Juli 2021. 

Rapat dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah itu diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, kepala puskesmas, danramil dan kapolsek di wilayah hukum kabupaten Gresik secara virtual. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kebijakan yang dilakukan sejumlah pihak di Kecamatan Panceng. Menurut Gus Yani, Manajemen penanganan Covid di wilayah Panceng sangat bagus. Sehingga Panceng sudah bisa memberikan sumbangan dana bahkan oksigen kepada warga yang membutuhkan.
“Saya ingatkan kembali kepada para kepala desa yang masih dibawah delapan persen penggunaan Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19 agar lebih ditingkatkan lagi,”kata Gus Yani.

Selain memaksimalkan penggunaan DD, Gus Yani juga menyinggung arahan Pemprov Jawa Timur agar pasien Covid sabaiknya tidak melakukan isolasi mandiri tapi isolasi terpusat. Hal ini agar ada pendampingan dari tenaga kesehatan. Bupati juga mengingatkan agar masyarakat melalui Satgas Covid Desa dan Kepala Desa untuk mengoptimalkan manfaat Posko Covid dan Puskesmas.

Para Kades, Lurah dan Camat, imbuh Gus Yani, agar tetap mendukung penanggulangan PPKM level 4 dang mengingatkan kembali tentang keberadaan dan fungsi Posko penanggulangan Covid-19.

“Tolong didata lebih valid semua warga yang saat ini terpapar Covid-19 baik yang isoman maupun yang dirawat di Rumah Sakit. Optimalkan penggunaan Posko Covid yang ada di setiap wilayah eks wilker Pembantu Bupati. Saat ini Posko sudah ada pengisian oksigen untuk masyarakat Isoman, tentunya selain obat-obatan dan sembako serta fasilitas ambulans,”tandasnya.

Dimasa PPKM level 4 Pemkab Gresik bertekad agar lebih meningkatkan vaksinasi di seluruh wilayah Gresik. Pihaknya akan terus mengupayakan pengadaan vaksin untuk masyarakat Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan tenaga nakes harus tetap fit. Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Gresik sudah mendapat tambahan 200 tenaga kesehatan untuk membantu puskesmas. Saat ini, kata Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah, sepuluh puskesmas sudah beroperasi untuk pelayanan Covid tingkat pertama dan lima puskesmas yang lain untuk persalinan normal Covid.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto meminta agar seluruh apartur negara mendukung kebijakan PPKM level 4 ini. Termasuk satgas Covid di tingkat Desa dan RT/RW. “Kami akan terus melaksanakan aktivitas yang lebih humanis,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail siap mendukung kebijakan isolasi terpusat. Menurutnya isolasi terpusat dapat meminimalisir dampak di masyarakat. (yad) 

PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas Selengkapnya

Bupati : Bunuh Rasa Ketakutanmu dengan Rasa Kemanusiaan, Sekarang adalah Garis Koordinasi tak Terputus

GRESIK,1minute.id – Presiden Jokowi memperpanjang masa Pemberlakukaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 2 Agustus 2021. Ratusan kabupaten/kota di Jawa-Bali. Di Jawa Timur ada tujuh kabupaten kategori level 3. Sedangkan, level 4 terdapat 31 kabupaten/kota..

“Total ada 95 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 4 di Jawa-Bali, untuk PPKM level 3 yang diterapkan di 33 kabupaten/kota di Jawa-Bali,”ujar Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam telekonferensi pers Evaluasi dan Penerapan PPKM pada Minggu malam, 25 Juli 2021.

Setelah lima hari penerapan PPKM Darurat yang berakhir 25 Juli 2021 ada tren penurunan kasus baru. Untuk PPKM level di Jawa dan Bali, pemerintah telah menerbitkan regulasi melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 dan 3 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Kebijakan itu ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada 25 Juli dan berlaku sampai 2 Agustus 2021

Keteria level sebagai berikut. Untuk level 3 berdasar adanya 50-150 kasus Covid-19 per 100.000 penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100.000 penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100.000 penduduk di daerah tersebut.

Sementara, dinyatakan level 4 yaitu terdapat lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100.000 penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100.000 penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100.000 penduduk. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya tidak akan bosan-bosan mengingatkan dan terjun ke bawah (turba) berbicara dan mendengarkan masukan kepala desa. Mengajak para kades untuk bersikap proaktif, bergerak progresif. “Karena yang dibutuhkan sekarang adalah garis koordinasi tak terputus,”kata Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan posko darurat di Kecamatan Sidayu pada Sabtu lalu, 24 Juli 2021.

Garis koordinasi tersambung mulai Pemkab sampai pemerintahan desa (Pemdes). Koneksitas itu telah diperkuat. Penguatan melalui puskesmas. “Dengan mendirikan posko-posko darurat. Melakukan konsolidasi para relawan nakes, pemulasaran dan bantalan sosial,”jelasnya. 

Gus Yani berharap sinergitas yang telah dilakukan, kedepan bisa memiliki baris pemerintahan lebih kuat. Yang satu arah, satu semangat dan saty terpaduan kerja. Insya Allah dibalik semuanya, selalu ada hikmah terbaik yang dapat diambil. “Bunuh rasa ketakutanmu dengan rasa kemanusia,”tegasnya. (yad)

Provinsi Jawa TimurKabupaten/Kota kategori level 3

1. Kabupaten Pasuruan. 2. Kabupaten Pacitan. 3. Kabupaten Kediri. 4. Kabupaten Probolinggo 5. Kabupaten Sampang. 6. Kabupaten Pamekasan. 7. Kabupaten Sumenep


Kabupaten/Kota kategori level 4:

1. Kota Surabaya. 2. Kota Mojokerto. 3. Kota Malang. 4. Kota Madiun. 5. Kota Kediri. 6. Kota Blitar. 7. Kota Batu. 8. Kabupaten Sidoarjo. 9. Kabupaten Gresik. 10. Kabupaten Lamongan. 11. Kabupaten Tuban. 12. Kabupaten Tulungagung. 13. Kabupaten Madiun. 14. Kabupaten Trenggalek 15. Kabupaten Ponorogo. 16. Kabupaten Ngawi. 17. Kabupaten Nganjuk 18. Kabupaten Mojokerto. 19. Kabupaten Malang. 20. Kabupaten Magetan. 21. Kabupaten Lumajang. 22. Kabupaten Jombang. 23. Kabupaten Jember. 24. Kabupaten Bondowoso. 25. Kabupaten Bojonegoro. 26. Kabupaten Blitar. 27. Kabupaten Banyuwangi. 28. Kabupaten Bangkalan. 29. Kota Probolinggo. 30. Kota Pasuruan. P31. Kabupaten Situbondo

Bupati : Bunuh Rasa Ketakutanmu dengan Rasa Kemanusiaan, Sekarang adalah Garis Koordinasi tak Terputus Selengkapnya

Ambulans Mewah, Mengaspal di Gresik Bawa Pasien hingga Jenazah Covid-19


GRESIK,1minute.id – Ada pemandangan beda di Kota Santri beberapa hari belakangan ini. Sebuah mobil mewah, Toyota Vellfire berlalu lalang di jalanan. Mobil mewah yang mengaspal itu telah dimodifikasi. 

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Dilengkapi sirene. Lambung kanan dan kiri bertuliskan ambulans untuk umum gratis. Pada bagian kap depan terdapat foto Gus Yani dan Bu Min “Manut Kyai”. Sedangkan, bagian pintu terdapat logo dan nama perusahaan, PT Yani Putra Raya.Sebuah perusahaan transporter. 

Istimewanya, ambulans itu mengangkut pasien juga membawa jenazah Covid-19. Dalam pantauan 1minute.id ambulans mewah itu terlihat di Posko PPKM Darurat di halaman Kantor Kecamatan Kedamean pada Sabtu, 24 Juli 2021. 

Dalam waktu lain, terlihat berada rumah flat atawa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Desa Kambingan,  Kecamatan Cerme, Gresik. Ambulan Vallfire memperkuat ikhtiar pemerintah untuk posko dararut Covid-19.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan posko darurat mendapat tambahan kekuatan dari perusahaan di Gresik yang menyumbangkan mobil untuk dijadikan ambulans. Perusahaan PT Yani Putra Raya menyumbang mobil Toyota Vellfire yang sudah dimodif menjadi ambulans. Mobil mewah itu, kata Gus Yani, akan digunakan untuk membantu di empat posko. 

“Ada ambulans dari perusahaan Yani Putra kita pakai manfaat buat masyarakat. Ambulan akan kita kelilingkan dari posko satu ke posko emoat. Ambulans mobile keliling,” terangnya pada Sabtu, 24 Juli 2021 (yad)

Ambulans Mewah, Mengaspal di Gresik Bawa Pasien hingga Jenazah Covid-19 Selengkapnya

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berujung. Butuh kerjaekstra keras dan gotong royong mencegah terjadinya persebaran dan penurunan angka kematian akibat wabah memasuki tahun kedua ini.

Kondisi darurat itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani harus melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan pada hari libur, Sabtu, 24 Juli 2021. Ada tempat tersebar di tiga kecamatan yang dikunjungi, yakni Posko Darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu. Serta, tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) atau mahasiswa dari luar negeri di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Desa Kambingan, Kacamatan Cerme.

Di dua posko darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu  berbincang langsung dengan  para desa untuk mensosialisasikan penanganan pertama terpapar Covid-19. Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak kepala desa proaktif. Melapor dan mendata warga yang terpapar covid-19. Langkah pertama adalah ke puskesmas, untuk mendapatkan diagnosa. Jika kategori ringan bisa melakukan isolasi mandiri atau dilarikan ke Stadion Gelora Joko Samudro, termasuk kategori sedang langsung dibawa ke stadion yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas itu. 

Jika pasien masuk dalam kategori berat, petugas akan merujuk ke rumah sakit pasien Covid-19 rujukan. “Desa harus proaktif. Kalau ada warga mau jemput bola. Bawa ke puskesmas. Nanti, puskesmas yang melakukan diagnosa dan memutuskan pasien harus di bawa kemana,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Dalam roadshow di Kecamatan Kedamean dan Cerne di hari libur kerja ini, Gus Yani didampingi Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Slamet Riyadi, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Muhammad Zainul Arifin, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. 

Gus Yani melanjutkan penanganan medis Covid-19 di buka 10 puskesmas tersebar di utara dan selatan. Lima puskesmas khusus ibu hamil total ada15.  “Gresik memiliki 32 puskesmas kita buka 15. kenapa kok 15 ? Agar puskesmas yang lain bisa membantu puskesmas yang buka,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sepuluh puskesmas menangani Covid-19 adalah puskesmas Mentaras di Kecamatan Dukun ;  Ujungpangkah ; Sidayu ; Manyar, dan  Kebomas. Kemudian, puskesmas Benjeng, Dapet  dan Kesamben Kulon (Kedamean) serta  Driyorejo dan Menganti. 
Sedangkan lima puskesmas untuk menangani pasien ibu hamil yang terpapar Covid-19 adalah puskesmas Bungah ; Alun-alun Gresik ; Cerme ; Menganti dan Wringinanom. Puskesmas yang tidak masuk dalam penanganan Covid-19 akan diperbantukan memperkuat puskesmas yang telah ditunjuk Pemkab Gresik. 

Pemkab Gresik juga memperkuat posko darurat covid-19 bantalan sosial yang tersebar di empat titik di wilayah Gresik daratan dan satu di wilayah Pulau Bawean dengan pengisian tabung oksigen. Kemudian, disiagakan mobil dinas dari Bagian Umum yang disulap menjadi mobil ambulans jenazah Covid-19. 

POSKO SIDAYU : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Camat Sidayu Nuryadi di Posko Darurat pada Sabtu, 24 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Penguatan posko darurat mendapat tambahan kekuatan dari perusahaan di Gresik yang menyumbangkan mobil untuk dijadikan ambulans. Perusahaan PT Yani Putra Raya menyumbang mobil Toyota Vellfire yang sudah dimodif menjadi ambulans. Mobil mewah itu, kata Gus Yani, akan digunakan untuk membantu di empat posko. 
“Ada ambulans dari perusahaan Yani Putra kita pakai manfaat buat masyarakat. Ambulan akan kita kelilingkan dari posko 1 ke posko 4. Ambulans mobile keliling,”terangnya.

Semua bantalan sosial itu berada dibagian hulu. “Dibagian hilir (masyarakat) juga harus diperkuat. Desa harus lebih aktif . Ini namanya bergotong royong berbagi tugas,”kata Gus Yani. Gus Yani berharap desa bisa mengalokasikan anggaran dana desa lebih  maksimal untuk penanganan Covid-19. 

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Gresik Edy Hadiswoyo menambahkan, kepala desa jangan takut mengalokasikan lebih dari 8 persen dana desa. “Selama penggunaan benar untuk penanganan Covid dan tidak di korupsi dijamin tidak akan berimbas hukum,”tegasnya. Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainul Arifin setali tiga uang dengan Kepala Inspektorat Edy Hadiswoyo. 

Setelah dari Posko Kedamean, Gus Yani menuju rusunawa di Cerme lalu melanjutkan ke Sidayu. Di Sidayu ini, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah turut hadir bertemu dengan kepala desa dari kecamatan Sidayu, Dukun, Panceng dan Ujungpangkah. (yad)

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid Selengkapnya
Karantina

Nyaman, Bisa Pilih Kamar Lagi, Rumah Flat untuk Karantina PMI dan Mahasiswa


GRESIK,1minute.id – Nandia terlihat semringah. Mahasiswa di Taiwan asal Gresik itu tidak menyangka bisa bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Desa Kambingan, Kecamatan Cerme, Gresik pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Nandia adalah satu dari delapan orang yang menjalani karantina di rumah flat tersebut. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menjadikan rumah bertingkat berkapasitas 168 orang menjadi tempat singgah sementara bagi mahasiswa dan tenaga migran Indonesia (PMI) pulang dari luar negeri. Penghuni bisa memilih kamar sendiri. 

Sebelumnya tempat isolasi mahasiswa dan PMI dipusatkan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Seiiring peningkatan kasus baru Covid-19 sebulan belakangan ini, Pemkab Gresik meningkatkan status stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu sebagai rumah sakit lapangan indoor. Pasien terpapar Covid-19 kategori ringan ditempatkan di lantai III. Sedangkan, pasien kategori sedang di lantai II yang dilengkapi oksigen medis.

Sekitar pukul.12.30 Gus Yani, Kasdim 0817 Gresik Mayor Slemet Riadi, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Muhammad Zainal Arifin tiba di rumah flat Desa Kambingan. Mereka disambut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukinan (Perkim) Gresik Achmad Washil Mifrahul Rachmad, dan muspika Cerme.

AMAN : (kanan) Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Nandia, mahasiswa di Taiwan asal Gresik yang sedang menjalani karantina di rusunawa Kambingan, Kecamatan Cerme, Gresik pada Sabtu, 24 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab -Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat kondisi kamar dan berdialog langsung dengan penghuni di rumah flat itu. Bahkan, Gus Yani berdialog dengan penghuni cukup dekat. “Ini kami sedang sama Mbak Nandia, asli GKB dari kuliah di Taiwan yang hari ini pulang. Kita karantina dulu,”kata Gus Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, tempat untuk karantina ini bagus dan representatif. Bahkan, segala fasilitas tersedia, sehingga nyaman. “Kami siapkan untuk tempat karantina kepulangan saudara kita yang bekerja atau kuliah di luar negeri. Kami pastikan agar mereka sehat ketika kembali ke keluarga,” katanya.

Gus Yani menyatakan, pemerintah daerah menyiapkan 42 ruangan untuk karantina. Satu ruangan bisa dipakai empat orang. Sehingga, seluruh ruangan bisa dimanfaatkan 168 orang. Ia menyebut sebelum dikarantina di daerah, para warga yang datang dari luar negeri ini sudah menjalani sekrening mulai sampai dari Bandara Juanda. Kemudian, dikarantina beberapa hari oleh Pemprov Jatim. Jika hasil positif langsung isolasi di Surabaya. 

“Kita terima sudah negatif, namun kami tetap sediakan tempat karantina. Kita ngak lepas, sebelum pulang disekrening lagi, pulang pasti sehat. Dan dipastikan bebas dari Covid,”tegasnya. Nandia mengaku fasilitas tempat karantina di rumah flat sangat memadai. “Enak dan nyaman,”kata Nandia sambil membetulkan letak kacamatanya. (yad)

Nyaman, Bisa Pilih Kamar Lagi, Rumah Flat untuk Karantina PMI dan Mahasiswa Selengkapnya

Posko PPKM Darurat dapat Amunisi Tambahan 170 Personel dari Tim PKH


GRESIK,1minute.id – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 memasuki hari ketiga pada Jumat, 23 Juli 2021. Menyisakan waktu dua hari lagi. Masa injury time di lima hari menentukan di masa PPKM Jawa-Bali level 4, Pemkab Gresik mendapat tambahan amunisi baru untuk memperkuat posko PPKM Darurat.

Amunisi baru adalah, bergabungnya 170 anggota tim program keluarga harapan (PKH) di Posko PPKM Darurat yang dibentuk Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berkalaborasi dengan badan atau lembaga amil zakat (BAZ/LAZ). Mereka akan ditempatkan di lima posko yang telah berdiri beberapa waktu lalu itu. 
Koordinator PKH Gresik Lestari Widodo mengatakan, kehadiran 170 personel tenaga pendamping PKH di masing-masing Posko PPKM Darurat merupakan bagian dari panggilan jiwa dan pengabdian penuh kepada masyarakat.

“KIta siagakan 161 orang unsur SDM PKH dan  9 orang dari unsur Dinsos. Kehadiran SDM PKH Gresik dalam aksi penjagaan pada setiap posko bagian keterpanggilan jiwa mengabdi sebagai bagian dari pemberdaya sosial,” katanya.

Tugas para personel pendamping PKH tidak hanya menjaga posko saja. Tetapi juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait penanganan kepada masyarakat,  melayani warga yang Isoman atau sakit maupun warga yang datang ke Posko. Mereka juga membantu pendistribusian bantuan.

“Peran SDM PKH melakukan koordinasi pada stakeholder. Maupun menyampaikan warga binaan yang sakit atau isoman pada pihak Posko, agar bersama-sama untuk dilakukan penanganan dengan cepat,”tandasnya.
Setiap harinya, lanjut dia, pihaknya telah mengatur jadwal piket bagi seluruh tenaga pendamping PKH se-Kabupaten Gresik. Masing-masing posko akan dikerahkan sebanyak 20 orang dari unsur pendamping pemberdayaan sosial naungan Kementerian Sosial (Kemensos ) ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengunjungi Posko PPKM Darurat di halaman kantor Kecamatan Cerme menyatakan terimakasih atas kontribusi dan dedikasi yang diberikan para pendamping pemberdayaan sosial PKH untuk membantu para tenaga yang bertugas di Posko Darurat Covid-19 Gresik.

“Semoga tenaga anda ini bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat dengan memperkuat tenaga yang ada di Posko Covid,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 22 Juli 2021. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ke Posko PPKM Darurat untuk rapat koordinasi dengan camat, kepala desa dari kecamatan Cerme, Benjeng, Duduksampeyan dan Balongpanggang.
Gus Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (yad)

Posko PPKM Darurat dapat Amunisi Tambahan 170 Personel dari Tim PKH Selengkapnya

Perkuat Posko PPKM, Bupati Siapkan Layanan Refill Oksigen

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan memperkuat fungsi  Posko PPKM Darurat. Posko kalaborasi dengan badan dan lembaga amil zakat (BAZ/LAZ)  dilengkapi pelayan refill oksigen secara gratis.

“Pak Saya mau refill oksigen. Monggo! Gratis,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (rakor) penanangan Covid-19 di Posko PPKM Darurat di Kecamatan Cerme pada Kamis, 22 Juli 2021.

Rakor dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , camat dan kepala desa dari Kecamatan Cerme, Benjeng, Duduksampeyan dan Balongpanggang. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, pihaknya saat ini sedang memesan peralatan untuk memindahkan oksigen ke tabung kosentrator untuk kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, refill oksigen, pemkab Gresik juga berupaya untuk mendapatkan tabung oksigen dari sejumlah institusi. Pemkab juga menerima pinjaman tabung oksigen dari perusahaan industri maupun lembaga pendidikan kejuruan. “Jumlah tabungan oksigen terus bertambah,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gerakan pengumpulan tabung oksigen diluncurkan oleh Gus Yani pada Senin lalu, 19 Juli 2021. Saat itu, partasipasi perusahaan dan lembaga pendidikan kejuraan bisa dihitung dengan jari baru terkumpul 50-an tabung oksigen. Tabung oksigen pinjaman itu sebagian besar berukuran 6 meter kubik (M³). “Jumlah tabung oksigen pinjaman terus bertambah. Satu atau dua setiap harinya,”kata Gus Yani. 

Tabung oksigen itu kemudian dilakukan pengisian selanjutkan di distribusikan untuk memperkuat pelayanan di puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.

KELUARGA PASIEN : Seorang dokter berdiskusi dj tenda posko.pelayanan di Puskesmas Kebomas pada Kamis,22 Juli 2021. (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk menambah tempat tidur, Pemkab, mendirikan tenda dengan kapasitas 10 tempat tidur. Tabung oksigen hasil kalaborasi dunia industri dan lembaga pendidikan kejuruan itu distribusikan ke kecamatan tanggap darurat Covid-19. Ada lima puskesmas sebagai garda terdepan penanganangan Covid-19. Lima puskesmas itu, adalah Puskesmas Driyorejo, Menganti, Kebomas, Sidayu dan Ujungpangkah.

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id sejumlah tenda pelayanan telah didirikan Pemkab di halaman puskesmas terisi pasien. Diantaranya, di puskesmas Kebomas. Sejumlah dokter dan paramedis memakai alat pelindung diri (APD) memberikan pelayan medis kepada seorang pasien. Pasien berjenis kelamin laki-laki berumur 31 tahun tinggal  di Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Pasien masuk puskemas pada Rabu malam, 21 Juli 2021. Petugas sempat memberikan oksigen karena pasien sesak nafas.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mewanti-wanti kepada puskesmas darurat untuk tidak menolak pasien.”Penolakan akan membuat psikologi pasien down,”kata Bu Min di Posko PPKM Darurat di Kecamatan Kebomas.

Seperti diberitakan, untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit di Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meningkatkan status Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) menjadi rumah sakit lapangan untuk pasien ringan dan sedang. Sebelumnya hanya untuk pasien Covid-19 kategori ringan.

Lantai dua untuk pasien sedang dilengkapi dengan oksigen. Sedangkan, lantai tiga untuk pasien ringan. Total kapasitasnya 500 tempat tidur. Selain rumah sakit lapangan juga mendirikan lima denda perawatan di puskesmas. Harapannya, 17 rumah sakit rujukan bisa melayani pasien dan ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19. (yad)

Perkuat Posko PPKM, Bupati Siapkan Layanan Refill Oksigen Selengkapnya