Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan

GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tetap muka (PTM) untuk siswa SD dan SMP sederajat dimulai Senin, 19 April 2021. PTM kali pertama sejak pagebluk corona Maret 2020 itu. Tahap awal PTM untuk siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan mengikuti ujian sekolah. Ujian sekolah utama ini dilakukan secara bergelombang. Maksimal kapasitas siswa dalam kelas 50 persen.

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik juga komandan Satgas Covid-19 Gresik menggelar rapat evaluas i di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 16 April 2021.

Rapat evaluasi dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini, Bupati Fandi Akhmad Yani berharap PTM tidak hanya siswa SD dan SMP. Bila, memungkin  juga disegerakan PTM untuk jenjang taman kanak-kanak dan pendidikan usia dini (TK-PAUD).

“Diknas lakukan kajian agar mensegerakan juga pemberlakukan PTM untuk TK dan PAUD,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini Wabup Aminatun Habibah pada Jumat, 16 April 2021.

Selain evaluasi persiapan PTM, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada peserta rakor untuk mengevaluasi kembali Peraturan Bupati (Perbup) Gresik nomor 50/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gresik. Perbup itu ditetapkan pada 3 Desember 2020.

“Saya harap Perbup 50/2020 tersebut disesuaikan dengan keadaan saat ini yang sedang berlaku di Kabupaten Gresik. Misalnya tentang larangan yang ada di perbup tersebut bahwa siswa dilarang naik kendaraan umum, guru luar Gresik dilarang mengajar,”kata Gus Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini.

Bupati meminta agar semua yang hadir memberikan solusi yang paling aman dan tidak beresiko. Pengaturan jam belajar, kapasitas murid serta durasi pembelajaran setiap minggu juga dipastikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya ijin pernyataan tertulis dari orang tua murid maupun dari pihak komite sekolah.

Berdasar evaluasi Dinas Pendidikan (Dispendik) masih ada sekolah yang belum melengkapi sarana dan prasarana PTM, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah meminta Dispendik untuk melakukan pendampingan. “Jadi sekolah yang belum siap tersebut tetap memulai pembelajaran tatap muka didampingi oleh pihak Diknas,”kata Bupati Gus Yani.  

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap semua pihak membantu agar semua sekolah SD dan SMP bisa semuanya memulai PTM pada Senin besok. “Bila ada sekolah yang masih belum siap dan belum memenuhi syarat agar dibantu seoptimal mungkin,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. (yad)

Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan Selengkapnya

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching “Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Gresik Mandiri Berkarya” di kafe Mustika Rasa Jalan Tri Dharma, Gresik pada Rabu petang, 14 April 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan program kalaborasi dinas perizinan, dinas kesehatan dan diskoperindag ini dibuat untuk penguatan UMKM di Gresik. 

“Pada akhirnya diharapkan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi di Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 14 April 2021.

Data 1minute.id , jumlah pengangguran di Kota industri-sebutan lain-Gresik sekitar 8 persen. Lebih tinggi prosentase nasional sebesar 7 persen dan Jawa Timur 5 persen.  Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan menjadi salah satu prioritas Program Nawa Karsa , Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Anggota Komisi XI DPR RI Sarmuji mengatakan komisinya yang membidangi perekonomian dan keuangan akan menjembatani , agar UMKM Gresik bisa go nasional bahkan go internasional.

“Syaratnya, siapkan dan rapikan data tentang UMKM. Nanti kita kalaborasikan dengan bank Indonesia melalui digitalisasi UMKM,”kata Sarmuji.

Launching 1000 UMKM untuk Gresik Mandiri Berkarya ini dihadiri Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Serta,  Plh Kepala Balai Besar POM Surabaya Puryani.

Sebelum launching, 50 perwakilan UMKM menjalani pelatihan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, sangat mendukung program Pemkab Gresik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gresik . “Terwujudnya Nawa Karsa, Gresik akan semakin maju,”kata alumnus Akpol 2021. (yad)

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan Selengkapnya

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP

GRESIK,1minute.id – Single identitas untuk semua pelayanan terus diupayakan pemerintah. Antara lain, pelayanan kesehatan dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang terdapat di kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  terus mengupayakan capai cakupan pelayanan atau universal health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Gresik. Artinya, pada saatnya nanti masyarakat Gresik dapat menikmati layanan Kesehatan hanya dengan Kartu Tanda Penduduk.

Rabu pagi tadi, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pematangan program itu dengan mengundang pimpinan BPJS Gresik, pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Gresik dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta disaksikan oleh perwakilan DPRD Gresik. 

Rapat tersebut merundingkan kebijakan Bupati di bidang Kesehatan yang sangat ditunggu masyarakat Gresik tersebut.“Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selain menjadi program prioritas, Kami ingin di era Gresik Baru jumlah angka kemiskinan menurun dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pelayanan Kesehatan,” katanya pada Rabu,14 April 2021.

Bupati berharap, UHC ini ada inovasi dari seluruh peserta rapat dan tidak hanya mengandalkan APBD dalam pembiayaannya. “Sebagai kabupaten industri, kami berharap agar ada optimalisasi dari semua pihak. Baik dari dunia industri dan swasta, pihak rumah sakit dan pelayanan kesehatan di Gresik atau dari program yang lain untuk optimalisasi dalam percepatan program UHC ini,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani serius.

Kepala Cabang BPJS Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan jumlah kepesertaan BPJS kesehatan masyarakat Gresik 77,28 persen. Ada peningkatan dari beberapa minggu sebelumnya yang hanya 74 persen. Untuk pembayaran klaim selama 8 bulan terakhir  2020 sebesar Rp 421 miliar, sedangkan jumlah pemasukan iuran peserta selama setahun sebesar Rp 435 miliar.  

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap BPJS juga semakin meningkat. Hal ini sesuai komitmen kami bersama seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan kami untuk tidak melakukan pungutan kepeda peserta BPJS dan tidak diskriminasi dalam layanan,”ujar Tutus.

Menanggapi kepesertaan BPJS masyarakat Gresik meskipun ada peningkatan, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno prihatin. 

Menurut Sekda prosentase kepesertaan BPJS masyarakat Gresik masih dibawah rata-rata prosentase Provinsi Jawa Timur yang mencapai 80,25 persen. “Kami berharap kedepan jumlah masyarakat Gresik yang tercover BPJS akan terus meningkat,” harapnya. (yad)

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP Selengkapnya

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agama menetapkan awal bulan Suci, Ramadan pada Selasa besok, 13 April 2021. Umat muslim di Kota Santri, Gresik menyambut suka cita. Mereka memenuhi masjid dan musala untuk salat terawih pertama.

Pantauan 1minute.id di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ratusan jamaah mengikuti salat terawih pertama Ramadan. Pengurus masjid berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan untuk mencegah persebaran corona virus disease 2019.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih Selengkapnya

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok

GRESIK,1minute.id – Marhaban ya Ramadan. Bulan Suci Ramadan yang ditunggu umat muslim telah tiba. Dua orang perukyat Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik di Bukit Condrodipo menyatakan melihat hilal. 

Terlihatnya hilal itu awal puasa Ramadan diputuskan Selasa besok, 13 April 2021.
Dua orang perukyat itu adalah Haji M. Inwanuddin, 45, perwakilan Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan Kiai Haji Asyhari, 55, dari Surabaya mengaku melihat hilal pada pukul 17.30 dan 17.32 di ketinggian 3 derajat.

Sejak pagi tim rukyatul hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik melakukan pengamatan dari Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Sejumlah peralatan teropong bintang dipasang. Untuk melakukan pengamatan benda di angkasa. 

Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik Muchyiddin el Hasan membenarkan ada dua perukyat yang berhasil melihat hilal. Dengan posisi azimut di sisi selatan dan ketinggiannya tiga derajat.

“Hasil rukyatul hilal ini akan dikirimkan ke PWNU untuk kemudian dilanjutkan ke pusat sebagai pertimbangan sidang isbat,”kata Muchyiddin. LF PCNU Gresik, tambahnya, terlebih dulu menyerahkan hasil rukyatul hilal kepada Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  kemudian diserahkan kepada hakim pengadilan agama (PA) Gresik untuk disidangkan.

Sidang isbat  dipimpin Ketua PA Gresik Sugiri Permana itu memutuskan bahwa terlihat hilal dari Balai Rukyat NU Bukit Condrodipo. Dari dua perukyat, hasil yang diperoleh hilal tampak dengan ketinggian tiga derajat.

Pelaksanaan rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah digelar pada 29 Syakban bertepatan hari Senin, 12 April 2021 itu dipantau langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Keduanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan dengan khusyuk.
“Meskipun di Gresik hilal sudah terlihat. Kita tunggu keputusan pusat sebagai bentuk kehati-hatian dan kewaspadaan,”kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mewanti-wanti kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok Selengkapnya

Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer

GRESIK,1minute.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Gresik dilaunching pada Rabu, 7 April 2021. Ada ratusan jenis pelayanan yang bisa dilayani dalam gedung tersebut. Antara lain, pendaftaran nikah oleh kantor urusan agama (KUA) Gresik.

Bahkan, di mal tersebut, disediakan balai nikah. Pasangan Jamin, 58, dan Siti Aisyah, 53, kali pertama menikmati akad nikah dalam gedung MMP dalam kompleks Kantor Bupati Gresik.

Istimewa lagi, akad nikah pasangan duda dan janda asal Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Gresik itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai saksi pernikahan itu. 

BUKU NIKAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan buku nikah kepada mempelai yang menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Jamin memakai setelan jas, sarung dan kopiyah. Sedangkan, Siti Aisyah memakai baju muslim motif batik warna hijau dipadu jilbab warna kuning. Mereka terlihat serasi. Meski, akad nikah itu bukan kali pertama bagi Jamin dan Siti Aisyah.

Namun, Jamin, dalam pernikahan dengan mahar emas 2 gram itu terlihat nderedeg.”Kemejer (nderedeg),”kata Jamin usai akad nikah sambil tersenyum.

Selain Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani, pernikahan Jamin dan Siti Aisyah ini disaksikan langsung oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RD Diah Natalisa, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani dan pejabat lainnya.

MEMPELAI : Jamin dan Siti Aisyah ketika menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Saya senang tapi grogi,”imbuh Jamin. Dalam pernikahan ini, pasangan Jamin dan Siti Aisyah langsung mendapatkan buku nikah. Selain itu, pasutri juga mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan status kawin.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Khusaini,  mempelai setelah mendaftar nikah kemudian mendaftar ke disdukcapil. Pendaftaran semuanya di MPP. “Akad Nikah selesai, pulang langsung bawa KTP,”ujar Khusaini. Keberadaan pelayanan satu atap setidaknya sudah dirasakan Jamin dan Siti Aisyah. (yad)

Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer Selengkapnya

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan perwakilan guru honorer dalam saturahmi dan Sarasehan Pendidikan Forkom GTK – PTK non K-2 se-Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 April 2021.
Bupati memberi target kepada Dinas Pendidikan Gresik agar guru honorer di Gresik menerima surat keputusan (SK) pada tahun ini.

Menurut Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pertemuan dengan tenaga pendidik non ASN ini tidak hanya sekadar sarasehan biasa. Gus Yani berharap pertemuan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati  ini, menghasilkan manfaat khusus bagi guru honorer.

Pertemuan ini adalah bagian dari rembuk akur mendengar harapan dari para guru honorer selama ini kurang mendapat perhatian. Dikatakannya, mulai dari program PPPK, insentif guru dan surat keputusan (SK) yang bisa digunakan oleh guru untuk bisa mendapatkan sertifikasi. 

“Sebelum kepala dinas pendidikan pensiun, saya minta untuk dilakukan kajian hukum sehingga guru honorer bisa mendapatkan sertifikasi,”kata Gus Yani. “Mudah-mudahan ini bisa terlaksana karena kesejahteraan guru merupakan tanggungjawab kami berdua,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin.

Gus Yani berharap kajian bisa cepat kelar sehingga bisa menjadi kado terindah bagi Kadispendik sebelum purna tugas. “Beri kado terindah untuk para guru honorer ini,”seloroh Gus Yani.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, guru di sekolah negeri tidak bisa mendapat sertifikasi karena tidak pernah dapat SK dari Bupati.

“Selama ini tidak menyalahi aturan dan hukum yang berlaku, bupati siap menerbitkan SK bagi teman-teman yang menjadi honorer di sekolah negeri,”tegas Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Guru honorer yang mendapat SK dari kepala daerah berhak mendapatkan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 1,5 juta setiap bulan jika lolos program pendidikan dan pelatihan guru (PPG). Tunjangan sertifikasi ini bersumber dari APBN.

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto mengakui pengabdian guru honorer tidak diragukan lagi. “Meskipun gaji dibawah rata-rata, tetap mengabdi,”terang Arief. (yad)

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer Selengkapnya

Punya Lima Unit sebagian Rusak, Bupati Gresik Usulkan Pengadaan Alat Berat


GRESIK,1minute.id – Pembangunan tetenger yang dibiayai CSR terancam tidak berditeruskan. Pasalnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bakal fokus pengadaan berat. Sebab, pengadaan alat berat, seperti ekskavator dan backhoe lebih urgen untuk melakukan normalisasi kawasan pesisir pantai hingga Kali Lomong.

Mengapa alat berat? Gresik memiliki garis pantai cukup panjang, sejumlah sungai atau waduk penampungan air dangkal. Ancaman banjir di musim hujan, atau kekeringan musim kemarau. 
Pemkab kesulitan untuk melakukan pengerukan karena alat yang dimiliki hanya 5 unit.

Kalah jauh dari Kota Surabaya sudah memiliki 70 alat berat. Di Kota Pahlawan ini, puluhan alat berat itu berasal dari Corporeate System Responsibility (CSR) dari perusahaan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya berencana menambah jumlah alat berat untuk mempercepat menangani keluhan masyarakat, salah satunya normalisasi sungai yang menyebabkan banjir. Rencananya, pengadaan alat berat menggunakan dana dari CSR dari perusahaan.

“Kami cari lewat CSR untuk alat berat, jangan bangun-bangun lagi. Kami cari inovasi dan kami juga akan beli dari APBD kami,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 3 April 2021.

Gus Yani-sapaan akrabnya sudah mendengar sendiri bahwa alat berat yang dimiliki Gresik hanya lima saja. Kondisinnya, tidak semua alat berat berfungsi dengan baik. “Dari segi jumlah, sudah sangat ketinggalan dibandingkan dengan Surabaya, yang memiliki 70 alat berat,”ujar Gus Yani.

Sebagai daerah penyangga Ibu Kota, maka harus mengejar ketertinggalan. Dikatakannya, jika Surabaya sudah berlari, Gresik harus bisa berlari. Bahkan saat serah terima jabatan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mencontohkan kinerja pemerintah harus melompat bukan berlari lagi agar lebih cepat dalam melayani masyarakat.

“Persiapan sambil menunggu MoU penanganan Kali Lamong dengan BBWS, kami juga menambah alat berat kepingin seperti Surabaya alat beratnya 70, kami cuman lima itupun banyak yang rusak,” tegasnya.

Alat berat itu  akan digunakan untuk membantu mempercepat normalisasi Kali Lamong jika Memorandum of Understanding (MoU) sudah diteken oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Pemkab Gresik memang ingin pembagian wewenang lebih dalam menangani Kali Lamong, karena jika hanya menjalani kewajiban membebaskan lahan saja kurang efektif, banjir Kali Lamong masih terus terjadi.

BBWS sendiri baru akan melakukan normalisasi dengan memasang tanggul setelah Pemkab Gresik berhasil membebaskan lahan. Hal inilah yang mendorong meminta adanya MoU agar Pemkab bisa akselerasi menangani Kali Lamong yang sudah menjadi bencana tahunan bahkan semakin parah, ditandai dengan intensitas banjir setiap tahunnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, kebutuhan alat berat cukup mendesak. Namun, kata Gunawan untuk saat ini kebutuhannya berkisar 15 unit. “Kita akan mencoba untuk mencari solusinya, sehingga alat berat bertambah dan menyiapkan operatornya,”kata Gunawan. (yad)

Punya Lima Unit sebagian Rusak, Bupati Gresik Usulkan Pengadaan Alat Berat Selengkapnya

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 atlet sepatu roda Gresik terlihat semringah pada Jumat, 2 April 2021. Mereka senang karena bisa bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di pendapa rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

Bahkan, Bupati Fandi Akhmad Yani memberangkatkan puluhan atlet yang bakal mengingikuti uji tanding kejuaraan provinsi (Kejurprov) sepatu roda di Lumajang pada Sabtu dan Minggu, 3-4 April 2021.

Anak-anak belasan tahun ini anggota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porporosi) Gresik. Putrisia Mutiara Sakti, salah satu atlet sepatu roda berprestasi di Kota Santri. Dia siswa UPT SDN 7 Gresik. Bocah kelahiran 22 Mei 2008 ini sarat prestasi.

Kali terakhir, Putri menyabet juara pertama kejurnas di Bekasi. Perhatian pemerintah membuat mental atlet semakin bergelora. Mereka optimistis bisa mengharumkan nama Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada para atlet agar tetap menjaga nama baik daerah serta berprestasi mendapatkan juara. “Semoga pada kontestasi di Lumajang nanti kalian dapat meraih prestasi setinggi-tingginya,”harap Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Dikatakan Gus Yani, pemerintah daerah akan membantu sepenuhnya pembinaan olah raga di Gresik, termasuk cabor sepatu roda. “Kami sangat komitmen untuk membina dan memajukan olah raga Gresik menuju perubahan yang lebih baik,” imbuh bupati milenial itu.

Sebelum melepas rombongan atlet, Gus Yani juga memberi bekal sejumlah uang kepada para atlet melalui Ketua Umum Pengcab Porserosi Gresik Kapten Arh Sali. Kemudian bekal tersebut diserahkan ke ketua klub sepatu roda yang mengikuti ajang uji tanding di Lumajang.

Pada ajang laga sepatu roda di Lumajang kali ini Gresik mengirim 38 atlet. Mereka akan bertanding di kelas pemula, standart dan speed. Sebagai bentuk kehormatan, atlet sepatu roda Gresik yang akan mengikuti tanding Kejurprov di Lumajang diberangkatkan Gus Yani. (yad) 

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda Selengkapnya

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembelajaran tatap muka terus dimatangkan. Rencananya, Wakil Bupati Gresik Aminatun akan bertemu dengan semua stakeholder untuk membahas rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin nanti, 5 April 2021.

Pembelajaran tatap muka mulai serius dibahas, seiring perkembangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menunjukkan tren berkurang. Gresik yang semula zona merah kini masuk zona kuning. 

Selain itu, sudah ada Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Dalam panduan PTM antara lain, jarak antarsiswa dalam kelas 1,5 meter, maksimal 18 siswa dalam kelas atau 50 persen dari kapasitas kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim membebas sekolah untuk memecahan rombel di kelas. Bisa dua kali atau tiga rombel.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab terus mematangkan rencana PTM. “Senin depan , Bu Min akan melakukan pertemuan membahas PTM,”kata Gus Yani dan dibenarkan Aminatun Habibah pada Kamis, 1 April 2021. “Kita akan fokus pendidikan dulu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Selengkapnya