Punya Lima Unit sebagian Rusak, Bupati Gresik Usulkan Pengadaan Alat Berat


GRESIK,1minute.id – Pembangunan tetenger yang dibiayai CSR terancam tidak berditeruskan. Pasalnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bakal fokus pengadaan berat. Sebab, pengadaan alat berat, seperti ekskavator dan backhoe lebih urgen untuk melakukan normalisasi kawasan pesisir pantai hingga Kali Lomong.

Mengapa alat berat? Gresik memiliki garis pantai cukup panjang, sejumlah sungai atau waduk penampungan air dangkal. Ancaman banjir di musim hujan, atau kekeringan musim kemarau. 
Pemkab kesulitan untuk melakukan pengerukan karena alat yang dimiliki hanya 5 unit.

Kalah jauh dari Kota Surabaya sudah memiliki 70 alat berat. Di Kota Pahlawan ini, puluhan alat berat itu berasal dari Corporeate System Responsibility (CSR) dari perusahaan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya berencana menambah jumlah alat berat untuk mempercepat menangani keluhan masyarakat, salah satunya normalisasi sungai yang menyebabkan banjir. Rencananya, pengadaan alat berat menggunakan dana dari CSR dari perusahaan.

“Kami cari lewat CSR untuk alat berat, jangan bangun-bangun lagi. Kami cari inovasi dan kami juga akan beli dari APBD kami,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 3 April 2021.

Gus Yani-sapaan akrabnya sudah mendengar sendiri bahwa alat berat yang dimiliki Gresik hanya lima saja. Kondisinnya, tidak semua alat berat berfungsi dengan baik. “Dari segi jumlah, sudah sangat ketinggalan dibandingkan dengan Surabaya, yang memiliki 70 alat berat,”ujar Gus Yani.

Sebagai daerah penyangga Ibu Kota, maka harus mengejar ketertinggalan. Dikatakannya, jika Surabaya sudah berlari, Gresik harus bisa berlari. Bahkan saat serah terima jabatan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mencontohkan kinerja pemerintah harus melompat bukan berlari lagi agar lebih cepat dalam melayani masyarakat.

“Persiapan sambil menunggu MoU penanganan Kali Lamong dengan BBWS, kami juga menambah alat berat kepingin seperti Surabaya alat beratnya 70, kami cuman lima itupun banyak yang rusak,” tegasnya.

Alat berat itu  akan digunakan untuk membantu mempercepat normalisasi Kali Lamong jika Memorandum of Understanding (MoU) sudah diteken oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Pemkab Gresik memang ingin pembagian wewenang lebih dalam menangani Kali Lamong, karena jika hanya menjalani kewajiban membebaskan lahan saja kurang efektif, banjir Kali Lamong masih terus terjadi.

BBWS sendiri baru akan melakukan normalisasi dengan memasang tanggul setelah Pemkab Gresik berhasil membebaskan lahan. Hal inilah yang mendorong meminta adanya MoU agar Pemkab bisa akselerasi menangani Kali Lamong yang sudah menjadi bencana tahunan bahkan semakin parah, ditandai dengan intensitas banjir setiap tahunnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, kebutuhan alat berat cukup mendesak. Namun, kata Gunawan untuk saat ini kebutuhannya berkisar 15 unit. “Kita akan mencoba untuk mencari solusinya, sehingga alat berat bertambah dan menyiapkan operatornya,”kata Gunawan. (yad)

Punya Lima Unit sebagian Rusak, Bupati Gresik Usulkan Pengadaan Alat Berat Selengkapnya

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 atlet sepatu roda Gresik terlihat semringah pada Jumat, 2 April 2021. Mereka senang karena bisa bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di pendapa rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

Bahkan, Bupati Fandi Akhmad Yani memberangkatkan puluhan atlet yang bakal mengingikuti uji tanding kejuaraan provinsi (Kejurprov) sepatu roda di Lumajang pada Sabtu dan Minggu, 3-4 April 2021.

Anak-anak belasan tahun ini anggota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porporosi) Gresik. Putrisia Mutiara Sakti, salah satu atlet sepatu roda berprestasi di Kota Santri. Dia siswa UPT SDN 7 Gresik. Bocah kelahiran 22 Mei 2008 ini sarat prestasi.

Kali terakhir, Putri menyabet juara pertama kejurnas di Bekasi. Perhatian pemerintah membuat mental atlet semakin bergelora. Mereka optimistis bisa mengharumkan nama Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada para atlet agar tetap menjaga nama baik daerah serta berprestasi mendapatkan juara. “Semoga pada kontestasi di Lumajang nanti kalian dapat meraih prestasi setinggi-tingginya,”harap Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Dikatakan Gus Yani, pemerintah daerah akan membantu sepenuhnya pembinaan olah raga di Gresik, termasuk cabor sepatu roda. “Kami sangat komitmen untuk membina dan memajukan olah raga Gresik menuju perubahan yang lebih baik,” imbuh bupati milenial itu.

Sebelum melepas rombongan atlet, Gus Yani juga memberi bekal sejumlah uang kepada para atlet melalui Ketua Umum Pengcab Porserosi Gresik Kapten Arh Sali. Kemudian bekal tersebut diserahkan ke ketua klub sepatu roda yang mengikuti ajang uji tanding di Lumajang.

Pada ajang laga sepatu roda di Lumajang kali ini Gresik mengirim 38 atlet. Mereka akan bertanding di kelas pemula, standart dan speed. Sebagai bentuk kehormatan, atlet sepatu roda Gresik yang akan mengikuti tanding Kejurprov di Lumajang diberangkatkan Gus Yani. (yad) 

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda Selengkapnya

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembelajaran tatap muka terus dimatangkan. Rencananya, Wakil Bupati Gresik Aminatun akan bertemu dengan semua stakeholder untuk membahas rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin nanti, 5 April 2021.

Pembelajaran tatap muka mulai serius dibahas, seiring perkembangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menunjukkan tren berkurang. Gresik yang semula zona merah kini masuk zona kuning. 

Selain itu, sudah ada Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Dalam panduan PTM antara lain, jarak antarsiswa dalam kelas 1,5 meter, maksimal 18 siswa dalam kelas atau 50 persen dari kapasitas kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim membebas sekolah untuk memecahan rombel di kelas. Bisa dua kali atau tiga rombel.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab terus mematangkan rencana PTM. “Senin depan , Bu Min akan melakukan pertemuan membahas PTM,”kata Gus Yani dan dibenarkan Aminatun Habibah pada Kamis, 1 April 2021. “Kita akan fokus pendidikan dulu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Selengkapnya

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Hari ini, genap sebulan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Sejumlah gebrakan telah dilakukan di program 99 hari kerja Nawa Karsa.Program untuk mewujudkan “Gresik Baru”.

Namun, duet Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama itu belum sreg akan kinerja anak buahnya. Antara lain, pelayanan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta -dulu bernama- PDAM Giri Tirta itu.

Indikatornya netizen masih menyoroti buruknya kinerja perusahaan yang dipimpin oleh Siti Aminatus Zariyah itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dihadapan Kajari Gresik Heru Winoto, kepala seksi kejari Gresik dan para kepala cabang Giri Tirta mengaku baru ngeh di struktur organisasi Perumda ada kepala cabang.

“Artinya, struktur organisasinya gemuk. Seharusnya dibarengi layanan lebih maksimal,”sentil Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 April 2021. Gus Yani meminta komitmen para kepala cabang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

“Apakah anda semua untuk berubah?”tanya Gus Yani dan dijawab siap secara bersamaan. “Mudah-mudahan bisa berubah. Dan ini terus menjadi evaluasi,”imbuh Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Kehadiran direksi dan jajaran pimpinan cabang untuk menyaksikan MoU pendampingan Hukum antara Perumda Giri Tirta dan Kejaksaan Negeri Gresik yang dilakukan Direktur Utama Siti Aminatus Zariyah dengan Kajari Gresik Heru Winoto.

Dirut Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah meminta kepada seluruh pegawainya untuk lebih kerja keras. Melakukan inovasi, sinergitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (yad)

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta Selengkapnya

Gresikpedia dan Gresik Akas 112 Diluncurkan, Respon Lambat Lapor Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak menginginkan peluncuran layanan pengaduan masyarakat berbasis android sekadar serenomial.

Bupati Fandi Akhmad Yani meminta operator pengaduan untuk merespon cepat setiap pengaduan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengakuntidak segan-segan mengevaluasi jika ada respon lambat.

“Respon lambat akan kami evaluasi, mudah-mudahan Saya yang mencoba kalau lambat. Biar ada yang kontrol terus. Jadi kalau ada respon lambat tinggal mengadu saja jadi bahan evaluasi kita,”tegas Bupati Gresik termuda itu pada Rabu, 31 Maret 2021.

Gus Yani menjelaskan Gresikpedia dan Gresik Akas 112 memberikan ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat tidak menjadi jauh. Menjadi dekat, mudah akses layanan di era digitalisasi. “Kami yakin Gresik smart city akan kami wujudkan, sebentar lagi kami akan kumpulkan seluruh dinas akan saya datangi satu persatu,”ucapnya.

Untuk diketahui, selain Gresikpedia, Gresik Akas 112, ada aplikasi Apalan untuk pengaduan jalan rusak di Gresik. Gus Yani menyebut, respon pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat.

“Ada aplikasi Apalan, ada anggota dewan nyepet dijalan itu bagian kreativitas tidak apa-apa, yang penting kita aduan terbuka akuntabel transparan dan cepat responsif. Kita berbenah terus, mudah-mudahan Gresik Smart City dirasakan. Ada anggota DPRD pesimis, Saya dan Bu Min (Wabup Gresik Aminatun Habibah,Red) optimis ada anggota DPRD pesimis karena dia kolonial,”tutupnya. (yad)

Gresikpedia dan Gresik Akas 112 Diluncurkan, Respon Lambat Lapor Bupati Gresik Selengkapnya

Tidak Ribet Lagi, Bupati Gresik Luncurkan Layanan Masyarakat Berbasis Android Gresikpedia dan Gresik Akas Call Center 112


GRESIK,1minute.id – Masyarakat Gresik kini tidak perlu ribet bila membutuhkan bantuan maupun informasi tentang Kota Santri. Di luar maupun dalam rumah. Karena semua ada dalam genggaman, smartphone.

Caranya, mengunduh aplikasi Gresikpedia akan mendapatkan informasi up to date tentang Gresik. Sedangkan, pelayanan pengaduan cukup tekan 112 bebas pulsa. 

Gresikpedia dan Gresik Akas 112 adalah bagian dari program kerja 99 hari Nawa Karsa Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Mengusung semangat perubahan pemerintahan ‘Gresik Baru’, Gus Yani sapaan akrabnya di era digitalisasi harus menjadi wadah untuk dekat dengan masyarakat. Mempermudah layanan masyarakat. 

“Aplikasi Gresikpedia dan Gresik Akas 112 bukanlah sekadar seremonial. Harus memiliki strategi khusus,”kata Gus Yani pada Rabu,31 Maret 2021. Gresikpedia dan Gresik Akas 112 memberikan ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat tidak menjadi jauh. Menjadi dekat, mudah akses layanan di era digitalisasi. 

“Kami yakin Gresik smart city akan kami wujudkan, sebentar lagi kami akan kumpulkan seluruh dinas akan saya datangi satu persatu,” ucapnya. Layanan komunikasi masyarakat bisa semakin dekat, semakin mudah bisa langsung. Gus Yani mencontohkan seperti layanan di Surabaya hanya 10 menit.

“Kami harus punya target, ketika ada kontak 112 langsung responsif. Ini harus cek langsung tidak hanya selesai di seremonial. Mungkin kita baru mulai ada kelanjutan bahkan di kabupaten atau kota lain sudah siap, saya tidak mau pesimis,”tegasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Gresik Budi Raharjo mengatakan para ASN di Gresik diajak untuk menginstal aplikasi Gresikpedia. 
“Aplikasi berbasis android one portal, one acces, aplikasi ini di download di android. Untuk iPhone menggunakan browser,” kata dia.

Sedangkan Gresik Akas 112 merupakan nomor telepon darurat atau hal-hal lain yang berkaitan pertolongan selama 24 jam. “Ada tiga sif bagian sistem panggilan nasional darurat di Indonesia,”terangnya.

Diketahui dalam Gresikpedia pemkab berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mengembangkan Gresikpedia sebagai media sinkronisasi data dan integrasi sistem informasi menuju sistem satu data rujukan terpadu yang dapat diakses oleh semua. One data, one portal, and open access.

Gresik Akas 112 yang ditunjang berbagai kanal multiplatform (Suara Gresik, Lapor.go.id, dan platform media sosial). Kanal multiplatform ini menjadi pintu terbuka bagi seluruh masyarakat Gresik untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, saran, kritik dan berbagai tanggapan terhadap pembangunan maupun pelaksanaan pelayanan di Gresik. (yad) 

Tidak Ribet Lagi, Bupati Gresik Luncurkan Layanan Masyarakat Berbasis Android Gresikpedia dan Gresik Akas Call Center 112 Selengkapnya

Bangkitkan Ekonomi, Bupati Gresik Launching Ajak Sentra Tanaman Hias Banyuurip

GRESIK,1minute.id – Sektor pariwisata untuk mendongkrak perekomian mulai digarap serius duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Diantaranya, melaunching Sentra Tanaman Hias Tropis di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021.

Sebanyak 1.439 show room tersebar di tiga desa dan tiga kecamatan yakni Kedamean, Driyorejo, Wringinanom. Panjangnya 17 kilometer. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pontensi sentra tanaman hias tropis ini sungguh luar biasa.

Selama ini, kawasan ini masih dikelola pemerintah desa (Pemdes). Peran pemerintah masih belum signifikan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengusulkan petani di kawasan sentral tanaman hias tropis ini akan difasilitasi masuk BPJS tenaga kerja.

“Sudah kami minta desa untuk mendata para petaninya,”katanya.
Terkait pemenuhan ketersediaan ruang terbuka hijau di perusahaan atau perkantoran, Gus Yani, menghimbau untuk belanja pohon di sentra tanaman hias ini. “Tidak perlu jauh-jauh disini begitu banyak tanaman hias,”tegasnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah , Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir melihat dan membeli hasil panen warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Selain itu, Pemkab Gresik mewacanakan kawasan ini sebagai tempat pariwisata minat khusus tanaman hias. Pemkab, tambahnya, akan mengkomunikasi pihak ketiga. 

“Pemerintah menjadi marketing untuk mengenalkan kawasan ini sehingga bisa menjadi kawasan wisata,”kata Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Gus Yani mengatakan, masa pandemi sektor pariwisata agak turun. Upaya pemerintah menggeber pelaksanaan vaksinasi diharapkan kedepan pariwisata pulih kembali. “Launching ini bagian dari pemulihan ekonomi,”kata alumnus Unair Surabaya ini.

Gus Yani mengingatkan masyarakat bahwa  pemerintah telah melarang mudik lebaran. “Lebaran tidak mudik bisa jalan-jalan ke sentra tanaman hias disini,”katanya. (*)

Bangkitkan Ekonomi, Bupati Gresik Launching Ajak Sentra Tanaman Hias Banyuurip Selengkapnya

Simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Lancar Dihadiri Ketua Bhayangkari Jatim

GRESIK,1minute.id – SimulasI pembelajaran tatap muka dilakukan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Simulasi disaksikan langsung Ketua Bhayangkari Jatim Ny Ulli Nico Afinta pada Selasa, 30 Maret 2021.

Dalam sosialisasi siswa sekolah luar biasa berlokasi di Jalan Randuagung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu wajib melewati bilik sanitizer, cuci tangan, memakai masker dan melepas sepatu untuk ganti sandal yang disediakan oleh sekolah dalam naungan Bhayangkari Polres Gresik itu.

Setelah itu, siswa masuk ke kelas. Jumlah siswa dalam satu kelas ada dua hingga empat siswa. Selain, kegiatan belajar mengajar, siswa juga mengikuti belajar mengaji di musala dalam kompleks SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik itu.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jatim Ully Nico Afinta dan Ketua Bhayangkari Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto dalam simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Simulasi PTM ini dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.

Sehari sebelumnya, Senin 29 Maret 2021, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Inanda Arief Fitrianto mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk menyambut PTM di lembaga pendidikan yang dinaunginya itu.

Nantinya, proses pembelajaran akan mendapatkan pengawasan dan pengawalan, serta memfasilitasi pengobatan bagi tenaga pendidik dan peserta didik yang terdampak Covid-19. “Kami juga membentuk Tim Satgas Covid-19 sekolah,”ujarnya pada Senin, 29 Maret 2021.

Protokol kesehatan ditrerapkan ketat, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Melewati bilik sterilisasi dan membawa peralatan ibadah pribadi. Dan sejumlah standar operasional prosedur (SOP) lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Ketua Bhayangkari Gresik Inanda Arief Fitrianto dengan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik sedang mengaji di TPQ sekolah pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan persiapan pembukaan sekolah tatap muka SLB Kemala Bhayangkari 2 di Aula Mapolres Gresik. Bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Pasiter Kodim 0817/Gresik, Kapten Inf Siari beberapa kesiapan protokol kesehatan dipaparkan.

“Kami melaporkan kesiapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka kepada Bupati. Namun pelaksanaan dimulai kapan menunggu satgas covid. Kami hanya memaparkan kesiapan, bahwa kami sudah siap,” ucapnya.

Alumnus Akpol 2001 ini menerangkan sudah ada surat persetujan pelaksanaan PTM. Mulai dari guru, wali murid, SOP telah disiapkan. Mulai dari tempat mencuci tangan, thermo gun dan protokol kesehatan lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sebelum pelaksanaan PTM, akan dilaksanakan simulasi terlebih dahulu. “Simulasi persiapan pembelajaran tatap muka, diawali oleh SLB Kemala Bhayangkari 2, mudah-mudahan besok itu persiapan lancar. Besok simulasi di SLB, berikutnya di  sekolah-sekolah yang lain,” paparnya.

Gus Yani sapaan akrabnya menjelaskan, perkembangan pelaksanaan PTM di Gresik memang terus dikebut. Terbaru Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jawa Timur sudah bertemu dengan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.

“Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa, tetapi bulan Juni itu paling lama. Awal tahun ajaran baru,”katanya. (*)

Simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Lancar Dihadiri Ketua Bhayangkari Jatim Selengkapnya

Bupati Warning Perusahaan untuk Utamakan Naker Gresik

GRESIK,1minute.id – Angka kemiskinan di Gresik masih dua digit. Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Fandi Akhmad Yani -Aminatun Habibah kerja ekstra keras untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Santri ini.  Antara lain, mengajak  perusahaan pengguna maupun pengerah tenaga kerja agar berkolaborasi dengan baik.

“Saya minta agar mereka ikut mensukseskan program Pemkab Gresik yaitu mengurangi pengangguran di Gresik dengan menempatkan penduduk Gresik sebagai tenaga kerja,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan Focus Group Discussion (FGD) di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati pada Senin, 29 Maret 2021.

FGD ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  anggota Komisi IV DPRD Gresik, perwakilan perusahaan pemberi tenaga kerja, perusahaan penyedia jasa pekerja (PPJP), perusahaan pemborong pekerjaan, serikat pekerja/buruh serta beberapa OPD. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani terlihat serius untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran sehingga mengulangi beberapa kali. Bahkan, orang nomor satu di Gresik ini akan keliling ke sejumlah perusahaan atau perusahaan pengerah tenaga kerja untuk memeriksa KTP pekerjanya.

“Kalau memang masih ada perusahaan pengerah tenaga kerja yang masih mengutamakan orang luar Gresik dengan kompensasi tertentu, Saya tidak segan-segan untuk meminta kepada perusahaan penyedia tenaga kerja agar menghentikan kontraknya,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani.

Sebelumnya, Gus Yani Bupati menyampaikan beberapa pesan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia (Apkasi) dimasa pandemi ini sebaiknya pemerintah tidak boleh merencanakan banyak hal, tetapi fokus pada satu atau dua target perencanaan yang terukur.

“Sebagai orang muda saya menyampaikan, kalau Gresik punya tiga target yaitu penyelesaian Kali Lamong, Penyempurnaan Insfrastruktur dan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran” katanya didepan peserta FGD.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyoroti banyak alumni SMK yang tidak terserap dunia kerja. Bu Min-sapasn-Aminatun Habibah menganggap hal ini tidak sesuai yang diharapkan.

“Kami mohon dukungan dari dunia industri dan pengusaha agar dapat membantu permasalahan ini. Misalnya mengadakan kerjasama dengan SMK dengan memberikan bantuan atau semacam informasi jenis kebutuhan tenaga kerja yang diinginkan. Hal ini agar masyarakat sekitar industri bisa terserap,”katanya.

Menanggapi yang disampaikan oleh Wabup Gresik, Ketua DPRD Gresik Abdul Qosir juga mengusulkan tata kelola pendidikan diubah agar lebih responsif terhadap industri yang ada. (*)

Bupati Warning Perusahaan untuk Utamakan Naker Gresik Selengkapnya

Pasca Wadul Bupati, Pupuk Terdistribusi, Petani Semringah

GRESIK,1minute.id-  Ratusan petani di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang semringah. Pasalnya, mereka mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Pupuk subsidi, jenis NPK, Phonska dan Urea mulai datang pada Minggu, 28 Maret 2021.

Seakan tidak sabar menunggu untuk para petani itu langsung menebusnya sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelempok (RDKK). Sutikno, diantara salah satu petani yang gembira itu.

“Alhamdulillah, sudah ada pupuk. Tadi sore ini (Minggu,Red) sudah datang. Kami gembira akhirnya bisa mendapatkan pupuk. Mungkin karena kemarin kami bertemu Pak Bupati di rumah dinasnya jadi langsung lancar distribusi pupuknya,”kata Pengurus Gapoktan Desa Ngampel Sutikno pada Senin, 29 Maret 2021.

Sutikno menyatakan, sebelumnya para petani resah karena hingga masuk musim tanam kedua masih belum ada pupuk bersubsidi masuk ke desanya. Padahal petani sudah waktunya melakukan pemupukan pada komoditi padi.

Saking resahnya, pada Senin pekan lalu, 22 Maret 2021, para petani asal Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang ini mengadukan permasalahan penyaluran pupuk bersubsidi ke Bupati Fandi Akhmad Yani di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik.

Sutikno bercerita jika selama ini penebusan pupuk bersubsidi di desa-desa sangat sulit. Dan, terdapat administrasi yang berbelit. Bahkan, ia sempat ditolak oleh agen untuk mendapatkan pupuk hanya karena salah input data nomor induk kependudukan (NIK) yang dilakukan petugas.

“Saat itu waktu mau nebus, petugas yang bagi pupuk bilang katanya NIK salah input. Akhirnya saya waktu itu tidak jadi beli pupuk dan harus mengurus surat keterangan ke kepala desa,” ujar dia.

Sebenarnya, imbuh Sutikno, keinginan para petani tak muluk-muluk. Mereka hanya meminta adanya ketersediaan pupuk bersubsidi sehingga bisa digunakan petani hingga masa panen nanti. Sehingga, petani tidak waswas setiap membutuhkan pupuk.

“Birokrasi ruwet. Petani sudah masuk musim tanam kedua. Tapi, proses penebusan pupuk bersubsidi super sulit. Kami meminta pemerintah mengubah jalur distribusi pupuk subsidi lebih mudah, ketersediaan ada sehingga petani Gresik sejahtera,”harapnya. 

Dia menyatakan, kelompok tani di wilayahnya sebenarnya sudah teregister sesuai RDKK yaitu rencana kebutuhan sarana produksi pertanian dan alsintan untuk satu musim yang disusun berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani.

“Namun saat penyaluran terkadang dipersulit. Padahal hanya hal administrasi, seharusnya ketika petani butuh ya pupuk ini sudah ready sehingga petani tidak waswas,”ungkapnya.

Usai disambati para petani, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia berjanji, ke depan distribusi pupuk akan lancar sebelum tiba musim tanam sehingga petani tak  waswas.

“Saya menerima perwakilan petani Gapoktan Balongpanggang dan Benjeng. Saya temui mereka di rumah dinas. Bapak-bapak petani ini mengeluhkan distribusi pupuk yang seringkali tersendat dan berakibat menyusahkan para petani dalam bertanam,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Kota Santri ini memberikan atensi lebih terhadap produktivitas pertanian salah satunya dengan memberikan kecukupan dan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani.

“Insya Allah persoalan kecukupan pupuk para petani Gresik juga menjadi perhatian kami. Terima kasih ngge telah diberi saran dan masukan. Insya Allah kita selesaikan satu per satu,”katanya. (*)

Pasca Wadul Bupati, Pupuk Terdistribusi, Petani Semringah Selengkapnya