Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka lebar kepada forum kerukunan umat beragama (FKUB) Gresik untuk bersama-sama membangun masyarakat Gresik. Kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. 

“Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan bisa kita lihat juga pada kehidupan masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani menangapi keinginan Ketua FKUB Gresik KH Afif Ma’sum dalam pidatonya yang disampaikan oleh Wakil Ketuanya In’am agar Pemerintah hadir pada kehidupan keagamaan pada Selasa, 20 April 2021.

Bupati  hadir bersama Forkopimda Gresik membuka acara sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama nomor 9/2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8/ 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.

Selain anggota FKUB yang beranggotakan para tokoh agama di Gresik ini, kegiatan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati ini juga dihadiri oleh 250 orang berbagai elemen hingga tingkat rukun warga.

Gus Yani-sapaan- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para anggota FKUB dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di seluruh wilayah Gresik. 

“Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. Selama ini FKUB sudah berperan dalam menjaga dan memupuk kerukunan antarumat beragama di Gresik, itu bukan pekerjaan yang mudah,”ujar Gus Yani.

“Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah,”imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama Selengkapnya

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 80 persen peserta didik mengingingkan pembelajaran tatap muka (PTM). Antusiasme itu terlihat di PTM hari pertama pada Senin, 19 April 2021.

Seluruh lembaga pendidikan negeri dan swasta jenjang SD dan SMP melakukan PTM. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) melakukan PTM. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik. Di dua sekolah negeri itu, peserta didik kelas IX sedang menjalani ujian sekolah. Ini US offline kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Di SMP Negeri 4 Gresik ujian sekolah menggunakan komputer. Sedangkan, di SMP Negeri 2 Gresik ujian menggunakan papertest. Di SMP Negeri 2 Gresik, misalnya. 

Rombongan belajar (Rombel) kelas IX berjumlah 254 siswa. Peserta PTM sebanyak 250 siswa. Empat siswa sisanya memilih ujian sekolah dalam jaringan. Sedangkan, di SMP Negeri 4 Gresik, siswa kelas IX memilih ujian offline “hanya” 3 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, semua itu putusan demokratis wali murid, peserta didik, komite sekolah dan satgas Covid sekolah.

“Tidak memaksakan wali murid dan memberatkan sekolah. Ini bentuk musyawarah yang baik dan mengikuti PTM atau daring,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu. Akan tetapi, untuk siswa kelas VII dan VIII, tambah Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, banyak wali murid yang menginginkan PTM.

Data dari kepala SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman menyebutkan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Gresik berjumlah 287 siswa memilih PTM 264 siswa. Sedangkan, siswa kelas VIII berjumlah 280 siswa meninginkan PTM 256 siswa. “Mayoritas menghendaki PTM,”ujar Gus Yani.

Putusan PTM diambil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah rapat koordinasi bersama forkopimda terkait perkembangan virus covid-19. Pagebluk mengalami tren menurun dari zona merah menjadi kuning.

Selain itu hasil polling Dispendik mayoritas atau sekitar 80 persen wali murid menginginkan PTM. Meski begitu, Gus Yani akam melakukan evaluasi PTM. Gus Yani berharap PTM tidak menimbulkan klaster baru. 

Dalam sidak di dua sekolah negeri itu, Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas tindakan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan ketat untuk siswa dan guru. Bahkan, Gus Yani yang menjadi Komandan Satgas Covid-19 Gresik tetap menjalani prokes yakni masuk bilik sanitizer, cuci tangan dan tes suhu badan. (yad)

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman Selengkapnya

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM

 GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai serentak di Kota Santri pada Senin hari ini, 19 April 2021. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta melakukan PTM kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua sekolah yakni SMP Negeri 2 Gresik dan SMPN 4 Gresik. Di dua lembaga pendidikan itu, dilakukan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Seluruh siswa wajib memakai masker, face shild, cuci tangan, tes suhu badan menggunakan thermo gun

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di mulai sesuai hasil evaluasi bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) perkembangan corona virus disease 2019 di Gresik menunjukkan tren menurun. 

“Dari semula zona merah, sekarang zona kuning,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 19 April 2021. PTM, tambahnya, dilakukan sesuai prokes. “Dalsm seminggu pertama kami akan melakukan evaluasi. Semoga PTM tidak menimbulkan klaster baru,”kata Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin usai sidak di SMPN 4 Gresik.

Gus Yani terlihat puas kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, Komandan Satgas Covid-19 ini menjalani pemeriksaan suhu badan. 

Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, hasil polling dengan cara pengisian angket mayoritas peserta didik menginginkan untuk PTM. “Lebih dari 80 persen peserta didik menginginkan PTM,”kata Mahin. (yad)

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM Selengkapnya

Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan

GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tetap muka (PTM) untuk siswa SD dan SMP sederajat dimulai Senin, 19 April 2021. PTM kali pertama sejak pagebluk corona Maret 2020 itu. Tahap awal PTM untuk siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan mengikuti ujian sekolah. Ujian sekolah utama ini dilakukan secara bergelombang. Maksimal kapasitas siswa dalam kelas 50 persen.

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik juga komandan Satgas Covid-19 Gresik menggelar rapat evaluas i di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 16 April 2021.

Rapat evaluasi dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini, Bupati Fandi Akhmad Yani berharap PTM tidak hanya siswa SD dan SMP. Bila, memungkin  juga disegerakan PTM untuk jenjang taman kanak-kanak dan pendidikan usia dini (TK-PAUD).

“Diknas lakukan kajian agar mensegerakan juga pemberlakukan PTM untuk TK dan PAUD,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini Wabup Aminatun Habibah pada Jumat, 16 April 2021.

Selain evaluasi persiapan PTM, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada peserta rakor untuk mengevaluasi kembali Peraturan Bupati (Perbup) Gresik nomor 50/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gresik. Perbup itu ditetapkan pada 3 Desember 2020.

“Saya harap Perbup 50/2020 tersebut disesuaikan dengan keadaan saat ini yang sedang berlaku di Kabupaten Gresik. Misalnya tentang larangan yang ada di perbup tersebut bahwa siswa dilarang naik kendaraan umum, guru luar Gresik dilarang mengajar,”kata Gus Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini.

Bupati meminta agar semua yang hadir memberikan solusi yang paling aman dan tidak beresiko. Pengaturan jam belajar, kapasitas murid serta durasi pembelajaran setiap minggu juga dipastikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya ijin pernyataan tertulis dari orang tua murid maupun dari pihak komite sekolah.

Berdasar evaluasi Dinas Pendidikan (Dispendik) masih ada sekolah yang belum melengkapi sarana dan prasarana PTM, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah meminta Dispendik untuk melakukan pendampingan. “Jadi sekolah yang belum siap tersebut tetap memulai pembelajaran tatap muka didampingi oleh pihak Diknas,”kata Bupati Gus Yani.  

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap semua pihak membantu agar semua sekolah SD dan SMP bisa semuanya memulai PTM pada Senin besok. “Bila ada sekolah yang masih belum siap dan belum memenuhi syarat agar dibantu seoptimal mungkin,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. (yad)

Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan Selengkapnya

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching “Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Gresik Mandiri Berkarya” di kafe Mustika Rasa Jalan Tri Dharma, Gresik pada Rabu petang, 14 April 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan program kalaborasi dinas perizinan, dinas kesehatan dan diskoperindag ini dibuat untuk penguatan UMKM di Gresik. 

“Pada akhirnya diharapkan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi di Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 14 April 2021.

Data 1minute.id , jumlah pengangguran di Kota industri-sebutan lain-Gresik sekitar 8 persen. Lebih tinggi prosentase nasional sebesar 7 persen dan Jawa Timur 5 persen.  Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan menjadi salah satu prioritas Program Nawa Karsa , Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Anggota Komisi XI DPR RI Sarmuji mengatakan komisinya yang membidangi perekonomian dan keuangan akan menjembatani , agar UMKM Gresik bisa go nasional bahkan go internasional.

“Syaratnya, siapkan dan rapikan data tentang UMKM. Nanti kita kalaborasikan dengan bank Indonesia melalui digitalisasi UMKM,”kata Sarmuji.

Launching 1000 UMKM untuk Gresik Mandiri Berkarya ini dihadiri Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Serta,  Plh Kepala Balai Besar POM Surabaya Puryani.

Sebelum launching, 50 perwakilan UMKM menjalani pelatihan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, sangat mendukung program Pemkab Gresik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gresik . “Terwujudnya Nawa Karsa, Gresik akan semakin maju,”kata alumnus Akpol 2021. (yad)

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan Selengkapnya

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP

GRESIK,1minute.id – Single identitas untuk semua pelayanan terus diupayakan pemerintah. Antara lain, pelayanan kesehatan dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang terdapat di kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  terus mengupayakan capai cakupan pelayanan atau universal health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Gresik. Artinya, pada saatnya nanti masyarakat Gresik dapat menikmati layanan Kesehatan hanya dengan Kartu Tanda Penduduk.

Rabu pagi tadi, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pematangan program itu dengan mengundang pimpinan BPJS Gresik, pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Gresik dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta disaksikan oleh perwakilan DPRD Gresik. 

Rapat tersebut merundingkan kebijakan Bupati di bidang Kesehatan yang sangat ditunggu masyarakat Gresik tersebut.“Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selain menjadi program prioritas, Kami ingin di era Gresik Baru jumlah angka kemiskinan menurun dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pelayanan Kesehatan,” katanya pada Rabu,14 April 2021.

Bupati berharap, UHC ini ada inovasi dari seluruh peserta rapat dan tidak hanya mengandalkan APBD dalam pembiayaannya. “Sebagai kabupaten industri, kami berharap agar ada optimalisasi dari semua pihak. Baik dari dunia industri dan swasta, pihak rumah sakit dan pelayanan kesehatan di Gresik atau dari program yang lain untuk optimalisasi dalam percepatan program UHC ini,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani serius.

Kepala Cabang BPJS Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan jumlah kepesertaan BPJS kesehatan masyarakat Gresik 77,28 persen. Ada peningkatan dari beberapa minggu sebelumnya yang hanya 74 persen. Untuk pembayaran klaim selama 8 bulan terakhir  2020 sebesar Rp 421 miliar, sedangkan jumlah pemasukan iuran peserta selama setahun sebesar Rp 435 miliar.  

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap BPJS juga semakin meningkat. Hal ini sesuai komitmen kami bersama seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan kami untuk tidak melakukan pungutan kepeda peserta BPJS dan tidak diskriminasi dalam layanan,”ujar Tutus.

Menanggapi kepesertaan BPJS masyarakat Gresik meskipun ada peningkatan, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno prihatin. 

Menurut Sekda prosentase kepesertaan BPJS masyarakat Gresik masih dibawah rata-rata prosentase Provinsi Jawa Timur yang mencapai 80,25 persen. “Kami berharap kedepan jumlah masyarakat Gresik yang tercover BPJS akan terus meningkat,” harapnya. (yad)

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP Selengkapnya

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agama menetapkan awal bulan Suci, Ramadan pada Selasa besok, 13 April 2021. Umat muslim di Kota Santri, Gresik menyambut suka cita. Mereka memenuhi masjid dan musala untuk salat terawih pertama.

Pantauan 1minute.id di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ratusan jamaah mengikuti salat terawih pertama Ramadan. Pengurus masjid berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan untuk mencegah persebaran corona virus disease 2019.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih Selengkapnya

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok

GRESIK,1minute.id – Marhaban ya Ramadan. Bulan Suci Ramadan yang ditunggu umat muslim telah tiba. Dua orang perukyat Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik di Bukit Condrodipo menyatakan melihat hilal. 

Terlihatnya hilal itu awal puasa Ramadan diputuskan Selasa besok, 13 April 2021.
Dua orang perukyat itu adalah Haji M. Inwanuddin, 45, perwakilan Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan Kiai Haji Asyhari, 55, dari Surabaya mengaku melihat hilal pada pukul 17.30 dan 17.32 di ketinggian 3 derajat.

Sejak pagi tim rukyatul hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik melakukan pengamatan dari Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Sejumlah peralatan teropong bintang dipasang. Untuk melakukan pengamatan benda di angkasa. 

Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik Muchyiddin el Hasan membenarkan ada dua perukyat yang berhasil melihat hilal. Dengan posisi azimut di sisi selatan dan ketinggiannya tiga derajat.

“Hasil rukyatul hilal ini akan dikirimkan ke PWNU untuk kemudian dilanjutkan ke pusat sebagai pertimbangan sidang isbat,”kata Muchyiddin. LF PCNU Gresik, tambahnya, terlebih dulu menyerahkan hasil rukyatul hilal kepada Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  kemudian diserahkan kepada hakim pengadilan agama (PA) Gresik untuk disidangkan.

Sidang isbat  dipimpin Ketua PA Gresik Sugiri Permana itu memutuskan bahwa terlihat hilal dari Balai Rukyat NU Bukit Condrodipo. Dari dua perukyat, hasil yang diperoleh hilal tampak dengan ketinggian tiga derajat.

Pelaksanaan rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah digelar pada 29 Syakban bertepatan hari Senin, 12 April 2021 itu dipantau langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Keduanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan dengan khusyuk.
“Meskipun di Gresik hilal sudah terlihat. Kita tunggu keputusan pusat sebagai bentuk kehati-hatian dan kewaspadaan,”kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mewanti-wanti kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok Selengkapnya

Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer

GRESIK,1minute.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Gresik dilaunching pada Rabu, 7 April 2021. Ada ratusan jenis pelayanan yang bisa dilayani dalam gedung tersebut. Antara lain, pendaftaran nikah oleh kantor urusan agama (KUA) Gresik.

Bahkan, di mal tersebut, disediakan balai nikah. Pasangan Jamin, 58, dan Siti Aisyah, 53, kali pertama menikmati akad nikah dalam gedung MMP dalam kompleks Kantor Bupati Gresik.

Istimewa lagi, akad nikah pasangan duda dan janda asal Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Gresik itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai saksi pernikahan itu. 

BUKU NIKAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan buku nikah kepada mempelai yang menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Jamin memakai setelan jas, sarung dan kopiyah. Sedangkan, Siti Aisyah memakai baju muslim motif batik warna hijau dipadu jilbab warna kuning. Mereka terlihat serasi. Meski, akad nikah itu bukan kali pertama bagi Jamin dan Siti Aisyah.

Namun, Jamin, dalam pernikahan dengan mahar emas 2 gram itu terlihat nderedeg.”Kemejer (nderedeg),”kata Jamin usai akad nikah sambil tersenyum.

Selain Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani, pernikahan Jamin dan Siti Aisyah ini disaksikan langsung oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RD Diah Natalisa, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani dan pejabat lainnya.

MEMPELAI : Jamin dan Siti Aisyah ketika menikah di mal pelayanan publik Pemkab Gresik pada Rabu, 7 April 2021( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Saya senang tapi grogi,”imbuh Jamin. Dalam pernikahan ini, pasangan Jamin dan Siti Aisyah langsung mendapatkan buku nikah. Selain itu, pasutri juga mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan status kawin.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Khusaini,  mempelai setelah mendaftar nikah kemudian mendaftar ke disdukcapil. Pendaftaran semuanya di MPP. “Akad Nikah selesai, pulang langsung bawa KTP,”ujar Khusaini. Keberadaan pelayanan satu atap setidaknya sudah dirasakan Jamin dan Siti Aisyah. (yad)

Nikah di Balai Nikah MPP, Bupati jadi Saksi, Jamin Ngaku Kemejer Selengkapnya

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan perwakilan guru honorer dalam saturahmi dan Sarasehan Pendidikan Forkom GTK – PTK non K-2 se-Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 April 2021.
Bupati memberi target kepada Dinas Pendidikan Gresik agar guru honorer di Gresik menerima surat keputusan (SK) pada tahun ini.

Menurut Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pertemuan dengan tenaga pendidik non ASN ini tidak hanya sekadar sarasehan biasa. Gus Yani berharap pertemuan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati  ini, menghasilkan manfaat khusus bagi guru honorer.

Pertemuan ini adalah bagian dari rembuk akur mendengar harapan dari para guru honorer selama ini kurang mendapat perhatian. Dikatakannya, mulai dari program PPPK, insentif guru dan surat keputusan (SK) yang bisa digunakan oleh guru untuk bisa mendapatkan sertifikasi. 

“Sebelum kepala dinas pendidikan pensiun, saya minta untuk dilakukan kajian hukum sehingga guru honorer bisa mendapatkan sertifikasi,”kata Gus Yani. “Mudah-mudahan ini bisa terlaksana karena kesejahteraan guru merupakan tanggungjawab kami berdua,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin.

Gus Yani berharap kajian bisa cepat kelar sehingga bisa menjadi kado terindah bagi Kadispendik sebelum purna tugas. “Beri kado terindah untuk para guru honorer ini,”seloroh Gus Yani.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, guru di sekolah negeri tidak bisa mendapat sertifikasi karena tidak pernah dapat SK dari Bupati.

“Selama ini tidak menyalahi aturan dan hukum yang berlaku, bupati siap menerbitkan SK bagi teman-teman yang menjadi honorer di sekolah negeri,”tegas Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah itu.

Guru honorer yang mendapat SK dari kepala daerah berhak mendapatkan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 1,5 juta setiap bulan jika lolos program pendidikan dan pelatihan guru (PPG). Tunjangan sertifikasi ini bersumber dari APBN.

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto mengakui pengabdian guru honorer tidak diragukan lagi. “Meskipun gaji dibawah rata-rata, tetap mengabdi,”terang Arief. (yad)

Bupati Berharap Kadispendik Beri Kado Terindah untuk Guru Honorer Selengkapnya