Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB

GRESIK,1minute.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di salah satu hotel pada Jumat, 21 Mei 2021. Dalam RUPSLB menunjuk jajaran direksi dan komisaris yang baru.

Jajaran Komisaris hasil perombakan di dalam tubuh  PT Gresik Migas adalah Habibullah diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan M. Prisdianto Mihardjo. M.Najib mantan Sekda Pemkab Gresik yang semula menjadi komisaris utama (Komut) diganti oleh Ahmad Nadir, mantan Ketua DPRD Gresik.

Sementara M.Prisdianto Mihardjo menempati jabatan sebagai Direktur Teknik dan Operasional. RUPSLB Gresik Migas tersebut, juga mengangkat dua komisaris baru. Yakni, M.Hilalludin dan M.Ma’mun serta Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu. 

RUPSLB itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati GresiknAminatun Habibah dan Ketua DPRD Abdul Qodir serta jajaran direksi serta komisaris yang baru hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap melalui RUPSLB ini ada hikmah bagi masyarakat Gresik. Perubahan struktur direksi dan komisaris rapat berjalan lancar. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Bupati itu menyampaikan tulisannya di dalam rapat pemegang saham ini, “Siapa yang mampu beradaptasi dia akan jadi pemenang”.

“Melewati pandemi harus inovasi, kaya kreativitas ,memperkuat jaringan dari pusat sampai ke bawah. Di Gresik kondisi pasar terkait migas luar biasa potensi ada, peluang juga ada, kerjasama, kerja keras kita lakukan bersama-sama. Berharap reorganisasi ada kekuatan kolaborasi hebat membangun Gresik Migas yang baru,”harapnya. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas harus banyak inovasi karya, dan memperkuat jaringan dari pusat hingga ke bawah. Hal ini karena potensi migas di Gresik sangat luar biasa. “Kuncinya adalah trust dan terus berkomitmen menjadikan Gresik Migas jadi pioner pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,”tuturnya. 

Sementara Ketua DPRD Abdul Qodir menambahkan sejak berdiri, BUMD yang bergerak dibidang migas ini naik turun memberikan konstribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, perlu ada penataan ulang di struktur direksi dan komisaris mengingat Gresik punya potensi yang luar biasa. “Kontribusi terbesar puncaknya pada tahun 2015 mencapai Rp 15 miliar. Setelah ituada perubahaan regulasi yang memaksa Gresik Migas sedikit mengalami kekosongan hingga 2016 sampai 2018. Tahun 2019 Gresik Migas hanya memberi konstribusi ke PAD Rp 1 miliar. Setelah itu, tahun 2020 hingga 2021 minus,”paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Komisaris Utama Gresik Migas yang baru, Ahmad Nadir menyatakan jajaran komisaris mencoba melakukan inovasi. Langkah ini diambil karena potensi migas di Gresik sangat besar. 

“Semoga dengan potensi besar migas di Gresik menjadi nyata bukan menjadi beban. Dengan struktur jajaran yang baru ini bisa menjalankan amanah agar Gresik Migas bisa memberi konstribusi lagi ke PAD,” terangnya. 

Direktur Utama Gresik Migas Habibullah mengaku bersyukur dan akan berkoordinasi memproyeksikan Gresik Migas berkontribusi menyumbangkan PAD. “Inovasi tentang proyeksi Gresik Migas kedepan.Mudah-mudahan diberi kelancaran dan kemudahan. Gresik Migas berkah bagi masyarakat Gresik,” katanya. (yad)

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB Selengkapnya

Mulai Rabu Besok, WFH Ditiadakan, Seluruh ASN Wajib Ngantor

GRESIK,1minute.id – Mulai Rabu besok, 19 Mei 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) masuk kerja. Dalam unggahan @bkdgresikkab dengan menyertakan isi surat Bupati Gresik berlogo Burung Garuda itu isinya sebagai berikut : 

Surat Edaran
Sehubungan telah berakhirnya Surat Edaran Bupati nomor 800/936/437.73/2021 tertanggal 5 Mei 2021 perihal perpanjangan pelaksanaan WFH di Lingkungan Pemkab Gresik , maka disampaikan hal-hal sebagai berikut ;

1. Mulai tanggal 19 Mei 2021 pelaksanaan work from home ditiadakan, dan seluruh pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Gresik wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian

2. Absensi pegawai menggunakan checkclock
Demikian surat edaran ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Surat Edaran itu diteken Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tertanggal 18 Mei 2021.

Hampir setahun, Pemkab Gresik memberlakukan pembatasan kerja ASN di lingkungan Pemkab Gresik. Awal pagebluk corona , pemerintah membatasi sekitar 50 persen ASN untuk ngantor. Sisanya, work from home (WFH). Kali terakhir, melonggarkan 75 persen kerja dan 25 persen WFH di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik. 

Mulai Rabu besok, 19 Mei 2021 WFH ditiadakan. Sehingga, seluruh ASN wajib ngantor. 
Sayangnya, 1minute.id belum bisa mendapatkan kebenaran terkait SE Bupati yang diunggah akun instagram @bkdgresikkab itu. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif ketika dihubungi maupun pesan WhatsApp belum direspon.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi membenarkan surat edaran itu. Menurut Reza, WFH yang diterapkan selama ini kurang efektif. “Saat yang terpenting adalah bagaimana setiap ASN bisa menjaga kesehatan dan tetap mematuhi prokes,”tegas Reza pada Selasa malam, 18 Mei 2021. (yad)

Mulai Rabu Besok, WFH Ditiadakan, Seluruh ASN Wajib Ngantor Selengkapnya

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima buku laporan tersebut dari Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja baik terutama dalam penyusunan laporan keuangan.

“Selain kepada para Kepala OPD, Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang telah mendukung kami sehingga bisa bekerja lebih baik,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Kami berharap masyarakat untuk terus mendukung dalam bekerja. Kami yakin, bila masyarakat mendukung tentu kita akan bekerja lebih baik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani berpesan kepada para Kepala OPD dan seluruh ASN yang bekerja di Pemkab Gresik agar prestasi ini tetap dipertahankan.

“Jalinlah kerjasama yang baik antar OPD sehingga berbagai prestasi akan kita raih untuk menuju Gresik baru yang lebih baik,” ujar Gus Yani memberi semangat.

WTP Ke-6 : Bupati Gresik (tiga dari kanan) bersama Wabup Gresik Aminatun Habibah , Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir bersama Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono, PJ Sekda Abimanyu dan Kepala Inspektorat Gresik Edi Hadi Siswoyo di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021. (Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menambahkan Opini WTP yang diraih Kabupaten Gresik kali ini berdasarkan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik pada 2020. BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik tahun anggaran 2020.

Adapun laporan yang telah diperiksa oleh BPK terdiri dari neraca tanggal 31 Desember 2020. Laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Pemkab Gresik dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangan.

“Intinya WTP ini didapat kerena laporan keuangan baik. Sistem pengawasan juga baik dan taat pada peraturan perundangan,”tegas Reza. (yad)

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selengkapnya

Pemkab Gresik Fasilitasi Santri untuk Rapid Test Antigen Gratis


GRESIK,1minute.id – Rencana Pemerintah kabupaten Gresik memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi santri yang bakal balik ke pondok pesantren bakal direalisasikan. 

Dalam koordinasi yang dipimpin oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Abimanyu Pontjoadmojo Iswinarno disepakati Pemkab Gresik akan memberikan pelayanan kesehatan tes usap Antigen kepada ratusan santri dan santriwati asal Gresik yang bakal balik ke ponpes.

Tes usap Antigen gratis dilakukan di puskesmas yang ditunjuk Dinkes Gresik pada H-1 santri atau santriwati hendak balik ke pondok. Data dari Rabhitah Ma’ahad Islamiyah atau Asosiasi Pesantren se-Indonesia (RMI)  Nahdlatul Ulama Gresik  jadwal keberangkatan Santri balik ke Pondok Pesantren sebagai berikut.

Sebanyak 340 santri Ponpes Gontor pada 21 dan 22 Mei serta 26 dan 27 Mei 2021. Sedangkan, 174 santri Ponpes Lirboyo berangkat 23 Mei 2021.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri mengatakan, untuk santri dan santriwati Ponpes Gontor asal Gresik transportasinya akan difasilitasi oleh alumni Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor. 

Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan Gresik memfasilitasi rapid tes Antigen. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik bertugas melakukan penyemprotan disinfektan kendaaraan bus yang akan membawa santri.

Lalu tugas Dishub Gresik ? “Kami mengkontrol pengawasan arus lalin pada saat pemberangkatan,”kata Amri dikonfirmasi  1minute.id melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 18 Mei 2021.

Rencana pemberangkatan sebanyak 340 santri ponpes modern Gontor dilakukan secara tiga tahap pada 21, 26 dan 27 Mei 2021. “Pemberangkatan di halaman masjid KH Ahmad Dahlan,”kata Amri.

Bagaimana dengan 174 santri Ponpes Lirboyo, Jombang? Amri secara diplomatis mengatakan masih mengusahkan. “Transportasi santri asal Lirboyo masih kita usahakan,”katanya.

Sedangkan santri dari ponpes lainnya, Amri belum bisa memastikan karena anggaran di dishub Gresik cekak. “Kami belun bisa fasilitasi. Namun kami siap bantu untuk mncarikn bus jika dperlukan,”ujarnya.

Sementara itu, dalam pengamatan  1minute.id  Pemkab Gresik memiliki sedikitnya 3 unit bus. Bus itu, sebelumnya digunakan untuk angkutan sekolah. Saat ini, tiga bus kontribusi dari perusahaan itu terparkir di halaman gudang sisi timur kantor Bupati Gresik. Bus mirip angkutan calon penumpang di bandara internasional Juanda Sidoarjo itu berkapasitas 15 seat. 

Seperti diberitakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan keinginan untuk memberikan fasilitas kesehatan berupa pemeriksaan rapid test Antigen kepada santri asal Gresik yang akan balik ke pondok pesantren masing-masing. Hal itu diungkapkan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ketika memimpin apel hari pertama ASN masuk kerja pascalibur Idul Fitri pada Senin, 17 Mei 2021. (yad)

Pemkab Gresik Fasilitasi Santri untuk Rapid Test Antigen Gratis Selengkapnya

Pemkab Fasilitasi Tes Swab Santri Balik ke Pondok

GRESIK,1minute.id – Masa liburan sekolah santri segera berakhir. Pembelajaran diperkirakan mulai 11 Syawal 1442 hijriah atau 23 Mei 2021 mendatang.  Santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bersiap balik ke pondok pesantren mereka masing-masing sebelum pembelajaran. 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berencana memfasilitasi tes kesehatan untuk santri yang mau balik ke pndok pesantren. Tes kesehatan antara lain tes swab PCR atau Antigen gratis.

“Dalam apel pagi tadi, Bupati mengungkap rencana baik pemerintah itu,”kata Reza pada Senin, 17 Mei 2021. Mekanisme pemeriksaan kesehatan itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Selain tes usap, tambahnya, pemkab juga mewacanakan untuk memberikan pelayanan pengangkutan bagi para santri yang bakal balik ke pondok itu.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Nanang Setiawan mengatakan, saat ini ada 200-an santri Ponpes Lirboyo, Jombang mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas angkutan balik ke pondok. “Kita akan coba usahakan bantuan CSR,”kata Nanang Setiawan.

Seperti diberitakan, mulai Selasa, 18 Mei 2021, pemerintah akan melonggarkan pembatasan perjalanan. Meski begitu, masyarakat yang bepergian ke luar kota pada periode 18-24 Mei 2021 tetap mesti mematuhi beberapa persyaratan.

Persyaratan ini berlaku untuk masyarakat yang menggunakan angkutan transportasi umum dan pribadi. Pengetatan syarat perjalanan ini juga berlaku untuk seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api dalam perjalaman antarkota/kabupaten dan antarprovinsi.

Syarat-syarat bepergian untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) berikut ini :
1. Keterangan Negatif Covid-19

Syarat perjalanan tercantum dalam Adenum SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.Salah satu syarat itu adalah surat keterangan negatif Covid-19 yang berlaku 24 jam untuk tes usap atau swab test PCR dan swab antigen. Sementara, hasil tes GeNose berlaku hanya pada hari keberangkatan perjalanan. 

2. Surat Keterangan Perjalanan

Pemerintahn juga mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan demi mengurangi risiko tertular Covid-19. Apabila terpaksa untuk melakukan perjalanan, masyarakat diminta menyiapkan dokumen yang dapat menjelaskan kepentingan melakukan perjalanan.

Surat keterangan, baik itu surat keterangan karena tugas maupun juga surat keterangan dari kepala desa atau lurah setempat jika kepentingannya adalah kepentingan pribadi.

3. Pengisian e-HAC Indonesia

Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat umum maupun pribadi kembali diimbau untuk melakukan pengisian e-HAC Indonesia.
Sedangkan, bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia.

e-HAC adalah electronic-Health Alert Card atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Kartu elektronik ini dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), khususnya pada Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (yad)

Pemkab Fasilitasi Tes Swab Santri Balik ke Pondok Selengkapnya

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid

GRESIK,1minute.id – Masa libur lebaran berakhir. Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali beraktivitas untuk melayani masyarakat pada Senin,17 Mei 2021. Tadi pagi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel hari pertama ASN Pemkab Gresik masuk kerja di halaman Kantor Bupati Gresik.

Pada kesempatan itu, Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani mengucapkan mohon maaf lahir batin. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mendoakan seluruh ASN dan keluarganya sehat. Bupati termuda di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik itu mewanti-wanti kepada seluruh ASN untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga tidak ada lonjakan kasus baru pascalibur lebaran,”kata Gus Yani dan diamini peserta apel yang diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bapati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin dilakukan dalam apel itu karena aturan tidak memperbolehkan halalbihalal. Bersalaman karena berpotensi menimbulkan persebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemkab Gresik Nadlif mengatakan, pihak telah menyiapkan sanksi bagi ASN yang bolos pada hari pertama kerja. Aturan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati nomor 850/876/437.73/2021 ASN kembali masuk kerja pascalibur lebaran pada Senin, 17 Mei 2021.

Masa pandemi Covid-19, tambahnya, tidak semua ASN masuk kerja. Sebagian work from home (WFH). “Kecuali yang WFH, hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran ini semua ASN tidak ada bolos,”kata Nadlif.  Usai apel pagi, ASN masuk ke ruang masing-masing. Tidak ada halalbihalal. Ketentuan itu merujuk SE Bupati nomor 451/161/437.13/2021 dan SE Gubernur Jatim nomor 451/1080/012-1/2021. (yad)

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid Selengkapnya

Teladan dari Bupati Gresik, Salat Id dekat Rumah lalu Silaturahmi Virtual


GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan ditunjukkan Fandi Akhmad Yani terkait larangan mudik lebaran tahun ini. Bupati Gresik berusia 35 tahun itu pun tidak mudik sebagai upaya pemerintah dalam mencegah persebaran Covid-19 Gresik.

Lalu apa saja kegiatan pada H Lebaran orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Gresik itu ? Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini dan dua anaknya mengawali kegiatan Salat Idul Fitri.

Gus Yani dan keluarga Salat di Masjid Al-Ikhlas Nusantara. Gus Yani memakai sarung dan baju takwa dan kopyah haji warna putih. Gus Yani duduk baris kedua di belakang imam. Gus Yani bersama anak sulungnya.

Masjid itu lolasinya di sekitar kediaman pribadi mantan Ketua DPRD Gresik di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Usai salat Id, Gus Yani beserta keluarga menghabiskan waktu di rumah serta bersilaturahmi virtual.

“Selain tidak mudik, kami juga tidak menggelar open house seperti instruksi pemerintah pusat sebagai upaya penanganan pandemi,”kata Gus Yani yang juga Ketua Satgas Covid-19 Gresik ini.

Orang nomor satu di Gresik ini menuturkan, pihaknya menggelar silaturahmi virtual sebagai ganti tidak bisa secara langsung ke kediaman mertuanya, KH Agoes Ali Masyhuri di Tulangan, Sidoarjo.

“Tadi malam, bersama Forkopimda juga menggelar sidak ke pos penyekatan yang ada di sejumlah titik. Semuanya aman dan lancar,” tambahnya. (yad)

Teladan dari Bupati Gresik, Salat Id dekat Rumah lalu Silaturahmi Virtual Selengkapnya

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengunjungi Pemkab Gresik. Mereka adalah AKBP Irianto dan Diana. Mereka tertarik cara pemkab Gresik mengerem lonjakan persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Diana, anggota tim Pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengungkapkan tujuan kunjungannya ke Gresik dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik.

“Kabupaten Gresik merupakan bagian dari wilayah di tujuh provinsi Jawa dan Bali, bisa mencegah lonjakan dengan lebih mengamankan daerah pemukiman, pasar, terminal, mal dan beberapa tempat keramaian yang lain,”puji Diana. 

Selain itu, tambahnya, pencegahan keluar masuk orang menjadi perhatian dianggap baik. Diana hanya mengusulkan pengetatan daerah perbatasan. “Daerah perbatasan juga harus diperketat,”pinta Diana.

Dua tim pakar Covid-19 ini diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir di ruang Graita Eka Praja (GEP) Kantor Bupati Gresik pada 6 Mei 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Satgas Covid-19 Gresik mengatakan Gresik saat ini kembali masuk pada zona oranye. “Kami sempat masuk zona kuning, saat itu kami sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),”cerita Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selama dua pekan PTM  telah melaksanakan random test PCR untuk murid dan guru. “Hasilnya semuanya negatif, dan Alhamdulillah tidak terjadi kluster baru,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu bangga.

Gus Yani menyinggung tentang penanganan dan potensi kerawanan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gresik. Bupati mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kami menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat karantina para PMI. Setelah dikarantina di Surabaya oleh Pemprov Jawa Timur. Para PMI tersebut juga langsung masuk karantina di GJos selama tiga hari sebelum dipulangkan ke desa asalnya,”ujar bupati termuda Gresik itu. 

Perkembangan vaksinasi juga dipaparkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia mengatakan vaksinasi masih terus dilakukan di Gresik. Vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) terlaksana sebanyak 100 persen, Pelayanan publik 41,88 persen dan lansia 4,95 persen. Bupati menyatakan bahwa pihaknya tetap menunggu kekurangan vaksin yang akan dialokasikan ke Kabupaten Gresik.

“Belajar dari kasus pemulihan ekonomi ditengah pandemik. Kami sudah melakukan antisipasi dengan penguatan satgas covid yang ada di pasar dan tempat keramaian lainnya. Prokes tetap kami utamakan,”kata alumnus Fakultas Ekomomi Unair Surabaya ini. (yad)

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik Selengkapnya

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona

GRESIK,1minute.id – Larangan mudik lebaran bukan basa-basi. Pemerintah semakin intens menyosialisasikan surat edaran (SE) 13 /2021 tentang peniadaan mudik lebaran yang diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021. 

Pemkab Gresik telah menyiapkan tempat isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur untuk para pekerja migran Indonesia (PMI) maupun masyarakat yang mbandel pulang kampung. 

Rabu pagi tadi, 28 April 2021 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan seluruh kepala desa se-Gresik di halaman parkir selatan Kanto Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pertemuan bertajuk Rapat Koordinasi pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik. Rakor itu bertujuan untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih mengefektifkan para ketua RT dan RW ini dihadiri forkopimda. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati memerintahakan agar menggunakan Sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mengapa perkuat RT dan RW ? Menurut Gus Yani, yang paling tahu tentang warga adalah RT dan RW. Dia lebih tahu warga yang pulang mudik dan yang menjadi pekerja migran. Bagaimana dia mau melaporkan ke pemerintah desa kalau tidak diberi pulsa?

“Silahkan anda para Kepala Desa dan Camat harus berinovasi, bagaimana Covid itu bisa tertanggulangi dan pertumbuhan ekonomi di desa harus jalan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Tentang pengamanan pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik ke Gresik. Bupati mengingatkan akhir-akhir ini frekuensinya makin besar. Dia menyatakan, sebelum ke Gresik para PMI sudah diamankan sejak kedatangan di Bandara Internasional Juanda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Sejak dari Bandara, PMI ini langsung dikarantina selama 2 hari. Kalaupun sakit mereka langsung dirujuk dirumah sakit. Bila sehat maka diserahkan kepada Pemkot dan Pemkab,”ujar bupati Gresik termuda ini.

Ia melanjutkan, untuk PMI asal Gresik langsung diarahkan ke ruang isolasi di pondok rehabilitasi Gelora Joko Samudro (GJOS) selama 3 hari. “Yang perlu kita perhatikan PMI yang tidak melalui bandara. Ini hanya RT RW yang harus melapor ke Kades atau Camat,”tegas Bupati nada serius. (yad)

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona Selengkapnya

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya