Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik


GRESIK,1minute.id – Di ajang balap mobil ada  Formula Satu (F-1). Di Kecamatan Manyar, Gresik ada namanya Formula Pertama atawa Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar.

Ini adalah komunitas para manajer perusahaan yang beroperasi di Pantai Utara Gresik di Kecamatan Manyar. Anggota puluhan bahkan ratusan perusahaan skala besar hingga kecil. Keberadaan komunitas ini diharapkan bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik agar semakin kinclong.

Pada Jumat, 28 Mei 2021 anggota Formula Pertama berkumpul di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Mereka berdiskusi mencari formula untuk memajukan perekonomian masyarakat Gresik. Diskusi ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gus Yani berharap hasil diskusi dengan stakeholder kali ini bisa membawa angin segar bagi lulusan SMA maupun SMK. Perusahaan anggota Formula Pertama harus berlomba mengutamakan merekrut tenaga kerja di wilayah sekitar perusahaan untuk mengurangi angka pengangguran. 

Selain itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyoroti adanya oknum calo tenaga kerja yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja. Ia pun berjanji akan menindak tegas bila menjumpai oknum seperti itu.

Disektor kesehatan, Gus Yani menyinggung kerjasama antar rumah sakit yang ada di Gresik. Untuk meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan. Bersinergi memajukan investasi di bidang pelayanan kesehatan.Totalitas memajukan Kabupaten Gresik dibutuhkan sinergi secara bersama-sama dan kompak. Sehingga dampak positif perusahaan dapat betul-betul dirasakan masyarakat sekitar.

Bupati Gresik menyebut UMKM merupakan pelaku usaha. Memberikan kesempatan kepada masyarakat bekerjasama, demi mengangkat dan memajuan perekonomian.

Senada, Kapolres Gresik mendukung langkah Bupati. Demi Gresik semakin maju dan lebih unggul dari daerah lain. Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, terjaminnya keamanan yang kondusif menjadi hal yang penting. “Khususnya untuk investasi bisa masuk ke Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kekompakan dan sinergitas Forkopimda menjadi syarat penting dalam upaya memajukan investasi di Kota Santri. “Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak terlena. Fokus memajukan perekonomian tetap berjalan, protokol kesehatan wajib ketat diterapkan.” tandasnya.

Sementara Komandan Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan pihak mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Tentang pandemi Covid-19 menegaskan lagi penerepan protokol kesehatan bagi karyawan perusahaan harus disiplin dilaksanakan. Jangan sampai menyumbangkan klaster baru.(yad)

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik Selengkapnya

Kapolres Pimpin Penyekatan Larangan Mudik, Satu Mobil Travel Putar Balik

GRESIK,1minute.id – Larangan mulai diberlakukan pada Kamis, 6 . Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin patroli penyekatan di dua posko terpadu pengamanan (pospam) di Kecamatan Duduksampeyan dan Panceng. Kedua pospam perbatasan Gresik dengan Lamongan.

Patroli dilakukan badal tarawih itu untuk memastikan proses penyekatan pemudik berjalan sesuai standar operasional presedur (SOP).
“Hari pertama proses penyekatan pemudik berjalan lancar,”ujar AKBP Arief Fitrianto pada Kamis malam, 6 Mei 2021.

Alumnus Akpol 2001 ini mengatakan di wilayah hukum Polres Gresik selain dua pospam itu, juga mendirikan tujuh posko dalam Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Fungsi posko tersebut untuk pemantauan dan memperketat mobilitas masyarakat. Mulai di perbatasan Sidoarjo, Surabaya, di tengah kota, di exit tol dan area pelabuhan.

“Hari pertama larangan mudik kondisi lalu lintas masih lengang. Tadi ada travel yang kita minta putar balik karena terindikasi akan mudik. Langkah tegas ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu.

Ia mengatakan Gresik masuk di rayon I wilayah aglomerasi Jawa Timur bersama Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto. Di empat kabupaten / kota itu masyarakat masih diperbolehkan mobilitasnya, khusus untuk bekerja. Bukan mudik.

“Kalau keluar dari wilayah aglomerasi akan kita sekat. Salah satunya di Duduksampeyan dan Panceng. Pemudik yang bandel akan langsung kita minta putar balik,”tegas perwira dua melati di pundak kelahiran Pati, Jawa Tengah itu.

Setiap posko dan pospam, penjagaan melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri. Pol PP,  Dinas Perhubungan dan ormas dan OKP. “Sesuai arahan dari Pusdokkes Mabes Polri, seluruh personel diminta untuk menjaga kesehatan. Jangan sampai tertular Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Kapolres Pimpin Penyekatan Larangan Mudik, Satu Mobil Travel Putar Balik Selengkapnya

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga awak kapal selam, KRI Nanggala-402 yang tenggelam di selat Bali. Dukungan moral kepada keluarga patriot penjaga kedaulatan NKRI terus mengalir.

Antara lain, dari Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan pejabat utama Polres Gresik. Alumnus Akpol 2001 ini melakukan takziah ke rumah lima awak kru KRI Nanggala-402 yang asal Gresik pada Sabtu, 1 Mei 2021. 

Mantan Kapolres Ponorogo itu didampingi Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra, Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dan Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi. 

Rombongan kali pertama melakukan takziah ke rumah duka keluarga Serda Harmanto di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan. Mereka tiba pukul 09.00 disambut istri Harmanto, Ely Lailatul Afifah.

Setelah berdoa bersama, rombongan melanjutkan takziah ke rumah duka keluarga Sertu Hendro Purwanto di Desa Pengampon, Kecamatan Menganti.

Berikutnya, ke kediaman mendiang Kapten Yohanes Heri Santoso di Kompleks Perum TNI AL Jl. Batu Pualam, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo. Kemudian, menuju rumah duka keluarga Serda  Syahwi Mapala dan Letda Adhu Laksmono. Rumah duka mereka di Kompleks Perum GMI, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo.

Di rumah duka kru KRI  Nanggala-402 yang tinggal di Gresik itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto selain berdoa untuk 53 kru kapal selam, juga, memberikan dukungan moral kepada para keluarga untuk diberikan ketabahan serta menyerahkan tali asih kepada kelima keluarga korban.  

“Kunjungan ini sebagai bentuk empati Polri atas tragedi yang menimpa KRI Nanggala-402. Sekaligus, memberikan dukungan kepada keluarga kru kapal selam yang menjalankan tugas,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Kapolres Arief, juga meminta masyarakat untuk cerdas menggunakan media sosial dengan bahasa yang baik dan bijak menyikapi tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Perairan Selat Bali.

“Kami minta dalam mengomentari musibah tenggelamnya kapal selam Nanggala-402 masyarakat bijak dalam bermedsos,”imbau AKBP Arief Fitrianto. (yad)

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat


GRESIK,1minute.id – Mutasi dan rotasi pimpinan di polsek dan kepala satuan jajaran Polres Gresik kembali bergulir pada Rabu, 17 Maret 2021. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama (PJU) di Aula Sarja Arya Racana Polres Gresik itu. 

Tiga PJU itu adalah Kasat Binmas yang dijabat AKP Zunaedi menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Driyorejo menggantikan Kompol Wavek Arifin. Wavek memasuki masa purna tugas di Mapolres Gresik.

Jabatan yang ditinggalkan Zunaedi digantikan AKP M Said semula menjabat Kasubag Hukum Polres Gresik. Kemudian, Kasat Polair Polres Gresik yang sebelumnya dijabat AKP Masyhur Ade digantikan AKP Poerlaksono yang sebelumnya menjadi Kasat Polair Polres Pasuruan.

Masyhur Ade menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo.
Sedangkan, Kapolsek Wringinanom dijabat oleh Iptu Kristisnto menggantikan AKP Cristian Bagus Yulianto akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya menyampaikan mutasi jabatan dalam organisasi Polri merupakan suatu hal yang biasa untuk pembinaan karir bagi anggota Polri dalam organisasi.

“Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kinerja semuanya dalam membantu secara pribadi maupun kedinasan khususnya di Polres Gresik. Sehingga situasi Kabupaten Gresik menjadi aman dan kondusif,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Upacara sertijab PJU ini dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan PJU Polres Gresik ini dilakukan dengan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, untuk pejabat baru segera menyesuaikan diri agar dapat melaksanakan tugas baru sesuai SOP yang ada. “Serta cepat menguasai lingkungan sekitar agar dapat bekerja dengan baik,”harap alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Selengkapnya

49 Unit Senpi Anggota Polres Gresik Ditarik, Ini Penyebabnya


GRESIK,1minute.id – Puluhan senjata api anggota Polres Gresik menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan untuk mengantisipasi penyalagunaan senpi itu dipimpin Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar. Pemeriksaan puluhan senpi dilakukan di Mapolres Gresik pada Senin, 1 Maret 2021.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, meminta kepada seluruh personil yang membawa senjata api (senpi) bisa menggunakannya secara profesional dan sesuai SOP (Standar Opersional Prosedur).  Alumnus Akpol 2001 itu, kembali menegaskannanggota yang memegang senpi selalu waspada dan tidak ceroboh saat membawa maupun menggunakan senpi.

“Gunakan senjata api sebaik mungkin dan pedomani Standar Opersional Prosedur yang berlaku, dan jangan dipergunakan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan kesatuan,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Sementara itu, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar mengatakan pemeriksaan senpi anggota Polres dan polsek jajaran Polres Gresik antara lain pengecekan surat-surat dan kebersihan senpi. “Tujuannya untuk memastikan senpi dinas atau yang dipegang anggota siap pakai dan digunakan,”ujar Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar didampingi Kasi Propam Polres Gresik Ipda Suharto dan Kasubag Sarpras Bag Sumda M. Zainudin pada Senin, 1 Maret 2021.

Ia menambahkan, jika surat-surat dalam kondisi mati maka senpi tersebut akan diambil. “Jika surat maupun kebersihan tidak diperhatikan, maka senpi tersebut akan ditarik. Itu sudah menjadi sanksi bagi anggota,”katanya. Kompol Eko Iskandar melanjutkan tidak semua anggota memegang senpi. Sebab, anggota yang memegang senpi harus memenuhi syarat. Seperti lulus ujian psikotes atau psikologi kemudian uji praktek menembak.

“Itu syarat yang harus dilalui oleh anggota. Nantinya pemeriksaan senpi ini juga akan terus dilakukan secara berkala,”kata perwira satu mawar di pundak itu. “Pemeriksaan senpi juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan senpi oleh anggota,”tegas mantan Kasatlantas Polresta Sidoarjo itu.

Kasi Propam Polres Gresik Ipda Suharto menyatakan, ada 49 senpi yang di tarik karena masa berlaku habis. “Selain memeriksa kondisi fisik senjata, pihaknya juga mengecek administrasi penggunaan senjata api para anggotanya. Hal itu agar kepemilikan senjata ini jelas dan terdata,”katanya. (*)

49 Unit Senpi Anggota Polres Gresik Ditarik, Ini Penyebabnya Selengkapnya

Kapolres Gresik Wajibkan Anggota Jalani Tes Urine


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memwarning anggota untuk tidak main-main dengan narkoba. Sanksi cukup berat yakni pidana hingga pemecatan. 

Untuk memastikan anggota bersih dari narkoba Polres Gresik melakukan tes urine kepada seluruh anggota di ruang Dokes lantai 1 Gedung utama Polres Gresik pada Senin, 22 Februari 2021.

Tes urine sebagai langkah preventif mencegah penyalagunaan narkoba di tubuh anggota Polri. Tes urine anggota ini dipantau langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Tampak hadir Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasi Propam Ipda Suharto dan Paurkes Polres Gresik Ipda Sugioto.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengetakan semua anggota Polres Gresik wajib menjalani tes urine ini. Tujuannya. agar anggota tetap menjaga kesehatan dan tidak sekali-kali mencoba menggunakan Narkoba.
“Kegiatan tes urine seperti ini akan dilakukan secara rutin dan mendadak,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. Ia menambahkan akan terus lakukan sidak dan cek urine terhadap anggota Polres. 

“Anggota Polres Gresik Hal ini menunjukkan bahwa Polres Gresik harus siap menjalani tes urine kapanpun. Kita harus menjadi contoh dan teladan buat masyarakat,”tegasnya. 

Untuk diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Wibowo telah mewarning seluruh anggota Polri untuk melakukan penyalagunaan narkoba. Kapolri tidak memberikan toleransi kepada personel yang penyalahgunaan narkoba atau terlibat langsung dalam peredaran narkoba dengan cara memberikan tindakan tegas berupa pemecatan dan pemidanaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Kapolres Gresik Wajibkan Anggota Jalani Tes Urine Selengkapnya

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan


GRESIK,1minute.id –  Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana menerapkan PPKM skala Mikro. 

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) tetap gencar dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Ada juga, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan di Jalan Basuki Rahmat dekat Mapolres Gresik lama.Semua pengguna jalan, seperti pengendara motor, mobil, pengayuh becak maupun pejalan kaki yang kebetulan melintas mendapatkan masker atau hand sanitizer.

Pembagian masker dan hand sanitizer ini untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya diperingati besok, Selasa 9 Februari 2021. Puncak HPN akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Kapolres Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 .

 “Kegiatan operasi yustisi akan selalu dilakukan , diikuti dengan rapid antigen untuk memperluas testing sehingga bisa mengurangi angka positif dan grafik bisa menurun,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Hari ini adalah PPKM terakhir, dan selanjutnya PPKM skala mikro akan diterapkan didaerah mana di tingkat desa  atau kelurahan akan diputuskan Pemkab Gresik bersama Satgas Covid-19 untuk menekan penyebaran virus berawal dari Wuhan,Tiongkok itu. (*)

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi


GRESIK, 1minute.id – Satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Gresik menangkap Iwan Prasetyo. Pemuda 25 tahun menjadi pengedar sabu-sabu. Unyil disergap di pos parkir di Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo. Pemuda tinggal di Jalan Imam Bonjol, Medaean, Sidoarjo ini kaki tangan Suhariyanto. Pengedar narkoba dalam kemasan wafer yang ditangkap anggota Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik di sekitar SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Identitas Unyil, sebagai pemasok narkoba kemasan wafer itu dari “nyanyian” Suhariyanto. Anak buah AKP Hery Kusnanto, Kasatreskoba Polres Gresik njujug tempat parkir di Jalan Letjen Sutoyo, tempat Unyil bekerja sebagai juru parkir atawa jukir.

Unyil mengemas barang haram itu lebih variatif dibandingkan Suhariyanto. Sabu-sabu dengan bungkus permen mint, atau bungkus wafer. Calon pengguna hanya cukup sebut kemasan saja. “Cak tuku wafer siji,”ujar sumber. Atau, tuku permen siji. Untuk kemasan wafer berisi 0,30-an gram. Kemasan lain bisa lebih berat lagi. Harga juga berbeda.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan membenarkan anggotanya melakukan penangkapan pengedar narkoba di Sidoarjo. “Iya benar, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari ungkap kasus sebelumnya. Sat Narkoba Polres Gresik terus mengejar pelaku lain jaringan narkoba antarkota tersebut,”terang AKBP Arief Fitrianto pada Kamis, 4 Februari 2021. Dari tangan pelaku Tim Sat Narkoba berhasil mengamankan dua paket kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor timbang masing-masing 0,34 gram  dan  0,30 gram.  

Tersangka Unyil itu mengemas dua paket sabu siap edar ini dalam bungkus wafer berlapis kemasan permen. Namun, petugas jeli. “Pemasok sabu antarkota berkedok tukang parkir,”tambah alumnus Akpol 2001 ini.  Unyil dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 (ayat (1)  UU RI No. 35/2009 tentang narkotika. Bunyinya, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana paling sedikit 5 tahun,  paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar,  paling banyak Rp 10 miliar.  (*)

Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi Selengkapnya

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin


GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jilid II berakhir 8 Februari 2021. Aparat semakin intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) dan pembagian masker kepada masyarakat. Danrem 84 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo pun turun langsung ke pasar tradisional, Pasar Gresik di Jalan H. Samanhudi, dan Pasar Sidomoro,  Gresik pada Rabu, 3 Februari 2021.

Danrem Herman Hidayat didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kepala Pol PP Gresik Abu Hasan. Jenderal bintang satu itu blusukan ke pasar tradisional untuk memastikan pedagang dan pengunjung pasar aset Pemkab Gresik itu mematuhi prokes.  Selain itu, Brigjend TNI Herman Hidayat sekaligus sosialisasi dan membagikan masker kepada masyarakat dan pedagang pasar. 

Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjend TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan pembagian masker gratis seperti ini akan dilakukan secara terus menerus. Ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan. Khususnya dalam hal memakai masker ketika keluar rumah. “Dengan memakai masker dapat menghindarkan diri dari virus covid-19,”kata Jenderal satu bintang itu. Kegiatan pembagian masker ini, tambahnya, dilakukan setiap hari di sejumlah tempat berpotensi menularkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto membagikan masker di pasar tradisional pada Rabu, 3 Februari 2021

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memakai masker saat keluar rumah,”ujarnya saat mengunjungi Pasar Sidomoro dan Pasar Kota Lama. Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama PPKM ini masyarakat diminta untuk disiplin 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Tadi kami sosialisasikan juga terkait vaksinasi. Masyarakat cukup antusias. Menanyakan terkait cara untuk vaksinasi dan biaya. Kami sampaikan program vaksinasi tersebut gratis,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang ikut membagikan masker gratis terus menggaungkan disiplin protokol kesehatan. Ia membagikan masker untuk pedagang dan pembeli yang berdatangan ke lokasi.

“Ini bisa dipakai untuk masker cadangan Pak, Bu. Selalu pakai masker saat keluar rumah nggih,”pinta alumnus Akpol 2001 itu.  Perwira dua melati di pundak itu berjanji terus optimalkan PPKM dengan membagikan masker. Pembagian masker dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik.  “Kami tiga pilar hadir di pasar ini untuk mensosialisasikan, mengingatkan, membagikan masker-masker tersebut karena masker itulah yang akan menyelamatkan kita semua,”kata AKBP Arief Fitrianto. (*)

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin Selengkapnya

Pastikan Rekapitulasi Aman, Kapolres Tinjau Empat PPK


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memantau proses rekapitulasi atau penghitungan suara Pilbup Gresik di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK), Minggu 13 Desember 2020.

Ada empat kecamatan yang didatangi alumnus Akpol 2001 itu.  Yakni, PPK Gresik Kota, Kebomas, Duduksampeyan dan Benjeng.

AKBP Arief Fitrianto mengatakan, meskipun dalam kondisi hujan dan gerimis seluruh personil Polres Gresik semangat dalam mengamankan proses penghitungan suara di tingkat PPK. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang terlibat, karena hingga saat ini kondusifitas kamtibmas tetap terjaga. Pilkada berjalan aman, damai, sejuk dan sehat.

“Polres Gresik akan selalu memberikan pengamanan maksimal dalam setiap tahapan pilkada,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.  

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Santri untuk selalu kondusif. Semua pihak tidak melakukan kegiatan pengumpulan massa. Apalagi sampai menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

“Selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan 3M. Memakai masker menjaga jaran dan mencuci tangan dalam setiap kesempatan,”ujarnya. 

Sementara itu, dalam pantauan 1minute.id, rekapitulasi aplikasi Sirekap KPU pukul 20.30 sudah hampir 100 persen. Tepatnya, 98,5 persen. Paslon Niat tetap bertengger di posisi pertama dengan 364,132 suara atau 51 persen. Sedangkan, paslon QA mengantongi 49 persen atau 350,110 suara. (*)

Pastikan Rekapitulasi Aman, Kapolres Tinjau Empat PPK Selengkapnya