Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id – Matahari baru setinggi tombak. Pardi, 70, warga Dusun Kricak, Desa Karangan, Kecamatan Benjeng,  Kabupaten Gresik sudah berada di sawah. Kakek dua cucu  itu bertani ditemani  istrinya, Ika, 60. Rumah sederhana berdinding gebyok itu kosong. 

Pardi baru satu jam berada di sawah mendapatkan kabar rumahnya terbakar. Saat itu, sekitar pukul 07.30 WIB. Pardi bergegas pulang. Namun, api yang diduga berasal dari bagian dapur itu terus membesar. Tiuapan angin dan bangunan rumah terbuat dari kayu dan bambu semakin mempercepat api membesar. Sejumlah warga setempat berusaha memadamkan amuk si jago merah itu. 

Mereka menggunakan ember, bak mandi berisi air untuk menjinakkan api. Namun, ikhtiar warga belum berhasil memadamkan api. Husen, salah satu warga setempat  berinisiatif meminta bantuan petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus membesar dan melahap seluruh bangunan rumah milik Pardi tersebut. Bangunan rumah pun ambruk, rata dengan tanah. Beruntung api tidak sampai merebet ke rumah warga lainnya. Ketika api mulai padam, petugas Damkar Gresik tiba di lokasi kebakaran. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, petugas damkar mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 07.28 WIB. Petugas tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB. Ada sejumlah penyebab petugas tidak bisa cepat datang ke lokasi kebakaran. Pertama, lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK) cukup jauh. Selain itu, imbuhnya, ketika laporan masuk api sudah besar dan nyaris menghabiskan bangunan rumah. “Rumah cepat terbakar habis dikarenakan terbuat dari kayu dan bambu,” tegasnya. 

Informasi yang dihimpun keluarga Pardi masih menggunakan tungku pemasak bahan bakar kayu. Diduga, saat meninggalkan rumah, api di tungku pemasak belum mati total. Tiuapan angin membuat api di tungku membesar. Api kemudian membakar rumah. Benarkah? “Belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Musibah kebakaran rumah Pardi ini menambah panjang jumlah kebakaran di awal tahun ini. Catatan Dinas Damkar Gresik selama Januari 2023 terjadi 6 kali kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar Selengkapnya

Mengganti Ban Sambil Merokok, Dua Kios Ludes Terbakar, Satu Korban Mengalami Luka Bakar 

GRESIK,1minute.id – Kios tambal ban dan Kios penjual bunga di Jalan Raya Petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik diamuk si jago merah pada Sabtu, 17 Desember 2022. Kebakaran yang diduga akibat percikan api puntung rokok itu mengakibatkan istri pemilik kios tambal ban mengalami luka bakar. 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik di posko Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian sehingga lidah api tidak menjilat kios lainnya. Informasi yang dihimpun menyebutkan sekitar pukul 10.08 WIB, ada seorang pengendara motor mendatangi kios tambal ban milik Pak To. Pengendara itu datang untuk ganti ban motor yang sudah usang. 

Petugas tambal ban lalu mengganti ban motor milik konsumennya itu. Petugas mengganti ban motor sambil ngudut alias merokok. Padahal kios tambal itu juga menjual eceran bahan bakar motor (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite. Diduga ada sisa BBM yang tercecer sehingga menimbulkan bara api. Blubbb! Api membesar kemudian menyambar istri tambal ban yang belum diketahui identitasnya itu.

Pemilik Kios tambal ban panik. Api semakin membesar dan membakar kios penjual kembang nyekar milik Ny. Juana yang ada di samping kios tambal ban itu. Sejumlah pengendara yang melihat kejadian itu melaporkan ke Petugas Damkarmat Gresik. Sebanyak delapan anggota Damkarmat dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air dibawa komando perwira piket, Eka Prapangasta W.D., meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Selain dari Damkar Gresik, juga melibatkan Petugas Damkar dari Lakarsantri, Surabaya akhirnya bisa mengusai amuk si jago merah. Kepala Dinas Damkar Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyatakan, dugaan awal kebakaran kios tambal ban juga menjual BBM eceran akibat human error. “Keterangan saksi di TKK menyebut tukang tambal ban sambil merokok ketika melakukan pergantian ban,” terang Sinaga.  

Kebakaran yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar itu, kejadian kali kedua di Desember 2022. “Kami ingatkan untuk semua warga untuk terus berhati-hati,” ujarnya. Tentang korban luka bakar, Sinaga yang mantan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, ini menyebut telah dilakukn ke rumah sakit. “Korban dibawa ke Puskesmas Driyorejo,” katanya.  (yad)

Mengganti Ban Sambil Merokok, Dua Kios Ludes Terbakar, Satu Korban Mengalami Luka Bakar  Selengkapnya

Ditinggal Kerja, Rumah Warga Lopang Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan telah tiba. Namun, bencana kebakaran masih kerap terjadi. Dalam kurun waktu dua hari terakhir ini, ada tiga kejadian kebakaran di Gresik. Rincianya dua kali kebakaran alang-alang dan satu kejadian kebakaran rumah. 

Musibah rumah terbakar kali terakhir menimpa keluarga Slamet di Dusun Lopang, Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. Beruntung tidak ada korban jiwa kebakaran yang diduga akibat korsleting itu.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkar Gresik rumah Slamet di lahap si jago merah terjadi pukul 11.10 WIB. Siang itu, rumah semi permanen itu dalam kondisi kosong. Slamet sedang bekerja. 

Tiba-tiba muncul asap dari dalam rumah tersebut. Tiuapan angin membuat lidah api cepat membesar. Warga dusun Lopang, Desa/Kecamatan Driyorejo panik. Sejumlah warga mencoba untuk memadamkan amuk si jago merah dengan menyiramkam air dari wadah ember. Sebagian warga lainnya menghubungi kantor Damkar Gresik. Petugas Damkar dari posko Krikilan, Kecamatan Driyorejo menuju lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pukul 11.12 WIB. Sebanyak delapan personil berangkat menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air berangkat pukul 11.15 WIB. 

“Anggota tiba di lokasi kebakaran pukul 11.26 WIB atau tidak lebih dari 15 menit,”kata Sinaga pada Kamis, 13 Oktober 2022. Standar Respon time berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri adalah 15 menit, pasca menerima laporan kebakaran. Kecepatan anggota damkar itu akhirnya bisa mengurangi fatalitas. Api cepat dikuasai sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya. “Penyebab kebakaran dugaan sementara adalah korsleting,”ungkap Sinaga. 

Dalam catatan Dinas Damkarmat Gresik kurun waktu 13 hari di bulan Oktober 2022 terdapat 10 kejadian kebakaran dan 15 kejadian penyelamatan. (yad)

Ditinggal Kerja, Rumah Warga Lopang Ludes Terbakar  Selengkapnya

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat sebanyak 122 kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Periode Januari sampai Agustus 2022. Bencana itu diprediksi masih akan terus bertambah. Pada Agustus 2022, penyumbang musibah terbesar yakni 50 kejadian kebakaran. 

Artinya, kebakaran terjadi rata-rata 2 kejadian saban harinya. Bagaimana cara Dinas Damkarmat Gresik meminimalisir musibah yang kebakaran di Gresik? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan.

Mengapa? “Saat ini sedang musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan bahaya kebakaran,”kata Sinaga pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menghimbau mematikan atau mencabut alat elektronik ketika meninggalkan rumah. “Aliran listrik bisa menimbulkan korsleting menjadi penyebab terjadinya kebakaran,”tegas mantan Kepala Disbudparpora Gresik ini.

Himbauan kewaspadaan kebakaran telah dilayangkan Damkarmat kepada para camat. 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Surat himbauan itu disampaikan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan. Intinya meminta seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam hal mengantisipasi kebakaran yang terjadi di daerah yang masing-masing. 

“Harapan kami mari kita bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan media untuk mensukseskan meminimalisirkan terjadinya kebakaran,”tegas Sinaga. (yad)

Kejadian Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Industri Gresik

Periode Januari – Agustus 2022.

Kebakaran : 122 Kejadian

Rinciannya : Perusahaan (18 kejadian) ; Home Industri (10) ;  Rumah (18) ; Ilalang (60) ; Pohon (1) ;  B3 (Gas Elpiji) (5) dan Kabel Listrik (5).

Penyelamatan: 250 kejadian 

Rinciannya : Ular (135 kejadian) ; Tawon (64) ; Biawak (16) ; Musang (3) ; Kucing (9) ; Kera (1) ; Kendaraan (5) ; Manusia (Cincin) (8) ; Pohon (2) ; B3 (gas elpiji) (6) dan Burung Hantu (1)

(Data Dinas Damkarmat Gresik)

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan  Selengkapnya

Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai akhir pekan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Kali pertama terjadi gudang pabrik kayu di Jalan Raya Ambeng-Ambeng, Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan terjadi pukul 13.45 WIB. Baru ngeluk geger petugas Damkar mendapatkan pengaduan warga kebakaran di lahan kosong 

PT.Bukit Graha Indah di Jalan Sunan Prapen, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas. Untung dua kebakaran yang berawal dari membakar sampah itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, kebakaran gudang bermula dari pembakaran sampah dari toko buah sebelah gudang kayu. Tiupan angin membuat lidah api membesar dan menjilat gudang kayu. 

Sebanyak 12 petugas dibagi menjadi dua regu memadamkan amuk si jago merah. “Api baru bisa dipadamkan kurang dari tiga jam. Tidak ada korban jiwa dan korban luka. Untuk kerugian belum diketahui,”kata mantan Kadishub Gresik itu. (yad)

Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar  Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 6 Agustus 2022. Sebuah bengkel reparasi motor di Jalan Raya Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun ludes terbakar. 

Bengkel milik Askur itu habis dilahap amuk si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menimbulkan kepanikan warga desa tersebut. Sebab, amuk si jago merah terjadi saat warga mayoritas terlelap tidur.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, pihaknya mendapatkan kebakaran bengkel  dari Ilyas, anggota Polsek Sidayu pada pukul 22.40 WIB. Dua unit mobil damkar dan suplai air tiba pukul 22.46 WIB. Enam anggota Damkar di Unit Kecamatan Dukun yakni Didik Sulistiyono ; Joko Suprayitno ; Achmad Fauzi ; Ahmad Siswantoro ; Awaludin Jamil dan Anang Mustofa berjibaku untuk proses melakukan pemadaman. 

Proses pemadaman tidak lebih 60 menit. Penyebab terjadinya kebakaran itu masih dilakukan penyelidikan. “Akan tetapi, dugaan awal akibat human error. Pemilik bengkel diduga lalai mematikan puntung rokok,”kata Sinaga. 

Keberadaan Unit Damkar di Kecamatan Dukun itu terbukti efektif petugas melakukan pemadaman. Merujuk Permendagri 144/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal sub Pemadam Kebakaran Respon time maksimal 15 menit.  Kejadian kebakaran bengkel petugas Damkar tiba dilokasi “hanya” 6 menit. Kecepatan petugas itu karena lalu lintas lengang dan Damkar berada di dekat posko unit Damkar. 

Namun,  beberapa kejadian serupa,  rata-rata respon petugas itu lambat. Sebab, Dinas Damkar Gresik hanya memiliki 3 posko yakni posko utama di Kantor Pol PP Gresik ; Posko Driyorejo dan Posko Dukun. Dalam Forum Group Discussion (FGD) dilakukan Dinas Damkar dengan pembicara Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim, Suberi dan anggota Damkar Kota Batu, Jawa Timur, dengan julukan Gresik Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik normatifnya posko Damkar ada di setiap kecamatan, 18 kecamatan. 

Selain posko, keterbatasan lainnya ada jumlah personil serta jumlah mobil damkar. Saat ini, Dinas Damkar Gresik memiliki 13 unit kendaraan (6 unit mobil damkar dan 5 unit mobil penyuplai air). Enam unit mobil damkar itu ditempatkan di posko unit Driyorejo dan Dukun. Masing-masing 1 unit damkar dan 1 unit suplai air. Sedangkan, 2 unit damkar dan 3 unit mobil suplai stanby di Kota Gresik. Lalu sisa dua unit ditempatkan dimana? Dua unit mobil damkar mangkrak karena rusak. 

Sinaga mengungkapkan, meski kondisi serba terbatas itu, pihaknya tetap all out untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan membentuk komunitas perusahaan di Gresik yang memiliki mobil damkar. Selain itu, kami akan melakukan MoU dengan Kabupaten/Kota yang berbatas langsung dengan Gresik. Ketika ada musibah kebakaran untuk saling bantu memadamkan,”kata Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar  Selengkapnya

3 Kali, Perabot di Eks Gedung Pengadilan Negeri Gresik Terbakar 

GRESIK, 1minute.id – Perabot di gedung eks Pengadilan Negeri (PN) Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Gresik terbakar pada Sabtu dini hari, 26 Februari 2022. Kebakaran kali ketiga kurun waktu 2021 – Februari 2022. Beruntung petugas Damkar Gresik cepat tiba di lokasi sehingga amuk si jago merah bisa cepat dikuasai. 

Penyebab terbakarnya perabot dan berkas-berkas kertas itu diduga dibakar oleh orang gila. Eks kantor PN Gresik ini suwung sejak boyongan ke kantor PN baru di Jalan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Tidak penjaga ketika malam hari. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik A.H. Sinaga, pihaknya sekitar pukul 02.30 menerima laporan kebakaran tersebut.  Pelapor Achmad Fauzi, warga sekitar lokasi kejadian. Dini hari itu, Sinaga masih stand by di kantor.  Sekitar pukul 02.35 dua mobil Damkar tiba di lokasi kejadian. “Api membakar bagian dalam,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu.

“Di dalam masih ada berkas-berkas dan perabotan kursi dan meja. Ini kebakaran yang ketiga di Kantor eks PN. Yang sebelumnya pada Desember 2021,” jelasnya. Menurut informasi gedung eks PN Gresik itu suwung. Tidak ada penjaganya. Ketika malam gedung eks orang mencari keadilan itu kerap digunakan tidur oleh pengamen , anak jalanan (anjal) hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Karena tanpa penerangan, penghuni nomaden itu biasanya menyalakan lilin atau bakar sampah. Nah, Sabtu dini hari, diduga ada ODGJ yang bakar-bakar. Api menjalar ke perabotan dan kertas yang berada di gedung eks PN Gresik itu. Sekitar pukul 03.50 atau menjalang Subuh, petugas berhasil menguasai si jago merah. “Beruntung tidak ada korban jiwa. Catatan kami, gedung ini (eks PN Gresik,Red) sudah tiga kali terbakar,”ujar Sinaga di lokasi kejadian. (yad)

3 Kali, Perabot di Eks Gedung Pengadilan Negeri Gresik Terbakar  Selengkapnya

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 257 dari 527 kios hangus terbakar. Kebakaran hebat di pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu diduga akibat korsleting listrik.  

Kebakaran menjelang Salat Subuh ini menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi kebakaran pasar yang berdiri sejak zaman kolonial Belanda itu. Pasar Sidayu berada di sisi utara Alun-alun Sidayu itu mulai buka Badal Subuh hingga pukul 12.00. Pada, hari pasaran yakni Pahing, pasar buka sampai pukul 15.00.

Selama 3 jam, Bupati Fandi Akhmad Yani berada ditengah-tengah pedagang yang terkena musibah kebakaran itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang pagi memakai baju koko warna putih dan berkopiyah mendengarkan keluhan pedagang setempat. Sesekali Bupati 36 tahun itu memeluk pedagang untuk menenangkan mereka. 

PASAR DARURAT: Sejumlah pedagang mulai berjualan di Alun-alun Sidayu karena tempat jualan mereka di Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian memutuskan aktifitas pedagang pasar tidak boleh terhenti. Untuk sementara, pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun Sidayu. Pemkab akan mendirikan tenda untuk para pedagang berjualan di Alun-alun. Revitalisasi Pasar Sidayu akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kita akan koordinasikan dengan DPRD dan pihak terkait. Mohon doanya agar pemulihan pasar ini dapat kita lakukan secepatnya,”kata Gus Yani. Dalam pengamatan 1minute.id,  amuk si jago merah terjadi pukul 04.00. Pasar masih tutup. Tiba-tiba api menyembul ke angkasa. Dalam hitungan menit api membesar dan meluluhlantakkan 259 dari 527 kios yang ada. 

Sekitar pukul 07.00, petugas Damkar Gresik berhasil menguasai amuk si jago merah. Pembasahan hingga pukul 13.00 masih terus dilakukan. Meski, terbakar pedagang masih bersyukur. Sebab, tidak semua barang dagangan ludes. Bahkan, sebagian barang dagangan belum dikirim. “Kami baru kulakukan. Tapi, barang akan dikirim besok (Senin Pahing,Red),”kata seorang pedagang. 

Pahing adalah hari pasaran di Pasar Sidayu. Biasanya, banyak pembeli. Saking banyaknya calon pembeli jam operasional pasar buka hingga badal Asar. “Hari biasa, jam 9-an sudah sepi,”kata Maskur, warga setempat ditemui 1minute.id pada Minggu, 30 Januari 2022. (yad)

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu  Selengkapnya

Ditinggal Antar Tangga, Bengkel Las Setrohadi Terbakar


GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di wilayah hukum Gresik. Kali ini bengkel motor di Jalan Raya Gresik-Babat di Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Bengkel itu milik Aris. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 31 Juli 2021 itu tidak menimbulkan korban jiwa. Karena bengkel las sedang tutup. Informasi yang dihimpun, bengkel las di Jalan Raya Gresik-Babat di Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik diketahui terbakar pada Sabtu malam. Saat itu, Ahmad, salah seorang saksi melihat bara api melahap bengkel las milik Aris itu.

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.59,”kata Kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta pada Sabtu malam, 31 Juli 2021. Api sudah membesar. Lidah api hampir melahap seluruh isi gudang. Sejumlah warga mendengar ada suara mirip ledakan dari dalam bengkel las. Suara itu diduga berasal dari tabung las. Sehingga menimbulkan suara mirip  ledakan. Blarrrr!

Aris, pemilik bengkel ketika musibah itu terjadi sedang mengantar tangga kepada konsumennya di Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan. Bengkel pun kosong. Petugas damkar berhasil menguasai amuk si jago merah sekitar pukul 20.25. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk menjinakkan api.  (yad)

Ditinggal Antar Tangga, Bengkel Las Setrohadi Terbakar Selengkapnya

Main Korek Api, Toko Mainan Terbakar, Satu Korban Ditemukan Tewas


GRESIK,1minute.id – Toko mainan anak di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik hangus diamuk si jago merah pada Rabu, 12 Mei 2021. Kebakaran kali keempat di bulan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Korban adalah anak laki-laki berusia 5 tahun.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah petugas Damkar Pemkab Gresik berhasil memadamkan amuk si jago merah sekitar pukul 13.48 tadi.

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 11.50 korban anak bermain korek api dalam toko yang menjual aneka jenis permaian anak. Mulai mobil-mobilan, hingga permainan anak-anak perempuan. Semua bahan terbuat dari plastik. 

Korban bermain sendiri korek api. Tiba-tiba karek menyambar salah satu mainan. Kondisi cuaca terik, angin dan bahan mudah terbakar api membesar. Bocah 5 tahun itu panik. Tapi, api sudah mengepung seluruh bangunan. Jalan Raya Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik macet. Karena masyarakat berjubel untuk melihat kebakaran di siang bolong itu.

Kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan, pihaknya kali pertama mendapatkan laporan masyarakat pukul 12.01. Satu tim damkar dikerahkan. Dibantu damkar dari Surabaya. “Api bisa kami kuasai pukul 13.48. Satu jam lebih karena media terbakar plastik mainan anak,”kata Eka dikonfirnasi WhatsApp pada Rabu, 12 Mei 2021.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno mengatakan, dugaan awal terbakarnya toko mainan karena korek api. “Anak pemilik toko diduga mainan korek api. Kemudian terbakar,”kata Tatak. Satu korban meninggal dunia akibat kebakaran itu. “Korban anak laki-laki usianya diperkirakan 5 tahun,”tegas mantan Kapolsek Cerme itu. (yad)

Main Korek Api, Toko Mainan Terbakar, Satu Korban Ditemukan Tewas Selengkapnya