Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintahan Desa atau Pemdes Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menggelar Musyarawah Rencana Pembangunan Desa atau Musrenbangdes, Penyusunan DU RKP tahun 2026 dan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes tahun 2025. 

Dua agenda penting tahunan itu dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa Laban Hadi Purwanto ini digelar di Balai Desa setempat pada Rabu malam, 23 Oktober 2024.

Musrenbangdes yang bertujuan Penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah atau DU RKP 2026 ini diikuti ratusan warga. Mereka berasal dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Desa, Badan Permusyawarahan Desa atau BPD, dan  unsur masyarakat, antara lain tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, karang taruna, serta PKK.

Selama hampir dua jam Musrenbangdes berlangsung gayeng. Dalam musyawarah itu warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan usulan program. Semua aspirasi yang muncul itu untuk kepentingan warga. Harapannya,  bisa semakin meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan desa yang berjumlah 2.400 kepala keluarga atau KK itu.

MUSRENBANGDES LABAN : Para pemangku kepentingan mengikuti Musrenbangdes Penyusunan DURKP 2026 dan Penetapan RKPDes 2025 di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu malam, 23 Oktober 2024 ( Foto : Pemdes Laban untuk 1minute.id)

Hadi Purwanto, Pj Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, menyampaikan kesimpulan  hasil musrenbang terdapat ada empat aspirasi masyarakat. Empat usulan masyarakat yaitu : 

1. Warga masyarakat menginginkan seluruh saluran air yang ada lingkungan pemukiman desa di pasang uditch.

2. Membina peran RT/ RW yang baru agar bisa berperan aktif menjaring dan menyampaikan aspirasi warga untuk pelaksanaan program pembangunan ke Pemdes Laban

3. Program Pembangunan infrastruktur di Desa Laban harus bermanfaat dan mengutamakan kegiatan pembangunan yang berskala prioritas / paling urgent dan 

4. Pemdes Laban agar bisa mengupayakan pembangunan Jaringan saluran air PDAM masuk ke Desa Laban.

“Empat usulan yang telah disepakati dalam musrenbangdes itu yang kami usulkan kepada Kecamatan,” tegas Hadi Purwanto pada Kamis, 24 Oktober 2024. “Harapan usulan itu bisa menjadi prioritas program pada tahun 2026 mendatang,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, usulan pembangunan  jaringan saluran air PDAM. Akan tetapi, investasi pembangunan jaringan PDAM ini cukup besar. “Selama ini, warga menggunakan air HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum),” kata Hadi Purwanto yang juga Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat atau Kasi Kesra Kecamatan Menganti itu. 

Ketika musim kemarau, debit air yang bersumber dari air bawah tanah itu berkurang. Oleh karena itulah, warga mengharapkan pemerintah membangun jaringan air PDAM. 

Setelah Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, acara dilanjutkan dengan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes 2025. 

Untuk diketahui DU RKP merupakan usulan yang akan diteruskan ke Kecamatan untuk menjadi prioritas pada tahun perencanaan yang akan datang.  DU RKP biasanya dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). 

Musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, BPD, dan unsur masyarakat. Dalam Musrenbangdes, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan usulan program pembangunan. Hasil diskusi dan masukan dari peserta Musrenbangdes akan menjadi dasar untuk menyusun RKPDes. (yad)

Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik Selengkapnya

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap dua orang dalam dugaan pelaku pembunuhan Aris Suprianto. Pemuda 30 tahun itu ditemukan tewas di kamar rumahnya di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 November 2023.

Jasad Aris Suprianto alias AS itu mengenaskan. Kepala berdarah-darah diduga dikepruk dengan paving dan palu. Sedangkan, bagian mulut tertancap sebilah pisau. Tidak lebih dari sepekan, AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik bersama sejumlah anggota Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik menangkap 5 orang terduga pelaku. Yakni, dua orang tersangka pembunuhan dan tiga tersangka penadah hasil kejahatan. 

Dua tersangka utama adalah Irfan Suryadi, 24, warga Desa Tulus Ayu, Kecamatan Belitang Madang Raya,  Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ditangkap di Tegal Jawa Tengah. Dan, Hengky Pratama Susanto, 23, warga Dusun Ngepung Sari, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik diringkus di Desa Morowudi. 

Sedangkan, tiga tersangka penadah kejahatan, yakni ; Alditia Rosyadi, 28, warga Desa/Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang,  Jawa Tengah, pembeli gawai korban ; Supriyadi, 35, warga Desa Genuksari, Kecamatan Genuk,  Kota Semarang dan Joko Dwi Utomo, 32, warga Blado, Desa Tegalarum, Kecamatan, Mranggen, Kabupaten Demak. Kedua tersangka terakhir ini ditangkap di Semarang, Jawa Tengah ini adalah pembeli sepeda motor Honda PCX nomor polisi (Nopol) L 3252 DAF.

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan, motif tersangka pembunuhan IS  dan HPS ingin menguasai harta benda milik korban, yaitu handphone maupun sepeda motor. Pada saat kejadian tersangka berada di rumah korban dan saat menjalankan aksinya pelaku takut korban berteriak sehingga dihabisi para pelaku.

“Para tersangka IS dan HPS sudah merencanakan terkait kasus tersebut. Kedua tersangka dijerat pasal 365 ayat 4 ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun dan pasal 338 KUHP maksimal 15 tahun,” ujar Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom didampingi Kasatreskrim olres Gresik AKP Aldhino Prima Pers Release di Mapolres Gresik pada Rabu, 6 Desember 2023.

Penangkapan jaringan pelaku pembunuhan ini berawal dari penangkapan penadah smartphone bernama Alditia Rosyadi di Rembang, Jawa Tengah. Alditia menyanyi gawai berasal Irfan Suryadi diketahui berada di Tegal, Jawa Tengah. AKP Aldhino Prima Wirdhan yang memimpin langsung perburuan pelaku dari Semarang menuju Tegal. Dalam interogasi awal, tersangka Irfan “nyokot” Hengky Pratama Susanto. Pemuda berusia 23 tahun asal Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Aldhino berkoordinasi dengan tim Resmob Polres dan Polsek Cerme melakukan penangkapan pemuda asal Ngepung, Desa Morowudi itu. Tersangka Hengky pun tidak ingin menanggung derita sendiri. Tiji Tibeh alias Mati siji, mati kabeh. Hengkysetelah menghabisi nyawa kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban dengan korporatif mengaku menjual kepada Supriyadi dan Joko Dwi Utomo. Kedua penadah motor hasil pembunuhan itu dijemput di Semarang. 

Penangkapan komplotan pelaku pembunuhan ini, membutuhkan waktu tidak lebih sepekan pascakejadian ini patut mendapat apresiasi. Sebab, pembunuhan korban Aris Suprianto ini minim saksi. Rumah korban di Desa Pranti, Kecamatan Menganti ini di perkampungan sepi. Hanya ada lima bangunan rumah, tiga diantaranya berpenghuni. Sedangkan, dua rumah lain suwung alias tanpa penghuni. Kejelian tim Inafis dalam melakukan olah tempat kejadian perkara, misteri tewas Aris Suprianto akhirnya terang benderang. 

Tersangka Irfan Suriyadi dan Hengky Pratama Susanto mengaku membunuh korban karena takut korban berteriak. Sehingga kedua tersangka membunuh korban dengan memukul korban menggunakan batu bata, palu dan pisau dapur. “Kami takut korban teriak sehingga spontan memukul kepala korban dengan batu,” kata mereka. (yad)

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan Selengkapnya

Gudang Cat dan Tiner di Kepatihan Industri Terbakar, Sehari 5 Kali Kebakaran di Gresik


GRESIK
,1minute.id – Kebakaran terjadi di gudang cat dan tiner serta gudang kabel dan kardus di Kepatihan Industri I, Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu malam, 3 September 2023. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran hebat yang melahap dua gudang tersebut. 

Dugaan awal, kebakaran di gudang UD Anugerah Jaya Sentosa dan Imam Jaya itu. Informasi yang didapat dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mendapatkan laporan dari pegawai di gudang buah (UD. Indofresh Jaya) melihat ada asap di gudang cet dan tiner, UD Anugerah Jaya Sentosa pada Minggu, 3 September 2023 pukul 19.15 WIB.

“Saat itu saksi sedang istirahat di dalam gudang melihat api di sela-sela atap gudang yang berasal dari gudang sebelah (gudan cat dan tiner UD Anugerah Jaya Sentosa,”Red),” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 4 September 2023.

Karena gudang cat dan tiner api cepat membesar. Ditambah tiupan angin menjadikan amuk api tidak terkendali. Lidah api menjilat gudang kabel dan kardus. Tim petugas damkar dari posko Menganti kuwalahan dan meminta bantuan dari posko kota dan posko Driyorejo. Selain 3 unit mobil damkar milik Pemkab Gresik Gresik. Terdapat bantuan satu unit mobil damkar dari PT Wilmar Nabati Indonesia dan dua unit mobil Damkar dari Pakal, Surabaya. “Pihak perusahaan juga menyiapkan 12 unit mobil tangki suplai air,” terangnya. 

Dengan kekuatan enam unit mobil damkar dan 15 unit mobil suplai air, petugas pemadam kebakaran tidak kesulitan untuk memadamkan amuk si jago merah yang membakar dua gudang tersebut. Petugas membutuhkan waktu selama 6 jam untuk menjinakkan amuk api tersebut. “Sekitar pukul 02.25 WIB, kami baru bisa memadamkan apinya,” terang mantan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, budayawan, pemuda dan olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.

Kebakaran gudang cat dan tiner serta gudang kabel dan kardus ini menambah panjang kejadian yang terjadi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Sampai 3 September ini, sudah 15 kejadian kebakaran. Rata-rata 5 kali kebakaran dalam sehari,” urai Sinaga. (yad)

Gudang Cat dan Tiner di Kepatihan Industri Terbakar, Sehari 5 Kali Kebakaran di Gresik Selengkapnya

Rekonstruksi Jalan Randegansari-Bangkingan Diestimasikan Rampung September 2023

GRESIK,1minute.id – Kepala Desa Gadung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Suwarno tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mewujudkan mimpi warganya memiliki jalan mulus. Jalan Raya Randegansari-Bangkingan. 

Jalan yang menghubungkan Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya itu. Sejak awal Mei 2023, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik merekonstruksi ruas jalan itu. Meski, rekonstruksi belum seratus persen tuntas. Rekonstruksi jalan Randegansari-Bangkingan sejak Mei 2023 panjangnya baru 300 meter, lebar 4 meter dengan konstruksi aspal. Sedangkan, bahu jalan selebar 1 meter dengan konstruksi rigit (perkerasan kaku).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk melalui perbaikan berbagai infrastruktur, terutama untuk infrastruktur yang menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan perbaikan infrastruktur jalan. Pemkab Gresik akan mengupayakan hal tersebut sesuai harapan kita semua untuk mewujudkan Gresik baru yang lebih maju,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Sementara itu, Pengawas proyek rekonstruksi ruas Jalan Randegansari-Bangkingang Agung Budi Prasetyo menyatakan, pengerjaan jalan Randegansari-Bangkingan mulai dikerjakan pada Mei 2023. Selesai  pada September 2023 nanti. Pekerjaan dimulai rigit bahu jalan. “Sekarang sudah bisa di lewati, nanti saat pengaspalan kemungkinan jalan akan di tutup sementara,” terang Agung pada Rabu, 15 Juni 2023.

Selama jalan ditutup kembali, masyarakat dihimbau untuk sementara melewati Jalan Penghubung Desa (JPD) Gadung. Lokasinya berada di sebelah selatan ruas jalan yang saat ini dikerjakan. Nanti akan dipasang pemberitahuan. Saat ini, sejumlah pekerja tersebut beraktivitas pekerjaannya. 

Kepala Desa Gadung Suwarno menyampaikan bahwa rekonstruksi jalan ini sudah dinantikan warga. Ini lantaran ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya ini cukup tinggi mobilitasnya. Disamping itu, banyak warganya yang juga membuka toko/warung di kanan kiri jalan.

“Warga sudah bertahun-tahun menunggu ada pengerjaan ini. Kini masyarakat super happy begitu mendengar bahwa ruas ini di rekonstruksi. Harapannya, nantinya rekonstruksi ini bisa terus berlanjut,” harapnya. Hadi, salah satu pengguna jalan setali tiga uang dengan Suwarno. “Setiap hari saya melintasi jalan ini. Semoga bisa segera rampung dan mulus nanti jalannya,” harapnya. (yad)

Rekonstruksi Jalan Randegansari-Bangkingan Diestimasikan Rampung September 2023 Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

KH Mulyadi Berikan Teladan, Gerakan 1 Juta Vaksin Booster di Ponpes Darul Ihsan Lancar 

GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Menganti menggelar Vaksinasi Booster Kerja Bareng Polri, PBNU dan Kemenag RI pada Sabtu, 23 April 2022. Serbuan vaksinasi di Ponpes yang diasuh oleh KH Mulyadi yang juga Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik itu bertajuk “Gerakan 1 Juta Vaksin Booster”.

Pada kesempatan itu, Kiai Mulyadi pun memberikan teladan bagi santri dan masyarakat dengan ikut vaksinasi booster. Vaksinasi tidak membatalkan puasa Ramadan. Kegiatan vaksinasi massal ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Ratusan peserta dari masyarakat umum, terlebih mereka yang berencana mudik lebaran dengan antusias mengikuti vaksinasi Booster. Sebab, vaksin booster syarat wajib bagi warga yang berusia diatas 18 tahun ketika mudik lebaran. “Sudah 3 kali lebaran ndak mudik, Mas. Alhamdulillah, dapat vaksin Booster gratis di Ponpes Darul Ihsan Menganti, jadi tahun ini bisa mudik,”kata Rahmah,  salah satu peserta vaksin. 

KH Mulyadi mengatakan, kegiatan vaksinasi Booster di pesantrennya ini melibatkan Polres Gresik, Kementerian Agama, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik. Bahkan, turut mengawal jalannya giat vaksinasi rombongan dari Polda Jawa Timur. 

“Kami menyampaikan rasa syukur yang dalam dan rasa terima kasih atas pelaksanaan Vaksin oleh pemerintah ini, yang tentunya membantu masyarakat untuk menambah kekebalan tubuh. Sebagai pengurus PCNU, kami bangga dan mendukung program pemerintah, karena NU tetap setia pada NKRI dan NKRI harga mati,”kata Kiai Mulyadi. 

Turut hadir dalam giat vaksinasi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Gresik  Sahid sejumlah Pengurus PCNU, Kepala KUA, dan unsur Forkopimka Menganti. (yad)

KH Mulyadi Berikan Teladan, Gerakan 1 Juta Vaksin Booster di Ponpes Darul Ihsan Lancar  Selengkapnya

Keponakan Terdakwa Akui Diminta Merestart Gawai Milik Janda Korban Pembunuh

GRESIK, 1minute.id – Sidang dugaan pembunuhan dengan terdakwa Abdullah Musyafak alias Pak Eko, 39, kembali digelar di Pengadilan Negeri Gresik pada Rabu, 29 Desember 2021. Sidang lanjutan pembunuhan janda bernama Erni Kristiana, warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik itu memasuki keterangan saksi. 

Saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya diantaranya Habibur Rohman, keponakan terdakwa. Rohman dimintai kesaksian karena me-restrat gawai belakangan diketahui milik korban Erni Kristiana.

Dalam keterangan dihadapan majelis hakim diketuai Fitrah Dewi Nasution, saksi Rohman mengaku awalnya tidak mengetahui jika pamannya (terdakwa, Red) telah membunuh korban Erni Kristianah. Ia hanya diminta untuk me-restart sebuah handphone. Saksi baru ngeh ketika bibinya memberitahunya. Ia pun harus berurusan dengan polisi. 

“Iya saya didatangi 3 polisi untuk dimintai keterangan masalah hp itu,”kata Rohman dalam persidangan. Rohman mengaku tidak mengenal korban. Usai memberikan keterangan, saksi langsung meninggalkan ruang persidangan. Sidang ditunda pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. “Memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,”tegas ketua majelis hakim Fitra Dewi Nasution.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam  sidang  pembacaan surat dakwaan secara daring Jaksa Penuntut A.A Ngurah Wirajaya menyatakan dugaan  pembunuhan  yang dilakukan oleh terdakwa Musyafak alias Pak Eko dilakukan pada Rabu, 7 Juli 2021 sekitar pukul 23.00

Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk. Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban. Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar.

Kematian korban akibat kekerasan tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. 

Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwaTerdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi  : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun. (yad)

Keponakan Terdakwa Akui Diminta Merestart Gawai Milik Janda Korban Pembunuh Selengkapnya

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari


GRESIK, 1minute.id – Ribuan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021 dibagikan kepada warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis kepada warga di Balai Desa setempat pada Kamis, 23 Desember 2021.

Fandi Akhmad Yani mengatakan PTSL adalah program strategis nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). PTSL program terobosan dan akselerasi yang manfaat bagi masyarakat. Program ini tidak bisa diterwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan dari seluruh pihak. Yakni, Pemkab, BPN maupun DPRD, serta tak lupa komitmen dari masyarakat melalui pemerintahan desa. 

“Dengan adanya sinergi dan dukungan dari pihak-pihak tersebut, Alhamdulillah PTSL di Desa Kepatihan ini bisa tercapai dalam waktu 40 hari,”ujar Fandi Akhmad Yani.  Di Desa Kepatihan ini mendapat alokasi 2.060 PTSL. Selama 40 hari, BPN Gresik bisa menuntaskan ribuan permohonan warga tersebut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan dirinya selalu menjalin komunikasi intens dengan Kepala BPN Gresik Asep Heri. Tujuannya, mencari strategi yang pas agar PTSL prosesnya bisa cepat.

“Bahkan kita melibatkan dunia pendidikan, kita bicara kepada Rektor Universitas Muhammadiyah agar KKN mahasiswa bisa diterjunkan untuk mendukung program PTSL di tingkat desa. Ini semua dalam rangka percepatan agar masyarakat bisa mendapatkan sertifikat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati berpesan kepada masyarakat yang menerima sertifikat tanahnya agar bisa memanfaatkan dengan bijak. Yakni apabila memang diperlukan seyogyanya diutamakan untuk keperluan modal usaha, dan tentunya menghindari menggunakannya untuk membeli barang-barang yang konsumtif.

Sementara itu  Kepala BPN Gresik Asep Heri menambahkan Desa Kepatihan menjadi sebuah inspirator. Success story. Sebab, “hanya” butuh waktu 40 hari, sebanyak 2.060 sertifikat bisa kelar. Ia menjelaskan di Kecamatan Menganti ada tiga desa yang ditetapkan menjadi lokasi PTSL. Dari 3 desa tersebut ditargetkan sebanyak 4.600 sertifikat. Nah, separuhnya ada di Desa Kepatihan ini. sebanyak 2.060 sertifikat.

“Saya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Desa Kepatihan, karena banyak sekali terobosan-terobosan yang bisa kita jadikan model pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik,”katanya. Sebab, ada desa yang mampu menyelesaikan 1.050 sertifikat dalam 1,5 tahun. Asep Heri tidak menyebutkan desa yang dinilai lamban tersebut. “Desa Kepatihan 40 hari 2.060 sertifikat selesai. Ini sangat luar biasa, sehingga saya mengusulkan agar desa Kepatihan ini untuk diikutsertakan PTSL tahun depan, 2022,”tambahnya.

Untuk diketahui, BPN Gresik mendapatkan kuota PTSL 2021 sebanyak 77 ribu peta bidang termasuk 58.800 sertifikat. Kabupaten Gresik juga melewati target yang diberikan KPK dalam hal sertifikasi aset pemerintah daerah. Dimana yang ditargetkan 500 sertifikat teralisasi 684 sertifikat atas nama Pemkab Gresik. Capaian itu, menempatkan Kabupaten Gresik di urutan pertama di Provinsi Jawa Timur. (yad)

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari Selengkapnya

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka konferensi cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PC NU ) Gresik pada Minggu, 5 Desember 2021. Konfercab mengusung tema “Sinergi Jam’iyah dan Jamaah Menuju NU Kuat, Mandiri, dan Bermartabat” itu digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Konfercab berjalan khidmat.

Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan itu berpesan ada 3 tantangan kedepan yang harus dihadapi NU. Yang pertama adalah NU tampil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi memberikan apresiasi kepada MWC NU Kecamatan Bungah yang sudah mengaplikasikan hal tersebut.

“Selalu Saya sampaikan kepada MWC lain, belajarlah dari MWC Bungah. Mereka berani memulai sesuai yang baru, dan Alhamdulillah berjalan,” ujar Gus Yani.
Berikutnya adalah pendidikan dan yang terakhir adalah teknologi. Gus Yani menganggap bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pemanfaatan teknologi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan NU sehari-hari dan kita harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut agar kita tidak tertinggal.

“Hari ini tantangannya sudah berbeda, kita harus bisa memaksimalkan teknologi yang terus berkembang. Mudah-mudahan kita bisa beradaptasi apalagi ditengah pandemi seperti saat ini,”jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah dalam sambutannya sekaligus membuka acara menjelaskan tentang proses penentuan Rais dan ketua yang dipilih hari ini. Pemilihan Rais dan ketua tidak menggunakan sistem voting, tapi cara yang digunakan adalah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). “Pemilihan Rais dan ketua yang berdasarkan musyawarah dengan anggota AHWA yang dipilih oleh peserta Konfercab,”katanya. 

Sedangkan, Ketua PC NU Gresik KH. Chusnan Ali dalam sambutannya menjelaskan fungsi penting diadakannya kegiatan Konfercab PC NU ini. Dijelaskan bahwa Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, memiliki fungsi diantaranya adalah untuk menyampaikan laporan pengurus cabang kepada pemberi mandat, yaitu MWC dan ranting sebagai representasi dari seluruh warga NU yang ada di Kabupaten Gresik.

Selain itu, tambahnya, untuk menyampaikan laporan tentang kinerja kepengurusan dalam menjalankan program dan kegiatan yang telah dapat dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban atas amanat yang diterima selama 5 tahun berjalan.

KONFERCAB PC NU GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pembukaan Konfercab PC NU Gresik di Ponpes Darul Ihsan Menganti. Konfercab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 5 Desember 2021 (Foto : ist)

Fungsi berikutnya adalah sebagai wahana evaluasi kinerja kepengurusan selama ini, untuk dijadikan acuan dan pijakan dalam merumuskan rencana program untuk pengurus 5 tahun kedepan. Yang terakhir adalah memilih pengurus yang akan diamanati untuk melaksanakan program yang telah disepakati serta menjalankan roda organisaai sesuai ketentuan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya.

Konfercab organisaai keagamaan terbesar ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah, Ketua Rais Syuriah PCNU Gresik KH. Mahfudz Ma’shum, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, serta Forkopimda Gresik dan delegasi pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan pengurus tingkat ranting se-Kabupaten Gresik.

Ketua Panitia Konfercab PC NU Gresik Muhammad Mujib menambahkan bahwa mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini, maka kegiatan Konfercab dilakukan dengan berbagai penyesuaian.
“Perlu kita ketahui bersama mengingat dalam masa pandemi, maka pola pelaksanaan Konfercab kali ini berbeda dengan yang biasa kita ikuti. Bersamaan dengan pembukaan yang saat ini kita saksikan di Aula secara bersamaan sedang berlangsung sidang-sidang, dan nanti secara beriringan terus berlangsung.” ungkapnya.

Tidak lupa, diberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pengasuh PP. Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi yang sudah memberikan tempat dengan segala fasilitasnya sehingga kegiatan Konfercab PWNU Kabupaten Gresik tahun 2021 bisa berjalan dengan khidmat. (yad)

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik Selengkapnya

Kasus Pembunuhan Janda Satu Anak Di Desa Bringkang Mulai Disidangkan

GRESIK,1minute.id – Perkara pembunuhan dengan korban Erni Kristiana di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Gresik pada Rabu, 1 Desember 2021. Agenda sidang perdana dengan terdakwa Abdullah Musyafak alias Pak Eko, 39 tahun itu adalah pembacaan surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya. Sidang dipimpin oleh hakim Fitrah Dewi Nasution. 

Dalam sidang pembacaan surat dakwaan secara daring itu terdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu terlihat tenang. Jaksa Penuntut A.A Ngurah Wirajaya dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Musyafak alias Pak Eko dilakukan pada Rabu, 7 Juli 2021 sekitar pukul 23.00. 

Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk. Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban.

Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar. Kematian korban akibat kekerasan benda tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. 

“Menurut dokter forensik, korban diperkirakan meninggal selama 24 jam sampai 47 jam,”kata jaksa penuntut Ngurah Wirajaya dalam sidang di PN Gresik pada Rabu, 1 Desember 2021. Jaksa Ngurah.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Musyafak itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi  : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun.

Dalam sidang perdana tersebut belum terungkap motif terdakwa Musyafak menghabisi nyawa korban Erni Kristiana tersebut. Ada dugaan motif asmara antara korban dengan terdakwa. 

Dalam perkara pembunuhan ini, terdakwa Musyafak didampingi dua panasehat hukum yakni Herman Sakti Iman dan Agus Junaidi. Keduanya dari Pusat Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri Gresik. Dalam kesempatan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya tidak mengajukan eksepsi.

Ketua majelis hakim Fitrah Dewi Nasution kemudian menutup sidang dan dilanjutkan Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. (yad)

Kasus Pembunuhan Janda Satu Anak Di Desa Bringkang Mulai Disidangkan Selengkapnya