PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik masih menyisakan persoalan. Relokasi pedagang masih menjadi pro-kontra. Pelapak tergabung di dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) menolak relokasi di lapangan Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar. 

Sementara itu, pembangunan pujasera terus dikebut. Pujasera tempat relokasi pedagang terdampak pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu berada di sisi timur Lapangan Sunan Giri, aset pemerintah desa (Pemdes) setempat. 

Ketua PBM Abdullah Syafii mengatakan, pihaknya bersama ratusan pedagang tidak menolak rencana pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami hanya menolak tempat relokasi,”ujar Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Mengapa? Menurut Syafii ada beberapa pertimbangan PBM menolak rencana relokasi. 

RELOKASI: Di area lapangan sepak bola Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik rencana digunakan sebagai tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar. Pujasera menempati sisi timur lapangan pada Kamis, 11 Agustus 2022. (Foto montase Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Pertama, sebutkan, relokasi pedagang hanya memfasilitasi 50 lapak. “Sedangkan anggota PBM berjumlah 199 pelapak,”kata Syafii. 

Kedua, lokasi relokasi tidak maksimal. “Kurang strategis,”kata Syafii. Dan, ketiga pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk berkomunikasi dengan PT Garam. “Pinjam pakai lahan karena dibelakang lapak-lapak yang akan digusur itu masih ada lahan cukup lebar aset PT Garam,”ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id  puluhan banner penolakan kini menghiasi warung-warung di sepanjang Jalan Raya Manyar. Isi benner pun aneka makam. Antara lain “Kami Menolak Relokasi karena tidak Strategis ; Pelebaran Yes, Relokasi No ; Mundur Dikit, Kami Siap Bangun Sendiri dan Kami Tidak Menolak Pelebaran Jalan !!! Tapi Kami Menolak Relokasi  Yang Kurang Tepat”. 

Syafii mengatakanselain lokasi yang ndelik tidak strategis. Konsep relokasi yang ditawarkan konsep pujasera. “Pedagang PBM itu ada jualan kusen, patok kayu dan tambal ban. Mereka tidak bisa masuk di pujasera,”katanya. 

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar Selengkapnya

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi 

PUJASERA: Maket pujasera sebagai tempat relokasi bagi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar (Foto : Istimewa for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Formula Pertama turun gunung membantu Pemkab Gresik melakukan pembangunan pujasera. Pujasera tempat relokasi stan yang bakal terimbas proyek pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik. Proyek pelebaran jalan nasional sepanjang 3,5 kilometer dimulai dari exit tol Manyar itu akan dikerjakan pada awal 2023. 

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk proyek lebaran jalan nasional yang masuk proyek strategis nasional (PSN) itu.

Kepastian Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan di Sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama) untuk membangun 68 stan sebagai tempat relokasi itu terungkap dalam pertemuan di Ruang Putri Mijil Komplek Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin, 1 Agustus 2022.

Pertemuan itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pembangunan pujasera ini menjadi krusial karena proyek pelebaran jalan Deandles itu rencananya dimulai pada Januari 2023. Proses tender proyek pelebaran jalan itu diperkirakan dimulai November 2022. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur sebagai pelaksana proyek itu.

“Kami dari pemerintah daerah ingin memberikan solusi kepada masyarakat sekitar yang lahannya kena pelebaran jalan, jadi tidak hanya sekadar menggusur tetapi kami sediakan adanya relokasi dengan mekanisme keterlibatan bersama,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Melihat maket pujasera sebagai tempat relokasi pemilik stan yang terimbas proyek pelebaran jalan Raya Manyar itu futuristik. Pujasera itu berada di dekat lapangan sepak bola di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  Lokasi dekat jalan nasional di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. 

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022. Saat ini, imbuhnya, pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan. “Progresnya sudah 10 persen,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas, Gresik itu. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya.

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Bupati Gresik : Pelebaran Jalan Raya Deandles,  Pemkab Tidak Sekadar Menggusur, Juga Menyediakan Tempat Relokasi  Selengkapnya

Layanan OPD di Pemkab Gresik Kini Dipantau Warga, Bupati Gresik Teken Sukma-e 

GRESIK,1minute.id – Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik bakal semakin diawasi masyarakat. Pelayanan harus semakin baik. Sebab, Pemkab Gresik telah menandatangani komitmen dan penerapan replikasi inovasi pelayanan publik Survei Kepuasan Masyarakat Elektronik Jawa Timur (SuKMa-e Jatim) pada Senin, 11 Juli 2022.

Penandatanganan komitmen replikasi dan penerapan inovasi pelayanan publik SuKMa-e tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Biro Organisasi Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Ramliyanto disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman di ruang rapat Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Inovasi SuKMa-e Jatim merupakan sebuah Aplikasi guna memudahkan dalam mengukur tingkat kepuasan terhadap pelayanan publik di suatu Pemerintah Daerah. “Dengan aplikasi ini diharapkan masyarakat lebih mudah menyampaikan penilaiannya saran dan kritik,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya 

“Semakin canggihnya teknologi di era milenial saat ini menuntut kita untuk mampu mengikuti permintaan masyarakat yang cepat, efektif dan efisien dalam hal pelayanan publik,”tambahnya.

Dengan memanfaatkan penerapan Aplikasi SuKMa-e Jatim ini, seluruh unit pelayanan publik di perangkat daerah se-Kabupaten Gresik dapat dinilai oleh masyarakat secara langsung. “Saran dan masukan dari masyarakat tersebut menjadi bahan evaluasi kita sebagai pemberi pelayanan,”ungkapnya.

“Dengan adanya penerapan Aplikasi SuKMa-e Jati di Pemerintah Kabupaten Gresik merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam rangka upaya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati berharap melalui Aplikasi SuKMa-e Jatim mampu memberikan layanan yang cepat, efisien dan efektif yang diinginkan masyarakat saat ini. Sehingga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Gresik semakin meningkat seiring meningkatnya nilai atau indeks kepuasan masyarakat,”tuturnya.

SURVEI KEPUASAN: Indeks kepuasan masyarakat dalam survei melalui sukma-e . (FOTO: Skrenshot/1minute.id)

Sebelumnya Biro Organisasi Pemprov Jatim Ramliyanto mengatakan, sebuah aplikasi sederhana namun mempunyai kelebihan dimana aplikasi berbasis IT tersebut mengetahui indeks kepuasan masyarakat sehingga langkah-langkah peningkatan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan mengikuti kecepatan tuntutan aspirasi masyarakat.

“Aplikasi ini mudah dilakukan, ketika masyarakat dibutuhkan responnya dalam pelayanan publik untuk mengukur nilai kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah daerah secara praktis,”katanya. “Selain praktis dan mudah, hasil yang didapat juga akuntabel dan laporannya bisa real time,”tambahnya.

Bagaimana cara masyarakat memberikan penilaian tingkat kepuasan pelayanan kepada masyarakat. Dalam pengamatan 1minute.id masyarakat harus login terlebih dulu di sukma.jatimprov.go.id. Setelah itu, memilih Kabupaten/kota. Berikutnya, pilih dinas/instalasi. Selanjutnya, pilih UPT/bagian. (yad)

Layanan OPD di Pemkab Gresik Kini Dipantau Warga, Bupati Gresik Teken Sukma-e  Selengkapnya

Rumah Vokasi Pertama di Jawa Timur Berdiri di Gresik, Target Kurangi Angka Pengangguran 

GRESIK,1minute.id – Rumah Vokasi resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Lokasinya di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik. Rumah untuk menggembleng siswa SMK se-Kabupaten Gresik kali pertama di Jawa Timur itu diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Jumat, 24 Juni 2022.

Rumah Vokasi berdiri diinisiasi secara keroyokan. Sinergi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik.

Rumah Vokasi yang dinantikan oleh pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur. “Rumah vokasi di Gresik bisa menjadi percontohan bagi daerah kabupaten/kota di Jawa Timur, guna mengatasi pengangguran terbuka,”katanya pada Jumat, 24 Juni 2022.

Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,”katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya.

MENYAPA SISWA : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyapa siswa SMK PGRI Gresik sebelum meresmikan rumah vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebelumnya, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal mengatakan, rumah vokasi yang baru beroperasi ini juga dijadikan kantor bersama yang siap menciptakan tenaga kerja siap pakai sekaligus berjiwa enterpreneurship. “Rumah bersama yang siap menekan pengangguran melalui pelatihan dan keterampilan kerja,”kata Rizal. 

Kehadiran Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk meresmikan rumah vokasi disambut oleh sejumlah siswa kelas Industri SMK PGRI Gresik. Mereka adalah siswa kelas Indospring angkatan kedelapan. Mereka didampingi Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto. 

Seperti diberitakan, SMK PGRI Gresik berkolaborasi dengan PT Indospring Tbk. Mereka membuka kelas Indospring. Tahun ini, memasuki angkatan kedelapan. Sebanyak 24 dari 250 siswa yang mendaftar lolos seleksi. Mereka adalah siswa yang baru naik kelas XI. Selama setahun mereka digebleng untuk menyesuaikan kebutuhan industri pegas itu.

Selama 6 bulan, menjalani materi di sekolah dengan pengajar diambilkan antara lain manajemen Indospring. Sedangkan, enam bulan berikutnya mereka magang di perusahaan. Ketika lulus, mereka menjadi prioritas utama untuk direkrut sebagai pegawai perusahaan pegas berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

“Jadi kami membantu untuk mengembangkan SDM masyarakat Gresik melalui kelas Indospring ini,”kata Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy pada Kamis, 23 Juni 2022.

Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu mengurangi pengangguran di Gresik. Jangan sampai masyarakat Gresik sebagai kota industri menjadi penonton di daerahnya sendiri. Dikatakan, pihaknya berharap program ini bisa diikuti perusahaan lain. Di Gresik ada 1.800 perusahaan. “Kalau semuanya bisa seperti ini, kami yakin pengangguran di Gresik akan sangat berkurang,”ungkapnya.

Hal senada disampaikan Dedy Kurniawan Human Capital & Information System General Manager. Menurut dia, 24 siswa ini nantinya akan mendapatkan skala prioritas saat perusahan melakukan rekrutmen karyawan. “Sebab, mereka telah melalui proses pembinaan langsung oleh perusahaan,” terangnya. (yad)

Rumah Vokasi Pertama di Jawa Timur Berdiri di Gresik, Target Kurangi Angka Pengangguran  Selengkapnya

Jalan Raya Manyar Segera Diperlebar, Pemerintah Percepatan Validasi Tanah Warga

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar sepanjang 3,5 kilometer terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pasalnya, jalan nasional di jalur Deandles, Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik itu kerap krodit. Macet. Terutama mulai exit tol Manyar hingga Manyar Tugu, Kecamatan Manyar. 

Kemacetan parah itu terjadi biasanya pada pagi atau waktu berangkat kerja. Dan, sore hari saat pulang kerja. Kemacetan lalu lintas disebabkan volume kendaraan dan bottleneck (penyempitan) jalan nasional. Kemacetan itu menimbulkan grenengan masyarakat maupun pengguna jalan nasional itu.

“Jalan Raya Manyar selama ini sering dikeluhkan masyarakat lantaran kerap menimbulkan kemacetan, maka perlu dilebarkan untuk kelancaran aktifitas masyarakat,”ujar Bupati Gresik Fandi  Akhmad Yani pada Rabu, 8 Juni 2022. Rencana pelebaran tersebut terus dimatangkan. 

Rapat koordinasi dengan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) intensif dilakukan. Bagaimana respon masyarakat dan pengguna jalan ?

Nanik Indarti, misalnya. Ia mengaku kerap terjebak kemacetan lalu lintas setiap berangkat dan pulang kerja. Untuk berangkat kerja, perempuan mengaku asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar memilih berangkat lebih pagi. Ia pun menyambut baik rencana pemkab Gresik. 

“Memang harus dilebarkan jalannya karena setiap hari saya dan teman-teman pabrik banyak yang terdampak kemacetan saat berangkat kerja maupun pulang,”keluh Nanik.

Senada diungkapkan Luki Azmi warga Desa Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah. 

“Saya sudah berharap sejak dulu karena setiap hari saya lewat situ dan mesti macet. Terus terang saya setuju kalau jalan Raya Manyar itu dilebarkan,”kata Luki pada Rabu, 8 Juni 2022.

Anggota DPRD Gresik Hudaifah, pelebaran jalan Raya Manyar harus segera dilakukan. Sebab, pelebaran jalan tersebut akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya. Multiplayer effect ketika lalu lintas lancar sangat besar. 

“Saya mendorong untuk cepat dilakukan (pelebaran jalan) agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,”kata legislator asal PKB dari daerah pemilihan (Dapil) Manyar, Sidayu dan Bungah itu 

Terpisah, Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan validasi data warga yang menempati bangunan di kanan-kiri Jalan Raya Manyar yang akan terdampak pelebaran. “Validasi dilakukan untuk mengetahui status tanah yang warga. Karena pelebaran jalan Raya Manyar dilakukan setelah lahan yang dibutuhkan dikosongkan,”kata Zainul.

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik dan BBPJN sepakat untuk melakukan pelebaran jalan Raya Manyar. Jalan nasional yang juga jalur distribusi barang dan jasa. Rencana pelebaran akan di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Panjangnya sekitar 3,5 kilometer.

Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. (yad)

Jalan Raya Manyar Segera Diperlebar, Pemerintah Percepatan Validasi Tanah Warga Selengkapnya

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang 

GRESIK,1minute.id – Produk UMKM Gresik bakal semakin banyak membanjiri pasar internasional. Diantaranya, Jepang. Harapan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad menerima kunjungan Atase Keuangan KBRI Tokyo Jepang, Fadli Rinaldi Lubis terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. 

Atase Keuangan KBRI Tokyo tidak datang sendirian.  Ia mengajak salah satu Asosiasi bisnis di Jepang untuk mengenalkan dan memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM untuk menembus pasar Jepang. 

Dalam keterangannya, Atase Keungan KBRI Tokyo Fadli Rinaldi Lubis menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui kolaborasi dalam UMKM Center terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang. “Hal ini sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi,”kata Fadli pada Senin, 23 Mei 2022.

Ia melanjutkan, pasar Jepang dikenal dengan standarnya yang tinggi. Oleh karena itu, jika sudah dapat masuk ke pasar Jepang, maka produk Indonesia akan lebih mudah melakukan penetrasi ke pasar internasional. Untuk itu, pemberdayaan UMKM Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik ini untuk berkembang di pasar Jepang adalah salah satu prioritas utama KBRI Tokyo,“ tambahnya. 

Ia sengaja mengajak asosiasi pengusaha di Jepang yang akan memfasilitasi UMKM Center ke Kabupaten Gresik untuk melihat secara langsung berbagai macam produk unggulan yang sudah terdaftar dan layak ekspor untuk dipasarkan di Jepang. Produk unggulan diantaranya  hasil pengolahan rotan yang ada di Kecamatan Menganti, Kerang di Kecamatan Ujungpangkah, Mangga dan produk-produk unggulan lainnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KBRI Jepang yang telah mempercayai dan memfasilitasi UMKM Gresik untuk dapat berkembang hingga menembus pasar Internasional. 

“Kami pemerintah kabupaten Gresik menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian terhadap UMKM kami,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pemkab Gresik, lanjutnya, berkomitmen mendorong UMKM agar mampu berdaya saing. Berbagai bentuk pelatihan hingga stimulus berupa bantuan pendanaan juga telah disiapkan oleh Pemkab Gresik untuk UMKM. 

“Selain kita dorong UMKM untuk maju, UMKM juga kita fasilitasi stimulus berupa kredit lunak mikro tanpa agunan dan ada juga dengan bunga rendah,” imbuh Gus Yani. 

Selain itu, lanjut Gus Yani, pihaknya juga memberikan pelatihan terhadap UMKM di Gresik terkait dengan sertifikasi maupun legalitas hingga mampu melakukan ekspor. “Kita jalin sinergitas dengan Bea Cukai Gresik untuk sisi legalitas dan sertifikasi hingga menemukan buyer yang cocok untuk UMKM kita,”tegasnya. 

Dirinya berharap, jalinan kerjasama dengan KBRI terkait dengan pengembangan UMKM di Gresik ini terus berlanjut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. (yad)

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah !


GRESIK,1minute.id –  Arsip dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai pusat informasi. Sebab, arsip, salah satu bahan akuntabel sebagai bukti otentik. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Discussion Group (FGD) tentang Pengawasan Kearsipan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Mei 2022. FDG itu diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga. Sebab, arsip merupakan bahan bukti resmi penyelenggaraan administrasi pemerintahan.  “Dengan adanya arsip ini diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah. Karena kearsipan memegang peran penting. Sehingga ketika menghadapi suatu persoalan, nanti yang dilihat dari arsip,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengelola kearsipan dengan baik dan benar. 
Mengapa? Sebab, arsip menjadi tulang punggung pemerintahan, pembangunan dan menjadi bahan pertanggungjawaban kinerja organisasi. Keberadaannya arsip harus diselamatkan dan dikelola sangat profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku. 

“Semoga para peserta yang ikut kegiatan ini nantinya  bisa menerapkan apa yang didapat dalam penyusunan arsip secara baik dan benar,”harapnya. Menurutnya, di era digital ini semua harus mengikuti zaman yang ada. 
“Kita sekarang lagi menata sistem untuk melakukan digitalisasi untuk arsip dan perpustakaan. Jadi, selain ada bukti fisik kami juga mempunyai bukti secara digital,”ujarnya. 

Bila,tambahnya, selama ini masih banyak orang menganggap tidak penting adanya arsip. Padahal, keberadaan arsip sangat dibutuhkan untuk memberikan bukti yang lebih konkret. “Saya berharap agar kita semua dapat membangun kearsipan di Gresik agar lebih baik dan tertata dengan rapi,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah ! Selengkapnya

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K


GRESIK,1minute.id – Ribuan guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gresik menggelar halalbihalal di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu,18 Mei 2022. 
Halalbihalal yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto bertemakan

“Kembali Fitri Mendidik Dengan Sepenuh Hati” itu menghadirkan pembicara tunggal  KH.Ahmad Rofi’i Mahfudz (Gus Eeng) dari Sidoarjo.  Menurut Gus Eeng, tujuan dari dunia pendidikan adalah untuk menjadikan generasi yang terbaik dengan sentuhan akhla. “Insya Allah generasi bangsa kita akan menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul Karimah untuk mewujudkan kemajuan bangsa,”pesan Gus Eeng. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh jajaran pengurus, pengawas dan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab,  dalam mendidik anak tidak hanya dengan membaca ataupun menghitung.  “Namun dengan hati yang tulus dan ikhlas dalam mendidik mereka agar menjadi insan yang mulia, cerdas dan berkarakter,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu kembali menegaskan sikap pemerintah untuk mensejahterakan tenaga pendidik di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Untuk guru-guru Insya Allah akan menjadi perhatian kami semua termasuk guru TK dan TPQ yang dengan tekun dan sabar akan diupayakan agar mereka dapat tersenyum bahagia,”imbuh mantan Kepala SMK Qomaruddin, Kecamatan Bungah itu. Ia berharap Guru bisa menjadi agen perubahan dengan meningkatkan kualitas dari masa ke masa. 

Sementara itu, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto menambahkan, forum yang dihadiri sekitar 1.500 sampai 2 ribu ini jarang terjadi. Keluarga  besar PGRI, imbuhnya, tiada henti mendoakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wakil Bupati Gresik Bu Min untuk selalu diberikan kesehatan kemudahan dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan masyarakat.

“Apa yang menjadi harapan Keluarga Besar PGRI akan mengawal Program Dunia Pendidikan sesuai apa yang diharapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik,”ujar Arief yang juga Kepala SMK PGRI Gresik itu. Pasalnya, kata Arief, pemkab Gresik dalam menunjang kegiatan belajar mengajar sudah terbantu. Guru yang sudah diangkat melaluiPegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1.700 yang tersebar di beberapa sekolah baik dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Itu semua tidak lepas dari perjuangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik mudah-mudahan anggaran tunjangan untuk Guru dari P3K segera dialokasikan.” pintanya.

“Kami berharap dalam kegiatan apapun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sebagai kepanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk tetap memperhatikan keluarga besar PGRI,”harap Arief Susanto. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dalam sambutannya menyampaikan pihaknya terus bergerak dalam memajukan dunia pendidikan.  Diantaranya, sudah melaunching Pembelajaran Kurikulum Sejarah Lokal, Edukasi Wisata untuk melihat tempat sejarah di Kabupaten Gresik, CSR Peduli Pendidikan. “Dan Tahfidz Alquran program pembelajaran semua sekolah di Gresik wajib mengikuti ekstrakulikuler tahfidz,”terangnya. 

Selain itu, kepedulian terhadap Guru Tidak Tetap (GTT) yang dulunya tidak dapat di sertifikasi sekarang dirubah menjadi honor dan dapat sertifikasi. “Termasuk guru dari P3K yang sekarang sudah menerima SK tersebut sudah dianggarkan Rp 100 miliar untuk pembayaran Guru P3K,”terangnya. (yad)

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K Selengkapnya

Petugas Damkar, Selamatkan Jari Telunjuk Santri. Ini Ceritanya!!!

GRESIK,1minute.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik harus memiliki multitalenta. Sebab, mereka tidak hanya jago menjinakkan amuk si jago merah. Mereka juga harus bisa menjadi “dewa” penolong kesulitan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain melakukan Rescue (penyelamatan) hewan liar maupun piaraan warga. Petugas yang memiliki slogan “Pantang Pulang sebelum Padam” itu ahli rescue jari tangan seorang santri. Penasaran?

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, ada dua orang mendatangi kantor Damkar Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 6 Mei 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. Dua orang itu adalah Syafruddin dan anaknya, Ahmad.  

Ahmad sejak Kamis malam, 5 Mei 2022 menggerang kesakitan. Gegaranya, jari telunjuk tangan kiri bengkak. Akibatnya, cincin perak di jari telunjuk Ahmad tidak bisa di lepas. Syafruddin berkeliling mencari gergaji besi. Namun, lelaki 42 tahun tinggal di Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu tidak bisa mendapatkan gergaji.

“Ia disarankan  ke kantor Damkar meminta bantuan memotong cincin Ahmad itu,”terangnya pada Jumat, 6 Mei 2022. Selama 15 menit, petugas rescue di Dinas Damkar akhirnya bisa melepaskan cincin di jari telunjuk kiri Ahmad. Ahmad tidak lagi meringis kesakitan. Syafruddin pun tersenyum. “Rescue cincin ini kali pertama kami lakukan,”tegas mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. (yad)

Petugas Damkar, Selamatkan Jari Telunjuk Santri. Ini Ceritanya!!! Selengkapnya

Seakan Kurang Afdal, Idul Fitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng dibuka pada Kamis malam, 28 April 2022. Hujan deras menguyur kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di hari pertama. Pemkab Gresik menggelar Pasar Bandeng selama 3 hari, mulai 28 sampai 30 April 2022. Saking derasnya pembukaan acara dipusatkan di Alun-alun Gresik sempat mundur sekitar 1 jam. 

Kawasan Gresik Kota Lama mulai Jalan H Samanhudi, HOS Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat yang menjadi pusat perhelatan Pasar Bandeng tergenangi air. Genangan air tertinggi di sepanjang jalan H.Samanhudi, pusat perdagangan di Gresik Kota Lama. Sensasi tersendiri bagi warga yang menikmati Pasar Bandeng di malam 27 Ramadan ini.

Sementara itu, kontes Bandeng dihelat setelah hujan mereda berjalan sukses. Bandeng asal Kampung Budidaya Bandeng di Kecamatan Ujungpangkah mendominasi kontes bandeng Kawak. Bandeng kawak terbesar diraih oleh Syaifullah Mahdi. Petambak juga Kepala Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dengan bobot 18,04 kilogram. Bandeng itu memiliki panjang 92 sentimeter. “Umurnya 12 tahunan,”kata Sandi-panggilan-Syaifullah Mahdi. 

Perlu perawatan ekstrakhusus agar bandeng bisa hidup dan tumbuh besar. “PH air (keasaman air) harus diatur dengan baik,”kata Sandi sebelum kontes. Ikan bandeng kawak kedua, milik Rozikin. Juga, petambak asal  Desa Pangkah Wetan. Bobot Bandeng seberat 8,7 kilogram dengan panjang 78 sentimeter. 

Diurutan ketiga, bandeng dengan berat 8,01 kilogram dengan panjang 74 sentimeter. Bandeng itu petambak bernama M. Sobih. Ia  warga dari Desa Tanjung Widoro, Mengare, Kecamatan Bungah. Dan juara harapan, Bandeng milik Ali Huda, petambak dari Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, dengan berat 5,19 kilogram dan panjang 65 sentimeter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi capaian para petambak tersebut. “Selamat kepada para pemenang Lelang Bandeng Kawak Gresik 2022. Kepada para pemenang masing-masing mendapatkan hadiah umrah,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani.

Belum Afdal Rayakan Idulfitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng 

KONTES BANDENG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang ikan bandeng jawara kontes bandeng milik petambak Syaifullah Mahdi dengan berat 18,04 kg dalam Pasar dan Lelang Bandeng di Alun-alun Gresik pada Kamis malam, 28 April 2022 ( FOTO : Prokopim for 1minute.id)

Pasar Bandeng,  tradisi tahunan yang ditunggu warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, ada anggapan bagi warga tidak afdal bila merayakan idulfitri tanpa menyantap ikan bandeng. Selain bandeng dari Ujungpangkah, warga juga memburu bandeng asal Mengare. Bandeng Mengare ini sudah kesohor dengan rasa yang gurih dan tidak bau tanah. Sehingga banyak dicari orang warga setiap ada Pasar Bandeng.  Tentu saja ikan bandeng dengan berbagai jenis masakan. Di Musala atau Langgar di Kota Gresik bisa ditemukan aneka jenis masakan dengan lauk ikan bandeng ini. Ada kotokan bandeng ; Bali Bandeng ; Semur Bandeng ; Keropok Bandeng ; Kelankuning Bandeng dan masih banyak menu lain. 

Masakan itu disantap setelah Salat Idulfitri di Masjid. Setelah itu, warga membawa ambengan (makanan) ke Musala atau Langgar terdekat dari rumah untuk membaca tahlil dan berdoa bersama. Kemudian dilanjutkan makan bersama. Suasana yang paling ditunggu oleh warga Kota Santri ini. (yad)

Seakan Kurang Afdal, Idul Fitri Tanpa Menyantap Ikan Bandeng Selengkapnya