Petrokimia Gresik Kembangankan Industri Green Hydrogen & Green Amoniak 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  memfasilitasi pengembangan green hydrogen dan green ammonia terintegrasi di kawasan Petrokimia Gresik. Program ini merupakan inisiasi dari Pupuk Indonesia kolaborasi dengan PT PLN  dan ACWA Power Company, perusahaan asal Arab Saudi.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam segmen BUMN Performance Report 2023 di Program Squawk Box CNBC Indonesia, di Jakarta, baru-baru ini menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini, Pupuk Indonesia telah menyiapkan master plan pengembangan bisnis, salah satunya adalah pengembangan green hydrogen dan green ammonia yang akan menjadi penopang pertumbuhan Pupuk Indonesia di masa mendatang.

“Kita telah bekerja sama dengan banyak pihak, dan kita juga sudah menetapkan beberapa titik untuk pengembangan dengan teknologi dan metode yang berbeda-beda. Di Gresik (Petrokimia Gresik, Red) kita akan mengembangkan industri hijau dengan berbasiskan tenaga surya,” ujarnya. “Ini adalah industri masa depan. Jika kita tidak dari sekarang, maka kita akan ketinggalan gerbong,” imbuh Rahmad Pribadi.

Sementara, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program pengembangan green hydrogen dan green ammonia. Ia mengungkapkan, perjanjian studi pengembangan energi bersih di Petrokimia Gresik ini telah ditandatangani para pihak dan disaksikan oleh Kementerian BUMN pada bulan Juli 2023 lalu. Saat ini sudah pada tahapan feasibility study atau pengumpulan data teknis terkait Pabrik Amoniak eksisting dan sejumlah fasilitas yang akan dimanfaatkan.

“Dalam proyek ini, Petrokimia Gresik mendapat tugas dari Pupuk Indonesia menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan electrolyzer, atau alat yang akan menghasilkan green hydrogen dari air. Selanjutnya green hydrogen tersebut akan dikirim ke Pabrik 1A atau 1B Petrokimia Gresik, tergantung nanti hasil kajian mana yang lebih feasible, sehingga dapat menghasilkan green ammonia,” tandas Dwi Satriyo.

Saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proyek ini berjalan lancar dan sesuai target. Dimana target yang diberikan pada Kuartal IV tahun 2026 telah berjalan secara komersial.

Kerjasama pengembangan green hydrogen dan green ammonia merupakan upaya nyata penerapan komitmen Pupuk Indonesia Grup terhadap pengembangan energi bersih yang sebelumnya telah bekerjasama dengan ACWA Power Company. “Hal ini menjadi salah satu upaya Pupuk Indonesia bersama Petrokimia Gresik dan anak perusahaan lain dalam mendukung program ketahanan energi yang menjadi fokus Pemerintah dalam Visi Indonesia Emas 2024,” ujar Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik menjadi tempat pembangunan pabrik green hydrogen dan green ammonia karena memiliki potensi sumber energi bersih dari PLTS dan PLTB dengan kapasitas maksimum 200 MW yang menghasilkan green hydrogen yang kemudian dikonversi menjadi green ammonia di Petrokimia Gresik.

Melalui kerjasama ini, Pupuk Indonesia bersama PLN dan ACWA Power Company akan mengevaluasi konversi green hydrogen menjadi green ammonia dengan menggunakan fasilitas Pabrik Ammonia yang sudah ada, serta membuka peluang kerja sama dengan offtaker green ammonia jangka panjang.

Untuk diketahui green hydrogen adalah hidrogen yang diperoleh dari sumber bersih tanpa emisi karbon. ACWA Power Company sedang mengembangkan proyek green hydrogen NEOM di Arab Saudi dengan kebutuhan green energy sebesar 40 GW dan merupakan salah satu proyek green hydrogen terbesar di dunia. Selain itu, ACWA juga telah mengembangkan Noor Energy Project di UEA-Abu Dhabi yang merupakan concentrated solar power terbesar di Dunia, serta Shuaa Solar Power Energy Project.

Pupuk Indonesia sebagai salah satu produsen amoniak terbesar di dunia dapat memainkan peran strategisnya dalam mendukung energi bersih melalui pengembangan green ammonia di Indonesia. Seperti diketahui, green ammonia adalah senyawa kimia yang dapat menjadi sumber energi bersih masa depan sekaligus sebagai media untuk mengangkut hidrogen atau hydrogen carrier. (yad)

Petrokimia Gresik Kembangankan Industri Green Hydrogen & Green Amoniak  Selengkapnya

Tren Positif Program Makmur Petrokimia Gresik Berlanjut, Pertahankan Jawa Timur sebagai Lumbung Gula Nasional 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melanjutkan tren positif program Makmur dalam rangka mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai lumbung gula nasional berkolaborasi dengan Pabrik Gula (PG) Rajawali I. 

Demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia GresiknDwi Satriyo Annurogo pada acara Panen dan Tanam Program Makmur Komoditas Tebu di Desa Bakalan, Kecamatan. Bululawang, Kabupaten Malang pada Jumat, 29 September 2023. Acara itu diikuti oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Zuriyati Simbolon.

Dwi Satriyo menyampaikan, hasil panen Program Makmur musim tanam 2022-2023 ini mampu mencapai 112 ton per hektar (Ha) atau meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan produktivitas petani tebu sebelumnya, yaitu  102,4 ton/ha.

Data Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menyebutkan, tahun 2022 produksi gula di Jawa Timur mencapai 49,55 persen atau sebanyak 1,19 juta ton dari total produksi gula nasional yang berada di angka 2,4 juta ton. Melalui Program Makmur komoditas tebu salah satunya di Kabupatem Malang yang merupakan lumbung gula Jawa Timur, mampu berkontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas gula nasional.

“Dampak positif lainnya dari peningkatan hasil panen ini, pendapatan petani pun turut bertambah menjadi Rp 105 juta untuk setiap hektarnya, dari sebelumnya hanya memperoleh Rp 96 juta. Artinya ada peningkatan pendapatan sebesar Rp 9 juta per hektar,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, pada tahun ini Petrokimia Gresik mendapatkan amanah untuk menjalankan Program Makmur di lahan seluas 99.000 Ha dengan berbagai komoditas. Hingga akhir Agustus 2023, Petrokimia Gresik telah berhasil merealisasikan Program Makmur seluas 102.589 ha, atau  104 persen dari target. Sedangkan khusus pada komoditas tebu, telah terealisasi di lahan seluas 35.481 Ha. Realisasi tersebut salah satunya berhasil dicapai melalui kerjasama dengan PG Rajawali I di Kabupaten  Malang ini.

Selain PG Rajawali I, berhasilnya Program Makmur di Malang ini juga hasil kolaborasi dengan sejumlah stakeholder penting lain, seperti Pemerintah Kabupaten Malang, Bank BNI, Bank Jateng, Bank BTN, serta pihak terkait lainnya. Dengan demikian, Program Makmur ini menjadi kolaborasi di antara perusahaan BUMN, sekaligus ekosistem yang saling terintegrasi dan berkelanjutan dengan melibatkan stakeholder pada hulu dan hilir bidang usaha pertanian.

Dalam program ini, Petrokimia Gresik bertugas menjamin pasokan pupuk komersil dan melakukan pendampingan budidaya mulai dari layanan Mobil Uji Tanah, hingga penyediaan pestisida untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman bekerja sama dengan anak perusahaan Petrokimia Gresik. “Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN, Petrokimia Gresik akan terus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, salah satunya melalui Program Makmur ini,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara, Zuryati Simbolon di hadapan awak media menyampaikan bahwa program ini lahir atas kesadaran bersama jika kekuatan pangan itu ada pada upaya dalam membangun ekosistem. “Dari sisi keasdepan kami, ada pupuk, ada Bulog, ada RNI (PT Rajawali Nusantara Indonesia). Kami sebenarnya sebagian besar dari ekosistem pangan ini, khususnya tebu. Jadi kenapa tidak kita integrasikan dan kita bentuk ekosistem yang kuat,” jelasnya.

Program Makmur ini, tambahnya, bukan hanya untuk tebu saja. Saat ini juga berfokus pada padi, tebu, jagung, dan kopi. Tapi karena ekosistem ini berhasil meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, maka tidak menutup kemungkinan akan diterapkan di komoditas pangan lainnya.

“Saya berharap (program Makmur) tidak hanya berbicara dari hulu ke hilir, tapi juga pada riset varietas, khususnya tebu. Program Makmur pada komoditas tebu cukup berhasil, ekosistemnya sangat kuat,” tandas Zuryati Simbolon.

Di tempat yang sama, Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama ID FOOD atau induk holding RNI mengaku siap mendukung suksesnya program Makmur melalui inovasi-inovasi, seperti mekanisasi yang bisa membantu petani menaikan tebu ke atas truk dengan mudah. Ia juga mengapresiasi inovasi Petrokimia Gresik yaitu pengunaan pupuk ZA Plus dan NPK Phonska Plus yang dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk ZK, dimana hasilnya juga lebih baik. “Melalui inovasi-inovasi ini diharapkan mitra petani yang tergabung dalam program Makmur semakin banyak lagi,” tandasnya singkat. 

PANEN & TANAM : (kanan) Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Zuriyati Simbolon (tengah) dalam panen dan Tanam tebu program Makmur Petrokimia Gresik di Malang pada Jumat, 29 September 2023 ( Foto : Petrokimia Gresik Untuk 1minute.id)

TANAM BERSAMA

Selain panen, pada kesempatan yang sama juga dilakukan tanam bersama tebu menggunakan produk pupuk unggulan Petrokimia Gresik yaitu Petroganik Premium sebanyak 500 kg/Ha, Petro ZA Plus sebanyak 600 kg/Ha, NPK Phonska Plus sebanyak 400 kg/Ha. Pupuk Petro ZA Plus merupakan produk komersil baru dari Petrokimia Gresik, yang diperkaya dengan tambahan unsur hara mikro yaitu Zinc sebesar 1.000 ppm.

Sedangkan NPK Phonska Plus sendiri adalah adalah pupuk NPK unggulan dengan formula NPK 15-15-15 yang diperkaya sulfur sebesar 9% dan zink sebesar 2.000 ppm. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesuburan dan memperbaiki kualitas unsur organik di dalam tanah pada kegiatan tanam demplot kali ini juga menggunakan pupuk Petroganik Premium, atau pupuk organik dengan mutu yang lebih premium karena diperkaya makro dan mikro nutrien. Sehingga, dengan penggunaan Petroganik Premium dapat mengefisienkan proses pemupukan.

Di kesempatan ini, Petrokimia Gresik juga memberikan bantuan sarana pertanian untuk menunjang keberhasilan budidaya tebu. Antara lain Cultivator diberikan kepada Koperasi Unit Desa (KUD) Gondang Legi dan pompa diesel untuk KUD Sari Bumi. (yad)

Tren Positif Program Makmur Petrokimia Gresik Berlanjut, Pertahankan Jawa Timur sebagai Lumbung Gula Nasional  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sukses Transformasi Comdev Literasi Jadi Puslat Pertanian Pedesaan Swadaya Tersertifikasi

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil mendorong transformasi program Community Development (Comdev) Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi (Literasi) menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S). Peran Literasi semakin optimal untuk media edukasi pertanian dan peternakan di tanah air.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik menyampaikan bahwa dengan tranformasi ini, program Literasi yang telah banyak mendapatkan penghargaan ini tidak hanya membawa kesejahteraan anggota dan berdampak positif bagi pelestarian lingkungan, tapi juga mampu memberikan manfaat dan menginspirasi stakeholder pertanian maupun peternakan.

“Jika sebelumnya program Literasi hanya menjadi solusi atas problem limbah ternak dan pertanian di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Sekarang dampak positifnya lebih luas lagi, mampu menjadi media edukasi untuk peternakan dan solusi pertanian di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo pada Jumat pekan lalu, 22 September 2023.

 Dengan diperolehnya sertifikat P4S dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, menjadikan Literasi sebagai jujugan untuk pelatihan peternakan, wisata edufarm bagi sekolah-sekolah maupun masyarakat umum. Beberapa perguruan tinggi juga telah melakukan kunjungan dan penelitian di Edufarm Literasi.

“Literasi saat ini menjadi pusat pembelajaran pertama yang bersertifikat P4S di Lamongan. Selain itu, hal ini juga menegaskan Petrokimia Gresik sebagai satu-satunya perusahaan di sektor pupuk yang melaksanakan program community development hingga mencapai sertifikasi P4S,” ungkap Dwi Satriyo.

Untuk mengoptimalkan program pelatihannya, saat ini Literasi juga dilengkapi dengan e-learning modul peternakan dan pengamatan beternak melalui virtual tour 360. Fitur ini dapat diakses secara online melalui website www.edufarmliterasi.com. Literasi juga menyediakan pemandu bilingual untuk pengunjung berbahasa Inggris.

Adapun manfaat lain dari peserta pelatihan di Literasi juga dapat bergabung dalam komunitas peternak muda Literasi yang menjadi wadah sharing knowledge dan diskusi seputar dunia peternakan hingga pengolahan limbah ternak. Wadah ini juga untuk membangun jaringan antarpegiat peternakan di tanah air.

Sementara itu, Petrokimia Gresik sendiri telah melakukan pendampingan peternak sapi di Sumbersari ini sejak tahun 2018. Program ini sejak awal difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan ternak, penciptaan produk olahan limbah ternak, pengembangan usaha kelompok, serta penguatan manajemen kelompok. Dan hingga kini terus berkembang hingga pelatihan pembuatan safety brief untuk pengunjung edufarm, pelatihan pengelolaan website e-learning, pelatihan pengelolaan media sosial, serta pendampingan pengurusan hak merk dan izin lainnya.

Dwi Satriyo menambahkan, pihaknya sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi sebagai agen pembangunan, akan terus berupaya meningkatkan komitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui Program Literasi, masyarakat dapat melakukan pengelolaan limbah tani dan ternak, hingga menjadi fasilitator pelatihan di bidang pertanian dan peternakan terintegrasi. Kami berharap, Edufarm Literasi dapat menjadi motor kemajuan peternakan di tanah air,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Sukses Transformasi Comdev Literasi Jadi Puslat Pertanian Pedesaan Swadaya Tersertifikasi Selengkapnya

Robby Setiabudi Madjid Jabat DKU Petrokimia Gresik, Alumnus University of Queensland, Australia Awali Karir di Staf Keuangan 

GRESIK,1minute.id – Pupuk Indonesia menunjuk Robby Setiabudi Madjid menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Umum (DKU) Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia per 25 September 2023. Sebelumnya, Robby mengemban amanah sebagai Senior Vice President (SVP) Keuangan dan Pendanaan Investasi di Pupuk Indonesia mulai tahun 2021. Lulusan Magister Ekonomi dari University of Queensland, Australia ini sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Plt. Direktur Keuangan di salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia.

Robby yang lahir di Jakarta, 16 Juli, mengawali karirnya di Petrokimia Gresik sebagai Staf Keuangan mulai 2003. Kmudian menjabat sebagai Manager Keuangan pada 2014 – 2017 dan Manager Pengadaan di Petrokimia Gresik pada 2018 – 2019. Kemudian mendapat amanah di anak perusahaan Pupuk Indonesia.

 Pts. SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Karina Sari menyampaikan bahwa, seluruh Insan Petrokimia Gresik bersama DKU yang baru siap mendukung Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia menciptakan masa depan baru sebagai perusahaan global berwawasan lingkungan dengan menerapkan Green Industry. “Kami keluarga besar Petrokimia Gresik menyampaikan selamat bertugas kepada Bapak Robby, dan siap untuk berkolaborasi secara harmonis untuk kemajuan Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia,” pungkasnya. Dengan adanya perubahan ini, lanjut Karina, berikut jajaran Direksi Petrokimia Gresik :

• Direktur Utama : Dwi Satriyo Annurogo

• Direktur Operasi dan Produksi : Digna Jatiningsih

• DKU : Robby Setiabudi Madjid. (yad)

Robby Setiabudi Madjid Jabat DKU Petrokimia Gresik, Alumnus University of Queensland, Australia Awali Karir di Staf Keuangan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Memakmurkan Lebih 21 Ribu Petani Anggota Program Makmur, Produktivitas Meningkat

GRESIK,1minute.id – Program Makmur  membawa petani di Indonesia semakin makmur. Program Makmur itu diinisiasi oleh Pupuk Indonesia berrsama Menteri BUMN Erick Thohir. Petrokimia Gresik sukses merealisasikan program tersebut. Kuartal II 2023 berhasil memakmurkan 21.403 petani yang ada di Indonesia, melalui peningkatan produktivitas hasil panen. Kado manis di peringatan Hari Tani Nasional. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, selama Januari – Agustus 2023, Petrokimia Gresik telah merealisasikan program inisiatif Kementerian BUMN Republik Indonesia ini di lahan seluas 102.589 hektar (Ha) atau sudah 104 persen dari target yang diamanahkan di sepanjang tahun 2023, yaitu 99.000 Ha.

“Alhamdulillah, program Makmur yang merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari bantuan modal, pendampingan budidaya, asuransi pertanian hingga jaminan pemasaran mampu meningkatkan hasil panen berbagai komoditas pertanian yang pada akhirnya mendorong kesejahteraan atau kemakmuran bagi para petani di negeri ini” ujar Dwi Satriyo di Peringatan Hari Tani Nasional pada Minggu, 24 September 2023. 

Program Makmur Petrokimia Gresik telah direalisasikan di beberapa provinsi, antara lain di Jawa Barat pada lahan seluas 8.534 ha, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (14.043 Ha). Kemudian di Provinsi Jawa Timur (63.917 Ha), Bali dan Nusa Tenggara (9.138 Ha), Sumatera (2.738 Ha), serta Kalimantan (4.219 Ha). Adapun komoditas yang menjadi sasaran Petrokimia Gresik terbanyak adalah padi di lahan seluas 44.495 ha, selanjutnya tebu (35.481 Ha), hortikultura (10.093 Ha), jagung (8.301 Ha), dan kelapa sawit (4.219 Ha).

“Kami berharap budidaya ini bisa diduplikasi oleh petani lain sehingga mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tandas Dwi Satriyo. Dalam program ini, Petrokimia Gresik berperan dalam memberikan jaminan penyediaan pupuk non-subsidi. Petrokimia Gresik juga melakukan kawalan budidaya, mulai dari pengujian tanah melalui layanan Mobil Uji Tanah, hingga penyediaan pestisida melalui anak perusahaan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Adapun pupuk non-subsidi Petrokimia Gresik yang digunakan dalam program Makmur diantaranya NPK Phonska Plus, ZA, Urea, ZK dan SP-36. Selain itu juga produk baru perusahaan yaitu ZA Plus, SP-26, Phosgreen dan Petroganik Premium. Melalui program Makmur ini juga menjadi media edukasi bagi perusahaan kepada petani agar tidak bergantung dengan pupuk bersubsidi yang saat ini alokasinya semakin terbatas.

“Penggunaan produk non-subsidi Petrokimia Gresik terbukti memberikan hasil siginifikan bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia. Semoga semakin banyak petani yang tergabung dalam program Makmur ini maka semakin lebih banyak lagi petani yang terinspirasi,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Memakmurkan Lebih 21 Ribu Petani Anggota Program Makmur, Produktivitas Meningkat Selengkapnya

Inovasi Petrokimia Gresik Di Bidang Lingkungan Raih 6 Penghargaan EPSA 2023

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  memborong enam penghargaan di ajang Eco Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2023. Penghargaan hasil Inovasi di bidang lingkungan.

Penghargaan dari Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) ini diterima oleh SVP Teknologi Erinto mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Semarang, baru-baru ini.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik adalah produsen pupuk dan bahan kimia dengan varian terlengkap di Indonesia, serta penghasil pupuk NPK terbesar di Tanah Air yang selalu memegang prinsip kepedulian terhadap lingkungan dalam menjalankan operasional bisnis.

“Penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan memajukan pertanian Indonesia melalui produk-produk inovatifnya senantiasa peduli terhadap pengelolaan lingkungan, dengan berbagai inovasi,” ujar Dwi Satriyo di Gresik pada Rabu, 6 September 2023.

Enam penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik dua diantaranya adalah Gold Winner yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang ini. Gold Winner diraih Petrokimia Gresik untuk Kategori Eco-Cycle Innovation dan Ecosystem Protect. Penghargaan tersebut dimenangkan dari inovasi pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi substitusi filler clay di unit NPK Petrokimia Gresik, dan geobag rangka bambu sebagai pelindung mangrove dan kerang dari gelombang pasang yang ramah lingkungan.

Selanjutnya,  tiga Silver Winner, yaitu Kategori Green Power Innovation atas program efisiensi energi melalui pemanfaatan purge gas sebagai bahan bakar boiler. Inovasi ini sekaligus mendapatkan Bronze Winner untuk Kategori Low Carbon Innovation.

Silver Winner selanjutnya diraih untuk Kategori Eco-Hazard Innovation atas inovasi Petrokimia Gresik dalam memanfaatkan gipsum sebagai komposisi bahan pengisi untuk pupuk NPK. Silver Winner terakhir diraih di Kategori Hydro Smart Innovation oleh inovasi Petrokimia Gresik berupa critical operation recovery menggunakan penyemprot air bongkar pasang penyerap asam klorida.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen yang tinggi terhadap lingkungan, karena kami menyadari jika pengelolaan lingkungan adalah instrumen penting untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Selain penghargaan ini, kepedulian dalam pengelolaan lingkungan Petrokimia Gresik juga dapat dilihat dari perolehan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Industri Hijau Level 5 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang diraih sebelumnya.

EPSA merupakan ajang pemberian penghargaan bagi setiap perusahaan yang berkomitmen dalam menghadirkan inovasi teknologi sebagai upaya dalam menjaga dan melindungi lingkungan. EPSA menjadi kesempatan bagi perusahaan di seluruh Indonesia untuk menunjukkan komitmennya dalam berinovasi untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (yad)

Inovasi Petrokimia Gresik Di Bidang Lingkungan Raih 6 Penghargaan EPSA 2023 Selengkapnya

Petrokimia Gresik Mengajar, Dwi Satriyo :  Petrokimia Gresik Komitmen Tumbuh & Berkah bagi Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui program “Petrokimia Gresik Inspiration Day” turut aktif mempersiapkan generasi unggul penerus bangsa di tiga SMA sekitar perusahaan. Petrokimia Gresik Inspiration Day sebagai upaya menghadapi persaingan SDM di masa depan ini,  salah satunya di SMA Negeri 1 Gresik.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, “Petrokimia Gresik Inspiration Day” merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang telah dijalankan tiap tahun di beberapa sekolah di Gresik. Melalui program ini, Petrokimia Gresik ingin memotivasi pelajar SMA di sekitar perusahaan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif di masa mendatang.

“Usia SMA adalah tahapan bagi seseorang untuk mempersiapkan diri dengan matang dalam menggapai mimpinya. Kehadiran Insan Petrokimia Gresik di tengah-tengah mereka adalah untuk memotivasi pelajar SMA dalam membangun kualitas diri untuk mendukung dalam pencapaian cita-cita mereka,” ujar Dwi Satriyo pada Senin, 28 Agustus 2023.

Tiga lembaga pendidikan yang mendapat kesempatan “Petrokimia Gresik Inspiration Day” yaitu SMA Negeri 1 Manyar yang telah dilaksanakan pada l 22 Agustus 2022, kemudian SMK Negeri 1 Cerme pada 24 Agustus 2023, dan SMA Negeri 1 Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023.

“Motivasi merupakan bagian dari pendidikan, dan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi sekolah maupun guru, tapi semua pihak, termasuk Petrokimia Gresik yang merupakan bagian dari BUMN dan memiliki tugas sebagai agen pembangunan,” tandasnya. Dalam program tersebut, Petrokimia Gresik juga menyalurkan dana pembinaan senilai Rp 15 juta untuk masing-masing sekolah. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT ke-51 Petrokimia Gresik.

Sementara itu, Program Petrokimia Gresik Mengajar ini telah dimulai sejak 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Dimana saat itu dikemas dalam program “Petrokimia Gresik Milenial Mengajar” dengan sasaran Sekolah Dasar (SD) yang ada di Pulau Bawean. Pada 2022, Program  “Petrokimia Gresik Mengajar”  untuk sepuluh SD sekitar perusahaan.

Dwi Satriyo menambahkan, Petrokimia Gresik Mengajar ini tidak hanya untuk meningkatkan derajat pendidikan di Gresik, tapi juga menjadi media belajar kepemimpinan dan kesadaran sosial bagi Insan Petrokimia Gresik yang didominasi generasi milenial, sehingga dalam menjalankan operasional bisnis perusahaan juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

“Petrokimia Gresik selalu berkomitmen untuk tumbuh dan menjadi berkah bagi masyarakat. Petrokimia Gresik Mengajar ini adalah salah satu media bagi kami untuk menanamkan komitmen tersebut kepada generasi penerus perusahaan sejak awal, sehingga manfaat yang diberikan perusahaan semakin besar lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Gresik Abdul Mukti mengapresiasi program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang diselenggarakan perusahaan. Kegiatan ini menjadi hal baru bagi anak didiknya, sehingga mereka mendapatkan wawasan baru tentang persaingan.

“Mereka enjoy selama kegiatan berlangsung. Kami berharap program ini terus berlanjut dan dengan sasaran yang semakin berkualitas,” tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Mengajar, Dwi Satriyo :  Petrokimia Gresik Komitmen Tumbuh & Berkah bagi Masyarakat Selengkapnya

K3PG Genap 39 Tahun, Energic & Tak Pernah Lelah Sejahterakan Anggota 

GRESIK,1minute.id – Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) terus berinovasi. Di puncak hari ulang tahun ke-39 K3PG yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melaunching dua Beras Premium K3PG dan Aplikasi Online Office (On-Off) dalam upaya membangun bisnis kuat layanan hebat.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, K3PG menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat puncak HUT Koperasi ke-76 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Jember, K3PG meraih sejumlah penghargaan sebagai koperasi terbaik. “Tren ini harus dipertahankan, Saya bersama Bupati Gresik merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh K3PG,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Ia berharap, K3PG bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemkab Gresik agar kedepan dapat memberikan manfaat lebih besar lagi. Prestasi yang diraih K3PG ini harus menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Kabupaten Gresik. Sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Gresik.

“Prestasi K3PG ini harus menjadi virus dapat menular ke gerakan koperasi lain dan membawa kesejahteraan bagi anggota pada khususnya dan masyarakat Gresik pada umumnya,” harapnyam

Selain itu, lanjut wabup, pentingnya digitalisasi di era jual beli yang serba digital saat ini juga penting dalam sebuah koperasi. Maka karyawan diharapkan mampu berinovasi dan menguasai transformasi. “Kita tidak akan bisa menambah konsumen. Bahkan akan kehilangan konsumen jika tidak menguasai digitalisasi,” ungkapnya.

Di tempat sama, Direktur Utama (Dirut) PT. Petrokimia Gresik sekaligus Dewan Penasehat K3PG Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, sejak didirikan K3PG sudah berkembang pesat dan berprestasi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. “Ada sejumlah prestasi yang dinobatkan kepada K3PG di ajang internasional di Bangkok Thailand, Singapore, Jakarta dan terakhir di Provinsi Jawa Timur,” kata Dwi Satriyo Annurogo.

Dirinya menjelaskan, sesuai arahan Wakil Menteri (Wamen) BUMN bahwa kegiatan usaha ada 3 indikator keberhasilan. Pertama sustainable (berkelanjutan), kedua growth (bagaimana bisa tumbuh), ketiga sejauh mana perusahaan itu menguasai transformasi digital. Sebab banyak perusahaan yang diambil alih karena salah satunya tidak menguasai IT.

Maka tiga hal ini sangat penting. Bagaimana suatu usaha harus berkelanjutan, tumbuh dan bertransformasi dibidang teknologi dalam menghadapi tantangan perubahan saat ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus K3PG Awang Djohan Bachtiar mengatakan, dalam momen HUT ke-39 ini kami mengangkat Tagline “ENERGIC” yang merupakan akronim dari Excellent (Unggul), Nimble (Gesit), Expert (Ahli), Reliable (Terpercaya), Growth (Tumbuh), Innovative dan Care (Peduli).  “Tagline ini merupakan semangat yang harus dimiliki setiap insan di K3PG. Energic atau tidak pernah lelah dalam mensejahterakan anggota,” terang VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik ini. 

Dijelaskan, hasil yang diraih K3PG sekarang tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja. Tapi merupakan rantai berkesinambungan perjalanan K3PG selama hampir empat dekade ini. “Berawal dari sudut kantor K3PG di GOR Tri Dharma pada tahun 1984. Kini K3PG memiliki 9 unit usaha 3 anak perusahaan dengan target penjualan tahun 2023 sebesar Rp 871,9 milliar. Angka ini lebih besar atau sekitar 118 persen dari realisasi tahun 2022,” ungkap Awang. (yad)

K3PG Genap 39 Tahun, Energic & Tak Pernah Lelah Sejahterakan Anggota  Selengkapnya

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani addendum perpanjangan waktu Head of Agreement (HoA) dalam rangka Road to GSA (Gas Sales Agreement) Gas Bumi dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo bersama General Manager KrisEnergy (Satria) Ltd Kusmutarto Basuki, selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, melalui penandatanganan ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan kepastian suplai gas bumi, yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan eksisting, serta mendukung rencana pengembangan perusahaan. Dalam HoA ini disebutkan akan ada potensi suplai gas bumi 150 MMSCFD yang rencana bakal onstream pada tahun 2028.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk selalu mendukung kemajuan pertanian Indonesia melalui penyediaan berbagai jenis pupuk. Salah satu tugas utama kami adalah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri, dalam rangka menyukseskan terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional. Untuk menjalankan tugas tersebut, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan pengembangan,” tandasnya.

Ia pun menjelaskan, tambahan gas tersebut nanti juga akan digunakan untuk mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi Urea. Pengembangan pabrik Amurea III ini akan memperkuat produksi pupuk Urea dalam negeri serta pengamanan bahan baku pupuk NPK. Nantinya, Amurea III memiliki kapasitas produksi Amoniak sebesar 2.000 MTPD dan Urea 1.725 MTPD.

“Penambahan pasokan gas ini menjadi semakin penting, mengingat kebutuhan Urea juga semakin bertambah dengan adanya perubahan fokus kebijakan pupuk subsidi pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK,” ungkap Dwi Satriyo.

Sementara itu, tambahan waktu tersebut dikaji setelah KrisEnergy melakukan beberapa kegiatan awal terkait dengan pengembangan Lapangan Lengo dari Wilayah Kerja Bulu. Setelah mendapatkan persetujuan Pemerintah, Pokok-pokok Perjanjian ini akan dituangkan dalam PJBG atau biasa disebut dengan GSA yang ditargetkan pada tahun 2024.

Dengan kesepakatan ini Petrokimia Gresik akan mendapat tambahan pasokan gas sebesar 60 MMSCFD dari Lapangan Lengo Wilayah Kerja (WK) Bulu untuk mencukupi kebutuhan gas bumi pada pabrik eksisting.

Selain itu, KrisEnergy sebagai Operator WK Sakti akan melakukan pengeboran Sumur West Kepodang-1 pada akhir tahun ini. Pengeboran ini nantinya diharapkan dapat menambah lagi pasokan gas kepada Petrokimia Gresik sebesar 90 MMSCFD.

Direktur Utama PT Satria Wijayakusuma, Wisnu Suhardono, selaku pemegang seluruh saham KrisEnergy di Indonesia menyampaikan bahwa perubahan Pokok-pokok Perjanjian ini merupakan kemajuan yang signifikan untuk menuju fase berikutnya yaitu penandatangan PJBG. Ia pun menyampaikan komitmen untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pengembangan lapangan Lengo, WK Bulu.

Sebagai informasi, untuk menyukseskan supply gas dari WK Bulu, Petrokimia Gresik juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) terkait kajian bersama rencana penyediaan infrastruktur penyaluran gas bumi dari Lapangan Lengo ke Petrokimia Gresik. (yad)

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy Selengkapnya

Rayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest, 9 Hari Pesta Rakyat Target Transaksi Rp 10 Miliar 

GRESIK,1minute.id – PetroNite Fest 2023 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik resmi dibuka pada Sabtu malam, 29 Juli 2023. Ratusan UMKM di Gresik yang ambil bagian dalam ajang tahunan rangkaian merayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik ini.

Senior Executive Vice President (SEVP) Petrokimia Gresik I Ketut Rusnawa yang membuka PetroNite Fest yang mengusung tema “Kembali ke Desa dari Petrokimia Gresik untuk Indonesia” ini. Acaranya meriah. Semuanya nuansa pedesaan termasuk penjaga stan dari tujuh kelurahan yang berada ring satu operasi perusahaan Solusi Agroindustri itu. Tujuh kelurahan itu, yakni Ngipik. Sukorame, Karangturi, Karangpoh, Kroman, Lumpur, Tlogopojok di Kecamatan/Kabupaten Gresik dan Desa Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

I Ketut Rusnawa mengatakan, PetroNite Fest digelar selama 9 hari. Ada lebih dari 360 UMKM di Kabupaten Gresik yang ikut ambil bagian dalam gelaran tahunan yang paling di tunggu oleh para entrepreneur alias pengusaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu. Sebab, PetroNite Fest 2023 selalu ramai pengunjung dan pembeli.

“Kegiatan ini (PetroNite Fest) ini, sebagai wadah bagi para pedagang UMKM di Kabupaten Gresik untuk bisa memperkenalkan serta mempromosikan karya dan barang yang mereka jual kepada masyarakat,” kata Ketut Rusnawa dalam sambutan mewakili Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo itu.

“Berang yang dijual  berupa makanan pakaian atau kerajinan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga Gresik dan sekitarnya,” lanjutnya. Tema PetroNite Fest 2023 kali ini adalah Kembali ke Desa dari Petrokimia Gresik untuk Indonesia. Tema tersebut diusung untuk mengingatkan kembali pada nilai-nilai kesederhanaan, gotong royong dan kepedulian.

TEMU LAWAK & BERAS KENCUR : (kiri-kanan) Pts. SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Karina Sari. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, dan SEVP Petrokimia Gresik I Ketut Rusnawa saat menikmati minuman tradisional, Temu Lawak di salah sat stan di PetroNite Fest 2023 di GOR Petrokimia Gresik pada Sabtu malam, 29 Juli 2023. ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Tema ini diambil sebagai wujud ketahanan pangan nasional dan menggambarkan semangat Petrokimia Gresik untuk terus melaju pantang menyerah untuk kejayaan Indonesia,” tegasnya. Selain UMKM yang membuka lapak berjumlah makanan dan kerajinan, PetroNite Fest ini juga terdapat stan otomotif, properti dan wahana permainan anak yang dapat dikunjungi dan dinikmati masyarakat selama 9 hari ke depan, mulai 29 Juli sampai 6 Agustus 2023. 

“Selama 9 hari, panitia penyelenggara menargetkan transaksi sebesar Rp 10 miliar,” kata Ketut. Artinya, perputaran uang atau transaksi rata-rata Rp 1,1 miliar per hari.  Panitia optimistis target itu bisa teralisasi. “Transaksi ini yang tentunya diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian warga Gresik,” tegas Ketut Rusnawa. 

Pembukaan PetroNite Fest 2023 ini diawali dengan Tari Pencak Macan, kemudian Tari Reog. Selain kesenian tradisional, juga menampilkan band musik keroncong. Ribuan pasang mata seakan tidak berkedip menyaksikan hiburan rakyat yang dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta para jajaran pimpinan anak usaha perusahaan pelat merah berpusat di Gresik itu. (yad)

Rayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest, 9 Hari Pesta Rakyat Target Transaksi Rp 10 Miliar  Selengkapnya