Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Nafas Sahri masih ngos-ngosan. Kakek dua cucu itu berusia 75 tahun itu langsung menyelonjorkan kedua kakinya. Ngeluk geger alias mengistrihatkan badan setelah mengayuh becak dari simpang tiga Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menuju GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, tempat santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik itu. 

Jaraknya kurang lebih 4 kilometer. Ketika masih muda, Sahri hanya butuh waktu tidak lebih 15 menit. Namun, saat ini kakek yang kumis berwarna putih tinggal di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu membutuhkan waktu lebih 60 menit. “Berhenti beberapa kali. Jalan menanjak, becak Saya dorong,” cerita Sahri saat ditemui di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023. 

53 TAHUN MEMBECAK : Sahri,75, pengayuh becak asal Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ketika mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Lebih dari separuh hidup Sahri dihabiskan untuk membecak. Memberikan nafkah bagi istri dan anak semata wayangnya. Ia mengaku menekuni profesi sebagai pengayuh becak sejak 1970. Sudah 53 tahun atau setahun sebelum Petrokimia Gresik resmi beroperasi. 

Sahri lahir pada 1948. Ia memiliki satu anak dan dua cucu. Sahri pergi ke GOR Tri Dharma Petrokimia karena mendapat kabar perusahaan Solusi Agroindustri itu sedang memberikan santunan untuk Abang Becak. Sudah ada ratusan pengayuh becak yang datang. Catatan panitia, kegiatan bakti sosial rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik ini diikuti 565 orang, termasuk Sahri. Setiap abang Becak mendapatkan santunan uang tunai dan bingkisan.

“Saya dikabari Petrokimia Gresik bancakan. Jadi Saya langsung pergi,” katanya sambil memijat betis kakinya. 

CERIA : Ratusan Abang Becak usai mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Petrokomia Gresik berbagi berkah diikuti 535 abang becak.  Mengapa abang becak. Dwi Satriyo Annurogo menyebut beberapa alasan. Pertama, abang becak dianggap oleh warga dan manajemen perusahaan memiliki banyak jasa. “Saya atas nama warga dan manajemen mengucapkan terima kasih. Abang becak telah banyak membantu selama ini,” kata Dwi Satriyo Annurogo usai santunan di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023.

Ia mencontohkan, ketika ada tamu yang kebingungan mencari alamat seseorang, tanya kepada Abang Becak. Selain itu, Abang becak seringkali membantu anak sekolah menyeberang jalan. Di kawasan Petrokimia Gresik di Jalan Ahmad Yani, Gresik terdapat SD Petrokimia Gresik. 

“Ketika ada anak-anak kecil sekolah, mereka ini mau menolong menyeberangkan. Abang becak ini mau menolong, ini tentu luar biasa dan Saya sampaikan terima kasih,” imbuh peraih Best Performance di ajang Innolympia Festival Chief Business Development Officer (CBDO) Innovation School 2023 di Kantor Kementerian BUMN RI ini.

Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan, santunan Abang Becak ini akan dilakukan pada tahun-tahun mendatang. “Mohon doa agar Petrokimia Gresik terus beroperasi, lebih maju dan lebih berkembang dalam mengemban amanat untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa,” pungkasnya. (yad)

Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia genap 51 tahun memakmurkan negeri dari sektor pertanian. Pada usia perusahaan yang lebih dari setengah abad ini Petrokimia Gresik juga berhasil meraih kinerja terbaiknya sepanjang sejarah sejak berdiri 1972.

Perayaan HUT ke-51 Petrokimia Gresik digelar secara sederhana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023. Manajemen bersama karyawan menggelar tasyakuran dengan memotong  tumpung nasi kuning dengan lima undakan kemudian diatasnya diberi angka 1 atau dibaca 51

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, capaian terbaik ini merupakan buah dari komitmen dan inovasi-inovasi yang dibangun Insan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia. Semangat ini kemudian diangkat dalam tema HUT 51 Petrokimia Gresik, yaitu “Solusi Makmurkan Negeri”.

“Pada pertengahan tahun 2022 lalu Petrokimia Gresik dihadapkan pada perubahan regulasi pupuk bersubsidi melalui Permentan 10 Tahun 2022. Dari awalnya ada lima pupuk yang masuk dalam skema subsidi, sekarang tinggal Urea dan NPK saja. Begitu juga dengan komoditas yang disubsidi dari semula ada 70 komoditas, sekarang hanya sembilan komoditas saja yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujar Dwi Satriyo pada saat tasyakuran HUT ke-51 Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023.

“Dengan keyakinan, semangat, optimisme serta sinergi yang baik antarinsan Petrokimia Gresik di bawah arahan Pupuk Indonesia, kami dapat menjalani tahun 2022 dengan kinerja terbaik,” imbuhnya.

Kinerja terbaik tersebut ditandai dengan perolehan laba perusahaan pada 2022 sebesar Rp3,23 triliun atau sekitar 285 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp 1,13 triliun. Laba ini menjadi laba terbesar yang berhasil dibukukan Petrokimia Gresik selama lebih dari 50 tahun memakmurkan negeri ini.

Kemudian, realisasi tingkat kesehatan perusahaan memperoleh skor 91 dengan predikat “Sehat AA” atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 78 predikat Sehat A. Begitu juga dengan capaian Key Performance Indicator perusahaan sebesar 106,11% atau lebih tinggi dibandingkan RKAP sebesar 100%.

Kinerja terbaik berikutnya diwujudkan melalui inovasi Insan Petrokimia Gresik sepanjang tahun lalu yang mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 277 miliar bagi perusahaan. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 91% karyawan yang terus berpikir improvement bagi perusahaan.

“Inovasi Petrokimia Gresik tersebut juga berhasil menarik dunia internasional. Sebanyak 5 gugus inovasi perusahaan telah berhasil meraih  predikat “4 Stars” (kategori tertinggi) pada ajang 27th Asia Pacific Quality Organization (APQO). Prestasi ini menegaskan bahwa karya inovasi Insan Petrokimia Gresik tidak hanya berdampak pada produktivitas dan perolehan laba bagi perusahaan, namun juga mampu menginspirasi dan membawa prestasi hingga level internasional,” tandas Dwi Satriyo.

Selanjutnya, program Makmur Petrokimia Gresik juga menjadi solusi bagi perusahaan untuk memakmurkan negeri. Dimana program yang diinisiasi Pupuk Indonesia dan selanjutnya menjadi program platform Kementerian BUMN ini berhasil membantu meningkatkan produktivitas pertanian dengan realisasi mencapai lebih dari 92 ribu Ha atau sekitar 93% dari target tahun 2023 sebesar 99 ribu. 

Pada 2022, realisasi Program Makmur Petrokimia Gresik mencapai 116% dari target, yaitu seluas 98.598 Ha dengan total serapan pupuk mencapai 63.779 ton. Capaian ini menunjukkan bahwa program ini merupakan wujud nyata solusi makmurkan negeri perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Terakhir, kinerja terbaik perusahaan telah mendapatkan pengakuan stakeholder melalui sejumlah penghargaan. Petrokimia Gresik berhasil meraih 70 penghargaan selama setahun, diantaranya Propernas Emas yang merupakan peringkat tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) atas kerja keras perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup; serta Industri Hijau Level V (level tertinggi) dari Kementerian Perindustrian atas upaya Petrokimia Gresik menjadi perusahaan ramah lingkungan secara konsisten.

“Keberhasilan dalam pencapaian kinerja terbaik perusahaan di tahun 2022 lalu tentunya tidak lepas dari implementasi tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dan penerapan Respectful Workplace Policy sebagai salah satu wujud AKHLAK,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, capaian tersebut tidak membuat Insan Petrokimia Gresik berpuas diri. Karena perusahaan kembali dihadapkan pada rencana perubahan regulasi pupuk subsidi, yakni Subsidi Langsung ke Petani (SLP). Hal ini semakin menegaskan bahwasanya persaingan di pasar komersil menjadi semakin terbuka.

Untuk itu, Petrokimia Gresik telah menyiapkan strategi untuk mengubah tantangan tersebut menjadi peluang, diantaranya menyiapkan program Smart Precision Farming. Program ini adalah wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi modern dan Internet of Things (IoT), penggunaan drone, implementasi produk berteknologi baru sehingga menghasilkan budidaya yang efektif, efisien, dan presisi menuju pertanian modern.

Menjadi milestone baru juga bagi Petrokimia Gresik, bahwasanya di tahun 2023 ini, perusahaan melahirkan pupuk teknologi nano pertama yang diproduksi di Indonesia yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Teknologi ini memungkinkan pupuk dapat terserap optimal melalui stomata daun sehingga lebih efektif penggunaannya.

Untuk terus menjadi solusi bagi pertanian Indonesia, berbagai upaya transformasi bisnis juga dilakukan perusahaan diantaranya melalui pengembangan pabrik dan berbagai fasilitas penunjang. Pada tahun 2023 ini Petrokimia Gresik membangun Pabrik Phonska V dengan kapasitas 600.000 ton dan Gudang Urea kapasitas 20.000 ton.

“Dunia tidak hanya sedang berubah tetapi juga menghadapi tantangan era disrupsi. Pola bisnis lama bisa tiba-tiba menjadi usang dan muncul pola bisnis baru yang mengambil alih. Untuk itu kemampuan beradaptasi dan berkreasi menjadi tumpuan dalam berkompetisi sehingga Petrokimia Gresik semakin baik lagi dalam memberikan Solusi Agroindustri guna memakmurkan negeri,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun  Selengkapnya

Dua Atlet Binaan Petrokimia Gresik Antarkan Timnas Voli Putri Indonesia Ukir Sejarah di Ajang AVC

GRESIK,1minute.id – Tim Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia berhasil mengukir sejarah baru sebagai Runner Up “Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup for Women” setelah pertandingan final melawan Vietnam dengan skor 2-3 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Minggu malam, 25 Juni 2023.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengaku bangga dua pemain binaan Petrokimia Gresik turut berkontribusi sebagai skuad pada prestasi perdana Timnas di ajang AVC ini. Keduanya adalah Mediol Stiovany Yoku dan Dhea Cahya Pitaloka yang selama ini berlatih bersama tim PBV Petrokimia Gresik atau Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club. 

Selain itu, turut berkontribusi Asisten Coach Timnas, Pedro B. Lilipaly yang juga merupakan pelatih binaan Petrokimia Gresik. “Untuk pertama kalinya Timnas Voli Putri Indonesia masuk hingga final. Tentu prestasi ini akan meningkatkan performa dan kepercayaan diri kedua pemain binaan kami yang masuk ke dalam daftar pemain Timnas. Prestasi ini juga akan menjadi motivasi dan insipirasi bagi pemain binaan lainnya di Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club, apalagi Asisten Coach Timnas juga binaan Petrokimia Gresik,” tandas Dwi Satriyo.

Timnas voli putri Indonesia telah berjuang keras dalam pertandingan lima set. “Selain kedua pemain kami turut berkontribusi pada prestasi ini, GOR Tri Dharma juga menjadi saksi Indonesia mencetak sejarah baru di ajang AVC ini,” tandasnya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme supporter selama pertandingan AVC berlangsung tanggal 18 hingga 25 Juni 2023. Sehingga menambah motivasi bagi pemain Timnas,” tutup Dwi Satriyo.

GOR Tri Dharma yang merupakan milik Petrokimia Gresik sudah mempunyai standar internasional. Sebelumnya juga pernah digunakan untuk kompetisi internasional, yaitu “The 19th Asian Senior Men’s Volley Ball Championship 2017”. Sehingga sangat layak untuk pertandingan maupun latihan.

Dalam event ini, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia berkesempatan menjadi partner penyelenggaraan kegiatan AVC yang bertempat di GOR Tri Dharma. GOR yang menjadi Pusat latihan PBV Petrokimia Gresik ini juga digunakan sebagai Training Center bagi Timnas voli putri Indonesia sejak 1 Juni 2023.

Coach Timnas Indonesia Alim Suseno pada sesi Press Conference mengungkapkan bahwa Timnas sudah bermain optimal, apalagi sesi latihan untuk menghadapi ajang AVC ini latihannya hanya dua minggu, usai istirahat pasca Sea Games 2023.

“Kami meminta maaf. Hasil hari ini juga tidak lepas dari kondisi fisik pemain kami setelah kemarin harus bertanding dengan skor 3-2 pada semi final,” tandasnya.

Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa gelaran AVC 2023 ini berjalan dengan baik dan tertib. Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat termasuk Petrokimia Gresik. “Terima kasih atas dukungan Petrokimia Gresik beserta Pupuk Indonesia yang telah mendukung kegiatan AVC 2023,” ujarnya. AVC 2023 diikuti Timnas Voli Putri Indonesia, Makau, dan Filipina. Serta delapan negara lain, yakni Hong Kong, Taiwan, Iran, India, Australia, Uzbekistan, Mongolia, dan Vietnam. (yad)

Dua Atlet Binaan Petrokimia Gresik Antarkan Timnas Voli Putri Indonesia Ukir Sejarah di Ajang AVC Selengkapnya

Petrokomia Gresik Buka Program Beasiswa 50 Petani Muda, Pendaftaran Masih Dibuka!

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali membuka program Beasiswa Petani Muda untuk 50 pelajar berprestasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Pertanian di Jawa Timur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, regenerasi petani di Indonesia saat ini masih menjadi problem serius yang harus mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Beasiswa ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen Petrokimia Gresik untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda pada sektor pertanian.

“Sustainability agriculture atau keberlanjutan pertanian di Indonesia tidak lepas dari upaya regenerasi petani. Petrokimia Gresik yang telah memposisikan diri sebagai solusi di sektor agroindustri terus memotivasi generasi muda salah satunya para pelajar SMK jurusan rumpun Pertanian di Jawa Timur agar mereka bisa konsisten dalam mengembangkan pertanian,” ujar Dwi Satriyo pada Rabu, 21 Juni 2023.

Tahun ini tahapan pembukaan Beasiswa Petani Muda Petrokimia Gresik akan diawali dengan pendaftaran pada 4 hingga 30 Juni 2023. Selanjutnya adalah tahapan seleksi hingga pengumuman penerima beasiswa pada 28 Juli 2023. Sebagai informasi, tahun ini merupakan tahun kedua Petrokimia Gresik menyelenggarakan Beasiswa Petani Muda. 2022 lalu, ada sebanyak 99 pendaftar dari 23 SMK akreditasi A dan B di Jawa Timur yang diundang mengikuti program ini. Namun hanya 50 peserta yang lolos seleksi dan bisa mendapatkan beasiswa dari Petrokimia Gresik.

“Tahun ini kami juga akan kembali memberikan Beasiswa Petani Muda untuk 50 pelajar SMK Jurusan Pertanian di Jawa Timur. Kami berharap, melalui beasiswa ini mereka semakin optimis untuk menekuni sektor pertanian,” tandas Dwi Satriyo.

Adapun syarat pendaftaran dari program ini antara lain pelajar Kelas XI Jurusan Rumpun Pertanian (Pertanian, Agribisnis Pertanian, Agroteknologi, Teknologi Pertanian) dari SMK akreditasi A di Jawa Timur yang diundang. Masing-masing sekolah diperkenankan mengirimkan maksimal lima pelajar untuk mengikuti proses seleksi.

Peserta harus berprestasi di sekolah yang dibuktikan dengan rata-rata nilai rapor minimal 8.00 tiap semester, sejak kelas X semester I sampai dengan kelas XI semester I. Selain itu tidak ada nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Peserta dengan prestasi akademik maupun non akademik dan memiliki pengalaman organisasi akan memberikan nilai tambah. Para peserta juga harus menulis essay dengan tema “Tantangan Pertanian Pangan Masa Depan”.

Bagi peserta yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan beasiswa masing-masing berupa uang saku bulanan dengan total Rp 6 juta untuk 12 bulan. Selain itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan pembekalan bidang pertanian dari Petrokimia Gresik dan narasumber yang kompeten.

“Melalui pembekalan ini, pelajar akan didorong memiliki ide kreatif sehingga mampu menunjukkan kepada generasi muda lain jika pertanian adalah sektor yang sangat menarik untuk dikembangkan,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Petrokomia Gresik Buka Program Beasiswa 50 Petani Muda, Pendaftaran Masih Dibuka! Selengkapnya

Sebelas Negara Berlaga di AVC Challenge Cup for Women di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung prestasi atlet voli nasional melalui penyelenggaraan Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup for Women. AVC belangsung di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik mulai 18 – 25 Juni 2023.

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo dalam konferensi pers mengaku senang dengan digelarnya kejuaraan voli putri tingkat Asia ini, karena bisa memiliki dampak yang sangat baik untuk pengalaman dan pembinaan atlet voli putri di Indonesia. “Adanya kejuaraan ini secara tidak langsung merupakan upaya bersama dalam mengembangkan minat dan bakat olahraga bola voli di Indonesia,” tambahnya.

Menurut Menpora kompetisi ini akan mampu meningkatkan pengamalan dan kemampuan pemain Timnas Indonesia, sehingga lebih siap dalam menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi. “AVC bisa menjadi tolak ukur bagi Tim Voli Putri Indonedia yang akan berkompetisi di Asian Games. Ini bisa menjadi dasar bagi kita untuk melihat potensi mereka di ajang tersebut,” tandas Menpora.

Terkait alasan memilih Gresik sebagai tempat pelaksanaan ajang AVC, Menpora menyampaikan bahwa GOR Tri Dharma milik Petrokimia Gresik ini sudah memiliki standar internasional. Sebelumnya juga pernah digunakan untuk kompetisi internasional, yaitu “The 19th Asian Senior Men’s Volley Ball Championship 2017”. Sehingga sangat layak untuk pertandingan maupun latihan.

“Selain itu penggemar voli di Gresik dan sekitarnya juga sangat luar biasa, seperti pada saat Proliga,” terangnya.

 Di tempat yang sama, Presiden AVC Rita Subowo mengungkapkan, untuk menjadi tuan rumah AVC ini tidak mudah, karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. “Untuk itu, bermain di negara sendiri, mudah-mudahan Tim Voli Putri Indonesia bisa menunjukkan prestasinya,” ujarnya singkat.

Sementara, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, dukungan terhadap terselenggaranya AVC ini merupakan realisasi dari komitmen Petrokimia Gresik untuk terus berkontribusi pada bidang olahraga, khususnya bola voli.

“Petrokimia Gresik tidak hanya berkomitmen menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang menjadi solusi agroindustri, namun juga ikut berperan bagi kemajuan di berbagai bidang lain, salah satunya bidang olahraga di Indonesia,” tandasnya.

 Dalam event ini, Petrokimia Gresik berkesempatan menjadi partner penyelenggaraan kegiatan AVC yang bertempat di GOR Tri Dharma. GOR yang menjadi Pusat latihan PBV Petrokimia Gresik ini digunakan sebagai Training Center Timnas Voli sejak 1 Juni 2023. 

“Selain itu, atlet binaan Petrokimia Gresik juga ikut memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan AVC. Mereka adalah Mediol Stiovany Yoku dan Dhea Cahya Pitaloka. Saya berharap keduanya bisa memberikan performa terbaiknya,” ujar Dwi Satriyo.

Untuk event AVC ini, ada tim dari sebelas negara yang akan bertanding, antara lain Timnas Voli Putri Indonesia, Makau, dan Filipina. Serta delapan negara lain, yakni Hong Kong, Taiwan, Iran, India, Australia, Uzbekistan, Mongolia, dan Vietnam.

Timnas Indonesia Menang

Dalam pertandingan pembuka, Tim Indonesia berhasil memenangkan pertandingan setelah berhasil mengalahkan tim dari Makau dengan skor 3-0 (25-7, 25-18 dan 25-8).

Coach Timnas Indonesia, Alim Suseno berharap anak asuhnya tidak puas dengan capaian ini, karena untuk menjadi juara grup, Timnas harus mengalahkan Filipina.

“Dalam pertandingan melawan Makau, kita bisa menurunkan pemain inti maupun cadangan, sehingga semua bisa merasakan. Berikutnya, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi juara di grup,” tandasnya. (yad)

Sebelas Negara Berlaga di AVC Challenge Cup for Women di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik Selengkapnya

DNA Inovasi Insan Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp 277 Miliar

GRESIK,1minute.id – DNA inovasi insan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia semakin terasa. Petrokimia Gresik mampu menciptakan nilai tambah sebesar Rp 277,9 miliar melalui inovasi yang dilakukan sepanjang 2022. 

Capaian positif ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) XXXVII di GOR Tri Dharma pada Rabu, 7Juni 2023

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, dari nilai value creation tersebut, sebesar Rp 67,9 miliar atau hampir 25 persen berdampak langsung terhadap laba perusahaan atau direct financial benefit. Besarnya value creation ini menjadi bukti jika inovasi yang dijalankan Insan Petrokimia Gresik mampu membawa perusahaan untuk terus tumbuh.

“Persaingan pasar semakin kompetitif, di sisi lain perkembangan teknologi juga terus membawa perubahan sistem yang mengharuskan Petrokimia Gresik adaptif. Untuk itu, seluruh Insan Petrokimia Gresik harus terus berpikir inovatif untuk membawa perusahaan ini tumbuh dan melampaui batas maksimal,” tandas Dwi Satriyo.

Value creation ini, tambahnya, merupakan sumbangsih dari 91 persen karyawan inovatif di sepanjang 2022 yang tergabung dalam 1.599 Gugus Inovasi. Keterlibatan karyawan ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sekitar 81% dan tergabung dalam 1.158 gugus inovasi. Ini menjadi salah satu bukti jika semangat inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan mendarah daging menjadi DNA dalam setiap Insan Petrokimia Gresik.

“Kompetisi saat ini tidak nampak, karena persaingan bisnis yang ada sekarang adalah persaingan ide dan kreativitas bagaimana cara pelaku usaha bisa menjadi leader dengan melakukan drive pasar. Semua itu hanya bisa dimenangkan dengan berinovasi,” tandas Dwi Satriyo.

Adapun inovasi Petrokimia Gresik di tahun 2022 membuahkan sejumlah prestasi, diantaranya pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2022, Petrokimia Gresik Group berhasil meraih sebelas Diamond yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang tersebut, enam Platinum, dan dua Gold. Selain itu juga, Petrokimia Gresik dan Petrokimia Gresik Group juga mendapatkan lima penghargaan “4STARS” di ajang Internasional Asia Pacific Quality Organization (APQO) 2022.

“Kami berharap keterlibatan karyawan dalam berinovasi yang sudah luar biasa di tahun ini bisa semakin meningkat tahun depan, sehingga Petrokimia Gresik semakin siap menghadapi tantangan,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

DNA Inovasi Insan Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp 277 Miliar Selengkapnya

Petrokimia Gresik Edukasi Siswa Pengolahan Sampah, Liliek Harmianto : Ikhtiar Membangun Kesadaran Peduli Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar edukasi pengelolaan sampah sejak dini bagi anak Sekolah Dasar (SD) di Gresik, Jawa Timur. Edukasi kepada puluhan pelajar itu untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni itu. Puluhan siswa itu terlihat antusias mengikuti kegiatan itu.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo diwakili Vice President (VP) Lingkungan, Liliek Harmianto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik terhadap lingkungan khususnya di wilayah Kabupaten Gresik. “Edukasi pengelolaan sampah hari ini menjadi kegiatan pembuka, ini menjadi upaya kita mengenalkan dan membangun kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini kepada siswa-siswi SD,” ujar Liliek pada Senin, 5 Juni 2023.

Kegiatan edukasi diikuti oleh 50 pelajar dari delapan SD peraih Adiwiyata yang ada di sekitar perusahaan. Sekolah-sekolah ini memang sudah memiliki komitmen yang tinggi dalam pengelolaan lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendidik masyarakat sejak usia dini dan bisa terus berlanjut untuk menciptakan generasi muda yang inovatif dan solutif terhadap permasalahan lingkungan hidup,” tandasnya.

Edukasi pengelolaan sampah  dipusatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu, peserta mendapatkan pelatihan  untuk memilah sampah plastik, organik dan anorganik sehingga dapat ditentukan untuk perlakuan lebih lanjut pada sampah hasil pilahan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembuatan pupuk kompos, pembudidayaan maggot, pembuatan Eco Enzym dan penanaman pohon di TPA Ngipik ini dihadiri dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala UPT TPA Ngipik dan Guru Pendamping.

 “Kami memberikan pembekalan pengelolaan sampah, komposting kepada anak-anak sejak usia dini. Harapannya bisa menjadi habit bagi mereka, dan diterapkan langsung di lingkungan sekolah maupun rumah. Sehingga menginspirasi bagi teman-teman serta keluarganya,” tutup Liliek.

Selain kegiatan ini, program Petrokimia Gresik dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilanjutkan dengan Charitree (Challenges Donasi Pohon X Viral); Enchall (Lomba KTI mahasiswa seluruh Indonesia); Penanaman Pohon Langka di SOR PT Petrokimia Gresik; Penandatangan Employee Green Behaviour (EGB), serta Grebek Sampah Plastik di Pasar Gresik bersama DLH. (yad)

Petrokimia Gresik Edukasi Siswa Pengolahan Sampah, Liliek Harmianto : Ikhtiar Membangun Kesadaran Peduli Lingkungan  Selengkapnya

Mentan SYL : Pertanian Sumber Daya Paling Siap, Petrokimia Gresik Kekuatan Penting Bagi Indonesia

GRESIK,1minute.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pertanian adalah sumber daya yang saat ini paling siap untuk mendukung negara semakin kokoh, kuat, dan sejahtera. Apalagi pertanian juga bersentuhan langsung dengan masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian beserta sektor lain.

“Kalau begitu Petrokimia Gresik menjadi sangat penting bagi Republik ini. Petrokimia Gresik menjadi kekuatan yang utama. Tapi kita tidak bisa bertani seperti kemarin, tertinggal banget. Ongkosnya bisa mahal, hasilnya sederhana,” tandas Menteri SYL ketika meninjau kesiapan program “Smart Precision Farming” yang digagas Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, untuk mempersiapkan masa depan pertanian Indonesia, di Gresik, Jawa Timur pada Selasa malam, 30 Mei 2023.

Ia mengapresiasi program Smart Precision Farming yang digagas Petrokimia Gresik untuk pertanian Indonesia semakin baik. “Petrokimia tidak boleh kalah dengan yang lain. Kalau secara nasional iya (maju,Red), tapi kita juga harus lihat bagaimana majunya Thailand, bagaimana majunya India. Beruntung kita hari ini melihat Smart Precision Farming,” puji Menteri SYL.

Merespon arahan Mentan SYL, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, program Smart Precision Farming nantinya akan dijalankan dengan mengembangkan teknologi baru pada pertanian Indonesia, seperti penggunaan produk pupuk dengan teknologi nano, serta pemanfaatan drone untuk pemupukan maupun pemantauan pertumbuhan tanaman.

“Pupuk Petrokimia Gresik berteknologi nano ini nanti akan menjadi yang pertama di produksi oleh produsen pupuk Indonesia. Pupuk ini akan kami luncurkan di hari ulang tahun ke-51 Petrokimia Gresik dan memiliki sejumlah kelebihan, diantaranya pengaplikasian yang jauh lebih efektif dan efisien. Sedangkan Smart Precision Farming akan terus kami kembangkan dan persiapkan dengan baik agar dapat segera terimplementasi,” terangnya

Pupuk dengan teknologi nano ini nantinya akan diaplikasikan ke lahan pertanian dengan menggunakan drone yang beberapa waktu lalu telah di uji coba oleh Petrokimia Gresik. Pemanfaatan drone untuk pemupukan akan menghemat biaya produksi bagi petani, dimana salah satu item cost yang mahal dalam budidaya pertanian adalah tenaga kerja. Sedangkan drone cukup dioperasikan oleh satu orang, dan bisa menjangkau hingga 20 hektare lahan setiap harinya.

Drone ini telah dilengkapi dengan alat pendeteksi kondisi tanaman, jika ada tanaman yang kekurangan pupuk maka akan melakukan penambahan dosis pupuk sesuai kebutuhan. Sebaliknya, jika tanaman sudah subur maka dosis pupuknya juga akan dikurangi, sehingga pemupukannya lebih presisi.

Petrokimia Gresik saat ini memiliki dua drone, dan akan ada penambahan sampai 100 unit drone. Harapannya nanti di setiap area ada skuadron drone yang kerjanya melengkapi Mobil Uji Tanah (MUT) Petrokimia Gresik dan keliling ke seluruh Indonesia.

Selian itu, drone ini juga bisa meng-capture geospasial sehingga bisa melihat kondisi tanaman yang dibudidaya, apakah tumbuh subur atau sebaliknya. Hasil capture ini juga dapat dikoneksikan dengan satelit, sehingga scale up-nya bisa dimanfaatkan untuk pertanian Indonesia, dimana hasil capture ini dapat memberikan data luas tanam yang ada di negara ini.

“Ini merupakan inovasi dari Insan Petrokimia Gresik untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan pertanian di Indonesia di masa mendatang,” tandasnya.

Terakhir, Dwi Satriyo juga mengatakan, “Smart Precision Farming” sebagai sarana untuk semakin meningkatkan ketertarikan generasi muda terjun di sektor pertanian. Mengingat generasi muda identik dengan teknologi dan segala sesuatu yang praktis. “Ini adalah angin segar bagi sektor pertanian Indonesia yang harus terus kita dorong dengan kemajuan teknologi,” pungkasnya. (yad)

Mentan SYL : Pertanian Sumber Daya Paling Siap, Petrokimia Gresik Kekuatan Penting Bagi Indonesia Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,3 Miliar

GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri 1444 Hijrah Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membagikan sebanyak 12.540 paket sembako. Paket sembako senilai  Rp 1,3 miliar dibagikan untuk masyarakat sekitar perusahaan. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada perwakilan penerima di Kantor Kelurahan Kroman, Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 13 April 2023.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, sebagai perusahaan yang tumbuh di tengah masyarakat, Petrokimia Gresik berkomitmen melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Adapun salah satu kegiatan TJSL tersebut diwujudkan melalui bantuan sosial kemasyarakatan berupa sembako ini.

“Bertepatan dengan bulan Ramadan 1444 H sekaligus menyambut Hari Raya Idulfitri, kami ingin menciptakan kehangatan bersama warga masyarakat di sekitar perusahaan melalui pembagian sembako untuk masyarakat di sekitar perusahaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-51 Petrokimia Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Adapun paket sembako yang dibagikan Petrokimia Gresik yaitu 5 kilogram beras dan 1 liter minyak goreng. Bantuan tersebut dibagikan untuk desa/kelurahan sekitar perusahaan, diantaranya Desa Roomo, Kecamatan Manyar ; Kelurahan Tlogopojok, Lumpur, Karangturi, Karangpoh, Sukorame, Kroman dan Kelurahan Ngipik di Kecamatan Gresik. 

Dalam pembagian sembako ini, perusahaan berkoordinasi dengan masing-masing desa/kelurahan guna melakukan pendataan penerima bantuan sehingga harapannya bantuan ini tepat untuk yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini mampu menunjang aktivitas ibadah masyarakat terutama di bulan Ramadan. Serta menjadi pelengkap kebahagiaan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Dwi Satriyo.

Di tempat yang sama Camat Gresik Arip Wicaksono menyampaikan terima kasih terkait kepedulian kepada masyarakat Gresik yang berkelanjutan. Menurutnya, TJSL adalah bentuk sedekah dari perusahaan, karena itu melalui bantuan ini ia berharap perusahaan semakin maju dan membawa kemakmuran bagi masyarakat Gresik.

“Selama ini Petrokimia Gresik memang sangat peduli dengan masyarakat sekitar perusahaan. Kegiatannya bukan hanya ini, banyak kegiatan lain yang dilakukan Petrokimia Gresik langsung menyentuh masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Istiqomah, 44, salah satu penerima bansos sembako mengaku senang bisa menerima sembako dari Petrokimia Gresik. “Bantuan ini sangat membantu masyarakat dalam menyambut Idulfitri sehingga lebih meriah,” kata warga Kelurahan Lumpur itu semringah. (yad)

Petrokimia Gresik Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,3 Miliar Selengkapnya

Petrokimia Gresik Kucurkan Bantuan untuk Masjid, Musala, Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Senilai Rp 0,5 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memberikan bantuan Ramadan untuk Masjid, Musala, Pondok Pesantren dan Panti Asuhan di Mustikarasa Cafe & Resto Jalan Tridharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 6 April 2023. Bantuan operasional senilai Rp 0,5 miliar itu diberikan kepada 56 masjid ; 98 musala ; 50 Pondok Pesantren dan Panti Asuhan yang tersebar di tiga kecamatan yakni Gresik, Kebomas dan Manyar. 

Menurut Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono, bantuan operasional untuk masjid, musala, ponpes dan panti asuhan bertujuan untuk lebih mendekatkan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Juga bentuk rasa syukur dan rasa terima kasih perusahaan kepada masyarakat sekitar perusahaan. 

“Dukungan mereka sungguh sangat berarti kepada perusahaan sehingga bisa tumbuh dan berkembang sampai di usia hampir 51 tahun,” kata Yusuf Wibisono pada Kamis, 6 April 2023.

Bantuan operasional untuk  masjid, musala, ponpes dan panti asuhan ini rangkaian dari kegiatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik. Sebelumnya, diawali pemberian bantuan pemberdayaan 1000 guru TPQ sekitar perusahaan. Kegiatan pemberian bantuan dilaksanakan pada bulan Ramadan dengan harapan semakin mendapatkan berkah.  

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin menambahkan bantuan dari Petrokimia Gresik terus mengalami perkembangan. Awalnya, bantuan operasional hanya untuk masjid dan musala. Sekarang berkembang menjadi bantuan operasional kepada masjid, musala, pondok pesantren dan panti asuhan. 

“Ini tentu menggembirakan bagi kami (Pengurus DMI, red),” ujar Zainal Abidin. Jumlah masjid se-Kabupaten Gresik mencapai 1.200-an. Sehingga tidak semua masjid dan musala yang mendapatkan support operasional dari Petrokimia Gresik. DMI, imbuhnya, melakukan pendataan. “Tentu, Petrokimia Gresik juga memiliki kreteria dalam penyaluran bantuan operasional untuk masjid itu,” tegasnya.  

Masjid dan musala, katanya, sebagai lembaga islamic center di setiap dusun atau kampung membutuhkan support. “Petrokimia Gresik salah satu yang konsisten memberikan support berupa bantuan kegiatan,” katanya. 

Support operasional ini, kata Zainal, tentu sangat berarti bagi pengurus sehingga mereka bisa memakmurkan masjid atau musala. Zainal berharap bantuan Petrokimia Gresik bisa terus bertambah. Misalnya, kerjasama pemanfaatan lahan masjid di lahan tanah hibah atau wakaf  untuk pertanian.

Terpisah, Badriyatul Muniroh, pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Rochman, Desa Tlogopojok, Kecamatan Gresik mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan dari Petrokimia Gresik ini. “Bantuan ini, nanti akan kami pergunakan untuk perbaikan ponpes. Karena ada beberapa bagian yang rusak. Sebagai untuk bisyaroh pengajar,” ujar Badriyatul Muniroh. Bantuan operasional ini bukan kali pertama bagi ponpes Hidayatul Rochman yang memiliki santri kurang lebih 50 orang. 

Sedangkan, Kepala Pengasuh Panti Asuhan Nurul Jannah Zawawi mengatakan, panti yang diasuhnya mendapatkan perhatian yang cukup dari Petrokimia Gresik. “Kira-kira bantuan operasional dari Petrokimia Gresik dan karyawan Petrokimia Gresik mencapai 80 persen,” katanya.

Hampir semua kebutuhan mendapatkan suplai dari Petrokimia Gresik dan donasi karyawan Petrokimia Gresik sehingga prestasi anak panti asuhan Nurul Jannah itu luar biasa. Sejumlah anak asuh Panti Asuhan Nurul Jannah Gresik telah menyandang gelar sarjana. Ada yang lulusan Kedokteran Universitas Indonesia, ada ITS, Brawijaya, UNJ dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.  

“Secara akademik anak-anak panti asuhan Nurul Jannah ini alhamdulillah sangat menggembirakan,” katanya. Terkait bantuan operasional yang baru diterima, Ia mengatakan akan dipergunakan untuk biaya pendidikan anak asuh. Sebab, anak asuh mereka saat ini ada sekolah di negeri maupun swasta. Mereka ini juga mendapatkan bimbingan belajar. Panti asuhan juga mendatangkan guru ngaji dan guru tahfidz. 

Ia mencontohkan Khoirul Anam. Ia menjadi anak asuh ketika masuk SMA. “Saat ini, Khoirul Anam ini bisa menjadi imam di sejumlah masjid,” katanya. (yad)

Petrokimia Gresik Kucurkan Bantuan untuk Masjid, Musala, Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Senilai Rp 0,5 Miliar  Selengkapnya