Petrokimia Gresik Memakmurkan Lebih 21 Ribu Petani Anggota Program Makmur, Produktivitas Meningkat

GRESIK,1minute.id – Program Makmur  membawa petani di Indonesia semakin makmur. Program Makmur itu diinisiasi oleh Pupuk Indonesia berrsama Menteri BUMN Erick Thohir. Petrokimia Gresik sukses merealisasikan program tersebut. Kuartal II 2023 berhasil memakmurkan 21.403 petani yang ada di Indonesia, melalui peningkatan produktivitas hasil panen. Kado manis di peringatan Hari Tani Nasional. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, selama Januari – Agustus 2023, Petrokimia Gresik telah merealisasikan program inisiatif Kementerian BUMN Republik Indonesia ini di lahan seluas 102.589 hektar (Ha) atau sudah 104 persen dari target yang diamanahkan di sepanjang tahun 2023, yaitu 99.000 Ha.

“Alhamdulillah, program Makmur yang merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari bantuan modal, pendampingan budidaya, asuransi pertanian hingga jaminan pemasaran mampu meningkatkan hasil panen berbagai komoditas pertanian yang pada akhirnya mendorong kesejahteraan atau kemakmuran bagi para petani di negeri ini” ujar Dwi Satriyo di Peringatan Hari Tani Nasional pada Minggu, 24 September 2023. 

Program Makmur Petrokimia Gresik telah direalisasikan di beberapa provinsi, antara lain di Jawa Barat pada lahan seluas 8.534 ha, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (14.043 Ha). Kemudian di Provinsi Jawa Timur (63.917 Ha), Bali dan Nusa Tenggara (9.138 Ha), Sumatera (2.738 Ha), serta Kalimantan (4.219 Ha). Adapun komoditas yang menjadi sasaran Petrokimia Gresik terbanyak adalah padi di lahan seluas 44.495 ha, selanjutnya tebu (35.481 Ha), hortikultura (10.093 Ha), jagung (8.301 Ha), dan kelapa sawit (4.219 Ha).

“Kami berharap budidaya ini bisa diduplikasi oleh petani lain sehingga mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tandas Dwi Satriyo. Dalam program ini, Petrokimia Gresik berperan dalam memberikan jaminan penyediaan pupuk non-subsidi. Petrokimia Gresik juga melakukan kawalan budidaya, mulai dari pengujian tanah melalui layanan Mobil Uji Tanah, hingga penyediaan pestisida melalui anak perusahaan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Adapun pupuk non-subsidi Petrokimia Gresik yang digunakan dalam program Makmur diantaranya NPK Phonska Plus, ZA, Urea, ZK dan SP-36. Selain itu juga produk baru perusahaan yaitu ZA Plus, SP-26, Phosgreen dan Petroganik Premium. Melalui program Makmur ini juga menjadi media edukasi bagi perusahaan kepada petani agar tidak bergantung dengan pupuk bersubsidi yang saat ini alokasinya semakin terbatas.

“Penggunaan produk non-subsidi Petrokimia Gresik terbukti memberikan hasil siginifikan bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia. Semoga semakin banyak petani yang tergabung dalam program Makmur ini maka semakin lebih banyak lagi petani yang terinspirasi,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Memakmurkan Lebih 21 Ribu Petani Anggota Program Makmur, Produktivitas Meningkat Selengkapnya

Inovasi Petrokimia Gresik Di Bidang Lingkungan Raih 6 Penghargaan EPSA 2023

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  memborong enam penghargaan di ajang Eco Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2023. Penghargaan hasil Inovasi di bidang lingkungan.

Penghargaan dari Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) ini diterima oleh SVP Teknologi Erinto mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Semarang, baru-baru ini.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik adalah produsen pupuk dan bahan kimia dengan varian terlengkap di Indonesia, serta penghasil pupuk NPK terbesar di Tanah Air yang selalu memegang prinsip kepedulian terhadap lingkungan dalam menjalankan operasional bisnis.

“Penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan memajukan pertanian Indonesia melalui produk-produk inovatifnya senantiasa peduli terhadap pengelolaan lingkungan, dengan berbagai inovasi,” ujar Dwi Satriyo di Gresik pada Rabu, 6 September 2023.

Enam penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik dua diantaranya adalah Gold Winner yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang ini. Gold Winner diraih Petrokimia Gresik untuk Kategori Eco-Cycle Innovation dan Ecosystem Protect. Penghargaan tersebut dimenangkan dari inovasi pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi substitusi filler clay di unit NPK Petrokimia Gresik, dan geobag rangka bambu sebagai pelindung mangrove dan kerang dari gelombang pasang yang ramah lingkungan.

Selanjutnya,  tiga Silver Winner, yaitu Kategori Green Power Innovation atas program efisiensi energi melalui pemanfaatan purge gas sebagai bahan bakar boiler. Inovasi ini sekaligus mendapatkan Bronze Winner untuk Kategori Low Carbon Innovation.

Silver Winner selanjutnya diraih untuk Kategori Eco-Hazard Innovation atas inovasi Petrokimia Gresik dalam memanfaatkan gipsum sebagai komposisi bahan pengisi untuk pupuk NPK. Silver Winner terakhir diraih di Kategori Hydro Smart Innovation oleh inovasi Petrokimia Gresik berupa critical operation recovery menggunakan penyemprot air bongkar pasang penyerap asam klorida.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen yang tinggi terhadap lingkungan, karena kami menyadari jika pengelolaan lingkungan adalah instrumen penting untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Selain penghargaan ini, kepedulian dalam pengelolaan lingkungan Petrokimia Gresik juga dapat dilihat dari perolehan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Industri Hijau Level 5 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang diraih sebelumnya.

EPSA merupakan ajang pemberian penghargaan bagi setiap perusahaan yang berkomitmen dalam menghadirkan inovasi teknologi sebagai upaya dalam menjaga dan melindungi lingkungan. EPSA menjadi kesempatan bagi perusahaan di seluruh Indonesia untuk menunjukkan komitmennya dalam berinovasi untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (yad)

Inovasi Petrokimia Gresik Di Bidang Lingkungan Raih 6 Penghargaan EPSA 2023 Selengkapnya

Petrokimia Gresik Mengajar, Dwi Satriyo :  Petrokimia Gresik Komitmen Tumbuh & Berkah bagi Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melalui program “Petrokimia Gresik Inspiration Day” turut aktif mempersiapkan generasi unggul penerus bangsa di tiga SMA sekitar perusahaan. Petrokimia Gresik Inspiration Day sebagai upaya menghadapi persaingan SDM di masa depan ini,  salah satunya di SMA Negeri 1 Gresik.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, “Petrokimia Gresik Inspiration Day” merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang telah dijalankan tiap tahun di beberapa sekolah di Gresik. Melalui program ini, Petrokimia Gresik ingin memotivasi pelajar SMA di sekitar perusahaan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif di masa mendatang.

“Usia SMA adalah tahapan bagi seseorang untuk mempersiapkan diri dengan matang dalam menggapai mimpinya. Kehadiran Insan Petrokimia Gresik di tengah-tengah mereka adalah untuk memotivasi pelajar SMA dalam membangun kualitas diri untuk mendukung dalam pencapaian cita-cita mereka,” ujar Dwi Satriyo pada Senin, 28 Agustus 2023.

Tiga lembaga pendidikan yang mendapat kesempatan “Petrokimia Gresik Inspiration Day” yaitu SMA Negeri 1 Manyar yang telah dilaksanakan pada l 22 Agustus 2022, kemudian SMK Negeri 1 Cerme pada 24 Agustus 2023, dan SMA Negeri 1 Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023.

“Motivasi merupakan bagian dari pendidikan, dan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi sekolah maupun guru, tapi semua pihak, termasuk Petrokimia Gresik yang merupakan bagian dari BUMN dan memiliki tugas sebagai agen pembangunan,” tandasnya. Dalam program tersebut, Petrokimia Gresik juga menyalurkan dana pembinaan senilai Rp 15 juta untuk masing-masing sekolah. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT ke-51 Petrokimia Gresik.

Sementara itu, Program Petrokimia Gresik Mengajar ini telah dimulai sejak 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Dimana saat itu dikemas dalam program “Petrokimia Gresik Milenial Mengajar” dengan sasaran Sekolah Dasar (SD) yang ada di Pulau Bawean. Pada 2022, Program  “Petrokimia Gresik Mengajar”  untuk sepuluh SD sekitar perusahaan.

Dwi Satriyo menambahkan, Petrokimia Gresik Mengajar ini tidak hanya untuk meningkatkan derajat pendidikan di Gresik, tapi juga menjadi media belajar kepemimpinan dan kesadaran sosial bagi Insan Petrokimia Gresik yang didominasi generasi milenial, sehingga dalam menjalankan operasional bisnis perusahaan juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

“Petrokimia Gresik selalu berkomitmen untuk tumbuh dan menjadi berkah bagi masyarakat. Petrokimia Gresik Mengajar ini adalah salah satu media bagi kami untuk menanamkan komitmen tersebut kepada generasi penerus perusahaan sejak awal, sehingga manfaat yang diberikan perusahaan semakin besar lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Gresik Abdul Mukti mengapresiasi program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang diselenggarakan perusahaan. Kegiatan ini menjadi hal baru bagi anak didiknya, sehingga mereka mendapatkan wawasan baru tentang persaingan.

“Mereka enjoy selama kegiatan berlangsung. Kami berharap program ini terus berlanjut dan dengan sasaran yang semakin berkualitas,” tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Mengajar, Dwi Satriyo :  Petrokimia Gresik Komitmen Tumbuh & Berkah bagi Masyarakat Selengkapnya

K3PG Genap 39 Tahun, Energic & Tak Pernah Lelah Sejahterakan Anggota 

GRESIK,1minute.id – Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) terus berinovasi. Di puncak hari ulang tahun ke-39 K3PG yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melaunching dua Beras Premium K3PG dan Aplikasi Online Office (On-Off) dalam upaya membangun bisnis kuat layanan hebat.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, K3PG menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat puncak HUT Koperasi ke-76 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Jember, K3PG meraih sejumlah penghargaan sebagai koperasi terbaik. “Tren ini harus dipertahankan, Saya bersama Bupati Gresik merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh K3PG,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Ia berharap, K3PG bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemkab Gresik agar kedepan dapat memberikan manfaat lebih besar lagi. Prestasi yang diraih K3PG ini harus menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Kabupaten Gresik. Sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Gresik.

“Prestasi K3PG ini harus menjadi virus dapat menular ke gerakan koperasi lain dan membawa kesejahteraan bagi anggota pada khususnya dan masyarakat Gresik pada umumnya,” harapnyam

Selain itu, lanjut wabup, pentingnya digitalisasi di era jual beli yang serba digital saat ini juga penting dalam sebuah koperasi. Maka karyawan diharapkan mampu berinovasi dan menguasai transformasi. “Kita tidak akan bisa menambah konsumen. Bahkan akan kehilangan konsumen jika tidak menguasai digitalisasi,” ungkapnya.

Di tempat sama, Direktur Utama (Dirut) PT. Petrokimia Gresik sekaligus Dewan Penasehat K3PG Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, sejak didirikan K3PG sudah berkembang pesat dan berprestasi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. “Ada sejumlah prestasi yang dinobatkan kepada K3PG di ajang internasional di Bangkok Thailand, Singapore, Jakarta dan terakhir di Provinsi Jawa Timur,” kata Dwi Satriyo Annurogo.

Dirinya menjelaskan, sesuai arahan Wakil Menteri (Wamen) BUMN bahwa kegiatan usaha ada 3 indikator keberhasilan. Pertama sustainable (berkelanjutan), kedua growth (bagaimana bisa tumbuh), ketiga sejauh mana perusahaan itu menguasai transformasi digital. Sebab banyak perusahaan yang diambil alih karena salah satunya tidak menguasai IT.

Maka tiga hal ini sangat penting. Bagaimana suatu usaha harus berkelanjutan, tumbuh dan bertransformasi dibidang teknologi dalam menghadapi tantangan perubahan saat ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus K3PG Awang Djohan Bachtiar mengatakan, dalam momen HUT ke-39 ini kami mengangkat Tagline “ENERGIC” yang merupakan akronim dari Excellent (Unggul), Nimble (Gesit), Expert (Ahli), Reliable (Terpercaya), Growth (Tumbuh), Innovative dan Care (Peduli).  “Tagline ini merupakan semangat yang harus dimiliki setiap insan di K3PG. Energic atau tidak pernah lelah dalam mensejahterakan anggota,” terang VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik ini. 

Dijelaskan, hasil yang diraih K3PG sekarang tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja. Tapi merupakan rantai berkesinambungan perjalanan K3PG selama hampir empat dekade ini. “Berawal dari sudut kantor K3PG di GOR Tri Dharma pada tahun 1984. Kini K3PG memiliki 9 unit usaha 3 anak perusahaan dengan target penjualan tahun 2023 sebesar Rp 871,9 milliar. Angka ini lebih besar atau sekitar 118 persen dari realisasi tahun 2022,” ungkap Awang. (yad)

K3PG Genap 39 Tahun, Energic & Tak Pernah Lelah Sejahterakan Anggota  Selengkapnya

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani addendum perpanjangan waktu Head of Agreement (HoA) dalam rangka Road to GSA (Gas Sales Agreement) Gas Bumi dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo bersama General Manager KrisEnergy (Satria) Ltd Kusmutarto Basuki, selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, melalui penandatanganan ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan kepastian suplai gas bumi, yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan eksisting, serta mendukung rencana pengembangan perusahaan. Dalam HoA ini disebutkan akan ada potensi suplai gas bumi 150 MMSCFD yang rencana bakal onstream pada tahun 2028.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk selalu mendukung kemajuan pertanian Indonesia melalui penyediaan berbagai jenis pupuk. Salah satu tugas utama kami adalah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri, dalam rangka menyukseskan terwujudnya program Ketahanan Pangan Nasional. Untuk menjalankan tugas tersebut, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan pengembangan,” tandasnya.

Ia pun menjelaskan, tambahan gas tersebut nanti juga akan digunakan untuk mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi Urea. Pengembangan pabrik Amurea III ini akan memperkuat produksi pupuk Urea dalam negeri serta pengamanan bahan baku pupuk NPK. Nantinya, Amurea III memiliki kapasitas produksi Amoniak sebesar 2.000 MTPD dan Urea 1.725 MTPD.

“Penambahan pasokan gas ini menjadi semakin penting, mengingat kebutuhan Urea juga semakin bertambah dengan adanya perubahan fokus kebijakan pupuk subsidi pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK,” ungkap Dwi Satriyo.

Sementara itu, tambahan waktu tersebut dikaji setelah KrisEnergy melakukan beberapa kegiatan awal terkait dengan pengembangan Lapangan Lengo dari Wilayah Kerja Bulu. Setelah mendapatkan persetujuan Pemerintah, Pokok-pokok Perjanjian ini akan dituangkan dalam PJBG atau biasa disebut dengan GSA yang ditargetkan pada tahun 2024.

Dengan kesepakatan ini Petrokimia Gresik akan mendapat tambahan pasokan gas sebesar 60 MMSCFD dari Lapangan Lengo Wilayah Kerja (WK) Bulu untuk mencukupi kebutuhan gas bumi pada pabrik eksisting.

Selain itu, KrisEnergy sebagai Operator WK Sakti akan melakukan pengeboran Sumur West Kepodang-1 pada akhir tahun ini. Pengeboran ini nantinya diharapkan dapat menambah lagi pasokan gas kepada Petrokimia Gresik sebesar 90 MMSCFD.

Direktur Utama PT Satria Wijayakusuma, Wisnu Suhardono, selaku pemegang seluruh saham KrisEnergy di Indonesia menyampaikan bahwa perubahan Pokok-pokok Perjanjian ini merupakan kemajuan yang signifikan untuk menuju fase berikutnya yaitu penandatangan PJBG. Ia pun menyampaikan komitmen untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pengembangan lapangan Lengo, WK Bulu.

Sebagai informasi, untuk menyukseskan supply gas dari WK Bulu, Petrokimia Gresik juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) terkait kajian bersama rencana penyediaan infrastruktur penyaluran gas bumi dari Lapangan Lengo ke Petrokimia Gresik. (yad)

Amankan Pasokan Pupuk, Petrokimia Gresik Perpanjang HoA bersama Krisenergy Selengkapnya

Rayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest, 9 Hari Pesta Rakyat Target Transaksi Rp 10 Miliar 

GRESIK,1minute.id – PetroNite Fest 2023 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik resmi dibuka pada Sabtu malam, 29 Juli 2023. Ratusan UMKM di Gresik yang ambil bagian dalam ajang tahunan rangkaian merayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik ini.

Senior Executive Vice President (SEVP) Petrokimia Gresik I Ketut Rusnawa yang membuka PetroNite Fest yang mengusung tema “Kembali ke Desa dari Petrokimia Gresik untuk Indonesia” ini. Acaranya meriah. Semuanya nuansa pedesaan termasuk penjaga stan dari tujuh kelurahan yang berada ring satu operasi perusahaan Solusi Agroindustri itu. Tujuh kelurahan itu, yakni Ngipik. Sukorame, Karangturi, Karangpoh, Kroman, Lumpur, Tlogopojok di Kecamatan/Kabupaten Gresik dan Desa Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

I Ketut Rusnawa mengatakan, PetroNite Fest digelar selama 9 hari. Ada lebih dari 360 UMKM di Kabupaten Gresik yang ikut ambil bagian dalam gelaran tahunan yang paling di tunggu oleh para entrepreneur alias pengusaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu. Sebab, PetroNite Fest 2023 selalu ramai pengunjung dan pembeli.

“Kegiatan ini (PetroNite Fest) ini, sebagai wadah bagi para pedagang UMKM di Kabupaten Gresik untuk bisa memperkenalkan serta mempromosikan karya dan barang yang mereka jual kepada masyarakat,” kata Ketut Rusnawa dalam sambutan mewakili Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo itu.

“Berang yang dijual  berupa makanan pakaian atau kerajinan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga Gresik dan sekitarnya,” lanjutnya. Tema PetroNite Fest 2023 kali ini adalah Kembali ke Desa dari Petrokimia Gresik untuk Indonesia. Tema tersebut diusung untuk mengingatkan kembali pada nilai-nilai kesederhanaan, gotong royong dan kepedulian.

TEMU LAWAK & BERAS KENCUR : (kiri-kanan) Pts. SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Karina Sari. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, dan SEVP Petrokimia Gresik I Ketut Rusnawa saat menikmati minuman tradisional, Temu Lawak di salah sat stan di PetroNite Fest 2023 di GOR Petrokimia Gresik pada Sabtu malam, 29 Juli 2023. ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Tema ini diambil sebagai wujud ketahanan pangan nasional dan menggambarkan semangat Petrokimia Gresik untuk terus melaju pantang menyerah untuk kejayaan Indonesia,” tegasnya. Selain UMKM yang membuka lapak berjumlah makanan dan kerajinan, PetroNite Fest ini juga terdapat stan otomotif, properti dan wahana permainan anak yang dapat dikunjungi dan dinikmati masyarakat selama 9 hari ke depan, mulai 29 Juli sampai 6 Agustus 2023. 

“Selama 9 hari, panitia penyelenggara menargetkan transaksi sebesar Rp 10 miliar,” kata Ketut. Artinya, perputaran uang atau transaksi rata-rata Rp 1,1 miliar per hari.  Panitia optimistis target itu bisa teralisasi. “Transaksi ini yang tentunya diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian warga Gresik,” tegas Ketut Rusnawa. 

Pembukaan PetroNite Fest 2023 ini diawali dengan Tari Pencak Macan, kemudian Tari Reog. Selain kesenian tradisional, juga menampilkan band musik keroncong. Ribuan pasang mata seakan tidak berkedip menyaksikan hiburan rakyat yang dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta para jajaran pimpinan anak usaha perusahaan pelat merah berpusat di Gresik itu. (yad)

Rayakan HUT ke-51 Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest, 9 Hari Pesta Rakyat Target Transaksi Rp 10 Miliar  Selengkapnya

Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Nafas Sahri masih ngos-ngosan. Kakek dua cucu itu berusia 75 tahun itu langsung menyelonjorkan kedua kakinya. Ngeluk geger alias mengistrihatkan badan setelah mengayuh becak dari simpang tiga Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menuju GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, tempat santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik itu. 

Jaraknya kurang lebih 4 kilometer. Ketika masih muda, Sahri hanya butuh waktu tidak lebih 15 menit. Namun, saat ini kakek yang kumis berwarna putih tinggal di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu membutuhkan waktu lebih 60 menit. “Berhenti beberapa kali. Jalan menanjak, becak Saya dorong,” cerita Sahri saat ditemui di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023. 

53 TAHUN MEMBECAK : Sahri,75, pengayuh becak asal Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ketika mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Lebih dari separuh hidup Sahri dihabiskan untuk membecak. Memberikan nafkah bagi istri dan anak semata wayangnya. Ia mengaku menekuni profesi sebagai pengayuh becak sejak 1970. Sudah 53 tahun atau setahun sebelum Petrokimia Gresik resmi beroperasi. 

Sahri lahir pada 1948. Ia memiliki satu anak dan dua cucu. Sahri pergi ke GOR Tri Dharma Petrokimia karena mendapat kabar perusahaan Solusi Agroindustri itu sedang memberikan santunan untuk Abang Becak. Sudah ada ratusan pengayuh becak yang datang. Catatan panitia, kegiatan bakti sosial rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik ini diikuti 565 orang, termasuk Sahri. Setiap abang Becak mendapatkan santunan uang tunai dan bingkisan.

“Saya dikabari Petrokimia Gresik bancakan. Jadi Saya langsung pergi,” katanya sambil memijat betis kakinya. 

CERIA : Ratusan Abang Becak usai mengikuti Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Petrokomia Gresik berbagi berkah diikuti 535 abang becak.  Mengapa abang becak. Dwi Satriyo Annurogo menyebut beberapa alasan. Pertama, abang becak dianggap oleh warga dan manajemen perusahaan memiliki banyak jasa. “Saya atas nama warga dan manajemen mengucapkan terima kasih. Abang becak telah banyak membantu selama ini,” kata Dwi Satriyo Annurogo usai santunan di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023.

Ia mencontohkan, ketika ada tamu yang kebingungan mencari alamat seseorang, tanya kepada Abang Becak. Selain itu, Abang becak seringkali membantu anak sekolah menyeberang jalan. Di kawasan Petrokimia Gresik di Jalan Ahmad Yani, Gresik terdapat SD Petrokimia Gresik. 

“Ketika ada anak-anak kecil sekolah, mereka ini mau menolong menyeberangkan. Abang becak ini mau menolong, ini tentu luar biasa dan Saya sampaikan terima kasih,” imbuh peraih Best Performance di ajang Innolympia Festival Chief Business Development Officer (CBDO) Innovation School 2023 di Kantor Kementerian BUMN RI ini.

Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan, santunan Abang Becak ini akan dilakukan pada tahun-tahun mendatang. “Mohon doa agar Petrokimia Gresik terus beroperasi, lebih maju dan lebih berkembang dalam mengemban amanat untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa,” pungkasnya. (yad)

Cerita Sahri, 75 Tahun di Santunan Abang Becak Rangkaian Peringatan HUT ke-51 Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia genap 51 tahun memakmurkan negeri dari sektor pertanian. Pada usia perusahaan yang lebih dari setengah abad ini Petrokimia Gresik juga berhasil meraih kinerja terbaiknya sepanjang sejarah sejak berdiri 1972.

Perayaan HUT ke-51 Petrokimia Gresik digelar secara sederhana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023. Manajemen bersama karyawan menggelar tasyakuran dengan memotong  tumpung nasi kuning dengan lima undakan kemudian diatasnya diberi angka 1 atau dibaca 51

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, capaian terbaik ini merupakan buah dari komitmen dan inovasi-inovasi yang dibangun Insan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia. Semangat ini kemudian diangkat dalam tema HUT 51 Petrokimia Gresik, yaitu “Solusi Makmurkan Negeri”.

“Pada pertengahan tahun 2022 lalu Petrokimia Gresik dihadapkan pada perubahan regulasi pupuk bersubsidi melalui Permentan 10 Tahun 2022. Dari awalnya ada lima pupuk yang masuk dalam skema subsidi, sekarang tinggal Urea dan NPK saja. Begitu juga dengan komoditas yang disubsidi dari semula ada 70 komoditas, sekarang hanya sembilan komoditas saja yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujar Dwi Satriyo pada saat tasyakuran HUT ke-51 Petrokimia Gresik pada Senin, 10 Juli 2023.

“Dengan keyakinan, semangat, optimisme serta sinergi yang baik antarinsan Petrokimia Gresik di bawah arahan Pupuk Indonesia, kami dapat menjalani tahun 2022 dengan kinerja terbaik,” imbuhnya.

Kinerja terbaik tersebut ditandai dengan perolehan laba perusahaan pada 2022 sebesar Rp3,23 triliun atau sekitar 285 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp 1,13 triliun. Laba ini menjadi laba terbesar yang berhasil dibukukan Petrokimia Gresik selama lebih dari 50 tahun memakmurkan negeri ini.

Kemudian, realisasi tingkat kesehatan perusahaan memperoleh skor 91 dengan predikat “Sehat AA” atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 78 predikat Sehat A. Begitu juga dengan capaian Key Performance Indicator perusahaan sebesar 106,11% atau lebih tinggi dibandingkan RKAP sebesar 100%.

Kinerja terbaik berikutnya diwujudkan melalui inovasi Insan Petrokimia Gresik sepanjang tahun lalu yang mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 277 miliar bagi perusahaan. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 91% karyawan yang terus berpikir improvement bagi perusahaan.

“Inovasi Petrokimia Gresik tersebut juga berhasil menarik dunia internasional. Sebanyak 5 gugus inovasi perusahaan telah berhasil meraih  predikat “4 Stars” (kategori tertinggi) pada ajang 27th Asia Pacific Quality Organization (APQO). Prestasi ini menegaskan bahwa karya inovasi Insan Petrokimia Gresik tidak hanya berdampak pada produktivitas dan perolehan laba bagi perusahaan, namun juga mampu menginspirasi dan membawa prestasi hingga level internasional,” tandas Dwi Satriyo.

Selanjutnya, program Makmur Petrokimia Gresik juga menjadi solusi bagi perusahaan untuk memakmurkan negeri. Dimana program yang diinisiasi Pupuk Indonesia dan selanjutnya menjadi program platform Kementerian BUMN ini berhasil membantu meningkatkan produktivitas pertanian dengan realisasi mencapai lebih dari 92 ribu Ha atau sekitar 93% dari target tahun 2023 sebesar 99 ribu. 

Pada 2022, realisasi Program Makmur Petrokimia Gresik mencapai 116% dari target, yaitu seluas 98.598 Ha dengan total serapan pupuk mencapai 63.779 ton. Capaian ini menunjukkan bahwa program ini merupakan wujud nyata solusi makmurkan negeri perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Terakhir, kinerja terbaik perusahaan telah mendapatkan pengakuan stakeholder melalui sejumlah penghargaan. Petrokimia Gresik berhasil meraih 70 penghargaan selama setahun, diantaranya Propernas Emas yang merupakan peringkat tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) atas kerja keras perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup; serta Industri Hijau Level V (level tertinggi) dari Kementerian Perindustrian atas upaya Petrokimia Gresik menjadi perusahaan ramah lingkungan secara konsisten.

“Keberhasilan dalam pencapaian kinerja terbaik perusahaan di tahun 2022 lalu tentunya tidak lepas dari implementasi tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dan penerapan Respectful Workplace Policy sebagai salah satu wujud AKHLAK,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, capaian tersebut tidak membuat Insan Petrokimia Gresik berpuas diri. Karena perusahaan kembali dihadapkan pada rencana perubahan regulasi pupuk subsidi, yakni Subsidi Langsung ke Petani (SLP). Hal ini semakin menegaskan bahwasanya persaingan di pasar komersil menjadi semakin terbuka.

Untuk itu, Petrokimia Gresik telah menyiapkan strategi untuk mengubah tantangan tersebut menjadi peluang, diantaranya menyiapkan program Smart Precision Farming. Program ini adalah wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi modern dan Internet of Things (IoT), penggunaan drone, implementasi produk berteknologi baru sehingga menghasilkan budidaya yang efektif, efisien, dan presisi menuju pertanian modern.

Menjadi milestone baru juga bagi Petrokimia Gresik, bahwasanya di tahun 2023 ini, perusahaan melahirkan pupuk teknologi nano pertama yang diproduksi di Indonesia yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Teknologi ini memungkinkan pupuk dapat terserap optimal melalui stomata daun sehingga lebih efektif penggunaannya.

Untuk terus menjadi solusi bagi pertanian Indonesia, berbagai upaya transformasi bisnis juga dilakukan perusahaan diantaranya melalui pengembangan pabrik dan berbagai fasilitas penunjang. Pada tahun 2023 ini Petrokimia Gresik membangun Pabrik Phonska V dengan kapasitas 600.000 ton dan Gudang Urea kapasitas 20.000 ton.

“Dunia tidak hanya sedang berubah tetapi juga menghadapi tantangan era disrupsi. Pola bisnis lama bisa tiba-tiba menjadi usang dan muncul pola bisnis baru yang mengambil alih. Untuk itu kemampuan beradaptasi dan berkreasi menjadi tumpuan dalam berkompetisi sehingga Petrokimia Gresik semakin baik lagi dalam memberikan Solusi Agroindustri guna memakmurkan negeri,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Genap 51 Tahun, Bukukan Laba Rp 3,23 Triliun  Selengkapnya

Dua Atlet Binaan Petrokimia Gresik Antarkan Timnas Voli Putri Indonesia Ukir Sejarah di Ajang AVC

GRESIK,1minute.id – Tim Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia berhasil mengukir sejarah baru sebagai Runner Up “Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup for Women” setelah pertandingan final melawan Vietnam dengan skor 2-3 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Minggu malam, 25 Juni 2023.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengaku bangga dua pemain binaan Petrokimia Gresik turut berkontribusi sebagai skuad pada prestasi perdana Timnas di ajang AVC ini. Keduanya adalah Mediol Stiovany Yoku dan Dhea Cahya Pitaloka yang selama ini berlatih bersama tim PBV Petrokimia Gresik atau Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club. 

Selain itu, turut berkontribusi Asisten Coach Timnas, Pedro B. Lilipaly yang juga merupakan pelatih binaan Petrokimia Gresik. “Untuk pertama kalinya Timnas Voli Putri Indonesia masuk hingga final. Tentu prestasi ini akan meningkatkan performa dan kepercayaan diri kedua pemain binaan kami yang masuk ke dalam daftar pemain Timnas. Prestasi ini juga akan menjadi motivasi dan insipirasi bagi pemain binaan lainnya di Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club, apalagi Asisten Coach Timnas juga binaan Petrokimia Gresik,” tandas Dwi Satriyo.

Timnas voli putri Indonesia telah berjuang keras dalam pertandingan lima set. “Selain kedua pemain kami turut berkontribusi pada prestasi ini, GOR Tri Dharma juga menjadi saksi Indonesia mencetak sejarah baru di ajang AVC ini,” tandasnya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme supporter selama pertandingan AVC berlangsung tanggal 18 hingga 25 Juni 2023. Sehingga menambah motivasi bagi pemain Timnas,” tutup Dwi Satriyo.

GOR Tri Dharma yang merupakan milik Petrokimia Gresik sudah mempunyai standar internasional. Sebelumnya juga pernah digunakan untuk kompetisi internasional, yaitu “The 19th Asian Senior Men’s Volley Ball Championship 2017”. Sehingga sangat layak untuk pertandingan maupun latihan.

Dalam event ini, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia berkesempatan menjadi partner penyelenggaraan kegiatan AVC yang bertempat di GOR Tri Dharma. GOR yang menjadi Pusat latihan PBV Petrokimia Gresik ini juga digunakan sebagai Training Center bagi Timnas voli putri Indonesia sejak 1 Juni 2023.

Coach Timnas Indonesia Alim Suseno pada sesi Press Conference mengungkapkan bahwa Timnas sudah bermain optimal, apalagi sesi latihan untuk menghadapi ajang AVC ini latihannya hanya dua minggu, usai istirahat pasca Sea Games 2023.

“Kami meminta maaf. Hasil hari ini juga tidak lepas dari kondisi fisik pemain kami setelah kemarin harus bertanding dengan skor 3-2 pada semi final,” tandasnya.

Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa gelaran AVC 2023 ini berjalan dengan baik dan tertib. Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat termasuk Petrokimia Gresik. “Terima kasih atas dukungan Petrokimia Gresik beserta Pupuk Indonesia yang telah mendukung kegiatan AVC 2023,” ujarnya. AVC 2023 diikuti Timnas Voli Putri Indonesia, Makau, dan Filipina. Serta delapan negara lain, yakni Hong Kong, Taiwan, Iran, India, Australia, Uzbekistan, Mongolia, dan Vietnam. (yad)

Dua Atlet Binaan Petrokimia Gresik Antarkan Timnas Voli Putri Indonesia Ukir Sejarah di Ajang AVC Selengkapnya

Petrokomia Gresik Buka Program Beasiswa 50 Petani Muda, Pendaftaran Masih Dibuka!

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali membuka program Beasiswa Petani Muda untuk 50 pelajar berprestasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Pertanian di Jawa Timur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, regenerasi petani di Indonesia saat ini masih menjadi problem serius yang harus mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Beasiswa ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen Petrokimia Gresik untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda pada sektor pertanian.

“Sustainability agriculture atau keberlanjutan pertanian di Indonesia tidak lepas dari upaya regenerasi petani. Petrokimia Gresik yang telah memposisikan diri sebagai solusi di sektor agroindustri terus memotivasi generasi muda salah satunya para pelajar SMK jurusan rumpun Pertanian di Jawa Timur agar mereka bisa konsisten dalam mengembangkan pertanian,” ujar Dwi Satriyo pada Rabu, 21 Juni 2023.

Tahun ini tahapan pembukaan Beasiswa Petani Muda Petrokimia Gresik akan diawali dengan pendaftaran pada 4 hingga 30 Juni 2023. Selanjutnya adalah tahapan seleksi hingga pengumuman penerima beasiswa pada 28 Juli 2023. Sebagai informasi, tahun ini merupakan tahun kedua Petrokimia Gresik menyelenggarakan Beasiswa Petani Muda. 2022 lalu, ada sebanyak 99 pendaftar dari 23 SMK akreditasi A dan B di Jawa Timur yang diundang mengikuti program ini. Namun hanya 50 peserta yang lolos seleksi dan bisa mendapatkan beasiswa dari Petrokimia Gresik.

“Tahun ini kami juga akan kembali memberikan Beasiswa Petani Muda untuk 50 pelajar SMK Jurusan Pertanian di Jawa Timur. Kami berharap, melalui beasiswa ini mereka semakin optimis untuk menekuni sektor pertanian,” tandas Dwi Satriyo.

Adapun syarat pendaftaran dari program ini antara lain pelajar Kelas XI Jurusan Rumpun Pertanian (Pertanian, Agribisnis Pertanian, Agroteknologi, Teknologi Pertanian) dari SMK akreditasi A di Jawa Timur yang diundang. Masing-masing sekolah diperkenankan mengirimkan maksimal lima pelajar untuk mengikuti proses seleksi.

Peserta harus berprestasi di sekolah yang dibuktikan dengan rata-rata nilai rapor minimal 8.00 tiap semester, sejak kelas X semester I sampai dengan kelas XI semester I. Selain itu tidak ada nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Peserta dengan prestasi akademik maupun non akademik dan memiliki pengalaman organisasi akan memberikan nilai tambah. Para peserta juga harus menulis essay dengan tema “Tantangan Pertanian Pangan Masa Depan”.

Bagi peserta yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan beasiswa masing-masing berupa uang saku bulanan dengan total Rp 6 juta untuk 12 bulan. Selain itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan pembekalan bidang pertanian dari Petrokimia Gresik dan narasumber yang kompeten.

“Melalui pembekalan ini, pelajar akan didorong memiliki ide kreatif sehingga mampu menunjukkan kepada generasi muda lain jika pertanian adalah sektor yang sangat menarik untuk dikembangkan,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Petrokomia Gresik Buka Program Beasiswa 50 Petani Muda, Pendaftaran Masih Dibuka! Selengkapnya