Rumah BUMN Segera Hadir Di Gresik, Arya Sinulingga Memastikan 6 Bulan Berdiri 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar pasar murah yang dikemas dalam acara “Pasar Rakyat dan Bazar UMKM” di Stadion Tri Dharma, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 2 Februari 2023. Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus (Stafsus) III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga, SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, Sekretaris Perusahaan Yusuf Wibisono dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Asisten I Pemkab Gresik Suyono. 

Arya Sinulingga dalam sambutannya berharap Petrokimia Gresik bisa memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat. “Kita harus bisa memberikan manfaat, termasuk pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan. Kaitannya dengan pemberdayaan, silakan Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan PNM,” kata Arya Sinulingga. 

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembiayaan. PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukkan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha.

“Petrokimia Gresik nanti memberikan pelatihan, sementara PNM memberikan modal sehingga pelatihan yang sudah diperoleh sebelumnya, dilanjutkan dengan usaha akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” lanjutnya. Arya mengatakan saat Kementrian BUMN telah memberikan bantuan modal sebanyak 96 ribu atau sepertiga dari jumlah keluarga di Gresik. “Bahkan melebihi jumlah keluarga prasejahtera di Gresik. Jumlah prasejahtera di Gresik berjumlah 80 ribuan. Kita kasih pinjaman untuk bisnis usaha mikro. Disamping itu ada UMKM,” tegasnya.

Ia melanjutkan BUMN berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Gresik. “Berapapun kebutuhan permodalan dari masyarakat Gresik kami akan siap bantu, untuk kesejahteraan dan mengurangi tingkat pengangguran,” tandas Arya.

Arya mengatakan dalam waktu dekat Kementerian BUMN akan membangun Rumah BUMN di Gresik. “Maksimal 6 bulan Rumah BUMN sudah berdiri di Gresik,” tandasnya. Berdirinya Rumah BUMN itu, Arya berharap nantinya semua UMKM di Gresik memiliki rumah. “Rumah tempat mereka bisa mendapatkan pelatihan,  tempat mereka bisa membeli bahan-bahan. Bisa juga untuk tempat mereka mendapatkan pinjaman modal,” katanya. 

Selain itu, Kementerian BUMN juga terus mendorong UMKM naik kelas. UMKM akan diikutkan dalam pameran ke luar negeri. “Dan tadi ada peluang bagi UMKM untuk mengikuti pameran di luar negeri. Jadi tidak perlu kurasi rumit. Kita tahu ini laku atau tidak laku di luar negeri.  Sepanjang enak kadang-kadang kemasan sederhana masih bisa. Asalkan sehat. Kita mencoba memberikan harapan kepada UMKM di Gresik bisa bangkit dan peluang bisa ekspor,” tegasnya. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan dalam kegiatan ini, Petrokimia Gresik juga memfasilitasi 50 UMKM binaan yang berasal dari Kabupaten Gresik. Petrokimia Gresik dalam menjalankan usahanya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas untuk memajukan pertanian di Indonesia, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan juga mendorong kesejahteraan masyarakat dengan pendampingan UMKM.

“Sudah menjadi tradisi, masyarakat Gresik akan banyak berbelanja untuk persiapan Ramadan. Peluang inilah yang kita hadirkan untuk para pelaku UMKM binaan,” ujar Dwi Satriyo. 

Dwi Satriyo menambahkan, kegiatan ini selaras dengan arahan Menteri BUMN RI, Erick Thohir untuk memfokuskan Anggaran TJSL pada bidang lingkungan, pendampingan UMKM dan bidang pendidikan. Seperti diketahui, dalam pendampingan UMKM, Petrokimia Gresik memiliki program bernama Mitra Kebanggaan (Mangga) dan telah membantu ratusan UMKM yang tersebar di berbagai daerah.

“Bazar UMKM ini sekaligus menjadi salah satu program pendampingan dari perusahaan untuk sarana promosi dan penjualan. Melalui kegiatan ini produk mereka dapat dikenal dan memudahkan dalam membangun jaringan usaha,” ujarnya.

Sementara, Asisten I Pemkab Gresik Suyono yang turut hadir mewakili  Bupati Gresik, mengapresiasi peranan Petrokimia Gresik karena banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat Gresik selama ini. “Kegiatan sembako murah, pameran UMKM seperti pada saat HUT kemarin, bantuan kesehatan dan pendidikan sering dijalankan Petrokimia Gresik, dan saat ini kembali digelar atas inisiasi Kementerian BUMN,” tandasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Gresik untuk memberikan dukungan bagi perusahaan, sehingga operasionalnya dalam dalam memajukan pertanian di Indonesia dapat berjalan lancar. “Semakin maju Petrokimia Gresik, maka manfaat yang dapat masyarakat rasakan bisa semakin besar lagi. Sehingga kegiatan seperti ini dapat sering digelar,” tandasnya. (yad)

Rumah BUMN Segera Hadir Di Gresik, Arya Sinulingga Memastikan 6 Bulan Berdiri  Selengkapnya

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menggelar penanaman pohon di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan pada Rabu, 1 Maret 2023. Gerakan peduli lingkungan ini rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari ulang tahun (HUT) ke-77 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengusung tema “Menanam Pohon Merawat Kehidupan”.

Hadir dalam gerakan nyata peduli lingkungan ini, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, perwakilan perusahaan dari Petrokimia Gresik, Wilmar Nabati Indonesia dan Indospring Tbk menjadi langkah awal memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Target pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik adalah membawa pulang Piala Adipura ke Gresik. Pemkab Gresik “puasa” Piala Adipura, penghargaan bergengsi di bidang kebersihan lingkungan sejak 2015.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejumlah strategi dirancang oleh Pemkab Gresik untuk mengembalikan Piala Adipura ke Gresik pada 2024. Strategi yang dilakukan adalah membangun tempat pengolahan sampah terpadu  (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. “TPST Belahanrejo mulai beroperasi akhir tahun ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai acara penanaman pohon di rest area atau titik nol Gresik di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 1 Maret 2023.

Persoalan sampah masih menjadi problem saat ini di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sehingga indikator penilaian untuk mendapatkan Piala Adipura masih kurang. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa membawa pulang Piala Adipura ke Gresik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Selain persoalan sampah, imbuhnya, juga penghijauan yang belum maksimal. “Saya sudah membeli pohon sendiri,  uang sendiri dan saya kasihkan ke DLH untuk menanamnya,” terangnya.  

Pohon itu dibeli oleh Gus Yani, di sentra tanaman hias yang tersebar di tiga kecamatan Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom.  Gus Yani memberikan teladan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk peduli terhadap lingkungan. “Pohon itu nanti akan ditanam di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan,” ungkap.  Namun, penanaman pohon secara masal itu didahului oleh PWI Gresik. “Saya mengapresiasi. Karena akan semakin banyak pohon yang akan ditanam,” tegasnya. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, meminta kepada DLH Gresik harus konsentrasi kepada perbaikan lingkungan. Kondisi lingkungan bersih, udara sehat. Ia mengaku mendukung upaya pemerintah yang menata kembali zona Manyar dan sekitarnya dengan melarang berdirinya stockpile Batubara di kecamatan Manyar dan sekitarnya.

Menurut Qodir, keberadaan stockpile batubara tersebut salah satu penyumbang rendahnya baku mutu air di kawasan itu. Ia mencontohkan landasan stockpile yang hanya beberapa sentimen. Selain itu, tidak ada penutup atapnya. “Ketika hujan air merembes ke tanah,” katanya. Karena itu, parlemen sepakat perapian zona Manyar tidak diperbolehkan adanya stockpile batubara baru itu. “Kami di DPRD Gresik sepakat itu (tidak boleh ada gudang stockpile batubara baru),” tegas Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Sebelumnya, Ketua PWI Gresik As’adi Ikhsan mengatakan, sebanyak 250 pohon tabebuya yang akan di tanam perbatasan  jalan Gresik-Lamongan. “Penanaman diawali di titik nol perbatasan Gresik-Lamongan ini,” kata As’adi. Ia menjelaskan pohon tentunya ini salah satu pohon peneduh yang bisa menyerap korbon dioksida (CO²). 

Satu pohon bisa menghasilkan 1,2 kilometer oksigen (o²). Kebutuhan oksigen manusia sebanyak 0,5 kilometer perhari. Sehingga satu pohon bisa menghidupi 2 orang. “Kalau 250 pohon tetebuya yang kami tanam hidup semua bisa menghidupi 500 orang,” terangnya. (yad)

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan program Eco-Dropbox kerja sama dengan PT Rekosistem sebagai terobosan untuk pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, program Eco-Dropbox adalah salah satu cara yang dilakukan Insan Petrokimia Gresik untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari. 

Perangkat Eco-Dropbox, yang bernama Waste Station sementara akan dipasang di lingkungan perusahaan sebagai pilot project, tapi tidak menutup kemungkinan kedepan akan dikembangkan untuk masyarakat dengan melibatkan Pemerintah Daerah setempat.

“Kami menyediakan 5 waste station yang diletakkan di area perusahaan. Bagi karyawan yang mau memilah sampah, dan kemudian memasukkannya ke dalam waste station yang terletak di area perusahaan sesuai ketentuan, mereka akan mendapatkan dana e-wallet. Ini akan menjadi solusi untuk meperbaiki sistem pengelolaan sampah lebih baik dan efisien,” tandas Dwi Satriyo pada Selasa, 28 Februari 2023.

Teknisnya, karyawan pertama kali harus memilah antara sampah anorganik dan minyak jelantah. Sampah anorganik yang dimaksud antara lain plastik, kertas, kaca, dan sampah berupa perangkat elektronik (e-waste) seperti handphone rusak, serta sampah berbahan logam (metal). Setelah selesai dipilah, pastikan sampah tersebut bersih, dan kemudian dikemas dalam wadah tertutup sehingga tidak tercecer.

 Kedua, karyawan harus membuka aplikasi Rekosistem yang dapat diunduh dari Playstore atau App Store. Selanjutnya memilih Drop-in dan ikuti proses serta melengkapi data. Tahapan ketiga dan keempat, karyawan harus menuliskan Waste-ID di setiap kemasan dan memfotonya. Terakhir, karyawan menyetorkan sampahnya di Waste Station terdekat. Sampah-sampah tersebut bernilai 800 per kilogram yang reward-nya akan otomatis masuk ke dalam saldo e-wallet.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan bahwa upaya tersebut menjadi langkah nyata perusahaan untuk meminimalisasi dampak sampah. Seperti diketahui, sampah tidak hanya meninggalkan masa padat, tapi juga menghasilkan gas Emisi Rumah Kaca jika tidak dikelola dengan baik.

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) timbulan sampah di Indonesia mencapai 18.893.843,32 ton/tahun. Namun, sampah yang terkelola masih 77.39%. Artinya masih jauh dari target Kebijakan Strategi Nasional (Jakstranas) dimana pada tahun 2025 target sampah terkelola mencapai 100%.

“Petrokimia Gresik sebagai industri manufaktur dan salah satu roda penggerak perekonomian bangsa tentu tidak dapat lepas dari sisa kegiatan usaha. Petrokimia Gresik selalu comply dalam melaksanakan kewajiban pengelolaan sisa kegiatan usaha guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Program Eco-Dropbox menjadi salah satu wujudnya,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi” memberikan bantuan 750 paket sembako untuk disalurkan di sejumlah posko dapur umum bencana banjir Kabupaten Gresik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan 2.000 karung untuk pembuatan tanggul darurat. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan perusahaan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik yang saat ini mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur harus hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya pada saat musibah seperti banjir di Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam operasional bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas sebagai Solusi Agroindustri. Petrokimia Gresik yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini kehadirannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Satriyo.

Adapun bantuan sembako yang disalurkan setiap paketnya berisi beras 3 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram dan mi instan 5 bungkus. Terkait bantuan ini, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik agar jenis bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dari para korban terdampak luapan Kali Lamong itu.

“Kami berharap bantuan TJSL ini dapat meringankan beban saudara kami yang terdampak banjir. Bantuan ini kami salurkan melalui BPBD untuk didistribusikan ke sejumlah dapur umum seperti di Posko Shelter Cerme, Desa Gadingwatu, Perumahan Omah Indah Menganti dan Perumahan Taman Gading Menganti,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik. Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik akibat tanggul jebol dan luapan sungai. Antara lain Kecamatan Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kecamatan Cerme dan Balongpanggang.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Gresik pada khususnya. Mudah-mudahan banjir yang melanda saudara-saudara kita ini segera surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutupnya.

Sementara itu, luapan Kali Lamong berangsur surut di sejumlah desa yang terdampak. Pemkab Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan pemompaan air untuk mengurangi genangan air. Luapan Kali Lamong ini akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu yakni Bojonegoro, dan Lamongan cukup tinggi. Akibat Kali Lamong yang memasuki Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer dari 112 kilometer yang melintasi empat kabupaten/kota meluap.  (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Ini 3 Rencana Strategis Petrokimia Gresik di 2023, Simak!

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mempersiapkan tiga rencana strategis pada 2023. Ketiganya merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memajukan industri kimia dalam negeri.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa kebijakan pupuk bersubsidi di dalam negeri mengalami perubahan. Permentan 10/2022 memfokuskan pupuk bersubsidi pada pupuk Urea dan NPK. Sementara SP-36, ZA dan pupuk Organik yang merupakan produksi dari Petrokimia Gresik tidak lagi masuk dalam skema subsidi.

“Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Petrokimia Gresik di tahun 2023 untuk meningkatkan daya saing dan ketersediaan produk komersil retail, sehingga mampu bersaing dengan produk lain di pasar,” tandas Dwi Satriyo.

Adapun rencana strategis yang dijalankan Petrokimia Gresik ; pertama, membangun Pabrik Phonska V untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK. Upaya ini menjadi langkah perusahaan untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan pupuk nasional maupun global. Pabrik ini nantinya juga bisa dioperasikan dengan multi formula, sehingga lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan pasar pupuk NPK.

“Petrokimia Gresik merupakan produsen NPK terbesar di dalam negeri, serta menjadi kiblat teknologi pupuk majemuk di Asia Tenggara. Konversi pabrik pupuk Fosfat menjadi Pabrik NPK Phonska V sekaligus menjadi strategi pengembangan infrastruktur untuk memperkuat bisnis,” tegas Dwi Satriyo.

Strategi kedua Petrokimia Gresik juga melakukan komersialisasi Asam Fosfat untuk pasar dalam negeri maupun global. Asam Fosfat merupakan salah satu bahan baku pupuk NPK sehingga berperan penting dalam mendukung peningkatan produksi NPK dalam negeri dan global. Komersialisasi ini merupakan strategi perusahaan untuk mengoptimalisasi rate produksi serta meningkatkan penjualan asam fosfat.

Rencana strategis terakhir, perusahaan melakukan optimalisasi produk hasil samping. Saat ini perusahaan telah mampu memproduksi Surfaktan dengan produk Green Surfactant yang dapat digunakan sebagai Enhance Oil Recovery (EOR). “Ini menjadi terobosan penting bagi industri minyak dan gas (migas) di Indonesia,” ujarnya.

Secara teknis, surfaktan akan diinjeksikan ke sumur minyak tua yang produksinya menurun. Minyak bumi yang masih menempel di bebatuan akan terlepas dan lebih mudah disedot dengan pompa. Sehingga surfaktan ini mampu meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, bahkan mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi.

Surfaktan produksi Petrokimia Gresik merupakan Green Surfactant dengan bahan baku metil ester yang berasal dari kelapa sawit. Selain harganya lebih kompetitif, Green Surfactant ini juga akan menambah nilai (add value) dari kelapa sawit.

Sementara itu, untuk menyukseskan rencana startegis perusahaan, Petrokimia Gresik mengoptimalkan pemanfaatan teknologi yang terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha. Pemanfaatan teknologi pertama terlihat pada proses pembangunan Phonska V yang menggunakan teknologi milik sendiri yaitu NPK Chemical Reaction dengan Pre-Neutralizer Tank.  Selain dapat memproduksi pupuk NPK dengan kualitas produk yang homogen nutrisi dan bentuk fisiknya, teknologi NPK Chemical Reaction juga memiliki fleksibilitas penggunaan bahan baku sehingga proses produksi dapat dilakukan secara kontinu dalam skala besar.

Pengoptimalan teknologi juga dilakukan Petrokimia Gresik di seluruh aspek bisnis perusahaan, utamanya pada proses distribusi. Petrokimia Gresik mengupayakan kelancaran distribusi pupuk melalui penerapan aplikasi digital pada pengelolaan pergudangan di Gudang Lini I yaitu Warehouse Management System (WMS), Digital Transport Management System (DTMS) dan Sistem Scheduling Truck Online (SISTRO).

Berikutnya, Petrokimia Gresik melakukan improvement teknologi proses Pabrik Asam Fosfat HDH (Hemihydrate – Dihydrate). Inovasi ini merupakan pioneer dan satu-satunya di Indonesia dan mampu meningkatkan kualitas Asam Fosfat yang merupakan bahan baku produksi pupuk NPK. Improvement ini merupakan salah satu dukungan Petrokimia Gresik terhadap industri peleburan aluminium nasional, karena mampu meningkatkan kuantum produksi Asam Fluorosilikat.

“Pemanfaatan teknologi bagi Petrokimia Gresik merupakan keniscayaan untuk menghasilkan operasional bisnis yang efektif dan efisien, serta dalam rangka meningkatkan daya saing perusahaan. Pemanfaatan teknologi sekaligus wujud perlindungan Petrokimia Gresik bagi konsumen melalui produk berkualitas,” tutupnya. (yad)

Ini 3 Rencana Strategis Petrokimia Gresik di 2023, Simak! Selengkapnya

Petrokimia Gresik dan PPL Inspirasi Dinas Pertanian Kolaborasi Dongkrak Produktivitas Pertanian Di NTB

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Nusa Tenggata Barat (NTB) melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Inspirasi. 

Program ini ditandai dengan panen raya padi Phonska Plus Bersama Petani pada lahan budidaya pilot project PPL Inspirasi di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, baru-baru ini.

“PPL Inspirasi merupakan program promosi komprehensif dari Petrokimia Gresik yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat. Ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” ujar Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih yang hadir dalam acara panen raya itu.

PPL Inspirasi merupakan key farmer bagi petani di masing-masing wilayah kerjanya. Mereka bertugas memberikan sosialisasi pemupukan berimbang dan kawalan budidaya pada lahan demonstration plot (demplot). Di NTB, PPL Inspirasi menyasar subsektor pangan dan hortikultura mulai dari tanaman padi, jagung dan semangka.

Ada sebanyak 43 PPL Inspirasi yang telah mendapatkan pelatihan dari Petrokimia Gresik. Mereka tersebar di empat kabupaten yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa dan Bima.

Di lapangan, PPL Inspirasi ini juga akan berkolaborasi dengan tenaga agronomi Petrokimia Gresik melalui layanan Mobil Uji Tanah. Dari layanan ini petani dapat mengetahui kandungan tanah di lahannya secara langsung. Petani juga mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat dan berimbang sesuai kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

“Ketika pemupukan presisi, maka pemupukan akan menjadi efisien dengan hasil yang optimal untuk peningkatan hasil panen. Layanan Mobil Uji Tanah ini gratis,” terangnya. Adapun rekomendasi pemupukan pada lahan demplot di Kelurahan Leneng menggunakan pupuk nonsubsidi, yaitu dengan mengaplikasikan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea.

“Pada panen raya ini, dapat kita lihat, produk unggulan Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas padi sebesar 9,3%. Dimana pada panen sebelumnya menghasilkan padi sebanyak 8,816 ton per hektar, sekarang meningkat menjadi 9,632 ton hektar,” ungkap Digna.

Dari peningkatan panen tersebut, lanjutnya, petani mendapatkan tambahan pendapatan Rp 4,2 juta/ha. Keberhasilan ini menunjukan bahwa penggunaan pupuk nonsubsidi berbanding lurus dengan hasil panen yang didapat. “Pilot project ini memiliki andil berkontribusi perusahaan terhadap kebutuhan beras nasional. Kami berharap demplot ini dapat diduplikasi petani lain di sekitar,” ucap Digna.

Terakhir, Digna Jatiningsih menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi dan strategi Petrokimia Gresik yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh stakeholder dan petani khususnya di NTB. “Kami berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas usaha tani dan meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk-produk Petrokimia Gresik,” tutup Digna. (yad)

Petrokimia Gresik dan PPL Inspirasi Dinas Pertanian Kolaborasi Dongkrak Produktivitas Pertanian Di NTB Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik anak usaha Pupuk Indonesia membekali puluhan mahasiswa BESTRO dengan softskill “Entrepreneurship & Mental Health”, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul bagi masyarakat Gresik di masa depan. 

Pelatihan softskill yang dikemas melalui program “Welcoming BESTRO” ini dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur, selama dua hari, baru-baru ini. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo mengatakan bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnis tidak hanya berfokus dalam menghasilkan produk dan layanan Solusi Agroindustri terbaik, tetapi juga berkomitmen untuk memajukan SDM di tanah air khususnya di Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya melalui jalur Beasiswa Petrokimia Gresik atau yang lebih dikenal dengan nama ‘BESTRO’.

“Menciptakan penerus generasi Gresik yang unggul dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan serta perubahan di masa depan, harus dipersiapkan dari sekarang. Karena itu, fasilitas yang diberikan Petrokimia Gresik melalui BESTRO ini komprehensif, mulai dari beasiswa sejak tahun pertama Pendidikan sampai dengan kelulusan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi asal Gresik, serta memberikan pembekalan softskill, kemudahan untuk magang dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Petrokimia Gresik,” tandas Soesilo pada pembukaan acara menyampaikan.

Pembekalan kali ini, diikuti oleh 44 mahasiswa S1 program BESTRO angkatan 2019 – 2022. Mahasiswa ini berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengalaman dan apa yang dibutuhkan dalam menjalani kuliah S2 di luar negeri oleh Enta Fadila Tapisah, seorang content creator travel dan edukasi lulusan University of Glasgow, Skotlandia.

Pemateri berikutnya adalah Indra Rinaldy dan Siti Sholikah,  owner Panda Lovely Grup. Sebagai couplepreneur, keduanya berhasil mengembangkan bisnis rumahan menjadi cosmetic company store yang saat ini memiliki 11 cabang di Jawa Timur. Tips-tips membangun usaha dan menjaring relasi diberikan sebagai modal menjadi entrepreneur bagi penerima BESTRO.

Pada hari kedua, materi talkshow diisi oleh dr. Hafid Algristian, Sp.KJ. ia merupakan psikiater dan dosen yang aktif dalam mendukung kesehatan mental generasi muda.Tidak hanya dibekali dengan materi, pada acara ini peserta dibimbing membuat project atau aksi sosial dengan melalui program “Youth Action by BESTRO”.

“Para pembicara yang dihadirkan memiliki pengalaman dan ilmu yang menginspirasi. Hal ini harus diserap oleh mahasiswa BESTRO untuk selanjutnya bisa direalisasikan dalam sebuah kegiatan nyata. Para mahasiswa harus bisa menerapkan ilmu yang didapatkan pada saat mengabdi di tengah masyarakat nanti,” ujar Soesilo.

Sementara salah satu mahasiswa BESTRO sekaligus peserta pembekalan, Meriana Dwi Jayanti mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan menerima BESTRO. Mengingat benefit yang dirasakannya sangat banyak, mulai dari biasiswa biaya pendidikan dan biaya hidup, berbagai pelatihan peningkatan softskill, kesempatan terlibat dalam social project, serta kemudahan dalam proses pengajuan magang.

“Tentu beasiswa ini sangat memotivasi saya untuk berprestasi di bangku kuliah. Petrokimia Gresik memberikan kebebasan penuh kepada penerima BESTRO, apakah melanjutkan pendidikan lebih tinggi saat lulus S-1, atau bekerja dimanapun,” tandas mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jurusan Ilmu Komunikasi itu.

BESTRO S1 telah dijalankan oleh Petrokimia Gresik sejak tahun 2012. Sampai dengan saat ini penerima program BESTRO sebanyak 139 orang. 94 orang diantaranya telah menyelesaikan kuliah S1.

“Dengan akses pendidikan yang baik, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima BESTRO sehingga nantinya kesejahteraan dapat meningkat. Lulusannya pun bisa menjadi pemimpin Gresik masa depan yang unggul dan inspiratif,” tutup Soesilo. (yad)

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Resmikan Musala dan TPQ Korban Erupsi Gunung Semeru Pun Semringah

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak belasan tahun itu semringah. Sebab, mereka kini bisa mengaji dan salat dengan khusyuk. Sebab, Petrokimia Gresik telah menyelesaikan pembangunan TPQ dan Musala bagi anak-anak korban erupsi Gunung Semeru itu.

Petrokimia Gresik melalui Unit Pengumpul Zakat – Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) Petrokimia Gresik membangun Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Musala An Nur di Dusun Sidorejo, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Peresmian dilakukan oleh Ketua UPZ Baznas Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, TPQ dan Musala An Nur merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemulihan korban erupsi Gunung Semeru. “Saat ini para korban erupsi Gunung Semeru sudah mulai menempati huntap yang dibangun oleh Pemerintah. Dalam kawasan relokasi tersebut sebenarnya sudah dilengkapi sarana ibadah. Tapi karena jumlah korban ribuan, tentu mereka membutuhkan lebih banyak lagi fasilitas. Musala ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk para korban, disamping bisa dimanfaatkan juga oleh anak-anak lainnya yang ada di Desa Sumbermujur,” ujar Dwi Satriyo dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 24 Januari 2023.

Petrokimia Gresik dalam pembangunannya bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbermujur. Sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Adapun nilai bantuan musala yang disalurkan senilai Rp124 juta. “Musala tersebut sebenarnya sudah ada sebelumnya. Tapi bangunannya sudah rapuh, bagian atap sudah lapuk dan bocor, plafon sudah banyak yang anjlok, jadi tidak aman dipakai. Berdasarkan diskusi dengan Pemerintah Desa, maka diputuskan untuk membangun kembali musala tersebut. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dimanfaatkan,” tandasnya.

TPQ dan Musala An Nur sebelumnya sudah aktif dimanfaatkan oleh warga, mulai dari salat berjamaah dan menjadi tempat belajar mengaji Quran bagi 40 anak di sekitarnya. Saat ini Pemdes Sumbermujur juga telah membantu sosialisasi kepada para korban penghuni huntap agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan agama di Musala An Nur.

“Meskipun Sumbermujur jauh dari wilayah operasional kami, bantuan ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik yang merupakan Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur, sekaligus anggota holding dari Pupuk Indonesia. Semoga dengan berbagai bantuan kepedulian yang diberikan bisa mempercepat pemulihan para korban dan kembali seperti sedia kala,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Resmikan Musala dan TPQ Korban Erupsi Gunung Semeru Pun Semringah Selengkapnya

Presiden Jokowi Saksikan Peluncuran Santri Makmur, Program Inisiasi Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memperluas manfaat dari program Makmur dengan meluncurkan program Pesantren Mitra Makmur atau “Santri Makmur” pada Senin malam, 9 Januari 2023. 

Peluncuran Santri Makmur dalam rangkaian peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) “Festival Tradisi Islam Nusantara” di Banyuwangi, Jawa Timur.

Peluncuran disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo; Ketua Umum PBNU K.H Yahya Cholil Staquf; Ketua Pengarah hari lahir (Harlah) NU sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir; serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Santri Makmur merupakan program inisiasi dari Petrokimia Gresik yang didukung oleh Pupuk Indonesia dan dihadirkan dalam rangka menyukseskan Program Makmur Kementerian BUMN. Petrokimia Gresik, dalam program ini akan melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) santri di sektor pertanian. Mereka akan dididik dan dilatih menjadi tenaga pendamping pada Program Pesantren Mitra Makmur.

“Program Makmur sendiri merupakan program pendampingan komprehensif kepada petani dengan melibatkan stakeholder pertanian. Semangat dari program ini adalah meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian. Dengan kolaborasi bersama pondok pesantren, yang nantinya dikemas dengan Program Pesantren Mitra Makmur ini, saya yakin pelaksanaan Program Makmur pun akan semakin optimal, mengingat keberadaan pondok pesantren juga tersebar di seluruh Nusantara, sehingga kebermanfaatan Program Makmur akan lebih luas lagi,” tandas Dwi Satriyo.

Makmur merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN pada Agustus 2021. Makmur merupakan program yang menciptakan ekosistem pertanian komprehensif yang didukung oleh beberapa BUMN, seperti ID Food, Himbara, BUMN asuransi dan lain sebagainya. Mulai dari penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker. 

Program ini memberikan jaminan produktivitas dan kesejahteraan bagi petani. Selain itu juga menjadi komitmen Petrokimia Gresik untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Santri Makmur ini pelaksanaannya akan mendukung pelaksanaan dari Program Makmur Petrokimia Gresik, dimana tahun ini target yang diamanahkan oleh Pupuk Indonesia semakin meningkat, yaitu 99.000 Hektare (Ha) jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2022 sebesar 98.591 Ha.

Santri Makmur ini juga akan menggenapi tenaga pendamping dari Taruna Makmur yang sebelumnya pada tahun 2022 telah diluncurkan terlebih dahulu oleh Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Politenik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).  Untuk itu, Dwi Satriyo optimis target dari Program Makmur Petrokimia Gresik tahun 2023 ini dapat terlampaui dengan baik.

“Semakin banyak kita berkolaborasi, manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan Program Makmur juga bakal semakin luas. Kita juga harus bisa menjalankan program Makmur yang saat ini kita perluas pemahaman dan kontribusinya hingga pada regenerasi pejuang pertanian,” ujar Dwi Satriyo.

 Selain mengoptimalkan pelaksanaan Program Makmur, Santri Makmur dan Taruna Makmur juga menjadi salah satu upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong regenerasi petani di tanah air. Seperti diketahui, Petrokimia Gresik senantiasa aktif melibatkan generasi muda dalam upaya optimalisasi sektor pertanian, salah satunya melalui kegiatan Jambore Petani Muda yang diselenggarakan setiap tahun, dan kali ini melalui Santri Makmur dan Taruna Makmur.

“Melalui program ini, kami mengajak generasi muda untuk melihat langsung betapa besar potensi sektor pertanian jika dikelola dengan optimal. Hal ini diharapkan akan menjadi magnet bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Presiden Jokowi Saksikan Peluncuran Santri Makmur, Program Inisiasi Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Green Port TUKS Petrokimia Gresik Ramah Lingkungan dan Memperlancar Distribusi Pupuk

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  mengoptimalkan penerapan konsep Green Port pada Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Petrokimia Gresik. Tujuannya mendorong kelancaran distribusi pupuk pada 2023. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa tahun ini penerapan konsep Green Port pada TUKS Petrokimia Gresik menjadi yang terbaik di Indonesia berdasarkan hasil asesmen Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. 

Optimalnya penerapan Green Port akan sedikit banyak berdampak pada kelancaran distribusi pupuk bersubsidi, mengingat tanggung jawab penyaluran pupuk bersubsidi yang diamanahkan kepada Petrokimia Gresik tidak hanya di Pulau Jawa yang dapat ditempuh melalui jalur darat, tapi juga antarpulau yang membutuhkan transportasi laut.

“Kami mengakselerasi penerapan Green Port di TUKS Petrokimia Gresik untuk mendorong kelancaran operasional bisnis termasuk distribusi pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo pada Senin, 2 Januari 2023.

Konsep Green Port sendiri menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Konsep Green Port, salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran. Juga, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport).

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berdaya saing,” ujar Dwi Satriyo.

Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja. Hal ini dilimplementasikan hanya dengan melanjutkan apa yang sudah dilakukan secara rutin yaitu meminimalisasi pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Begitu juga dengan kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon, dan emisi gas rumah kaca.

Dengan demikian penerapan Green Port juga telah mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam.

Berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut berhasil membawa Petrokimia Gresik mendapatkan skor 82,8 atau tertinggi pada ajang Anugerah Green Port Award 2022. Dengan perolehan ini, TUKS Petrokimia Gresik telah memenuhi tiga aspek penilaian, yaitu aspek manajemen, teknis dan digitalisasi. Ketiga aspek tersebut masuk dalam lingkup kepelabuhanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), lingkungan serta energi.

Dwi Satriyo menambahkan, hasil penilaian ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik semakin berkomitmen dalam menyelaraskan pengembangan industri dengan pengelolaan lingkungan.

“Green Port sudah menjadi kebutuhan bagi Petrokimia Gresik sebagai salah satu instrumen dalam meningkatkan daya saing usaha. Apalagi Petrokimia Gresik mendapatkan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Green Port TUKS Petrokimia Gresik Ramah Lingkungan dan Memperlancar Distribusi Pupuk Selengkapnya