Komitmen Petrokimia Gresik Selamatkan Bumi dari Plastik, 8.600 Warga Cerdas Berplastik Dapat Sembako Gratis

GRESIK,1minute.id –  Jelang lebaran 1443 H sekaligus menyongsong Golden Anniversary bulan Juli mendatang, Petrokimia Gresik membagikan 8.600 paket sembako senilai Rp 700 juta untuk masyarakat di delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan pada Rabu, 20 April 2022.  Uniknya, penerima bantuan wajib mengumpulkan sampah plastik di lingkungannya untuk ditukar dengan sembako secara gratis.

 Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Balai Desa Roomo menjelaskan bahwa, program ini sekaligus menjadi wujud peringatan Hari Bumi, diperingati setiap 22 April.  “Dalam hal ini, kami tidak hanya memberikan bantuan sembako secara cuma-cuma, tapi juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam mengelola sampah plastik, sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat ganda,” ujar Dwi Satriyo.

 Melalui program ini, para penerima bantuan harus menukar lima sampah botol plastik untuk setiap paket sembako. Sampah plastik yang terkumpul kemudian akan dikelola oleh Bank Sampah binaan Petrokimia Gresik di masing-masing wilayah.

 Lebih lanjut, Dwi Satriyo mengungkapkan capaian Propernas Emas yang diraih Petrokimia Gresik akhir tahun lalu menjadi motivasi tersendiri bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standarisasi program di bidang lingkungan. Dimana program Penukaran Sampah Plastik dengan Sembako Gratis ini menjadi salah satu implementasinya.

 “Ini merupakan aksi kecil, namun kami berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan 3R yakni Reuse (menggunakan kembali),  Reduce  (mengurangi), dan Rescycle (mendaur ulang) sampah yang masih dapat didayagunakan,”tandas Dwi Satriyo.

 Sementara itu, setiap paket sembako yang dibagikan terdiri dari 3 kg beras, 1 liter minyak goreng dan 5 bungkus mi instan. Bantuan tersebut dibagikan untuk masyarakat Ngipik (495 paket), Sukorame (925 paket), Karangturi (930 paket), Karangpoh (875 paket), Tlogopojok (1.500 paket), Kroman (875 paket), Lumpur (1.500 paket) dan Desa Roomo (1.500 paket).

 Di tempat yang sama, Kepala Desa Roomo, Rusdiyanto mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik terhadap masyarakat dan lingkungan yang ada di Desa Roomo. Menurutnya, Program Penukaran Sampah Plastik dengan Sembako Gratis ini sejalan dengan program pengelolaan sampah yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

 “Semoga bantuan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Karena pengelolaan sampah yang tepat itu harus dimulai dari lingkup keluarga,” ujarnya.

Ditemui terpisah, salah satu penerima bantuan, Musidah mengaku lebih termotivasi untuk mengelola sampah plastik setelah mengikuti program ini. Menurutnya, disamping melestarikan lingkungan, manfaat ekonomis yang diperoleh dengan mengelola sampah secara tepat juga cukup besar. “Saya berharap program ini bisa terus berlangsung tiap tahunnya. Sehingga kami bersama keluarga lainnya semakin termotivasi untuk peduli terhadap lingkungan” ujar Musidah.

 Sebelumnya, menjelang Ramadan tahun ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan bantuan senilai Rp 612 juta untuk 85 masjid dan musala, serta 50 pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar perusahaan. Selanjutnya, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Petrokimia Gresik juga telah menyalurkan bantuan kepada 1.486 mustahik yang ada di sekitar perusahaan senilai Rp 278,35 juta. 

Terakhir, Dwi Satriyo menegaskan bahwa Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan maupun charity. “Kemajuan perusahaan harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Komitmen ini akan terus kami tingkatkan dan wujudkan melalui berbagai program, khususnya menjelang peringatan 50 tahun perusahaan tahun ini,” pungkas Dwi Satriyo.(yad)

Komitmen Petrokimia Gresik Selamatkan Bumi dari Plastik, 8.600 Warga Cerdas Berplastik Dapat Sembako Gratis Selengkapnya

Petrokimia Gresik Terapkan Pengawasan Distribusi Pupuk Subsidi Menggunakan Aplikasi Digital 

GRESIK, 1minute.id – Jelang musim tanam April – September 2022, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus meningkatkan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi.
Pengawasan dilakukan melalui penerapan sejumlah sistem dan aplikasi digital seperti Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO) dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Direktur Operasi & Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menyatakan sistem aplikasi digital ini dibangun untuk memperkuat pengawasan di seluruh jaringan distribusi yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik. Mulai dari pabrik (Lini I) sampai dengan gudang di tingkat Provinsi (Lini II), selanjutnya ke gudang di tingkat Kabupaten (Lini III), kemudian diteruskan ke gudang distributor di tingkat kecamatan, hingga distributor mengirimkan ke kios-kios resmi di tingkat desa (Lini IV).

“Kami ingin memastikan proses distribusi di seluruh lini yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,”tegas Digna.
Hal ini sejalan dengan program holding Pupuk Indonesia yang saat ini tengah meningkatkan digitalisasi proses distribusi pupuk bersubsidi melalui Distribution Planning and Control System (DPCS). Selain itu, Pupuk Indonesia juga sedang melakukan uji coba penebusan pupuk secara online menggunakan aplikasi Retail Management System (RMS).

Lebih lanjut Digna menjelaskan, WMS merupakan aplikasi digital berbasis mobile apps dan web untuk pengelolaan pergudangan di Gudang Lini 1 Petrokimia Gresik. WMS dilengkapi hardware berupa tablet, monopod dan action cam, sehingga seluruh kegiatan di gudang bisa terpantau dan tersistem dengan baik. Selain itu, WMS juga memiliki fitur yang terhubung langsung dengan Google Maps dan terintegrasi dengan Sistem Scheduling Truck Online (SISTRO) Petrokimia Gresik yang secara otomatis akan melakukan manajemen antrean truk untuk meminimalisir terjadinya penumpukan antrean. 

“Seluruh aktivitas dan data truk yang mengangkut pupuk akan terekam di aplikasi WMS, baik sebelum maupun sesudah proses pemuatan,” imbuh Digna.
Untuk memastikan data yang di input sesuai dengan kondisi riil di lapangan, petugas gudang wajib melampirkan foto kondisi truk. Kemudian serah terima antara petugas dan driver dilakukan setelah proses pemuatan selesai dan ditandai dengan berita acara yang dilengkapi digital signature. Setelah pengambilan pupuk selesai, data akan langsung terkoneksi dengan System Application and Product in Data Processing (SAP) Pupuk Indonesia.

“Dengan demikian, kita bisa meng-capture kondisi stok secara real time di seluruh area dari lini I sampai lini IV, baik indoor maupun outdoor (dalam perjalanan),”ujar Digna. 

Tidak hanya di area pergudangan, digitalisasi pengawasan distribusi juga diterapkan di pelabuhan melalui sistem Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport). Petroport memiliki fungsi pengawasan, pencatatan dan pelaporan, serta penentuan rekomendasi keputusan secara digital dan otomatis (automatic decision systems), sehingga dapat menghilangkan potensi demurrage atau denda akibat keterlambatan proses bongkar muat.

“Dengan digitalisasi sistem yang terintegrasi, diharapkan dapat meminimalisir potensi penyimpangan dalam jaringan distribusi Petrokimia Gresik. Sehingga proses distribusi pupuk bersubsidi semakin efektif dan efisien, baik secara waktu maupun biaya,” tandas Digna.

Terakhir, Digna menambahkan pengawasan terhadap penyaluran sampai dengan penggunaan pupuk bersubsidi di setiap daerah dilakukan oleh Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang terdiri dari unsur-unsur dinas terkait dan aparat penegak hukum. KP3 ini mempunyai hak untuk merekomendasikan pencabutan ijin distributor melalui dinas daerah yang membawahi perdagangan apabila terbukti melakukan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi. 

“Secara prinsip Petrokimia Gresik siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan pemerintah, yaitu memproduksi pupuk sesuai penugasan dan memastikan distribusinya sampai ke kios resmi (lini IV). Kami juga tidak akan segan menindak tegas distributor apabila terbukti melakukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi sesuai rekomendasi KP3 dan dinas setempat,”tutup Digna. (yad)

Petrokimia Gresik Terapkan Pengawasan Distribusi Pupuk Subsidi Menggunakan Aplikasi Digital  Selengkapnya

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 257 dari 527 kios hangus terbakar. Kebakaran hebat di pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu diduga akibat korsleting listrik.  

Kebakaran menjelang Salat Subuh ini menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi kebakaran pasar yang berdiri sejak zaman kolonial Belanda itu. Pasar Sidayu berada di sisi utara Alun-alun Sidayu itu mulai buka Badal Subuh hingga pukul 12.00. Pada, hari pasaran yakni Pahing, pasar buka sampai pukul 15.00.

Selama 3 jam, Bupati Fandi Akhmad Yani berada ditengah-tengah pedagang yang terkena musibah kebakaran itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang pagi memakai baju koko warna putih dan berkopiyah mendengarkan keluhan pedagang setempat. Sesekali Bupati 36 tahun itu memeluk pedagang untuk menenangkan mereka. 

PASAR DARURAT: Sejumlah pedagang mulai berjualan di Alun-alun Sidayu karena tempat jualan mereka di Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian memutuskan aktifitas pedagang pasar tidak boleh terhenti. Untuk sementara, pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun Sidayu. Pemkab akan mendirikan tenda untuk para pedagang berjualan di Alun-alun. Revitalisasi Pasar Sidayu akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kita akan koordinasikan dengan DPRD dan pihak terkait. Mohon doanya agar pemulihan pasar ini dapat kita lakukan secepatnya,”kata Gus Yani. Dalam pengamatan 1minute.id,  amuk si jago merah terjadi pukul 04.00. Pasar masih tutup. Tiba-tiba api menyembul ke angkasa. Dalam hitungan menit api membesar dan meluluhlantakkan 259 dari 527 kios yang ada. 

Sekitar pukul 07.00, petugas Damkar Gresik berhasil menguasai amuk si jago merah. Pembasahan hingga pukul 13.00 masih terus dilakukan. Meski, terbakar pedagang masih bersyukur. Sebab, tidak semua barang dagangan ludes. Bahkan, sebagian barang dagangan belum dikirim. “Kami baru kulakukan. Tapi, barang akan dikirim besok (Senin Pahing,Red),”kata seorang pedagang. 

Pahing adalah hari pasaran di Pasar Sidayu. Biasanya, banyak pembeli. Saking banyaknya calon pembeli jam operasional pasar buka hingga badal Asar. “Hari biasa, jam 9-an sudah sepi,”kata Maskur, warga setempat ditemui 1minute.id pada Minggu, 30 Januari 2022. (yad)

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu  Selengkapnya

Sambut Proliga 2022, Tim Putri, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Diperkuat Dua Pemain Asing

GRESIK,1minute.id – Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team dilaunching pada Kamis, 30 Desember 2021. Kehadiran tim bola voli putri itu untuk menyambut kejuaraan bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2022. 

Grand launching tim baru Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu dilakukan oleh  Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo. 

Dwi Satriyo menyampaikan peluncuran tim baru ini merupakan upaya Petrokimia Gresik menjaga komitmen untuk terus berkontribusi pada bidang olahraga di Indonesia. Petrokimia Gresik tidak hanya berupaya menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan di sektor agroindustri, tapi juga ikut berperan bagi kemajuan olahraga di Indonesia.

Petrokimia Gresik sudah bertahun-tahun memiliki komitmen yang tinggi terhadap kemajuan olahraga di tanah air. Beberapa cabang olahraga binaan Petrokimia Gresik antara lain silat, voli, renang, dan senam. “Komitmen tersebut sudah dijawab dengan capaian prestasi yang membanggakan di tingkat regional dan nasional, bahkan internasional,” ujar Dwi Satriyo.

Pupuk Indonesia sebagai perusahaan induk Petrokimia Gresik juga memainkan peran penting dalam kehadiran Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team. Melalui produknya yaitu pupuk Phonska Plus, Pupuk Indonesia menjadi sponsor utama bagi Tim Voli PG pada kompetisi Proliga 2022.

Pupuk Phonska Plus merupakan pupuk majemuk NPK yang diperkaya dengan unsur Sulfur dan Zinc. Pupuk ini menjadi salah satu produk unggulan Pupuk Indonesia yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan pupuk serta meningkatkan jumlah maupun mutu hasil panen. “Semoga Phonska Plus dapat membawa atmosfer positif dan semangat bagi klub bola voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, sehingga dapat memperoleh hasil maksimal dalam Proliga 2022,”imbuh Dwi Satriyo.

Untuk mempersiapkan kompetisi Proliga 2022, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia selaku sponsor utama, berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik (PBVPG) yang merupakan organisasi induk Tim Voli PG, mulai dari penyediaan fasilitas lengkap untuk latihan dan memberikan bimbingan pelatihan intensif. 

Sementara itu, Ketua Umum PBVPG Koko Sudiro menjelaskan tim barunya ini akan dibimbing oleh Bung Ayub selaku Head Coach. Tim tersebut memiliki 17 pemain Proliga dan 5 pemain non Proliga. Dimana pemain Proliga akan diperkuat oleh dua pemain asing, yaitu Yuliya G dari Rusia dan Jennifer Alvarez dari Kuba.

Proliga merupakan kompetisi bola voli profesional tahunan di Indonesia yang kali pertamadilaksanakan pada 2002. Keikutsertaan Petrokimia Gresik pada 2022 mendatang merupakan yang ke-19 setelah absen satu kali pada 2020 dan 2021 ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Pada 2022, Proliga akan digelar pada bulan Januari. Untuk itu tim voli dari berbagai daerah di Indonesia saat ini sedang dalam proses persiapan untuk bertanding, tak terkecuali dengan Tim Voli PG. Latihan secara intensif yang dilakukan setiap hari dan penguatan formasi pemain melalui penambahan pemain asing menjadi langkah persiapan yang diambil oleh Tim Voli PG sebelum bertanding di Proliga 2022.

Koko juga menambahkan, selain meresmikan tim baru yang akan dimatangkan untuk Proliga 2022, pada agenda ini juga diresmikan jersey tim dengan kombinasi warna hijau-kuning yang selaras dengan corporate color identity Petrokimia Gresik.

“Kami optimistis dengan persiapan yang telah kami tempuh dan modal kuat yang kami miliki, yakni komposisi pemain, Head Coach berpengalaman serta dukungan dari pihak sponsor, tim baru ini akan mampu berprestasi di ajang Proliga 2022,”tutup Koko. (yad)

Sambut Proliga 2022, Tim Putri, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Diperkuat Dua Pemain Asing Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berikan Apresiasi Atlet Senam PON XX Papua

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua sudah berakhir. Namun, apresiasi kepada atlet terus mengalir. Teranyar Petrokimia Gresik selaku Pembina Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan khusus kepada atlet senam Jatim yang telah berprestasi dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, September-Oktober 2021.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jatim pada Kamis, 2 Desember 2021. 

Dalam PON XX, Persani Jatim mengirimkan 12 atlet baik putra maupun putri, dan berhasil memperoleh 3 emas, 9  perak dan 4 perunggu. Adapun atlet peraih emas antara lain, Dwi Samsul Arifin (di nomor pertandingan Ring), Agus Adi Prayoko (Meja Lompat), dan Jelena Sandra Syaidina (Balok Keseimbangan).

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa prestasi yang diperoleh cabor senam ini selain membanggakan Provinsi Jatim, juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Petrokimia Gresik selaku Pembina Persani yang telah lama memberikan dukungan pada cabor senam hingga membuahkan hasil positif seperti saat ini.

“Kami berharap capaian ini bisa menjadi pelecut semangat, tidak hanya bagi para atlet, tapi juga seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung peningkatan prestasi ke depan,” ujar Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik, imbuhnya, berkomitmen untuk melanjutkan pembinaan dan terus mendorong peningkatan prestasi para atlet, salah satunya melalui penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang prestasi.  “Tentunya peningkatan sarana penunjang juga harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan para atlet, salah satunya dengan memperbanyak jam terbang,”tandasnya.

Selain itu, Dwi Satriyo menambahkan bahwa kaderisasi atlet juga penting dilakukan untuk menjamin regenerasi atlet dan keberlanjutan tim dalam mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi ke depan. “Semoga upaya bersama ini dapat membuahkan prestasi yang lebih baik ke depan,”pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Manager Tim Senam Jawa Timur Adityo Wibowo mengakui bahwa capaian emas dalam PON XX memang belum memenuhi target. Dimana target emas yang mestinya diraih adalah lima medali. Hal ini terjadi karena beberapa kendala diantaranya atlet yang cedera hingga mepetnya waktu persiapan akibat pandemi Covid-19. 

“Untuk itu, kami akan terus meningkatkan jam terbang atlet dengan memperbanyak uji coba untuk peningkatan prestasi di ajang-ajang berikutnya. Hal ini sejalan dengan arahan Direktur Utama Petrokimia Gresik,”ujar Adit, panggilan akrab Adityo Wibowo. Uji coba yang akan dijalani para atlet adalah level Asia. Dalam waktu dekat, Persani Jatim akan mengadakan uji coba dengan tim senam China dan Korea, untuk persiapan PON XXI 2024.

Sebagai informasi, skuad cabor senam Jatim yang berkompetisi di PON XX Papua antara lain Agus Adi Prayoko, Ferrous One W, Dwi Samsul A, Ronaldo Garda, Amalia Fauziah NN, Tazsa Miranda D, Jelena Sandra S, Salsabila Hadi P, Rozanah Ghasana N, Ajeng Putri P, Raja Dwi Permata H, dan Della Rosa Ananda.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Petrokimia Gresik kepada Persani. Dukungan ini akan menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk terus berprestasi, baik mewakili Petrokimia Gresik, maupun Jawa Timur, dan mudah-mudahan bisa mewakili Indonesia ke depan,”tutup Adit.(yad)

Petrokimia Gresik Berikan Apresiasi Atlet Senam PON XX Papua Selengkapnya

Kali Keenam, Pengelolaan Lingkungan Petrokimia Gresik Meraih Industri Hijau Level 5 dari Kemenperin

GRESIK,1minute.id – Pengelolaan lingkungan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali mendapatkan penghargaan Industri level 5. Level tertinggi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia

Secara simbolis penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perindustria Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Jakarta pada Selasa, 30 November 2021.
Dwi Satriyo menjelaskan, wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam pengelolaan lingkungan diimplementasikan melalui penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Dimana setiap proses produksinya selalu mengedepankan efisiensi sumber daya dan pengelolaan lingkungan yang baik. “Petrokimia Gresik senantiasa menerapkan prinsip industri hijau secara konsisten guna meningkatkan daya saing usaha. Selain itu juga menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Ada tiga program unggulan yang menjadikan Petrokimia Gresik kembali meraih penghargaan Level 5. Pertama, upaya pengendalian pencemaran emisi NH3 (Amoniak) melalui inovasi alat “The New X-Scrubber System”, dimana alat ini mampu mereduksi emisi NH3 di Pabrik ZA I.

Selain dapat mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan komplain dari masyarakat sekitar, emisi NH3 yang lepas di udara juga menjadi kerugian tersendiri bagi perusahaan karena bahan baku yang terbuang ke atmosfir. “Sehingga inovasi ini tidak hanya mampu melindungi lingkungan sekitar dari pencemaran udara, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing usaha. Karena semakin sedikit emisi NH3 yang lepas ke udara, maka semakin banyak jumlah bahan baku yang dapat digunakan untuk proses produksi,” jelas Dwi Satriyo.

Kedua, Petrokimia Gresik juga mampu memanfaatkan air limbah sebagai air scrubber di unit Pupuk Fosfat I. Dengan demikian limbah yang mestinya dibuang mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Ketiga, Petrokimia Gresik juga menerapkan pembangunan berkelanjutan melalui konservasi mangrove di sejumlah daerah. Diantaranya, Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare.

HIJAU : PT Petrokimia Gresik melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik melalui konservasi ekosistem  pesisir untuk mengurangi laju abrasi (Foto : Humas Petrokimia Gresik)

PRPM Mengare merupakan program pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik melalui konservasi ekosistem  pesisir untuk mengurangi laju abrasi, meningkatkan produktivitas perikanan dan terciptanya alternatif lapangan kerja melalui ekowisata pesisir terpadu. Selanjutnya pengembangan ekowisata mangrove juga dijalankan di Kali Lamong, Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang kini sudah menjadi destinasi wisata baru di Gresik.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga berkontribusi dalam pembangunan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Ujungpangkah, Kabupaten Gresik hingga mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)kategori “Private Sector/ Perusahaan” di awal 2021. “Berbagai upaya tersebut merupakan wujud nyata komitmen Petrokimia Gresik untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,”ujar Dwi Satriyo.

Menurutnya, hakikat pembangunan berkelanjutan bukan hanya sekadar pemberian donasi kepada masyarakat. Sehingga pengelolaan lingkungan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program UMKM menjadi fokus CSR Petrokimia Gresik saat ini, dan konservasi mangrove ini merupakan salah satu implementasi atas komitmen tersebut.

Sementara itu, penghargaan Industri Hijau merupakan program tahunan Kemenperin yang diberikan kepada industri nasional, yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, penggunaan bahan baku dan energi yang ramah lingkungan serta terbarukan.

Petrokimia Gresik sendiri telah mengikuti ajang ini sejak 2012 dan berhasil mendapatkan penghargaan Level 5 sebanyak enam kali, mulai dari  2014 hingga 2018, dan tahun ini. Ajang penghargaan Industri Hijau 2021 diikuti oleh 152 perusahaan, dengan 88 entitas mendapatkan kualifikasi penilaian tertinggi level 5. Sementara 49, perusahaan mendapat kualifikasi level 4 dan 15 industri dinyatakan masih memerlukan upaya lebih untuk menerapkan prinsip industri hijau. (yad)

Kali Keenam, Pengelolaan Lingkungan Petrokimia Gresik Meraih Industri Hijau Level 5 dari Kemenperin Selengkapnya

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS

GRESIK,1minute.id – Konsep Green Port  (Pelabuhan Hijau) di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) diterapkan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.Konsep Pelabuhan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan dan peningkatan produktivitas.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Hal ini sejalan dengan kebijakan International Maritime Organization (IMO) atau organisasi kemaritiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengharuskan pelabuhan di dunia harus lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan melalui penerapan Green Port.

Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa aktivitas di Pelabuhan Petrokimia Gresik tidak hanya sebatas antarpulau, tapi juga antarnegara. Mengingat sebagian besar bahan baku masih diperoleh dari impor dan beberapa produk non subsidi Petrokimia Gresik juga di eskpor ke mancanegara, dimana beberapa negara mengharuskan penerapan Green Port pada pelabuhan asal maupun tujuan.

Oleh karena itu kami mengakselerasi penerapan Green Port di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar kelancaran operasional bisnis semakin terjamin, dan sekarang Petrokimia Gresik memiliki pelabuhan bertaraf internasional,”ujar Dwi Satriyo.

Konsep Green Port salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan serta meningkatkan layanan distribusi pupuk. 

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,”katanya.

Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja dengan cara menurunkan pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon dan emisi gas rumah kaca.

“Dengan demikian Penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuh Dwi Satriyo.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa penerapan pelabuhan ramah lingkungan juga menjadi salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik dalam mencapai target perusahaan untuk memperoleh proper emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021 ini.

“Kami percaya Green Port berdampak baik bagi kinerja perusahaan secara global. Hal ini dikarenakan adanya aspek pengelolaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja dan citra perusahaan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS Selengkapnya

Pengurus PWI Gresik Hasil Konferensi ke-III Dilantik, Ini Harapan Wakil Bupati


GRESIK,1minute.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik periode 2021-2024 resmi dilantik. Pelantikan  dilakukan oleh Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, VP Komunikasi Korporat PT Petrokimia Gresik Awang Djohan Bachtiar berlangsung khidmat. Usai pelantikan diisi diskusi ekonomi bertemakan Pandemic : It’s End But Not The End oleh Dahlan Iskan. Diskusi dipandu oleh Nur Fakih, mantan jurnalis.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan profesi wartawan tertantang tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang ada. Harus bisa memberikan inovasi kuat terhadap tulisan berita sebagai produk jurnalistik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dahlan Iskan dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ketika menghadiri pelantikan Pengurus PWI Gresik di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tulisan menikmati bagi pembaca. Saya menikmati sekali tulisan Dahlan Iskan, ingin tahu terus. Tantangan bagi teman-teman wartawan. Kami tidak antikritik,”kata dia. 
Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini melanjutkan wartawan harus memberikan sentuhan halus di tulisannya, sehingga membuat tertarik untuk membacanya. Apalagi, di era saat ini, banyaknya informasi berasal dari media sosial. 

“Bagi saya tulisan dari wartawan dipercaya dibanding tulisan dari medsos. Wartawan Gresik berinovasi semaju-majunya. Semoga semuanya amanah memberikan terbaik bagi Kabupaten Gresik,”ujarnya. 

Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim memberikan pemahaman peta wartawanAda tiga. Yaitu, PWI, IJTI dan AJI yang sudah terakreditasi dewan pers. Dalam 10 tahun terakhir, media sosial memberi pengaruh luar biasa. Memonitor melalui smartphone. Sangat berbeda dengan wartawan yang harus melalui proses sebelum menghasilkan produk jurnalistik yaitu berita. “Medsos tidak pernah konfirmasi dan verifikasi,”terangnya. 

TOKOH PERS : Dahlan Iskan di Seminar Ekonomi bersama anggota PWI Gresik di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan mengatakan tantangan profesi wartawan di era digital banjir informasi dari media sosial seperti facebook, instagram dan twitter yang terbaru tiktok sudah bisa mempublikasikan produk jurnalistik ke khalayak umum, tanpa sensor, tanpa edit.  “Akibatnya pers tidak lagi menjadi ekslusif, wartawan tidak jadi pemegang utama produk jurnalistik yang namanya berita. Produk hoax luar biasa, membedakan kami citizen jurnalism adalah dimana produk jurnalistik dari kami dengan  produk citizen jurnalism,”terangnya. 

Disisi lain, era saat ini, banyak oknum wartawan yang sangat mengkhawatirkan meresahkan. Menjamurnya oknum wartawan masuk ke sekolah-sekolah dan desa. Hanya berbekal tanda pengenal atau ID card dengan harga paling murah Rp 25 ribu. “Oknum wartawan mendatangi kepala sekolah, kepala desa membawa kasus belum jelas untuk mendapatkan sesuatu. Saya pastikan 40 anggota PWI tidak ada diantara itu, karena kita sudah melalui uji kompetensi. Melalui proses panjang produk jurnalistik, harus mencari berita, diketik, rapat redaksi apakah layak terbit. Bagi narasumber yang keberatan akan diberi hak jawab keberatan. Narasumber keberatan wajib dimuat, kalau tidak bisa silahkan lapor ke dewan pers,”terangnya. (yad)

Pengurus PWI Gresik Hasil Konferensi ke-III Dilantik, Ini Harapan Wakil Bupati Selengkapnya

Serbuan Vaksinasi untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Digeber

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar Percepatan pembentukan herd immunity terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar. Setelah vaksinasi jemput bola untuk awak kapal, lanjut usia (lansia). Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar kini melakukan vaksinasi diperuntukkan masyarakat umum dan penyandang disabilitas.

Vaksinasi dilakukan di gerai vaksin Gedung Olahraga (GOR) Onggo Joyo Kusumo di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar pada Senin, 1 November 2021.
Diantaranya, Achmad Shofiyuddin. Pemuda 27 tahun ini penyandang down syndrome atawa difabel intelektual. Yudi-panggilan-Achmad Shofiyuddin tinggal di Jalan Makam Dalem, Desa Manyarejo diantar Ibundanya, Siti Fatimah naik motor. Yudi yang periang dan supel itu membuat suasana gerai vaksin semakin gayeng. 

Melihat Yudi datang ke gerai vaksin Aiptu Asyhari, anggota Polsek Manyar yang melakukan pengamanan vaksinasi membantu memapahnya. Yudi tersenyum. Alumnus SMA Luar Biasa di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu itu memberikan apresiasi. Yudi pun memberi hormat. Polisi berpostur tinggi besar itu lalu mengantar Yudi ke ruang dan membantu membesarkan hati untuk tidak takut vaksin. 

“Alhamdulillah Pak, lega rasanya akhirnya anak saya telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19. Semoga senantiasa diberikan kesehatan,”kata Siti Aminah, ibunda Yudi. Siti Aminah mengisahkan, Yudi, anak semata wayangnya  mengalami down syndrome sejak lahir. Meski mengalami difabel intelektual, Yudi tetap bersemangat belajar hingga lulus SMALB di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu.

Siti Aminah bersyukur masyarakat dilingkungan tempat tinggal sangat membantu. Memberi motivasi bagi keluarganya. Juga membantu menjaga Yudi ketika bermain diluar rumah.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Manyar dr Ovaldo Kurniawan mengatakan target 1.600 dosis vaksin. “Hari ini petugas vaksinator Puskesmas Manyar memberikan 1.600 vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua kepada masyarakat,”kata dia. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menyebut serbuan vaksinasi ini berkolaborasi dengan Puskesmas Manyar. “Kami berkoordinasi mendorong Puskesmas Manyar untuk terus melakukan vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin,”kata Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu juga mengimbau masyarakat yang belum divaksin, agar mendatangi gerai vaksin terdekat untuk bisa menerima vaksin Covid-19. “Vaksinasi sebagai ikhtiar menyudahi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan,”pungkasnya. (yad)

Serbuan Vaksinasi untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Digeber Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi Tiga Kementerian Buka Program Magang 2021

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membuka Program Magang 2021. Program magang kerjasama dengan tiga kementerian ini diikuti 188 peserta. yang pembukaannya dilakukan secara virtual di Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo menyampaikan pembangunan SDM merupakan prioritas utama dalam strategi pembangunan Indonesia. Sejalan dengan amanah Presiden Joko Widodo tersebut, Petrokimia Gresik membangun sinergi bersama stakeholder untuk mengembangkan kompetensi talenta.

“Petrokimia Gresik secara aktif menjalin sinergi dengan kementerian dan instansi pendidikan untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM dalam bentuk pemagangan siswa, guru, mahasiswa, serta penelitian bersama,”ujar Soesilo dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu,13 Oktober 2021.

Ada tiga program pemagangan yang dilaksanakan Petrokimia Gresik tahun ini. Pertama, magang Vokasi Industri setara Diploma 1 kerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama dengan Politeknik Akademi Teknologi (ATI) Makassar dan Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta.

Program yang menyasar jurusan Teknik Perawatan Mesin Industri serta Program Pemasaran dan Logistik ini diikuti oleh 40 siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur yang menjadi binaan Petrokimia Gresik. Periode magang Agustus 2021 hingga Juli 2022.

Kedua, Program Magang Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). MBKM merupakan program baru bagi Petrokimia Gresik yang dimulai 23 Agustus 2021 hingga 23 Januari 2022. Program ini diikuti oleh 98 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di Indonesia.

Ketiga, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang merupakan kerjasama dengan Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI). PMMB telah berjalan sejak  2019. Tahun ini diikuti oleh 50 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi di Indonesia. PMMB 2021 dimulai sejak  23 Agustus hingga 23 Februari 2022.

Soesilo mengungkapkan bahwa program pemagangan di Petrokimia Gresik saat ini sudah semakin optimal dengan hadirnya fasilitas Digital Learning Center (DLC), yang merupakan wadah pembelajaran digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran di berbagai kondisi.

Dengan hadirnya DLC, peserta magang tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui platform Virtual Reality dan 360 Plant Facility Learning. “Fasilitas ini juga menjadi solusi bagi mahasiswa magang di masa pandemi Covid-19, karena banyak pembatasan pembelajaran guna mencegah penyebaran Covid-19,”ungkap Soesilo.

Ia berharap program magang yang sudah dilengkapi dengan konsep digital ini dapat meningkatkan pemahaman dan mempercepat penguasaan kompetensi bagi seluruh peserta, sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk terjun di dunia kerja.

Direktur Eksekutif FHCI Sofyan Rohidi yang hadir secara langsung di Gresik menilai, Petrokimia Gresik sebagai salah satu anak perusahaan BUMN memiliki antusiasme tinggi dalam menjalankan program PMMB. Untuk itu ia mengapresiasi langkah riil Petrokimia Gresik yang menurutnya telah memiliki banyak andil dalam pengembangan talenta unggul di Indonesia.

Secara virtual, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian Perindustrian RI Restu Yuni Widayati menjelaskan pengembangan SDM merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri.

“Untuk itu, program vokasi kerjasama dengan Petrokimia Gresk ini merupakan upaya Kementerian Perindustrian membangun SDM sesuai dengan kebutuhan industri,”ujarnya. Sementara itu, Koordinator Tim Pokja Microcredential Kemendikbud Ristek Nurhadi Irbath mengungkapkan Petrokimia Gresik merupakan satu dari 127 mitra kerjasama MBKM batch 1 yang lulus persyaratan untuk menjalankan program MBKM.

Ia pun berharap Petrokimia Gresik terus menambah kuota peserta magang sehingga semakin banyak lulusan yang kompeten di dunia industri. Terpisah, Peserta PMMB, Fatikhatur Rahma mengatakan program PMMB sangat membantu para mahasiswa dalam mengembangkan potensi maupun skill. Selain itu, mahasiwi Jurusan Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim ini mengaku mendapat banyak pengetahuan baru melalui program magang di Petrokimia Gresik.

Senada dengan Rahma, Shafira Nadila Paramartha, Peserta PMMB lulusan Jurusan Informatika Universitas Semen Indonesia (UISI), menilai progam magang Petrokimia Gresik sangat bermanfaat bagi fresh graduate untuk work in real case. “Ini menjadi tempat awal bagi saya untuk bisa tumbuh dan berkembang,”ujarnya. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi Tiga Kementerian Buka Program Magang 2021 Selengkapnya