Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Membagikan 9 Ribu Paket Sembako dan 1000 Bingkisan kepada Tukang Becak

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik membagikan sebanyak 9 ribu paket sembako  kepada masyaraka sekitar  pada Jumat,15 Juli 2022. 

Ribuan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, mi instan dan kecap dibagikan secara simbolis oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada warga Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik.

Selain sembako kepada masyarakat sekitar perusahaan, Petrokimia Gresik juga berbagi bingkisan kepada 1000 tukang becak di halaman Gedung Diklat di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Gresik. Bagi-bagi sembako dan bingkisan ini bertajuk Petrokimia Gresik Peduli Berbagi,  Berbagi Berkah kepada masyarakat ini,  rangkaian HUT Ke-50 Petrokimia Gresik. Ulang tahun emas perusahaan solusi agroindustri bertemakan “Beyond Infinity”.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Petrokimia Gresik Peduli Berbagi, Berbagi Berkah sebagai ungkapkan rasa syukur karena bisa menjalankan tugas yang diembankan pemerintah untuk memperkuat ketahananan pangan di Indonesia. 

“Saat ini, Petrokimia Gresik telah berusia 50 tahun,”ujar Dwi Satriyo usai acara pada Jumat,15 Juli 2022. Keberlangsungan perusahaan tidak lepas dari dukungan dan doa dari masyarakat. “Bentuk rasa syukur, kami akan menjalin hubungan lebih baik dengan masyarakat,”katanya. Dukungan dan doa masyarakat itu, membuat perusahaan bisa menyeselaikan tugas-tugas dari pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan di Indonesia. 

BERTEMU TUKANG BECAK : Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Petrokimia Gresik Peduli Berbagi, Berbagi Berkah kepada 1.000 tukang becak di halaman Gedung Diklaim Diklat Petrokimia Gresik pada Jumat, 15 Juli 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tentu, kegiatan ini tidak berhenti disini. Kami akan terus lakukan.  Sehingga Petrokimia Gresik bisa semakin dekat dengan masyarakat,”katanya. Petrokimia Gresik Peduli Berbagi,  Berbagi Berkah ini,  Dwi Satriyo Annurogo didampingi Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono. 

Petrokimia Gresik tahun ini genap berusia 50 tahun pada 10 Juli 2022. Ulang tahun emas, perusahaan solusi agroindustri anggota Pupuk Indonesia itu menggelar sejumlah event. Petro Nite Fest bakal dimulai nanti malam di halaman SOR Tridharma Petrokimia Gresik. “Bazar nanti malam itu, menggandeng UMKM yang di sekitar perusahaan di Gresik,”kata Dwi Satriyo. 

Untuk diketahui pada 2021 Petrokimia Gresik berhasil membukukan laba sebesar Rp1,94 triliun atau 175% dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,11 triliun dengan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Begitu juga realisasi tingkat Kesehatan Perusahaan yang memperoleh skor 81,50 dengan predikat Sehat AA atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 76,00 predikat Sehat A.

Capaian tersebut tentu bisa diraih Petrokimia Gresik karena didukung oleh terobosan-terobosan  insan di perusahaan. Sepanjang  2021 inovasi Petrokimia Gresik mampu menciptakan nilai tambah atau value creation riil sebesar Rp 240,68 miliar. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 82% karyawan yang terus berpikir improvement. (yad) 

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Membagikan 9 Ribu Paket Sembako dan 1000 Bingkisan kepada Tukang Becak Selengkapnya

Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia 

GRESIK, 1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan,  digital farming menjadi salah satu strategi intensifikasi pertanian yang sudah seharusnya diaplikasikan di era industri 4.0 ini, untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus pendapatan petani.

“Selama tiga tahun ini Indonesia memang tidak melakukan impor (beras, Red), tapi apabila kita tidak melakukan apa-apa sekarang, maka krisis pangan akan terjadi di negara kita. Untuk itu kita harus terus melakukan perbaikan dan inovasi yang berkelanjutan,”tandas Dwi Satriyo dalam talk show bertajuk “Petro AgriTalk : Digital Farming, Ancaman atau Peluang untuk Sektor Pertanian” di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Jalan Tridharma Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 14 Juli 2022.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung digitalisasi pertanian itu. Salah satu teknologi digital farming yang diperkenalkan Petrokimia Gresik dalam rangkaian acara Petro AgriTalk adalah teknologi drone untuk pengaplikasian pupuk jenis granul. 

Drone yang didemonstrasikan di area Buncop Petrokimia Gresik ini merupakan percontohan perdana untuk pupuk granul, karena selama ini drone hanya digunakan untuk pupuk jenis cair. Sedangkan pupuk yang diaplikasikan adalah produk andalan Petrokimia Gresik, Phonska Plus Formula 15-15-15.

“Drone yang kita terbangkan ini merupakan teknologi dari Thailand, dan mudah-mudahan bisa kita adaptasi karena sangat bermanfaat bagi pertanian Indonesia,”ujar Dwi Satriyo.

Pemanfaatan drone untuk pemupukan akan menghemat biaya produksi bagi petani, dimana salah satu item cost yang mahal dalam budidaya pertanian adalah tenaga kerja. Sedangkan drone cukup dioperasikan oleh satu orang dan mampu melakukan pemupukan antara 40-60 Ha/hari dengan hasil penyebaran pupuk yang lebih presisi.

Ke depan, imbuhnya, teknologi ini diharapkan dapat melengkapi program Makmur yang selama ini dijalankan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih baik. Yaitu mengolaborasikan lembaga perbankan, asuransi, offtaker, dan Petrokimia Gresik sebagai motor penggerak bertugas menyiapkan pupuk, pestisida, dan melakukan pengawalan budidaya pertanian.

Menurutnya, kehadiran teknologi dalam Program Makmur dapat meningkatkan pengetahuan teknis petani, seperti dosis pupuk yang tepat melalui rekomendasi Mobil Uji Tanah, pemilihan bibit unggul, atau agro input lain dengan cara yang lebih efisien. Begitu juga dengan sistem informasi mengenai cuaca atau kondisi pasar akan membantu ketepatan petani dalam pengambilan keputusan.

“Teknologi drone ini akan menyempurnakan peranan Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik,” imbuh Dwi Satriyo. Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang diinisiasi Pupuk Indonesia (Persero) dengan MarkPlus, Inc. Melalui kerja sama ini, produk-produk pengembangan Petrokimia Gresik ke depan akan disinergikan dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pemupukan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

Masih kata Dwi Satriyo, selain dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian, pengenalan digital farming juga menjadi sarana untuk semakin meningkatkan ketertarikan generasi muda terjun di sektor pertanian. Mengingat generasi muda identik dengan teknologi dan segala sesuatu yang praktis.

“Sejak pandemi Covid-19, terdapat kenaikan angkatan kerja muda untuk sektor pertanian dari 18 persen menjadi 20 persen lebih. Ini adalah angin segar bagi sektor pertanian Indonesia yang harus terus kita dorong dengan kemajuan teknologi,”pungkasnya.

TEKNOLOGI DRONE: Hermawan Kartajaya menuangkan pupuk granul di dampingi Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo untuk simulasi pemupukan menggunakan teknologi drone di Buncob Petrokimia Gresik pada Kamis, 17 Juli 2022 ( Foto: Humas Petrokimia Gresik)

Selain Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, pembicara lainnya adalah Hermawan Kartajaya (Founder & Chairman MarkPlus Inc.), Ir. Jaka Widada (Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada) dan Dimas Eko Prasetyo (SEVP Operation PT Perkebunan Nusantara X).

Kegiatan diikuti oleh 128 peserta yang berasal dari mahasiswa fakultas pertanian, petani muda, dinas pertanian, perusahaan BUMN, dan stakeholder pertanian lainnya ini juga menghadirkan perwakilan dari NAC Drone Thailand, yang berperan mendukung pelaksanaan simulasi drone Petrokimia Gresik, sekaligus memberikan wawasan mendalam soal transformasi menuju industri 4.0.

Dalam kesempatan ini, Hermawan Kartajaya  mengajak stakeholder pertanian di Indonesia untuk belajar teknologi pertanian dari Thailand yang saat ini terbilang lebih maju. Dengan spirit ASEAN, ia berharap akan ada alih teknologi untuk kemajuan pertanian di tanah air.

“Manusia dan teknologi akan berjalan berdampingan. Kegiatan teknis pemupukan bisa dilakukan drone. Sedangkan, petani bisa melakukan hal-hal yang lebih produktif. Sehingga produktivitas pertanian dapat terus digenjot,”ujar Hermawan.

Ia juga mengapresiasi langkah Pupuk Indonesa (Persero) yang menugaskan anak usahanya, dalam hal ini Petrokimia Gresik, untuk menjadi percontohan perdana penggunaan drone untuk pupuk jenis granul. “Di bidang pupuk tanah air, Pupuk Indonesia Group ini adalah yang terbesar, jadi kita memang mengutamakan Pupuk Indonesia Group untuk kolaborasi ini,” tandas Hermawan. (yad)

Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia  Selengkapnya

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap 50 tahun. Ulang tahun emas. Perusahaan Solusi Agroindustri itu menyiapkan enam strategi ekspansi bisnis sebagai upaya menjaga sustainability perusahaan, kemajuan pertanian, serta memperkuat industri kimia nasional. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia GresikDwi Satriyo Annurogo dalam Peringatan HUT ke-50 Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur.

Dwi Satriyo mengungkapkan, capaian Petrokimia Gresik saat ini tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja, tapi harus dilihat dari perjalanannya menaklukkan berbagai tantangan dari masa ke masa. Petrokimia Gresik yang pada awal berdirinya hanya memiliki pabrik Amoniak-Urea dan ZA. Kini, bertransformasi menjadi perusahaan Solusi Agroindustri yang memproduksi varian pupuk terlengkap di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Meski demikian, kita tidak boleh berpuas diri, karena tantangan dan perubahan adalah hal yang mutlak. Karena itu, Petrokimia Gresik membutuhkan inovasi dan transformasi yang luar biasa untuk memenangkan masa depan,” ujar Dwi Satriyo.

Dalam hal ini, Petrokimia Gresik telah menyiapkan sejumlah strategi untuk melakukan ekspansi bisnis tidak sebatas menjadi perusahaan solusi agroindustri saja, tetapi juga centra petrochemical industry di masa mendatang. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam HUT tahun ini, yakni “Beyond Infinity”, yang dapat diartikan sebagai semangat untuk terus melampaui batas-batas yang ada.

Salah satu tantangan yang tengah dihadapi Petrokimia Gresik adalah dampak perang di kawasan Eropa yang mempengaruhi harga dan pasokan bahan baku pupuk di pasar global. Khususnya fosfat dan kalium yang merupakan bahan baku NPK dan tidak tersedia di tanah air.

Seperti diketahui, Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton per tahun, sehingga membutuhkan pasokan kedua bahan baku tersebut dalam jumlah yang besar.

Strategi pertama yang dicanangkan untuk menjaga pasokan NPK di Indonesia adalah dengan menjajaki pembangunan pabrik NPK di Yordania. Langkah strategis ini dilakukan bersama holding Pupuk Indonesia, untuk mendekatkan pabrik NPK Petrokimia Gresik dengan sumber bahan baku, sehingga diharapkan dapat mengefisienkan biaya produksinya.

Strategi kedua dan ketiga adalah peningkatan produktivitas NPK nasional dengan melakukan konversi pabrik, dari pabrik pupuk Fosfat menjadi pabrik NPK Phonska V, serta mempersiapkan pendirian pabrik baru NPK Phonska VI.

“Ketiga langkah strategis tersebut tidak hanya akan mengamankan produktivitas NPK nasional, tapi juga memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai produsen NPK terbesar di Indonesia, bahkan Asia. Sehingga kesempatan untuk ekspansi pasar internasional semakin terbuka lebar, tentunya setelah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri,”tadas Dwi Satriyo.

Strategi keempat, struktur bisnis perusahaan yang erat kaitannya dengan bahan baku gas juga menjadi perhatian Petrokimia Gresik, dimana perusahaan akan melakukan penjajakan untuk mendapatkan suplai gas baru dari Utara Pulau Jawa. Pasokan gas ini rencananya akan dimanfaatkan untuk pengembangan pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III atau pengembangan lainnya.

“Jika Petrokimia Gresik berhasil memperoleh pasokan gas yang baru, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas pupuk Urea melalui pengembangan pabrik Amurea III. Sehingga ke depan kita tidak hanya menjadi leader di pasar NPK, tapi juga Urea,”ujarnya.

Strategi Petrokimia Gresik yang kelima, tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pupuk saja, tapi juga mendorong kemajuan industri kimia nasional. Diantaranya pembangunan pabrik Soda Ash berkapasitas 300.000 ton per tahun, dengan memanfaatkan produk hilir dari pabrik Amoniak-Urea berupa CO² yang diolah menjadi bahan baku pembuatan Soda Ash.

“Nantinya ini akan menjadi produk Soda Ash pertama buatan dalam negeri untuk membantu mengurangi ketergantungan impor Soda Ash yang mencapai 1 juta ton per tahun,”tandas Dwi Satriyo.

Seperti diketahui, kebutuhan Soda Ash nasional sangat tinggi sebagai tumpuan bahan baku berbagai produk yang banyak kita temui sehari-hari, seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca dan lain sebagainya.

Selanjutnya, komitmen Petrokimia Gresik untuk kemajuan industri kimia nasional juga tampak dari strategi keenam, yakni upaya Petrokimia Gresik melakukan scale up pabrik Green Surfactant. Produk ini mendapatkan sambutan baik dari industri minyak dan gas setelah kali pertama dipasarkan pada 2021.

Green Surfactant Petrokimia Gresik, lagi-lagi menjadi produk surfaktan pertama buatan dalam negeri yang dapat menggantikan penggunaan surfaktan berbasis hydrocarbon, sehingga lebih ramah lingkungan. Produk ini berfungsi untuk meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, bahkan mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi. 

“Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik tidak hanya unggul dalam ke-pioneer-an produk pupuk saja, tetapi juga produk lainnya yang dapat memperkuat struktur industri kimia nasional. Inilah kira-kira yang akan menjadi arah masa depan Petrokimia Gresik,”ujar Dwi Satriyo.

Luncurkan Rumah Transformasi

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, keunggulan Petrokimia Gresik sebagai pioneer dalam menciptakan berbagai hal baru dapat terwujud berkat DNA inovasi dan transformasi yang dimiliki setiap insan di perusahaan. Oleh karena itu, untuk mewadahi  ide-ide atau gagasan tersebut, Petrokimia Gresik sekaligus meresmikan Rumah Transformasi di kawasan SOR Tri Dharma pada momen peringatan HUT emas. HUT Petrokimia Gresik diperingati setiap 10 Juli.

“Rumah Transformasi ini dihadirkan untuk memaksimalkan ide dan menggali gagasan yang lebih besar lagi. Dengan demikian, tradisi inovasi yang diwariskan dari generasi Petrokimia Gresik terdahulu bisa terus terjaga sebagai modal bagi perusahaan untuk terus bertransformasi di era-era mendatang,” pungkasnya. (yad)

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis Selengkapnya

Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Bukukan Laba sebesar Rp 1,94 triliun, Kinerja Positif untuk Indonesia 

GRESIK,1minute.id – PT Petrokimia Gresik genap berusia 50 tahun. Perusahaan Solusi Agroindustri itu telah memberikan kinerja positif dan kontribusi lebih bagi Indonesia sepanjang 2021.

Capaian tersebut tidak lepas dari semangat “Beyond Infinity” yang kemudian diusung sebagai tema ulang tahun emas Petrokimia Gresik. Dimana setiap insan Petrokimia Gresik harus mampu melewati tantangan, dan tidak boleh cukup berpuas pada target dan tanggung jawab semata.

“Tahun 2021 kemarin, Indonesia masih menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 lantaran munculnya varian Delta. Sejumlah negara juga masih membatasi akses perdagangan mereka untuk mencegah penularan Covid-19. Alhamdulillah di tengah tantangan ini, Petrokimia Gresik masih bisa memberikan kinerja yang memuaskan,”tandas Dwi Satriyo dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 pada Senin, 11 Juli 2022.

Petrokimia Gresik berhasil membukukan laba sebesar Rp1,94 triliun atau 175% dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,11 triliun dengan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Begitu juga realisasi tingkat Kesehatan Perusahaan yang memperoleh skor 81,50 dengan predikat Sehat AA atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 76,00 predikat Sehat A.

Capaian tersebut tentu bisa diraih Petrokimia Gresik karena didukung oleh terobosan-terobosan  insan di perusahaan. Sepanjang  2021 inovasi Petrokimia Gresik mampu menciptakan nilai tambah atau value creation riil sebesar Rp 240,68 miliar. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 82% karyawan yang terus berpikir improvement.

Sejumlah inovasi tersebut juga telah  menarik perhatian dunia melalui empat predikat “3 Stars” atau kategori tertinggi dalam ajang konvensi inovasi internasional “26th Asia Pacific Quality Organization (APQO).

“Artinya, karya inovasi Petrokimia Gresik tidak hanya berdampak pada perolehan laba bagi perusahaan, tapi juga menginspirasi dan mampu membawa prestasi hingga level internasional,”tegas Dwi Satriyo.

Satu kebanggaan Petrokimia Gresik mampu mengambil peran besar melebihi apa yang menjadi tanggung jawabnya, selama pandemi Covid-19 berlangsung. Petrokimia Gresik mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur. Dalam menjalankan tugasnya, Petrokimia Gresik berhasil menjadi solusi pada saat krisis oksigen medis terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan reaktivasi Unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP).

“Kita buktikan bersama, Petrokimia Gresik sangat mampu menjadi inisiator dalam mendukung pemerintah melakukan pencegahan penularan Covid-19 dan menanggulangi dampaknya,”ujar Dwi Satriyo.

Upaya perusahaan dalam menanggulangi dampak Covid-19 juga terlihat dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2021. Petrokimia Gresik menyelaraskan TJSL dengan upaya pemerintah dalam percepatan kebangkitan ekonomi di masa pandemi dengan memberikan perhatian pada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pada 2021, Petrokimia Gresik telah mendukung 613 pelaku UMKM yang menjadi Mitra Kebanggaan (Mangga) yang tersebar Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY

Bantuan diberikan berupa modal usaha, pembinaan dan pendampingan untuk UMKM yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, peternakan, perikanan, industri, dan jasa. Adapun total nilai penyaluran program Mangga tahun 2021 mencapai Rp 42,97 miliar. Salah satu program unggulan Petrokimia Gresik di bidang ini adalah Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi) yang ada di Kabupaten Lamongan.

“Dukungan terhadap kemajuan UMKM mengantarkan Petrokimia Gresik masuk ke dalam daftar “17 Perusahaan Paling Berkontribusi bagi UMKM” di Indonesia versi International Council for Small Business (ICSB) Indonesia,” ungkapnya.

Program TJSL 2021 Petrokimia Gresik juga memberikan porsi besar  pada bidang bina lingkungan. Petrokimia Gresik telah merealisasikan anggaran senilai Rp10 miliar untuk mendorong kelestarian lingkungan. Dalam implementasinya Petrokimia Gresik selalu mengedepankan prinsip keberlanjutan.  Atas komitmen di bidang lingkungan, Petrokimia Gresik berhasil mendapatkan Propernas Emas yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

 “Coverage area program TJSL Petrokimia Gresik tidak hanya dibatasi untuk masyarakat sekitar perusahaan, tapi lebih dari itu karena Petrokimia Gresik berkomitmen untuk maju bersama masyarakat dengan semangat Beyond Infinity,” ujar Dwi Satriyo. 

Launching Buku “Beyond Infinity”

Dalam rangkaian HUT,  Petrokimia Gresik juga meluncurkan buku berjudul “Beyond Infinity” yang menceritakan perjalanan 50 tahun Petrokimia Gresik bertransformasi. Buku ini dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi Insan Petrokimia Gresik dan masyarakat Indonesia untuk memahami perjalanan industri pupuk di tanah air, khususnya Petrokimia Gresik.

“Perjalanan Petrokimia Gresik tidak bisa dilepaskan dari berdirinya Republik Indonesia, dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemajuan pertanian. Semoga buku ini bermanfaat dan mengisnpirasi,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Bukukan Laba sebesar Rp 1,94 triliun, Kinerja Positif untuk Indonesia  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik seakan tiada ada henti mendorong UMKM tumbuh dan kuat. Terbaru, penguatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, melalui program Mangga Madu/Muda Business Competition (MMBC) 2022. 

Program pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah digagas oleh perusahaan Solusi Agroindustri berpusat di Gresik ini telah memasuki penjurian final secara hybrid pada Senin, 21Juni 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. “Oleh karena itu, sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang merupakan lokomotif pembangunan bangsa, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik salah satunya berfokus pada pendanaan dan pendampingan UMKM, termasuk program MMBC ini,”ujar Dwi Satriyo.

MMBC yang diselenggarakan kali pertama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Petrokimia Gresik ini menyasar dua segmen peserta. Pertama, Mitra Kebanggaan (Mangga) Muda yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif, serta Mangga Madu bagi istri karyawan Petrokimia Gresik. Melalui program Mangga Muda, Petrokimia Gresik ingin mendorong generasi muda untuk meningkatkan jiwa entrepreneur yang profesional, sekaligus memberikan akses permodalan dan pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan usahanya.

“Berwirausaha di usia muda membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang cukup. Melalui kegiatan ini, selain dapat menambah pengalaman diharapkan dapat memperluas networking para peserta untuk meningkatkan kinerja usahanya,” ujar Dwi Satriyo.

Sedangkan dalam program Mangga Madu, Petrokimia Gresik ingin mengoptimalkan potensi perempuan untuk menjadi entrepreneur, dimana perempuan dikenal mempunyai keunggulan multitasking dalam mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus. “Ini juga menjadi persiapan dini untuk bekal saat pensiun nanti, terutama bagi para istri yang memiliki usaha sendiri. Sehingga dapat meningkatkan peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga,”tandasnya.

Dalam tahapan final ini, masing-masing program yakni Mangga Muda dan Mangga Madu menyisakan sepuluh tim yang terbagi ke dalam dua sub kategori, yaitu creativesociopreneur dan agrosociopreneur. Kategori creativesociopreneur merupakan kompetisi untuk pelaku usaha di bidang kreatif seperti fesyen,  food and beverages, furniture, otomotif dan fotografi. Sedangkan agrosociopreneur fokus pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. 

Sederet ahli dan pelaku usaha di berbagai bidang hadir sebagai dewan juri di setiap kategori. Untuk kategori agrosociopreneur antara lain Budi Wahju Soesilo (Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik), Prof Christina Whidya Utami (Wakil Rektor Universitas Ciputra), Teuku Wisnu (Aktor & Pengusaha), Jonathan Alden (Chef), dan Hendy Setiono (Founder Baba Rafi Enterprise Holding Company).

Sedangkan dewan juri untuk kategori creativesociopreneur antara lain Panji Winanteya Ruky (Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia), Prof. Wawan Dhewanto (Guru Besar Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB), Nurul Haromaini Ali (Ketua Dewan Kerajinan Nasional Kabupaten Gresik), Linda Anggrea (Chief Executive Officer Buttonscarves), dan Intan Avantie (Fashion Designer).

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa MMBC ini merupakan upaya untuk memperkuat strategi bisnis para Mangga (Mitra Kebanggaan) Petrokimia Gresik. Mengingat saat ini seluruh sektor kehidupan, termasuk ekonomi menghadapi perubahan yang sangat cepat, mulai dari globalisasi, industri 4.0 yang diikuti dengan disruption era, dan selanjutnya pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat pelaku usaha untuk terus tumbuh. Jika usahanya terus tumbuh dan berkembang, diharapkan dapat menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan. Sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak,” tutupnya. 

Wakil Rektor Universitas Ciputra Prof. Christina Whidya Utami sekaligus Dewan Juri menyampaikan bahwa, seorang entrepreneur itu bisa diedukasi, dan MMBC ini merupakan salah satu media mencetak entrepreneur yang inovatif. “Saya mengapresiasi inovasi para finalis yang menjadikan bisnisnya sustainable. Semoga menginspirasi,”ujar Prof. Christina.

Pemenang masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah total Rp75 juta dan pendanaan usaha total senilai Rp 3 miliar. Dimana pemenang akan diumumkan pada tanggal 2 Juli 2022 dalam acara Mangga Hybrid Expo dan selanjutnya mengikuti Inkubasi UMKM untuk menjadi Petrokimia Gresik School of Business and Management. (yad)

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022 Selengkapnya

DNA Insan Petrokimia Gresik Inovasi, 82 Persen Inovator, Ciptakan Nilai Tambah Rp 240 Miliar

GRESIK,1minute.id – Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke-36 digelar GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu,15 Juni 2022. Ajang adu inovasi antarkompartemen di perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia serta anak usaha ini dikemas berbeda. Heboh. Dalam pengamatan wartawan  1minute.id  di lokasi konvensi Inovasi dikemas Ala Bajak Laut. Peserta konvensi memakai drescode ala pelaut dengan instalasi sebuah kapal yang siap berlayar ke samudra diletakkan di depan GOR dan panggung acara.

Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik (PG) Dwi Satriyo Annurogo mengatakan melalui gelaran KIPG akan mendorong semua unit usaha di bawah naungannya untuk terus berlomba-lomba memberikan yang terbaik. Tentunya melalui berbagai inovasi masing-masing.

“Tadi saya keliling mengunjungi stan masing-masing kompartemen, yang mana mereka telah menunjukkan inovasi-inovasi itu. Jadi kita berlomba-lomba di masing-masing unit untuk berinovasi pada akhirnya nanti Petrokimia Gresik akan menjawab tantangan dengan inovasi,”kata Dwi Satriyo kepada wartawan pada Rabu, 15 Juni 2022.

PANTAU GUDANG : Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo didampingi Direktur Operasi dan Produksi Digna Jatiningsih memantau gudang dan Produksi melalui aplikasi dalam KIPG di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 15 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dwi Satriyo Annurogo didampingi Direktur Operasi dan Produksi Digna Jatiningsih, Direktur Keuangan dan Umum (DKU) Budi Wahju Soesilo dan Komisaris Utama T. Nugroho Purwanto melanjutkan, dengan inovasi tersebut yang akan mampu menjawab dari semua tantangan seperti sekarang ini. 

“Dan kita terus melakukan inovasi-inovasi seiring dengan tantangan kompetisi yang semakin ketat dan juga perubahan yang semakin cepat,”ujarnya. Hasil dari inovasi tersebut, imbuhnya, perusahaan bisa melakukan penghematan anggaran ratusan miliar. “Untuk penghematan yang didapatkan dari inovasi ini sekitar Rp236 miliar untuk perusahaan,”ujarnya. 

Selain penghematan anggaran, konvensi Inovasi ini, kata Dwi Satriyo Annurogo, mendorong anak muda insan Petrokimia Gresik berlomba melakukan inovasi. Ini terbukti tingkat partisipasi para inovator sangat baik yaitu sebesar 82 persen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 115 persen dari periode sebelumnya. “DNA PG Inovasi. Saya yakin dan percaya diri menghadapi tantangan. Karena 82 persen insan Petrokimia Gresik melakukan kegiatan Inovasi. Bisa melakukan penghematan sebesar Rp 240 miliar,”tegas Dwi Satriyo Annurogo. 

PESERTA KIPG: Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo didampingi Direktur Operasi dan Produksi Digna Jatiningsih mengunjungi salah satu stan KIPG ke-36 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Rabu, 15 Juni 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Berdasarkan laporan panitia KIPG disebutkan  keikutsertaan warga Negeri Petrokimia Gresik dalam Perang Inovasi  ke-36 diikuti 16 Kompartemen Negeri Petrokimia Gresik dengan total gugus inovasi sebanyak 1.158 gugus, meningkat 114% dari periode sebelumnya. Gugus Inovasi Eksekutif (GIE) Tim Proper Emas; dan 9 Distrik Negeri Petrokimia Gresik Grup dengan total gugus sebanyak 24 gugus.

Sedangkan, Tingkat partisipasi para inovator sangat baik, yaitu sebesar 82 % yang meningkat pesat 115% dari periode sebelumnya. Periode perang inovasi  2021/2022, menghasilkan total value creation sebesar Rp 240,68 milyar. Rincianya, Direct Financial Benefit sebesar Rp 66,19 M ; Indirect Financial Benefit sebesar Rp 130,46 M ; Transfer of Benefit sebesar Rp 38,03 M ; dan Intangible Impact Value sebesar Rp 6 M. (yad)

DNA Insan Petrokimia Gresik Inovasi, 82 Persen Inovator, Ciptakan Nilai Tambah Rp 240 Miliar Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dukung Upaya Pengamanan Bahan Baku Pupuk untuk Ketahanan Pangan Nasional 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik menyambut antusias upaya Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam mendukung pengamanan pasokan fosfat sebagai bahan baku pupuk NPK. Hal ini mengingat Petrokimia Gresik adalah produsen pupuk NPK terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton per tahun. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pihaknya bersama holding Pupuk Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan bahan baku fosfat. Karena pasokan dan harga fosfat belakangan naik signifikan akibat kebijakan moratorium ekspor pupuk Rusia dan China, hingga dampak perang Rusia dan Ukraina.

“Untuk saat ini dapat kami pastikan bahwa pasokan bahan baku pupuk masih tersedia, dan proses produksi berjalan dengan baik dan lancar,”ujar Dwi Satriyo.

Salah satu upaya yang telah dilakukan Petrokimia Gresik dalam mengamankan pasokan fosfat yaitu menjalin kerjasama dengan Jordan Phosphate Mines Co (JPMC) sejak 2010 lalu. Kerjasama ini kemudian ditindaklanjuti dengan pendirian perusahaan joint venture PT Petro Jordan Abadi (PJA) yang memproduksi asam fosfat, asam sulfat, granulated gypsum, dan purified gypsum yang beroperasi secara komersil sejak 2015.

Dalam hal ini, JPMC berperan menyuplai batuan fosfat untuk produksi asam fosfat (acid phosphate) di PJA dengan kapasitas 200.000 ton per tahun, yang seluruhnya dimanfaatkan Petrokimia Gresik sebagai bahan baku NPK.

“Manfaat dari kerjasama ini tidak hanya ketersediaan stok, tapi juga dapat memperoleh bahan baku yang lebih kompetitif,” tandas Dwi Satriyo.

Hal ini sejalan dengan kerja sama yang baru saja dilakukan Pupuk Indonesia dengan JPMC untuk menjaga pasokan fosfat bagi produsen pupuk nasional. Penandatanganan kerja sama dilakukan  oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Chairman JPMC Mohammad Thneibat serta disaksikan langsung oleh Mentan SYL di Vienna, Austria, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Mentan SYL menyampaikan bahwa bahan baku NPK seperti fosfat, maupun kalium (KCl), merupakan bahan baku yang memang tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di dalam negeri. Karena kedua jenis bahan baku pupuk ini merupakan barang tambang yang terdapat di luar negeri. 

“Sehingga dukungan stabilitas pasokan pupuk Indonesia ini juga nantinya berdampak baik pada program ketahanan pangan nasional,”ujar Mentan SYL.

Kerjasama ini juga akan mendorong kesempatan dan kolaborasi dalam tiga bidang strategis. Pertama, program jangka pendek untuk menjamin pasokan fosfat dari JPMC kepada Pupuk Indonesia sehingga pasokan pupuk stabil dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Kedua, program jangka menengah dengan mendorong JPMC untuk menyiapkan skema harga yang disepakati guna menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku pupuk untuk Pupuk Indonesia. Ketiga adalah program jangka panjang untuk menjalin kerjasama lebih besar lagi, yaitu joint venture industri pupuk di Indonesia.

Terakhir, Dwi Satriyo menyampaikan apresiasinya atas dukungan Menteri Pertanian dalam upaya mengamankan pasokan bahan baku pupuk. Menurutnya, kerja sama ini semakin memperkuat partnership yang telah dibangun Petrokimia Gresik dengan JPMC sejak 12 tahun silam. “Kami akan terus berkoordinasi dengan holding Pupuk Indonesia dan Kementan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pupuk dalam negeri,” tegasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Dukung Upaya Pengamanan Bahan Baku Pupuk untuk Ketahanan Pangan Nasional  Selengkapnya

Sambut Ulang Tahun Emas,Program Petrokimia Gresik Bakti Guru Bagikan Ratusan Kacamata Gratis

GRESIK,1minute.id – Ratusan guru semringah pada Selasa, 24 Mei 2022m8. Sebab, mereka mendapatkan kacamata gratis. Kacamata gratis bagian dari program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL)  Petrokimia Gresik kepada para guru di sekitar perusahaan. Program Petrokimia Gresik Bakti Guru dipusatkan di Rumah Sakit Grha Husada Gresik. Sebelum mendapatkan kacamata gratis, ratusan guru itu menjalani pemeriksaan mata. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo usai menyaksikan langsung pemeriksaan mata di Poli Mata Grha Husada menyampaikan kondisi pandemi mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara online selama hampir dua tahun. Sehingga aktivitas para guru pun banyak dihabiskan di hadapan layar komputer, laptop maupun perangkat elektronik lainnya.

“Untuk itu, Petrokimia Gresik memberikan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis agar kesehatan mata para guru tetap terjaga. Dengan demikian kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan optimal,”tandas Soesilo di hadapan para guru.
Untuk diketahui Menteri BUMN Erick Thohir dalam beberapa kesempatan, bahwa program TJSL BUMN harus difokuskan pada tiga sektor yakni Pendidikan, UMKM dan Lingkungan Hidup.

Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri bagian dari BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero) juga turut andil memberikan kontribusinya untuk ketiga sektor tersebut. Total ada 130 guru dari sebelas Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di sekitar perusahaan yang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis mata RS Grha Husada serta kacamata sesuai dengan hasil pemeriksaan. 

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dalam melakukan pendataan para guru, sehingga bantuan ini diterima oleh guru yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Lebih lanjut Soesilo mengungkapkan bahwa, kegiatan yang merupakan rangkaian program Kampung Sehat ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Golden Anniversary Petrokimia Gresik yang jatuh pada 10 Juli mendatang sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional di bulan Mei ini.

Tahun ini merupakan tahun kedua Petrokimia Gresik memberikan layanan pemeriksaan mata dan kacamata gratis untuk dunia pendidikan. Tahun lalu, Petrokimia Gresik dalam program “100 Mata Ceria” juga memberikan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis untuk siswa tingkat sekolah dasar yang ada di sekitar perusahaan.

“Kegiatan ini menjadi wujud Bakti Petrokimia Gresik terhadap para guru, karena guru merupakan lentera ilmu bagi semua anak didiknya dan menjadi penentu masa depan bangsa,”terang Soesilo. Di tempat yang sama,

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Gresik Lina Nur Aziz mengapresiasi layanan kesehatan mata gratis yang diberikan kepada 30 guru SLB AB Kemala Bhayangkari Gresik. Karena layanan ini dapat membantu optimalisasi kegiatan di sekolah.”Semoga layanan ini dapat ditingkatkan, sehingga penerima maanfaat semakin banyak lagi, dan kegiatan pendidikan di Gresik semakin maju,”ujarnya.

Terpisah, Kepala SLB AB Kemala Bhayangkari Gresik Dede Indawati sekaligus penerima layanan kesehatan mata gratis berterimakasih atas kepedulian Petrokimia Gresik terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, layanan pemeriksaan mata ini sangat bermanfaat, dan jarang mendapat perhatian dari lembaga lain.”Dengan mata yang sehat, kegiatan apapun, termasuk tanggung jawab guru mencerdaskan anak didik akan berjalan dengan baik,”ujar Dede. (yad)

Sambut Ulang Tahun Emas,Program Petrokimia Gresik Bakti Guru Bagikan Ratusan Kacamata Gratis Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berangkatkan 271 Pemudik ke 10 Kabupaten/Kota di Jatim 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  memberangkatkan lima bus mudik gratis untuk karyawan dan masyarakat umum pada Jumat, 29 April 2022. Mudik gratis ini  mensukseskan  program “Mudik Sehat Aman Bersama BUMN” yang diinisiasi Kementerian BUMN.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melepas kelima bus dengan total 271 penumpang tersebut. Mudik gratis ini diberangkatkan dari Gedung Sarana Olahraga (SOR) Petrokimia Gresik di Jalan Ttidharma, Gresik, Jawa Timur. Ada  lima jurusan, yaitu Probolinggo-Jember (59 penumpang); Malang-Blitar (59); Kediri-Tulungagung (47); Bojonegoro-Ngawi (47); dan Nganjuk-Madiun (59).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo usai pelepasan bus mudik gratis menegaskan bahwa, syarat wajib peserta mudik harus sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lanjutan atau booster, sehingga ada jaminan sehat dan terhindar dari risiko penularan Covid-19. Mudik ini juga diharapkan memberikan rasa aman, karena diprediksi arus mudik tahun ini sangat tinggi setelah adanya larangan mudik lebaran selama dua tahun atau dua kali Hari Raya Idul Fitri akibat pandemi Covid-19.

“Antusiasme mudik yang sangat tinggi ini berpotensi membuat ruas jalan semakin padat. Oleh karena itu, kami mengajak karyawan bersama keluarganya untuk mudik bareng guna mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di perjalanan,”tandas Dwi Satriyo.

Selain mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan di perjalanan, mudik bersama ini juga bertujuan untuk semakin mendekatkan perusahaan dengan masyarakat. Dimana kegiatan “Mudik Sehat Aman Bersama BUMN” Kementerian BUMN RI juga dilaksanakan oleh seluruh BUMN yang ada di Indonesia.

“Mudik Sehat Aman Bersama BUMN ini merupakan  wujud layanan BUMN bagi masyarakat umum, dan selaras dengan komitmen Petrokimia Gresik yang senantiasa ingin memberikan manfaat lebih banyak untuk masyarakat,”ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut, Dwi Satriyo mengingatkan peserta mudik agar senantiasa menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya dengan tetap disiplin menggunakan masker. Ia berharap, perjalanan “Mudik Sehat Aman Bersama BUMN” ini dapat berjalan lancar dan selamat sampai ke seluruh tujuan.

“Mudik merupakan bagian dari healing. Usai mudik, semua harus bisa semakin menggenjot kinerja perusahaan.  Selamat mudik, selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta,” pungkasnya.

Salah satu peserta mudik Eka Pratitis yang juga merupakan Karyawan Petrokimia Gresik mengaku senang bisa mudik lebaran setelah dua tahun, apalagi ada mudik gratis program Kementerian BUMN yang memberikan jaminan aman dan sehat. “Alhamdulillah  bisa mudik ke Blitar, bisa lebaran bersama keluarga. Mudik bersama BUMN ini membuat kami tidak was-was karena seluruh peserta sudah mengikuti vaksin  booster,” ujar Eka dari Departemen Rancang Bangun  Petrokimia Gresik itu. 

Peserta mudik lain, Yeni Veronica Rosadi dari Petro Graha Medika mengaku ikut mudik bareng karena bisa meminimalisasi risiko kecelakaan dan kemacetan di jalanan. Diprediksi hari ini mulai puncak arus mudik. “Mudik bareng BUMN menjadikan kita semakin simpel, aman dan sehat untuk saya, teman-teman dan keluarga,”ujar Yeni.

Sementara itu, Pupuk Indonesia dalam “Mudik Sehat Aman Bersama BUMN” mendapat amanah dari Kementerian BUMN memberangkatkan 20 unit bus. Tugas ini didistribusikan untuk enam anak perusahaan, termasuk Petrokimia Gresik. (yad)

Petrokimia Gresik Berangkatkan 271 Pemudik ke 10 Kabupaten/Kota di Jatim  Selengkapnya

Dwi Satriyo Annurogo Lepas Atlet Persani Jatim Bakal Berlaga di Sea Games Vietnam 

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo sebagai “Bapak Asuh” Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur (Jatim) melepas atlet dan pelatih senam asal Jatim, yang akan berlaga di 31st Southeast Asian Games (SEA Games) 2022 Hanoi-Vietnam pada 12 sampai 23 Mei 2022. Pelepasan dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur, awal pekan ini.

Adapun komposisi tim yang akan memperkuat kontingen Indonesia untuk cabang olahraga (cabor) senam terdiri dari empat atlet senam artistik dan dua pelatih. Dimana, salah satu atlet dan pelatih berasal dari Jawa Timur, yakni Dwi Samsul Arifin (atlet putra) dan Indra Sibarani (pelatih).

 Di hadapan atlet dan pelatih, Dwi Satriyo  menegaskan bahwa atlet Jawa Timur dan Indonesia harus mengedepankan sportivitas dalam pertandingan. Menurutnya, perjuangan untuk meraih kemenangan akan sangat bermakna, bernilai dan sempurna, ketika kemenangan yang diraih itu selalu menjunjung tinggi sportivitas. “Saya menekankan adanya sportmanshipness karena sejatinya, sikap keolahragawanan merupakan bagian penting sebagai alat pembentuk nilai dan karakter. Selain itu saya pun meyakini sportmanshipness mampu menjadi pembentuk atlet dengan kualitas kepribadian yang sehat, tangguh dan moral yang luhur,”tandasnya.

 Apalagi kini ajang bergengsi SEA Games telah diikuti oleh 11 negara di wilayah Asia Tenggara diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Filipina, Laos, Kamboja, dan Timor Timur. “Saya berharap para atlet senam dapat menghargai keberagaman dan mampu menyatu dengan sesama atlet wakil dari Indonesia serta mampu membawa dan menjaga nama baik Indonesia di Asia Tenggara,”ujarnya.

 Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus berkontribusi pada bidang olahraga di Indonesia. Petrokimia Gresik tidak hanya berupaya menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan di sektor agroindustri, tapi juga ikut berperan bagi kemajuan olahraga di Indonesia.

 “Petrokimia Gresik sudah bertahun-tahun memiliki komitmen yang tinggi terhadap kemajuan olahraga di tanah air. Beberapa cabang olahraga binaan Petrokimia Gresik antara lain senam, voli, dan renang. Komitmen tersebut sudah dijawab dengan capaian prestasi yang membanggakan di tingkat regional dan nasional, bahkan internasional,” ujar Dwi Satriyo.

 Di kesempatan yang sama, Ketua I/Ketua Harian Persani Jawa Timur Tri Widodo mengungkapkan bahwa Kementerian Olahraga (Kemenpora) RI mengirimkan atlet dengan jumlah terbatas, yang dipilih berdasarkan raihan prestasi SEA Games di Filipina tahun 2019 lalu dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020. “Terkait target, kami berharap Dwi Samsul Arifin yang merupakan Wakil Jawa Timur mampu meraih satu emas di alat ring dan satu perak di alat meja lompat,” tandasnya.

 Sebagai informasi, capaian prestasi Cabor Senam Indonesia pada SEA Games Filipina, yaitu 3 Emas, 6 Perak, dan 2 Perunggu. Atlet senam binaan Petrokimia Gresik atas nama Agus Adi Prayoko (alat meja lompat atas) meraih satu emas pada laga tahun 2019 lalu itu, kemudian satu perak (ring atas) yang diraih oleh Dwi Samsul Arifin.

 Berbicara persiapan, Tri Widodo mengungkapkan dalam menghadapi SEA Games Vietnam ini cukup berat karena kondisi di tengah pandemi Covid-19, sehingga tanpa try out dan uji coba. Kendati demikian, ia memastikan  atlet senam wakil Indonesia akan memberikan performa terbaiknya. “Pelatihan jangka panjang Petrokimia Gresik sebagai “Bapak Asuh” sejak tahun 1986 telah membuktikan bahwa senam Jawa Timur secara terus menerus menjadi lumbung atlet, berkontribusi baik dan berprestasi mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional dan pada kesempatan ini,” pungkas Tri Widodo.

Sementara itu, atlet dan pelatih cabang olahraga senam asal Jawa Timur akan bergabung untuk persiapan akhir di Jakarta tanggal 4 Mei 2022. Sedangkan kontingen Indonesia Cabor Senam  berangkat ke Vietnam pada tanggal 10 Mei 2022, dan pertandingan senam dimulai tanggal 13 – 16 Mei 2022. (yad)

Dwi Satriyo Annurogo Lepas Atlet Persani Jatim Bakal Berlaga di Sea Games Vietnam  Selengkapnya